Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
HD: Netizen Hanya Tahu Pembangunan Merupakan Tanggung Jawab Pemimpin Daerah
Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru katakan pembangunan Infrastruktur oleh masyarakat khususnya netizen kurang dipahami apakah itu merupakan kewenangan dan tanggungjawab pemerintah pusat atau kabupaten. Yang jelas masyarakat menilai bagus atau tidaknya Infrastruktur khususnya jalan merupakan tanggung jawab Gubernur.. Hal tersebut diutarakan HD saat peninjauan pemotongan Hewan Qurban Pegawai Dinas PU dan Tata Ruang Prov. Sumsel dan sekaligus Peninjauan Tempat Pembuatan Aspal Panas (Aspal Goreng) bertempat di Workshop Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang Prov. Sumsel Jl Kolonel Sulaiman Amin Talang Indah KM 7 Palembang, Rabu (21/7/2021) "Kita harus bersyukur, tidak usah takabur dalam kesuksesan dalam membangun infrastruktur. Semua itu berjalan hanya dengan kemauan keras dan dengan adanya dana memadai" ujar HD HD ungkapkan sejak pertama kali dirinya menjabat sebagai Gubernur fokus dan konsentrasi utama adalah infrastruktur jalan dan hingga saat ini sudah memadai serta sukses di seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Selatan "Kita harus ubah pola pikir. Saya minta kepada yang membidangi untuk dapat segera membuat postur anggaran di APBD dengan mencocokan sesuai dengan keahlian guna mengoperasikan semua alat guna kebutuhan masyarakat. Saya ingin keinginan tahu masyarakat terkait workshop peralatan siap dan siapkan sdmnya dan harus bermanfaat" imbuh HD "Terkait Esensi berkurban, perlu sasaran yang tepat dan solidaritas berbagi kepada orang yang membutuhkan kepada saudara yang kurang mampu" tutup HD Ka. Dinas PUBM-TR Provinsi Sumsel H. Darma Budhy, SH.,ST.,MT SE., M.Si katakan apresiasi kami dan bersyukur atas kehadiran pak Gubernur Herman Deru dapat bersama merayakan Hari Raya Idul Adha dan biaya berasal dari arisan 19 ekor sapi dan 1 ekor sapi dari pak Gubernur "Mohon peresmian dan arahan Gubernur dan disini kami informasikan sudah dilakukan penutupan jalan berlubang" ujarnya Turut hadir para kepala OPD Prov. Sumsel
Sumsel
Kagum dengan Alat Potong Hewan Kurban Inovasi Warga Kalidoni, HD Borong 10 Unit untuk Disebar ke Daerah
Palembang, sumselprov.go.id- Usai menggelar sholat Ied berjamaah bersama keluarga di Griya Agung, Selasa (20/7/2021) pagi, Gubernur Sumsel H. Herman Deru memantau proses pemotongan hewan kurban disejumlah lokasi di kota Palembang. Saat meninjau proses pemotongan hewan kurban di Masjid Al Falah Talang Gading Kecamatan Kalidoni, HD melihat alat potong hewan kurban lain dari biasanya. Alat potong hewan kurban yang terdiri dari rangkaian material besi tersebut dinilai HD sebagai inovasi yang patut diapresiasi karena fungsinya dapat memudahkan dalam proses pemotongan hewan kurban. "Alat potong sapi ini saya beri nama Al-Ikhlas, sesuai dengan niat kita berkurban adalah ikhlas," tegasnya. Sebagai bentuk kekaguman atas inovasi yang telah dibuat jamaah masjid Al Ikhlas tersebut HD yang dikenal sebagai pemimpin yang inovatif, memesan 10 unit alat yang sama yang nantinya alat potong hewan tersebut akan disebar disejumlah lokasi di Sumsel. "Saya pesan sepuluh ya. Nanti saya sebar ke daerah di Sumsel agar mempermudah proses pemotongan sapi. Ini inovasi yang bagus," ungkap HD. HD menilai dengan menggunakan alat potong Al-Ikhlas tersebut, proses pemotongan hewan kurban sangat efesien. Karena gampang dioperasikan sehingga tidak menyakiti hewan yang akan dipotong. "Dengan memakai alat ini, petugas juga terhindar dari terjangan ataupun sepakan dari hewan yang akan dipotong. Ini sangat bermanfaat sekali," terangnya. HD juga berharap, alat potong Al-Ikhlas tersebut bisa menjadi contoh bagi masyarakat Sumsel lainnya, termasuk bagi masyarakat yang tinggal di desa-desa. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Tunaikan Sholat Idul Adha, HD: Tetap Jaga Solidaritas dan Pupuk Rasa Berkurban Untuk Berbagi
Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru (HD) dan Ketua TP PKK Prov. Sumsel, Hj. Febrita Lustia Herman Deru laksanakan sholat Idul Adha 1442 H di Istana Gubernur dengan menerapkan protokol kesehatan di Griya Agung, Selasa (20/7/2021). Keinginan HD untuk Sholat Idul Adha bersama warga tidak dapat dilakukannya tahun ini mengingat kondisi pandemi Covid-19 yang belum berakhir. Oleh sebab itu HD menunaikan ibadah tersebut di Istana Gubernur dengan jumlah Jama'ah yang dibatasi. Hal tersebut dilakukan guna memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa kegiatan yang sifatnya menimbulkan kerumunan harus dibatasi dan dikurangi agar pandemi Covid-19 segera berakhir. Setelah menunaikan ibadah sholat idul adha yang dipimpin oleh Imam Sholat, H. Abdurrahman, M.Pd.I, HD memberikan arahan kepada pejabat pemerintahan dan ASN untuk tetap menjaga solidaritas dimasa pandemi serta meningkatkan rasa ingin berkurban berbagi kepada sesama melalui peringatan Hari Raya Idul Adha tahun ini. "Bagi kita semua yang berkemampuan, ayo kita bangun rasa solidaritas, ayo kita bangun rasa ingin berkurban untuk berbagi ke sesama dan tetap menjaga silaturahmi ditengah kondisi pandemi dengan menjalan prokes yang benar dan disiplin yang diterapkan dengan ketat", ungkap HD. Di Hari Raya Idul Adha ini juga, HD meminta agar semua pejabat pemerintah dilingkungan Pemprov Sumsel untuk dapat mengintropeksi diri, membenahi perilaku yang tidak baik dan bertanggung jawab atas pekerjaan yang telah diberikan. "Kita patut bersyukur ditengah kondisi yang seperti ini, kita masih diberikan kemudahan dalam mendapatkan rezeki. Maka dari itu saya harap kita semua dapat bertanggung jawab atas jabatan dan pekerjaan yang diberikan", ucap HD. Selain itu HD juga meminta agar semua pejabat dan ASN dilingkungan Pemprov Sumsel dapat menjadi contoh bagi masyarakat agar mereka mau dan tetap menjalankan Protokol Kesehatan dengan baik dan benar hingga kondisi pandemi Covid-19 berakhir. Turut hadir Karo Umum dan Perlengkapan, Sandi Fahlepi, SP, M.Si. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD Sebar 100 Ekor Sapi Untuk Masyarakat Sumsel
Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumsel H Herman Deru memang dikenal dekat serta perhatian dengan masyarakat. Setelah program bedah rumah bagi masyarakat tidak mampu yang saat ini sedang berjalan , kali ini HD menjelang hari Raya Idul Adha 1442 H yang masih dalam keadaan Pandemi Covid-19, dirinya berkesempatan untuk menyerahkan langsung sapi kurban di beberapa lokasi. "Sengaja kita datang ke beberapa tempat ini untuk menyerahkan sapi kurban kepada masyarakat. Ini merupakan langkah kita untuk berbagi di hari raya idul adha," kata HD di sela penyerahan sapi kurban di masjid Agung Palembang, Senin (19/7/2021). "Ada 100 ekor sapi yang terkumpul. Sapi kurban tersebut merupakan hasil dari dana yang dikumpulkan para ASN, pegawai BUMD dan lainnya. Sapi-sapi tersebut kita sebar di wilayah-wilayah yang kita nilai berhak menerimanya," paparnya. Menurutnya, Idul Adha 1442 H saat ini memang merupakan momen yang tepat untuk berbagi. Apalagi idul adha kali ini, masyarakat juga masih harus berjuang melawan pandemi covid-19 yang belum usai. Diketahui, penyerahan sapi kurban yang dilakukan Gubernur Herman Deru berawal dari Masjid Al Amin di kawasan rumah susun Palembang. Di tempat itu, Herman Deru menyerahkan sapi kurban atas nama dirinya dan keluarga. Tidak hanya itu, sebanyak 800 kepala keluarga di kawasan padat penduduk tersebut juga diberikan bantuan berupa beras. Bantuan tersebut akan langsung didistribusikan oleh Dinas Sosial Provinsi Sumsel. Lalu, Herman Deru menuju masjid Muhajidin di kawasan 5 Ulu Palembang. Seekor sapi kurban diberikan dikawasan itu. Kemudian, Herman Deru memberikan bantuan hewan kurban di kawasan Jalan KH H Balqi Kelurahan 16 Ulu sebelum akhirnya memberikan bantuan sapi kurban di Masjid Agung Palembang. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Pemprov Sumsel Hadiri HUT MATTANEWS.CO ke 3
Palembang, sumsel.prov.go.id - Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru yang diwakili Asisten III Bidang Administrasi & Umum Prof. Dr. Edward Juliartha, MM katakan bahwa pada momentum Hari Ulang Tahun ini, jadikan sebagai intropeksi diri apa yang telah dilakukan bagi masyarakat agar media ini sebagai media informasi yang bermanfaat serta dapat menjadi wadah untuk mengedukasi masyarakat dengan informasi yang akurat dan dapat dipercaya oleh masyarakat. Hal tersebut diutarakan pada acara Peringatan HUT MATTANEWS ke-3 Tahun "MATTA Terpercaya Menatap Nusantara" bertempat di Kantor Mattanews.co Jl. Angkatan 45 Lr. Harapan Palembang, Minggu (18/7/2021) "Saya mengucapkan selamat kepada media Mattanews. Saya juga berharap agar media ini bisa memberikan nilai pengetahuan yang membangun masyarakat Sumsel,” ucap Edward Dalam situasi ini pada saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan kita tidak termasuk PPKM darurat seperti daerah lainnya. Tapi perlu edukasi dan Kampanyekan kepada masyarakat bahwa kita harus selalu mematuhi protokol kesehatan dengan mematuhi 5 M guna menghindari covid-19 "Kita sangat senang dengan mendengar suara berita yang terbaik dari MATTANEWS walaupun masih berumur 3 tahun sudah proporsional sesuai slogannya Independen lugas dan terpercaya" ucapnya Lanjutnya, sebagai acuan menampilkan berita yang baik dan displin sudah merupakan ada keunggulan diri dengan sinergitas perlu mempertahankan dan kita rayakan HUT MattaNews "Dengan SDM yang unggul dari para wartawan, dengan tidak melupakan kesejahteraan para jurnalis dengan menyajikan berita sangat dibutuhkan informasi yang akurat" tutupnya Turut hadir Pimpinan MATTANEWS Ardhy Fitriansyah, Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Sumsel, AKBP Iralinsah Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
Meski Bukan Provinsi PPKM Darurat, HD Ajak Masyarakat Sumsel Tetap Prokes dan Vaksin
Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumsel H. Herman Deru menghadiri Rakor Evaluasi Pelaksanaan PPKM Mikro di perketat dan PPKM Darurat diselenggarakan oleh Menko Perekonomian RI Dr. (H.C.) Ir. Airlangga Hartarto, M.B.A.,M.M.T secara Virtual dari Sumsel Command center, Sabtu (17/7/2021). Airlangga mengatakan, dalam menekan peningkatan kasus Covid-19 di Indonesia dan penerapan PPKM pada Kab/Kota di Luar Jawa-Bali untuk diperpanjang mulai tanggal 21 Juli - 2 Agustus 2021. 3 Tingkatan Pembatasan Kegiatan Masyarakat yaitu PPKM Darurat, PPKM Mikro Ketat Dan PPKM Mikro Sedang. PPKM Darurat dilakukan untuk daerah yang belum mengalami penurunan secara signifikan khususnya mobilitas penduduk, Tingkat transmisi kasus, Penyebaran Varian Virus Covid-19 dan Varian baru. 8 Provinsi masuk dalam PPKM Darurat meliputi Prov. Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kepulauan Riau, Lampung, NTB, Papua Barat, Sumatera Barat dan Sumatera Utara. HD katakan, Sumsel tidak termasuk kedalam Provinsi yang ditetapkan untuk PPKM Darurat oleh pemerintah pusat, hal tersebut tidak lepas dari peran serta Pemporv dan Pemkab, serta dukungan TNI, Polri dan kesadaran masyarakat Akan vaksinasi dan mematuhi protokol kesehatan. “Saya senang, animo masyarakat sangat tinggi untuk vaksinasi, yang menjadi Kendala saat ini adalah vaksin , oleh karena itu saya minta bantuan Menko Perekonomian untuk dapat membantu mendistribusikan vaksin ke daerah ”tuturnya. HD juga meminta kepada Kemenkes agar dapat memperbarui data pasien Virus D sudah sembuh akan tetapi masih terdata. Terkait persiapan dalam membantu Provinsi tetanga yang telah mengajukan permohonan Oksigen(O2), “Selama persediaan masih ada Sumsel siap membantu, akan tetapi sekarang masih terkendala di alat angkut dan tabung,” Mendagri RI Tito Karnavian mengatakan jajaran TNI, Polri dan Satpol PP harus bersinergi dalam menegakkan operasi yustisi dan tetap dilaksanakan secara humanis, santun dan manusiawi. Turut hadir Plh. Sekda Sumsel H. Akhmad Najib, Walikota Palembang Harnojoyo, Danrem 044 Gapo Brigjen TNI Jauhari Agus Suraji dan Para Kepala OPD Prov Sumsel. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Pemprov Sumsel Hadiri Rakornas GWPP
Palembang, sumselprov.go.id- Plh Sekda Sumsel H Akhmad Najib SH MHum, menghadiri Rapat koordinasi nasional (rakornas) Gubernur Sebagai Wakil Pemerintah Pusat dan Kegiatan Dekonsentrasi Gubernur sebagai wakil pemerintah pusat tahun anggaran 2021 dari Sumsel Command Center, Jumat (16/7/2021), diselenggarakan melalui aplikasi zoom meeting. Dalam kesempatan itu Plh Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan, Dr H Suhajar Diantoro, MSi, mengatakan bahwa sistem negara dibuat sesuai dengan Undang-Undang pemerintahan daerah dengan azas pemerintah Desentralisasi dan Dekonsentrasi. Kisi otonomi daerah, urusan pemerintah, kekuasaan penyelenggaraan negara pusatnya di presiden, dan urusan pemerintahan diserahkan ke Pemerintah Provinsi dan kab/kota. Tugas dan wewenang kepala daerah adalah sebagai penyelenggara urusan otonomi daerah, sedangkan sebagai wakil pemerintah pusat yaitu melakukan pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan urusan pemerintah yang menjadi kewenangan pemerintah kab/kota. "Kedudukan Gubernur sebagai Wakil Pemerintah Pusat (GWPP) diatur dalam UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Dimana adanya undang-undang ini memperkuat peran GWPP dalam mengkoordinir serta membina kab kota," ujarnya. Selain itu, GWPP dalam melaksanakan tugas dibantu bidang unit pekerjaan. Dalam kesempatan itu juga dilakukan pemaparan dan diskusi, oleh Dirjen Bina Adwil, Dirjen Bina Bangda, dan Dirjen Otda Kemendagri. Inspektur Jenderal Kemendagri, Dr Tumpak Haposan Simanjuntak, memaparkan pelaksanaan monitoring evaluasi dan supervisi terhadap pengawasan capaian standar pelayanan minimal, Pembinaan dan pengawasan pemda, tujuan pengawasan pemda, kedudukan inspektorat daerah dalam perangkat gubernur sebagai wakil pemerintah pusat "Ruang lingkup pengawasan penyelenggaraan daerah harus dilaksanakan dengan efektif, efisien, ekonomis, aktual dan berkeadilan," katanya. Turut hadir Inspektur Sumsel, Bambang Wirawan SE., MM.,Ak.,CA., Kepala DPMPTSP Provinsi Sumatera Selatan, Hj. Megaria, M.Si. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD Resmikan Selter Karantina Covid-19 Polda Sumsel
Palembang, sumselprov.go.id - Keberadaan selter karantina tersebut mendapat pujian dari Gubernur Sumsel, Herman Deru. Menurutnya, Kapolda Sumsel telah melakukan kreatifitas yang luar biasa dalam mendukung penanganan Covid-19 di Sumsel bertempat di Komplek Pakri Palembang, Jumat, (16/7/21). . Selain itu, HD menilai, lokasi karantina yang juga diperuntukan bagi keluarga personel Polda Sumsel tersebut sebagai bentuk kepedulian para pemimpin instansi dalam memberikan pelayanan kepada bawahannya. . Kendati demikian, pihak pemerintah tidak ingin tinggal diam, HD turut memberikan suplay vitamin bagi para peserta karantina melalui Dinas Kesehatan Sumsel. . Usai meresmikan Selter Karantina, orang nomor satu di Sumsel ini juga menyempatkan diri meninjau kondisi Selter Karantina, sekaligus melakukan komunikasi untuk memberikan semangat bagi para pasien Covid-19 dari personil Polda Sumsel yang sedang menjalani perawatan. . Sementara itu, Kapolda Sumsel, Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri, MM mengatakan, Selter Karantina tersebut merupakan hasil sulap dari Hotel Grand Komala yang belum terlalu diminati masyarakat. Sehingga dimanfaatkan dengan multi fungsi sebagai lokasi karantina Covid-19. . “Ini sebagai upaya meningkatkan BOR di Sumsel. Polres juga membuka selter juga di lokasi masing-masing dengan memanfaatkan asrama hingga barak yang tidak terpakai. . “ini memberikan warna bagi Sumsel dalam penanganan Covid-19. Ada 50 kamar yang tersedia, 39 diantaranya layak pakai. Saat ini sudah ada 3 orang personel Polda Sumsel yang sedang menjalani isolasi di Selter Karantina ini,” terangnya. . Kendati tujuan awalnya diperuntukkan bagi personel Polda Sumsel dan keluarga, namun, ungkap Eko, pihaknya mengaku tetap melayani masyarakat umum yang ingin melakukan karantina lantaran terpapar Covid-19. Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
Tempel Sticker Kreatif, HD Ajak Masyarakat Selalu Ingat Prokes
Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru tidak henti-hentinya mengajak para stake holder dalam melindungi masyarakat dari wabah Covid-19. Sebagai antisipasi terjadinya lonjakan wabah covid- 19, Pemerintah Sumsel mengambil langkah cepat dengan melakukan sejumlah langkah antisipatif agar jumlah peningkatannya dapat segera dikendalikan Hal tersebut terlihat saat HD langsung melakukan Penempelan Stiker pada Kendaraan Roda Empat Dinas, Umum dan Pribadi serta Pemasangan Spanduk dan Baliho pada Fasilitas Umum dalam rangka Kampanye Prokes dan Sosialisasi PPKM Mikro di Perketat di Kota Palembang bertempat di Terminal Alang-Alang Lebar KM. 12 Palembang, Jumat (16/7/2021) "Ini merupakan ide kreatif Pak Kapolda untuk melindungi Masyarakat dari wabah covid-19" ujar HD HD utarakan banyak sekali ide kreatif dengan pikiran ide luar biasa seperti penempelan stiker dengan meme dan karikatur inovatif guna mengajak kesadaran masyarakat akan bahaya covid-19. Lanjutnya butuh ketegasan dengan tindakan humanis secara persuasif agar tidak menimbulkan permasalahan di masyarakat dan kita ajak masyarakat tentang sangat perlunya vaksinasi. "Pemerintah punya kewajiban dan menaungi masyarakat dan semata -mata ingin menjaga warganya dan semua butuh kesadaran" tegas HD Jelas HD, ada dua perspektif menyikapi Corona -19, pertama memang terjadi adanya wabah tersebut dan kedua bagaimana kesadaran masyarakat menuju high imunity guna membuat peta kebijakan "Perlu Pesan dan ide kreatif untuk mengajak masyarakat dan semua pihak terlibat dalam menjalankan pemasangan stiker dimulai di seluruh Sumatera Selatan" tutupnya Turut hadir Kapolda Sumatera Selatan Irjen. Pol. Prof. Dr. Eko Indra Heri, M.M, Kasdam II/Swj Brigjen TNI Muhammad Zamroni, dan para Kepala OPD Prov. Sumsel Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel