Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

34.500 Ha Sawah Lebak di Sumsel segera Alih Status Jadi Sawah Teknis Sumsel
16 Jul 2021 Dilihat 210x

34.500 Ha Sawah Lebak di Sumsel segera Alih Status Jadi Sawah Teknis

Palembang, sumselprov.go.id- Alih Status sawah tersebut dinyatakan dengan penandatanganan nota kesepahaman terkait pertanian antara Pemprov Sumsel dan Kodam II Sriwijaya. Penandatanganan yang dilakukan Kepala Dinas Pertanian Provinsi Sumsel R Bambang Pramono dan Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Jauhari Agus Suraji dan sejumlah petinggi Kodam II Sriwijaya tersebut disaksikan langsung Gubernur Sumsel H Herman Deru di Bina Praja, Kamis (15/7/2021). Diketahui, kerjasama tersebut merupakan muara setelah ditetapkannya Sumsel menjadi salah satu daerah penyanggah ketahanan pangan nasional oleh Kementerian Pertanian (Kementan) RI. Dimana saat ini, Sumsel dipercaya pemerintah pusat mengelolah sejumlah anggaran untuk meningkatkan produktivitas pertanian melalui pengelolaan lahan. "Ini konsekuensi dari food estate yang kita lakukan beberapa waktu lalu. Dengang pengelolaan ini, target kita yakni peningkatan produktivitas pangan," kata HD. Dia mengatakan, dipercayanya Sumsel oleh pemerintah pusat salah satunya karena rekam jejak Sumsel yang baik di sektor pertanian.  Pengelolaan lahan tersebut meliputi peningkatan sawah lebak dan sawah pasang surut menjadi sawah teknis.  Keterlibatan TNI sendiri tidak hanya sebatas pekerjaan konstruksi, namun juga dalam administrasi. "Luas lahan baku sawah ini juga harus sinkron dengan data BPN/ATR. Saya harap TNI juga berperan sehingga upaya dalam peningkatan produksi pangan ini dapat mencapai target yang diinginkan. Lebih lanjut dikatakannya, lahan yang akan dilakukan pengelolaan merupakan lahan pertanian di lima kabupaten, seperti Kabupaten Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, OKU Timur, Banyuasin, OKU Selatan. Melalui upaya ini, HD menargetkan, produksi beras di Sumsel dapat mencapai 5 juta ton dan Sumsel bisa menduduki tiga besar penghasil beras di Indonesia. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.

Baca Detail
Herman Deru Dorong Pemberian Vaksin Bagi Warga Binaan Sumsel Sumsel
16 Jul 2021 Dilihat 288x

Herman Deru Dorong Pemberian Vaksin Bagi Warga Binaan Sumsel

Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumsel H. Herman Deru mendukung dan mendorong Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Provinsi Sumsel dalam Penyerahan Remisi Umum dan Pemberian Vaksin bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Hal itu dikatakannya saat menerima Kepala Kantor Kemenkumham Provinsi Sumsel, Indro Purwoko beserta jajaranya di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Kamis (15/7/2021). Menurut Herman Deru pemberian vaksin untuk warga binaan ini penting agar dilakukan segera, selain untuk menghindari bahaya bagi diri mereka sendiri tapi juga untuk menghindari keluarga yang hendak mengunjungi. Maka itu dalam proses pelaksanaan vaksin nanti Herman Deru intruksikan Dinas Kesehatan Sumsel untuk mendorong kegiatan tersebut sehingga dapat berjalan lancar, terutana bagi lapas yang padat. "Saya intruksikan Dinkes Sumsel untuk mendorong pelaksanaan ini. Artinya untuk warga binaan diprioritaskan, karena untuk kepentingan mereka dan keluarga yang akan mengunjungi," katanya. Termasuk juga untuk Penyerahan Remisi Umum bagi warga binaan, dimana Gubernur Herman Deru bersedia akan menyerhakan remisi bertepatan pada hari Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus. "Yang jelas pemberian remisi itu dilaksanakan karena sebagai hari 17 Agustus," ucapnya. Sementara itu, Kepala Kantor Kemenkumham Provinsi Sumsel, Indro Purwoko mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Herman Deru yang sudah mendorong pemberian vaksin bagi warga binaan termasuk penyerahan remisi umum. Untuk vaksin ini, lanjut Indro ada sebanyak 15.181 warga binaan yang ada di Sumsel, namun sesuai arahan Gubernur Herman Deru agar pelaksanaannya di prioritaskan dahulu tempat yang padat warga binaannya. "Jadi prioritas pak Gubernur kepada Dinkes Sumsel agar diprioritaskan di Kota yang padat seperti di Lapas 1 Palembang, Lapas Perempuan Palembang dan Rutan palembang," katanya. Tak hanya itu, lanjut dia mengatakan dimana Gubernur Herman Deru juga mengintruksikan kepada Kemenkumham agar terus berkoordinasi dengan Dinkes Sumsel. "Arahan pak Gubernur dapat terus berkoodinasi dengan Dinkes Sumsel, kami akan tindak lanjuti, beliau juga meminta pemberian vaksin ini segera," tutupnya. Turut hadir Ka. Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumsel, H. Achmad Rizwan, S. STP, MM, Ka. Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, Dra. Lesty Nurainy, Apt, M.Kes. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.

Baca Detail
HD : Alat  Ukur K3 Perbaiki Harga Karet Sumsel Sumsel
16 Jul 2021 Dilihat 506x

HD : Alat Ukur K3 Perbaiki Harga Karet Sumsel

Banyuasin, sumselprov.go.id - Hal tersebut diutarakan Gubernur Sumsel H Herman Deru pada  acara penyerahan bantuan Alat Ukur Kadar Karet Kering (K3) dan Oven Pengering Kopra bagi IKM Banyuasin serta Sertifikat Halal bagi IKM di Prov. Sumsel bertempat di Lokasi Pengolahan Kopra UMKM Gasing Maju Bersama Tanjung Api-Api  Kab. Banyuasin, Kamis (15/7/2021).  HD mengungkapkan  melalui Alat Ukur K3 akan buka wawasan para petani untuk dapat mengetahui  harga karet sehingga tidak  lagi 'dijajah oleh pembeli karena manfaatnya luar biasa dapat mengukur kadar karet.  "Kita harus tahu kenapa harga karet  tidak begitu baik, itu karena tidak memperhatikan mutu dan kualitas karet seperti kurang bersih. Saya mengajak para petani, perlu peningkatan mutu Bahan Olah Karet (BOR) seperti jenis  Lateks" ajak HD.  Tambahnya, harga karet membaik dengan harga Rp 1800. Masyarakat musti tahu harga tersebut membaik karena negara tetangga   lock down. Maka saat ini masa emas kita dalam perbaiki mutu karet  Terkait pengeringan Kopra, saat ini tidak  bisa lagi mengandalkan  cuaca dapat kering dalam 24 jam dan Oven Pengering Kopra sangat bermanfaat dalam proses pengeringan tersebut" ujar HD Sedangkan Sertifikat Halal suatu produk yang akan di konsumsi/dipakai konsumen harus  dikeluarkan melalui Fatwa MUI  "Siang ini akan diadakan MOU antara Pemprov Sumsel dan TNI untuk meningkatkan status  Sawah lebak/pasang surut  di Kabupaten Banyuasin untuk dijadikan sawah teknis seluas 34.500 Ha dan  ditargetkan November 2021 selesai.  Semoga Sumsel dari peringkat 4 nasional pengahsil beras dapat naik peringkat lagi " tutup Deru Bupati Banyuasin H. Askolani mendukung Pemprov Sumsel dalam mengembangkan sektor pertanian dan perkebunan salah satu ya dengan memberikan lahan melalui program food estate.  Kadis Perindustrian Hj. Ernila Rizar melaporkan bantuan Alat Ukur K3 dan Oven ke Gering Kopra merupakan bentuk kepedulian beberapa perusahaan yang mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan meningkatkan Mutu Kelapa dan Kopra di Sumsel.  Turut hadir Anggota DPRD Sumsel M. Yaser, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra. Ir. H, Supriyono, FKPD Prov Sumsel, para Kepala OPD Prov. Sumsel Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel

Baca Detail
Plh. Sekda: Peringatan HUT RI Ke-76 Harus  Disesuaikan Dengan Kondisi Pandemi Sumsel
16 Jul 2021 Dilihat 474x

Plh. Sekda: Peringatan HUT RI Ke-76 Harus  Disesuaikan Dengan Kondisi Pandemi

Palembang, sumselprov.go.id- Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melaksanakan kegiatan rapat terkait dengan tata cara pelaksanaan peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 76 tahun 2021 di Graha Bina Praja Pemprov Sumsel, Kamis (15/7/2021).  Kegiatan rapat tersebut dipimpin langsung oleh Plh. Sekda Prov. Sumsel, H. Ahmad Najib, SH.,M.Hum. Dikesempatan itu, ia meminta agar semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan HUT RI Ke -76 untuk dapat saling berkoordinasi dan menetapkan para petugas peringatan dengan jelas agar nantinya tidak terjadi kendala pada saat pelaksanaan.  "Dalam penyelenggaraannya kita harus berkoordinasi dengan baik dan mensosialisasikan tentang tata cara serta apa saja yang harus disiapkan dalam kegiatan perayaannya nanti jangan sampai terjadi kendala disaat pelaksanaannya", ungkap Najib.  Ia juga meminta agar rapat yang dilaksanakan kali ini dapat menjadi wadah untuk menyamakan persepsi tentang tata cara pelaksanaan penyelenggaraan agar nantinya prosedur yang telah diputuskan dapat menjadi acuan bagi Kab/Kota dalam memperingati HUT RI yang Ke - 76.  Selain itu ia juga berharap agar pemasangan bendera serta atribut kemerdekaan lainnya dapat disosialisasikan sejak sekarang agar masyarakat dapat memasang segala macam bentuk atribut kemerdekaan disetiap rumah, toko dan gedung dalam menyambut hari kemerdekaan Indonesia.  "Untuk pemasangan atribut kemerdekaan agar dapat dilaksanakan paling lambat pada tanggal 10 agustus 2021", tutupnya.  Sementara itu Karo Umum dan Perlengkapan, Sandi Fahlepi, SP, M.Si menyampaikan bahwa dirinya akan melakukan koordinasi ulang tentang tata cara pelaksana HUT RI Ke-76 dengan panitia penyelenggara yang berada di Jakarta agar pelaksanaan didaerah dapat sesuai dengan petunjuk dan arahan mereka.  Turut hadir para kepala OPD Prov. Sumsel.  Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.

Baca Detail
HD: Tingkatkan Sinergitas Untuk Maksimalkan Penyerapan Anggaran Sumsel
15 Jul 2021 Dilihat 296x

HD: Tingkatkan Sinergitas Untuk Maksimalkan Penyerapan Anggaran

Palembang, sumselprov.go.id- Hal tersebut diungkapkan Gubernur Sumsel H. Herman Deru saat menerima audiensi Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sumsel, Lydia Kurniawati Christyana M.M., beserta jajaran di Ruang Tamu Gubernur, Rabu (14/7/2021). Audiensi dilakukan dalam rangka silaturahmi dan membahas soal penyerapan anggaran baik itu mengenai Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Desa hingga Kredit Usaha Rakyat (KUR). Dalam kesempatan itu, HD menyambut baik kedatangan rombongan tersebut. Menurutnya komunikasi dan koordinasi memang diperlukan untuk meningkatkan sinergitas kedua belah pihak. Karena itu meski pandemi, Ia menggagas tetap dilakukan pertemuan secara rutin. "Dulukan ada coffee morning namun sejak pandemi kegiatan menjadi terbatas. Tapi ini tidak menghalangi, koordinasi bisa tetap dilakukan secara virtual," jelasnya. Menurut Herman Deru terkait penyerapan anggaran di Sumsel untuk KUR sangat tinggi di Sumsel. Hal itu tak lepas dari upaya Pemprov yang mengangkat ribuan tenaga Pendamping Peningkatan Ekonomi Petani (P2EP). "Untuk dana desa itu Saya pikir perlu dilakukan penyederhanaan regulasi. Makanya kita harus rutin berkoordinasi satu sama lain. Sebab implementasinya butuh sinergitas yang kuat," tutup HD. Sementara itu Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sumsel, Lydia Kurniawati Christyana M.M., katakan audiensi ini bertujuan untuk bersilaturahmi dan berkenalan atas kepengurusan yang baru. Selain itu, dirinya juga ingin mendapatkan arahan dari Gubernur Sumsel H.Herman Deru terkait penyaluran transfer ke daerah dan dana desa (TKDD). Turut hadir Plt. Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Setda Sumsel Dr. Ekowati Retnaningsih, SKM., M. Kes juga Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Pemprov Sumsel, Muzzakir. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.

Baca Detail
FGD Implementasi Qris, Wujudkan Digitalisasi Transaksi Sumsel Sumsel
15 Jul 2021 Dilihat 205x

FGD Implementasi Qris, Wujudkan Digitalisasi Transaksi Sumsel

Palembang, sumselprov.go.id- Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Plh. Sekda Prov. Sumsel, H. Ahmad Najib, SH.,M.Hum mengikuti kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Monitoring Implementasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di wilayah Sumatera Selatan, berlangsung di Kantor BI Prov. Sumsel, Rabu (14/7/2021). FGD ini dilakukan guna meningkatkan penggunaan QRIS disetiap transaksi keuangan pada semua sektor yang ada diwilayah Sumsel. Dikesempatan tersebut Akhmad Najib mengatakan bahwa ada beberapa hal yang harus dilakukan dalam mengajak masyarakat dalam memanfaatkan QRIS sebagai alat transaksi digital pada setiap sektor transaksi dengan melakukan sosialiasi dan edukasi terhadap masyarakat. "Selain perbankan dan pemerintah. Promosi, edukasi, sosialisasi juga harus dilakukan pada komunitas - komunitas kecil yang ada di Sumsel seperti Pasar Tradisional, UMKM, Cafe - Cafe Kecil dan sektor transaksi keuangan lainnya", Ucap Najib. Disela waktu diskusi Akhmad Najib menambahkan bahwa penggunaan QRIS harus didukung dengan komitmen para pemimpin disetiap level hingga pada level kepala desa agar masyarakat mau mengikuti langkah pemerintah dalam penggunaan QRIS. Sementara itu Kepala Kantor Perwakilan BI Sumsel, Hari Widodo menjelaskan bahwa  hingga Juni 2021 pemanfaatan QRIS disumsel telah mencapai pengguna sebanyak 218.436 merchant yang didominasi dari Kota Palembang. "QRIS bukanlah aplikasi pembayaran online melainkan penyederhana QR Code yang bersifat universal dan dapat dimanfaatkan oleh semua aplikasi pembayaran online", ungkapnya. Selain itu disampaikannya bahwa pemanfaatan QRIS juga sangat relevan dengan kondisi pandemi saat ini karena dapat mendukung pemerintah dalam mengurangi transaksi langsung pada masyarakat sehingga dapat menekan angka penularan covid-19. Turut hadir Karo Perekonomian, H. Afrian Joni., SE., M.M, dan Para Pejabat Bank Diwilayah Sumsel. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.

Baca Detail
HD: Asrama Haji Siap Jadi Rumah Sehat Sumsel
15 Jul 2021 Dilihat 197x

HD: Asrama Haji Siap Jadi Rumah Sehat

Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru  katakan Wisma Asrama Haji  siap  dijadikan  rumah sehat guna menampung  pasien Covid-19 yang akan isolasi mandiri.  Dan juga  tenaga kesehatan (Nakes) serta obat- obat an  telah disiapkan .    Hal tersebut diutarakan pada saat  Peninjauan Asrama Haji dan Penambahan 7 Tower Wisma Atlet Jakabaring Sport City (Rumah Sehat Jakabaring) sebagai tempat Isolasi Terpusat bertempat di Asrama Haji, Rabu (14/7/2021)   "Saya harapkan kesadaran masyarakat lakukan test pcr dan antigen, tidak perlu ragu isolasi mandiri tempat sudah siap tanpa biaya" ujar Gubernur Herman Deru (HD)   HD utarakan persiapan Sumsel sudah benar matang Jakabaring  yang tadi 1 tower sudah ada 2 tower guna antisipasi ada lonjakan signifikan  Covid -19 ditambah disini di Asrama Haji ada 3 tower lagi dengan 500 tempat tidur    "Tempat isolasi mandiri  siap tanpa ada pungutan biaya dan kesiapan obat serta nakesnya" ucap HD   HD jelaskan tidak perlu ragu lagi datang untuk isolasi mandiri ke tempat ini apabila jika ada anak kecil di rumah ada keraguan, datang lah ketempat ini karena tempat ini siap menjadi tempat Isolasi    "Kita patut bersyukur tingkat  kesembuhan di Sumsel sudah 83 persen diatas rata-rata nasional"    Ditambah HD, Pemprov Sumsel selalu siap melayani utamakan OTG dan gejala ringan, terkait BOR kita bersyukur dari 79 jadi 77 dan perlu  komunikasi kabupaten kota dan tidak perlu panik kita hadapi dengan tangguh.   Turut hadir Staf Ahli Gubernur Bid. Pemerintahan, Hukum dan Politik ,  H Rosidin Hasan M.Pd.i., Kepala BPBD H. Iriansyah., S.Sos., SKM, M.Kes, Kadis Kominfo H. Achmad Rizwan, S. STP, MM, Kasat Pol PP Prov. Sumsel M. Aris Saputra, S.Sos, M.Si   Tim Media Dinas Kominfo Prov Sumsel

Baca Detail
Pemprov Sumsel Optimalkan  Pendistribusian Oksigen Medis Sumsel
14 Jul 2021 Dilihat 191x

Pemprov Sumsel Optimalkan Pendistribusian Oksigen Medis

Palembang, sumselprov.go.id - Rapat Koordinasi terkait distribusi oksigen medis ke Rumah Sakit Rujukan Covid-19  dipimpin dan dibuka oleh Plh. Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan H. Akhmad Najib. S.H., M.Hum bertempat di Ruang Rapat Sekda, Selasa (13/7/2021) Najib jelaskan menindak lanjuti arahan Gubernur Herman Deru  menghimbau dan mengajak para koorporasi dan perorangan yang berkemampuan untuk peduli dan saling tolong menolong dalam menghadapi situasi pandemi Covid-19. "Kebutuhan pelayanan di Rumah Sakit akan ditambah dan akan dipenuhi sesuai kondisi serta sangat dibutuhkan utamanya oksigen medis untuk keperluan wabah covid -  19" ujarnya  Najib utarakan, melihat situasi perkembangan Covid-19 pada beberapa wilayah di Sumatera Selatan telah terjadi peningkatan kasus dengan cepat dan signifikan sehingga mengakibatkan meningkatnyak ebutuhan pelayanan bagi pasien Covid-19 Berdasarkan perkembangan Covid-19 di Provinsi Sumatera Selatan per tanggal 12 Juli 2021, terdapat penambahan kasus konfirmasi positif 471 orang dengan total kumulatif 32. 429 orang.  "Hanya oksigen medis berkualitas tinggi yang boleh diberikan kepada pasien. Semua Fasilitas Kesehatan Rumah Sakit yang merawat pasien COVID-19 harus mengidentifikasi sumber-sumber penyedia oksigen yang ada dan memilih sumber penyedia oksigen secara tepat untuk mengantisipasi kenaikan kebutuhan Oksigen bagi pasien COVID-19" ucapnya Lanjutnya, terdapat 56 Rumah Sakit Rujukan Covid di Sumatera Selatan, Kebutuhan oksigen dalam menunjang perawatan pasien tidak hanya di berikan kepada pasien Covid-19, Namun diperkirakan 80 persen dialokasikan untuk penanganan pasien covid-19, baik di ruang Isolasi Seiring dengan meningkatnya kapasitas kebutuhan pasokan oksigen "Antusias dukungan tersebut terlihat dari kehadiran guna PT Pusri, PT Bukit Asam, PT  Samator PT OKI Pulp and Paper,PT Ligasin" tutupya  Turut hadir  Kadinkes Dra. Lesty Nurainy, Apt, M.Kes, Kepala BPBD H. Iriansyah., S.Sos., SKM, M.Kes Karo Perekonomian H. Afrian Joni., SE., M.M Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel

Baca Detail
HD Harap Peran GeKraft  Mampu Kembangkan Ekosistem  Ekonomi Kreatif di Sumsel Sumsel
14 Jul 2021 Dilihat 273x

HD Harap Peran GeKraft  Mampu Kembangkan Ekosistem  Ekonomi Kreatif di Sumsel

Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumsel H Herman Deru menerima pengurus Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GeKraft) wilayah Sumatera Selatan di Ruang Tamu Gubernur, Selasa (13/7/2021) ). HD menyambut baik audiensi ini, menurutnya adanya organisasi ini akan membantu negara untuk menggerakan ekonomi masyarakat yang tidak harus semata melalui kementerian, lembaga atau dinas-dinas terkait. Termasuk seiring dinamika perkembangan teknologi berbasis perekonomian yang menghasilkan trasformasi online, HD berharap gerakan ini mampu memberikan aplikasi dan implementasi yang jelas dalam kinerjanya. "Artinya kalau ini dinamakan gerakan berarti kalian ada didalamnya juga, jadi bergeraklah  karena kalian punya kemampuan. Kita bangga dalam keterpurukan kita ini masih ada yang punya kreatifitas sehingga Sumsel tidak termasuk yang ekonominya terlalu terpuruk karena kita kreatif apalagi dengan kehadiran kalian," ungkap HD Untuk menjalankan organisasi ini, HD berharap agar para anggota gerakan ekonomi kreatif dapat berperan dalam memberikan pembinaan tentang permodalan ke masyarakat dengan cara menyediakan kanal-kanal peminjaman bekerjasama dengan perbankan. Selanjutnya, memberikan sarana-sarana pelatihan dan membantu proses pemasarannya. "Hal ini agar organisasi ini dapat bermanfaat. Dimana dengan menjadi bagian gerakan ini maka kalian juga penggerak. Dan pemerintah menjadi faktor penggeraknya. Saya berharap agar dalam waktu dekat langsung ada wilayah binaan," ujarnya. Ketua GeKraft wilayah Sumatera Selatan Akbar Alvaro , mengatakan gerakan ini sudah terbentuk 6 tahun lalu untuk menjadi suatu wadah fasilitator komunal ekonomi kreatif daerah. Dan baru dibentuk untuk wilayah Sumsel Turut hadir Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Sumsel, Supriyono, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumsel, Dra. Hj. Musiawati, MM., Kepala Biro Perekonomian, H. Afrian Joni, SE.,MM, Karo Umum dan Perlengkapan, Sandi Fahlevi SE MSi. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.