Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
HD Launching Mobil Belajar SiPeNa Karya Polres OKUT
OKU Timur, sumselprov.go.id - Launching Polisi Peduli Pendidikan Anak (Sipena) dilakukan Gubernur Sumsel H Herman Deru bersama Duta Literasi Sumsel Percha Leanpuri, B.Bus., M.B.A dan unsur Polresta OKUT saat menghadiri acara Peringatan Hari Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1442 H/2020 M di Masjid Baitul Muttaqin Desa Kurungan Nyawa I Kec. Buay Madang Kab. OKU Timur Rabu, 21/10/2020) "Polisi membuat mobil peduli pendidikan anak. Mudah-mudahan dengan pendidikan awal anak-anak jadi paham terhadap hak dan kewajiban juga paham terhadap akhlakul karimah dan budi pekerti yang tertanam dalam kehidupan sehari-hari," ungkapnya HD mengapresiasi kreativitas yang dibuat oleh Polres OKUT dan Ia berharap hal ini juga akan memotivasi pihak lainnya untuk berbuat serupa. Disamping itu, HD juga meminta agar ibu juga berperan sebagai madrasah utama dalam pendidikan anak-anak dirumah, menurutnya hal tersebut merupakan pembangunan dari dini yang perlu dilakukan. "Saya menghargai ini, dan ini diselenggarakan pertama oleh Kepolisian di Desa Kurungan Nyawa I. Mudah-mudahan mobil ini dapat digunakan untuk patroli pendidikan. slSaya apresiasi kinerja Polres dan juga berharap hal ini dapat bermanfaat dengan sebaik-baiknya bagi masyarakat," pungkasnya Dalam kesempatan itu, HD juga memberikan penghargaan secara simbolis ke Polres OKUT atas kreativitasnya. Dan juga ada pemberian buku secara simbolis untuk SiPeNa dari Duta Literasi Sumsel Percha Leanpuri, B.Bus. M.B.A. Turut hadir Para Kepala OPD dan TGUPP Sumsel Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
Kukuhkan Pengurus KONI dan Perbakin Lahat, HD Minta Prioritaskan Atlet Daerah
Lahat, sumselprov.go.id- Gubernur Sumsel H Herman Deru yang juga Ketua Pengurus Provinsi Perbakin Sumsel saat menghadiri sekaligus melakukan Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kab. Lahat dan Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Kab. Lahat Masa Bakti 2020-2024 di Bukit Telunjuk Lahat, Rabu (21/10/20). Kepada pengurus KONI, HD minta betul-betul berorientasi pada prestasi olahraga yang dibangun dengan keaslian pemain daerah, Karena ini ajang untuk menempa prestasi. Begitu juga untuk pengurus Perbakin Lahat, Ia berharap segera melakukan pembinaan dan fungsi edukasinya kepada para pelajar maupun masyarakat. Lebih jauh HD mengatakan komitmen Kab. Lahat membesarkan olahraga menembak sangat dihargainya. Terutama dalam penyediaan sarana pembinaan dan edukasinya karena dilakukan langsung oleh Bupatinya Cik Ujang yang juga Ketua Perbakin Lahat. "Tapi tetap tugasnya tidak sederhana karena dalam hal pemenuhan kebutuhan senjata memang kadang sulit dibendung. Disinilah peran pengurus, KONI dan Polisi untuk melakukan pembinaan," jelasnya. Sebagai Ketua Umum Perbakin, HD berharap sambil memberantas keberadaan senjata ilegal bersama Polisi, pengurus Perbakin Lahat juga dapat menjadi contoh bagi masyarakat dan mengenalkan bahwa menembak adalah olahraga yang produktif. HD juga tak lupa mengingatkan agar mereka ikut berkontribusi karena sebentar lagi Sumsel akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 tahun depan. Ia ingin penyelenggaraan ini digaungkan hingga ke pelosok desa di Kab. Lahat. Sementara itu, Ketua KONI Sumsel H.Hendri Zainuddin S.Ag mengatakan kepada pengurus KONI Lahat yang baru dilantik agar dapat bersinergi dengan Bupati Lahat agar semakin berprestasi di ajang Porprov tahun depan di OKU Raya. Bupati Lahat yang juga Ketua Perbakin Kab Lahat Cik Ujang SH mohon dukungan dan doa agar pengurus KONI dan Perbakin Lahat dapat menjalankan tugasnya dengan lancar sehingga menjadikan Lahat sebagai Kabupaten terdepan di Sumsel dan mengucapkan terima kasih atas bantuan pembangunan infrastruktur yang sudah diberikan Pemprov lebih dari Rp 33 Miliar. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Pemprov Sumsel Ikuti Rakornis Percepatan Pencegahan Anak Stunting
Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru yang diwakili oleh Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Ir. Yohannes H. Toruan, M.Sc mengikuti Pembukaan Rapat Koordinasi Teknis "Membangun dan Memperkuat Komitmen dalam Percepatan Pencegahan Anak Kerdil (Stunting)" bertempat : Command Center Kantor Gubernur, Rabu (21/10/2020) Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin meminta agar koordinasi antar lembaga dapat dilakukan dengan lebih efektif agar collaborative working dan konvergensi anggaran dapat terwujud, sehingga penanganan stunting menjadi lebih terstruktur dan terukur. Mengatasi masalah stunting atau kerdil di Indonesia butuh kerja sama antar kementerian dan lembaga, maupun pemerintah daerah. Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin pada saat membuka acara Rapat Koordinasi Teknis Membangun dan Memperkuat Komitmen dalam Percepatan Pencegahan Anak Kerdil (Stunting) Wapres menekankan, stunting di Indonesia bersifat multidimensi, mulai dari aspek kesehatan, sanitasi, keluarga, bahkan hingga perumahan. Kerja sama yang intens untuk mengatasi itu pun perlu dilakukan. “Jangan sampai (terjadi) ego sektoral. Sibuk sendiri-sendiri (kemudian) tidak nyambung capaiannya. Karena masing-masing kerja, bukan kerjasama. Jadi, bagaimana strategi collaborative working ini bisa efektif, bisa kita konsepkan,” ungkap Wapres Ma'ruf menambahkan, diperlukan adanya konvergensi anggaran untuk itu, sebab anggaran penanganan stunting tersebar di berbagai lembaga. “Kemudian yang kedua memang anggarannya itu ada di berbagai lembaga. Perlu adanya konvergensi,” tegasnya. Menko PMK Muhadjir Effendy melaporkan bahwa Kemenko PMK mendapat arahan dari Presiden untuk mengkaji penanganan stunting sehingga penurunan angkanya dapat sesuai dengan target yang telah ditetapkan. "Capaian dari penanganan stunting yang beliau telah tetapkan dengan Pak Wapres, menargetkan bahwa sampai tahun 2024 itu angka stunting di Indonesia diupayakan bisa turun sampai 14 persen,” ungkap Muhadjir. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati katakan Pengerdilan adalah kondisi gangguan pertumbuhan yang terjadi pada anak di bawah 5 tahun karena kekurangan gizi kronis, infeksi berulang dan stimulasi psikososial yang tidak memadai dalam 1.000 hari pertama kehidupan mereka. "Terkait Belanja untuk penanggulangan stunting, kematian ibu dan bayi dan pembatasan penyakit menular lain seperti TBC, HIV-AIDS, DBD tetap dijga meksipun kita tetap minta ada efisiensi," ujarnya, Turut hadir; Plt. Ka. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Sumsel Dr. Ir. H. Firmansyah, M.Sc , Plt. Kadis DPPPA Henny Yulianti Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
Feby Deru Gelar Musyawarah bersama Warga Talang Kepuh Terkait Desa Binaan
Palembang, sumselprov.go.id - Ketua TP PKK Sumsel Hj Febrita Lustia Herman Deru (Feby) mengatakan,gagasan untuk membentuk desa binaan 10 program pokok PKK sebagai tempat pembelajaran kader PKK dalam mewujudkan 10 program pokok PKK. Hal tersebut diungkapkannya pada saat acara Musyawarah Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Selatan bersama warga talang Kepuh Menuju Desa Binaan 10 program pokok PKK di salah satu rumah warga di Talang Kepuh RT 18, RW 05 Kecamatan Gandus Palembang, Selasa (20/10/2020) "Saya berharap Desa Talang Kepuh jadi destinasi wisata karena keinginan masyarakat luar berkunjung dikarenakan ada tanaman bunga anggrek artinya budidaya anggrek dan juga markisa serta pindang tangkep (talang Kepuh)" ujarnya. "Kepada warga Talang Kepuh, kami mengajak semuanya untuk dapat berpartisipasi dan memberikan saran maupun masukan apa yang perlu diperbuat oleh PKK agar masyarakat terbantu apalagi dimasa pandemi covid-19 ini" imbuhnya Jelasnya, selain jalin silaturahmi, PKK Sumsel memiliki berbagai program kerja yang berhubungan dengan program Pemerintah. Oleh sebab itu, Feby meminta agar PKK juga turut dilibatkan dalam berbagai kegiatan OPD terutama yang erat berhubungan dengan tupoksi PKK dalam pembangunan di Sumsel. Seperti rencana membuat kotoran sapi menjadi bio gas, Dinas terkait, DLHP Prov Sumsel akan mendata berapa banyak sapi yang ada di Talang Kepuh, karena untuk memproduksi biogas harus dilihat dari beberapa aspek termasuk jumlah sapi. Juga terkait dengan pembibitan ikan, Dinas Perikanan dan kelautan akan membantu bibit benih. Untuk pemasaran hasil kerajinan masyarakat disekitar Talang Kepuh, Dinas Perindustrian akan membantu memasarkan dan melakukan pembinaan terhadap masyarakat. Di akhir acara diserahkan bantuan Anggrek sebanyak 200 batang kepada warga setempat. Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
HD Dukung PWN PTKIN di Sumsel
Palembang, sumselprov.go.id-Gubernur Sumsel H Herman Deru menerima Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah (RF) Palembang, Prof. Dr. Nyayu Khodijah, S.Ag., M.A., di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Selasa (20/10/2020). Pertemuan tersebut sehubungan dengan ditunjuknya UIN RF Palembang sebagai host Perkemahan Wirakarya Nasional (PWN) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia dan Negara Serumpun Tahun 2021. Terkait hal tersebut, HD mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut untuk dilaksanakan di Bumi Perkemahan Gandus Kota Palembang milik Pemprov Sumsel. "Saya mendukung hal tersebut dilakukan di Bumi Perkemahan Gandus, dengan esensi agar aset yang ada dapat dipergunakan dengan produktif," ujarnya. HD katakan kegiatan tersebut juga dapat diselenggarakam dengan kerjasama antara Pemprov Sumsel, Kwarda Sumsel, dan UIN RF Palembang. Sementara itu, Rektor UIN Raden Fatah Palembang, Prof. Dr. Nyayu Khodijah, S.Ag., M.A., mengungkapkan PWN PTKIN akan dilaksanakan di Palembang pada tahun 2021. Jadwal tersebut mundur dari jadwal semula pada tahun 2020 karena adanya pandemi covid-19. "Bahwa pihak penyelenggara juga sudah setuju agar kegiatan ini yang semula diadakan di UIN, untuk dilaksanakan di Bumi perkemahan Gandus," katanya Lanjutnya, Ia menuturkan sebagai tuan rumah, UIN RF diminta untuk menyiapkan kegiatan tersebut dengan baik dimulai dari perencanaan, penyiapan tempat acara, design kegiatan, kepanitian dan lainnya. Turut hadir Asisten III Bidang Administrasi dan Umum, Prof Edwar Juliartha, Kadisdik, Drs H Riza Fahlevi MM. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD : Perbanyak Edukasi Obat dan Makanan ke Masyarakat di Ruang Publik
Palembang, sumselprov.go.id-Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menerima audiensi Plt. Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan beserta rombongan dalam rangka silahturahmi dan membahas tentang peningkatan efektivitas Pengawasan Obat dan Makanan Balai Besar POM di Provinsi Sumatera Selatan, berlangsung di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Selasa (20/10/2020). Mengawali perbincangannya Plt. Kepala Balai Besar POM di Palembang, Yosep Dwi Irawan menyampaikan bahwa selama ini dukungan Dinas - Dinas terkait berjalan sebagaimana mestinya dan perlu ditingkatkan agar lebih efesien dalam menangani permasalahan obat dan makanan yang tidak layak konsumsi. Terkait hal tersebut HD menyampaikan bahwa akan membentuk Tim Khusus yang akan dipermanenkan agar giat pengawasan obat dan makanan dapat berjalan lebih baik lagi Ditambahkannya, dalam melakukan pengawasan terhadap obat dan makanan yang beredar bahwa bukan hanya kesehatan yang harus diperhatikan akan tetapi kejahatan pada aktifitas ini harus diawasi dan ditindak tegas. HD meminta BPOM untuk memberikan edukasi dan pemahaman kepada konsumen ataupun produsen mengenai bahan dan produk yang tidak boleh digunakan dalam olahan makanan dan campuran obat - obatan, "seperti menampilkan papan informasi di pasar - pasar tradisional, karena ditempat tersebut sering terjadi pelanggaran ", ucap HD. Hd juga menegaskan untuk razia obat dan makanan jangan hanya dilakukan pada saat menjelang hari - hari besar saja akan tetapi dilakukan secara berkala dan konsisten. Mengakhiri pertemuannya HD meminta kepada BPOM untuk dapat bekerjasama dengan Dinas Pendidikan agar materi pembelajaran tentang bahan yang tidak boleh dikonsumsi dan digunakan untuk keperluan kosmetik ataupun obat dimasukan pada kegiatan sekolah agar dapat memberikan pemahaman terhadap anak sejak dini. Turut hadir Plt. Ka. Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel, Drs. Iwan Gunawan Syaputra, M.Si, Ka. Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, Dra. Lesty Nurainy, Apt, M.Kes. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD Terima Audiensi DWP Partai Berkarya Sumsel
Palembang, sumselprov.go.id-Gubernur Sumsel H Herman Deru menerima audiensi Dewan Pimpinan Wilayah Partai Beringin Karya (BERKARYA) Prov Sumsel dalam rangka silaturahmi di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Selasa (20/10/2020). Dalam kesempatan itu, Gubernur Herman Deru mengucapkan selamat bertugas bagi para anggotanya. HD ungkapkan Pemerintah adalah pembina bagi partai-partai yang ada di daerah masing-masing. Dimana Bupati dilingkup Kabupateb, Walikota di wilayahnya dan Gubernur dilingkup Provinsi. "Apapun itu yang penti g visi kita untuk Sumsel sama. Apapun partai kita, profesi kita visi kita yaitu melakukan pembangunan di Sumsel. Ini karena rasa memiliki yang tnggi terhadap daerah. Siapapun punya peran membangun Sumsel baik fisik maupun non fisik," ujar HD. Selain itu, HD juga mengarahkan agar pengurus partai untuk memperhatikan legalitas partai baik di pusat maupun di daerah. Menurutnya hal ini diperlukan untuk keberlangsungan partai kedepannya. "Selamat bertugas, mudah-mudahan dapat meraih kepercayaan masyarakat," tutur HD. Sementara itu, Ketua DPW Sumsel Partai BERKARYA, Herman Misron mengatakan selain untuk bersilaturahmi audiensi ini dilakukan pihaknya untuk melaporkan eksistensi Partai Berkarya di Sumsel sekaligus memperkenalkan keanggotaannya. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Jadi Narasumber UKW, HD Kenalkan Program Unggulan saat Pandemi Covid-19
Palembang, sumselprov.go.id-Gubernur Sumsel H Herman Deru melalui Kadis Kominfo Sumsel H Achmad Rizwan SSTP, MM katakan Pemprov Sumsel melalui Diskominfo Sumsel memiliki program unggulan yang merupakan program yang diiisiasi oleh Gubernur Sumsel H Herman Deru antara lain internet desa. Hal tersebut dikatakan HD melalui Rizwan saat menjadi narasumber dalam Uji Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke 32 PWI Sumsel dan SKK Migas Sumbagsel KKKS Sumsel bertema "Memantapkan Wartawan yang Beretika, Berwawasan, dan Skill" di Beston Hotel Palembang, Selasa (20/10/2020). Di tengah pandemi covid-19, Internet menjadi sarana komunikasi yang paling efektif di pandemi covid-19. Selain internet Desa, Gubernur Herman Deru juga meluncurkan web desa di 170 desa di 17 kab kota se-Sumsel. "Pada tahun 2019, program internet desa ini bertujuan untuk mengatasi kesenjangan komunikasi di pedesaan. Pada tahun 2019 internet desa sebanyak 34 desa, dan pada tahun 2020 bertambah 17 desa hingga total menjadi 51 desa," ungkapnya. "Dengan adanya internet desa dan web desa Gubernur berharap agar masyarakat desa dapat memasarkan potensi daerah yang ada. Sehingga dapat meningkatkan perekonomian daerah," ujarnya. Berdasarkan hasil monitoring Diskominfo Sumsel ke lapangan, Rizwan katakan hampir setiap desa menggunakan internet ini untuk pelayanan publik. Hal tersebut terlihat dari antusias masyarakat yang mengunjungi Balai Desa dan Kantor Desa untuk memanfaatkan internet desa ini untuk kuliah jarak jauh dan juga tugas belajar online. "Selain itu, Pak Gubernur juga telah bekerjasama dengan beberapa provider untuk memberikan kuota gratis untuk pelajar yang efektifnya juga telah dikaji oleh Kementerian Pendidikan dan bekerjasama dengan disdik untuk difilterisasi agar hanya dapat digunakan untuk belajar," ujarnya Rizwan katakan bahwa Gubernur HD juga melakukan berbagai upaya mengatasi blankspot mulai dari menjalin kerjasama dengan APJI, pemanfaatan dana desa dan juga mengajak siswa SMK berpartisipasi untuk meluncurkan booster (penguat sinyal). "Dengan berbagai program ini, Pak gubernur berharap agar hal ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan mengajak stakeholder bekerjasama untuk memberikan pelayanan terbaikbke masyarakat," tuturnya. Kegiatan ini diikuti oleh 18 orang peserta dan terjadwal sebagai sesi wawancara. Dalam kegiatan ini juga dilakukan diskusi tanya jawab. Peserta dibagi pada 3 ruang dan masing-masing ruangan yaitu 6 peserta. Turut hadir Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Selatan (Sumsel), Firdaus Komar. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Herman Deru Percepat Pembangunan Masjid Raya Sriwijaya
Palembang, sumselprov.go.id - Setelah sekian lama mangkrak lantaran adanya sejumlah kendala, pembangunan masjid Raya Sriwijaya yang berlokasi di kawasan Jalan Pangeran Ratu Jakabaring Palembang akhirnya akan segera dilanjutkan. . Hal itu terkuak dalam rapat percepatan pembangunan masjid raya Sriwijaya, di ruang rapat kantor gubernur, yang dipimpin langsung Gubernur Sumsel H Herman Deru, Senin (19/10). . Dalam rapat yang dihadiri sejumlah pihak terkait tersebut, Gubernur Herman Deru menekankan khususnya kepada dinas terkait yang masuk dalam tim percepatan pembangunan masjid Raya Sriwijaya agar segera melakukan tindakan nyata dalam proses pembangunan. Termasuk juga menuntaskan kendala-kendala yang belum terselesaikan. . "Pembangunannya harus segera dilanjutkan. Kendala-kendala juga harus segera dituntaskan agar tidak mengganggu proses pembangunannya," kata HD. . Kelanjutan pembangunan masjid itu tersebut, menurut HD akan difokuskan terlebih dahulu pada bangunan utama masjid. Tak terkecuali infrastruktur pendukung di dalamnya. . Sebelumnya, Gubernur Herman Deru sudah beberapa kali meninjau lokasi pembangunan masjid tersebut. Yang diharapkan nantinya akan menjadi epicentrum kegiatan-kegiatan keagamaan. Terlebih dikelengkapi dengan bangunan Islamic Center yang letaknya berhadapan langsung dengan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang. . Sekedar mengingatkan, pembangunan Masjid Raya Sriwijaya Jakabaring yang sedianya ditargetkan selesai sebelum perhelatan Asian Games 2018 lalu harus mangkrak lantaran dalam proses pembangunan masjid diatas lahan milik Pemprov Sumsel yang dihibahkan kepada Yayasan Masjid pada tahun 2009 itu terjadi persoalan yang menyebabkan pembangunannya terhambat. . Aktivitas terakhir pembangunan sendiri terlihat sekitar bulan Juni 2018 dan. Diperkirakan saat ini progres pengerjaan fisik bangunan Masjid Raya Sriwijaya baru mencapai 20 persen, terdiri dari pembangunan pondasi, penimbunan, pengerasan tanah dan tiang-tiang kolom. Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel