Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
TP PKK Sumsel Ikuti Webinar Cerdas Kelola Ekonomi Keluarga di Masa Pandemi Covid-19
Palembang, sumselprov.go.id- Ketua PKK Sumsel, Hj Febrita Lustia Herman Deru didampingi Wakil Ketua TP PKK Sumsel Hj Fauziah Mawardi Yahya menghadiri Webinar dengan tema "Cerdas kelola ekonomi keluarga di masa pandemi covid-19" diselenggarakan oleh Pokja II Tim Penggerak Pusat Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dari Griya Agung Palembang, Rabu (7/4/2021). Dalam kesempatan itu dibahas tentang berbagai dampak pandemi covid-19 bagi perekonomian, salah satunya di bidang koperasi dan UMKM, kemudian dibahas proyeksi dan strategi pengelolaan ekonomi keluarga di masa pandemi covid-19. Selain itu, Sebelum mengikuti webinar, Feby memimpin diskusi bersama Para Ketua TP PKK Se-Sumsel membahas program PKK yang ada di Kab/Kota. Ia berpesan agar PKK Kab/kota dapat Blberbagi tugas dalam menjalankan berbagai program PKK di kab/kota melalui mitra-mitra PKK. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD Segera Perbaiki Jembatan Air Bayau, Empat Lawang
Palembang, sumselprov.go.id- Respon yang luar biasa dari Gubernur Sumsel H Herman Deru untuk segera memperbaiki Jembatan Air Bayau yang ambruk akibat banjir besar yang berada di Desa Muara Danau, Kecamatan Lintang Kanan, Kabupaten Empat Lawang. Akibat ambruknya jembatan tersebut dua akses kecamatan menjadi terputus. "Jembatan ini menghubungkan dua Kecamatan Muara Pinang dan Kecamatan Lintang Kanan. Jembatan ini sangat vital sebagai akses yang menghubungkan dua lokasi namun saat ini terisolir," kata Bupati Empat Lawang, Joncik Muhammad saat beraudiensi dengan Gubernur Sumsel H Herman Deru, Selasa (6/4/2021). Makanya Joncik sengaja bertemu langsung dengan Gubernur Sumsel Herman Deru untuk membicarakan persoalan ini karena jembatan tersebut merupakan aktivitas masyarakat. "Kita tadi bertemu pak Gubernur dan Alhamdulilah beliau meresponnya luar biasa untuk membantu. Yang pertama kami meminjam jembatan bailey (jembatan darurat) kemudian minta pembiayaan melalui skema BanGub untuk membangun kembali jembatan itu dan pak Gubernur sudah merespon," ungkapnya. Dengan begitu, Joncik mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Herman Deru atas perhatiannya dan kepeduliannya kepada masyarakat Kabupaten Empat Lawang. "Terima kasih pak Gubernur sudah merespon baik, pulang dari sini saya sampaikan langsung kepada masyarakat," tutupnya. Sementara itu, Gubernur Herman Deru yang telah mengetahui kabar tersebut tentu sangat merespon agar dibagunkan kembali jembatan tersebut. "Saya merespon, prinsipnya kita bantu, pertanyaanya tahun ini bisa selesai atau tidak. Tapi saya harap tahun ini jembatan itu sudah selesai," katanya. Untuk sementara waktu didalam proses pembangunan kembali Jembatan Air Bayau, HD juga memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Sumsel untuk segera meminjamkan jembatan darurat agar aktivitas masyarakat disana tidak terganggu dan masih tetap berjalan. "Secara kebijakan saya bantu ini, untuk dananya masih dalam perhitungan. Namun sementara kita pinjamkan dulu jembatan darurat agar aktivitas masih berjalan," tutupnya. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Tinjau Vaksinasi PNSB dan FKUB, HD Akan Segera Keluarkan Regulasi PTKM
Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru (HD) meninjau pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 kepada anggota dan pengurus organisasi masyarakat Paguyuban Nusantara Sumatera Selatan Bersatu (PNSB) dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Sumatera Selatan di Klinik Budi Indah Palembang, Selasa (6/4/2021). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam rangka mensukseskan proses vaksinasi di Indonesia khususnya Sumatera Selatan yang dilaksanakan di Klinik Budi Indah Palembang. Dikesempatan itu, HD menyampaikan bahwa vaksinasi ini dilakukan secara bertahap yang dilakukan kepada Paguyuban Nusantara Sumatera Selatan Bersatu (PNSB) dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Sumatera Selatan. "Hari ini kita mulai vaksinasi secara bertahap kepada organisasi Paguyuban dan Forum Kerukunan Agama dengan jumlah peserta sebanyak 453 orang yang berasal dari organisasi tersebut", ungkap HD. HD juga meminta agar Ketua Umum PNSB, H. Syahrial Oesman untuk dapat memanfaatkan kegiatan vaksinasi dengan maksimal dan mengajak semua anggota serta pengurus paguyuban untuk divaksinasi. Selain melakukan Vaksinasi kepada masyarakat secara menyeluruh, HD juga akan segera mengeluarkan regulasi tentang Pengetatan secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PTKM) agar mempercepat terputusnya mata rantai penularan Covid-19 di Sumsel. "Saya juga akan segera mengeluarkan regulasi PTKM yang akan mengatur tempat - tempat yang biasanya ramai dikunjungi masyarakat, seperti rumah makan, cafe, mall dan tempat - tempat lainnya agar penularan Covid-19 di sumsel dapat terselesaikan", ucap HD. "Dan tentunya kami juga akan menyusun peraturan tersebut dengan mempertimbangkan berbagai sektor. Baik dari sektor kesehatan, ekonomi, sosial bahkan budaya agar tidak terjadi kegaduhan ditengah masyarakat", tambah HD. Turut hadir Ka. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sumsel, Kurniawan, Ka. Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, Dra. Lesty Nurainy, Apt, M.Kes, Kasat Pol PP Prov. Sumsel, M. Aris Saputra,S.Sos, M.Si, Karo Humas dan Protokol, Rika Efianti, SE, MM, Pimpinan Klinik Budi Indah Palembang, Dr. Hertanti Indah Lestari. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD : Rakorwasin Keubang 2021, Komitmen Menjaga Akuntabilitas Efektivitas Pembangunan dan Keuangan di Sumsel
Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menghadiri sekaligus membuka Rapat Koordinasi Pengawasan Intern Keuangan dan Pembangunan (Rakorwasin Keubang) Tingkat Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2021 bertema "Pembangunan Sumatera Selatan Berbasis Ekonomi Kerakyatan Menuju Lumbung Pangan Nasional" di Hotel Aryaduta Palembang, Selasa, 6/4/2021) HD mengapresiasi terlaksananya kegiatan ini karena pertama kali dilaksanakan dengan dihadiri oleh berbagai instansi yang terkait. "Pertama kali Rakorwasinkeubang ini dilakukan sebagai langkah teknis untuk mengoptimalkan peran dan fungsi dari jajaran pemerintah untuk menjadikan Sumsel Lumbung Pangan Nasional," ujarnya. HD katakan kegiatan ini akan membahas secara lebih teknis tentang metode pengawasan yang akan dilakukan instansi berwenang serta inspektorat terkait permasalahan-permasalahan yang diungkap secara komprehensif dari hulu ke hilir di Sumsel. "Bidang pertanian tidak dapat dikerjakan secara parsial, karena permasalahan yang ada sangat komplek dari pertanian sampai pembuat regulasi. Pembangunan di bidang pertanian tidak dapat dikerjakan satu instansi saja, harus ada relevansi mulai dari pupuk, infrastruktur, irigasi, saprodi, pasca panen, dan tradingnya," jelasnya. Beberapa poin yang disampaikan oleh HD yaitu agar ada optimalisasi pengawasan penyaluran pemberian pupuk agar benar-benar sampai ke petani tanpa penyimpangan. Selanjutnya perlu ada edukasi tentang proses pemupukan dengan baik kepada petani. Kemudian kesiapan infrastruktur penunjang yang ekonomis dan efisien. Serta dukung peningkatan produktivitas bidang pertanian. Deputi Kepala Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Bidang Pengawasan Instansi Pemerintah Bidang Perekonomian dan Kemaritiman, Salamat Simanulang Ak, MBA, meyakini kebersamaan semua pihak melalui kegiatan ini membuktikan komitmen bersama dan kolaborasi untuk menjaga akuntabilitas dan efektivitas pembangunan dan keuangan khususnya di Sumsel. Penyelesaian masalah-masalah pembangunan dibutuhkan komitmen bersama. Pengawasan perlu dilakukan mulai dari perencanaan daerah. Penguatan dan kolaborasi pengawasan intern didisain untuk melibatkan BPKP, APIP Daerah, dan APH. SDA dan SDM di daerah harus seimbang. SDM harus dipastikan memiliki integritas dengan kejujuran. "Pentingnya rakorwasin di daerah dilakukan untuk pengawalan akuntabilitas keuangan dan pembangunan di daerah. Kami harap sinergi dan kolaborasi antara BPKP, Pemda Sumsel dan APIP di Sumsel tetap terjalin dengan baik," ujarnya. Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah II KPK RI, Yudhiawan Wibisono, katakan kegiatan ini salah satu cara mewujudkan Indonesia yang bebas korupsi sehingga negara akan lebih maju sebagai bangsa berdaulat. SDA berlimpah di Indonesia harus diiringi dengan SDM nya, salah satu yang mendorong hal tersebut maka dibutuhkan integritas yaitu kejujuran. Untuk mencegah berbagai penyimpangan pengelolaan keuangan negara, KPK melakukan berbagai upaya pencegahan dalam berbagai sistem pemerintahan. Turut hadir Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Achmad Syamsudin, Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama, Drs H Sudirman, SH, MH., Bupati dan Walikota se-Sumsel, Para Asisten Pemprov Sumsel, dan Kadis Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura, Dr. Ir. H. r Bambang Pramono, MSi, Kepala BPKP Sumsel, Tri Handoyo, Inspektur Sumsel, Bambang Wirawan, Kadinkes, Dra. Lesty Nurainy Apt.,M.Kes, Karo Humas Protokol, Rika Efianti, SE, MM, Kasatpol PP, H Aris Saputra, S.Sos, MSi. Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
MY Dukung Penerapan FEKDI Menuju Indonesia Era Digital
Palembang, sumselprov.go.id- Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya menghadiri pembukaan Festival Ekonomi dan Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) 2021 diselenggarakan oleh Bank Indonesia di Griya Agung Palembang,, Senin (5/4/2021). Menurutnya digital saat ini begitu penting apalagi di masa pandemi Covid-19, tentu digital ini sebagai salah satu dukungan dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah. "Kita sangat mendukung sekali FEKDI ini demi menuju Indonesia di era digital," kata Wagub Mawardi Yahya saat menghadiri pembukaan FEKDI di secara Virtual Dalam menyukseskan ini lanjut Wagub perlu dukungan dari 17 Kabupaten/Kota di Sumsel sehingga FEKDI ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses. "Sebelumnya sistim digital sudah dilakukan melalui sistim QRIS di setiap Bank-Bank di daerah masing-masing. Kita harap juga FEKDI ini mendapatkan dukungan dari Kabupaten/Kota lainya," tuturnya. Sementara itu, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Sumsel, Hary Widodo mengatakan FEKDI ini salah satu bentuk sinergi BI bersama Kementerian dan Lembaga untuk meningkatkan dan mendorong digitalisasi ekonomi baik tingkat pusat dan daerah. Menurut Hary digital ekonomi ini sudah menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru yang harus di dorong apalagi di tengah pandemi covid-19 saat ini. "Digital ini sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru terurtama di kondisi saat ini mengingat pembatasan kegiatan fisik sehingga sangat relevan. Karena tanpa kita melakukan pertemuan fisik namun kegiatan ekonomi masih tetap berjalan," ungkapnya. Lanjut dia mengatakan Sumsel saat ini masuk dalam 10 besar secara Nasional sebagai provinsi yang maju didalam digital dan ini tentu patut di syukuri "Alhamdulillah Sumsel termasuk Provinsi yang masuk dalam 10 besar yang telah menerapkan digital ekonomi secara nasional dan masuk didalam kategori provinsi yang maju didalam digital," katanya. "Alhamdulilah juga ekonomi kita masih membaik dan optimis ekonomi Sumsel semakin membaik di tahun 2021. Salah satu area yang di dorong digitalisasi ekonomi dan keuangan yaitu UMKM dan mendorong ekonomi dan keuangan syariah. Inilah beberapa hal yang akan menjadi prioritas kita," terang Hary Pihaknya juga mengapresias Pemprov Sumsel bersama 17 Kabupaten/Kota yang begitu kuatnya dan berkomitem untuk mendorong digitaliasi ekonomi dan keuangan daerah. "Tadi BI memberikan apreasi kepada Pemprov Sumsel dan empat Kabupaten dan satu kota yang telah mendorong digitaliasi ekonomi dan keuangan dalam membetuk Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah," ucapnya. Maka itu, Tim ini yang akan bekerja untuk memantau dalam memonitor dan mengimplementasi digitalisasi ekonomi dan keuangan di daerah termasuk bagaimana diantaranya mendorong Elektronifikasi Transaksi Pemerintah (ETP). Dijelaskannya dari ETP itu juga terdapat beberapa manfaat yang diperolah seperti efisien, mengurangi kebocoroan, kemudian meningkatkan transparansi, akuntabilitas didalam pengelolaan keuangan negara ataupun di daerah. "Kita membutuhkan kolaborasi dan dukungan dari Pemprov, Pemkab dan intansi vertikal lainnya sehingga kita dapat menjalankan tugas dari tim percepatan ini yang kedepan kita terus lakukan dan mudah-mudahan disusul dari Kabupaten/Kota lainnya. Sehingga di akhir 2021 telah membentuk tim sehingga harapannya dapat mendukung digitalisasi ekonomi dan keuangan di daerah masing-masing," tutupnya. Sebelumnya, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan telah mendapat dukungan dari semua pihak didalam FEKDI ini. "Kita juga meluncurkan tim percepatan dan operluasan daerah. Serta melakukan langkah-langkah lain mendorong digital banking serta langkah bidang data teknologi yang terus kita lakukan sebagai wujud bersama bagiamana membangun akselarasi digitaliasi ekonomi dan keuangan di Indonesia. "Insya Allah dengan langkah- langkah sinergi yang kuat ini perkembangan digital ekonomi dan keuangan di Indonesia akan semakin kuat," ungkapnya. Lanjutnya Bank Indonesia berkomitmen untuk mendukung upaya - upaya bersama dalam mengakselarasi digitalisasi ekonomi dan keuangan Indonesia. Dimana lanjutnya BI juga meluncurkan meluncurkan pembayaran dengan QRIS atau QR Code Indonesian Standart sehingga sangat bermanfaat sekali apalagi di masa pandemi covid-19. Ini juga menjadi salah satu dukungan dalam pergerakan ekonomi di Indonesia. "Alhamdulilah QR Indonesia standart dimasa pandemi ini dengan terbatasnya mobilitas manusia dapat mendorong akselarasi ekonomi dan keuangan," tutupnya. Turut hadir Kepala Perwakilan Bank Indonesia ( BI) Sumatera Selatan (Sumsel) Hari Widodo, Walikota Palembang, Harnojoyo, Direktur Bank Sumsel Babel Achmad Syamsudin, Kepala BPKAD Sumsel, Akhmad Mukhlis, SE, MSi, Kepala Bapenda, Dra Neng Muhaiba, MM. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Kukuhkan APRI Sumsel, HD Dinobatkan Jadi Bapak Penghulu Indonesia
Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru (HD) mengkukuhkan dan membuka rapat kerja Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Provinisi Sumatera Selatan di Graha Bina Praja Pemprov Sumsel, Senin (5/4/2021). HD pada sambutannya menceritakan bahwa pada masa ia menjabat sebagai bupati, ia melihat banyak sekali kendala yang dialami masyarakat dalam menikahkan anak - anak mereka, hal tersebut berkaitan dengan kebijakan pemerintah dalam menghapuskan peran Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) dipemerintahan. Terkait hal tersebut, HD yang menjabat sebagi Bupati pada masa itu mengambil kebijakan dengan membentuk Petugas Penghubung Urusan Keagamaan Desa (P2UKD) sebagai solusi masyarakat dan pemerintah dalam berurusan yang berkaitan dengan agama, termasuk pernikahan. HD juga mengatakan dengan dikukuhkannya APRI di Sumsel, ia berharap agar kerukunan antar agama dapat tercipta. "Semoga dengan adanya APRI, kerukunan dapat tercipta dan koordinasi antar agama dapat berjalan dengan baik di Indonesia, khususnya Sumatera Selatan", ujar HD. Melalui APRI juga HD berharap semoga kedepannya APRI dapat mengeluarkan kebijakan - kebijakan yang mendukung pemerintah dalam melaksanakan pembangunan non fisik dengan membentuk dan membangun pribadi masyarakat yang baik serta menerapkan kebudayaan dan melestarikan kearifan lokal yang dimiliki. HD juga memberikan bantuan kepada APRI berupa gedung dan mobil operasional agar APRI dapat menjalankan tugasnya dengan baik. "Saya intruksikan Kesbangpol dan biro perlengkapan dan umum untuk memberi fasilitas kepada APRI berupa gedung dan mobil operasional ini bersifat wajib, jika memungkinkan kita juga akan memberikan motor kepada penghulu yang ada di Sumsel", ungkap HD. Terkait dengan P2UKD, HD meminta APRI Prov. Sumsel untuk dapat memberikan pembinaan kepada mereka agar dapat selalu update terkait dengan peraturan terbaru yang dikeluarkan oleh pemerintah. Sementara itu Ketua Umum Pengurus Pusat APRI, H. Madari mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh HD karena dari 27 Provinsi yang telah melakukan pengukuhan hanya di Sumsel semua biaya dan perlengkapan disediakan oleh Pemerintah Provinsi. Pada kesempatan itu pula H. Madari mengangkat HD sebagai Bapak Penghulu Indonesia. Terkait P2UKD, ia mengatakan ini merupakan satu - satunya yang pertama di Indonesia dimana peran pelayanan kementerian agama dapat terbantukan oleh kebijakan gubernur tersebut. "Karena mereka sangat membantu kami dalam menjalankan tugas kami sebagai penghulu untuk menikahkan masyarakat yang jaraknya tidak terjangkau oleh penghulu. Dengan adanya P2UKD ini, kami sangat terbantukan", ungkapnya. Turut hadir Kakanwil Kemenag Prov. Sumsel, Dr. Drs. H. Mukhlisuddin, SH., MA, Ketua APRI Prov. Sumsel, Drs. H. Anwar, M. HI, Staf Ahli Gubernur Bid. Kemasyarakatan dan SDM Drs. Nelson Firdaus., M.M, Ka. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sumsel, Kurniawan, Karo Kesejahteraan Rakyat, Drs. H. Abdul Hamid, M.Si, Karo Umum dan Perlengkapan, Sandi Fahlepi, SP, M.Si. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD dan MenTan Olahraga Bersama, Sekaligus Melihat Kesiapan Sumsel Sebagai Tuan Rumah Piala Dunia FIFA U21 Tahun 2023
Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru bersama Menteri Pertanian RI, Dr. H. Syahrul Yasin Limpo melaksanakan olahraga bersama di komplek Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Minggu (4/4/2021). Setelah selesai melakukan jalan santai mengelilingi stadion utama JSC, dilanjutkan dengan meninjau Stadion Utama JSC yang sedang direnovasi. HD bersama H. Syahrul Yasin Limpo melanjutkan olahraga bersamanya dengan melakukan beberapa kali tendangan passing ball ditengah lapangan tersebut. Pada kesempatan itu Menteri Pertanian RI, Dr. H. Syahrul Yasin Limpo mengatakan bahwa kegiatan olahraga bersama ini dilakukan hanya semata - mata untuk menjaga kebugaran tubuh. "Obat itu mahal, sehat itu mahal, yang harus kita lakukan adalah berolahraga agar kebugaran tubuh tetap terjaga dan diri kita tehindar dari penyakit", ungkapnya. Ditambahkan juga oleh HD selain berolahraga untuk menjaga kesehatan tubuh, berolahraga bersama ini juga akan menjalin hubungan silahturahmi, "Utamanya silahturahmi bersama masyarakat", tambah HD. Selain itu Menteri Pertanian RI, Dr. H. Syahrul Yasin Limpo juga mengapresiasi atas budaya masyarakat Sumsel yang suka tolong menolong dan bergotong royong. Turut hadir Ka. Dinas Pemuda dan Olahraga, Drs. Akhmad Yusuf., M.Si, Ka. Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumsel, H. Achmad Rizwan, S. STP, MM, Kasat Pol PP Prov. Sumsel, M. Aris Saputra,S.Sos, M.Si, Karo Humas dan Protokol, Rika Efianti, SE, MM. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD Resmikan Jembatan Cungking, Warga Desa Karang Kemiri Lega Akses Desa Kembali Lancar
OKU Timur, sumselprov.go.id- Gubernur Sumsel H Herman Deru bersama Menteri Pertanian RI H Syahrul Yasin Limpo dan Bupati OKU Timur H. Lanosin Hamzah meresmikan Jembatan Cungking, Desa Karang Kemiri, Kecamatan Belitang, Kabupaten OKU Timur, Sabtu (3/4/2021). Jembatan ini sebagai realisasi program pemerataan infrastruktur di Kabupaten/Kota di Sumsel. Jembatan Cungking merupakan akses utama warga desa. Sebelum jembatan ini dibangun, ada jembatan namun roboh sejak 1 tahun lalu. Masyarakat kemudian bergotong royong membuat jembatan dan dinamakan jembatan cinta. Namun Jembatan hasil gotong-royong tersebut hanya bertahan satu tahun saja dan sudah tidak layak dilewati lagi lantaran dibuat dari bahan seadanya.. Disaat yang sama, HD juga menjelaskan jika Sumsel memiliki beberapa komoditas Andalan yang telah di ekspor. Diantaranya karet, sawit, kopi. Selama ini ekspor dilakukan melalui Lampung, untuk itu Pemprov Sumsel terus mendorong percepatan pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat. Agar ekspor dilakukan langsung melalui Sumsel. Menteri Pertanian RI H Syahrul Yasin Limpo mendukung Beras Sumsel untuk diekspor. Untuk saat ini akan di persiapkan kualitas berasnya. Turut hadir Anggota DPR RI Hj Percha Leanpuri, Plh. Bupati OKU Edward Chandra, Direktur Operasional BSB Oktiandi, Anggota DPRD Prov Sumsel Sri Sutandi , FKPD dan Para Kepala OPD Kab OKU Timur, Para Kepala OPD Prov Sumsel. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
MY Hadiri Pembukaan Muswil IX Partai Persatuan Pembangunan
Palembang, sumselprov.go.id - Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Mawardi Yahya katakan ada kenangan yang indah bersama Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dimana kita mengetahui Partai ini sangat punya perjalanan sudah begitu panjang pasang surut tapi tetap eksis keberadaan Partai PPP di dunia perpolitikan Hal tersebut diutarakan saat menghadiri Pembukaan Musyawrah Wilayah IX Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Sumatera Selatan bersama dengan motto "Merawat Persatuan Dengan Pembangunan" bertempat di Hotel Aston Palembang, Sabtu (3/4/2021) "Kehadiran kami Pemprov Sumsel disini merupakan selaku pembina parpol di Sumsel peduli akan kegiatan ini" ujar Wakil Gubernur Mawardi Yahya (MY) Jelas Wagub, PPP punya peran serta untuk membangun bersama Pemprov Sumsel sesuai dengan motto tersebut karena disini sebagian besar merupakan terdiri dari orang - orang yang hebat dan terbaik, baik di kepengurusan struktur partai maupun di legislator. "Saya apresiasi kemitraan dengan PPP baik secara personal maupun organisasi, kita berhubungan baik. Kader PPP secara jujur saya mengakui punya kontribusi tinggi" imbuhnya Lanjut Mawardi Yahya, kita akui dan terasa bahwa kader - kadernya demokratis yang bersifat kontstruktif baik eksternal dan internal, ini merupakan ciri kedewasaan dalam berpolitik Indonesia mendapat itu dan diterima masyarkat. "Mari ikuti Muswil PPP ini dengan penuh keakraban musyawarah agar mendapatkan mufakat dan bermanfaat" tutupnya Wakil Ketua Umum DPP PPP,. Ermalena M.H.S, katakan Agenda Muswil adalah menilai pertanggungjawaban DPW PPP Sumsel periode lima tahun sebelumnya , penyusunan program kerja dan penyusunan rekomendasi kepada pemerintah "Musyawarah Wilayah (Muswil) IX DPW PPP Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang di gelar tanggal 3 hingga 4 April 2021" ujarnya Turut hadir Hadir . H.Askolani Jasi, S.H., M.H. Wakil Bupati Banyuasin H.Slamet Somosentono, SH, Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar, S.H., Ketua DPW PPP Sumsel H. Agus Sutikno, SE, MM, MBA, Plh Asisten I Bidang Pemerintahan & Kesejahteraan Rakyat Dr. Drs. H. Akhmad Najib, SH, M.Hum, Ka. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sumsel Kurniawan, AP, M.Si, Ketua dan Sekretaris DPC PPP Se-Sumsel, ditambah Fraksi DPRD Se-Sumsel. Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel