Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Kepala BPPSDMP Kementan RI Setujui Sumsel Jadi Provinsi Mandiri Benih
Palembang, sumselprov.go.id - Tekad Gubernur Sumsel H.Herman Deru menjadikan Provinsi ini sebagai salah satu provinsi mandiri benih di Indonesia mendapat angin segar. Bagaimana tidak, keinginannya itu langsung direspon positif oleh Kepala Badan Penyuluh Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan RI Prof Ir. Dedi Nursyamsi, M. Agr. Hal itu terungkap saat Gubernur Sumsel menerima kunjungan Kepala Badan Penyuluh Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan RI Prof Ir. Dedi Nursyansi, M. Agr beserta rombongan di ruang tamu Gubernur Sumsel, Selasa (9/3/2021) siang. Menurut Gubernur Herman Deru, sebenarnya sudah sejak lama Ia ingin Sumsel menjadi daerah penghasil benih. Kemandirian itu kata HD akan mempermudah petani dalam memenuhi kebutuhan benih karena mereka tak perlu lagi menunggu tender. Dengan adanya penangkaran benih ini juga diharapkan dapat meningkatkam kesejahteraan para petani. Saat ini dikatakannya dari segi sarana dan prasarana Sumsel sudah sangat siap karena telah memiliki beberapa balai benih yakni benih pasang surut dan balai benih di belitang. Untuk mendukung realisasi mandiri benih tersebut HD pun meminta Kementan memberikan kemudahan termasuk soal sertifikasinya sehingga produksi benih ini nantinya dapat masuk dalam sistem e-katalog. "Tidak ada alasan kita tidak bisa menghasilkan benih sendiri sekarang. Semuanya sudah ada. Makanya kita minta dukungan dari Prof Dedi (Kepala BPPSDMP Kementan RI) mewujudkan ini. Untuk tahap awal ini varietasnya tidak perlu terlalu banyak. Yang diunggulkan saja," ujar HD bersemangat. Untuk mewujudkan percepatan kemandirian itu, dia pun meminta Kementan membantu memberikan transformasi SDM pada tahap awal ini. Pasca mendengarkan penjelasan singkat dari Gubernur Herman Deru, Kepala BPPSDMP Kementan RI Prof Ir. Dedi Nursyansi, M. Agr pun langsung memberikan persetujuannya. Ia sepakat Sumsel menjadi provinsi yang mandiri benih. "Cocok itu, karena pertanian itu awalnya ya dari benih. Karena sarana dan prasarana juga sudah sangat siap artinya ini tinggal action," jelas Prof Dedi. Supaya ini cepat terwujud Iapun mengharapkan Gubernur selaku Kostrawil untuk serius mengarahkan Kostrada dan Kostracam di wilayahnya yakni di 17 kab/kota. "Selanjutnya sama-sama kita bina penangkaran benih ini," tambah Prof Dedi. Selain membahas percepatan Sumsel Menjadi Provinsi Mandiri Benih, dalam kunjungan tersebut Kepala BPPSDMP Kementan RI Prof Ir. Dedi Nursyansi, M. Agr juga memaparkan sejumlah program pusat dalam upaya penguatan SDM pertanian. Dimana seperti mereka pelajaru bahwa dari beberapa hal pemicu peningkatan produksi pertanian seperti sarana dan inovasi serta Peraturan Perundangan baik itu Perpres, Permen, Pergub hingga Perbup yang paling berpengatuh adalah peningkatan SDM. "Makanya saat ini kami memberikan perhatian dalam membangun SDM pertanian di daerah terutama pada pemberdayaan penyuluh dan pemberdayaan petani," jelasnya. Hal ini dilakukan karen telah terbukti bahwa sektor pertanian menjadi sektor paling tangguh saat pandemi dibandingkan sektor lainnya yang justru sebagian besar terpuruk. Untuk itu saat ini pihaknya gencar membangun komando pertanian tingkat kecamatan hingga tingkat kabupaten dan provinsi. "Spirit inilah yang akan kita jaga karena ini luar biasa. Dengan ini kekuatan kita menjadi berlipat-lipat," ujarnya. Turut hadir dalam kunjungan tersebut Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian BPPSDMP Kementerian Pertanian RI Dr. Ir. Leli Nuryati , MSc, Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Provinsi Sumsel Dr. Atekan, SP, MSi, Kepaoa Balai Karantina Pertanian Palembang Ir Hafni Zahara, MSc, Kepala SMK Pertanian Pembangunan Sembawa Ir Mattobi. Serta Kepala Dinas Pertanian Sumsel, Dr. Ir. H. R. Bambang Pramono, M.Si, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sumsel, Ruzwan dan Kabid Produksi Dinas Perkebunan Sumsel Ganda Yuni. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Soft Launching Embung Konservasi KRS, HD Tabur 1000 Benih Ikan
Ogan Ilir, sumselprpov.gp.id - Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru katakan Provinsi Sumatera Selatan memiliki sekitar 1,4 juta Ha kawasan gambut yang tersebar di 10 Kabupaten maka perlu dibutuhkan konservasi yaitu suatu upaya yang dilakukan untuk dapat melestarikan dan melindungi alam. Hal tersebut diutarakannya pada saat acara Soft Launching Embung Konservasi Kebun Raya Sriwijaya dan tabur benih ikan 1000 ekor bertempat di Kebun Raya Sriwijaya (KRS) Desa Bakung Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir, Selasa (9/3/2021) "Disamping sebagai konservasi, tempat maupun lokasi ini sangat indah dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk wisata" ujar HD. Ditambahkannya , ada 100 Ha lahan konservasi KRS yang berfungsi sebagai Pusat penelitian lahan basah, tempat pendidikan /pelatihan/magang, tempat wisata serta konservasi ex Situ sumberdaya hayati dan fauna lahan basah "Terkait karhutla semua berperan dan punya tanggung jawab moral untuk menjaga agar tidak terjadi kebakaran hutan dan bagi pembakar hutan harus diberikan sanksinya sebagai punishment. Kegiatan ini merupakan langkah progresif guna menjaga ekosistem lingkungan agar terjaga hutan dengan alamnya dan alam bersahabat dengan manusia sebagai pengelolanya" imbuh HD HD juga menyebutkan Sumsel tahun 2020 nyaris tanpa ada hot spot (titik api). Bahwa laporan maupun terkait program apapun itu harus bottom up dari bawah ke atas. Diakhir acara HD mengajak menyerukan yel yel. "Kita Harus Jaga Alam dan Alam Jaga kita" Turut Hadir Para Bupati se - Sumsel Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi, Kapolda Sumsel Prof. Dr. Eko Indra Heri, M.M, para Kepala OPD Prov. Sumsel dan Para Kepala OPD Kabupaten Ogan Ilir Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
Antisipasi Karhutla 2021, HD Gelar Apel Kesiapsiagaan Personil dan Peralatan Karhutla,
Ogan Ilir, sumselprov.gp.id - Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru katakan kita patut bersyukur atas karunia yang diberikan Allah SWT / Tuhan Yang Maha Kuasa dimana jika sebelumnya setiap tahun menimpa Indonesia, khususnya Sumsel, saat ini jauh dari asap kebakaran hutan dan lahan (KARHUTLA ). Ia juga memberikan semangat kepada petugas dan pasukan Karhutla yang bertugas agar tetap menciptakan Sumsel Zero ASAP. Hal tersebut diutarakan HD pada saat menjadi Inspektur pada acara Apel Kesiapsiagaan Personil dan Peralatan KARHUTLA tahun 2021 dan dirangkaikan dengan kegiatan Simulasi Pencegahan dan Pemadam KARHUTLA bertempat di Kebun Raya Sriwijaya Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir, Selasa (9/3/2021) "Apel ini juga bertujuan untuk mengecek kesiapan peralatan yang kita miliki kemudian kesiapan dari personel, kesiapan piranti lunak dan lain sebagainya," ujar HD HD apresiasi para semua petugas karhutla dan tetap berharap agar Tahun ini, seperti tahun 2020 di Sumatera Selatan kita tidak mendengar maupun mengalami terjadinya kebakaran lahan serta asap yang menganggu kesehatan "Sesuai arahan Presiden Joko Widodo dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2021 yang digelar di Istana Negara, Jakarta, Senin, 22 Februari 2021 bahwa setiap daerah harus mengantisipasi KARHUTLA " kata HD "Saya himbau dan mengharap kepada semua elemen masyarakat, kepada pimpinan daerah dari bupati, camat hingga kepala desa serta masyarakat di desa agar sama-sama menjaga hutan dan tidak membuat kebakaran " tutupnya Kegiatan ini dilakukan dengan pembacaan komitmen bersama antar perwakilan satgas karhutla. Hadir Para Bupati se - Sumsel Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi, Kapolda Sumsel Prof. Dr. Eko Indra Heri, M.M, para Kepala OPD Prov. Sumsel dan Para Kepala OPD Kabupaten Ogan Ilir Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
Lepas Jenazah Bupati OKU, HD : Almarhum Bukan Hanya Mitra Kerja Tapi Sudah Seperti Saudara
Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumsel H. Herman Deru mengungkapkan rasa duka yang mendalam atas meninggalnya salah satu putra terbaik Sumsel, Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) almarhum Drs. H. Kuryana Azis, Senin (8/3/2021) pagi. Ucapan belasungkawa tersebut disampaikannya saat memimpin upacara pelepasan jenazah almarhum di RS Charitas, untuk selanjutnya dimakamkan di Desa Tanjung Kemala Kabupaten OKU. HD mengatakan, kabar duka ini sangat mengejutkan semua pihak. Mengingat almarhum Kuryana Azis sebelumnya pada tanggal 26 Februari masih dapat mengikuti jalannya pelantikan Bupati hasil Pilkada Tahun 2020 meski secara virtual. " Beliau bukan hanya mitra kerja yang baik tapi sudah seperti saudara bagi Saya. Makanya kita semua benar-benar merasa kehilangan akan sosok almarhum," ujar HD. Atas nama Pemprov Sumsel dan seluruh rekan sejawat, HD pun menyampaikan belasungkawa yang mendalam dan berharap keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Ia pun memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas jasa-jasa almarhum yang telah mengabdikan dirinya untuk bangsa dan daerah. "Saya harap kita semua dapat berlapang dada memaafkan kesalahan almarhum baik selama berkegiatan sehari-hari, berdinas maupun bermasyarakat. Semoga almarhum diberi jalan yang lapang menuju jalan terakhirnya. Dan semoga semua amal baik almarhum diterima oleh Allah SWT," ujar Gubernur HD. Terkait proses pelepasan menggunakan standar Covid 19 kata HD dilakukan sebagai bentuk kewaspadaan. Karena almarhum memang sempat terpapar Covid. Namun saat dinyatakan meninggal, almarhum belum dilakukan pengecekan ulang sehingga masih menunggu proses postmortem (pemeriksaan mayat). Sementara itu mengenai kekosongan kepemimpinan di OKU pasca meninggalnya Bupati OKU serta kasus hukum yang tengah dijalani Wakil Bupati OKU Johan Anuar, HD belum mengeluarkan pernyataan apapun. Turut hadir Para Kepala OPD Prov Sumsel. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Feby Deru Ikuti Rakernas IX TP PKK Tahun 2021
Palembang, sumselprov.go.id- Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Selatan Hj. Febrita Lustia Herman Deru bersama Wakil Ketua III TP PKK Sumsel, Fien Purwadi mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IX PKK tahun 2021 secara virtual dari Griya Agung Palembang, Senin (8/3/2021). Rakernas itu dihadiri Menteri Dalam Negeri, M. Tito Karnavian dilaksanakan di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kantor Kemendagri Jakarta, membahas dan merumuskan rencana induk strategis dan program kerja PKK tahun 2021-2024. Ketua Umum TP PKK Pusat, Tri Tito Carnavian, saat menyampaikan kata sambutannya mengharapkan melalui Rakernas tersebut dapat menghasilkan persepsi dan pemahaman yang sama tentang rencana induk strategis dan program kerja PKK kedepan. "Semua kepengurusan saya harapkan hasil Rakernas ini menuju pada sepuluh program pokok PKK," harapnya. Rencana Induk dan Strategi Gerakan PKK menjabarkan beberapa aspek penting yang meliputi Visi, Misi, Asas, Tujuan, Sasaran, Operasionalisasi sepuluh program pokok PKK, Strategi, Arah Kebijakan, dan Program-Program Prioritas Gerakan PKK. Menurutnya, Aspek-aspek tersebut menjadi acuan bagi tiap TP PKK pusat dan daerah dalam rangka tata kelola Gerakan PKK ke depannya sebagai upaya berpartisipasi dan berkontribusi secara aktif dalam mendukung agenda pembangunan nasional pemerintah. "Sasaran pencapaian program pemerintah perlu terus didorong melalui peran nyata gerakan PKK sebagai gerakan dalam pembangunan yang tumbuh dari oleh dan untuk masyarakat menuju terwujudnya keluarga dan masyarakat yang sejahtera. Untuk itu dalam pelaksanaan program kerja PKK memerlukan kerjasama dan kemitraan dengan berbagai pihak," ungkap Tri Tito Carnavian. Sementara itu, Mendagri Tito Karnavian mengatakan, TP PKK sebagai mitra kerja pemerintah berkewajiban secara konsisten mengiringi, mendukung, dan menjalankan program pemerintah serta menggambarkan tumbuh kembang gerakan PKK dengan dinamika perkembangan pembangunan di Indonesia. Mendagri menilai, Keberhasilan Gerakan PKK dalam upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga telah diakui oleh masyarakat bahkan mendapatkan penghargaan dari lembaga-lembaga internasional. Menurutnya, Gerakan PKK sesungguhnya merupakan modal sosial bagi Indonesia agar memahami serta menyadari potensi yang dimiliki. "PKK sebagai mitra kerja pemerintah memiliki potensi yang sangat luar biasa sekali. Saya pernah menjadi Kapolri, jangkauannya hanya sampai di desa-desa dengan adanya Babinkamtibmas. Kalau PKK jangkauannya sampai kedalam rumah tangga sebuah keluarga," ujarnya Oleh karena itu, Mendagri mengharapkan kader PKK harus terus memiliki motivasi melaksanakan tugas dan fungsi utamanya yaitu berusaha memberdayakan dan mensejahterakan keluarga dalam upaya mewujudkan keluarga sejahtera serta menumbuh kembangkan generasi unggul yang kelak akan menjadi sumber daya manusia yang tangguh, penyandang kepribadian bangsa dan menjadi pemimpin bangsa. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Dengarkan Paparan Bupati MURA-MURATARA, HD : Utamakan Pembangunan Bersifat Super Prioritas
Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumsel H. Herman Deru kembali mendengarkan paparan Bupati/Walikota di Sumsel dalam penggunaan Bantuan Keuangan APBD serta Bantuan Gubernur (Bangub) terkait pembangunan Provinsi Sumsel Kali ini HD menerima Bupati MURATARA H. Devi Suharton dan Bupati Musi Rawas Hj. Ratna Machmud terkait pembangunan infrastruktur Pembangunan Kabupaten MURATARA dan Musi Rawas di Ruang Rapat Gubernur, Senin (8/3/2021) "Dari apa yang dipaparkan kedua Bupati perlu adanya penanganan khusus kepada kedua kabupaten dan harus dibantu yang menjadi kendala utamanya dalam dengan tujuan menurunkan angka kemiskinan. Sangat dibutuhkan pembangunan infrastruktur guna konektivitas antar penduduk. Biaya hidup sangat tinggi, karena jangkauan maupun hubungan terhambat membuat perputaran ekonomi mandeg sehingga biaya hidup mahal" ujar HD Untuk mengatasi jalan akibat kelebihan muatan, HD minta Bupati untuk mengajukan Pergub terkait Over Dimension Over Load atau ODOL, yaitu sebuah kondisi dimana barang dimuat di dalam kendaraan truk pengangkut barang mengalami kelebihan muatan. Terkait usulan BanGub Sumsel di Tahun 2021 untuk Kabupaten MURATARA dan Kabupaten Musi Rawas, HD menginstruksikan tim terkait agar dikelompokkan menjadi dua kategori, pertama super prioritas yang artinya program pembangunan yang mangkrak, kemudian kedua prioritas artinya program pembangunan yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Bupati MURATARA H. Devi Suharton mengusulkan untuk BanGub 2021 diantaranya Pembangunan Jalan dan Jembatan, pembangunan pasar induk, Terminal/rest area, Perpustakaan daerah dan Amnesti Pariwisata Danau Rayo Bupati Musi Rawas, Hj. Ratna Machmud katakan, mengusulkan Angaran BPJS diwilayah Mura untuk mencapai tujuan program universal health coverage (UHC), Percepatan pembangunan infrastuktur pasar dan Pembangunan Rumah Sakit Muara Beliti Turut hadir Para Kepala OPD Prov. Sumsel, Tim Media Dinas Kominfo Prov Sumsel
Sumsel
HD Siapkan 1 Unit Mobil Untuk Juara Umum FASI XI Tingkat Nasional
Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru saat menghadiri Welcome Dinner bersama peserta Rapat Kerja Nasional (Rakornas) Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak - Kanak Al'Quran (LPPTKA) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) sekaligus Peluncuran Logo Festival Anak Shaleh Indonesia (FASI) XI Tingkat Nasional - Sumatera Selatan bertempat di Griya Agung Palembang, Minggu (7/3/2021) malam. "Sebagai tuan rumah pastinya saya merasa bangga karena Sumsel di percaya menjadi tuan rumah Rakornas BKPRMI, mudah-mudahan rakornas yang dilaksanakan selama 2 (dua) hari ini dapat menghasilkan rekomendasi - rekomendasi yang dapat dimanfaatkan bagi kepentingan umat, kemaslahatan umat dan bagi pengurus BKPRMI itu sendiri"ujar HD Dirinya mengaku sudah melihat langsung metode pembelajaran cepat untuk menghafal Al'Quran yang ada di Kabupaten Muara Enim, dan Insya Allah akan menjadi rekomendasi nasional. Metode pembelajaran tersebut selaras dengan program kerjanya dan masuk dalam visi misinya untuk membangun 1 Desa 1 rumah Tahfidz. Terkait dengan pelaksanaan FASI XI Tingkat Nasional akan di laksanakan di Sumatera Selatan pada bulan September 2021 mendatang, HD menyampaikan atas nama pribadi akan memberikan hadiah 1 (satu) unit mobil khusus untuk juara umum. Sementara Ketua BKPRMI Pusat Said Aldi Al Idrus menyampaikan seyogyanya FASI XI akan diadakan di Kalimantan Tengah pada bulan Juli 2020, namun karena Covid- 19 yang belum juga kunjung usai maka pelaksanaan FASI XI akan dilaksanakan di Kota Palembang Prov. Sumsel pada bulan September 2021 mendatang. Dikesempatan tersebut juga HD bersama Said Aldi Al Idrus menyerahkan secara simbolis 3500 paket beras untuk guru ngaji dan 1000 paket belajar (berupa buku iqro, buku panduan mengaji, alat tulis dan tas) untuk para santri. Turut hadir Sekjen DPP BKPRMI, H. Ahmad Rizqon, Direktur Nasional LPPTKA, H. Gunawan HS, Ketua DPRD Banyuasin, Irian Setiawan, SH,.M.Si., Para Ketua DPW BKPRMI dan Dirwil LPPTKA Se Indonesia, Para Ka. OPD Prov. Sumsel. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD : Munculnya Spot Kuliner Baru di Sumsel, Parameter Menggeliatnya Pemulihan Ekonomi
Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumsel H Herman Deru meresmikan Grand Re-Opening Kedai Kopi Uncle Loe di Jalan Merbau 1545 Palembang, Minggu, (7/3/2021). Dalam kesempatan itu, HD ungkapkan rasa bangganya terhadap kreativitas-kreativitas baru yang ada di Sumsel salah satunya yaitu tersedianya spot kuliner termasuk Uncle Loe. "Mudah mudahan para pemilik, Pengurus, pegawai di tempat ini dapat menyesuaikan antara lokasi yang strategis, dengan cita rasa dan keramahannya," ujarnya. Menurut HD, adanya tempat kuliner baru menjadi parameter adanya perbaikan pemulihan ekonomi masyarakat serta mnejadi alternatif keanekaragaman kuliner. Tempat ini juga diharapkan akan menyediakan berbagai jenis kuliner khas Sumsel juga makanan jenis lain yang dikonsumsi kaum milenial. "Jangan lupa berikanlah keramahan yang baik sehingga membuat tamu banyak datang dan tentunya akan banyak makan nantinya. Atas nama masyarakat dan pemerintah bangga atas kemandirian ekonomi, yang dilakukan melalui hal ini, dimana hal tersebut harus dibangun oelh semua pihak,"pungkasnya. Turut hadir Kadis Budpar Sumsel, Aufa Syahrizal, SP , M.Sc., Karo Humas dan Protokol, Rika Efianti, SE, MM. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD : Kukuhkan DPP IKAPTK Sumsel 2021-2026, Inisiasi Pendirian Kampus IPDN di Sumsel
Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumsel H.Herman Deru (HD) mengukuhkan DPP IKAPTK Sumsel Periode 2021 - 2026. Pelantikan dilakukan Ketua Umum DPN IKAPTK Drs Akmal Malik, M.Si., yang juga merupakan Dirjen Otda Kemendagri RI sekaligus Penyematan Pin Astha Brata dari Ketua Umum DPN IKAPTK Drs Akmal Malik, M.Si., kepada Gubernur Sumsel H Herman Deru di Griya Agung Palembang, Minggu (7/3/2021). "Alumni IPDN harus mudah dijangkau, dan jangan menjadi organisasi yang ekslusif, harus multifungsi, saya harapkan alumni IPDN untuk dapat mengisi ruang kosong, terutama didaerah pemekaran mengalami kekurangan pegawai" ujar HD. HD juga menginisiasi pendirian Kampus IPDN di Sumsel, yang di rencanakan akan di bangun di Kota Pagaralam, dengan tujuan untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas Praja IPDN yang akan mengabdi nanti nya di masyarakat. Dikesempatan yang sama Ketum DPN IKAPTK Drs Akmal Malik, M.Si menyampaikan pesan dari Mendagri RI yang memberikan apesiasi kepada Gubernur Sumsel HD beserta jajaran FKPD Sumsel atas keberhasilan Sumsel dalam melaksanakan PILKADA serentak kemarin dan Pelantikan yang sangat bagus sekali, bahkan Sumsel menjadi inspirasi dan pelopor bagi kami dalam Prosesi Pelantikan KDH /WKDH Se Indonesia hasil Pilkada serentak kemarin. "Untuk kedepan DPP IKAPTK Sumsel bisa membantu Bapak Gubernur untuk mempertajam Visi Sumsel Maju Untuk Semua ini bisa lebih baik lagi kedepannya. Juga akan mensukseskan program prioritas Gubernur Sumsel. Dalam sambutan Ketua DPP IKAPTK Sumsel Periode 2021 - 2026 H.Achmad Rizwan, SSTP, MM menyampaikan DPP IKAPTK Sumsel adalah rumah bersama tempat para alumni kepamongprajaan berkarya, berkolaborasi dan berinovasi untuk memberikan manfaat dalam rangka pengabdian serta memberikan kontribusi bagi pembangunan kepada negara khususnya Provinsi Sumsel dalam mewujudkan Visi Sumsel Maju Untuk Semua. Turut hadir Wakil Ketua DPRD Sumsel Muchendi Mahzareki,Sekjen DPN IKAPTK Kuswanto, SSTP, MURP, PhD, Walikota Pagaralam Alpian Maskoni, Para Ka.OPD Prov.Sumsel, Dewan Penasehat IKAPTK Sumsel H.Djazuli Kuris, Rusli Nawi, Para Pengurus DPP IKAPTK Sumsel dan Ketua DPK IKAPTK Kab/Kota Se Sumsel. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.