Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Sekda Buka Rakor Penyelenggaraan Perizinan dan Non Perizinan
Palembang, sumselprov.go.id - Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan Ir. S.A.Supriono katakan Penyelanggaraan Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan merupakan salah satu bentuk reformasi Birokrasi yang dilakukan Pemerintah dalam menyederhanakan proses pelayanan publik untuk menjawab kebutuhan masyarakat guna menginginkan pelayanan publik yang transparansi cepat dan tepat berdasarkan peraturan dan perundang-undangan Hal tersebut diutarakan pada saat membuka Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Pelayanan Perijinan dan Non Perijinan DPMPTSP Kabupaten/Kota se - Sumatera Selatan bertempat di Aston Hotel Palembang, Kamis (23/9/2021) "Untuk mewujukan pelayanan prima harus ada penguatan kelembagaan di internal PTSP seperti penguatan business proces antara lain dengan SOP yang jelas dan transparansi termasuk penyederhanaan perijinan, adanya transparansi informasi pelayanan perijinan dan proses pengurusan" ujar Sekda Sekda utarakan, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu merupakan gerbang utama yang penting dalam pelayanan publik dan peningkatan investasi utamanya di Sumatera Selatan "Kepada Petugas DPMPTSP dituntut untuk selalu memberikan pelayanan yang prima efisien dengan prosedur yang sederhana dan transparan serta biaya yang murah dan mudah diakses" ucapnya Jelas Sekda, terkait investasi sangat perlu rangsangan guna menarik investor sangat butuh dimana seperti persiapan tenaga kerja sesuai pangsa pasar yang masuk. "Kepada kab/kota, sarankan dilakuan Rapat dan perlu suatu desk guna diinventasir peluang yang akan kita jual ke investor" tutupnya Turut hadir Ka DPMPTSP Prov. Sumsel, Dra. Hj. Megaria, M.Si Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
Shasa HD, Ketua KORMI Sumsel 2021-2025
Palembang, sumselprov.go.id- Terpilihnya Hj Samantha Tivani Herman Deru atau yang akrab disapa Shasa HD sebagai Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI ) Sumatera Selatan periode 2021-2025, secara aklamasi melalui Musyawarah Provinsi (Musprov) luar biasa KORMI Sumsel 2021. Musprov dibuka oleh Ketua Umum KORMI Nasional secara virtual di Hotel Swarna Dwipa Palembang, Kamis (23/9/2021). 32 induk olahraga yang menjadi anggota KORMI Sumsel yang hadir, bulat dan sepakat memberikan amanah tersebut kepada Sasha HD. Dalam sambutannya Sasha mengatakana kedepan, akan bersama membangun KORMI Sumsel dalam satu nafas, satu langkah dan satu niat yang baik untuk Sumsel Maju Untuk Semua. "Apalagi Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS ) VI Tahun 2022 sudah di depan mata dimana Sumsel akan menjadi tuan rumah pada Bulan Juli 2022 mendatang. Untuk itulah kita harus bersiap diri," tegasnya. Sasha juga mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum KORMI Nasional Hayono Isman, Pemprov Sumsel serta caretaker Ketua KORMI Sumsel Eko Agus Riyanto atas terlaksananya Musprov luar biasa dengan baik. "Membangun organisasi menjadi besar, tidak harus berada dalam perahu yang besar. Lakukan dari hal-hal baik, walaupun kecil dengan porsi masing-masing. Berbuatlah tanpa " tapi". .Lakukanlah tanpa "nanti" . Insya Allah KORMI Sumsel ke depan akan dapat sejajar dengan KONI dan NPC," tegasnya. Ketua Panitia Pelaksana Musprov luar biasa Kormi Sumsel Eko Agus Riyanto mengatakan, tugasnya sebagai caretaker ketua Kormi Sumsel adalah melaksanakan Musprov luar biasa karena kepengurusan sebelumnya sudah dibekukan. " Induk olahraga baru 32 yang sudah daftar dari 56 total anggota KORMI Nasional. Sementara telah memenuhi syarat administrasi 26 induk olahraga dan kemungkinan akan terus bertambah mendekati FORNAS VI bulan Juli 2022" terangnya. Hayono Isman mengatakan, jika Musprov sangat penting. "Insya Allah akan dilaksanakan Fornas VI di Sumsel Juli 2022, saat libur sekolah nasional. Fornas VI merupakan PON-nya olahraga rekreasi masyarakat," singkatnya Turut hadir Direktur Utama PT Swarna Dwipa Sumsel Gemilang Rebo Iskandar Pohan, Ketua KONI Sumsel, Hendri Zainuddin, Kadis Kominfo, H Achmad Rizwan, SSTP, MM. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD Hadiri Wisuda STIE APRIN
Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumsel H Herman Deru memberikan apresiasi kepada Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Aprin yang terus melahirkan para sarjana-sarjana baru. Apalagi lembaga pendidikan yang sejak dikenalnya semasih remaja itu hingga sekarang masih tetap menjadi pilihan utama orang tua untuk mensekolahkan anaknya hingga menjadi sarjana. "Saya bangga hadir disini karena saya mengapresiasi STIE Aprin yang terus melahirkan sarjana baru. Pendidikan ini juga sudah saya kenal saat remaja, bahkan tetap menjadi kepercayaan orang tua dan masyarakat untuk mensekolahkan anaknya," kata Herman Deru saat menghadiri Wisuda ke-1 Magister Manajemen Pasca Sarjana dan Wisuda ke-35 Strata 1 (S1) Tahun Akademik 2020/2021 STIE Aprin di Hotel Aryadhuta, Kamis (23/9/2021). HD mengatakan ketika sudah menyandang status sarjana tentu kedepannya akan memiliki tantangan, termasuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat. "Saya lihat para wisudawan ini memiliki semangat baru yang terpancar dari mata dan ekpresi yang tidak sabar untuk melihat tantangan yang akan dihadapi, Sebab tantangan itu muncul ketika punya status, artinya tidak gampang kalian memegang title sarjana," ungkapnya. Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel, Riza Fahlevi , Para Kepala OPD Sumsel/mewakil, Pembina STIE Aprin, Prof H Zaidan Nawawi, Ketua STIE Aprin, Qolyubi Nawawi, Direktur Magister Manajemen STIE Aprin, Ardyan Saptawan. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
MY Terima Audiensi KYRI Sumsel Dalam Rangka Silahturahmi
Palembang, sumselprov.go.id- Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Mawardi Yahya (MY) menerima audiensi Sekjen Komisi Yudisial Republik Indonesia (KYRI) Penghubung Wilayah Sumsel, Arie Sudihar beserta anggota dalam rangka silahturahmi dan memperkenalkan diri di Ruang Tamu Wakil Gubernur Sumsel, Kamis (23/9/2021). Melalui kesempatan tersebut Sekjen KYRI Penghubung Wilayah Sumsel, Arie Sudihar menjelaskan bahwa Komisi Yudisial merupakan salah satu dari 8 lembaga negara yang berada dirana yudikatif. "Kami juga Komisi Yudisial bertugas untuk menunjuk seorang hakim serta mengawasi dan memantau perilaku mereka selama bertugas", ungkapnya. Ia juga menjelaskan bahwa baru ada 12 kantor pendukung yang tersebar diseluruh Indonesia, termasuk ada tiga di Pulau Sumatera diantaranya Sumsel, Riau, dan Medan. Selain itu disampaikannya bahwa di Sumsel sendiri ada 12 Pengadilan Negeri, 8 Pengadilan Agama dan 1 Pengadilan Militer yang semuanya tingkat pertama. "Sementara untuk sekarang kami baru memiliki 4 personil di Kantor Penghubung Sumsel yang bertugas untuk mengawasi itu semua. Selain permasalahan tersebut kami juga meminta agar Pemprov Sumsel dapat membantu kami dalam melengkapi fasilitas", ucapnya. Sementara itu MY mengatakan bahwa Pemprov Sumselumsel menyambut baik kedatangan KYRI Penghubung Sumsel dan menurutnya ini merupakan keistimewaan yang diberikan pemerintah pusat kepada Sumsel. Terkait permasalahan yang disampaikan MY menegaskan tentunya Pemprov Sumsel tidak memiliki alasan untuk tidak memfasilitasi KYRI di Wilayah Sumsel, "terutama Kantor beserta fasilitasnya tentunya akan kami lengkapi dan sebelumnya hal ini akan kami sampaikan kepada Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru", tegas MY. Turut hadir Karo Hukum & HAM, H. Syahrullah. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Pemprov Sumsel Siap Hadapi ASO
Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumseln H. Herman Deru diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumsel, H. Achmad Rizwan, S. STP, MM menghadiri Pembukaan Talkshow dengan Tema Sumsel Siap "Analog Swich Off (ASO)" secara virtual dari Sumsel Command Center, Kamis (23/9/2021). Pada kegiatan yang diselenggarakan oleh Kemenkominfo RI itu, Herman Deru melalui Achmad Rizwan menyampaikan bahwa Pemprov Sumsel telah mensosialisasikan tentang Migrasi penyiaran televisi terestrial dari teknologi analog ke teknologi digital dan penghentian siaran analog melalui Media Sosial Pemprov Sumsel dan SE Gubernur Sumsel Tahun 2021. Ia juga mengatakan dengan adanya TV digital maka masyarakat dapat menikmati siaran tv dengan kualitas gambar yang jauh lebih jernih dan lebih interaktif ditambah teknologi yang lebih canggih dibandingkan dengan TV Analog yang saat ini masih digunakan. "Hal ini berlaku bagi seluruh masyarakat yang berada di berbagai pelosok di Indonesia, khusunya Sumatera Selatan. Tiap orang bisa menikmati tayangan beranekaragam yang berkualitas dengan teknologi jernih dan canggih" ungkapnya. Sementara itu, Plt. Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Kominfo Republik Indonesia, Dr. Ismail menjelaskan bahwa peralihan teknologi TV Analog ke TV Digital bertujuan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat agar dapat menerima siaran yang jauh lebih baik dengan kualitas gambar yang jauh lebih jernih dibandingkan dengan TV Analog. Peralihan ini dilakukan secara gratis. Ia juga menegaskan bahwa di Sumatera Selatan ASO akan dilakukan dengan dua tahap. Tanggal 30 April 2022 dan tahap kedua pada tanggal 25 Agustus 2022 dengan begitu siaran tv analog tidak akan disiarkan lagi. "Kami juga akan memberikan dukungan berupa bantuan Set Top Box kepada masyarakat yang kurang mampu yang memiliki TV. Bagi yang berkemampuan kami harap untuk segera membeli Set Top Box secara pribadi yang dapat digunakan diberbagai jenis TV termasuk TV Tabung", jelasnya. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD: Pertahankan Label Sumsel Zero Konflik Dengan Langkah Pencegahan Konflik
Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumsel H. Herman Deru mengajak setiap elemen masyarakat yang ada di Sumsel untuk mempertahankan zero konflik yang ada di Sumsel dengan cara mencegah berbagai potensi perpecahan salah satunya ego suku tertentu. Hal tersebut diungkapkannya saat menjadi narasumber pada acara Focus Group Discussion (FGD) dengan topik "Sumsel Zero Konflik Menuju Sumsel Maju Untuk Semua" dan penanganan pandemi covid-19 termasuk pelaksanaan program vaksinasi di Ruang Rakonfu Gedung Promotor Mapolda Sumsel, Kamis (23/9/2021). "Sebagai upaya pencegahan, kita memunculkan perda kearifan lokal untuk mengingatkan bahwa kita adalah warga Sumsel. Saya berharap kegiatan ini mendapatkan hasil yang baik kedepannya, sehingga dapat mempertahankan Zero Konflik yang menjadi Icon Sumsel," katanya. Disamping itu, HD katakan kegiatan ini juga diharapkan menjadi salah satu cara untuk mempererat silaturahmi serta melakukan perencanaan kerja untuk kedepannya. Di dalam FGD ini, salah satu yang menjadi bahasan adalah bagaimana cara menegakan kedisiplinan protokol kesehatan di masa pandemi covid-19 namun tetap produktif dan harus mampu membedakan Super Prioritas antara sektor kesehatan, ekonomi, prioritas dan umum. Sementara itu, Kapolda Sumsel, Irjen Pol Drs. Toni Harmanto, M. H. mengatakan, kegiatan FGD ini bertujuan untuk meningkatkan sinergitas dalam melihat situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di Wilayah Sumsel dengan membahas Isu yang ada dengan konsep Multi Door System. "Kita harus mencari solusi untuk menyelesaikan setiap permasalahan yang ada secara bersama-sama, serta secara Early Warning yaitu lebih untuk mencegah timbulnya isu-isu agar tidak menjadi masalah di tengah masyarakat sehingga solusi yang didapat dari FGD dapat mencegah timbulnya masalah lain di kedepannya," katanya. Turut Hadir Forkopimda Prov. Sumsel dan Para Kepala OPD di lingkungan Prov. Sumsel. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Kejar Capaian Herd Imunity di Sumsel, HD Launching Percepatan Vaksinasi Santri Pondok Pesantren se-Sumsel
Palembang, sumselprov.go.id- Launching Percepatan Vaksinasi Santri Pondok Pesantren Se - Sumatera Selatan Tahun 2021 dilakukan Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru di Pondok Pesantren SMB II Palembang, Rabu (22/9/2021). Total ada 500 santri dan santriwati yang dilakukan vaksinasi. HD mengatakan bahwa kegiatan vaksinasi yang dilakukan di Pondok Pesantren merupakan langkah yang mulia dan salah satu cara jihad dalam melawan wabah penyakit. "Santri /santriwati menjadi salah satu prioritas Pemerintah untuk dilakukan vaksinasi. Hal ini dikarenakan Pondok Pesantren merupakan komponen negara yang harus terlindungi dari Pandemi Covid-19" uajr HD HD mengintruksikan kepada semua pimpinan pondok pesantren untuk segera meminta kuota vaksinasi ke kab/kota masing - masing setelah kegiatan launching dilakukan. Dan kepada kepala sekolah dan pimpinan pondok pesantren untuk dapat menjaga kedisiplinan murid - muridnya dalam melaksanakan protokol kesehatan. "Jika ditemukan satu saja sekolah atau pondok pesantren yang menjadi kluster baru Covid-19. Saya akan menutup kembali sekolah dan pondok pesantren agar menjalankan KBM secara Online", tegas HD. HD juga memberikan bantuan satu mobil kepada Pimpinan Pondok Pesantren Sultan Mahmud Badaruddin, M. Soni Suharsono, S.Pd.I, M.Si, CH, untuk mendukung kegiatan operasional usaha yang dimiliki yaitu Air Minum Manakib Jawahirul Ma'ani. Sementara itu Kapolda Sumsel, Irjen Pol Drs Toni Harmanto, MH pada sambutannya meminta agar sosialisasi vaksinasi untuk selalu digencarkan kepada masyarakat, agar mereka mau untuk divaksin dan mempercepat proses vaksinasi di Sumsel. "Semoga launching ini dapat menggelorakan kembali semangat masyarakat dan meningkatkan antusias mereka untuk melaksanakan vaksinasi", ucapnya. Turut hadir Kakanwil Kemenag Prov. Sumsel, Dr. Drs. H. Mukhlisuddin, SH., MA, Ketua Forum Pondok Pesantren Sumsel, KH. Jamingan, Para Kepala OPD Prov. Sumsel. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Festival Sriwijaya XXIX Tahun 2021, Tumbuhkan Kreatifitas dalam Promosikan Potensi Budaya Sumsel
Palembang, sumselprov.go.id- Hal tersebut dikatakan Pj. Sekda Prov. Sumsel, Ir. S.A Supriyono saat pimpin rapat persiapan pelaksanaan Festival Sriwijaya XXIX (29) Tahun 2021 di Ruang Rapat Setda Pemprov Sumsel, Selasa (21/9/2021). Menurut Supriyono, Kegiatan ini harus dilaksanakan secara maksimal agar dapat menarik perhatian para wisatawan luar maupun wisatawan domestik. Juga kepada Tour Guide yang dimiliki oleh Sumsel akan dapat pendidikan dan pengalaman dalam menawarkan aset yang dimiliki. "Yang perlu kita lakukan dalam menarik perhatian wisatawan, salah satunya adalah membina kluster-kluster tujuan wisata Sumsel yang akan ditawarkan kepada wisatawa", Ucapnya. Ia juga berharap melalui festival ini dapat menimbulkan kreasi - kreasi kreatif dalam mempromosikan kebudayaan dan wisata yang dimiliki oleh Sumsel. "Saya ingin Festival ini mempunyai efek yang dominan pada masyarakat banyak khususnya wisata Sumsel", tutupnya. Sementara itu Kepala . Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumsel, DR. Aufa Syahrizal, S.P, M.Sc menjelaskan bahwa Festival Sriwijaya XXIX Tahun 2021 memiliki tema yaitu Harmoni Sumsel Dalam Gelora Sriwijaya. "Kegiatan ini akan digelar Tgl. 22 s/d 28 okt 2021 di Taman Budaya Sriwijaya Jakabaring", ungkapnya. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD Berikan Bantuan Beras Kepada Masyarakat 5 Ulu Palembang
Palembang, sumselprov.go.id - Kembali, Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru memberikan perhatiannya kepada masyarakat yang terdampak Pandemi Covid-19 di Provinsi Sumatera Selatan. Kali ini bersama Persaudaraan Nusantara Sumsel Bersatu (PNSB) memberikan bantuan berupa beras diberikan kepada masyarakat Jl. Mutiara 1 Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu 1 Palembang, Selasa (21/9/2021) Menurut HD, ini merupakan bentuk kepedulian dan stimulan keoada sesama. Sebagai pemimpin dirinya akan bantu terus sepanjang untuk kepentingan masyarakat apalagi di masa Pandemi Covid-19. Pada kesempatan itu, HD mengajak masyarakat untuk mensukseskan Program Sumsel Mandiri Pangan bertujuan bagaimana menekan biaya hidup mahal artinya giatkan penanaman tanaman guna kebutuhan sehari-hari seperti menanam cabai, tomat (cung) ya termasuk sembilan bahan pokok sepeti telur melihara ayam dan seperti ikan (iwak) "Program Sumsel Mandiri Pangan akan menekan biaya hidup akan lebih murah. Saya ucapkan terimakasih kepada PNSB atas bantuannya dalam mendistribusikan beras kepada masyarakat yang berkompeten menerima dan saya juga mengajak pak Syahrial Oesman sebagai yang pernah jadi Gubernur Sumsel untuk memberikan masukan-masukan ide bagi masyarakat" ucap HD Ketua Umum PNSB Syahrial Oesman mengucapkan terimakasih kepercayaan dalam mengelola pendistribusian beras kepada masyarakat sebesar 200 ton ke 18 Kecamatan. Turut hadir para kepala OPD Prov. Sumsel, Duta Anti Narkoba Sumsel Ratu Tenny Leriva HD Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel