Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Sekda Hadiri Sekaligus Pimpin Rapat Pengurus Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Sumsel
Palembang, sumselprov.go.id - Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan H. Nasrun Umar menghadiri sekaligus memimpin Rapat Pengurus Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Utama Sumatera Selatan bertempat di Kantor Sekretariat YJI Cab. Utama Sumsel Jl. Mayor salim Batubara Palembang, Kamis (07/01/2021). Rapat Pengurus Yayasan Jantung Indonesia Cabang Utama Sumatera Selatan ini dilaksanakan guna melakukan Evaluasi Program kerja Tahun 2020 dan juga membahas Rencana Program kerja Tahun 2021. Pada kesempatan tersebut Nasrun menyampaikan bahwa YJI adalah Organisasi yang mulia. YJI Cab. Utama Sumsel harus terus eksis "Kegiatan Tahun lalu harus dievaluasi dan tahun 2021 harus lebih baik dan ditingkatkan lagi dengan memperhatikan protokol kesehatan". ujar Nasrun. Nasrun juga menyampaikan bahwa dana bantuan hibah untuk YJI Cab. Utama Sumsel Alhamdullilah sudah tersedia dalam APBD Tahun Anggaran 2021 dan penggunaanya harus sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan aturan yang berlaku. Sementara itu di kesempatan yang sama Ketua YJI Cab. Utama Sumsel Hj. Fauziah Mawardi Yahya menyampaiakan bahwa Rapat Pengurus YJI Cab. Utama Sumsel ini dengan agenda membahas antara lain mendengarkan laporan Program kerja tahun 2020 dan penyampaian program kerja tahun 2021 oleh bidang - bidang antara lain Bidang Kesekertariatan, Bidang Prefentif, Bidang Medis, Bidang Kominfo dan Bidang Dana dan dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. Turut hadir : Kadispora Sumsel H. Akhmad Yusuf Wibowo, Para Wakil Ketua, Sekretaris /Bendahara, Para ketua - ketua bidang serta Para pengurus YJI Cab. Utama Sumsel. Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
Terima Audiensi Yayasan Ma\'had Minhaju Hayah, MY Minta Metode Belajar Menulis Al-Qur\'an Dapat Ditingkatkan
Palembang, sumselprov.go.id - Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H. Mawardi Yahya (MY) menerima pengurus Yayasan Ma'had Minhaju Hayah Lembaga Pendidikan dan Tahfidz Al-Qur'an di Ruang Kerja Wagub Sumsel, Kamis, (7/1/2020) Ketua Yayasan Muhibbah yang didampingi oleh pembina yayasan Ali Amrullah beserta bendaharanya Muhammad Jasa menyampaikan bahwa maksud kedatangannya yaitu mengenalkan metode penulisan Al-Qur'an yang dapat diterapkan pada Program Kerja Rumah Tahfidz milik Pemprov Sumsel. "Terkait dengan Program Gubernur yaitu Satu Desa Satu Rumah Tahfidz, maka dari itu kami datang kemari ingin bersinergi dengan program tersebut melalui buku menulis Al-Qur'an yang kami buat", ucapnya. Buku tersebut merupakan hasil karya dari Ketua Yayasan, Muhibbah yang diciptakannya guna membantu anak - anak dalam mengenal huruf dan menulis Al-Qur'an, "dengan begitu anak - anak akan lebih mengenal huruf arab dan mudah dalam menghafal Al-Qur'an", ungkap Muhibbah. Muhibbah juga menjelaskan bahwa ada 3 jenis jilid buku yang dapat dipakai untuk menunjang program kerja tersebut, diantarannya Buku Pertama dengan materi menulis 1 huruf dan 1 nomor Al-Qur'an, Buku Kedua dengan Materi tulisan menyambung ayat tanpa harokat, Buku ketiga yaitu menyambung ayat dengan harokat. "Saya harap dengan adanya buku ini dapat membantu anak - anak dalam menghafal Al-Qur'an, dengan cara menuliskan terlebih dahulu apa yang akan mereka baca sehingga mereka dapat mengenal huruf yang ditulis dan menghafalnya", ucap Muhibbah. Terkait hal tersebut, MY sangat mengapresiasi atas inovasi yang telah diciptakan oleh Muhibbah dalam membantu program kerja pemerintah, Satu Desa Satu Rumah Tahfidz. Menurutnya ini merupakan inovasi yang sangat baik, akan tetapi MY menyarankan agar buku tersebut dapat dituliskan juga terjemahan dari tulisan arab yang ada, "ini perlu dilakukan karena ketika anak - anak menulis, mereka juga dapat memahami apa yang mereka tulis melalui terjemahan yang saya maksud", ucap MY. MY juga berharap semoga kedepannya Yayasan Ma'had Minhaju Hayah dapat memberikan inovasi baru dalam mempercepat anak - anak menghafal Al-Qur'an. "Inovasi ini sangat baik, tujuannya sangat baik dan semoga ini dapat cepat terealisasikan dan membantu program rumah tahfidz", pungkas MY. Turut hadir Plt. Asisten I Bidang Pemerintahan & Kesejahteraan Rakyat, Drs. H. Edward Chandra, M.H, Plt. Karo Kesejahteraan Rakyat, Drs. H. Abdul Hamid, M.Si. Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
Kementerian LHK RI Tunjuk Sumsel Sebagai Pilot Project Ubah Sampah Jadi Energi Alternatif
Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumsel H. Herman Deru menerima Audiensi Dirjen Pengelolaan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Rosa Vivien Ratnawati di Ruang Tamu Gubernur Sumsel. Rabu (6/01/2021) Berkenaan dengan pengelolaan sampah di Indonesia yang selama ini masih menjadi permasalahan pelik, Herman Deru mendukung penuh project pemanfaatan bahan bakar alternatif di Provinsi Sumsel. Dikatakan Deru, Kedepan pihaknya akan menunjuk OKU Raya (OKU,OKU Timur dan OKU Selatan) menjadi lokasi pilot project energi alternatif yang dapat digunakan di dalam industri. Sebagai solusi atas kelebihan kapasitas di tempat pembuangan akhir (TPA) sampah. “Untuk tempatnya nanti kita akan coba di OKU Raya, segera akan kita koordinasikan dengan pemerintah daerah setempat. Mudah-mudahan penerapan pengelolaan sampah berteknologi Refused Derived Fuel (RDF) segera terealisasi,” tuturnya. Menurutnya , sampah merupakan menjadi masalah bersama dan butuh penyelesaian serius. Karena itu dirinya sebagai kepala daerah mengambil peluang melalui penyiapan fasilitas yang dibutuhkan. Sementara itu Rosa Vivien Ratnawati mengatakan jika mereka melihat Provinsi Sumsel menjadi salah satu provinsi, yang berpotensi untuk menjadi pengolalan sampah menjadi energi alternatif karena disini ada pabrik semen Baturaja dan sampah yang digunakan sebagai bahan bakar itu bisa digunakan oleh pabrik semen mengantikan batubara maksimal 10%. "Jika pengelolaan sampah ini benar-benar terealisasi, Sumsel akan menjadi Provinsi pertama di Sumatera yang memanfaatkan sampah perkotaan (Municipal Solid Waste/MSW) sebagai bahan bakar alternatif dalam pembuatan semen lewat fasilitas Tempat Pengelolaan Sampah (TPS) RDF Turut hadir Plt. Asisten I Bidang Pemerintahan & Kesejahteraan Rakyat, Drs. H. Edward Chandra, M.H, Kadia Kominfo H. Achmad Rizwan, S. STP, MM, Kadishut, Pandji Tjahjanto, S.Hut. M.Si, Plt. Karo Umum dan Perlengkapan, Sandi Fahlepi, SP, M.Si. Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
HD Hadiri Lepas Sambut Kakanwil Kemenkumham Sumsel
Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru (HD) diwakili Plt. Asisten I Bidang Pemerintahan & Kesejahteraan Rakyat, Drs. H. Edward Chandra, M.H menghadiri acara lepas sambut dan pengantar tugas Kepala Kantor Wilayah dan Kepala Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumsel di Aula Lantai III Kantor Wilayah Hukum dan HAM Sumsel, Rabu, (6/1/2021) HD melalui Plt. Asisten I Bidang Pemerintahan & Kesejahteraan Rakyat, Drs. H. Edward Chandra, M.H mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas di Provinsi Sumatera Selatan kepada Indro Purwoko sebagai Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Sumsel serta kepada Herdaus selaku Kepala Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Sumsel. "kami yakin dan percaya Bapak - Bapak akan dapat melaksanakan tugas dengan baik di daerah ini, karena Bapak berdua telah memiliki banyak pengalaman bertugas di jajaran Kementerian Hukum dan HAM RI", ucapnya. Selain itu disampaikan juga bahwa HD mengucapkan Selamat Jalan dan Selamat Bertugas di tempat yang baru kepada Bapak Ajub Suratman dan Bapak Saffar Muhammad Godam sebagai Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Utama Kementerian Hukum dan HAM RI dan sebagai Kepala Divisi Keimigrasian Kementerian Hukum dan HAM Provinsi DKI Jakarta. "Alih tugas dari suatu daerah ke daerah yang lain bagi kita sebagai abdi negara dan abdi masyarakat merupakan hal yang biasa, oleh karena itu kita harus selalu siap serta patuh dalam mengemban tugas yang dipercayakan", tutupnya. Turut hadir Ketua DPRD Prov. Sumsel, Hj. R.A. Anita Noeringhati, SH., MH, TGUPP Bidang Hukum dan HAM, Sianturi. Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
Dukung IKA UII Sumsel, MY : Alumni Harus Saling Bahu Membahu
Palembang, sumselprov.go.id - Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya (MY) Menerima Audiensi Panitia Musyawarah Wilayah Ikatan Keluarga Alumni Universitas Islam Indonesia (IKA UII) Sumatera Selatan di Ruang Kerja Wagub Sumsel, Rabu, (6/1/2021). Adapun maksud kedatangan mereka adalah melaporkan bahwa nanti tanggal 30 Januari 2021 akan dilaksanakan Musyawarah Wilayah di Hotel Azza Palembang, "Muswil tersebut berkaitan dengan membentuk kembali kepengurusan dan program kerja", ucap Ketua Formatur Muswil IKA UII Sumsel, Jhon Redo. Menanggapi hal tersebut, MY berpesan Kepada Ketua Pantia Musyawarah Wilayah agar setelah dipilih dan dilantiknya ketua yang baru, "semoga hal tersebut dapat memberikan dorongan terhadap para alumni untuk dapat saling bahu membahu mendorong anggotanya untuk berbuat berbagai hal yang dapat bermanfaat untuk orang banyak", ucap MY. Turut hadir Plt. Karo Kesejahteraan Rakyat, Drs. H. Abdul Hamid, M.Si Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
Gubernur Herman Deru Ikuti Rapat Penanganan Covid-19 dan Rencana Pelaksanaan Vaksinasi
Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru mengikuti Rapat Melalui Video Conference tentang Penanganan Pandemi Covid-19 dan Rencana Pelaksanaan Vaksinasi di Command Center Kantor Gubernur Sumsel, Rabu (6/1/2021) Rapat ini bertujuan dalam rangka koordinasi Kesiapan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 dan Kesiapan Penegakan Protokol Kesehatan (Prokes) yang dipimpin Langsung dan dibuka oleh Presiden RI Joko Widodo didampingi Wakil Presiden K.H. Ma’ruf Amin bertempat di Istana Presiden Jakarta yang dihadiri secara serentak oleh Gubernur di seluruh Indonesia secara virtual di Kantor masing-masing. "Saya minta kepada para Gubernur tetap menghimbau masyarakat agar selalu melakukan protokol kesehatan (Prokes). Meski sudah ada vaksin, masyarakat tetap harus disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak," ujar Presiden Jokowi Presiden Jokowi menjelaskan, ada beberapa hal yang harus kita perbuat maupun dilakukan terutama bagaimana strategi penanganan covid - 19, perbaikan pemulihan ekonomi serta bagaimana kelanjutan pembagunan infrastruktur di daerah. Jelas Presiden, terkait Vaksin virus corona sudah didistribusikan ke berbagai daerah. Rencananya, vaksinasi vaksin virus corona akan mulai dilaksanakan di Indonesia pada 13 Januari 2021secara serentak di 34 provinsi secara bertahap. Sebagaimana diketahui, pada Januari, fokus pelaksanaan vaksinasi vaksin virus corona adalah di ibu kota provinsi dan kabupaten/kota yang berbatasan dengan Ibu Kota. Ditargetkan vaksinasi vaksin virus covid-19 ditujukan pertama sekali kepada para Gubernur kemudian sasaranya berlanjut kesemua SDM kesehatan, diharapkan sudah selesai divaksinasi vaksin virus corona pada Februari. "Target sasaran vaksinasi vaksin virus corona berikutnya akan ditambahkan mengikuti ketersediaan vaksin. Namun, kita lihat jumlah penduduk kita yang begitu besar, tidak mungkin divaksin dalam waktu yang bersamaan, butuh waktu," ujar Presiden Turut hadir Plt. Asisten I Bid. Pemerintahan & Kesra Drs. H. Edward Chandra, M.H, Kadinkes Prov. Sumsel Dra. Lesty Nurainy, Apt, M.Kes, Ka. Diskominfo Prov. Sumsel H. Achmad Rizwan, S. STP, MM, Ka. Pelaksana BPBD Sumsel H. Iriansyah., S.Sos., SKM, M.Kes, Plt. Karo Humas dan Protokol Rika Efianti, SE. M.M
Sumsel
Tingkatkan Kinerja OPD, Pemprov Sumsel Gelar Job Fit Pimpinan Tinggi Pratama
Palembang, sumselprov.go.id- Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Assessment Center Sumsel menggelar job fit jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel. Kegiatan ini diikuti oleh 14 orang peserta yang merupakan pejabat esselon II di lingkungan Pemprov Sumsel, berlangsung di Gedung Assessment Center Sumsel, Selasa (5/01/2021). Gubernur Sumsel H Herman Deru melalui Kepala Assessment Center Sumsel Dr. H. Akhmad Najib SH, M.Hum, mengatakan Assessment Center Sumsel merupakan salah satu bentuk komitmen dan program inovasi prioritas Gubernur Herman Deru yang pada tahun 2021 ini akan terus ditingkatkan lagi fasilitasnya. "Pesan Pak Gubernur, agar kegiatan ini diikuti dengan baik dan dengan penuh perhatian. Jadikan ini bagian dari kita melaksanakan tupoksi OPD masing -masing akhirnya hasil kinerja kita akan terlihat,"ujarnya. "Visi misi assessment ini yaitu terpercaya dan kompeten. Pak Gubernur berpesan jaga ini dari awal agar BUMN, BUMD juga dapat memanfaatkan lembaga ini sebagai tempat untuk melakukan pelatihan. Pak Gubernur juga berpesan agar para peserta yang mengikuti kegiatan ini untuk fokus dan berikan hasil terbaik," tuturnya. Sementara itu, Kepala PPJK Unsri, Prof Zainudin, mengungkapkan bahwa kegiatan ini akan dilakukan dengan berbagai tahap. Salah satunya yaitu pembuatan karya tulis yang isinya berupa capaian kinerja berdasarkan jabatan yang diemban para peserta. "Karya tulis dibuat untuk mengingatkan para peserta tentang apa saja hal - hal yang telah dilakukan dalam jabatan sekarang dan dikaitkan dengan visi misi Sumsel untuk meningkatkan kinerja OPD dan mampu meningkatkan efisiensi serta kualitas SDM," ujarnya. Assessment Center Sumsel diharapkan dapat menjadi contoh dan selanjutnya juga diharapkan akan ada peningkatan fasilitas yang terus lebih baik. Dalam kegiatan ini peserta mengikuti berbagai tahapan tes antara lain tes tertulis (psikometrik), penulisan karya tulis, dan tes wawancara. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Gubernur Herman Deru Hadiri Acara Penyerahan Sertifikat Hak Atas Tanah
Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumsel H. Herman Deru beserta FKPD Sumsel menghadiri acara Penyerahan Sertifikat Hak Atas Tanah Kegiatan Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) yang dilanjutkan penyerahan Sertifikat secara virtual oleh Presiden Republik Indonesia bertempat di Auditorium Graha Bina Praja Pemprov. Sumsel, Selasa (5/1/2021) ). Acara penyerahan sertifikat tanah tersebut dilaksanakan di Istana Negara Jakarta dan berlangsung secara virtual di 26 provinsi di Indonesia, dimana Presiden RI didampingi Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan A. Djalil. Dalam sambutannya, Presiden Joko Widodo menyampaikan sangat memberikan perhatian terhadap legalisasi hak atas tanah bagi masyarakat, demi memberikan kepastian hak dan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat "Diharapkan pada 2025 seluruh bidang tanah di Indonesia sudah bersertifikat melalui kegiatan Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap," ujar Jokowi Lanjut Jokowi, pemberian maupun pembagian sertifikat ini guna memberikan kepastian hukum hak atas tanah kepada masyarakat dengan menyerahkan sertifikat hasil Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dan Redistribusi tanah. Berdasarkan data Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional RI, saat ini luas tanah yang bersertifikat di Indonesia mencapai 29.688.791 hektare. Turut hadir Kepala Agraria dan Tata Ruang / Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Sumatera Selatan Drs. Pelopor, M.Eng., Sc, Ka. Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Drs. H. Edward Chandra, M.H, Ka BPKAD Sumsel, H Akhmad Mukhlis SE, MSi Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
MY Ikuti Rakor Persiapan Vaksinasi Covid-19 Bersama Kementerian Terkait
Palembang, sumselprov.go.id-Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya (MY) mengikuti Rapat Koordinasi secara virtual bersama Mendagri, Menkes, dan Kepala BNPB membahas tentang pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dari Sumsel Command Center, Selasa (5/1/2021). Menteri Dalam Negeri RI, Prof. Drs. H. Tito Karnavian, M.A., Phd, sebagai pimpinan rapat. Pada kesempatan itu, Ia mengintruksikan kepada Kepala Daerah untuk dapat mensosialiasikan dan memberikan penjelasan mengenai tahapan - tahapan dalam melakukan vaksinasi kepada masyarakat, "ini perlu dilakukan untuk menghindari kerusuhan, karena vaksin sekarang seperti emas yang dikejar oleh seluruh orang", ungkapnya. Selain itu ditegaskannya bahwa vaksinasi bukan satu - satunya cara untuk melepaskan diri dari penyebaran pandemi Covid-19, "Kepatuhan dalam menjalankan protokol kesehatan harus tetap dilakukan secara konsisten agar pandemi ini dapat berakhir", tegasnya. Ia juga meminta Kepala Daerah untuk dapat menjadi contoh yang baik bagi masyarakatnya yang tetap menjaga dan menjalankan protokol kesehatan, seperti menjaga jarak dengan tidak melakukan kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan masa. Sementara itu Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa 182 juta rakyat Indonesia yang akan di vaksinasi membutuhkan dosis vaksin sebanyak 426.800.000, "terkait akan kebutuhan tersebut, kami dari Menkes telah menjalin kontrak dengan beberapa negara produsen vaksin agar kebutuhan tersebut dapat terpenuhi, mengingat tidak hanya Indonesia yang sedang membutuhkannya", ucapnya. Selain itu dijelaskan juga bahwa Vaksinasi dilakukan secara bertahap yang akan dilakukan terlebih dahulu kepada Tenaga medis setelah itu dilanjutkan kepada Pekerja Publik, Masyarakat Rentan, dan Masyarakat Lainya, "untuk itu, kami harap kepada Dinas Kesehatan Daerah agar dapat memastikan bahwa tenaga kesehatannya sudah terdata dengan benar",ungkapnya. Ia juga menyampaikan bahwa penyuntikan perdana akan dilaksanakan pada tanggal 13 Januari 2021 yang akan dilakukan langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo berserta Para Menteri dan Para Pejabat lainnya termasuk juga Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat yang berusia dibawah 60 tahun. Kepala BNPB RI, Letnan Jenderal TNI Doni Monardo menambahkan meski Vaksinasi telah dilakukan kepada masyarakat, akan tetapi ini tidak menghentikan penyebaran Covid-19, "untuk itu masyarakat diharapkan agar tetap menjalankan protokol kesehatan guna menghentikan penyebaran tersebut", ucapnya. Hal tersebut Ia sampaikan mengutip kalimat Presiden RI, Joko Widodo yang mengatakan Meski vaksinasi sudah ada, kita tetap harus disiplin menjalankan protokol kesehatan, tetap disiplin 3M, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, selalu harus kita lakukan. Turut hadir Plt. Asisten I Bidang Pemerintahan & Kesejahteraan Rakyat, Drs. H. Edward Chandra, M.H, Ka. Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Sumsel, H. Iriansyah., S.Sos., SKM, M.Kes, Ka. Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, Dra. Lesty Nurainy, Apt, M.Kes. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.