Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Sekda Nasrun Umar Pimpin Rapat Pembahasan Pemanfaatan Aset
Palembang, sumselprov.go.id -Rapat yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan H. Nasrun Umar dengan agenda Pembahasan Pemanfaatan aset Sekretariat Daerah, Kerjasama Sewa - Menyewa dengan PD Swarna Dwipa Sumsel Gemilang dan Dharma Wanita Persatuan Prov Sumsel di Ruang Rapat Sekda, Rabu (24/2/2021) Nasrun jelaskan perlu dibahas bersama terkait Gedung Rajawali yang diperuntukkan kepada kegiatan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sumsel dan penata kelolaannya serta apa yang menjadi kendala dari PD Swarna Dwipa Sumsel Gemilang "Harus ada pembahasan bersama, bagaimana tata cara kelolanya dan soal sewa menyewa gedung Rajawali tersebut" ujarnya Nasrun ucapkan ada kemungkinan kebijakan maupun sebagai solusi yaitu dengan cara perlu diadakannya negosiasi dengan pihak ketiga, adanya usulan keringanan sewa dari Gubernur Sumsel dan usulan adanya Pergub sebagai payung hukum "Permasalahan baik itu tentang Asrama Haji yang dikelola PD Swarna Dwipa Sumsel Gemilang maupun Gedung Dharma Wanita yang berada di Rajawali akan tetap diperhatikan dan dicarikan solusi" tutupnya Turut hadir Ketua DWP Sumsel Hj. Renny Nasrun Umar, Direktur Utama PT Swarna Dwipa Sumsel Gemilang Rebo Iskandar Pohan, Kepala BPKAD Akhmad Mukhlis SE., M.Si., Inspektur Prov. Sumsel Bambang Irawan SE., MM.,Ak.,CA, dan Karo Perekonomian H. Afrian Joni., SE., M.M. Tim Media Dinas Kominfo Prov. Simsel
Sumsel
HD: Petani, Profesi Bergensi yang Berperan Menurunkan Angka Kemiskinan
Banyuasin, sumselprov.go.id - Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru katakan petani merupakan suatu profesi yang bergengsi karena para petani merupakan salah satu yang berperan menurunkan angka kemiskinan dengan tujuan mensejahterakan masyarakat Hal tersebut diutarakan HD saat mennghadiri acara Penandatanganan MOU antara PT Sriwijaya Argo Industri dengan SMK Pertanian Pembangunan Negeri Sembawa Kabupaten Banyuasin sekaligus melaunching Produk Hasil Pabrik Penyulingan Minyak Sereh Wangi, bertempat di SMK Pembangunan Pertanian Negeri Sembawa Banyuasin, Rabu (24/2/2021) " Kewajiban kita bersama bagaimana anak didik kita melihat bakat supaya masa depan cemerlang hingga dapat terus berkreasi dan berkarya guna kesejahteraan diri anak" ujar HD. HD mengatakan dirinya hadir 13 tahun lalu di kabupaten Banyuasin pada acara KTNA dimana pada saat itu dirinya masih jadi Bupati OKU Timur dimana program serta inisiasi tumbuhan jarak menjadi bahan baku solar "Saat ini kita membutuhkan yang mau, mampu, tahu dan perlu proses agar tujuan di berbagai bidang dapat diselesaikan. Sebagai contoh bidang pertanian, butuh tenaga pertanian yang handal dengan merekrut 1000 Tenaga penyuluh pertanian November tahun lalu. Guna mendukung pertanian, kita telah melakukan Rakerda dan yang pertama diadakan di Sumatera Selatan" jelas HD. HD berharap, harus ada kepedulian para alumni dan memberikan kontribusinya kepada daerah daerah. Terkait Penelusuran bakat dibina dari Sekolah menengah dan pertanian harus dibuat kreasi agar tetap menarik. Sebelumnya, HD melihat langsung peternakan ayam petelur yang telah beroperasi dan satu-satunya di Sumatera dan di Indonesia ada di Kupang serta Banjarmasin. Dilanjutkan dengan melakukan panen buah Jambu Kristal dan melakukan tabur benih ikan Turut hadir Bupati Banyuasin, H. Askolani, SH., MH, Kapusdik Pertanian BPPSDMP Kementan Dr. Idha Widi Arsanti, SP, MP, Kepala Sekolah SMK PP Negeri Sembawa Kab. Banyuasin Ir. Mattobi'i, MP, Dirut PT Sriwijaya Argoindustri H Arkoni MD, S.IP dan Para Kepala OPD Prov. Sumsel serta Kepala OPD Kab. Banyuasin Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
MY Terima Kunjungan Kerja Wantannas Bahas Kebun Karet dan Sawit
Palembang, sumselprov.go.id- Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Mawardi Yahya (MY) menerima kunjungan kerja rombongan Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas) dalam rangka kegiatan pengkajian daerah di Ruang Rapat Gubernur Sumsel, Rabu (24/2/2021). Pada kesempatan itu, Deputi Pengembangan Setjen Wantannas, Marsda TNI Dr. Sungkono., SE., M.Si menjelaskan bahwa maksud kedatangan timnya ke Sumsel bertujuan untuk mengkaji dan menganalisa perkembangan perkebunan karet yang ada di Sumsel. "Terkait kedatangan kita kesini yaitu untuk melakukan kajian terhadap perkebunan karet yang ada disini. Selain perkebunan karet, kami juga akan menganalisa perkebunan apa saja yang harus mendapatkan dorongan agar menjadi ketahanan nasional", ucapnya. MY menyambut baik kedatangan Wantannas di Sumsel, menurutnya dengan adanya kunjungan ini maka pemerintah pusat dapat mengetahui apa yang menjadi kendala dan permasalahan daerah dalam melakukan pengembangan kawasan perkebunan, utamanya perkebunan karet. MY juga menyampaikan bahwa dalam mempertahankan negara tidak hanya dengan menggunakan senjata saja, melainkan juga dengan mempertahankan kebutuhan pokok pangan dan semua aspek lainnya. "kita sepakat untuk mempertahankan negara ini tidak hanya menggunakan senjata saja melainkan juga kebutuhan pangan bahkan semua aspek", ungkap MY. Terkait dengan tema kajian daerah Wantannas yaitu revitalisasi industri karet rakyat dalam rangka penguatan ketahanan ekonomi daerah. MY menyampaikan bahwa salah satu faktor yang membuat harga karet mengalami penurunan dan nilainya yang tidak stabil, itu disebabkan salah satunya kebutuhan bahan baku karet sudah mulai menurun. "Kenapa hal tersebut terjadi, itu dikarenakan perusahaan - perusahaan yang menggunakan bahan baku karet kini beralih menggunakan bahan sintesis yang hargannya lebih murah dibanding karet itu sendiri", ungkap MY. MY juga menambahkan bahwa pemerintah daerah telah berupaya untuk meningkatkan daya serap bahan baku karet dengan menerapkan penggunaan karet untuk aspal, "Akan tetapi hal tersebut tidak cukup banyak menyerap hasil karet sumsel", tambah MY. Terkait hal tersebut, MY mengusulkan agar pemerintah pusat dapat merumuskan suatu kebijakan yang merubah lahan menjadi lahan sawit, mengingat kebutuhan akan sawit meningkat sejak adanyan kebijakan Presiden dalam memanfaatkan sawit menjadi B20 dan B30. "Tentunya usulan ini harus melalui kajian ilmiah terlebih dahulu, agar rencana untuk merubah lahan karet menjadi lahan sawit tidak sia - sia", tegas MY. Turut hadir Para Kepala OPD Prov. Sumsel. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
MY Resmikan PPPK Pemprov Sumsel
Palembang, sumselprov.go.id- Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya meresmikan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Lingkungan Pemprov Sumsel Formasi Tahun Anggaran 2020 di Auditorium Graha Bina Praja, Rabu (24/2/2021). Peresmian ditandai dengan penyerahan surat keputusan secara simbolis kepada perwakilan PPPK oleh Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya, didampingi Asisten III Bidang Administrasi dan Umum, Prof Edwar Juliartha dan Kepala BKD Prov Sumsel, Hj. Nora Elisya, S.H., M.M. Dalam kesempatan itu, MY mengucapkan selamat kepada para PPPK yang telah dipercaya dan telah melalui proses tes yang ketat hingga keluar menjadi 101 orang. MY tuturkan para PPPK ini akan dilakukan penilaian selama 5 tahun. Oleh sebab itu, Ia meminta kepada para PPPK untuk bekerja dengan sebaik-baiknya. Mudah-mudahan nantinya hal ini bermanfaat dan dapat membantu jalannya operasional Pemprov Sumsel "Saya berpesan agar saudara-saudara banyak-babyak bertanya minta petunjuk dan laksanakan dengan sebaik-baiknya. Harapan saya bantulah Pemprov Sumsel dalam menjalankan berbagai program di Pemprov Sumsel, terutama dalam penanganan covid-19 di Sumsel," ujarnya. Kepala BKD Prov Sumsel, Hj. Nora Elisya, S.H., M.M., mengatakan tujuan PPPK untuk membangun terselenggaranya ASN yang bermoral, akuntabel, bertanggung jawab, berkualitas dan mampu membentuk pemerintahan yang efektif dan efisien sehingga memberikan pelayanan maksimal ke masyarakat. Jumlah PPPK di lingkungan Pemprov Sumsel yaitu sebanyak 101 orang, terdiri atas tenaga pendidik 71 orang (guru SMA 57 orang dan guru SMK 14 orang) dan penyuluh pertanian 30 orang. Turut hadir Para Kepala OPD Prov Sumsel. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Ikuti Penyusunan RKP 2022, HD Usulkan Jalan Ekstransmigrasi Mendapatkan Bantuan dan Perhatian Khusus
Palembang, sumselprov.go.id-Gubernur Sumsel H. Herman Deru mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2022 secara virtual dari Sumsel Command Center, Selasa (23/2/2021). Rakor dipimpin oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional / Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Dr. (H.C.) Ir. H. Suharso Monoarfa Mengawali sambutannya, HD mengucapkan terima kasih kepada Menteri PPN/Kepala Bappenas RI, Dr. (H.C.) Ir. H. Suharso Monoarfa yang telah menyetujui proyek Tol Kayuagung - Palembang - Betung (Kapal Betung) dan Tol Trans Sumatera Ruas Indralaya - Muara Enim yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan. HD juga menyampaikan bahwa Prov Sumsel memiliki 3 prioritas penting yang diusulkan yaitu Pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat, Pembangunan Jalan Menuju Tanjung Carat dan Penyediaan Air Baku diwilayah perkotaan serta wilayah - wilayah yang tidak memiliki air tanah yang bersih. Terkait faktor penghambat pertumbuhan ekonomi yang ada di Sumsel yaitu infrastruktur, SDM dan pendidikan, HD menjelaskan bahwa infrastruktur jalan yang menjadi tanggung jawab provinsi telah selesai dikerjakan. Terkait dengan permasalahan SDM dan pendidikan, "Saya pikir permasalahan ini timbul dikarenakan jumlah alokasi guru tidak sebanding dengan luas daerah yg dimiliki sumsel. Untuk itu saya harap agar kuota guru disumsel dapat ditambah", ungkap HD. Selain itu HD juga menegaskan bahwa pada saat ini yang mengalami kesulitan dalam melakukan pembangunan ialah Kab/Kota, yang mempunyai jalan ekstransmigrasi yang jumlahnya cukup panjang sehingga membuat Kab/Kota tidak mampu dalam melaksanakan pembangunannya. "Untuk itu saya harap Bapak Menteri dapat memberikan perhatian khusus terhadap kasus ini. karena dahulu jalan ini menjadi tanggung jawab Kementerian Transmigrasi. Tentunya kemampuan kab/kota tidak mencukupi untuk melaksanakan pembangunan jalan tersebut", pinta HD. Turut hadir Plt. Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Dr. Ekowati Retnaningsih, SKM., M. Kes, Ka. BPKAD A. Mukhlis SE., M.Si, Ka. Bappeda Dr. Ir. H. Firmansyah, M.Sc. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD : Peningkatan Produksi Pertanian, Salah Satu Upaya Menurunkan Angka Kemiskinan
Palembang, sumselprov.go.id-Gubernur Sumsel H Herman Deru membuka Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) Pembangunan Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Prov Sumsel Tahun 2021 di Hotel Aryaduta Palembang, Selasa (23/2/2021). HD menyampaikan bahwa Sumsel memiliki potensi SDA dan pertanian yang begitu menjanjikan, dimana dengan potensi tersebut tentunya dapat memperbaiki kehidupan masyarakatnya. "Saya bersama Bupati / Walikota Se - Sumsel bertekad untuk besama - sama menekan tingkat kemiskinan melalui upaya - upaya yang ada, dan sektor pertanian merupakan salah satu upaya agar kesejahteraan dapat kita raih. Untuk itu diperlukan pemahaman yang sama" ujar Deru. Ditambahkannya untuk meningkatkan produksi pertanian, kita harus membenahi segala aspek termasuk administrasi, Infrastruktur, irigasinya dan rangkaian prosesnya. Saat ini Sumsel sebagai lumbung pangan nasional dan produksi tertinggi di Sumatera. Untuk penyuluh pertanian, di Sumsel dibutuhkan 1400 orang , di 2020 direkrut 1000 orang dan sisanya akan direkrut pada 2021 ini. Kasis Pertanian TPH Prov Sumsel H. R. Bambang Pramono mengatakan, dalam RAKERDA ini ada 3 hal yg diharapkan ditindak lanjuti oleh Bup / Wako, yaitu Melakukan up dating data Luas Baku Sawah ( LBS ), Memverifikasi ulang data petani, kelompok tani dan Gapoktan, Menyusun PERDA LP2B atau Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan di Kab / Kota selain OKUT dan Banyuasin . Pada RAKERDA tersebut dilakukan Launching Aplikasi "SISULUH" (Sistem Informasi Penyuluh), "Barcode Label Benih", dan Penugasan P2EP Pemprov Sumsel sebagai Agen Laku Pandai BSB", serta Pendandatangan Kesepakatan Bersama Pembangunan Agro Industri dan Hortikultura di Sumsel antara BI dengan Distan TPH Prov. Sumsel, dan juga Pendandatangan Perjanjian Kerjasama Bank Sumselbabel dengan Kelompok Tani. Turut hadir Sekjen Prasarana, Sarana Pertanian Kementan RI, Gunawan, Sp.M.Si., Dir. Perbenihan , Edy Purnawan Sp.M.Sc., Bupati/Walikota Se - Sumsel, Ka. Perwakilan BI Prov. Sumsel, Hari Widodo, Dirut BSB, A. Syamsudin, Kadis Pertanian TPH se Sumsel, Para Ka. OPD Prov. Sumsel. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel
Sumsel
Dekranasda dan PKK Sumsel Siapkan Rakerda Dekranasda dan Rakor TP PKK Se-Sumsel
Palembang, sumselprov.go.id - Ketua Dekranasda Sumsel Hj Febrita Lustia Herman Deru Pimpin rapat persiapan kerja daerah (rakerda) Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dan rapat koordinasi (rakor) TP PKK Provinsi Sumatera Selatan secara virtual di Kriya Sriwijaya, Selasa, (23/02/2021) Dalam kesempatan itu, Feby menyampaikan TP PKK dan dekranasda Sumsel berencana akan melaksanakan rakerda dekranasda dan rapat konsultasi TP PKK Sumsel 2021 pada tanggal 4-5 maret 2021 mendatang bertempat di Hotel Arya Duta. Dimana kegiatan tersebut diselenggarakan dengan tujuan menyamakan persepsi mensinergikan program kegiatan untuk bergandengan tangan bersama-sama meningkatkan daya saing produk kerajinan dan mewujudkan kesejahteraan keluarga masyarakat sumsel. Feby tuturkan Pada kegiatan ini kita berikan arahan teknis penyelenggaraan terkait pelaksanaan rakerda dekranasda dan rakon TP PKK Sumsel 2021 "Kita berharap kedepannya UMKM kita dapat lebih maju lagi, dan untuk dapat berbenah kita bantu dekranasda di kab/kota. Semoga kegiatan kita berjalan baik dan lancar dekranasda melalui UMKM nya lebih kreatif lagi," katanya. Oleh sebab itu, dalam kegiatan tersebut juga akan diagendakan berbagai kegiatan antara lain dekranasda award, stan pameran, sriwijaya craft dan sewet karya kriya sriwijaya. Juga ada fashion show kain. " Saya minta masing-masing kab/kota dapat menampilkan ke khasan daerahnya masing-masing. Dalam kesempatan itu, dilakukan tanya jawab seputar teknis penyelenggaraan acara serta pengundian nomor urutan penempatan stand masing-masing perwakilan kab/kota untuk acara rakerda dekranasda dan rakon TP PKK Sumsel 2021. Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
Sehat Bersama Lansia, Feby Deru Ajak Para Lansia Senam Bersama
Palembang, sumselprov.go.id Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Selatan Hj Febrita Lustia Herman Deru katakan sehat itu sangat penting dan harus berbuat sesuatu maupun aksi sebagai bentuk kepedulian kepada Lanjut Usia (Lansia) agar para lansia tetap sehat Hal tersebut diutarakannnya sehabis melakukan Senam Bersama Pengurus Lembaga Lanjut Usia Indonesia (LLI) Provinsi Sumatera Selatan serta anggota lansia dan Pembagian Sembako untuk para lansia di halaman Kantor Lembaga Lanjut Usia Indonesia di jalan Kapten Anwar Sastro Selasa, (23/2/2021) "Saya bangga dan merupakan pemandangan luar biasa begitu antusiasnya dan semangatnya para lansia berolahraga" ujarnya Jelasnya, ada dan semua kegiatan maupun aktivitas yang sudah terprogram semuanya terkendala disebakan adanya wabah covid - 19 yang sedang melanda dan sudah kita rasakan satu tahun "Saya minta dalam melakukan aktivitas dan mengajak selalu mematuhi protokol kesehatan yaitu gerakan 5M protokol kesehatan adalah sebagai pelengkap aksi 3M. yaitu Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, serta Membatasi mobilisasi dan interaksi" ajaknya "Saya juga mengajak para ibu dan harus bijak menyikapi medsos terkait pemberitaan tentang covid-19" tutupnya Diakhir acara para lansia menerima bingkisan 110 paket sembako dan Alquran serta mendapat bingkisan karya para lansia pada Ultah Feby Deru pada tanggal 20 Februari Turut hadir Wakil Ketua PK Sumsel Fauziah Mawardi Yahya, Ka. Dinas Sosial Provinsi Sumsel Mirwansyah, SKM., MKM., LLI Sumsel Burhan Abdullah Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
MY Harapkan DPD Pemuda Tani HKTI Sumsel Berperan Meningkatkan Kesejahteraan Petani Sumsel
Palembang, sumselprov.go.id- Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Mawardi Yahya (MY) menghadiri pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Daerah Pemuda Tani Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (DPD Pemuda Tani HKTI) Provinsi Sumsel di Graha Bina Praja Auditorium Pemprov Sumsel, Senin (22/2/2021). Pelantikan tersebut dilakukan langsung oleh Ketua Umum Pemuda Tani HKTI, Rina Sa'adah sedangkan Ketua Umum DPD Pemuda Tani HKTI Sumsel yang baru dilantik dijabat oleh Syahril. Dikesempatan itu, MY berpesan kepada pengurus yang dilantik agar dapat mengajak para pemuda yang ada di Sumsel untuk ikut berperan dalam berbagai kegiatan yang melibatkan petani di wilayah Sumsel. "Kondisi sekarang dengan kebijakan yang digulirkan Presiden RI dalam mensejahterahkan petani sangat lah besar. Kita semua mengharapkan bukan tidak mungkin petani akan semakin bangkit dan sejahtera kedepan. Saya sendiri bisa jadi Wakil Gubernur Sumsel merupakan anak seorang petani, jadi mari kita gerakkan pemuda kita untuk bersemangat," ajaknya. Sementara itu, Ketua Umum DPP Pemuda Tani HKTI, Rina Sa'adah mengatakan melalui pelantikan pengurus Pemudah Tani HKTI Sumsel itu diharapkan dapat menciptakan inovas-inovasi dalam mensejahterakan petani Indonesia khususnya di wilayah Sumsel. "Didalam Pemuda Tani HKTI jiwa pemuda tidak membedakan laki-laki maupun perempuan semuanya sama, apa lagi tujuannya untuk mensejahterahkan petani," ujarnya. Menurut Rina Sa'adah, banyak permasalahan yang dihadapi para petani saat ini diantaranya dengan adanya kondisi lahan pertanian yang dibangun oleh sektor industri kemudian perubahan iklim yang berdampak pada musi tanam dan musim panen bagi para petani. "Saya menaruh harapan besar kepada DPD Pemuda Tani HKTI Sumsel agar dapat menjalankan program-program Pemuda Tani HKTI dalam mendorong peningkatan kesejahteraan petani. Untuk ditingkat pusat, kita juga telah mendorong program pemerintah disektor pertanian," Turut hadir FKPD Provinsi Sumsel dan para kepala OPD dilingkungan Pemprov Sumsel. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.