Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
HD: Pertahankan Budaya Lokal dan Pesan Moral Disetiap Kegiatan Seni
Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru (HD) menghadiri Pentas Seni Budaya Lokal Sumatera Selatan Dul Muluk yang berjudul Sultan Abdul Muluk diselenggarakan oleh Himpunan Sarjana Kesastraan Indonesia (HISKI) di Ballroom Hotel Swarna Dwipa Palembang, Sabtu (18/12/2021). Pementasan Dul Muluk tersebut mendapatkan apresiasi yang sangat baik dari para penonton yang hadir. Sebab disajikan dengan sangat luar biasa yang mengkombinasikan kebudayaan lokal dan perkembangan jaman, ditambah dialog yang dilakukan oleh para pemeran teater dilakukan dengan sangat baik yang menyisipkan pesan moral dan ajakan untuk tetap menjalankan protokol kesehatan. Diatas panggung juga tidak hanya sebuah pentas seni drama komedi saja yang ditampilkan oleh mereka, ada juga tarian kebudayaan dan adegan silatnya. Menurut HD pentas seni yang diperankan oleh para dosen dari 11 perguruan tinggi tersebut merupakan kemasan yang baik dalam melestarikan kebudayaan tradisional yang dimiliki oleh Indonesia. "Ketika kita berikan keteladanan seperti yang dilakukan hari ini, semoga dapat membangkitkan semangat mereka (kaum milenial) untuk melestarikan kebudayaan lokal yang sakral yang kita miliki. Ini belum sempurna jika tidak kita selenggarakan minimal dua kali dalam satu tahun", ungkap HD. HD juga berpesan untuk tetap menerapkan nilai kebuduyaaan lokal pada kehidupan sehari-hari meskipun perkembangan jaman sangat pesat kemajuannya. Menutup sambutannya HD meminta agar seluruh OPD agar disetiap kegiatannya dapat menonjolkan dan menggunakan kearfian lokal, minimal menggunakan tanjak sebagai simbol dalam melestarikan kebudayaan lokal yang dimiliki. Sementara itu Guru Besar Bidang Pendidikan Bahasa dan Sastra FKIP Universitas Sriwijaya, Prof. Dr. Nurhayati, M.Pd yang juga berperan sebagai pimpinan dan penulis naskah pada pementasan seni tersebut mengatakan bahwa kegiatan ini terselenggara diawali melalui obrolan via grup WhatsApp yang kemudian dilakukan latihan drama secara virtual. Turut hadir Kepala Kantor Perwakilan BI Sumsel, Hari Widodo, Kadis Budpar DR. Aufa Syahrizal, S.P, M.Sc. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
MY Minta Komisi X DPR RI Dukung FORNAS VI Tahun 2022
Palembang, sumselprov.go.jd - Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Mawardi Yahya katakan, Pemprov Sumsel sangat menyambut baik kunjungan kerja Komisi X DPR RI dan berharap kunjungan Kerja (Kunker) ini bisa memberikan sejumlah masukkan dan evaluasi di sejumlah program agar menjadi lebih baik lagi kedepannya Hal tersebut diutarakannya pada saat menerima Kunjungan Kerja Pimpinan dan Anggota Komisi Komisi X DPR RI dalam rangka Reses Masa Persidangan II tahun Sidang 2021-2022 ke Provinsi Sumatera Selatan, di Bina Graha Praja (Audotorium) Prov. Sumsel, Jumat (17/12/2021) "Mohon dukungan pada Komisi X DPRI dapat membantu mensukseskan Program ke depan, karena dalam waktu dekat Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) secara resmi menjadi tuan rumah Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) ke VI Tahun 2022 yang akan berlangsung Juli 2022" ujar Wagub Mawardi Yahya (MY) Kunjungan Kerja dipimpin oleh Ketua Tim Komisi X Dr. H. Abdul Fikri Faqih, MM bersama 13 anggota DPR RI lainya dan Kunjungan Kerja (Kunker) berlangsung 17 -21 Desember 2021 Ketua Tim Komisi X Dr. H. Abdul Fikri Faqih, MM katakan fungsi legislasi, DPR memiliki tugas dan wewenang: Menyusun Program Legislasi Nasional (Prolegnas) dan bermitra dengan Kementerian Pendidikan, olahraga, pariwisata dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi. "Kehadiran kami disini membahas dan diskusi serta mendengarkan dan menampung aspirasi semua terkait pendidikan, olahraga dan sejarah. Artinya mendapat data pelaksanaan data terkait pendidikan, olahraga ekonomi kreatif, perpustakaan dan sebagainya" ujarnya. Turut hadir Para Kepala OPD Prov. Sumsel Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
HD Beberkan Strategi Dagang ke Pedagang Bakso
Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru bercerita jika pada tahun 90 an dirinya pernah membantu pemasok sapi, dari 80 ekor sapi yang dipotongnya, terbanyak disalurkan kepada pedagang bakso Hal tersebut diutrakan pada saat Silaturahmi Gubernur Sumsel dan makan bakso bareng dengan Paguyuban Bakso Solo Berseri (PBSB) Sumsel bertempat di Griya Agung Palembang, Kamis (16/12/2021 "Saya sangat senang atas kehadiran paguyuban Bakso dan saya langsung mengajak berkumpul di Griya sebagai ucapan terimakasih dan balas budi pada pedagang bakso" ujar Gubernur Herman Deru (HD) HD utarakan strategi dalam berdagang utamanya kontrol kebersihan dan saya pelajari semasa pandemi covid-19 adalah yang bertahan yaitu kuliner dan sebagai Soko guru perekonomian "Pada saat pandemi, Saya bantu jual dengan endorse kuliner dan hasilnya maksimal" ucap HD Lanjut HD, kita harus fokus dengan keahlian maupun keterampilan apa yang kita miliki disamping modal usaha yang paling utama adalah pemasaran dan ketiganya harus dipenuhi kalau mau jadi pengusaha sukses "Jadilah enterpreneur bukan lagi hanya jadi buruh, kembangkan niat dan usaha dengan dan jadilah pengusaha" tutupnya Pada kesempatan tersebut Gubernur Sumsel H. Herman Deru memberikan bantuan Penyerahan KUR Bank Sumsel Babel kepada Ketua Paguyuban Bakso Solo Berseri (PBSB) Tugimin sebesar 4 M didampingi Koordinator Wilayah (Korwil) International Council for Small Business (ICSB) Samantha Tivani Herman Deru Turut hadir Ketua TP PKK Sumsel Hj. Febrita Lustia Herman Deru, Dirut Bank Sumsel Babel Achmad Syamsudin, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumsel, Hari Widodo dan para Kepala OPD Prov. Sumsel serta Staf Ahli Gubernur H. M. Kholid Mawardi, S.Sos., M.Si. Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
HD Gandeng Awak Media Gaungkan Gerakan SMP
Palembang, sumselprov.go.id- Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (SMP) merupakan program yang diinisiasi oleh Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru dengan tujuan untuk menekan angka kemiskinan di Sumatera Selatan serta merubah mindset masyarakat sebagai konsumen menjadi produsen, khususnya pada keperluan pangan sehari - hari. Hal tersebut dijelaskan HD pada sambutannya saat menggelar silaturahmi dengan awak media dalam rangka sosialisasi Gerakan SMP di Hotel Novotel Palembang, Kamis (16/12/2021). "Kegiatan mengajak para insan pers ini bertujuan untuk memiliki gerakan khusus dalam mensosialisasikan serta memberikan literasi kepada masyarakat tentang program SMP yang merupakan salah satu cara kita dalam mempercepat kesejahteraan dan menurunkan angka kemiskinan di Sumsel" ungkap HD. HD juga meminta kepada para insan pers untuk dapat menggaungkan program tersebut kepada masyarakat. Agar mereka dapat mandiri dalam memenuhi kebutuhan pribadi yang akan menghemat pengeluaran sehari - hari. "Kita ajak masyarakat kita berikan contoh. Saya harap BUMN, BUMD dan Pemerintah Daerah untuk dapat menggagas sebuah terobosan untuk mendorong percepatan pelaksanaan program SMP disetiap daerah yang dapat diikuti oleh masyarakat", ucap HD. HD juga tegaskan program SMP tidak hanya menyangkut permasalahan pangan