Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
HD Launching Wakaf Uang Wilayah Sumsel
Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumsel H. Herman Deru (HD) menghadiri pelantikan kepengurusan perwakilan Badan Wakaf Indonesia (BWI) Prov Sumsel dilakukan langsung oleh Ketua Umum BWI Pusat, Prof. Dr. Ir. Mohammad Nuh, DEA., di Graha Bina Praja Prov. Sumsel, Selasa (16/3/2021) Pada kesempatan itu juga, HD melaunching Wakaf Uang untuk wilayah Sumsel yang merupakan program kerja dari BWI Sumsel. Pada sambutannya HD menyampaikan bahwa apa yang telah disampaikan mengenai Wakaf Benda dan Wakaf Uang merupakan pencerahan yang didapatkannya. "Inilah pentingnya literasi dan tentunya harus diawali dengan sosialisasi, untuk itu kita berkewajiban menjadi speaker kepada masyarakat apa itu wakaf dan manfaat wakaf. Agar masyarakat mengerti dan mau memberikan wakafnya", tambah HD. HD pun meyakini bahwa dari semua pengurus yang dilantik hari ini, tentunya mereka telah melalui seleksi niat dalam mengurus BWI Sumsel. Mengingat didalam kepengurusan ini mereka tidak mendapatkan gaji ataupun insentif. HD juga menyampaikan kepada Ketua BWI Sumsel yang baru, H. Deni Priansyah, S.Ag, M.Pd.I, bahwa hal yang perlu dilakukan oleh BWI Sumsel untuk memulai program Wakaf Uang ialah memberikan pemahaman tentang gemar berwakaf yang tanamkan sejak dini kepada para calon pemberi wakaf. Mengakhiri sambutannya HD akan memberikan sebuah mobil untuk mendukung BWI Sumsel dalam mensosialisasikan dan memberikan literasi tentang wakaf dan manfaatnya. Sementara itu Ketua Umum BWI Pusat, Prof. Dr. Ir. Mohammad Nuh, DEA mengatakan bahwa sebelum berjalan lebih jauh dalam kepengurusan dan mengabdi kepada Badan Wakaf Indonesia, mempunyai visi besar yang mendukung pemerintah dalam menghapus angka kemiskinan di Indonesia. "Kekuatan wakaf itu ada dikita, bukan disaya. Untuk itu marilah kita bersama berkomitmen untuk berwakaf dengan tidak berkhianat agar ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi kita semua, seperti menghapuskan kemiskinan di Indonesia", ucapnya. Turut hadir Kakanwil Kemenag Prov. Sumsel, Dr. Drs. H. Mukhlisuddin, SH., MA, Dirut BSB, A Syamsudin, Karo Humas dan Protokol, Rika Efianti, SE, MM, Karo Umum dan Perlengkapan, Sandi Fahlepi, SP, M.Si. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Feby Deru Hadiri Penutupan Rakornas IX PKK Tahun 2021
Palembang, sumselprov.go.id - Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Selatan Hj. Febrita Lustia Herman Deru bersama Wakil Ketua TP PKK Hj Fauziah Mawardi Yahya beserta anggota TP PKK Sumsel, mengikuti acara Penutupan Rakernas IX PKK tahun 2021. Kehadiran PKK Sumsel dalam rangka acara Penyampaian Pandangan Akhir Hasil dan bertempat di Griya Agung secara virtual dari Griya Agung Palembang, Selasa (16/3/2021). Acara penutupan Rapat Koordinasi (Rakornas) IX PKK Tahun 2021 ditutup oleh Dirjen Bina Pemerintahan DesaYusharto Huntoyungo mewakili Ketua Umum TP PKK Pusat, Tri Tito Carnavian Ia mengatakan dalam pencapaian program PKK dan sasaran serta gerakan nyata dibutuhkan sumbangsih pemikiran maupun ide dari TP PKK menuju terwujudnya keluarga dan masyarakat yang sejahtera. "Sangat diharapkan bagi tiap TP PKK pusat dan daerah dalam rangka tata kelola, Gerakan PKK ke depannya sebagai upaya berpartisipasi dan berkontribusi secara aktif dalam mendukung agenda pembangunan nasional pemerintah" ujarnya Turut hadir Sekretaris Pusat PKK Andi Yuli, Ketua Bidang III PKK Pusat Irma Zainal dan anggota TP PKK Sumsel Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
HD Tinjau Vaksinasi Dosis Pertama Bagi Para Anggota dan Pegawai DPRD Sumsel
Palembang, sumselprov.go.id- Usai menghadiri Rapat Paripurna XXVII DPRD Provinsi Sumsel dengan Agenda Perubahan dan Penambahan Program Pembentukan Peraturan Daerah Tahun 2021 bertempat di ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sumsel, Senin (15/3/2021), Gubernur Sumsel H Herman Deru lanjut melihat secara dekat pelaksanaan vaksinasi dosis pertama bagi para Anggota DPRD Provinsi Sumsel, para Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Tenaga Honorer di lingkup Sekretariat DPRD Sumsel. Menurut HD vaksinasi bagi lingkungan Sekretariat DPRD termasuk para Anggota DPRD Sumsel ini penting karena sebagai representasi rakyat. "Alhamdulilah saya dapat menyaksikan secara langsung vaksinasi ini, Kenapa DPRD penting untuk vaksinasi segera? Karena kita sedang giat-giatnya turun, berhadapan dan mendengarkan langsung saran dari masyarakat yang nantinya untuk kita tindak lanjuti," ucap HD. Dia menjelaskan dampak akibat pandemi covid-19 begitu luar biasa diantaranya ada tiga aspek seperti kesehatan, ekonomi dan sosial. Maka itu DPRD sangatlah penting tidak lain untuk bekal mereka ketika turun ke lapangan. Sebagai orang yang pertama kali di vaksinasi di Sumsel ini, Herman Deru menjelaskan bahwa dampak usai di suntik vaksin itu bervariasi ada yang lapar, ada pula yang rileks (ngantuk) serta menurunya emosional. "Artinya kita punya kepercayaan diri usai divaksin untuk terus berkerja. Maka itu jangan takut , jangan syok untuk divaksin karena di vaksin itu membuat kita lebih Percaya Diri," tutup HD. Turut hadir Kadinkes Prov Sumsel Hj. Lesty Nuraini. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD : Pemekaran Wilayah, Salah Satu Cara Percepat Pembangunan
Palembang, sumselprov.go id- Gubernur Sumsel H Herman Deru saat menerima audiensi Presidium Pemekaran Kabupaten Kikim Area di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Senin (15/3/2021). "Dalam upaya pemekaran akan ada persyaratan yang memang harus ditemui. Sebagai Gubernur saya menilai pemekaran sangat mempercepat akselerasi pembangunan karena rentan kendali yang begitu mudah dan dekat," ujar HD. Selain itu, HD menilai bahwa Kikim Area merupakan salah satu wilayah yang sudah sangat terkenal dan menjadi sorotan karena banyaknya putra-putra terbaik yang berasal dari daerah ini. "Yang saya liat bahwa Kikim Area ini ingin melakukan pemekaran karena adanya keinginan pelayanan kepada masyarakat, oleh sebab itu saya tentu mendukung hal ini. Dukungan diberikan dalam bentuk surat yang sudah ditindaklanjuti di kemendagri terkait permintaan untuk mempercepat ini," tuturnya. Selain itu, HD ungkapkan bahwa hal tersebut juga didukung oleh Bupati Lahat karena semata-mata untuk mempercepat pembangunan di daerah. Menurutnya, pembentukan Kabupaten bukan karena ukuran keluasan melainkan karena proporsinya. "Saya tentu mendukung ini karena persyaratan yang ada jua sudah masuk. Mudah-mudahan ini menjadi trend center atas kelegowoan bupatinya bagi lainnya. Saya akan dukung ini dalam proses administrasi yang dibutuhkan," ungkapnya. Sementara itu, Ketua Presidium Pemekaran Kabupaten Kikim Area, Drs H Chozhalin mengtakan bahwa calon daerah pemekaran Kabupaten Kikim Area memiliki luas 1.494 meter persegi, atau 29,18 persen dari Luas Kab Lahat saat ini. Selain itu, saat ini Kikim Area juga telah memiliki 5 kecamatan, dengan jumlah penduduk sekitar 102.160 jiwa. Kikim Area juga memiliki berbagai Sumber Daya Alam (SDA) yang terdiri dari batubara, minyak bumi dan gas bumi. Untuk pengajuan pemekaran Kabupaten Kikim Area sendiri juga telah memenuhi syarat-syarat yang berlaku di undang-undang. "Kami berharap Pak Gubernur mendukung proses rencana pemekaran ini, dan kami juga berterima kasih atas pembangunan infrastruktur yang gencar dilakukan oleh Pak Gubernur termasuk hal ini terasa hingga di Kikim Area. Selanjutnya hal ini kami harapkan akan terus berlanjut," pintanya. Turut hadir Asisten III Bidang Administrasi dan Umum, Prof Edwar Juliartha. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Pemprov Sumsel Tertibkan Bangunan Liar di Tanah Aset Milik Pemprov Yang Tidak Berizin
Palembang, sumselprov.go.id- Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Satpol PP Provinsi Sumsel melakukan penertiban dan pembongkaran warung/gerobak pedagang kaki lima serta bangunan liar yang tidak memiliki izin di seputaran tugu Rotunda Jakabaring, Jalan Gubernur H. A. Bastari Kel 15 Ulu Kecamatan Jakabaring Paolembang, Senin (15/3/2021). Kegiatan ini juga dihadiri oleh pihak BPKAD, Biro Umum, Kejaksaan, Babinsa, dan Kepolisian. Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Keputusan Gubernur Sumsel Nomor: 644/KPTS/SATPOL.PP/2020 tentang pembongkaran bangunan liar, gerobak/warung kaki lima di lahan milik Pemerintah Provinsi Sumsel di Jalan Gubernur H.A Bastari. Pembongkaran sendiri terpaksa dilakukan lantaran yang bersangkutan tidak membongkar sendiri bangunan terkait. Padahal Pemprov Sumsel telah mengeluarkan surat pada tanggal 24 Februari 2020, 28 Februari 2020, 5 Maret 2020 masing-masing nomor 300/934/SAT.POL/2020, 300/1024/SAT.POL/2020, dan 300/1122/SAT.POL/2020. Serta surat peringatan tanggal 30 Maret 2020, 15 April 2020, dan 30 April 2020 masing-masing nomor 300/1474/SAT.POL/2020, 300/1737/SAT.POL/2020, 300/1192/SAT.POL/2020. Sebelum memulai kegiatan ini, dilakukan apel yang dipimpin oleh Gubernur Sumsel H Herman Deru diwakili oleh Kasatpol PP Prov Sumsel, H. Aris Saputra, S. Sos, M.Si. dalam kesempatan itu, Aris mengarahkan staf terkait untuk melakukan kegiatan ini dengan satu komando. "Bekerjalah dengan penuh rasa tanggung jawab sesuai wilayah tanggung jawab kita tidak lebih," ujarnya. Selain itu, kegiatan ini juga dilakukan berdasarkan ketentuan Pasal 41 ayat (1) huruf a Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2017 tentang ketentraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat, setiap orang, aparatur, dan badan hukum dilarang mendirikan bangunan liar, papan reklame dan sejenisnya atau benda lain, menanam tumbuh-tumbuhan di lahat aset milik Pemerintah Provinsi tanpa izin atau persetujuan dari Pemprov. Meskipun terdapat protes dari beberapa warga, namun salah satu warga pemilik gerobak yang tidak menyebutkan namanya mengaku memang sebelumnya warga sudah mendapat pemberitahuan sebelumnya. "Sebelum pembongkaran ini, sudah ada surat pemberitahuan berkali-kali sejak lama, kurang lebih sudah setahunan. Makanya semalam kalau saya sendiri sudah memindahkan gerobak saya," ungkapnya. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD Lepas Tim Jelajah Komoditas Sumatera 2021
Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumsel H. Herman Deru melepas tim jelajah komoditas Sumatera tahun 2021 dalam rangka liputan komoditas perkebunan dan pertambangan di Sumsel yang dilaksanakan oleh Media Bisnis Indonesia di Halaman Kantor Gubernur Sumsel, Senin (15/3/2021). Menurut HD kegiatan ini dimaksudkan tidak hanya menemukan perkembangan komoditas yang sudah ada, namun dapat juga menemukan komoditas baru yang potensial untuk dikembangkan di Sumsel. Bahkan Ia meminta tim, tidak hanya memetakan potensi baru tersebut tapi ikut memberikan sentuhan agar komoditas baru itu menjadi suatu komoditas yang bernilai khusus. Lanjutnya , Pemprov memang membagi zona komoditas di Sumsel meliputi daerah zona pertanian, zona perkebunan dan zona pertambangan. "Khusus komoditas kelapa sawit saat ini memang memerlukan treathment khusus agar mendukung percepatan pemanfaatan energi terbarukan di Sumsel. Salah satu caranya adalah dengan menjaga harga di tingkat petani sehingga mereka tetap bersemangat mengelola lahan dan tidak mengalihfungsikannya" jelas HD. Dengan pelabuhan samudera Tanjung Carat yang sebentar lagi terealisasi diharapkannya semakin memperbesar efisiensi transportasi keluar masuknya komoditas seperti karet, kelapa sawit, kelapa, komoditas pertambangan dan lainnya. "Semoga Jelajah Komoditas Sumsel 2021 ini berjalan baik dan tidak ada hambatan," ujar HD. Sementari itu Direktur Media Nasional Bisnis Indonesia, Hery Trianto mengatakan bahwa Prov Sumsel diprediksi menjadi kontributor pengungkit pertumbuhan ekonomi paling potensial di pulau Sumatera bahkan menjadi harapan masa depan bagi ekonomi nasional. Mengenai penjelajahan yang akan dilakukan di Sumsel lanjut Hery rencananya tim akan bergerak ke Kabupaten Muara Enim, karena kelebihannya memiliki cadangan batubara yang sangat besar mencapai 13 juta kubik dan menjadi salah satu sumber energi utama. Dimana saat ini sedang dibangun mulut tambang dan pengembangan energi tingkat hilir untuk menyiapkan energi yang murah. Turut hadir Para Kepala OPD Prov. Sumsel. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD Apresiasi 7 Propemperda 2021 yang Disetujui DPRD Sumsel
Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pimpinan, Wakil dan Anggota DPRD Sumatera Selatan terkait telah melaksanakan perihal pembahasan lanjutan usulan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) tahun 2021 Apresiasi tersebut diutarakan Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru pada menghadiri Rapat Sidang Paripurna XXVII DPRD Provinisi Sumsel dalam rangka agenda Perubahan dan Penambahan Progran Pembentukan Peraturan Daerah Tahun 2021 bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Prov. Sumsel Senin (15/3/2021) "Dari 9 (sembilan) Propemperda yang diajukan pihak eksekutif, ada tujuh (7) Propemperda tahun 2021 yang disetujui oleh DPRD Sumsel" ujar Gubernur Herman Deru (HD) Jelas HD, melalui surat gubernur nomor 188.342/0362/II/2021tanggal 8 Februari 2021 perihal pembahasan lanjutan usulan Propemperda tahun 2021 pihak eksekutif telah mengajukan 9 rancangan peraturan daerah yang akan dimasukkan ke dalam Propemperda 2021 Rapat dibuka oleh Wakil Ketua DPRD Sumsel Giri Ramanda Nazaputra Kiemas, S.E., M.M. serta dihadiri para wakil dan anggota DPŔD Sumsel, serta peserta rapat lainnya Wakil Ketua DPRD Sumsel katakan melalui Badan Pembentukan Pembentukan Daerah dapat menerima dan menyetujui 7 (tujuh) untuk ditetapkan didalam perubahan dan penambahan program pembentukan peraturan daerah tahun 2021" ujarnya "Adapun Raperda yang disetujui oleh DPRD diantaranya terkait Tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, Raperda Pembentukan BUMD pertambangan minyak, gas dan bumi, Raperda tentang pajak daerah pajak kendaraan, Raperda tentang Lingkungan Hidup Raperda dalam pelaksanaan visi dan misi gubernur dan wagub, Raperda Penyesuian Retribusi" tutupnya Diakhir acara melakukan Penandatangan bersama antara Gubernur Sumsel dengan Wakil DPRD Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) tahun 2021 serta melakukan peninjauan langsung pelaksanaan acara penyuntikan vaksin covid -19 terhadap para anggota DPRD Sumsel Turut hadir Anggota DPRD dan Para Ka. OPD Prov. Sumsel secara fisik dan secara virtual. Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
Sumsel, Starting Awal di Indonesia Verifikasi Penghargaan APE
Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru (HD) menghadiri kegiatan verifikasi lapangan dalam rangka penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) tahun 2020 secara daring dari Sumsel Command Center, Senin (15/3/2021). Pada sambutannya HD menyambut baik kegiatan evaluasi lapangan tersebut diimana Prov Sumsel sendiri telah terbukti tidak lagi mempermasalahkan gender dalam berbagai hal dan bidang. "Untuk perempuannya sendiri kita telah berikan kebebasan dan peluang untuk berkompetisi pada pekerjaan dan jenis profesi apapun. Baik politik, tenaga kesehatan, ASN, dan lain sebagainnya", ungkap HD. "Contohnya senator kita, 4 anggota DPD nya perempuan dan masyarakatpun tidak mempermasalahankan hal tersebut. Apalagi kalau kita bicara tingkat desa, kepala desanya dominan perempuan. Ini merupakan bukti bahwa di Sumsel, kesejahteraan gender dan pemberdayaan perempuan telah dilakukan", tegas HD. "Pendanaan Pemprov Sumsel sekitar 58% yang menempel pada OPD - OPD menjurus kepada strategi Pengarusutamaan Gender (PUG)", ucap HD. Terkait dengan tag line "Sumsel Maju Untuk Semua ", HD menjelaskan bahwa ini merupakan bukti dimana dalam masa kepemimpinannya, ia tidak mengesampingkan perbedaan suku, agama, ras dan budaya serta jenis kelamin dalam membangun daerah. Sementara itu, Staff Ahli Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Bidang Komunikasi Pembangunan, Ratna Susianawati menjelaskan bahwa proses evaluasi lapangan ini dilakukan untuk menjadi barometer penilaian terhadap Pemprov Sumsel dalam memberikan perannya dalam mengahadapi permasalahan kesejahteraan gender di Sumatera Selatan. Ia juga mengatakan bahwa Sumsel merupakan starting awal pihaknya dalam melakukan verifikasi lapangan diseluruh Indonesia. Turut hadir Plt. Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Dr. Ekowati Retnaningsih, SKM., M. Kes, Asisten III Bidang Administrasi & Umum, Prof. Dr. Edward Juliartha, MM, Para Kepala OPD Prov. Sumsel. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD Resmikan Masjid Raudatul Jannah Gandus dan Ma\'had Tahfizul Qur\'an Askar Kauny Sumsel
Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru (HD) meresmikan Masjid Raudatul Jannah dan Ma'had Tahfizul Qur'an Askar Kauny Sumsel di Masjid Raudatul Jannah, Jalan Talang Kepuh, Gandus Palembang, Sabtu (13/3/2021). Peresmian ditandai dengan penandatangan prasasti masjid dan pemotongan tumpeng oleh Gubernur Sumsel H. Herman Deru bersama para ustad dan ustazah serta santri hafidz Qur'an Askar Kauny. Dikesempatan itu HD menyampaikan apresiasi kepada yayasan Askar Kauny yang terus berkiprah di Sumsel seiring dengan program Pemprov Sumsel dalam mewujudkan satu desa/kelurahan satu rumah tahfidz. "Saya bersama wakil Gubernur Sumsel bertekad menjadikan satu desa/kelurahan satu rumah tahfidz. Dari 350 desa/ kelurahan yang ada di Sumsel secara umum keseluruhan sudah terdapat rumah tahfidz bahkan ada yang lebih dari satu rumah tahfidz karena dalam suatu desa/kelurahan pasti selalu ada umat muslimnya. Sebagai umat muslim tentunya penting generasi penerus bangsa yang sholeh dan sholehah, hafiz dan hafizah serta cerdas dalam ilmu dan pengetahuan. "Sebagai muslim penting juga bagi kita memahami arti dari bacaan Al Qur'an yang kita baca sebagai ilmu yang bermanfaat di dunia dan akhirat. Mari kita bersama-sama memuliakan agama kita," ajaknya. Sementara itu, Pembina Yayasan Askar Kauny, Ustad Bobby Heriwibowo mengatakan, Askar kauny terus menebar ilmu berbagi manfaat dengan istiqomah membangun Pesantren Tahfidzhul Qur’an di seluruh Indonesia. Terdapat juga di Kelurahan Gandus, Kecamatan Gandus, Palembang, Askar Kauny akan membuka Pesantren Tahfidzhul Qur’an untuk Yatim-Dhuafa. "Hari ini atas nama yayasan Askar Kauny sangat bersyukur peremian masjid ini dihadiri langsung Gubernur Sumsel H. Herman Deru, Askar Kauny juga telah membangun pesantren diberbagai daerah termasuk di Kota Palembang ini," ungkapnya. Turut hadir para kepala OPD dilingkungan Pemprov Sumsel. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.