Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Feby Deru Apresiasi Layanan GeNose C19 Bandara SMB II Palembang
Palembang, sumselprov.go.id- Usai melakukan penandatanganan kesepakatan bersama dan peresmian Pojok Baca Digital (POCADI) Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Ketua TP PKK Sumsel, Hj Febrita Lustia Herman Deru mengunjungi tempat pelaksanaan GeNose C19 di Bandara SMB II Palembang, Kamis (1/4/2021). Feby mengapresiasi tersedianya GeNose C19 di SMB II. "Kepada para penumpang yang mau berpergian yang belum sempet swab bisa ke SMB II melakukan GeNose C19 yang ternyata keakuratannya 92 persen dengan biayaa murah dan terjangkau yaitu 40 ribu," katanya Dalam kesempatan itu, Feby juga menyapa salah satu pengunjung yang tidak menyebutkan namanya mengaku sangat menyambut baik hadirnya Genose c19 di Sumsel khususnya di Bandara SMB II karena dapat digunakan untuk mengecek covid-19 dengan murah dan mudah. Sementara itu, Eksekutif GM Pimpinan PT Angkasa Pura II, Krat Tomi Arisdianto, mengatakan GeNose C19 telah diberlakukan di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II per tanggal 1 April 2021. GeNoSe C19 merupakan layanan pemeriksaan Covid-19 yang merupakan alat buatan Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk mendeteksi virus corona melalui hembusan napas. "Alhamdulillah per tanggal 1 April 2021 ini SMB II dipercaya pemerintah menjadi salah satu pemberi pelayanan GeNose C19, saat ini kita sediakan 800 GeNose C19 untuk 1 hari, kita targetkan minimal 20 persen dari penumpang menggunakan GeNose C19," katanya. Ia ungkapkan GeNose C19 di SMB II diberlakukan dengan biaya Rp 40 ribu. Selain itu, SMB II juga tetap menyediakan layanan rapid test. Menurutnya, masyarakat bisa memilih apa yang akan digunakan. Dimana GeNose C19 berlaku 1x 24 jam. "Alhamdulillah saat ini juga ibu Gubernur telah berkunjung kesini, terima kasih juga kami ucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah mendukung adanya fasilitas ini di SMB II," katanya. Ia mengingatkan bagi masyarakat yang ingin melakukan GeNose C19 untuk tidak makan makan berbau seperti merokok, minum kopi, atau lainnya. Sebagai informasi, Tahapan melakukan tes covid melalui GeNose C19 dinilai lebih mudah karena hanya melalui tahapan pengambilan nafas. Tahapannya yaitu melakukan pengambilan nafas yang dalam melalui hidung dan dihembuskan melalui mulut sebanyak tiga kali, kemudian Pengambilan nafas pertama dan kedua dihembuskan melalui mulut dengan masker tertutup, dilanjutkan pengambilan nafas ketiga dihembuskan dengan meniup ke dalam kantong udara sampai dengan kondisi kantong udara penuh. Dan setelah kantong udara terisi penuh, segera tekan katup berwarna biru untuk menutup kantong udara. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Feby Deru Resmikan POCADI Bandara SMB II
Palembang, sumselprov.go.id- Ketua TP PKK Prov Sumsel Hj Febrita Lustia Herman Deru meresmikan Pojok Baca Digital (POCADI) Bandara SMB II Palembang, Kamis (1/4/2021). "Kegiatan ini sangat bagus dan bermanfaat, saya bangga akan hal ini, TP PKK juga sedang menggalakkan POCADI di semua tempat di seluruh daerah di Sumsel dari Provinsi hingga desa dan kelurahan," katanya Menurut Feby, POCADI bisa didirikan dimana saja tidak harus di gedung, yang penting setiap pojok baca harus bermanfaat bagi masyarakat terutama anak-anak terutama dalam hal ini bagi penumpang SMB II. "Adanya POCADI di SMB II, dapat menjadikan anak-anak tidak bosan menunggu bila ada keadaan tertentu yang menyebabkan delay dalam penerbangan. Selain itu, dengan membaca, kita dapat mengupdate informasi yang ada selain itu membaca juga dapat meningkatkan daya ingat," ujarnya. POCADI telah dilaksanakan di kab/kota yang ada melalui kerjasama perpustakaan daerah. Feby, katakan POCADI tidak semua tersedia dalam bentuk digital tergantung kesiapan wilayah masing-masing. "Jadi yang penting bagaimana cara membuat POCADI disukai semua kalangan masyarakat. Tidak harus digedung, tapi bisa saja di bawah pohon, teras rumah, atau rumah masyarakat yang mau membantu peningkatan budaya literasi masyarakat," tuturnya. Ditempat yang sama, Ketua Pelaksana sekaligus Kadis Perpustakaan Sumsel, Fitriana, S. Sos, M.Si., mengatakan tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pelayanan perpustakaan dan pengembangan budaya literasi Sumsel dan sikap gemar membaca dengan cara menyiapkan sarana prasarana perpustakaan digital khususnya penggunan Bandara SMB II. Selain itu, juga sebagai bentuk sinergi BUMN, BUMD, dan swasta dengan Pemprov Sumsel dalam rangka meningkatkan indeks literasi masyarakat, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat untuk meningkatakan kegemaran literasi. Sarana prasarana pojok digital disediakan secara digital dan buku cetak. "Kegiatan ini terlaksana atas sinergi Pemprov Sumsel dan dispustaka dan angkasa pura. Angkasa pura menyediakan fasilitas tempat dan internet gratis, kemudian Pemprov sumsel juga menyediajan pojok digital. Pak Gubernur juga memberikan bantuan pojok baca untuk 17 kab/kota sebagai salah satu program unggulan Gubernur HD," katanya Sementara itu, Eksekutif GM Pimpinan PT Angkasa Pura II, Krat Tomi Arisdianto, katakan POCADO adalah cara mengedukasi masyarakat dengan memanfaatkan teknologi komunikasi dan memberika akses informasi bagi penumpang terutama bagi pengguna SMB II dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat Dalam kesempatan itu, secara virtual Ketua Perpustakaan Nasional, turut memberikan apresiasi kepada Gubernur Sumsel H Herman Deru dalam rangka peningkatan budaya literasi masyarakat melalui penempatan pojok baca di ruang publik di SMB II. "Semoga sinergi antar pemeritnah pusat, pemda, BUMn mendorong keberhasioaj peningkatan indeks literasi masyarakat," tutupnya Turut hadir Ketua Komisi V Anggota DPRD Sumsel, Susanto Aziz, Ketua TP PKK Sumsel, Hj Febrita Lustia Herman Deru, dan Para Kepala OPD Prov Sumsel. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
BKKBN Launching PK 21 Serentak se- Indonesia, HD Menjadi Orang Pertama Didata
Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru (HD) yang ditemani Ketua TP PKK Prov. Sumsel, Hj. Febrita Lustia Herman Deru beserta anak dan cucunya menjadi orang pertama yang didata oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Prov. Sumsel sebagai tanda dimulainya Pendataan Keluarga Tahun 2021 (PK 21) di Sumatera Selatan, berlangsung di Griya Agung Palembang, Kamis (1/4/2021). PK 21 juga dilaunching secara serentak diseluruh Indonesia oleh BKKBN. PK 21 ini merupakan program yang dilakukan oleh BKKBN yang menggunakan metode sensus penduduk, akan tetapi kegiatan ini berbeda dengan sensus penduduk yang pernah dilakukan karena PK 21 ini juga melakukan pendataan tentang tingkat pendidikan, tingkat ekonomi bahkan tingkat kebahagiaan dari keluarga Indonesia. Pada kesempatan tersebut HD mengatakan bahwa PK 21 yang diselenggarakan oleh BKKBN secara nasional diseluruh Indonesia tidak hanya sekedar menghitung kuantitas jumlah penduduknya saja, akan tetapi kegiatan ini juga dilakukan untuk menggambarkan tentang kualitas pendidikan serta ekonomi keluarga tersebut. HD juga menjelaskan kenapa dirinya yang menjadi orang pertama yang dilakukan pendataan, hal ini semata - mata hanya untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait program tersebut. "Kenapa kelapa daerah didata yang pertama, ini merupakan cara kita untuk mensosialisasikan kegiatan pendataan ini agar masyarakat mengetahui dan menyiapkan diri menyambut kedatangan dari tim BKKBN", ungkap HD. HD juga menghimbau kepada seluruh keluarga yang ada di sumsel untuk dapat melayani para petugas BKKBN dalam melaksanakan pendataan ini dan menjawab semua pertanyaan secara rinci dan benar. "pendataan ini yang memiliki berbagai pertanyaan yang dapat menggambarkan tentang kesejahteraan keluarga dan nantinya data tersebut dapat mendukung pemerintah baik secara nasional, daerah bahkan tingkat desa untuk mengambil kebijakan dalam mensejahterakan keluarga Indonesia", ucap HD. Selain itu HD berharap kepada semua lapisan pemerintah dari kepala daerah hingga kepala desa agar dapat memberikan panduan kepada petugas BKKBN agar pendataan ini dapat berjalan sukses, baik dan benar. Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Prov. Sumsel, Nopian Andusti, SE, MT mengatakan bahwa pendataan ini akan berlangsung dari tanggal 1 April s/d 31 Mei 2021. Dijelaskannya juga bahwa nantinya tim dari BKKBN sendiri akan turun langsung mendatangi keluarga - keluarga yang ada di Sumsel. "Kami juga akan mendatangi keluarga - keluarga secara langsung, oleh sebab itu kami harap kepala keluarga minimal dapat menunjukan KK dan menyiapkan diri terkait informasi yang akan kami pertanyakan. Kami juga berharap agar kepala keluarga tersebut dapat dengan jujur menjawab semua pertanyaan yang diajukan agar tujuan dari kegiatan ini dapat tercapai", ucapnya. Ia juga menambahkan bahwa Outputnya nanti akan mengeluarkan data serta gambaran tentang kualitas kesejahteraan keluarga, dari tingkat kebahagian, jumlah penghasilan dan dari data tersebut dapat disusun perencanaan dalam mensejahterakan keluarga Indonesia. Turut hadir Ka. Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumsel, H. Achmad Rizwan, S. STP, MM, Karo Humas dan Protokol, Rika Efianti, SE, MM. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Mendagri Respon Positif Inisiasi Herman Deru Bangun Kampus IPDN di Sumsel
Palembang, sumselprov.go.id- Upaya Gubernur Sumsel H.Herman Deru menghadirkan Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Cabang Sumsel kini menemui titik terang. Pasalnya di sela kunjungan kerjanya ke Palembang, Rabu ( 31/03/2021) siang, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, H.M. Tito Karnavian langsung memberikan lampu hijau terkait pendirian kampus tersebut di Bumi Sriwijaya. Respon positif terkait pendirian kampus bergengsi itu dikatakan Tito usai meninjau meninjau gerakan mensukseskan vaksinasi nasional bersama Kemenkes dan Grab Indonesia, di Dinning Hall Komplek Jakabaring Sport City (JSC). Menurut Tito, Ia sudah berkomunikasi langsung dengan Gubernur Sumsel Herman Deru terkait usulannya mendirikan IPDN di Sumsel. Menurutnya hal itu sangat memungkinkan karena IPDN yang ada saat ini untuk Sumatera Bagian Utara adanya di Bukit Tinggi. Sebelumnya usulan serupa juga dilakukan Riau namun masih terkendala. Untuk itu lanjut Tito, Kemendagri sudah meminta kelengkapan dokumen dari Pemprov Sumsel terkait usulan tersebut. Terutama kesiapan tanah yang jelas sebagai syarat terpenting. Tito juga mengakui usulan pendirian Kampus IPDN di Pagaralam oleh Gubernur Herman Deru sangat pas mengingat kondisi Kota Pagaralam yang sangat nyaman. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Vaksinasi Massal Berjalan Tertib, Mendagri Harapkan Jadi Model Di Daerah Lain
Palembang, sumselprov.go.id- Menteri Dalam Negeri RI, Muhammad Tito Karnavian bersama Gubernur Sumsel H Herman Deru meninjau gerakan sukseskan program vaksinasi nasional bersama Kementerian Kesehatan dan Grab Indonesia di Provinsi Sumatera Selatan yang berlangsung di Dining Hall Jakabaring Spot City Palembang, Rabu (31/3/2021). Dalam kesempatan itu, HD ucapkan terima kasih atas kepedulian Mendagri yang telah konsentrasi mengawasi Sumsel agar segera terlepas dari covid-19 dari sejak awal covid-19 merebak hingga dalam pelaksanaan berbagai upaya cegah tangkal covid-19 termasuk dalam proses vaksinasi yang ada di Sumsel. "Dan saat ini adalah puncaknya dari berbagai cara yang telah kita lakukan untuk menanggulangi covid-19 di Sumsel ternyata vaksin menjadi salah satu cara yang benar-benar baik," ujarnya. Untuk itu, HD berharap agar vaksin akan benar-benar tercukupi. HD ungkapkan terima kasih juga kepada setiap pihak yang terlibat untuk mensukseskan vaksinasi di Sumsel. "Mudah-mudahan giat vaksin hari ini juga dapat dilakukan di kab/kota lain di Sumsel," katanya Sementara itu, Mendagri, Tito Karnavian, ungkapkan kehadirannya disini untuk menjalankan perintah Presiden dalam rangka mengawasi percepatan proses vaksinasi di daerah. Proses vaksinasi juga diharapkan dapat didukung oleh semua pihak termasuk pihak swasta seperti grab. "Hari ini kerjasama grab, pemerintah dan pihak kesehatan. Setelah kunjungan ini saya menilai bahwa vaksinasi massal di jakabaring ini flow nya telah terlaksana dengan baik dan telah menerapkan protokol kesehatan dengan baik," ujarnya. Tito katakan, untuk mempercepat proses vaksinasi juga dilakukan secara online mulai dari pendaftaran online, dan screening sehingga prosesnya cepat, baru kemudian hadir ketempat vaksin dan diatur dengan flow yang sangat bagus. "Jakabaring menjadi tempat yang memungkinkan dengan tempat yang luas termasuk tempat parkir memadai, sehingga semua flow bisa dilakukan dengan baik. Saya berharap ini jadi model di daerah-daerah lain di Sumsel maupun di Indonesia," katanya. Tito juga mengingatkan agar setelah di vaksin masyarakat tetap harus disiplin menerapkan protokol kesehatan. Managing Direktur Grab Indonesia, Neneng Goenadi, mengatakan hingga saat ini Grab, telah memberikan vaksin kepada lebih dari 20 ribu penduduk. Dan untuk kegiatan hari ini merupakan pertama di Sumsel tepatnya di Palembang dengan target 4.600 penerima vaksin lansia dan sektor pariwisata selama 3 hari pelaksanaan sejak tanggal 29 Maret 2021. Selain itu, giat ini juga memecahkan rekor dengan pemberian vaksin 1.300 per hari "Terima kasih kepada Pemerintah, khususnya kepada Pemprov Sumsel, Dinkes Provinsi Sumsel, Dinkes Kota Palembang, mari kita semua sama-sama mensukseskan vaksinasi nasional," katanya Turut hadir Ketua DPRD Sumsel, Hj. R.A. Anita Noeringhati S.H., M.H., Kapolda Sumsel, Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S., Walikota Palembang, Harnojoyo, Kadis Kominfo, H Achmad Rizwan, SSTP, MM., Karo Humas dan Protokol, Rika Efianti, SE, MM, Kasatpol PP, H. Aris Saputra, S. Sos, M.Si., Direktur Jakabaring Sport City (JSC), Meina Paloh. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Ketua TP PKK Prov. Sumsel Buka Pelatihan Keterampilan bagi IRT
Palembang, sumselprov.go.id- Ketua TP PKK Prov. Sumsel, Hj. Febrita Lustia Herman Deru beserta anggota lainnya menghadiri dan membuka kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang diselenggarakan oleh Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (LP2M) Universitas Sriwijaya di Masjid Nur Ain Husni Islamic Center, Gandus Palembang, Rabu (31/3/2021). Kegiatan tersebut merupakan pelatihan keterampilan kepada ibu rumah tangga yang ada di desa sungai lacak kecamatan gandus kota palembang dengan tema aplikasi teknologi hasil peternakan dan pembuatan sabun cair untuk meningkatkan pendapatan ibu rumah tangga. Pada sambutannya Ketua TP PKK Prov. Sumsel, Hj. Febrita Lustia Herman Deru mengucapkan permintaan maafnya terhadap panitia penyelenggara dan masyarakat desa karena keterlambatannya hadir dilokasi acara. Dijelaskannya bahwa hal tersebut dikarenakan keharusan dirinya untuk mengikuti kegiatan webinar bersama KemenPPPA. Ia juga menyambut baik akan kegiatan pelatihan yang diselenggarakan, menurutnya kegiatan serupa harus sering dilakukan diberbagai daerah, "karena kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi ibu - ibu untuk menambah pengetahuan bahkan penghasilan mereka", ungkapnya. Ia juga menghimbau kepada warga khususnya ibu - ibu untuk dapat mengikuti kegiatan - kegiatan pelatihan seperti ini. "Karena kegiatan seperti ini akan memberikan kita pengetahuan yang baru yang dapat dimanfaatkan minimal untuk kebutuhan keluarga terlebih dahulu", ucapnya Ia juga menambahkan semoga kedepannya Kecamatan Gandus dapat memiliki hasil produksi yang memiliki ciri khasnya masing - masing pada setiap kelurahannya yang bernilai ekonomi dan dapat dipasarkan. Tak lupa Ketua TP PKK Prov. Sumsel, Hj. Febrita Lustia Herman Deru juga mengedukasi masyarakat terkait vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan dalam berkegiatan agar masyarakat dapat terhindar dari Pandemi Covid-19. "Bapak - bapak dan ibu - ibu tidak usah takut untuk mengikuti vaksinasi, ini merupakan langkah pemerintah dalam mencegah penyebaran virus corona disumsel, untuk itu saya harap bapak dan ibu mau dilakukan vaksinasi dan jangan percaya isu negatif terkait vaksinasi yang beredar dimedsos, itu adalah berita yang belum pasti kebenarannya", himbaunya. Adapun kegiatan pelatihan yang dilakukan ialah cara pembuatan nuget ayam, bakso ayam, telur asin, eco enzym dan sabun cair. Sebelum mengakhiri kunjungannya Feby Deru beserta anggota TP PKK Prov. Sumsel lainnya turut mempraktekan cara pembuatan nuget ayam dan bakso ayam. Turut hadir Camat Gandus Palembang, Riki Fernandi, Ketua TP PKK Kec. Gandus, Dr. Nurin Erlinda, Ketua LP2M UNSRI, Syamsuryadi, P.hd serta Masyarakat Pulokerto. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
MY Hadiri Rapat XXVII DPRD Sumsel dengan Agenda Penyampaian Laporan Pelaksanaan Reses
Palembang, sumselprov.go.id - Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Mawardi Yahya (MY) menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pimpinan dan Anggota DPRD Sumatera Selatan terkait laporan hasil reses kegiatan hasil kunjungan ke daerah pemilihan (Dapil) Hal tersebut disampaikan pada saat menghadiri Rapat Paripurna XXVII DPRD Prov. Sumsel dengan agenda, Penyampaian Hasil Pelaksanaan Kegiatan Reses Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Sumatrra Selatan bertempat di ruang sidang Paripurna DPRD, Rabu (31/3/2021) “Kita mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada Anggota Dewan yang telah melaksanakan reses ke daerah-daerah dan menghimpun aspirasi masyarakat di daerah-daerah,” ujar Wagub MY Rapat dibuka oleh Wakil Ketua DPRD Sumsel Kartika Sandra Desi SH serta dihadiri para wakil dan anggota DPÅ”D Sumsel, serta peserta rapat lainnya. Reses dilaksanakan 22 s.d 29 Maret 2021, Dalam laporan kegiatan reses yang dibacakan oleh juru bicara dapil masing - masing dan laporan boleh langsung diserahkan ke Wagub Sumsel. Seperti Dapil II yang dilaporkan Tamtama Tanjung, Dari aspirasi yang ditampung dengan pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, listrik dan batas wilayah agar ditindak lanjuti oleh Pemprop dan kota Palembang Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumsel mengatakan permasalahan yang ada dan sering ditemui dimasyarakat secara umum dan apa yang menjadi kendala yang dihadapi masyarakat. Secara umum yang menjadi permasalahan adalah sebagai berikut diantaranya soal infrastruktur yang harus dilanjutkan, alat alat pertanian (alsintan) untuk terus dibenahi dan disediakan serta sertifikat tanah atau diadakan PRONA, PKH, sanitasi serta kepedulian UMKM "Serta, program honorer maupun Pegawai Tidak Tetap diangkat menjadi ASN serta lakukan vaksinasi, peningkatan dan perbaikan penanganan covid-19," katanya. Sebagai informasi, ini adalah Reses tahap I tahun 2021 Anggota DPRD Sumsel dan dilakukan kunjungan kepada seluruh 10 Dapil. Harapannya dengan melakukan reses, nantinya masyarakat akan mengajukan usul dan apa-apa saja yang diperlukan. “Reses kan menampung aspirasi masyarakat,” ujarnya. Diakhir acara dilakukan penandatanganan antara Wagub dan Waki Ketua DPRD terkait dengan Agenda Penyampaian Laporan Hasil Pelaksanaan Kegiatan Reses Pimpinan dan Anggota DPRD Prov. Sumsel Turut hadir Anggota DPRD dan Para Kepala OPD Prov. Sumsel secara fisik dan secara virtual. Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
TP PKK Prov. Sumsel Ikuti Webinar KemenPPPA
Palembang, sumselprov.go.id- Ketua TP PKK Prov. Sumsel, Hj. Febrita Lustia Herman Deru didampingi oleh pengurus dan anggota TP PKK Prov. Sumsel lainnya mengikuti kegiatan webinar yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) secara virtual dengan tema perlindungan terhadap anak penyandang disabilitas dimasyarakat dari Griya Agung Palembang, Rabu (31/3/2021). Pada kesempatan tersebut Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak KemenPPPA, Nahar, S.H., M.Si mengatakan bahwa pemerintah dibutuhkan untuk melakukan perlindungan terhadap anak, khususnya anak - anak yang menyandang disabilitas. "Negara, pemerintah kementerian lembaga dan lembaga lainnya mempunyai kewajiban untuk melakukan perlindungan terhadap anak yang berkebutuhan khusus. Karena anak - anak tersebut memiliki persoalan yang kompleks terkait dengan pelanggaran hak - hak mereka", ungkapnya. Selain itu dijelaskannya juga bahwa peran masyarakat sangat dibutuhkan dalam penyelenggaraan perlindungan anak. Adapun tugas masyarakat ialah melaporkan pelanggaran kekerasan terhadap anak, melakukan pemantauan dan pengawasan, menyediakan sarana dan prasarana bagi tumbuh kembang anak, berperan juga dalam menghilangkan pelabelan terhadap anak disabilitas. Disampaikannya juga bahwa dalam melaksanakan perlindungan khusus terhadap anak penyandang disabilitas maka dibentuklah Kelompok Kerja Anak Penyandang Disabilitas terdiri dari Kementerian/Lembaga terkait dan masyarakat. "Harapannya melalui webinar ini kita dapat merumuskan persoalan yang menjadi kendala dalam melaksanakan perlindugan anak dan mendapatkan pencerahan dan solusinya terkait cara dalam melindungi anak - anak penyandang disabilitas", tutupnya. Adapun kerentanan yang bisa terjadi pada anak penyandang disabilitas dimasyarakat ialah mendapatkan stigma negatif akan kondisi yang dimilikinya, dapat menjadi korban pemasungan, menjadi korban bullying dilingkungannya, menjadi korban kekerasan fisik dan dapat dijadikan alat eksploitasi dalam mendapatkan uang. Turut hadir Wakil Ketua TP PKK Prov. Sumsel, Hj. Fauziah Mawardi Yahya. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Peran Pemuda dalam Penyampaian Aspirasi Informasi di Masa Pandemi
Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru yang diwakili Kadis Komunikasi dan Informatika Prov Sumsel H. Achmad Rizwan SSTP, MM dan Kepala Badan Kesbangpol Prov Sumsel Kurniawan, AP, M.Si menghadiri Forum Group Discussion (FGD) dengan tema "Pandemi Covid-19! Mau Dibawa Kemana Aspirasi Kita?" diselenggarakan oleh Kawan Milenial Sumsel bertempat di Swarna Dwipa, Selasa (30/3/2021). FGD dibuka oleh Kapolda Sumsel Irjen. Pol. Prof. Dr. Eko Indra Heri, M.M yang diwakili Direktur Dit Intelkam Polda Sumsel Kombes Pol Ratno Kuncoro SIK yang juga menjadi salah satu narasumber pada kegiatan tersebut. HD melalui Rizwan mengatakan kegiatan seperti ini sangat aspiratif dan sangat bermanfaat guna mengajak anak muda Milenial menjadi penyambung informasi kepada masyarakat "Peranan Pemuda sangat dibutuhkan dalam penyebaran informasi bernfaat dan harus dapat bertindak sebagai Penyampai Aspirasi dalam Penanganan Covid-19" ujarnya Rizwan ungkapkan, kalau kita lihat atau kembali (Flash back) kebelakang diawal pada Maret tahun 2020 yang lalu dimana covid -19 terjadi dan Pemprov Sumsel cepat tanggap dalam pencegahan dan penanganannya karena ini wabah yang mengganggu stabilitas baik ekonomi maupun tatanan sosial "Saat ini, sebagian masyarakat percaya dan ada pro kontra bahkan menjadi provokator dengan keberadaan virus Covid-19 ini, menjadi tugas para pemuda agar seluruh masyarakat mengetahui bahaya pandemi covid - 19 yang dampaknya menjadi kendala bagi aktivitas sehari - hari" imbuhnya. "Salah satu penanganan penanggulangan Covid-19 di Sumsel dan merupakan inisiasi Gubernur Herman Deru adalah menyediakan Rumah Sehat Covid-19 di wisma atlet Jakabaring " tambahnya "Ayo mari bergandeng tangan untuk menangani covid-19 dan Besar harapan kami agar kaum milenial dapat membantu pemerintah dalam menyebarkan informasi positif dn benar serta punya tekad untuk stop menyebarkan berita miring/berita hoax" tutupnya Tim Media Dinas Kominfo Prov Sumsel