Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Herman Deru Kepala Daerah Pertama Bagikan Insentif Beras ke ASN dan Honorer
Palembang - sumselprov.go.id - Sejak diluncurkan 2019 lalu, program pemberian insentif beras bagi ASN dan tenaga honorer di lingkungan Pemprov Sumsel terus dipantau kualitasnya oleh Gubernur Sumsel H.Herman Deru (HD). Hal ini terungkap saat Ia menerima Audiensi Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil Sumsel dan Babel Ali Ahmad Najih Amsari Aan, di ruang tamu Gubernur Selasa (12/1/2021). Dalam kesempatan itu HD mengatakan agar Bulog melakukan cross check ulang proses pendistribusian beras ke pegawai. Karena Ia tak ingin beras yang diterima pegawai tidak sama kualitasnya di tiap-tiap daerah. "Kemarin sempat ada laporan dari beberapa daerah kalau jenis berasnya agak beda. Tolong ini dicek lagi pastikan betul kualitas insentif beras itu, " ujar HD mengingatkan. Dikatakan HD, program itu merupakan inisiasinya secara murni agar beras hasil produksi para petani di seluruh Sumsel dapat terserap maksimal oleh pegawai melalui Bulog. "Tujuan utama program ini adalah sebagai bukti bahwa Pemprov berbuat nyata terhadap penyerapan beras yang sudah diproduksi petani Sumsel. Makanya Saya minta hindari pasokan beras dari daerah lain. Karena dengan cara ini bisa menjadi stimulus bagi petani dan mereka merasa dihargai bisa dihargai, " tegas HD Menurut HD program ini baru satu-satunya di Indonesia. Diharapkannya action Pemprov ini menjadi stimulus bagi petani dan semakin mensejahterakan mereka. Sementara itu Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil Sumsel dan Babel Ali Ahmad Najih Amsari Aan, mengatakan selain melaporkan pengadaan beras ASN, pada Audiensi kali ini mereka juga tengah mempromosikan produk baru Bulog beras Profivit. Beras dengan kandungan komponen gizi dan mineral ini diharapkan dapat meminimalisir stunting di Sumsel. " Untuk di Sumsel kita siapkan stok 2000 ton," jelasnya. Sementara terkait pengadaan beras ASN kata Ali, untuk tahun 2020 berkat pengadaan beras ASN program murni Gubernur HD mengalami peningkatan cukup drastis hingga 300 persen. Sehingga beras yang diserap bulog dari petani di Sumsel semakin banyak mencapai 3.500 ton. " Tahun 2019 penyerapan beras untuk program insentif beras Gubernur HD ini baru 1.100 ton. Tahun 2020 alokasinya menjadi 3500 ton Jadi naik 300 persen karena ada OPD yang mengajukan penambahan," jelasnya. Selain melaporkan perkembangan itu, Ali juga membeberkan bahwa stok beras di Sumsel aman sampai 6 bulan kedepan. Demikian halnya mengenai harga dikatakan Ali saat ini secara umum relatif stabil. Bahkan menurutnya harga beras cenderung turun. Sementara itu pada 2021 ini Bulog juga akan banyak melayani kegiatan komersil memenuhi kebutuhan pasar seperti daging sapi maupun kerbau. Mereka bahkan sudah menyiapkan stok sejak tahun baru di gudang Perintis Kemerdekaan. "Selama Covid ada juga Bansos yang kami salurkan ke masyarakat," jelasnya. Turut hadir Karo Ekonomi Setda Prov. Sumsel Afrian Joni, Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Keuangan Suman Asra Supriyono, Wakil Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Sumsel Babrl Rachmat Syahdjoni Putra Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
Gubernur Sumsel menggelar RUPSLB Bank Sumsel Babel
Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru bersama Gubernur Kepulauan Bangka Belitung DR. H. Erzaldi Rosman, Direksi, Komisaris Bank Sumsel Babel beserta Walikota/Bupati Se-Provinsi Sumsel dan Babel menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Rabu (12/01/2021) Usai rapat HD menyampaikan RUPSLB ini di gelar terkait berakhirnya masa jabatan 2 (Dua) Direksi yaitu Direktur Pemasaran dan Direktur Umum. "Allhamdulilah didalam RUPSLB ini semua bersepakat untuk mengapresiasi kinerja Dewan Komisaris dan Dewan Direksi yang mana capaiannya sudah melampaui target, untuk itu sebagai Reward (Penghargaan) kami selaku Pemegang Saham dan saya selaku Pemegang Saham Pengendali secara Aklamasi kami sepakat untuk memperpanjang kedua Direksi tersebut" ujar HD "Kita memang membiasakan memberikan Reward kepada kinerja yang baik atau yang berprestasi dan punishment (hukuman) kepada kinerja yang tidak baik. Untuk itu saya mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan yang tinggi kepada Direksi dan Komisaris atas kemajuan kinerja yang telah di capai Bank Sumsel Babel selama ini, ungkapnya Walau dalam kondisi Pandemic Covid - 19 pada tahun 2020, Bank Sumsel Babel masih dapat mencapai perfomance terbaiknya terbukti masih bisa meningkatkan laba 15 % dari tahun lalu atau melebihi targetnya 110% (angka unaudited). Sebagai bagian dan milik masyarakat Sumsel dan Babel Alhamdulliah sampai saat ini Bank Sumsel Babel dapat mempertahankan eksistensinya untuk tetap turut memberikan sumbangsihnya bagi pembangunan daerah di Sumsel dan Babel. Dengan Aset yang mencapai Rp. 28,2 Triliun, dana pihak ketiga (DPK) Rp. 21 Trilun dan penyaluran kredit yang mencapai Rp. 17 Triliun, Bank Sumsel Babel selalu berupaya untuk dapat lebih menjangkau setiap nasabahnya hingga pelosok daerah dengan lebih dari 450 unit mesin ATM yang tersebar di seluruh daerah, serta memberikan kemudahan dalam bertransaksi bagi seluruh nasabahnya dengan menghadirkan produk - produk digital banking terbaru salah satunya QRIS Bank Sumsel Babel. Dari sisi Asets Market Share menempati posisi tertinggi sebesar kebih dari 28 %, dari sisi Dana Pihak Ketiga mencapai posisi tertinggi juga sebesar lebih dari 21 % dan dari sisi kredit menempati posisi ke tiga kurang lebih 17%. Pemprov Sumsel mengapresiasi kepada Bank Sumsel Babel karena selain menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkannya kembali dalam bentuk kredit, Bank Sumsel Babel juga aktif dan turut peduli dengan keadaan sekitar melalui penyaluran bantuan CSR dan bantuan sosial lainnya. Tim Media Dinas Kominfo
Sumsel
Wagub Mawardi Yahya Menerima Pengurus Komunikasi Mahasiswa dan Pemuda Daerah
Palembang, sumselprov.go.id - Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Mawardi Yahya menerima Ketua Pengurus Komunikasi Mahasiswa dan Pemuda Daerah (FKMD) Sumsel Paisal Supriyanto beserta jajarannya. Kehadirannya tersebut dalam rangka Silaturahmi serta mengajak kerjasama Pemprov Sumsel dengan pihak Pengurus Komunikasi Mahasiswa dan Pemuda Daerah sehubungan akan mengadakan Workshop Pendidikan bertempat di Ruang Wagub, Selasa (12/1/2021). "Pada dasarnya Pemprov Sumsel siap melayani dan mengakomodir apa yang perlu dibutuhkan agar kerjasama dapat terjalin apalagi kegiatan ini baik dan aspiratif," ujar Wagub Ditambahkan pula, Pemprov Sumsel akan mengakomodir semua kebutuhan organisasi utamanya masyarakat tapi dengan ketentuan dan prosedur maupun dengan sistem pengajuan oleh organisasi. Mawardi juga katakan, Pemprov Sumsel sangat responsif dan mendukung pelaksanaan kegiatan ini sebagai salah satu cara memotivasi para mahasiswa mengetahui dan mencari solusi tentang pembelajaran di masa Pandemi Covid-19 "Kepada Mahasiswa sebagai inisiator tentang kegiatan workshop pendidikan ini perlu diakomodir sebagai bentuk kepedulian," imbuhnya Pada kesempatan itu Wagub Mawardi ungkapkan bahwa Pemprov. Sumsel sudah banyak berbuat untuk kepentingan masyarakat dan dirasakan warga diantaranya infrastruktur fisik seperti jalan, Jembatan Musi VI, Pembangunan Mesjid Sriwijaya dan pembangunan infrastuktur lainnya. "Terkait soal Pandemi, kita patut bersyukur karena Pertumbuhan Ekonomi Sumsel masih stabil terbukti seperti harga karet meningkat begitu juga dengan sawit" tutupnya Turut hadir Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik DR. H Rosidin Hasan Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
Sekda Nasrun Umar Minta OPD Sumsel Menjadi Pelopor Penerapan Prokes
Palembang, sumselprov.go.id - Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan harapkan dan minta seluruh Organisasi Perangkat Daerah agar dapat menjadi pelopor Protokol Kesehatan (Prokes) Hal tersebut diutarakannnya pada saat acara Pembukaan Sosialisasi Penerapan Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Lingkungan OPD Prov. Sumsel melalui Aplikasi di Command Center Kantor Gubernur, Selasa (12/1/2021) "Sosialisasi 3M ini merupakan cara untuk memutus mata rantai Covid-19. Untuk itu perlu kerja sama dari seluruh stakeholder."ujar Sekda Nasrun Umar Jelas Nasrun, kita tetap waspada akan terjadinya wabah Pandemik Corona-19 akan datang kembali dan terjadi gelombang ke dua, maka untuk itu kembali sangat diperlukan mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan (Prokes) ke kantor - kantor OPD. "Kegiatan sosialisasi Prokes merupakan hal yang penting diterapkan, tidak hanya di lingkungan masyarakat, lingkungan kantor OPD juga menjadi sasaran utama" imbuhnya Lanjut Sekda, diharapkan semua pihak terus bergerak mengimbau tentang 3M kepada Lingkungan OPD yaitu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan agar bisa terhindar dari penyebaran Covid-19. "Kegiatan ini juga sebagai tindaklanjut Peraturan Gubernur Nomor : 37 tahun 2020 Tentang Pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru menuju masyarakat Produktif dan aman pada situasi Corona virus dissease covid -19" tutupnya Turut hadir seluruh OPD Prov. Sumsel baik secara fisik maupun secara virtual Nara Sumber Dr. Ridwan Mo,M.Sc dan Prof.Dr.dr.Hardi Darmawan Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
ACSS Kembali Gelar Seleksi Terbuka JPT Pratama
Palembang, sumselprov.go.id - Assessment Center Sumatera Selatan (ACSS) kembali menggelar seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama dalam rangka peningkatan kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemprov Sumsel. Kegiatan ini dibuka langsung Kepala ACSS, H. Akhmad Najib didampingi Kepala BPSDMD Prov. Sumsel, Hj. Tarbiyah di Gedung Assessment Center Sumsel, Selasa (12/1/2021). Seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama kali ini diikuti 6 orang peserta yang merupakan pejabat esselon III di lingkungan Pemprov Sumsel. Kepala ACSS , Akhmad Najib mengatakan, sesuai dengan arahan Gubernur Sumsel H Herman Deru agar seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama dapat mencerminkan beberapa hal diantaranya bagaimana para pejabat eselon ini selalu memiliki rasa optimis yang tinggi dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab yang diemban sebagai pejabat pemerintah. "Kepada para peserta selamat mengikuti seleksi, ikuti semua tahapan dengan baik dan selalu tanamkan rasa optimis bahwa mampu dan yakin akan lulus," imbuhnya. Tahapan seleksi yang digelar satu hari penuh itu salah satunya pembuatan karya tulis yang isinya berupa capaian kinerja berdasarkan jabatan yang diemban para peserta. Selain itu, tahapan seleksi lainnya berupa tes tertulis (psikometrik) dan tes wawancara. Untuk diketahui, ACSS merupakan salah satu bentuk komitmen dan program inovasi prioritas Gubernur Sumsel H. Herman Deru yang pada tahun 2021 ini akan terus ditingkatkan lagi fasilitasnya. Visi misi Assessment Center ini yaitu terpercaya dan kompeten. Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
Gubernur Sumsel Ikuti Sosialisasi Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Bersama Menteri Kesehatan RI
Gubernur Sumsel Ikuti Sosialisasi Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Bersama Menteri Kesehatan RI Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru diwakili Plt. Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Edward Chandra mengikuti video conference sosialisasi pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bersama Kementerian Kesehatan RI dari Command Center Kantor Gubernur Sumsel, Senin (11/1/2021). Pada sosialisasi ini dilakukan juga diskusi dan tanya jawab bersama seluruh Pemda se-Indonesia dan stakeholder terkait lainnya dipimpin langsung Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin bersama Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante Saksono Harbuwono. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memaparkan perkembangan terkini kondisi rumah sakit maupun fasilitas kesehatan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Dalam waktu dua hari kedepan akan dikeluarkan aplikasi untuk registrasi bagi tenaga kesehatan yang akan dilakukan vaksinasi. "Satu atau dua hari kedepan akan siapkan aplikasi tersebut dan informasinya akan disampaikan kepada seluruh kepala daerah di Indonesia. Di aplikasi tersebut akan ada tanggal dan tempatnya," ungkap Menkes. Menkes mengatakan, penyuntikan perdana diharapkan dapat dilaksnaakan pada hari Kamis atau pada hari Jum'at mendatang. Badan POM hari ini telah mengeluarkan seluruh izin-izin yang diperlukan. Menkes juga berpesan kepada para kepala daerah agar para dokter dan perawat yang ada di seluruh daerah dapat dijaga dan dilindungi untuk menghadapi Pandemi Covid-19 ini. Turut hadir Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, Lesty Nurainy serta para kepala OPD terkait lainnya.
Sumsel
MY Hadiri Rapat Paripurna Pengesahan Program Pembentukan Perda Prov. Sumsel TA 2021
Palembang, simselprov.go.ida - Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Mawardi Yahya menghadiri Rapat Paripurna XXlV DPRD Prov. Sumsel dengan Agenda Pengesahan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Perda) Prov. Sumsel Tahun Anggaran 2021 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sumsel (11/01/2021) Rapat Paripurna XXlV DPRD Prov. Sumsel dengan Agenda Pengesahan Program Pembentukan Perda Prov. Sumsel Tahun Anggaran 2021 dibuka langsung oleh Ketua DPRD Prov. Sumsel Hj. R.A. Anita Noeringhati, SH., MH., dan selanjutnya mempersilahkan Sekretaris Dewan untuk menyampaikan Laporan Kehadiran Para Anggota DPRD Sumsel baik yang hadir secara langsung maupun secara Virtual. Acara dilanjutkan dengan penjelasan dari Juru Bicara dari Badan Pembentukan Peraturan Daerah Prov. Sumsel (Bapemperda) Ahmad Toha tentang Penetapan Program Pembentukan Perda Prov. Sumsel TA 2021, dimana disampaikan berdasarkan dari hasil Rapat antara Bapemperda dan DPRD Prov. Sumsel dengan pihak Eksekutif ada 9 (sembilan) Ranpenda untuk ditetapkan dengan Keputusan DPRD Prov. Sumsel, dimana 5 (lima) Rapenda merupakan usulan Hak Inisiatif dari DPRD Sumsel dan 4 (empat) Rapenda usulan dari Pemprov. Sumsel. Selanjutnya acara dilanjutkan dengan Penandatanganan Tentang Penetapan Program Pembentukan Perda Prov. Sumsel Tahun Anggaran 2021 untuk melanjutkan Pembahasan 4 (empat) Raperda. Turut hadir wakil Ketua DPRD Sumsel Giri Ramanda Kiemas, Kartika Sandra Desi, beserta Anggota DPRD Sumsel, Para Ka. OPD Prov. Sumsel. Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
Gubernur Herman Deru Ajak Semua Agama Saling Menghormati.
Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru mengajak semua agama untuk saling menghormati dan bersyukur bahwa Sumsel punya brand zero konflik yang harus tetap dipertahankan dan marwahnya terus dijaga serta mengapresiasi kerja sama yang telah terbina baik selama ini antara umat Buddha dengan Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan Hal tersebut diutarakan Gubernur Sumsel H. Herman Deru saat menghadiri sekaligus meresmikan Vihara Bhakti Dharma Yana bertempat di Vihara Bhakti Dharma Yana Jl. Veteran Palembang, Senin (11/1/2021) "Dengan diresmikannya Vihara ini sebagai momentum yang sakral dan saya berharap nuansa religius semakin meningkat serta semakin indah dalam silaturahmi antar umat beragama" harap Gubernur Herman Deru (HD) Jelas Herman Deru, Saya selaku Gubernur harus peduli kepada masyarakat khususnya warga Sumsel untuk selalu melakukan silahturahmi maupun komunikasi guna menjaga dan mewujudkan Sumsel selalu zero konflik antar umat beragama dulu, sekarang dan seterusnya. "Merupakan kebanggan dan suatu kehormatan bagi saya bisa hadir di sini untuk meresmikan Vihara ini. Kehadiran saya di sini merupakan sebagai bentuk peduli terhadap keragaman agama dan saya berterima kasih kepada umat Buddha yang tetap dapat hidup berdampingan dengan warga asli Sumsel. Untuk itu mari kita jaga kerukunan antar umat beragama ini," ungkapnya Lanjut Gubernur, ada 6 (enam) agama di Indonesia khususnya Sumsel tidak satupun yang saya anak tirikan, saya selalu serta hadir dalam mewujudkan dan selalu bersilaturahmi dan bahwa pemerintah selalu hadir untuk semua agama. "Saya harapkan kontribusi dalam pembangunan, dan salah satu kunci adalah kerukunan. Dan saya berharap dalam setiap kepengurusan harus musyawrah dengan mengawali transparan" harapnya "Saya berpesan kepada seluruh umat Buddha selain dapat menjaga kerukunan dengan tetap hidup harmonis dan selaras, juga untuk saling hormat menghormati terhadap agama dan keyakinan masing-masing," tutupnya Diakhir acara Gubernur Herman Deru melakukan Peresmian dan Penandatangan Prasasti Sementara itu, Ketua Yayasan Bhakti Dharma Yana Palembang, Sjamsudin Hasim mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru hadir dalam acara ini dan sekaligus meresmikan Vihara ini "Vihara Bhakti ini merupakan yang pertama dimiliki Yayasan Bhakti Dharma Yana Palembang yang baru memiliki 50 orang umat yang rutin melakukan ritual ibadah, dan terkait tanah pembangunan Vihara Bhakti sendiri merupakan hasil hibah yang diberikan warga sekitar dengan luas sekitar 900 meter persegi, besar" ujarnya Turut hadir Dirjen Bimas Budha Kementerian Agama RI, Caliadi, SH, MH, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Selatan Dr. Drs. Mukhlisuddin, SH, MA dan Kepala OPD Prov. Sumsel Tim Media Dinas ,Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
Ikuti Rakernas Pembangunan Pertanian Tahun 2021, HD Minta Jajaran Hapus Komoditas Pangan Impor
Palembang, aumselprov.go.id - Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru (HD) mengikuti secara virtual Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pembangunan Pertanian Tahun 2021 yang dibuka langsung oleh Presiden RI, Ir. Joko Widodo di Sumsel Command Center, Senin, (11/1/2021) Pada Kesempatan itu, Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo menyampaikan bahwa Rakernas ini diselenggarakan dengan tema "Memperkuat Peran Sektor Pertanian Dalam Menopang Pertumbuhan Ekonomi ditengah Pandemi Covid-19", dihadiri oleh 1300 peserta baik online maupun offline. Selain itu ia juga mengatakan bahwa Kementerian Pertanian memiliki Program utama yang menindaklanjuti arahan Presiden RI, Ir. Joko Widodo yaitu mewujudkan ketahanan pangan peningkatkan nilai tambah dan ekspor dengan meningkatkan produktifitas. Selain itu, Presiden RI, Ir. Joko Widodo pada sambutannya menyampaikan bahwa ditengah kondisi Pandemi Covid-19 yang sedang dihadapi, sektor pertanian makin menempati posisi yang makin central. Terkait dengan peringatan yang disampaikan oleh FAO (Food and Agriculture Organization) bahwa akan terjadinya krisis pangan, Jokowi menegaskan jajarannya untuk berhati - hati akan hal tersebut. "Kita mengetahui bahwa penduduk Indonesia sekarang berjumlah 270 juta lebih, oleh sebab itu pengelolaan tentang pangan dan pembagunan pertanian harus betul - betul kita seriusi, terutama yang berkaitan dengan komoditas pertanian impor", ungkap Jokowi. Komoditas Impor tersebut diantaranya kedelai, jagung, gula, bawang putih dan beras yang harus segera diselesaikan dengan menciptakan design yang benar - benar dapat menyelesaikan permasalahan tersebut. Maka dari itu Jokowi menegaskan bahwa Food Estate yang akan dibangun di Sumatera Utara dan Kalimantan Tengah harus dapat diselesaikan ditahun 2021 ini. "Pilot project ini harus kita selesaikan, Jika ini sudah kita dapatkan rancangan terbaiknya maka ini dapat diterapkan didaerah lain dengan skala yang luas, agar memberikan efek kepada para petani dengan jumlah produktifitas yang banyak akan membuat petani kita dapat bersaing mengalahkan harga jual barang impor", tegas Jokowi. Menutup sambutannya Jokowi meminta kepada jajarannya untuk mencari lahan yang cocok untuk menanam bawang, jagung, kedelai dengan skala yang luas agar permasalahan ini cepat terselesaikan. Menanggapi hal tersebut, setelah mengikuti acara HD langsung memberikan arahan kepada pihak dan Dinas terkait untuk dapat bekerja sama secara maksimal agar dapat mewujudkan apa yang menjadi keinginan Presiden untuk menghilangkan komoditas impor yang selama ini dilakukan. "Kita juga harus melakukan kerja sama diberbagai sektor yang berkaitan dengan pertanian, hal ini harus dilakukan secara berkesinambungan dan saya minta evaluasinya harus dilakukan setiap hari dengan tujuan agar meningkatan kualitas dan produktifitas pertanian di Sumsel", tegas HD. Turut hadir Plt. Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Dr. Ekowati Retnaningsih, SKM., M. Kes, Para Kepala OPD Prov. Sumsel, Ka. Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera VIII, Birendrajana, Dirut PT. Sriwijaya Agro Industrindo, Arkoni, Direktur Keuangan dan Umum PT. Pusri, Saifullah Lasindrang. Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumse