Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
MY Dukung Upaya Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat di Sumsel
Palembang, sumselprov.go.id- Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya membuka talkshow peningkatan Indeks Literasi Masyarakat oleh Perpustakaan Nasional RI sekaligus Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Perpustakaan Nasional RI dengan Pemprov Sumsel dan Perguruan Tinggi se Sumatera Selatan di Griya Agung Palembang, Kamis (8/4/2021). Mawardi mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini dalam rangka upaya pengembangan indeks literasi di Sumsel. "Ini tugas berat kita bersama dalam menumbuh kembangkan semangat membaca masyarakat Sumsel. Karena pengalaman tidak hanya bisa kita dapatkan secara langsung namun bisa didapatkan melalui membaca," ujarnya. HD katakan Pemprov Sumsel kedepannya akan menghimbau kelembagaan dan OPD di Kab/Kota di Sumsel agar menyiapkan fasilitas literasi berupa buku-buku, atau peninggalan-peninggalan lainnya yang dapat menjadi sumber informasi-informasi umum dan ilmu pengetahuan yang tidak didapatkan di bangku sekolah. "Sebuah indeks yaitu sampai kemana agar masyarakat mau membaca khususnya di Sumsel. Ini tantangan bagi kita semua. Untuk menumbuhkan minat baca, maka dibutuhkan tersedianya fasilitas yang memadai. Ini perlu didukung oleh semua pihak," ujarnya. MY berharap terlaksananya kegiatan ini dengan menghadirkan narasumber-narasumber berkompeten di bidangnya akan menumbuhjan kesadaran bagi masyarakat maupun kepala daerah tentang pentingnya pengembangan indeks literasi melalui perpustakaan. Ditempat yang sama, Kadis Perpustakaan Prov Sumsel, Fitriana, S. Sos, M.Si., katakan kegiatan ini bertujuan untuk menggiatkan literasi pada semua sektor masyarakat, meningkatkan pentingnya perpustakaan, serta mengapresiasi insan komunitas masyarakat dan pemerhati gerakan gemar membaca dan literasi. "Peningkatan literasi membutuhkan keseriusan dalam pencapaian dan pengembangan literasi sebagai kunci terbangunnya SDM berkualitas. Maka dibutuhkan penguatan peningkatakan indeks literasi melalui kebijakan-kebijakan ke arah penguatan Sumber Daya kelembagaan dan perpustaakan," ungkapnya. Pemprov Sumsel telah melakukan erbagai upaya telah dilakukan peluasan terhadap layanan literasi di daerah perbatasan dan pelayanan ruang publik. Dispustaka Sumsel juga menyediakan pojok-pojok baca di stasiun, kantor pemerintah, dan perpustakaan keliling ke rumah-rumah panti asuhan, dan kerjasama penyediaan mobil perpustakaan keliling. Dan melaksanakan berbagai kegiatan literasi perpustakaan di Sumsel. Upaya-upaya ini membutuhkan dukungan semua pihak. Kegiatan ini diikuti oleh 200 orang secara langsung, dan secara virtual 5000 orang. Penandatangan MoU dalam kegiatan ini diikuti oleh perwakilan 28 PTN dan PTS di Sumsel. Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini, Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan, Perpustakaan Nasional RI, Drs. Deni Kurniadi, M.Hum., Ketua DPRD Sumsel, Hj. R.A. Anita Noeringhati, SH, MH, Duta Literasi Sumsel, Hj Percha Leanpuri, B. Bus, M.B.A., dan rektor Unsri, Prof Dr Ir H Anis Saggaf, MSCEZ. Turut hadir Ketua TP PKK Sumsel, Hj Feby Lustia Herman Deru, dan Kadis Perpustakaan se-Sumsel. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Buka Try Out Akbar 2021, HD : Jadilah Generasi Cerdas Berprestasi
Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru katakan generasi muda haruslah banyak mengikuti kegiatan positif dan menjadi generasi yang cerdas dan berprestasi agar siap menjadi generasi penerus yang bermanfaat dan memajukan Indonesia. Hal tersebut diutarakan pada saat acara Pembukaan Try Out Akbar 2021 Sumatera Ekspres Group (SEG) diselenggarakan oleh Sumatera Ekspres Group bersama Palembang Pos bertempat di Auditorium Graha Bina Praja, Kamis (8/4/2021) "Kepada siswa, harus disesuaikan dengan kemampuan dan ekspektasi yang tidak terlalu tinggi agar dapat menembus UMPTN akan berhasil dan sukses" ujar Gubernur Herman Deru (HD) HD ucapkan terima kasih kepada pihak pihak yang telah berbuat terselenggaranya kegiatan ini seperti Sumatera Ekspres, Palpos, Jawa Group, Ganeshadan ada sekitar 3900 perseta seluruh Sumsel yang dilaksanakan secara offline dan online "Kita semua harus punya tanggung jawab Peduli Masa Depan Generasi Penerus Untuk Mencapai Cita -Cita" ujar Gubernur Herman Deru (HD) HD katakan yang penting ada kemauan maupun niat dalam berbuat dalam membentuk kepedulian terhadap siswa dan apa pun itu yang jelas bermanfaat bagi kehidupan banyak "Ada institusi yang kebingungan guna menyalurkan ide brilian dan ini merupakan ide yang harus kita akomodir guna manfaat tutorial bagi siswa" jelas HD Lanjut HD, kita terkadang bingung Kita tercengang ada yang pintar berprestasi, displin tapi tidak masuk UMPTN. Maka perlu try out agar tidak kaget dan gamang dalam menghadapi ujian masuk Universitas PTN "Kepada siswa ini try out, KBM sudah canggih, ini adalah panduan maupun tutorial bagi siswa" Turut hadir Asisten III Bidang Administrasi dan Umum Prof. Edwar Juliartha, Kadisdik Prov. Sumsel, Drs. H. Riza Fahlevi, MM, Ka. Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumsel H. Achmad Rizwan, S. STP, MM, Karo Humas dan Protokol Rika Efianti, SE. M.M serta dihadiri General Manager Sumatera Ekspres, Hj Nurseri Marwah, GM Palembang Pos Dian Fauzen Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
HD Ajak Semua Mitra Peduli UMKM
Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru mengajak semua mitra harus ada kepedulian maupun sumbangsih dalam hal permodalan, keterampilan serta utamanya pemasaran butuh bimbingan guna meningkatkan perkonomian dan investasi di Sumatera Selatan Hal tersebut diutarakan pada saat membuka Workshop Kemitraan dan Penandatanganan Surat Kesepakatan Kemitraan Usaha antara PMA/ PMDN dengan UMKM/ Koperasi bertempat di The Alts Palembang, Kamis (8/4/2021) "Kehadiran saya sangat bermakna karena kegiatan ini merupakan sesuatu bentuk kepedulian pemimpin daerah kepada UMKM/IKM guna meningkatkan taraf hidup masyarakat" ujar HD Jelasnya, dalam bermitra harus Ada Kesepakatan bersama dan punya tekad untuk saling menguntungkan serta kemauan teguh untuk mengembangkan usaha maupun keinginan berhasil dalam usaha. Dimana untuk bermitra itu biasanya melalui dan CSR maupun Bank Himbara. "Dalam menjalankan usaha harus ada frame maupun skala apa yang dilakukan. Butuh mode maupun skema adanya regulasi maupun payung hukum saling menguntungkan. Kita tidak hanya memanfaatkan situasi.Tidak hanya seromonial harus ada action. Harus ada niat maupun goal" tegas HD. Lanjutnya, Mitra harus juga membimbing para mitra agar mengerti bahwa ada Tiga faktor modal, ketrampilan dan pemasaran. Dan dalam berusaha juga harus ada ada khas khusus, artinya ada produk unggulan setiap daerah "Harus disesuaikan dengan bakat artinya harus ada interview dari awal. Dikesempatan ini saya juga berpesan CSR harus diatur dari bawah ke atas (Botom Up)" tutupnya Kadis DPMPTSP Prov Sumsel mengatakan kegiatan ini memiliki tema Melalui Kemitraan PMA/ PMDN dengan UMKM kita tingkatkan Investasi di Sumatera Selatan Hadir sebagai Narasumber Yos Harmen (BKPM RI) , Prof Dr. Maya Panorama, Guru Besar Raden Patah UIN Palembang, Dicky Poewadi, Direktur Pesona Palembang. Turut hadir Para Kepala OPD Prov Sumsel serta Para UMKM/IKM Kabupaten/Kota Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
HD Menerima Tim Formatur Pembentukan Masyarakat Kelistrikan Indonesia
Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru harapkan agar keberadaan Masyarakat Kelistrikan Indonesia (MKI) Sumsel terus dan tetap serta selalu lebih profesional dalam hal bekerja demi kepentingan masyarakat terutama dalam pekerjaan terkait kelistrikan Hal tersebut diutarakan pada saat menerima Tim Formatur Masyarakat Kelistrikan Indonesia (MKI) Muhammad Abu Bakar Sidik beserta jajaran dalam rangka Silaturahmi sehubungan dengan akan mengadakan Musda MKI bertempat di Ruang Tamu Gubernur (7/4/2021) "Saya harapkan organisasi Independen non partisan bergerak di bidang kelistrikan didirikan dengan dilandasi oleh semangat untuk menumbuhkan membangun dengan profesi yang dimiliki" harapnya Jelas HD, semua masyarakat maupun organisasi dapat mengajukan apa yang akan dibentuk dan apa tujuannya. Yang jelas bertujuan bermuara membangun Sumsel Maju Untuk Semua dengan tujuan kesejahteraaan masyarakat "Saya akan hadir dalam acara Musda yang akan digelar pada tanggal 10 April ini. Dan silahkan jadwal acaranya disesuaikan" tutupnya Turut hadir Para Kepala OPD Prov. Sumsel Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
MY Terima Audiensi IDPT Sumsel, BahasĀ Penobatan Duta Pertanian Sumsel
Palembang, sumselprov.go.id- Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Mawardi Yahya (MY) menerima audiensi Ikatan Duta Pertanian Sumatera Selatan (IDPT Sumsel) dalam rangka pelaksanaan pemilihan duta pertanian Sumatera Selatan di Ruang Kerja Wakil Gubernur Sumsel, Rabu (7/4/2021). Dijelaskan oleh Ketua IDPT Sumsel, Gusti bahwa kegiatan tersebut akan dilakukan pada tanggal 17 Juni 2021 dan Pesertanya berasal dari 17 kab/kota. Menanggapi hal tersebut, MY mengatakan bahwa pada prinsipnya Pemprov. Sumsel akan mendukung kegiatan tersebut agar dapat terlaksana dan berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan. MY juga menambahkan bahwa kagiatan seperti ini penting untuk dilakukan guna merubah mindset (pola pikir) masyarakat Sumsel , khususnya para pemuda dan pemudi untuk mau bertani dan tidak malu akan profesi tersebut. "Kegiatan ini penting dilakukan untuk mengenalkan kepada masyarakat tentang pertanian, khususnya para kaum milenial agar dapat merubah mindset mereka tentang profesi petani dan mau melakukannya. Peran keluarga juga merupakan titik awal dalam merubah mindset ini. Agar anak - anak kita tidak malu berprofesi petani", ungkap MY. MY juga menyarankan dalam menetapkan duta tani harus dilakukan penilaian secara kompetitif dari output yang pernah dihasilkan. "Jangan sampai kegiatan seperti ini berakhir pada acara ceremonialnya saja. Duta tani harus tau tentang pertanian, akan lebih baik lagi jika mereka adalah pelaku pertanian itu sendiri" tegas MY. Terkait dengan pembudidayaan ikan yang direncanakan oleh IDPT Sumsel, MY mengatakan bahwa hal tersebut harus dilakukan dengan perencanaan yang matang mengingat budidaya ikan akan memakan biaya untuk pangannya. "Dalam membudidayakan ikan kita harus memberinya makan, tentunya hal ini akan menambah biaya modal. saya pikir ini harus dilakukan dengan memiliki perencanaan yang matang atau jika mungkin adik - adik dapat berinovasi memanfaatkan tanaman atau sejenisnya sehingga kita tidak lagi mengeluarkan biaya untuk makanannya", saran MY. Dalam mendukung IDPT Sumsel untuk melakukan penelitian dan pengembangan terkait dengan pertanian, MY menyampaikan bahwa hal tersebut dapat dilakukan dengan memanfaatkan fasilitas milik pemerintah seperti Sciene Techno Park yang ada di Kab. Ogan Ilir. "Kita juga harus melakukan penelitian serta menyesuaikan pengembangan pertanian dengan keadaan dan kondisi iklim yang ada disumsel, sehingga kita dapat menentukan jenis tanaman dan tumbuhan seperti apa yang cocok untuk ditanam", tutup MY. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD Tinjau Operasi Katarak Gratis Program CSR Bank Sumsel Babel
Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru (HD) menghadiri kegiatan bakti sosial Bank Sumsel Babel dalam rangka pelaksanaan operasi katarak secara gratis kepada warga sumsel di Rumah Sakit Khusus Mata Provinsi Sumsel, Rabu (7/4/2021). Operasi tersebut diberikan kepada 60 orang warga sumsel yang pelaksanaannya dibagi menjadi 2 tahap oleh Rumah Sakit Khusus Mata Sumsel, pada tanggal 7 April 2021 sebanyak 25 orang dan dilanjutkan pada tanggal 8 April 2021 sebanyak 35 orang. Pada kesempatan itu, HD mengatakan operasi katarak secara gratis merupakan kegiatan yang dilaksanakan oleh Bank Sumsel Babel yang bekerjasama dengan RS Khusus Mata Prov. Sumsel untuk membantu masyarakat sumsel agar dapat kembali menggunakan penglihatannya. "Saya pikir organ tubuh yang paling banyak penyakitnya adalah mata, salah satunya ialah Katarak. Hari ini (Rabu, 7/4) kita melaksanakan operasi katarak secara gratis yang dilakukan Bank Sumsel Babel yang bekerja sama dengan RS Khusus Mata Prov. Sumsel. Tentunya hal ini akan membantu mereka yang memiliki penyakit katarak untuk dapat kembali menggunakan penglihatannya", ungkap HD. HD juga meminta agar dalam menentukan peserta operasi katarak selanjutnya, usia produktif harus didahulukan, "saya harap peserta operasi ini dapat mendahulukan usia yang masih produktif, hal ini perlu dilakukan karena perjalanan hidup mereka masih panjang dan tentunya akan mendukung masa depan mereka", pinta HD. Dijelaskannya juga bahwa kegiatan operasi katarak gratis ini akan dilakukan secara berkesinambungan melalui Program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Sumsel Babel. Selain itu Bank Sumsel Babel juga memberikan bantuan berupa kaca mata kepada siswa/siswi peserta didik Sumatera Selatan yang mengalami gangguan penglihatan. pada kesempatan yang sama HD juga memberi dan meresmikan nama dari Rumah Sakit Khusus Mata Prov. Sumsel yaitu Rumah Sakit Mata Binar. Selanjutnya HD beserta rombongan melakukan peninjauan terhadap peserta operasi katarak melalui prosedur Lasik Mata yang memanfaatkan teknologi laser pada proses operasinya dan Rumah Sakit Mata Binar merupakan satu - satunya di Sumsel yang memiliki pelayanan tersebut. Turut hadir Plh. Asisten I Bidang Pemerintahan & Kesejahteraan Rakyat, Akhmad Najib, Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Achmad Syamsudin, Kepala RS. Khusus Mata Prov. Sumsel, Dr. Lady Kovatiner, S. Pm, Para Kepala OPD Prov. Sumsel dan Para Peserta Operasi Katarak. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
MY Terima SMSI Bahas Harsiarnas 2021
Palembang, sumselprov.go.id- Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Mawardi Yahya (MY) menerima audiensi Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sumsel dalam rangka silahturahmi di Ruang Kerja Wakil Gubernur Sumsel, Rabu (7/4/2021). Pada kesempatan itu, Ketua SMSI Sumsel, Jon Heri menyampaikan bahwa kedatangan dirinya beserta anggota dalam rangka menyampaikan bahwa pelaksanaan Peringatan Hari Pers Nasional yang dijadwalkan pada tanggal 14 April 2021 di Kota Linggau harus dijadwalkan ulang, "Kegiatan ini tidak dapat dilaksanakan pada tanggal tersebut dikarenakan umat islam melaksanakan sahur pertama dibulan suci ramadhan", ungkapnya. Ia juga menambahkan bahwa kegiatan tersebut ditunda hingga bulan Mei 2021, "Karena kegiatan ini mengundang Gubernur Sumsel didalamnya, oleh sebab itu kami melaporkannya bahwa kegiatan tersebut harus tertunda hingga bulan Mei nanti" ucapnya. "Kegiatan ini juga merupakan ajang silahturahmi anggota media siber se - sumsel sekaligus malam penghargaan bagi kepala daerah dan tokoh yang peduli dengan media", tambahnya. Disampaikannya juga bahwa kegiatan malam penghargaan tersebut rencananya akan mengundang Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru (HD) sebagai tamu kehormatan sekaligus meminta HD untuk menyerahkan penghargaan kepada kepala daerah yang menerima. MY Menyikapi hal tersebut dengan memberikan arahan kepada SMSI Sumsel untuk berkonsultasi dengan pihak terkait agar pelaksanaan Harsiarnas dapat berjalan dengan baik. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD: Masyarakat Butuh Data dan Kepercayaan dalam Penyampaian Informasi
Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumatera Selatan sekaligus juga sebagai Ketua Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sumsel H. Herman Deru katakan kita sebagai pemimpin dalam penyampaian informasi kepada masyarakat butuh data dan kepercayaan apalagi dalam hal terkait hidup orang banyak masalah harga utamanya inflasi Hal tersebut diutarakannya pada saat membuka acara Rapat High Level Meeting (HLM) TPID Sumsel dengan Agenda Rapat Koordinasi membahas Kinerja Pengendalian Inflasi 2020 dan Upaya Pengendalian Inflasi Menjelang Puasa pada Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 2021 (1442 H). Bertempat di Hotel Arista Palembang, Rabu (7/4/2021) HD ungkapkan Inflasi Sumsel sangat terkendali 1.55 persen saat seminggu sebelum Ramadhan. Angka tersebut merupakan prestasi, sebab jadi terjaga karena kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah sehingga masih stabil dan tidak ada gejolak ekonomi. "Beda dengan Provinsi lain di Sumatera, yang luas, karakter penduduk, cara transaksi, gaya hidup sehingga mempengaruhi dalam laju inflasi dan getaran ekonomi dirasakan lebih dari 200 negara" imbuhnya Jelas HD, Ekonomi tangguh perlu pemberdayaan, pemprov Sumsel bertekd maju untuk semua butuh konektivitas infarstruktur dan jaringan internet sebagai kebutuhhan masyarakat "Kebutuhan konsumsi meningkat saat bulan puasa padahal ramadhan seharian berpuasa. Yang seharusnya kebutuhan pangan berkurang" kata HD Lanjutnya butuh parameter terkait kalkulasi inflasi. Artinya harus terjun kelapangan dan para Bupati dan Walikota harus selalu turun langsung mencek langsung daftar harga yang mempengaruhi inflasi "Saya minta para Bupati dan Walikota serta yang berkompeten tidak hanya berujar maupun spirit lontaran isu tapi harus dengan data dan Trust dipelihara sebagai parameternya" tutupnya Turut hadir Para Bupati / Wakil Bupati dan Walikota secara langsung maupun virtual, Kepala BI Perwakilan Sumsel Hari Widodo serta Kepala OPD Prov. Sumsel Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
Rakerda Ke- X PKK, HD : Berdayakan Dasawisma Untuk Pembangunan SDM dan Daerah
Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumsel H Herman Deru didampingi Ketua TP PKK Sumsel Hj Febrita Lustia Herman Deru membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Ke-X pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Tahun 2021 di Griya Agung Palembang, Rabu (7/4/2021). HD meminta agar rakerda ini memperhatikan Permendagri 36 2020 tentang PKK dimana Gubernur, bupati/wali kota melalui Perangkat Daerah yang membidangi pemberdayaan dan pemerintahan Desa untuk melaksanakan dan mengoordinasikan Gerakan PKK di wilayahnya. "PKK saya minta untuk memperhatikan situasi terkini di daerah misalnya sekolah offline yang informasinya saya minta datang dari PKK mulai dari Prov, Kab/Kota, hingga tingkat mana yang siap dalam penyelenggaraan sekolah tatap muka. Karena PKK beranggota mayoritas ibu-ibu dengan struktur dasawisma," katanya. Dasawisma merupakan program kerja PKK mulai dari pusat sampai ke desa, yang terdiri dari kelompok ibu dari 10 kepala keluarga (KK), yang melakukan aktivitas bermanfaat bagi keluarga. Dalam kesempatan itu, HD juga meminta agar rakerda ini berfokus setidaknya pada beberapa poin, yaitu ketahanan ekonomi masyarakat, revolusi mental, lingkungan hidup, kesehatan, dan pendidikan. "Saya mengajak PKK melalui dasawisma menjadi garda terdepan untuk mencoba mengarahkan keluarga-keluarga untuk menjadi pelaku ekonomi yang inovatif dan kreatif, dengan pemahaman yang baik terhadap 10 program pokok PKK," ujarnya. Lanjutnya terkait revolusi mental, menurut HD revolusi mental dapat dilakukan dengan merubah mental yang ingin dilayani berubah menjadi melayani. Kemudian didukung dengan sosialisasi tentang pentingnya menjaga lingkungan hidup sejak dini bagi anak-anak. Selain itu, dalam sektor kesehatan optimalkan pengelolaan Posyandu di daerah. "Saya mnta adakan juga kemitraan bersama Pemprov Sumsel. Lakukan sinergi dalam berbagai giat PKK mulai dari merencanakan, eksekusi, mengawasi, ajak PMD Kab/Kota untuk lebih memberika ruang gerak yaitu dalam hal pembiayaan," katanya. HD berharap rakerda ini dapat menghasilkan rekomendasi-rekomendasi produk baru sehingga membuahkan hasil yang maksimal bagi pembangunan daerah. Sementara itu, Feby Deru tuturkan rakerda ke X ini merupakan agenda rutin setiap 5 thun sebagai tindak lanjut rakernas TP PKK pusat yang bertujuan untuk mendapatkan pemahaman persepsi yang sama mengenai program nasional dan daerah, sehingga tersusun rencana induk strategi sesuai perundang-undangan yang berlaku. "Berdasarkan Permandgri 36 2020, terjadi perubahan pelaksanan gerak TP PKK yang mengharuskan kita merubah merevisi mereformasi apa yang telah dilaksanakan dengan semua PKK harus aktif mensosialisasikan ini ke tingkat Kab/Kota desa hingga RT dan RW," katanya. Sesuai visi misi PKK pusat menetapkan 4 agenda prioritas yaitu Ketahanan ekonomi masyarakat, revolusi mental, lingkungan hidup, serta penguatan layanan dasar kesehatan, pendidikan, dan sosial budaya. TP PKK Sumsel berkomitmen berkontribusi untuk mewujudkan Indonesia Maju, khususnya Sumsel Maju Untuk Semua, dengan memahami makna peran PKK sebagai mitra kerja pemerintah. Dan memanfaatkan potensi SDA dan SDM untuk pengembangan program-program PKK. "Rakerda dilakukan untuk mewujudkan keluarga berdaya sejahtera melalui kemitraan. Berdaya yaitu kemampuan meningkatkan kualitas ekonomi sosial budaya. Dengan tekad jalin kemitraan bersama stakeholder lembaga organisasi swasta. Dan perhatikan dasawisma di Sumsel," jelasnya. Turut hadir Para Kepala OPD Sumsel, dan Para Ketua TP PKK Se-Sumsel. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.