Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
1 Juli, Sumsel Berlakukan Plat Ganjil Genap, Cegah Lonjakan Kasus Covid-19
Palembang, sumselprov.go.id - Provinsi Sumatera Selatan segera menerapkan sistem ganjil genap nomor Plat kendaraan , guna mengantisipasi lonjakan kasus covid-19. Hal ini terungkap saat Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menerima kunjungan Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra pagi ini. Pemberlakuan Ganjil genap lalu lintas tersebut rencananya akan berlakukan pada 1 Juli 2021. "Tanggal1 Juli 2021 besok akan kita berlakukan. Itu bertepatan dengan HUT Bhayangkara ke-75. Surat Keputusan akan saya tandatangani, dan kita nanti juga akan berkoordinasi dengan Kadishub dan semua jajaran satgas covid-19 untuk melakukan pengawasan dilapangan nantinya," Kata HD Dirinya berharap dengan diberlakukannya ganjil genap di Sumsel dapat mengurangi pergerakan masyarakat dalam berkerumun, namun ia juga mengingatkan diberlakukan ganjil genap mempengaruhi masyarakat dalam kegiatan sehari-hari. "Meskipun peraturan ini kita berlakukan, kita juga tidak mau nantinya ini mempengaruhi ruang gerak kita dalam kegiatan sehari-hari, karena ini juga berlaku di hari-hari tertentu," tambahnya. Disisi lain, Herman Deru juga mendukung pelaksanaan Puncak HUT Bhayangkara ke-75. Kendati begitu pelaksanaan harus tetap melakukan displin protokol kesehatan. "Saya juga sarankan bagi tamu yang hadir dalam acara HUT Bhayangkara nantinya mengenakan pakaian adat. Hal ini agar kearifan lokal di Sumsel tetap terjaga," katanya. Pada kesempatan itu, Kapolda mengharapkan berlakunya ganjil genap ini bisa berjalan efektif dalam mengurangi lonjakan kasus covid-19 di Sumsel. "Saya bersama jajaran ucapkan terimakasih kepada pak Gubernur yang selalu sigap menerima kunjungan kerja kami. Semoga juga kedepannya kita bisa selalu kondusif dalam melaksanakan tugas-tugas nantinya," ucap Kapolda Kapolda juga menerima dengan senang hati dan sepakat atas saran Gubernur untuk mengenakan pakaian adat bagi tamu saat pelaksanaan HUT Bhayangkara ke-75 yang digelar secara virtual. Turut hadir Para Kepala OPD Prov. Sumsel Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
HD: Lestarikan Marwah Sumsel sebagai Zero Konflik
Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru mengucapkan terima kasih untuk masyarakat kristiani yang bermukim di Bumi Sriwijaya yang telah banyak memberikan andil dan kontribusinya dalam membangun Sumsel. Hal tersebut diutarakan pada saat menerima Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Wilayah Sumatera Selatan (PGI - W Sumsel) Pdt. Oloan Nainggolan, S.Th didampingi Sekum PGI Pdt. Robert Marwanto Simanjuntak, S.Th beserta pengurus lainnya Masa Bakti 2021-2026 dalam rangka pengenalan Pengurus sekaligus melakukan silaturahmi bertempat di Ruang Tamu Gubernur, Rabu (30/6/2021) "Pemerintah akan aktif dan welcome pada semua unsur agama apapun, Saya sebagai Gubernur akan selalu hadir, saya instruksikan kepada bawahan harus aktif apa persolan yang ada dan bagaimana mencari solusi" ujar HD Gubernur HD mengajak umat Kristiani guna menjaga kondusifitas wilayah dari ancaman perpecahan, Pemprov. Sumsel membentuk satu wadah yakni Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB). Dimana FKUB ini memiliki tugas penting yakni mempersatukan dari sekian banyaknya perbedaan di Sumsel. “Saya sebagai Gubernur Sumsel merasa bangga dengan kondusifitas dan saling menghormati satu sama lain dengan agama yang berbeda. Ini membuktikan Sumsel merupakan daerah yang sejuk, rukun, aman dan zero konflik meski ras, suku, agama dan budaya kita berbeda,” ucap HD. Dikesempatan itu, Ketua Umum PGI Wilayah Sumsel, Pdt. Oloan Nainggolan, S.Th ucapkan terimakasih kepada Gubernur Sumsel Herman Deru telah menerima dan meluangkan waktunya menerima para pengurus Dewan Gereja PGI Sumsel "Kehadiran kami disini adalah selain dalam rangka Silaturahmi juga bertujuan memberitahukan keberadaan Pengurus PGI serta komitmen kami kristiani patuh dan taat kepada Pemerintah "ucapnya Turut hadir Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) Drs. Nelson Firdaus, MM, Kepala Kesbangpol Kurniawan, AP, M.Si Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
HD Launching program Kaderisasi Ulama dan Sarjana
Muratara, sumselprov.go.id- Gubernur Sumsel H. Herman Deru (HD) menyatakan dukungannya terhadap program kaderisasi ulama dan sarjana Pondok Pesantren (Ponpes) Assanadiyah Desa Batu Kucing Kecamatan Rawas Ilir Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). Hal itu selaras dengan program keagamaan yang menjadi salah satu konsen Gubernur Herman Deru dalam mewujudkan Sumsel religius. "Program ini merupakan sesuatu yang luar biasa. Program ini kaya akan ilmu agama dan ilmu itu akan selalu tertanam di hati," kata HD ketika melaunching program kaderisasi ulama dan sarjana di Desa Batu Kucing, Kabupaten Muratara, Selasa (29/6/2021). Melalui upaya tersebut, lanjutnya, tentu akan semakin mendorong perkembangan program satu desa satu rumah tahfidz yang sejak awal digagasnya. "Di Sumsel ini sudah terdapat lebih dari 3500 rumah tahfidz. Bahkan itu melampaui jumlah desa yang ada di Sumsel ini. Namun memang penyebarannya belum merata. Saya harap, program kaderisasi ini dapat semakin menumbuhkan perkembangan rumah tahfidz di Sumsel," ujarnya. Bahkan dia menekankan, agar Desa Batu Kucing di Sumsel menjadi pusat Kaderisasi Ulama dan Sarjana di Sumsel. "Saya harapkan kaderisasi ini dapat disebar luaskan untuk daerah lain di Sumsel. Desa Batu Kucing dapat menjadi pusat kaderisasi tersebut," terangnya. Selain melaunching Program Kaderisasi Ulama dan Sarjana, kehadiran Gubernur Herman Deru juga dijadikan langkah untuk bersilahturahmi dengan masyarakat. Dimana akibat keberadaan Desa Batu Kucing yang berada di pelosok, membuat desa itu disebut-sebut tidak pernah di datangi oleh pemimpin daerah sekelah Gubernur. "Kedatangan saya ini merupakan bentuk kerinduan. Saya tentu terharu atas sambutan masyarakat. Ini juga bentuk perhatian saya kepada Desa Batu Kucing. Kita akan terus memberikan perhatian untuk seluruh Desa di Sumsel ini, tidak ada desa yang dianak tirikan," ungkapnya. Dikesempatan yang sama, Wakil Bupati Muratara, Inayatullah mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Gubernur Herman Deru. Sebab, ditengah kesibukannya masih dapat menyapa warganya di Kabupaten Muratara. "Dengan semangat pak Gubernur hadir di Muratara khususnya di Desa Batu Kucing yang sebelumnya memang tidak penah dikunjungi Gubernur sebelumnya. Tentu ini merupak kebanggaan bagi masyarakat. Apalagi kunjungan ini bertepatan dengan HUT Kabupaten Muratara," tuturnya. Bahkan, lanjutnya, meski harus berjalan kaki menuju lokasi kegiatan, namun Gubernur Herman Deru tak menunjukkan kelelahan menyapa satu persatu masyarakat. "Ini menandakan pak Gubernur seorang yang merakyat dan sederhana. Kita memang menginginkan sosok pemimpin yang seperti ini," paparnya. Sementara itu, program kaderisasi ulama dan sarjana yang digagas Ponpes Assanadiyah merupakan program untuk mempersiapkan ulama’ yang cakap menghadapi tantangan pemikiran dan mempersiapkan sarjana-sarjana yang mampu menjadi pembela dan perekat umat. "Selain itu, program Kaderisasi Ulama ini adalah program intensif untuk mengatasi problem-problem ummat, internal maupun eksternal melalui penguatan ilmu keagamaan," kata Pengurus Ponpes Assanadiyah. Turut hadir para Kepala OPD Provinsi Sumsel dan FKPD Kabupaten Muratara. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
MY Ikuti Rakor Mendagri, Percepat Insentif Nakes
Palembang, sumselprov.go.id - Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Mawardi Yahya mengikuti Rapat Koordinasi Menteri Dalam Negeri, Kemenkes, Menteri Keuangan dan Kepala BPKP bersama Kepala Daerah di Sumsel Command Center, Selasa (29/6/2021) Rapat yang dibuka Mendagri Jend. Pol (Purn) H. Muhammad Tito Karnavian, MA, PH.D dalam rangka Koordinasi dan Penanganan covid-19 serta Percepatan Realisasi Insentif bagi Nakes di Daerah Tito utarakan Pelaksanaan Rapat Koordinasi atas Dasar Hukum Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Peraturan Menteri Keuangan Nomor 17/PMK.07/2021,Peraturan Menteri Desa Nomor 13 Tahun 2020, realisasi dan pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2021 untuk penanganan pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dan percepatan pemulihan ekonomi berdasarkan Keputusan Menteri Nomor HK.01.07/Menkes/4241 2021 Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, S.E., M.Sc., Ph.D utarakan Akselarasi dan pembayaran insentif Tenaga Kesehatan (Nakes), Realisasi utk Provinsi sebesar Rp 871,38 Miliar atau 14,47% dari anggaran, sementarar realisasiKab./Kota sebesar Rp2,65 Triliun atau sebesar 9,14% Pada Kesempatan itu Plh. Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan H. Akhmad Najib. S.H., M.Hum katakan setelah mendengarkan arahan tadi baik dari mendagri, Menkeu, Menkes dan BPKP, yang pertama Sumsel akan segera melakukan refocusing yang kedua selanjutnya akan melakukan pembayaran insentif para Nakes dari anggaran DAU sebesar 8 persen "Guna optimalisasi pencegahan covid-19 kita harus fokus kepada para Nakes dalam pembayaran insentifnya. Dan ini merupakan tanggung jawab bersama dalam mencegah penularan covid-19" ujarnya Turut hadir Menteri Kesehatan Ir. Budi Gunadi Sadikin, CHFC, CLU, Kepala Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan Dr. Ardan Adiperdana, AK.MBA,CFR, Kepala BPKAD Sumsel, H Akhmad Mukhlis SE, MSi, Inspektur Prov. Sumsel Bambang Wirawan SE., MM.,Ak.,CA, Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
HD Tabur Puluhan Ribu Benih Ikan di Sungai Rawas
Muratara, sumselprov.go.id- Usai menghadiri rapat Paripurna Istimewah DPRD Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) dalam rangka peringatan hari jadi ke-8 Kabupaten Muratara, Gubernur Sumsel H. Herman Deru (HD) beserta rombongan melakukan penaburan benih ikan di Sungai Rawas tepatnya di Desa Lawang Agung, Kec. Rupit Kabupaten Muratara, Selasa (29/6/2021). Sebanyak 20 Ribu ekor benih Ikan Jelawat dan 50 Ribu ekor benih ikan Nilam yang ditabur di Sungai Rawas, tujuannya untuk melestarikan dan mempertahankan kearifan lokal Kabupaten Muratara dimana kedua jenis ikan tersebut merupakan ikan asli Sungai Rawas. Pada kesempatan itu, Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan, Provinsi Sumsel itu mempertahankan kearifan lokal bukan hanya dari pakaian maupun cara beradat istiadat tetapi juga dari jenis-jenis makanan. "Ini ada Ikan Jelawat yang kita tebar merupakan ikan asli dari sungai ini. Ikan Jelawat ini jadi ikan sultannya disini dan punya nilai sejarah yang tinggi," ujar HD. Lanjut HD mengatakan, diperingatan hari jadi ke-8 Kabupaten Muratara tahun ini dia mengharapkan bahwa kita semua masyarakat Sumsel dapat mempertahankan kearifat lokal yang ada. "Kita harus maju, tetapi kita tidak boleh meninggalkan adat dan budaya kita," tegasnya. Turut hadir Wakil Bupati Muratara, H. A. Inayatullah, Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, S.E., Kadispora Provinsi Sumsel, Drs. Akhmad Yusuf., M.Si, Kadinkes Provinsi Sumsel, Dra. Lesty Nurainy, Apt, M.Kes., Kepala Bappenda Provinsi Sumsel, Dra. Hj. Neng Muhaibah, MM., Kasat Pol PP Prov. Sumsel, M. Aris Saputra,S.Sos, M.Si., Karo Umum dan Perlengkapan, Sandi Fahlepi, SP, M.Si., serta Forkopimda Kabupaten Muratara. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
55 M dan Bantu Bangun Pasar Induk, Kado HD di Hari Jadi ke 8 Muratara
Muratara, sumselprov.go.id- Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru (HD) menghadiri rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) dalam rangka peringatan hari jadi ke-8 Kabupaten Muratara tahun 2021 di Muara Rupit, Selasa (29/6/2021). Melalui peringatan hari jadi Kabupaten Muratara tersebut HD mengharapkan kepada Bupati bersama Wakil Bupati dan DPRD Kabupaten Muratara untuk terus gigih membangun Kabupaten Muratara. Baik itu pembangunan infrastruktur gedung, jalan, dan jembatan maupun pembangunan diberbagai bidang lainnya dengan tetap tidak melupakan kearifan lokal. Menurutnya, pada level Provinsi telah mengeluarkan Perda untuk mempertahankan kearifan lokal, dengan modernisasi wilayah manusianya boleh menjadi modern namun tidak boleh melupakan kearifan lokal. "Saya bersedia membantu pembangunan pasar induk ini asalkan dilokasi lahan yang tepat. Selain itu, saya akan merestui jika masyarakat Muratara menginginkan adanya pemekaran kecamatan tujuannya agar pembangunan Kabupaten Muratara dapat lebih cepat berlangsung. Pesan saya, fokuslah pada pembangunan yang berskala prioritas dan tidak melupakan para tokoh yang ada di Kabupaten ini," imbuhnya. "Khusus Masalah Covid-19 ini sudah sampaikan kepada pemrintah pusat baik Mendagri maupun kementerian terkait lainnya tentang kondisi Covid-19 diwilayah Sumsel. Mari kita bersama berdoa agar wabah ini dapat segera berakhir," ungkapnya. Wakil Bupati Muratara, H. A. Inayatullah dalam kata sambutannya menyampaikan terkait kemajuan pembangunan Kabupaten Muratara dalam 8 tahun perintahan dan pembangunan Kabupaten Muratara telah banyak mengalami kemajuan, namun masih perlu dilalukan kerja keras bersama-sama dalam mewujudkan citra Muratara yang berhidayah. Turut hadir Walikota Lubuk Linggau, SN Prana Putra Sohe, Bupati Musi Rawas, Hj. Ratna Machmud, Bupati Sarolangun, Drs. H. Cek Endra, Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, S.E, FKPD Kabupaten Muratara, Para Kepala OPD Prov Sumsel. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD Ajak Masyarakat Bangun Generasi Tanpa Stunting
Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru mengajak masyarakat untuk menjadikan hari keluarga nasional (HARGANAS) yang ke 28 sebagai momentum mewujudkan generasi muda tanpa stunting. Dikatakan HD , peringatan HARGANAS ke 28 dinilai sangat cocok dijadikan semangat baru dalam mewujudkan keluarga tanpa stunting melalui peran aktif keluarga. “Saya mengajak seluruh keluarga mari bersama-sama kita jadikan HARGANAS sebagai momentum untuk kembali membangun gerasi bangsa mulai dari keluarga kita,” ujarnya saat menerima Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumsel, Senin (28/6/2021). Dijelaskan HD peran aktif keluarga mewujudkan generasi muda tanpa stunting juga sebagai bentuk dukungan mewujudkan visi misi Sumsel Maju Untuk Semua. Sementara itu, Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumsel, Nopian Andusti mengatakan, pihaknya melaporkan kepada Gubernur Sumsel terkait apa yang telah dilakan pihaknya selama satu tahun terakhir. “Kita juga meminta Pak Gubernur Sumsel untuk hadir dalam kegiatan peringatan HARGANAS ke 28,” ujarnya. Tak hanya itu, pihaknya juga meminta Gubernur Sumsel turut memberikan piagam penghargaan kepada para tenaga lapangan yang telah bekerja bagi BKBBN perwakilan Sumsel dalam mengurangi kasus stunting. “Piagam ini kita berikan kepada para pekerja lapangan sebagai penghargaan kepada mereka yang telah bekerja. Ada sekitar 16 ribu orang di Sumsel yang akan kita berikan,” ucapnya. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD Tinjau Progress Pembangunan Mapolres Muratara
Muratara, sumselprov.go.id- Sebelum menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Muratara dalam rangka peringatan hari jadi ke-8, Gubernur Sumsel H Herman Deru bersama Wakil Bupati Muarata, Inayatullah beserta Forkopimda Kabupaten Muratara meninjau progres pembangunan Kantor Mapolres Kabupaten Muratara, Selasa (28/6/2021). Disana, Herman Deru melihat secara langsung pembangunan gedung Mapolres mulai dari sarana dan prasana hingga progres penataan sungai. Pembangunan gedung Mapolres merupakan gagasan Kapolda Sumsel saat itu dan sekarang menjadi Ketua KPK RI, Komjen Pol Drs. Firli Bahuri. "Saat ini kami berada di Polres Kabupaten Muratara dimana bangunan ini adalah gagasan dari Pak Kapolda saat itu pak Firli Bahuri, dan saat ini sudah di tempati tapi belum di resmikan karena masih menunggu waktunya kehadiran dari Pak Firli, juga masih ada bangunan-bangunan tambahan yang akan diseleaikan," katanya. Sebelum diresmikannya nanti, Herman Deru akan membantu secara bertahap pembangunan dari Mapolres termasuk juga didalam penataan sungai. "Nanti Pemprov Sumsel akan hadir membantu termasuk penataan sungainya," tutupnya. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Sumsel Kehilangan Imam Besar Masjid Agung, Herman Deru: Lanjutkan Cita-cita Mulia Beliau Mengembangkan Tilawatil Qur\'an
Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menghadiri prosesi pemakaman Imam besar Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin II Jayo Wikramo, KH Ahmad Nawawi Dencik Al-Hafidz, yang berlokasi di Pondok Pesantren Thafizh Putra Ahlul Qur'an, Senin (28/6/2021). Imam besar Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin II Jayo Wikramo, KH Ahmad Nawawi Dencik Al-Hafidz, wafat pada 27 Juni 2021 pukul 14.07 Wib setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto. Dalam hal ini, Gubernur Sumatera Selatan mewakili Pemprov Sumsel menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya Alm KH Ahmad Nawawi Dencik Al- Hafidz. Herman Deru, secara pribadi mengaku dekat dengan Alm KH Ahmad Nawawi. Hampir beberapa acara keagamaan di Pemprov selalu melibatkan Alm. "Secara pribadi saya dekat kepada Alm, untuk itu kita sama-sama memanjatkan doa kepada beliau sebagai jalan mempermudah bagi beliau menuju Syurga Allah," ucapnya. Dikatakan HD lebih lanjut bahwa Alm merupakan sosok Ulama, Imam Besar yang banyak sekali melahirkan santri-santri yang berakhlak mulia, Tilawatil, tilawah yang benar-benar dia ajarkan sendiri. Diujung sambutannya juga HD meminta agar keluarga terus mewujudkan cita-cita mulia Alm untuk mengembangkan Tilawatil Qur'an di Sumatera Selatan. Hal ini semata-mata untuk amal jariyah bagi beliau disana. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.