saja melainkan juga untuk merubah mindset masyarakat agar menjadi produktif untuk menghasilkan kebutuhan sehari - hari, seperti cabai, sayur - sayuran, bawang dan lain - lain. "Program ini tidak hanya menyangkut permasalahan pangan saja, secara esensinya ini merupakan gerakan dalam merubah mindset masyarakat untuk berkehidupan mandiri dengan memanfaatkan lingkungan dan SDA yang dimiliki", tegas HD. Sementara itu Karo Humas dan Protokol, Rika Efianti, SE, MM menyampaikan bahwa kegiatan silahturahmi yang diselenggarakan dalam rangka mensosialisasikan program Sumsel Mandiri Pangan serta mempererat hubungan baik antara Pemprov Sumsel dengan awak media. "Dengan terjalinnya hubungan baik tersebut maka akan membantu pemerintah dalam mempercepat pembangunan di Sumatera Selatan", tambahnya. Turut hadir Para Kepala OPD Prov. Sumsel, Para Pimpinan Redaksi Media Cetak, Media Elektronik dan Online, Para Ketua dan Anggota Organisasi Profesi. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Wagub Sumsel Ikuti Pengarahan Presiden RI Terkait Kewaspadaan Covid-19 Varian Omicrom
Palembang, sumselprov.go.id- Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya mengikuti pengarahan Presiden RI kepada kepala daerah Gubernur, Bupati dan Walikota serta Kapolda dan Pangdam seluruh Indonesia secara virtual dari Command Center Kantor Gubernur Sumsel, Kamis (16/12/2021). Presiden RI Joko Widodo dalam arahannya menyampaikan 3 hal penting untuk menjadikan perhatian bersama terhadap kewaspadaan Pandemi Covid-19 berkaitan dengan varian omicrom yang diketahui telah masuk ke 88 negara. Jumlah kasusnya di dunia naik 3 kali lipat dalam 3 hari karena lebih menular dan cepat menular. "Makanya saya ingatkan jangan lengah dan Rumah Sakit disiapkan, cek oksigen dan obat-obatan. WHO telah sampaikan kemungkinan besar varian ini tersebar dihampir di semua negara," ungkap Presiden. "Tadi pagi sudah disampaikan Menkes (Menteri Kesehatan) bahwa varian omicron ditemukan di negara kita. Artinya, sudah masuk negara kita dan yang kita lakukan kembali saya ingatkan 3 hal yg harus kita kerjakan mulai saat ini dengan ketat," tegas Presiden Joko Widodo Tiga hal tersebut yaitu pertama pastikan Protokol Kesehatan berjalan. Utamanya masker. "Pastikan Protokol berjalan, Tempat pertemuan, Mall, Pertokoan, Pasar Tradisional dan Restoran," imbuh Presiden. Kedua testing & tracing kontrol erat harus terus dilakukan sesuai standar yang beberapa saat lalu kita bicarakan. "Utamakan tempat- tempat yang banyak terjadi interkasi diantaranya pelabuhan, airport, mall dan pasar. Harus lebuh diperkuat dan gencarkan," tegasnya. Ketiga berkaitan dengan vaksinasi. "Saya minta sekali lagi Pangdam , Kapolda dan kepala daerah gerakkan lagi percepatan vaksinasi karena ini akan sangat membantu proteksi rakyat kita dari Covid-19 baik varian delta maupun omicrom," terangnya. Turut hadir Plt Asisten III Bidang Administrasi dan Umum, Nelson Firdaus serta para kepala OPD Provinsi Sumsel. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD Ajak FKPPI Dukung Program SMP
Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru katakan, kita harus bersama-sama menurunkan angka kemiskinan dan penyebab Kemiskinan itu adalah pola pikir, kita harus mampu merubah pola pikir (mindset) dari masyarakat konsumtif menjadi masyarakat produktif Hal tersebut diutarakan pada saat acara Pembukaan Musyawarah Daerah IX Generasi Muda Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI-Polri (FKPPI) Pengurus Daerah VI Sumsel bertempat Hotel Amaris Palembang, Kamis (16/12/2021) "Sekarang ada program Sumsel Mandiri Pangan (SMP), saya mengajak organisasi FKPPI dan menindak lanjuti program setidaknya mempengaruhi masyarakat agar terealisasi program tersebut" ajak Gubernur Herman Deru (HD) Lanjut HD, Organisasi merupakan suatu kekuatan seperti lidi jika disatukan akan menjadi dapat dipakai jadi sapu. Apalagi FKPPI dilahirkan dari genetik patriot dan akan menjadi mitra pemerintah "Dengan saya sudah dipakaikan (disematkan) jaket sebagai Tanda Kehormatan dan otomatis menjadi keluarga dari FKPPI dan selanjutnya akan menjadi mitra pemerintah" HD tambahkan, Gerakan moral dengan sentuhan merubah mindset masyarakat agar dapat menjadi produktif, dimana akibatnya cost sebenarnya tidak perlu harus dikeluarkan seperti menanam cabai, telur tidak perlu ke warung untuk mendapatkannya tapi dapat dihasilkan sendiri "Banyak hal yang dapat diperbuat, Contoh vaksin perlu sosialisasi vaksin untuk imun di 9 daerah, para anggota organisasi untuk dapat berbakti sederhana guna melakukan jadi produktif konkrit nyata" ucapnya "Mari ikuti Musda dengan penuh keakraban musyawarah agar mendapatkan mufakat dan bermanfaat" tutupnya Turut hadir Ketua PD VI GM FKPPI Kuswariansyah.S.T, para Kepala OPD Prov. Sumsel Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
MY Inginkan FKPPI Dukung Gerakan SMP
Palembang, sumselprov.go.id- Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Mawardi Yahya mengatakan Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) merupakan bagian penting dalam pengembangan organisasi, terutama untuk melakukan kaderisasi, agar organisasi dapat bergerak secara dinamis. “Pemprov Sumsel mengapresiasi dilaksanakannya Rapat Pimpinan Daerah (RAPIMDA) Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-POLRI (KB FKPPI) Sumatera Selatan tahun 2021 pada hari ini. Kita berharap melalui Rapimda PB FKPPI ini akan dapat menjadikan organisasi ini lebih,” tegasnya saat membuka Rapimda KB FKPPI Sumsel tahun 2021 yang digelar di Aula Gajah Mada, Pomdam II Sriwijaya Jl Merdeka Palembang, Kamis (16/12/2021). Mawardi mengharapkan melalui Rapimda tersebut, FKPPI dapat melakukan upaya konsolidasi dan restrukturisasi organisasi untuk memastikan konsistensi komitmen dari PB FKPPI Sumatera Selatan dalam upaya mendukung majunya pembangun daerah. Terutama dalam mengedukasi masyarakat mewujudkan Sumsel Mandiri Pangan (SMP). Dimana masyarakat diajak untuk menjadi penghasil komiditi dan bukan lagi sebagai pembeli utamanya bahan pangan dengan memanfaatkan lahan pekarangan rumah. “Saya berharap apa yang menjadi agenda rapat pimpinan daerah ini membuahkan keputusan terbaik dan juga berdampak bagi majunya pembangunan di Sumsel termasuk dalam hal Suksesnya Sumsel Mandiri Pangan,” pungkasnya. Sementara ketua PD VI FKPPI Provinsi Sumsel Dr. H. Nasrun Umar S.H., M.H mengatakan, FKPPI lahir dari nilai patriotisme dan nasionalisme tinggi dengan pengabdian untuk bangsa dan negara indonesia terkhusus di wilayah Provinsi Sumsel . Menurutnya, dilaksanakannya Rapimda ini sekaligus menjadi refleksi dan evaluasi perjalanan FKPPI selama menjadi organisasi kemasyarakatan yang dinaungi tni-polri dengan tetap mandiri, handal, sekaligus berperan aktif dalam penanganan covid-19. Hadir pula dalam ksempatan yang sama Ketua Dewan Penasehat PD VI FKPPI Provinsi Sumsel H. Syahrial Oesman, Danpomdam II Sriwijaya Kolonel Cpm Bayu Aji Widodo, S.H., M.I.P. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD Launching Universitas Nurul Huda, Universitas Pertama di OKUT
Palembang, sumselprov.gp.id - Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru utarakan, Momen ini merupakan peristiwa sangat penting dan merupakan suatu anugerah bagi kita semua atas tercapainya cita-cita bersama dalam mewujudkan kampus STKIP Nurul Huda secara resmi berubah menjadi universitas dan pertama di Ogan Komering Ulu Timur (OKUT) Hal tersebut diutarakan pada saat memberikan Bimbingan dan arahan pada launching Universitas Nurul Huda Sukaraja Ogan Komering Ulu Timur (OKUT) secara Virtual bertempat di Command Center, Rabu (15/12/2021) "Ini kejadian sangat Istemewa dan pertama. Saya menjadi saksi pada saat itu menjadi Bupati OKU Timur dimana mempunyai perjalanan dan proses yang panjang untuk mewujudkannya" ujar Gubernur Herman Deru (HD) HD utarakan baik pada saat Sekolah Tinggi hingga saat ini jadi Universitas, kita tetap menjaga Marwah kepercayaan dari masyarakat bahwa Nurul Huda merupakan tempat menempuh pendidikan yang selalu diminati masyarakat dan tempat menimba ilmu "Harus menjaga kepercayaan yang diberikan masyarakat dan tetap menjaganya. Ini salah satu kunci dalam mengelola pendidikan" ucapnya Ditambahkan HD, banyak alumni maupun lulusannya tersebar di segala lini sudah yang benyak bekerja di pemerintahan, swasta maupun pengusaha, berarti pesantren ini punya nama dan sudah ada kepercayaan dari masyarakat "Saya tahu, Pesantren ini pengelolaan sangat akuntabel dan transparan. Tidak hanya dengan gedung mewah tapi Tetap jaga Marwah Universitas Nurul Huda. Tidak jadi penghalang karena jauh dari ibukota tapi semua dekat dengan koneksi internet" imbuhnya "Saya ingatkan, jangan hanya segelintir orang merusak kepercayaan. Jangan pernah ubah menajemen terbuka dan harus up to date" tutupnya Turut hadir Wakiil Bupati H.M. Adi Nugraha Purna Yudha, SH, Pimpinan Yayasan Pondok Pesantren Nurul Huda, Almukarron, KH Affandi BA, Rektor Universitas Nurul Huda, Imam Rodin, S. Ag, M.Pd, Kadis Kominfo H. Achmad Rizwan, S. STP, MM, Karo Kesra, Drs. H. Abdul Hamid, M.Si, Karo Humas dan Protokol, Rika Efianti, SE, MM, Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
Feby Deru Pimpin Rakor dan Advokasi Bunda Paud Tingkat Kabupaten/Kota se-Sumsel
Palembang, sumselprov.go.id- Menyoroti meningkatnya pemberitaan terhadap kasus pelecehan seksual dan kekerasan pada anak belakangan ini, menjadi perhatian serius bagi Bunda PAUD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Hj. Febrita Lustia Herman Deru. Febrita mengaku miris dan menaruh keprihatinan mendalam terhadap tingginya kasus kekerasan dan pelecehan seksual yang menimpa anak-anak. Oleh sebab itu pula ia mengajak seluruh unsur masyarakat meningkatkan kepedulian pada pengawasan dan perlindungan anak, terlebih para Guru pendidikan anak usia dini (PAUD). “Di sinilah peran PAUD. Guru-guru PAUD senantiasa mengajarkan dan memberitahu anak-anak tentang hal apa hal yang tidak boleh dilihat, dibuka, dipegang oleh orang lain. Bahkan tidak boleh mengikuti orang yang tidak dikenal, Peran keluarga dan kepedulian kita bersama sangat penting untuk perlindungan anak,”tegasnya saat membuka Rapat Koordinasi dan Advokasi Bunda Paud Tingkat Kabupaten/Kota se-Sumsel di Griya Agung Palembang, Selasa (14/12/2021). Febrita mengatakan, Rapat Koordinasi dan Advokasi Bunda PAUD dalam rangka peningkatan akses dan penguatan pendampingan untuk satuan PAUD, diharapkan dari kegiatan ini adalah tersusunnya rencana program kerja Bunda PAUD Tingkat Kabupaten/Kota dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Diantaranya, membentuk Kelompok kerja (Pokja) Bunda PAUD Tingkat Kabupaten/Kota, bagi daerah yang belum membentuk pokja Bunda PAUD. Kemudian, mendampingi satuan PAUD agar memiliki layanan PAUD berkualitas dan berperan dalam perwujudan layanan PAUD Holistik Integraif di komunitasnya. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.