Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
HD Terus Pantau Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 bagi Masyarakat
Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru katakan bahwa animo masyarakat Sumsel untuk vaksinasi Covid-19 sangat tinggi, dan kita apresiasi masyarakat begitu antusias dengan kesadaran akan pentingnya vaksin, dimana aksi nyata berbagi melalui kepedulian ormas Laskar Merah Putih dibutuhkan guna dapat menginfokan serta sebagai wadah memfasilitasi masyarakat dalam kegiatan vaksinasi Hal tersebut diutarakan dan terlihat saat memantau serta mengahadiri langsung untuk menyaksikan Pelaksanaan Vaksinasi covid -19 bagi Anggota Laskar Merah Putih (LMP) bertempat di Nite and Day Hotel Jl Veteran Palembang, Sabtu (4/9/2021) "Kita butuh ormas dan semua pihak sebagai info dan kanalnya kemana, untuk mengajak masyarakat pelaksanaan vaksin dapat terlaksana dengan baik" ujar Gubernur Herman Deru (HD) pada saat wawancara dengan Jurnalis HD utarakan dibutuhkan kerjasama yang baik antara kabupaten/kota dengan pemprov serta ormas, dimana kuotanya sudah dibagi dari provinsi dan operatornya adalah kabupaten/kota "Akhir tahun kita butuh 1,5 juta per bulan dan ini juga sudah ada penambahan- penambahan" ucap HD "Terkait kondisi membaik ini tidak semata mata karena satgas yang tapi kesadaran masyarakat. Tahun 2022 ada vaksin berbayar tapi dengan catatan maupun tanda kutip bagi masyarakat mampu membayar" tutupnya Turut hadir Ketua Markas Daerah Laskar Merah Putih Provinsi Sumsel, Prof DR H M Edwar Juliartha.MM, Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM Drs. Nelson Firdaus, MM dan Para Kepala OPD Prov Sumsel Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
HD Terus Beri Perhatian Kepada Masyarakat dengan Menyalurkan Bansos di Masa Pandemi
Palembang, sumselprov.go.id - Dimasa Pandemi covid-19 ini Gubernur Sumsel H Herman Deru terus memberikan perhatiannya kepada masyarakat dengan cara menyalurkan bantuan sosial (Bansos) berupa beras 10 kg di Markas Daerah Gedung LVRI Provinsi Sumsel, Jumat, (3/9/2021) Herman Deru menyerahkan secara simbolis bantuan beras 10 Kg kepada warga yang terdampak Covid-19, termasuk para pejuang veteran, para istri-istri pejuang serta para resimen yuda putra. Dengan menggandeng organisasi PD Pemuda Panca Marga (PPM) Sumsel akan mendisitribusikan sedikitnya 40 ton beras kepada masyarakat. "40 ton saya pikir jumlah itu lumayan banyak, saya harap distribusikan dengan benar dengan ada penerima yang layak," katanya. Dia minta bagi yang menerima bantuan ini jangan merasa direndahkan, karena menurutnya bantuan ini semata mata bentuk perhatiaan Pemerintah khususnya dari Gubernur Sumsel untuk seluruh warga yang layak menerima terdampak covid-19. "Keluarga menerima manfaat jangan pernah merasa direndahkan, karena ini cara pemerintah untuk berbagi," ungkapnya. Tutur hadir pada kesempatan ini, Kepala Dinsos Sumsel, Mirwansyah, Ketua LVRI Sumsel, Ramses Nababan, Gerry Iskandar serta Para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Sumsel/mewakili. Tim Media Finas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
SUMSEL Siap Menjadi Tuan Rumah FORNAS VI Tahun 2022
Palembang, sumselprpv.go.id - Pj Sekda Sumsel SA Supriyono utarakan guna mensukseskan Iven ini semua OPD harus koodinasi dan saling bantu penuh, dimana rencana awal Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) dilaksanakan indoor menjadi out door Hal tersebut diutarakan pada saat memimpin Rapat Persiapan Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) XXXVIII Tahun 2021 dan Launching Sumsel Sebagai Tuan Rumah FORNAS (Festival Olahraga Rekreasi Nasional) VI Tahun 2022 bertempat di Ruang Rapat Setda, Jumat (3/9/2021) "Ayo kita harus siap dan saling koordinasi satu sama lain dan perlu dimatangkan persiapan terkait apa kebutuhan maupun anggaran yang dibutuhkan serta teknis maupun program acara yang harus dimatangkan" ujar Sekda Ka. Dinas Pemuda dan Olahraga Drs. Akhmad Yusuf., M.Si utarakan Penyelenggaraan Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) ke VI yang akan digelar oleh Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Palembang, pada 29 Juni - 7 Juli 2022. Launching FORNAS VI 2022 di Sumatera Selatan merupakan Festival Olahraga Rekreasi Nasional yang Countdown H-300 menuju FORNAS VI Tahun 2021 "Peresmian LOGO dan MASKOT FORNAS VI 2021 Tahun 2022 oleh Gubernur Sumatera Selatan bersama Ketua KORMI Nasional Hayono Isman serta Undangan lainnya. Ditandai dengan penekanan Tombol Sirene yang diikuti tampilnya LOGO dan MASKOT pada Screen LED Video Tron" ujarnya Turut hadir Ka. Dinas Pendidikan Prov. Sumsel Drs. H. Riza Fahlevi, MM, Ka. Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Prov. Sumsel Ir. Basyaruddin Akhmad, M.Sc Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
HD : Tingkatkan Pendidikan Mental Melalui Kegiatan Agama
Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru saat ini memang tengah fokus melakukan pembangunan. Tidak hanya infrastruktur seperti jalan dan jembatan, perkembangan rumah ibadah juga tak luput dari perhatian. "Membangun itu tidak cukup hanya fisik saja, tapi juga pendidikan mental harus dilakukan agar hidup masyarakat sesuai dengan karakter dan adat istiadat bangsa ini," kata HD saat safari Jum'at di Masjid Al Kahfi Komplek Gedung Diklat BKPMRI Sumsel, Kebun Bunga, Sukarami Palembang, Jum'at (3/9). Dia mengatakan, semua pihak harus turut berperan dalam memberikan pendidikan mental tersebut. Termasuk juga tokoh agama hingga BKPMRI harus turut berperan. "Kita harus berkolaborasi untuk merajut pendidikan mental ini. Pemerintah membangun fisik, dan semua pihak membantu membangun pendidikan mental tersebut," terangnya. Disisi lain, HD juga mengajak masyarakat khususnya jemaah masjid Al Kahfi untuk terus memakmurkan masjid. "Ada tanggung jawab dan semangat aktivitas keagamaan yang harus dilakukan didalamnya. Buat kegiatan yang bermanfaat di masjid seperti mengaji dan kegiatan keagamaan lainnya. Termasuk juga akad nikah boleh digelar di masjid," tuturnya. Sebelumnya di tempat yang sama, HD juga memberikan bantuan sebanyak 2500 paket beras untuk masyarakat yang terdampak covid-19. "Bantuan ini diberikan sebagai bentuk perhatian dan kepedulian kepada guru-guru ngaji di Sumsel ini," paparnya. Sementara itu, Ketua DPW BKPMRI Sumsel H Firdaus mengatakan, saat ini telah banyak upaya yang dilakukan masjid Al Kahfi untuk kemakmuran umat. "Masjid ini juga memiliki program Al Kahfi berbagi berupa bantuan beras kepada masyarakat. Saat ini sudah tahun ke empat kegitan itu dilakukan. Jadi kita terus menghidupkan berbagai kegiatan di masjid ini. Langkah itu juga dilakukan BKPMRI Sumsel. BKPMRI Sumsel saat ini telah mendirikan hampir 1000 rumah tahfidz, menggelar sunatan masal, dan memberikan bantuan ke berbagai masjid di Sumsel," pungkasnya. Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
Sekda Sumsel Pimpin Rapat Pembahasan Rencana Updating Lahan
Palembang, sumselprpv.go.id - Pj Sekda Sumsel SA Supriyono katakan perlu menyamakan persepsi dalam pendataan yang akurat terkait pemanfaatan lahan, dimana Sumatera Selatan merupakan salah satu daerah yang menjadi sentra produksi padi terbesar di Indonesia. Data tercatat luas lahan baku di Provinsi Sumatera Selatan berdasarkan SP lahan tahun 2017 seluas 621.903, q28 Ha sedangkan berdasarkan ATR BPN 2019 seluas 470.602,4. Hal tersebut diutarakan Supriono saat memimpin Rapat Pembahasan dan Diskusi Rencana Updating Luas Baku Lahan Sawah di Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2021 bertempat di Ruang Rapat Bina Praja, Jumat (3/9/2021) "Terdapat selisih pengurangan luas lahan sawah sebesar 151.300.8 Ha. Beberapa faktor yang menyebabkan perbedaan data lahan baku sawah antara lain karena lahan sawah yang belum terpetakan luasannya lebih besar dari lahan yang mengalami alih Fungsi lahan pada saat dilaksanakan pendataan serta faktor lainnya yang ada dilapangan" ujar Sekda Jelas Sekda, pada tahun 2020 dilakukan updating terhadap penambahan Luas Baku Sawah di Provinsi Sumatera Selatan seluas 69.213 Ha. Penambahan luas lahan baku sawah sangat penting khususnya buat Provinsi Sumatera Selatan. "Harapan kita semua adalah satu data pertanian yang kita miliki kedepan datanya harus satu, transparan, tidak tumpang tindih dan akuntabel artinya dapat dipertanggungjawabkan keberadaannya sehingga dapat mendukung pencapaian Program Strategis Nasional dilapangan" ucapnya Plt. Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Sumsel, Dr. Ir. H. R. Bambang Pramono, M.Si utarakan adanya kebijakan pemerintah dalam penetapan luas lahan baku sawah oleh Kementerian ATR/BPN yang menyebabkan terjadinya penurunan luas lahan baku sawah Sumatera Selatan dari 621.903 hektar menjadi 470.602 hektar melalui penetapan SK Menteri ATR/BPN 2019 Nomor : 686/SK-PG.03.03/X11/2019 tanggal 17 Desember 2019 tentang Penetapan Luas Lahan Baku Sawah Nasional Tahun 2019 Turut hadir Para Kepala OPD Prov. Sumsel Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
Sekda Sumsel Pimpin Rapat Pembahasan Rencana Updating Lahan
Palembang, sumselprpv.go.id - Pj Sekda Sumsel SA Supriyono katakan perlu menyamakan persepsi dalam pendataan yang akurat terkait pemanfaatan lahan, dimana Sumatera Selatan merupakan salah satu daerah yang menjadi sentra produksi padi terbesar di Indonesia. Data tercatat luas lahan baku di Provinsi Sumatera Selatan berdasarkan SP lahan tahun 2017 seluas 621.903, q28 Ha sedangkan berdasarkan ATR BPN 2019 seluas 470.602,4. Hal tersebut diutarakan Supriono saat memimpin Rapat Pembahasan dan Diskusi Rencana Updating Luas Baku Lahan Sawah di Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2021 bertempat di Ruang Rapat Bina Praja, Jumat (3/9/2021) "Terdapat selisih pengurangan luas lahan sawah sebesar 151.300.8 Ha. Beberapa faktor yang menyebabkan perbedaan data lahan baku sawah antara lain karena lahan sawah yang belum terpetakan luasannya lebih besar dari lahan yang mengalami alih Fungsi lahan pada saat dilaksanakan pendataan serta faktor lainnya yang ada dilapangan" ujar Sekda Jelas Sekda, pada tahun 2020 dilakukan updating terhadap penambahan Luas Baku Sawah di Provinsi Sumatera Selatan seluas 69.213 Ha. Penambahan luas lahan baku sawah sangat penting khususnya buat Provinsi Sumatera Selatan. "Harapan kita semua adalah satu data pertanian yang kita miliki kedepan datanya harus satu, transparan, tidak tumpang tindih dan akuntabel artinya dapat dipertanggungjawabkan keberadaannya sehingga dapat mendukung pencapaian Program Strategis Nasional dilapangan" ucapnya Plt. Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Sumsel, Dr. Ir. H. R. Bambang Pramono, M.Si utarakan adanya kebijakan pemerintah dalam penetapan luas lahan baku sawah oleh Kementerian ATR/BPN yang menyebabkan terjadinya penurunan luas lahan baku sawah Sumatera Selatan dari 621.903 hektar menjadi 470.602 hektar melalui penetapan SK Menteri ATR/BPN 2019 Nomor : 686/SK-PG.03.03/X11/2019 tanggal 17 Desember 2019 tentang Penetapan Luas Lahan Baku Sawah Nasional Tahun 2019 Turut hadir Para Kepala OPD Prov. Sumsel Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
Pj Sekda Sumsel : Tingkatkan Pelayanan Publik, Dukung Program Pembangunan SDM di Pemprov
Palembang, sumselprpv.go.id - Pj Sekda Sumsel SA Supriyono menerima kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Kominfo RI, Drs Parulian Sitompul MA tentang beasiswa Digital Leadership Academy (DLA) bertempat di Ruang Rapat Asisten I, Kamis, (2/9/2021) Dalam kesempatan itu, Supriyono mengaku menyambut baik hal ini sebagai suatu langkah untuk merubah pola pikir SDM terutama yang ada di lingkungan Pemprov Sumsel dalam memberikan pelayanan publik yang lebih baik lagi. Hal ini lanjutnya dilakukan agar manfaat program pemerintah pusat dapat dirasakan di Provinsi hingga kab/kota, termasuk salah satunya program smart city atau program lainnya juga. Namun, untuk program smart city Ia sarankan agar dapat di spesifikan menjadi smart district sehingga program ini bukan hanya berlaku di ibu kota saja, tetapi juga menyentuh kab/kota hingga ke tingkat kecamatan bahkan desa. "Saya berharap kerjasama pusat dan daerah terkait telekomunikasi ini dapat terus dilaksanakan terutama di Pemprov Sumsel untuk meningkatkan SDM yang ada dalam rangka mendukung tugas Gubernur Sumsel H Herman Deru sebagai wakil Pemerintah Pusat di daerah," tutupnya. Kepala BPSDMP Kominfo RI, Drs Parulian Sitompul MA katakan disamping terkait program DLA, kunjungan ini dilakukan untuk bersilaturahmi sekaligus memperkenalkan berbagai program kerjasama pengembangan SDM melalui teknologi informasi Kominfo RI. Selain program tersebut, juga ada pelatihan Government Transformation Academy (GTA), dengan tema pelatihan antara lain Cybersecurity Essentials, Get Connected, IT Essentials, Social Media Analyst, Digital Public Relations, Government Process Engineering, IT Business Analyst, JT Project Management, Junior Graphic Designer, Junior Network Administrator, Kota Cerdas SNI ISO 37122:2019, dan WI-lenial Turut hadir Kadis Kominfo Sumsel, H Achmad Rizwan, SSTP, MM. Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
HD : Efisiensi dan Efektivitas Kerjasama Daerah Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat
Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumsel H Herman Deru diwakili Pj Sekda Sumsel SA Supriyono membuka rapat sosialisasi tata cara kerjasama daerah berdasarkan PP No 28/2018 tentang kerjasama daerah dengan pemerintah daerah di luar negeri dan kerjasama daerah dengan lembaga di luar negeri bertempat di Graha Bina Praja, Kamis, (2/9/2021) HD melalui Supriyono katakan pelaksanaan kerja sama daerah didasarkan pada pertimbangan efisiensi dan efektivitas pelayanan publik serta saling menguntungkan dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Pada hari ini kami mengajak seluruh Perangkat Daerah di Lingkungan Pemprov Sumsel untuk mengikuti kegiatan ini dengan tujuan untuk memberikan pemahaman kepada ASN tentang kerja sama daerah karena pada kenyataannya saat ini keja sama daerah itu dilakukan masing-masing tanpa tersosialisasi, sehingga kerja sama tidak berjalan optimal. "Saya sangat mengapresiasi diadakan acara ini, karena masih banyak yang belum memahami tentang Tata Cara Kerja Sama Daerah. Masih banyak usulan kerja sama yang disampaikan kepada pimpinan namun tidak ditindaklanjuti dengan Perjanjian Kerja Sama dan saya ingatkan bahwa jangan hanya sekedar Ceremonial saja," ungkapnya. Lanjut Dia, Tentunya dengan banyak kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan kerja sama antara lain perangkat regulasi dan prosedur yang belum dipahami, ketidaksiapan struktur kelembagaan yang menangani kerja sama daerah serta banyak potensi di daerah yang sebenarnya bisa dikerjasamakan namun belum tergali secara optimal. Dalam era globalisasi yang berkembang sangat pesat seperti saat ini dengan kehadiran internet dan teknologi informasi telah mengubah cara berpikir manusia yang semua dapat instan/cepat diperoleh, oleh karena itu Pemerintah Daerah harus bisa merespons dan bergerak cepat memenuhi dan menangani permasalahan di sosial masyarakat. Tidak ada Pemerintah Daerah yang bekerja dengan sendiri untuk mencapai keberhasilan maka untuk mencapai keberhasilan perlu adanya kerja sama dengan daerah lain karena masing-masing daerah memiliki keunggulan dan potensi daerah yang berbeda-beda. Karo Pemerintahan dan Otda, Sri Sulastri katakan Kerjasama antar daerah adalah upaya daerah untuk mncapai kerja bersama dalam mencapai kebutuhan bersama yang bertujuan membentuk sinergi antar daerah dalam mengatasi kesenjangan antar wilayah dan akan membentuk pembangunan daerah yang selaras. Tujuannya agar terlaksananya tata cara kerjasama dengan baik. Dengan sasaran kegiatan ini yaitu untuk menghasilkan perangkat daerah yang profesional Narasumber dalam kegiatan ini berasal dari Kemendagri, melalui Praktisi Kerjasama Daerah, Ir Fx Djatmiko Winahjoe MP, Wakil fasilitasi kerjasama kemendagri, Dameria Febriyani Panjaitan, S.Sos., M.Si., MPA. Kegiatan ini dilaksanakan secara panel Turut hadir Kadinkes, Dra. Lesty Nurainy Apt.,M.Kes., Kepala DPM PTSP, Dra. Hj. Megaria, M.Si. Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
Sekda Sumsel : SHM Dorong Pengembangan Perpustakaan Untuk Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat
Palembang, sumselprov.go.id - Stake Holder Meeting (SHM) Tahun 2021 yang dihadiri dan dipimpin oleh Pj. Sekda Prov Sumsel Ir. S.A.Supriono bertempat di Sumsel Command Center, Kamis (2/9/2021) ini bertujuan untuk membangun kesadaran tentang pentingnya pengembangan perpustakaan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Juga untuk membangun dukungan dan komitmen dari stakeholder dalam pengembangan pelayanan Perpustakaan berbasis inklusi sosial, serta menyusun rencana sinergi yang berkelanjutan antar stakeholder. Program kegiatan ini untuk mempromosikan perpustakaan berbasis inklusi sosial dikalangan masyarakat melalui beberapa kegiatan diantaranya, Perbaikan infrastruktur Gedung Perpustakaan Pembangunan gedung Baru perpustakaan sebagai pusat literasi masyarakat membangun kerjasama dengan berbagai pihak "Saya mengucapkan terimakasih kepada Perpustakaan Nasional RI yang telah menunjuk Provinsi Sumatera Selatan sebagai salah satu Provinsi penerima manfaat program kegiatan Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial Tahun 2021" ucapnya "Sejak tahun 2019 hingga 2021, terdapat 53 Perpustakaan Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial dari 2784 Desa yang ada di Sumatera Selatan, sehingga masih terdapat 2731 Desa lagi yang perlu mendapatkan perhatian" tutupnya Kepala Pusat Analisis Perpustakaan dan Analisis dan Pengembangan Budaya Baca DR. Adin Bondar, M.Si utarakan Bangga Melayani Bangsa, ini merupakan pertemuan pintu masuk dan penguatan literasi di sumsel secara maksimal "Presiden Jokowi Widodo sangat mengharapkan perlu sumberdaya yang harus kuat sebagai transformasi literasi masyarakat dalam pembangunan melalui budaya literasi one village" Turut hadir Kadis Perpustakaan Sumsel Fitriani, S.Sos, M.Si, Kadia Kominfo H. Achmad Rizwan, S. STP, MM, Kadis PMD H. Wilson., S.Sos., M.M Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel