Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Hari Bhakti PU ke-76, HD Gelar Fun Morning GateBall bersama Forkopimda
Palembang, sumselprov.go.id- Mengawali aktifitasnya dipagi hari sebelum bekerja, Rabu (1/12/2021) Gubernur Sumsel H Herman Deru (HD) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumsel melakukan kegiatan Fun Morning GateBall dalam rangka memperingati Hari Bhakti PU ke-76 Tahun di Halaman Griya Agung Palembang. Menurut Gubernur terinovatif ini permainan Gateball bukan hanya untuk mencari keringat akan tetapi mempunyai nilai silaturahmi yang tinggi. "Artinya apapun persoalan kalau kita selesaikan dengan suasana keakraban akan lebih mudah mencari jalan keluar," ungkapnya. Bahkan lebih dari itu HD menilai gateball ini sebagai lem pengikat silaturahmi antar semua baik agama, suku, budaya termasuk komunitas. "Mudah-mudahan kegiatan Gateball ini sebagai lem pengikat dalam keeratan silaturahmi diantara semua termasuk komunitas," tuturnya. Hampir kurang lebih dua jam terlihat kegembiraan sungguh terasa antara pimpinan daerah bersama komunitas menjadi satu saat mempermainkan Gateball. "Senengnya hari banyak sekali teman-teman dari berbagai komunitas salah satunya komunitas sepeda brompton termasuk Forkompimda Sumsel kita bermain Gateball," ungkapnya. HD sendiri mengaku permainan Gateball ini sudah dimainkannya kurang lebih satu bulan terakhir, tak lain tujuannya untuk mensosialisasikan ke kalangan masyarakat. "Olahraga sambil mencari keringat tapi suasana kegembiraannya tinggi. Sebulan ini saya baru main Gateball, ini kan permainan seperti golf, catur dan biliard yang dipadukan sehingga menjadi Gateball," tutupnya. Turut hadir Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi, Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto, para FKPD Sumsel/mewakil, Sekjen Gateball Perbatsi, Puja Sumedi, Kepala Dinas Perkim Provinsi Sumsel Basyaruddin Akhmad, Kasat Pol PP Provinsi Sumsel Aris Saputra, Karo Humas Protokol Rika Efianti. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Optimalkan Penanggulangan Banjir, HD Luncurkan Gerakan 10.000 Biopori
Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumsel H Herman Deru mengapresiasi dan mendukung gerakan 10.000 Biopori di Kota Palembang sebagai upaya mengatasi genangan air dengan cara meningkatkan daya resap air pada tanah. Hal tersebut diutarakannya saat melakukan peluncuran gerakan 10.000 Biopori kota Palembang di Halaman Kantor RRI Palembang, Rabu (1/12/2021). Menurutnya, Teknologi Biopori adalah teknologi yang murah dan perlu disosialisasikan ke masyarakat. Hal ini agar masyarakat dapat berkontribusi menerapkan hal serupa di lingkungannya masing-masing. "Giat ini sebagai hadiah jajaran PU menjelang HUT ke 76 tahun. Saya berharap institusi sejenisnya juga punya program bervariasi lainnya berkenaan dengan kepentingan masyarakat. Tentu ini sangat membantu wujudkan Sumsel Maju Untuk Semua jika kreativitas seperti ini terus dikembangkan," ujar HD. Lanjut, HD minta agar setelah peluncuran ini, pihak PSDA dan terkait fokus memperhatikan kualitas penerapan teknologi ini dibandingkan fokus pada kuantitasnya. HD tegaskan 10 ribu biopori harus terpantau dengan baik aplikasinya di lapangan sehingga tujuan yang diinginkan tepat sasaran. "Saya minta insan pers ikut andil dalam sosialisasikan teknologi sederhana tepat guna ini. Biopori seyogyanya ada di sstiap rumah tangga. Dimana sumur resapan ini akan segera resap air genangan, kemudian akan menampung air-air tersebut," ungkapnya. HD katakan teknologi ini juga efektif untuk pertanian karena jika kemarau menjelang, air yang ditampung biopori ini bisa untuk tanaman-tanaman tersebut. Selain itu, para developer perumahan juga dapat mempersiapkan ini guna kewaspadaan terhadap kekeringan, karena biasanya rumah tangga yang baru dibangun pengembang mengandalkan sumur-sumur air permukaan. Ketua PSDA Sumsel, Ir. H. Herwan, MM katakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya pencegahan banjir di Palembang. Fokus pembuatan biopori ini dilakukan pada tahun 2021, yaitu di Kecamatan Ilir Timur sebanyak 500 unit. Tahun 2022 sebanyak 5000 unit di Kecamatan Ilir Timur dan Kecamatan Sukarame, Sisanya pada tahun 2023 di kecamatan lain. "Data kita dari Pemkot Palembang ada 60 titik banjir, atas arahan Pak Gubernur dan diinisiasi Pemprov Sumsel dilakujan gerakan 10 ribu biopori sebagai perwujudan untuk membuat tangkapan air yang lebih optimal," ujarnyam Turut hadir anggota DPRD Sumsel M Yaser, Ketua KORMI Sumsel, Hj Samantha Tivani B.Bus, MIB., Kepala RRI Palembang, Kepala LPP RRI Palembang Drs. Ahmad Bahri, dan Para Kepala OPD Sumsel. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD Temui Pendemo terkait Upah Minimun Provinsi
Palembang, sumselprov.go.id- Meski diterik matahari namun tak menyurutkan niat Gubernur Sumsel H Herman Deru untuk menemui dan menyerap aspirasi dari para pendemo yang tergabung di dalam Konfederasi Serikat Pekerja/Buruh di Provinsi Sumsel. Ratusan para pekerja/buruh ini sudah sejak pagi berkumpul di Kantor Gubernur Sumsel, Selasa (30/11/2021), untuk menyampaikan aspirasinya terkait permasalahan tentang Upah Minimun Provinsi (UMP) Sumsel dan UMP Kabupaten/Kota di Sumsel. "Jadi yang disampaikan tadi ada beberapa persoalan terkait dengan daerah kita didalam Peraturan Pemerintah (PP) termasuk yang sudah menetapkan UMP untuk di Provinsi dan Kabupaten/Kota. Menurutnya untuk Kabupaten/Kota belum karena memang belum ada usulan disebabkan masih menunggu petunjuk khusus setelah keputusan MK ini, artinya kebijakan yang bersifat strategis agar ditunda dulu. "Tentu kami diskusi secara khusus dulu atas pengajuan dari Buruh ini, baik diskusi kepada Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Ketenagakerjaan RI dan Kemendagri RI. Jadi selama ini belum ditetapkan di Kabupaten/kota saya pikir masih memakai aturan yang diberlakukan kemarin," terangnya. Bapak yang dikenal sosok dekat dengan masyarakat itu sangat menyambut baik atas apa yang dilakukan oleh para buruh dalam menyampaikan aspirasinya. "Saya menyambut baik bahwa cara-cara yang dilakukan oleh buruh di Indonesia khususnya di Sumsel ini adalah cara-cara yang sangat terhormat. Ini merupkan langkah bagus bagi kita, paling tidak kami dapat lebih mudah dan tenang dalam menyelesaikan persoalan ini," ungkapnya. Tak hanya itu saja, dia menilai kedatangan para buruh ini sebagai respresentasi dari keinginan buruh untuk membuat penetapan yang berpihak kepada semua, jadi tidak ada yang dirugikan termasuk kaum buruh. "Sebenarnya kami ingin kesejahteraan buruh itu diawali perbaikan-perbaikan hak-haknya. Jadi bukan hanya sekader ukuran UMR dan UMP tapi hak lainnya juga," tuturnya. Untuk itu, sebagai Kepala Daerah yang sudah dipercaya oleh masyarakat dia menyakinkan kepada para buruh akan mengakomodir ini sampai dengan menjadi keputusan yang berpihak kepada semua tentu bagi kaum buruh. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Antisipasi Konflik Agraria di Sumsel, HD Dorong Segera Bentuk Satgas
Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru (HD) membuka Focus Group Discussion (FGD) terkait penanganan permasalahan konflik agraria di Provinsi Sumatera Selatan yang dilaksanakan secara Hybrid di Hotel Novotel Palembang, Selasa (30/11/2021). FGD tersebut diikuti secara Off Line oleh FKPD Prov. Sumsel, Kakanwil BPN se Sumsel, Bupati/Walikota Se-Sumsel, Kakanwil Pertanahan Kab/Kota Se-Sumsel dan OPD Terkait dilingkungan Pemprov Sumsel serta diikuti secara On Line oleh Pemerintah Daerah terkait se-Sumsel. Dikesempatan tersebut HD meminta seluruh pihak harus memiliki sinergitas untuk menjadi fasilisator dalam pencegahan konflik dan mendiskusikan permasalahan dengan cara komprehensif terkait konflik agraria. "Pertama saya berikan apresiasi kepada Kapolda Sumsel yang konsisten dalam menerapkan zero konflik di Sumsel, saya juga minta semua persoalan nanti didiskusikan dengan cara komprehensif dan semua pihak yang terkait harus menjadi fasilisator dalam hal ini," ungkapnya. Ia juga berharap melalui FGD tersebut dapat menemukan solusi terkait permasalahan yang sudah ada dan mencegah permasalahan sebelum terjadinya konflik agraria. "Saya merasa bersyukur FGD ini digelar, karena ini diduskusikan dengan baik dan mengundang seluruh kepala daerah se Sumsel tentu ini juga merupakan upaya kita mencegah sejak dini dan menyelesaikan permasaahan sebelumnya," katanya Terkait hal tersebut HD meminta agar segera dibentuk satgas guna mencegah konflik agraria di Provinsi Sumsel, dan berharap persoalan tanah dapat diselesaikan dengan cara mediasi. "Saya berharap kita semua dapat berkomitmen dengan menyamakan persepsi, semoga juga dengan cara mediasi permasalahan dalam konflik agraria dapat diatasi," ujarnya Turut Hadir Ketua DPRD Sumsel Hj. R.A. Anita Noeringhati, S.H., M.H., Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi, Kapolda Sumsel Irjen Pol. Toni Hermanto, Kepala kantor kewilayahan BPN SUMSEL Drs. Pelopor, M.Eng.Sc. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
SP4N-LAPOR!, Layanan Pengaduan Masyarakat Berbasis Online yang Mudah dan Terpadu
Palembang, sumselprov.go.id- Berbagai upaya dilakukan Pemprov Sumsel agar sistem Pelaporan Masyarakat terus dapat ditingkatkan lagi sampai ke tingkat Kabupaten/ Kota di Sumatera Selatan. Mulai dari sosialisasi, tata cara pengelolaan, pelaporan hingga monitoring dan evaluasi. Didasari hal tersebut, Pemprov Sumsel melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Selatan menggelar kegiatan Rakor dan Sosialisasi Rencana Aksi (RA) Pengelolaan Pengaduan SP4N-LAPOR! se-Sumatera Selatan Tahun 2021 di Auditorium Graha Bina Praja, Pemprov Sumsel, Selasa (30/11/2021). Kegiatan dibuka Gubernur Sumsel H. Herman Deru diwakili Asisten I Administrasi dan Umum Prov Sumsel Drs. Nelson Firdaus MM. "Pengelolaan pengaduan sangat penting karena menjadi muara dari perbaikan reformasi birokrasi khususnya pelayanan publik, juga upaya meningkatkan kepercayaan masyarakat. Prestasi ditorehkan Pemprov Sumsel pada Tahun 2019 dan 2020 dinobatkan sebagai TOP 25 dan 30 Nasional sebagai salah satu lembaga dalam penerapan Pengaduan Publik. Saat ini Pemprov Sumsel sedang mempersiapkan Road Map dan RA Pengelolaan Pengaduan SP4N-LAPOR! Prov Sumsel Tahun 2021-2024" ujar Nelaon. Kadis Kominfo Prov. Sumsel H. Achmad Rizwan SSTP MM mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi SP4N-LAPOR! yang dikelola Kementerian PAN-RB RI terutama pada saat pandemi Covid-19, Kolaborasi dan sinergi yang dilakukan melalui forum ini, diharapkan dapat mempercepat limit kerja dimasa pandemi serta menyusun rencana kerja untuk kedepannya. Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PAN & RB RI Prof. Dr. Diah Natalisa, MBA secara virtual menyampaikan Masyarakat berhak mendapat pelayanan publik secara cepat, adil dan transparan, pemerintah harus bersikap terbuka untuk menerima aspirasi publik yang disampaikan dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat agar dapat menciptakan pelayanan yang sesuai dengan keinginan masyarakat. Turut hadir Kepala Ombudsman RI perwakilan Sumsel Adrian Agustiansah SHMH, Analis Pengaduan Masyarakst ADM pelayanan publik Tomi Putra Gunawan S.Kom, Para Kepala Dinas Kominfo Se kab/kota di Sumsel. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Feby Deru : PKK sebagai Wadah Langkah Konkret Peningkatan Keterampilan
Palembang, sumselprov.go.id - Ketua TP PKK Hj. Febrita Lustia Herman Deru (Feby Deru) katakan merupakan kebijakan Pengurus PKK untuk melaksanakan kegiatan seperti ini dirasakan sangat tepat, terlebih setelah kita cukup lama menghadapi pandemi yang berdampak pada menurunnya kondisi perekonomian kita Hal tersebut diutarakan pada saat acara Simulasi Modul Pelatihan Dasar bagi Kelembagaan PKK di desa wilayah Sumatera Selatan di Meeting Room Hotel Grand Inna Palembang, Selasa (30/11/2021) "Langkah konkret dalam mendukung program penguatan kapasitas kader dan pengurus PKK dalam hal peningkatan keterampilan dan pemberdayaan ekonomi kreatif ini sangat membantu kami" ujar Feby Deru Feby utarakan, PKK Provinsi Sumatera Selatan telah melaksanakan hampir seluruh program kerja tahun 2021. Justru disaat seperti ini kami menjadi lebih peka dan tetap berusaha kreatif dengan melaksanakan kegiatan-kegiatan yang mampu membantu masyarakat yang terkena dampak pandemi. "Dari beberapa kegiatan yang telah kami lakukan salah satunya adalah membantu para pelaku UP2K dan UMKM yaitu dengan memberikan pelatihan, bantuan-bantuan bahkan bantuan promosi" ucapnya Ditambahkan Feby, secara khusus TP PKK juga berkomitmen untuk mencapai hal tersebut melalui target pencapaian Sumsel Maju Untuk Semua. Dapat kami sampaikan juga, bahwa pada tanggal 2 Desember akan ikut 2021, PKK sebagai garda terdepan, mensukseskan Program Pemerintah yaitu Gerakan Sumsel Mandiri Pangan, peresmiannya akan dilaksanakan di Kabupaten Lahat. "Secara umum PKK Provinsi Sumatera Selatan juga berkomitmen untuk berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Maju melalui Gerakan Nasional" tutupnya Acara Bimbingan Teknis Ketrampilan pewarnaan Kain Songket di Sumatera Selatan dibuka Ketua Umum TP. PKK Pusat Ny. Tri Tito Karnavian Turut hadir Wakil Ketua PKK Sumsel Hj. Fauziah Mawardi Yahya, Sekretaris Dirjen Pemerintah Desa Permendagri Mohammad Rizal dan para Kepala OPD Prov. Sumsel Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
Sekda Pimpin Rapat Persiapan Pelaksanaan Launching Sumsel Mandiri Pangan
Palembang, sumselprov.go.id - Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Ir. S.A Supriono pimpin Rapat Persiapan Pelaksanaan Gerakan Launching Sumsel Mandiri Pangan (SMP) guna Wujudkan Ketahanan Pangan dan Gizi Keluarga secara berkelanjutan bertempat di Ruang Rapat Setda, Senin (29/11/2021) "Rapat ini dilaksanakan guna memantapkan program serta teknis maupun acara launching SMP ini agar terlaksana dengan baik dan diterima oleh masyarakat dengan tujuan mengajak masyarakat lebih produktif tidak konsumtif" ujar Sekda Sekda utarakan, Inti dari gerakan ini untuk menunjang pemulihan ekonomi dan efek menambah penghasilan masyarakat, tidak hanya simbolis tapi berkesinambungan dan akan dievaluasi Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (SMP) untuk mewujudkan ketahanan pangan dan gizi keluarga melalui pengembangan ketersediaan, distribusi dan konsumsi pangan dengan memanfaatkan sumber daya secara berkelanjutan yang akan dilaunching pada tanggal 2 Desember 2021 bertempat di Kabupaten Lahat "Gerakan Sumsel Mandiri Pangan yaitu Rubah Pola Pikir dari Konsumen jadi Produsen" ucapnya Launching SMP ini sangat penting agar pengeluaran masyarakat semakin rendah dan penghasilan semakin tinggi, sehingga masyarakat semakin sejahtera. Untuk mewujudkan hal tersebut diperlukan dorongan gerakan menanam berbagai kebutuhan dasar secara mandiri di pekarangan rumah masing-masing. Selain meningkatkan penghasilan "Gubernur Sumsel H. Herman Deru ingin masyarakat mengurangi pengeluaran, ini yang harus diterapkan kepada masyarakat" tutupnya Turut hadir Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Dr. Ekowati Retnaningsih, SKM., M. Kes, Sekda Kabupaten Lahat, Chandra, SH MM dan para Kepala OPD Prov. Sumsel Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
Data yang Berkualitas dan Mudah Diakses Wujud Implementasi SDI
Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru diwakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumsel H Achmad Rizwan SSTP, MM membuka workshop kerjasama antara Dinas Kominfo Provinsi Sumsel dengan Lintasarta bertema "Teknologi sebagai Penunjang Satu Data Indonesia" di Hotel Aston Palembang, Senin (29/11/2021). HD melalu Rizwan mengatakan, guna menuju Satu Data Indonesia (SDI) , Pemprov Sumsel telah menerapkan Aplikasi Sistem Informasi Satu Data (SIMATA) Sumsel yang digagas oleh Gubernur Sumsel H Herman Deru dan telah di launching sejak 2020 lalu. "Tersedianya data berkualitas yaitu akurat, mutakhir, terpadu, dapat dipertanggungjawabkan, mudah diakses dan dibagikan serta mudah di pakai antar instansi baik pusat maupun daerah sebagai wujud nyata implementasi kebijakan Satu Data Indonesia. Diharapkan dapat digunakan dalam mengelola sumber daya secara efektif dan efisien untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat. "Menuju Satu Data Indonesia dibutuhkan pembangunan menyeluruh dan berkesinambungan seperti jaringan internet yang stabil, ketersediaan data center yang mumpuni dan keamanan siber yang kuat sehingga kolaborasi menjadi kunci mewujudkan Satu Data Indonesia," ungkapnya. Lanjut Rizwan, dalam penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang terintegrasi di seluruh wilayah Sumsel juga perlu diselaraskan baik di provinsi maupun kabupaten/kota sesuai kewenangan. Seperti di pemerintah provinsi SPBE berbeda dengan kabupaten/kota kemudian bagaimana implementasi dan cara penerapan SPBE yang dilakukan di kabupaten/kota. Marketing and Solutions Director Lintasarta, Ginandjar mengharapkan workshop ini menjadi wadah diskusi sehingga problem apa saja yang dihadapi di Sumsel dapat dibahas bersama seperti apakah infrastruktur yang belum memadai atau yang lainnya. Manfaatkan workshop ini untuk memahami apa saja yang ada di digital ini untuk pemerintah. Turut hadir Senior VP Lintasarta wilayah Sumatera, Zulfahmi, VP Lintasarta Wilayah Palembang, M. Adhar Rani, para kepala OPD Prov Sumsel dan para Kadis Kominfo kabupaten/kota di Sumsel. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD Buka Kejurnas Boling Soetopo Jananto dan Junior 2021, 95 Atlet dari 9 Provinsi Berlaga di Jakabaring Bowling Center
Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru resmi membuka Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Boling Soetopo Jananto dan Junior 2021 di Venue Jakabaring Bowling Center Palembang, Senin (29/11/2011). Kejurnas itu dilaksanakan 29 November sampai 4 Desember 2021 diikuti 9 provinsi yaitu Provinsi Banten, Riau, DKI Jakatra, Kalsel, Jatim, Sumsel, Kaltim, Sumut dan Provinsi Jateng meliputi 61 atlet senior dan 34 atlet junior. HD menyampaikan bahwa Boling ini memiliki kelas khusus dimata masyarakat sehingga olahraga ini harus menjadi milik masyarakat dengan mengenalkannya baik melalui pendidikan maupun yang lainnya. "Harapan saya siapapun yang menjadi ketua umum PBI agar jadikan olahraga ini harus dimiliki oleh banyak orang. Gunakan fasilitas boling ini dalam semua kegiatan kejuaraan olahraga agar fasilitas ini juga dapat termanfaatkan," harapnya. Lanjut HD, Kejurnas ini diharapkan menambah semangat berkompetisi dan semangat bertanding para atlet sehingga harus ada hadiah-hadiah tambahan. "Kedepan PBI bersama Pemprov Sumsel dapat bekerjasama menyelenggaraan kejuaraan boling lainnya. Saya yakin ini akan berjalan dengan baik karena kebetulan Sumsel juga akan menjadi tuan rumah Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) ke VI Tahun 2022 mendatang," ungkapnya. Sementara itu, Plt. Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Bowling Indonesia, Arwin Novansyah mengatakan Kejurbas tersebut sengaja dilaksanakan di Sumsel karena daerah ini sudah berpengalaman menyelenggarakan event olahraga dan meliliki fasilitas boling standar Asia. "Kegiatan ini menjadi agenda nasional yang diselenggarakan setiap tahunnya," ujarnya. Turut hadir Ketua Umum Pengurus PBI Sumsel, Kurmin Halim, Direktur Utama PT Jakabaring Sport City Palembang, Meina Paloh, Ketua Panitia Kejurnas Bowling Soetopo Jananto dan Junior 2021, Bambang Suprianto, Kadispora Provinsi Sumsel, Akhmad Yusuf, serta para kepala OPD Provinsi Sumsel lainnya. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.