Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Sekda Sumsel Pimpin Rapat Persiapan SKD dan Seleksi Kompetensi PPPK Non Guru
Palembang, sumselprov.go.id- Penjabat Sekda Prov. Sumsel, Ir. S.A Supriyono didampingi Ka. Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sumsel, Nora Elisya, SH., MM melakukan Rapat Persiapan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi PPPK Non Guru Di Lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, berlangsung di Ruang Rapat Bina Praja Pemprov. Sumsel, Kamis (16/9/2021). Kegiatan tersebut dilakukan guna mengkomunikasikan tentang kebutuhan dan persiapan yang diperlukan dalam melaksanakan kegiatan tes. Seperti persiapan lokasi kegiatan serta keperluan pendukung lainnya. Agar pelaksanaan tes tersebut dapat berjalan dengan baik yang menerapkan standar protokol kesehatan. Dikesempatan tersebut Supriyono menegaskan bahwa untuk keaman serta mengatur arus keluar masuk kendaraan para peserta CPNS akan dihandle oleh Dinas Perhubungan dan Pol PP agar tidak adanya penumpukan kendaraan dilokasi tersebut serta memantau peserta untuk selalu dapat menerapkan protokol kesahatan selama mengikuti tes tersebut. "Dishub dan Polpp saya harap dapat melakukan evaluasi terhadap lokasi yang akan dipakai agar sesuai dengan protokol covid19. Alur keluar masuk serta evakuasi harus diatur agar tidak terjadi penumpukan", ungkapnya. Ia juga berharap agar Panitia Pelaksana kegiatan seleksi untuk saling bersinergi sebaik mungkin agar pelaksanaannya nanti dapat berjalan dengan baik sesuai dengan rencana yang telah dibuat. Sementara itu Nora Elisya menambahkan bahwa peserta yang mengikuti tes diwajibkan untuk membawa surat keterangan Rapid test karena dilokasi seleksi tidak disediakan fasilitas Rapid test. Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan selama empat hari, dimulai dari tanggal 21 hingga 24 September 2021 yang berlokasi di Gedung Sultan Convention Center Palembang. Turut hadir Karo Hukum & HAM, H. Syahrullah. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Sekda Sumsel Ikuti Rapat Kerja Bersama Komisi I DPRD, Bahas KUPA dan PPAS-P APBD TA 2021
Palembang, sumselprov.go.id- Penjabat Sekda Prov. Sumsel, Ir. S.A Supriyono mengikuti rapat kerja Komisi I DPRD Prov. Sumsel bersama Mitra Kerja OPD Prov. Sumsel dalam rangka Konsultasi/Sinkronisasi untuk memperoleh masukan terhadap program dan kegiatan yang ada dalam Kebijakan Umum Perubahan APBD (KUPA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan Tahun Anggaran 2021. Rapat tersebut berlangsung di Ruang Rapat Komisi I DPRD Prov Sumsel, Kamis (16/9/2021). Dikesempatan tersebut Ir. S.A Supriyono selaku ketua TAPD Prov. Sumsel menyampaikan bahwa Pagu Induk APBD TA 2021 Sekretariat Daerah Prov. Sumsel sebesar Rp. 504.239.389.300,- yang terdiri dari Belanja Barang Jasa dan Modal, Belanja Pegawai dan Belanja Hibah. "Dari Pagu Induk APBD yang disampaikan, Rencana Perubahan APBD TA 2021 mengalami pengurangan anggaran menjadi sebesar Rp. 497.432.677.214,- ", ungkapnya. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi I DPRD Prov. Sumsel, Antoni Yuzar, S.H, M.H dan dihadiri oleh Para Anggota Komisi I DPRD Prov. Sumsel. Turut hadir Ka. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Sumsel, Dr. Ir. H. Firmansyah, M.Sc, Karo Kesejahteraan Rakyat, Drs. H. Abdul Hamid, M.Si, Karo Pemerintahan dan Otonomi Daerah, Sri Sulastri. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD: WBS Terintegrasi Sumsel, Pilot Project Pertama di Indonesia
Palembang, sumselprov.go.id - Wishtle Blowing System (WBS) Terintegrasi adalah media penyampaian pengaduan dugaan tindak pidana korupsi yang telah terjadi atau akan terjadi di lingkungan Pemprov Sumsel disertai bukti. Terintegrasi ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, dimana terdapat jaminan kerahasiaan atas pelaporan. Hal tersebut diungkapkan Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru saat membuka Webinar sosialisasi WBS Terintegrasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bertempat di Sumsel Command Center, Kamis, (16/9/2021). Dihadiri secara virtual oleh Forkopimda Sumsel, Para Bupati/Walikota Se-Sumsel, dan Para OPD Kab/Kota se-Sumsel HD sangat mendukung penerapan WBS Terintegrasi untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik dan terhindar dari tindak pidana korupsi. Bahkan dirinya telah mengeluarkan Pergub No 12 Tahun 2021 tentang tata cara penanganan pengaduan dalam upaya pemberantasan tindak pidana korupsi di Pemprov Sumsel. "Terima kasih KPK-RI karena Pemprov Sumsel sebagai percontohan penerapan WBS Tetintegrasi dimana upaya pencegahan korupsi, titik tekan kita di pencegahan, karena penindakan ada di penegak hukum kalau kita ingin bersih, alangkah baiknya diawali dengan pencegahan,"katanya. "Saya meminta kepada KPK-RI agar bersama-sama dengan Pemprov, Pemkab/Kota se-Sumsel meningkatkan sinergitas dan koordinasi yang lebih efektif dalam upaya pencegahan dan atau pemberantasan Tindak Pidana Korupsi " katanya. Sementara itu, Deputi Informasi Dan Data KPK RI, Mochammad Hadiyana mengapresiasi Gubernur Herman Deru beserta jajaran Pemprov Sumsel yang bersedia menjadi percontohan penerapan WBS terintegrasi. Diharapkan ini dapat dicontoh oleh daerah lainnya. Turut hadir Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Dr. Ekowati Retnaningsih, SKM., M. Kes, Kadis Kominfo H Achmad Rizwan, SSTP, MM, Karo Humas Protokol, Rika Efianti, SE. M.M., Inspektur Sumsel, Bambang Wirawan, SE., M.M., Ak, CA. Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
HD Ajak Bank Mandiri Jadi Mitra Petani Sumsel
Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru ajak Bank Mandiri beserta semua bank yang ada untuk menjadi mitra petani Sumsel agar kepedulian kita terhadap petani baik CSR maupun pendanaan dari mulai dari pupuk, penanaman hingga panen serta manajemen pemasaran. Hal tersebut diutarakan pada saat menerima Direktur Utama Bank Mandiri, Darmawan Junaidi beserta jajarannya bertempat di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, (16/9/2021) "Sebagai bentuk kepedulian saya terhadap petani, saya mengangkat penyuluh pertanian sebagai pendamping para petani agar dapat jadi penyuluh guna mengetahui pemasaran produk hasil pertanian" ujar Gubernur Herman Deru (HD) HD berharap Bank Mandiri di Sumsel, dapat lebih memajukan perekonomian di Sumatera Selatan serta dapat mendanai program seperti SMK Vokasi pertanian yang punya keahlian dan kreatif. Khusus kepada pimpinan Bank Mandiri agar pada asetnya jangan lepas dari simbol daerah, seperti halnya simbol songket maupun tanjak dan ini sudah di Perda kan. “Saya berharap Bank Mandiri juga dapat mendukung dan turut melestarikan kearifan lokal dalam produk-produk layanan perbankan Bank Mandiri di Sumatera Selatan. Pada kesempatan itu mengajak koloborasi perbankan Bank Sumsel Babel dan Bank Mandiri yaitu Launching Sumsel Mandiri Pangan,” tutupnya Turut hadir Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Dr. Ekowati Retnaningsih, SKM., M. Kes, Ka BPKAD Sumsel, H Akhmad Mukhlis SE, MSi, Karo Perekonomian H. Afrian Joni., SE., M.M, Karo Humas dan Protokol Rika Efianti, SE. M.M Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
Pemprov Sumsel Dukung Pemanfaatan Teknologi Digital Yang Nyaman Tanpa Hoax
Palembang, sumselprov.go.id Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan memberikan Dukungan dalam Pemanfaatan Teknologi Digital Yang Nyaman Di Tengah Pandemi. Hal tersebut diungkapkan Gubernur Sumsel H Herman Deru melalui Kadis Kominfo Sumsel H Achmad Rizwan, SSTP, MM saat menjadi narasumber dalam Webinar gerakan literasi digital tahun 2021 di Palembang, Rabu, (15/09/2011) Kegiatan ini mengusung tema "Interaksi Online Nyaman, Kikis Ujaran Kebencian" dan diselenggarakan oleh PT Permata Cendekia Indonesia bekerjasama dengan Dirjen Aplikasi Informatika. Menurut Rizwan, terkait percepatan penanganan penyebaran virus covid-19, Pemprov Sumsel telah melakukan berbagai literasi media kepada masyarakat dengan himbauan, sosialisasi melalui media cetak, elektronik, sosial maupun media luar ruang. Dan juga penyebaran informasi anti hoax. "Peran lembaga pemerintah didukung kemampuan finansial, sistem, data yang lengkap menjadi sangat penting dalam menyampaikan informasi dengan tepat dan akurat kepada masyarakat. Pemerintah harus mampu memberika informasi yang komprehensif untuk membuat masyarakat melek informasi," ujarnya. Diantara program unggulan Literasi Media yang dilakukan Pemprov Sumsel yaitu memberikan informasi sampai ke tingkat desa/kelurahan di Sumsel melalui program internet desa dan web desa. Pada tahun 2019 Gubernur Sumsel H. Herman Deru meluncurkan program internet desa dan web desa bagi desa dan kelurahan di kab/kota se-Sumsel. Internet desa dan web desa ini di fasilitasi secara gratis oleh Pemprov Sumsel dengan tujuan untuk mengatasi kesenjangan konektivitas telekomunikasi bagi masyarakat dan untuk memperkenalkan potensi desa ke luar provinsi sumsel dan memberi kemudahan masyarakat dalam mencari informasi. "Dimasa pandemi covid-19 ini fasilitas tersebut sangat membantu masyarakat, tidak terkecuali untuk kegiatan belajar daring yang sangat di butuhkan masyarakat di masa pandemi covid-19 saat ini (september 2021) jumlah internet desa 68 desa dan web desa 170 desa yang tersebar di kabupaten/kota se Sumsel, setiap desa mendapatkan internet sebesar 5 mbps dan tersebar di 2 titik (kantor desa dan area publik desa), secara bertahap program ini akan terus di tingkatkan," jelasnya. Sementara itu, Dirjen Aptika Kementerian Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan, katakan salah satu pilar penting yang mendukung agenda terwujudnya transformasi digital adalah menciptakan masyarakat digital, dimana kemampuan literasi digital masyarakat memegang peranan penting di dalamnya. Kegiatan ini menjadi salah satu cara yang dilakukan untuk mencapai hal tersebut. "Sebagai tingkat paling dasar kemampuan literasi digital merupakan kemampuan paling krusial dalam menghadapi perkembangan teknologi saat ini untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang tidak hanya mengenal teknologi namun juga cermat dalam menggunakannya,"katanya. Selain itu, hadir sebagai narasumber Praktisi Komunikasi dan Editor Foto Majalah GATRA, Ardi Widi Yansyah, S.Sos, menyampaikan tentang kecakapan digital, Certified Life Coach, Muhammad Arif Rahmat, SHI, menyampaikan tentang keamanan digital, Pimpinan Sekolah Methodist 2 Palembang, Benni Taslim, SE, MPd, menyampaikan tentang Etika Digital. Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
HD Kukuhkan Pengurus FU3SS
Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru mengukuhkan pengurus Forum Ukhuwah Ulama Umaro Sumatera Selatan (FU3SS) periode 2021-2025 bertempat di Griya Agung Palembang, Rabu (15/9/2021) Dikatakan HD Pengukuhan ini merupakan mulai dipanggulnya amanah yg sangat berat untuk selalu menjaga ke-ukhuwahan ulama dengan umaro, ulama dengan umatnya dan umaroh dgn umatnya. "Yang terpilih dalam kepengurusan adalah para ulama, ustadz-ustadzah yang bisa diterima sesama, membuat harmonisasi ketika bertemu dengan yang tidak senada. Negeri sekaya, semakmur apapun tanpa ada ukhuwah yang baik tidak akan maju dan damai" jelas HD Ditambahkan HD yang terpenting adalah bagaiman FU3SS harus fleksibel, tidak boleh kesampingkan ukhuwah dengan umat agama lain, harus kedepankan toleransi dan saling menghormati. SK Gub no. 420/KEP/ III/2021 Pembentukan Ketua harian FU3SS H. Solihin Hasibuan mengatakan FU3SS sebuah organisasi ajang silaturahmi dan sarana jalan ibadah di jalan Allah SWT "Ulama dan umaroh merupakan 2 golongan manusia, jika ke dua-dua nya baik, maka manusia akan baik. Karena Tujuan utama nya adalah memberikan yang terbaik bagi umat semampunya" ujar Solihin. Untuk membantu kelancaran operasional FU3SS, diakhir acara HD menyerahkan bantuan satu unit Mobil Turut hadir wakil ketua DPRD Prov Sumsel, Kartika Sandra Desi, anggota DPRD Prov Sumsel Alfrenzi, Forkopimda Prov Sumsel Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
HD Siapkan Bonus Rp 300 Juta Bagi Peraih Medali Emas PON XX
Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru siapkan bonus Rp 300 Juta bagi atlet yang berhasil memperoleh medali emas di PON XX. Hal tersebut diungkapkannya saat meresmikan dan melakukan Pelepasan Kontingen Sumatera Selatan untuk mengikuti PON XX Papua Tahun 2021 di Plaza Stadion Gelora Sriwijaya, JSC Palembang, Rabu,(15/9/2021):yang ditandai dengan penyerahan bendera kepada Ketua Kontingen PON XX Papua Sumsel H Eddy Junaidi Pemberian bonus tersebut dikatakan HD adalah sebagai bentuk untuk memantik semangat para atlet yang akan berlaga pada ajang olahraga bergengsi di Indonesia tersebut. HD katakan keberangkatan kontingen Sumsel untuk mengikuti PON XX bukan hanya tanggung jawab atlet itu sendiri. Apabila sukses maka ini merupakan kesuksesan bersama antara atlet itu sendiri, pelatih, pemimpin cabor, termasuk pihak keamanan baik polisi dan TNI yang berperan turut menjaga kenyamanan dan keamanan para kontingen. "Bahwa ini ada kegotongroyongan. Target kita agar bisa memperbaiki prestasi dari sebelumnya. Yang perlu diingat Kita bukan semata mengejar mendali saja tetapi bagaimana kita mendukung agar PON XX ini terlaksana dengan baik," ujarnya Selain itu, HD juga mengucapkan selamat kepada para kontingen Sumsel yang akan mengikuti PON XX, menurutnya para kontingen ini merupakan orang-orang terpilih, dan telah dilatih dengan baik secara berkesinambungan meskipun di tengah pandemi covid-19. "Selamat berangkat ke ujung timur mengobarkan semangat persatuan. Bawa semangat positif saat bertanding. Saya yakin kalian akan menjadi duta bagi keindahan, keramahan, dan spirit Sumsel," ungkapnya. Sementara itu, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumsel Hendri Zainuddin mengatakan, dalam PON XX Papua 2021, sedikitnya ada 102 atlet yang dikirimkan untuk mengikuti ajang tersebut. Semua akan diberangkatkan secara bertahap dimulai pada 16 November hingga 1 Oktober 2021. "Termasuk juga ada 47 orang pelatih dan 13 orang official yang kita berangkatkan. Tidak hanya itu, ada 16 orang aparat keamanan juga turut mendampingi kontingen pada PON XX Papua ini," katanya. Turut hadir Wakil Ketua DPRD Sumsel, H.M. Giri Ramanda N. Kiemas, SE, MM, Pangdam II Sriwijaya, Mayjen TNI Agus Suhardi, Kapolda Sumsel, Irjen Pol Toni Harmanto, Wakajati Sumsel, Drs Muhammad Naim, SH, MH, Para Kepala OPD Sumsel Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
HD : Kompetensi diperlukan Untuk Kepentingan Publik dan Lindungi Hak Wartawan
Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru katakan sebagai jurnalis harus tetap menjaga Marwah dan bangga sebagai wartawan dimana di setiap kejadian merupakan simpul ilmu yang harus diterapkan terkait pemahaman yang disebarkan Hal tersebut diutarakan HD pada saat acara Pembukaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) diselenggarakan oleh PWI bekerjasama dengan SKK Migas dan KKKS bertempat di Hotel Beston Palembang, Rabu (15/9/2021) "Sebagai legal standing, jangan pernah menjadi orang lain tapi jadilah diri sendiri. Artinya apapun yang kita perbuat bermanfaat bagi orang lain utamanya berita yang kita sebarkan dapat sebagai acuan bagi masyarakat" ujar Herman Deru (HD) HD utarakan, Standar kompetensi wartawan diperlukan untuk melindungi kepentingan publik dan hak pribadi masyarakat. Standar ini juga untuk menjaga kehormatan pekerjaan wartawan dan bukan untuk membatasi hak asasi warga negara menjadi wartawan. "Kompetensi wartawan berkaitan dengan kemampuan intelektual dan pengetahuan umum. Jadilah PWI sebagai contoh, Saya berharap kepada semua wartawan agar semua produk hukum lingkungan siap disosialisaikan" tutupnya Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumsel, Firdaus Komar menjelaskan Pelaksanaan Uji Kompetensi dilakukan selama dua hari dari tanggal 15 sd 16 September 2021 yang diikuti 18 peserta. Kegiatan UKW ke-33 dengan tema "Dengan Uji Kompetensi Mewujudkan Wartawan Beretika, Profesional dan Berwawasan" "Uji Kompetensi ini dilaksanakan sebagai wujud penerapan standar kompetensi wartawan di Sumsel, dan tentunya dengan protokol kesehatan" ujar Firdaus Turut hadir Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel Anggono Mahendrawan, Ketua Bidang Advokasi dan Pembelaan Wartawan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat , H.Oktaf Riadi, SH, Kadia ESDM Hendriansyah, ST, M.Si, Karo Humas dan Protokol Rika Efianti, SE. M.M Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
Sumsel Peringkat Tertinggi ke 4 Sebagai Provinsi dengan Peningkatan Produksi Padi Tertinggi tahun 2019-2020, HD Terima Penghargaan
Jakarta, sumselprov.go.id - Hanya berselang tiga hari setelah menerima penghargaan sebagai Top Pembina BUMD Terbaik 2021 dari Kementerian BUMN RI, Jumat (10/9) malam, Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru kembali menerima penghargaan Abdi Bakti Tani 2021. Adapun penghargaan Abdi Bakti Tani 2021 tersebut diserahkan Wakil Presiden RI, K. H. Ma'ruf Amin kepada Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru yang diwakili Pj Sekda Sumsel H. S.A Supriono, bertempat di Istana Wakil Presiden RI di Jakarta, Senin (13/9) pagi. Penghargaan Abdi Bakti Tani 2021 diberikan sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Pusat atas kinerja Pemprov Sumsel yang telah berkontribusi dalam upaya memenuhi kebutuhan pangan nasional, menjaga ketangguhan pertanian dalam menghadapi pandemi Covid-19, dan meningkatkan keunggulan produk pertanian. Berdasarkan data dari Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Sumsel, produksi pangan Sumsel terus menunjukan tren peningkatan dari tahun-ketahun meski dimasa pandemi Covid 19. Bahkan justru sektor pertanian Provinsi Sumsel mampu bertahan bahkan tumbuh secara positif. Dimana produksi padi di Sumsel pada tahun 2020 mencapai 2.742.431 ton Gabah Kering Giling (GKG). Produksi padi tersebut meningkat sebanyak 139.035 ton dari produksi padi pada tahun 2019 yang hanya sebanyak 2.603.396 ton GKG. Capaian itu tidak lepas dari komitmen Gubernur Herman Deru dan jajaran yang tidak pernah jenuh dalam menyemangati petani melalui berbagai program unggulannya dibidang petanian. Penghargaan yang diterima itu sebelumnya tertuang dalam petikan Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia No:465/Kpts/KP.590/M/08/2021 tentang Pemberian Penghargaan Bidang Pertanian Tahun 2021. Dalam surat keputusan tersebut, Sumsel masuk dalam peringkat tertinggi ke empat sebagai provinsi dengan peningkatan produksi padi tertinggi tahun 2019-2020. Masuknya Sumsel menjadi salah satu provinsi dengan peningkatan produksi padi tertinggi tersebut merupakan bukti keseriusan Pemprov Sumsel di bawah kepemimpinan Gubenur Sumsel dalam mengelola pertanian di daerahnya. Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel