Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Hadiri Sarasehan MPR RI, Herman Deru Siap Jadikan Sumsel Role Model Obligasi Daerah Sumsel
19 May 2026 Dilihat 408x

Hadiri Sarasehan MPR RI, Herman Deru Siap Jadikan Sumsel Role Model Obligasi Daerah

Palembang. Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru didampingi Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H. Cik Ujang menghadiri pembukaan Sarasehan Kebangsaan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) yang mengangkat tema obligasi daerah sebagai alternatif pembiayaan pembangunan dan instrumen investasi publik. Hotel Aston Palembang, Selasa (19/5/2026).“Kegiatan ini tentu sangat kami nantikan. Obligasi ini sebenarnya belum sepenuhnya dimengerti masyarakat umum. Maka literasi terkait obligasi harus terus disebarluaskan agar masyarakat memahami apa itu obligasi dan bagaimana manfaatnya,” ujar Herman Deru mengawali sambutannya.HD menegaskan bahwa Sumatera Selatan siap mempelajari secara serius skema obligasi daerah dan siap menjadi role model dalam  pengimplementasi kebijakan tersebut apabila nantinya telah diterapkan secara nasional.“Daerah saat ini cukup kesulitan ketika dilakukan efisiensi anggaran. Kepala daerah tentu memiliki tanggung jawab untuk memenuhi janji pembangunan yang telah disampaikan kepada masyarakat,” ungkap HD.Terkait hal tersebut, Herman Deru berharap kehadiran MPR RI di Sumatera Selatan dapat membawa solusi dan membuka ruang pembahasan yang lebih luas terkait alternatif pembiayaan daerah, sehingga program pembangunan tetap dapat berjalan sesuai dengan rencana program kerja yang telah ditetapkan.Sementara itu, Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI, Melchias Markus Mekeng  berharap hasil sarasehan yang dilaksanakan dapat memperkaya naskah akademis yang nantinya akan diserahkan kepada DPR RI sebagai dasar pembahasan lebih lanjut mengenai obligasi daerah yang akan dijadikan Undang - Undang di Indonesia.Turut hadir Pimpinan V BPK RI, Boby Adityo Rizaldi, Inspektur Sekretariat Jenderal MPR RI, Anies Mayangsari Muninggar, Dirjen Pemeriksaan Keuangan Negara V BPK RI, Widhi Widayat, SE., M.Si., CA, CSFA, Dirjen Bina Keuda Kemendagri RI, Dr. Drs. H. Agus Fatoni, M.Si, Para Bupati/Walikota Se Sumseldan Para Kepala OPD Prov. Sumsel.

Baca Detail
Antisipasi El Nino, Aksi Cepat Herman Deru Amankan Lumbung Pangan Sumsel Sumsel
19 May 2026 Dilihat 578x

Antisipasi El Nino, Aksi Cepat Herman Deru Amankan Lumbung Pangan Sumsel

Lempuing, OKI. Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru, secara resmi mencanangkan Gerakan Tanam (Gertam) Menyongsong El Nino di lokasi cetak sawah Desa Cahaya Bumi, Kecamatan Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Selasa (19/5/2026).Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk komitmen Pemprov Sumsel bersama petani dalam mengelola kondisi alam demi menjaga ketahanan pangan regional dan nasional.Gubernur Herman Deru menyampaikan bahwa fenomena El Nino dan musim kemarau tahun ini memiliki karakteristik yang berbeda. Namun, ia optimis dengan sinergi antara bupati, wali kota, petani, dan penyuluh, target produksi 5 juta ton Gabah Kering Giling (GKG) pada tahun 2026 akan tercapai. Target tersebut diproyeksikan mampu mendongkrak produktivitas pangan Sumsel ke peringkat kedua secara nasional."Gerakan ini bukan sekadar seremonial, melainkan episentrum terpupuknya semangat kita bersama. Musim menjelang kemarau ini adalah berkah. Kita berani menanam karena OKI memiliki keunggulan lahan yang luas, subur, dan potensi air yang melimpah berkat aliran Irigasi Komering yang sampai ke sini," ujar Herman Deru.Ia menambahkan, kunci keberhasilan gerakan ini terletak pada kedisiplinan petani terhadap arahan penyuluh, mulai dari tata kelola pupuk, irigasi, hingga kepastian jaminan harga beli agar kesejahteraan petani tetap terjaga. Melalui inisiatif Program Peningkatan Entrepreneur Petani (P2EP), para petani di Sumsel juga didorong untuk memiliki literasi kewirausahaan."Saya ingin gerakan ini dilakukan secara serentak di seluruh kabupaten/kota dan diikuti oleh petani lainnya. Kalau bukan sekarang kapan lagi, kalau bukan kita siapa lagi," tegasnya saat memulai Gerakan Tanam.Sinergi TNI dan Pemerintah DaerahDukungan penuh terhadap program ini datang dari jajaran TNI. Danrem 044/Garuda Dempo, Brigjen TNI Khabib Mahfud, menyatakan bahwa Gertam ini akan dilaksanakan secara masif di seluruh kabupaten/kota se-Sumsel. Pihak TNI berkomitmen mengawal program ketahanan pangan pemerintah, khususnya dalam optimalisasi lahan dan cetak sawah."Saat ini kami telah melakukan identifikasi lahan yang rawan kekeringan, mendistribusikan kebutuhan lahan, serta melakukan monitoring dan evaluasi setiap hari agar program cetak sawah berjalan sesuai rencana," jelasnya.Bupati OKI, Muchendi, menyambut baik pencanangan ini dan menegaskan kesiapan daerahnya dalam menghadapi El Nino melalui pola tanam yang tersinergi antara kementerian, pemprov, dan pihak terkait.Kabupaten OKI sendiri memiliki Luas Baku Sawah (LBS) mencapai 105.436 hektare, menjadikannya yang terbesar kedua di Sumsel setelah Kabupaten Banyuasin. Lahan tersebut terdiri dari lahan irigasi, tadah hujan, dan rawa lebak."Sekitar 30 persen lahan di OKI merupakan rawa lebak yang selama ini belum optimal dimanfaatkan karena genangan air. Kondisi El Nino dan kemarau justru membuka peluang emas bagi kita untuk meningkatkan luas tanam di lahan rawa lebak tersebut," ungkap Muchendi.Untuk musim tanam 2025–2026, Kabupaten OKI menargetkan keseluruhan luas tanam mencapai 158.781 hektare. Dengan target yang masif ini, OKI diharapkan menjadi kontributor utama dalam menyokong target 5 juta ton GKG yang dicanangkan Gubernur Sumsel."Kami terus membutuhkan dukungan dari Pemprov Sumsel serta kontribusi CSR untuk alat pertanian. Kami mengajak semua pihak untuk bergotong royong, bersinergi, dan berkolaborasi," tambah Muchendi.Sebagai bentuk konkret perhatian pemerintah, dalam acara tersebut juga dilakukan penyerahan secara simbolis bantuan berupa 2 ton pupuk subsidi dan benih padi untuk lokasi cetak sawah seluas 400 hektare.Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi dialog interaktif antara Gubernur Sumsel dengan para bupati/wali kota se-Sumsel yang hadir. Turut hadir dalam kegiatan ini Forkopimda Sumsel, Forkopimda OKI, petani dan tokoh masyarakat setempat.

Baca Detail
Buka LKS SMK Tingkat Provinsi, Wagub Cik Ujang Tantang Siswa Ciptakan Inovasi Berdampak Nyata untuk Sumsel Sumsel
19 May 2026 Dilihat 564x

Buka LKS SMK Tingkat Provinsi, Wagub Cik Ujang Tantang Siswa Ciptakan Inovasi Berdampak Nyata untuk Sumsel

Palembang. Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H. Cik Ujang, secara resmi membuka Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Tingkat Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026.  Acara pembukaan yang berlangsung semarak ini dipusatkan di SMK Negeri 2 Palembang pada Selasa (19/5/2026).Ajang tahunan ini menjadi wadah unjuk gigi bagi perwakilan SMK dari berbagai kabupaten/kota se-Sumatera Selatan untuk menampilkan karya-karya dan seni unggulan inovatif dari sekolah masing-masing.Dalam sambutannya, Wakil Gubernur H. Cik Ujang menekankan pentingnya hilirisasi ilmu pengetahuan dan teknologi agar langsung menyentuh kebutuhan masyarakat bawah. Ia menantang para siswa SMK di Sumsel untuk menciptakan inovasi yang relevan dengan potensi lokal daerah.“Bangunlah teknologi yang bisa membantu petani karet kita, ciptakan mesin yang meringankan kerja nelayan Sungai Musi, dan kembangkan aplikasi yang mengangkat UMKM lokal wong kito. Jadikan keahlian kalian merakyat dan berdampak nyata bagi ekonomi masyarakat Sumatera Selatan,” tegas Cik Ujang memotivasi para peserta.Lebih lanjut, Wagub juga mengingatkan bahwa kompetisi ini merupakan jembatan menuju panggung yang lebih besar.“Tantangan sesungguhnya menanti kalian di tanggal 26 Juli hingga 1 Agustus 2026 nanti pada LKS Tingkat Nasional. Siapa pun yang keluar sebagai Juara 1 dari tanggal 19 hingga 21 Mei ini, siapkan diri kalian", tambahnya.Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan Mondyaboni, S.E., S.Kom., M.Si., M.Pd menjelaskan bahwa LKS Tingkat Provinsi tahun ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai dari 19 hingga 21 Mei 2026. Tercatat ada 31 bidang lomba yang dipertandingkan, mencakup berbagai keahlian dan kompetensi kejuruan modern."Insyaallah, melalui seleksi ketat di 31 bidang lomba ini, kita akan mendapatkan pemenang terbaik sehingga bisa kita rekomendasikan untuk mengharumkan nama Sumsel di tingkat selanjutnya,” pungkas Mondyaboni.Turut hadir Para Kepala OPD

Baca Detail
80 Tahun Sumsel, Momentum Refleksi dan Penguatan Kolaborasi Pembangunan Sumsel
18 May 2026 Dilihat 540x

80 Tahun Sumsel, Momentum Refleksi dan Penguatan Kolaborasi Pembangunan

Palembang.  Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru bersama Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang menghadiri Rapat Paripurna DPRD Sumsel dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-80 Provinsi Sumatera Selatan yang digelar di Gedung DPRD Sumatera Selatan, Senin (18/5/2026). Rapat dibuka oleh Ketua DPRD Prov Sumsel Andie Dinialdie.Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru mengatakan peringatan hari jadi bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi saat yang tepat untuk merefleksikan perjalanan pembangunan Provinsi Sumatera Selatan yang kini genap berusia 80 tahun."Di usia yang semakin matang, Sumsel memiliki modal besar berupa sejarah, budaya, serta kekayaan sumber daya alam yang luar biasa untuk terus berkembang dan bersaing di tingkat nasional", ujar HD.Herman Deru juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan yang berhasil diraih Sumsel. Pada tahun 2025, pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan mencapai 5,35 persen dan menjadi tertinggi kedua di Pulau Sumatera. Pertumbuhan tersebut terus berlanjut pada Triwulan I Tahun 2026 dengan pertumbuhan sebesar 0,75 persen."Capaian tersebut turut berdampak pada penurunan angka kemiskinan. Per September 2025, persentase kemiskinan Sumsel berada di angka 9,85 persen. Sementara untuk kemiskinan ekstrem, Sumsel berhasil menurunkannya menjadi 0,76 persen pada tahun 2025 atau lebih baik dibanding capaian nasional sebesar 0,85 persen", jelasnya.Selain itu, HD juga menyebut berbagai penghargaan berhasil diraih Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan sepanjang tahun 2025 hingga awal 2026, mulai dari bidang pembangunan daerah, inovasi pemerintahan, pelayanan kesehatan, ketahanan pangan, keterbukaan informasi publik, reformasi birokrasi, digitalisasi daerah, hingga pengentasan kemiskinan dan stunting.Turut hadir Forkopimda Provinsi Sumsel, Ketua TP PKK Sumsel Feby Herman Deru, Ketua BKOW Sumsel Lidyawati Cik Ujang, para anggota DPR RI asal Sumsel, para bupati dan wakil bupati serta wali kota se-Sumatera Selatan, kepala OPD Sumsel.

Baca Detail
Hadiri Haul KH Ali Umar Thoyib, Wagub Sumsel Cik Ujang Ajak Masyarakat Teladani Akhlak Ulama Sumsel
17 May 2026 Dilihat 516x

Hadiri Haul KH Ali Umar Thoyib, Wagub Sumsel Cik Ujang Ajak Masyarakat Teladani Akhlak Ulama

Palembang. Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H. Cik Ujang, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan momentum haul ulama sebagai sarana memperkuat iman dan meneladani perjuangan serta akhlak mulia para alim ulama dalam membimbing umat.Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri dan memberikan sambutan pada acara Haul Akbar KH Ali Umar Thoyib yang berlangsung khidmat di Kompleks Griya Asri Sungai Buah, Palembang, pada Minggu (17/5/2026).Dalam sambutannya, Cik Ujang menekankan bahwa almarhum KH Ali Umar Thoyib adalah sosok ulama karismatik yang dedikasinya sangat besar bagi kemajuan daerah, khususnya di bidang keagamaan."Sosok KH Ali Umar Thoyib merupakan ulama karismatik yang memiliki kontribusi besar dalam dakwah Islam, pendidikan pesantren, serta pembinaan akhlak masyarakat," ujar Cik Ujang.Melalui peringatan haul ini, Wagub berharap nilai-nilai luhur, ilmu, dan keteladanan yang telah diwariskan oleh almarhum dapat terus hidup dan diimplementasikan oleh generasi muda dalam kehidupan sehari-hari demi mewujudkan masyarakat Sumatera Selatan yang religius dan berakhlak mulia.

Baca Detail
Sekda Sumsel Buka Turnamen Siti Fatimah Cup IV, Perkuat Solidaritas dan Promosikan Sumsel Health Tourism Sumsel
09 May 2026 Dilihat 512x

Sekda Sumsel Buka Turnamen Siti Fatimah Cup IV, Perkuat Solidaritas dan Promosikan Sumsel Health Tourism

Palembang — Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan secara resmi membuka Turnamen Sepakbola Siti Fatimah Cup IV yang digelar di Lapangan Bumi Sriwijaya, Minggu (9/5/2026). Kegiatan ini menjadi ajang mempererat silaturahmi antarinstansi sekaligus mendorong semangat hidup sehat melalui olahraga.Dalam sambutannya, Sekda Sumsel menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam mendukung kemajuan olahraga di daerah. Menurutnya, olahraga tidak hanya menjadi sarana menjaga kebugaran, tetapi juga membangun kebersamaan dan semangat persatuan.“Pemerintah Provinsi Sumsel terus mendorong kemajuan olahraga di Sumatera Selatan. Ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah, termasuk dengan hadirnya RSUD Siti Fatimah sebagai salah satu fasilitas kesehatan unggulan di Sumsel,” ujarnya.Mengusung tema “Solidaritas dan Silaturahmi Melalui Sepakbola dalam Rangka Menuju Sumsel Health Tourism”, turnamen ini diharapkan mampu menjadi ruang kebersamaan antarpegawai lintas instansi sekaligus memperkenalkan Sumsel sebagai destinasi unggulan wisata kesehatan.Turnamen Siti Fatimah Cup yang kini memasuki edisi keempat tersebut memiliki tujuan mempererat persahabatan antarinstansi serta mendukung promosi program Sumsel Health Tourism kepada masyarakat luas.Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Sumsel Trisnawarman, Kasatpol PP Sumsel Mahendra Resi Tama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Herdi Apriansyah, Kepala Dinas Kehutanan Koimudin, Direktur RSUD Siti Fatimah dr. Syamsuddin Isaac, beserta para pejabat dan perwakilan instansi lainnya.Suasana pembukaan berlangsung meriah dan penuh keakraban, mencerminkan semangat sportivitas serta kebersamaan yang menjadi nilai utama dalam penyelenggaraan turnamen ini.

Baca Detail
HDCU Resmikan 17 Infrastruktur Jembatan di Sumsel Sumsel
08 May 2026 Dilihat 779x

HDCU Resmikan 17 Infrastruktur Jembatan di Sumsel

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru didampingi Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang serta Bupati Musi Rawas Hj. Ratna Machmud meresmikan 17 infrastruktur jembatan di Sumsel. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti di Jembatan Air Temelat, Desa Ciptadadi, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Musi Rawas, Jumat (8/5/2026).Gubernur Herman Deru mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Sumsel dalam memperpendek akses antarwilayah sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Baca Detail
Wagub Sumsel H. Cik Ujang Dorong Kemajuan Sekolah Hijau Melalui Aksi Tanam Pohon di SMAN 1 Lubuklinggau Sumsel
08 May 2026 Dilihat 433x

Wagub Sumsel H. Cik Ujang Dorong Kemajuan Sekolah Hijau Melalui Aksi Tanam Pohon di SMAN 1 Lubuklinggau

Lubuk linggau. Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H. Cik Ujang, melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus aksi nyata pelestarian lingkungan di SMA Negeri 1 Lubuklinggau, Jumat (8/5/2026). Dalam kunjungan tersebut, Wagub bersama Wali Kota Lubuklinggau, Rachmat Hidayat, secara simbolis menanam pohon alpukat di lingkungan sekolah.Penanaman pohon ini merupakan komitmen Pemprov Sumsel untuk mendorong setiap sekolah menjadi lingkungan yang teduh, asri, dan rindang. Wagub berharap konsep "Sekolah Hijau" dapat menjadi kebanggaan sekaligus penunjang kenyamanan belajar siswa.H. Cik Ujang menekankan bahwa kemajuan pendidikan di Sumsel memerlukan sinergi yang kuat antara Pemerintah Provinsi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota, khususnya dalam pembangunan infrastruktur pendidikan."Anak-anak ini adalah penerus masa depan Sumatera Selatan dan Indonesia. Kita harus pastikan lingkungan belajar mereka nyaman dan fasilitasnya memadai melalui kerja sama lintas pemerintah," ujar H. Cik Ujang.Wali Kota Lubuklinggau, Rachmat Hidayat, menyatakan dukungannya agar SMAN 1 menjadi role model sekolah hijau di Lubuklinggau. Ia berharap kehadiran Wagub dapat mempercepat pemenuhan infrastruktur pendidikan yang menjadi kewenangan provinsi.Acara ini turut dihadiri oleh Anggota DPRD Sumsel MF Ridho dan Tamtama, jajaran Pemkot Lubuklinggau, serta kepala sekolah dan para guru.

Baca Detail
Kunker Komisi B DPRD DKI Jakarta Pelajari  Keberhasilan Sumsel Dukung Swasembada Pangan Serta Perdalam Peluang Kerjasama antar BUMD Sumsel
07 May 2026 Dilihat 429x

Kunker Komisi B DPRD DKI Jakarta Pelajari Keberhasilan Sumsel Dukung Swasembada Pangan Serta Perdalam Peluang Kerjasama antar BUMD

Palembang.  Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru (HD) menerima Kunjungan Kerja Komisi B DPRD Provinsi DKI Jakarta di Ruang Rapat Bina Praja, Kamis (7/5/2026).Dalam sambutannya, Gubernur HD menyampaikan rasa senang dan apresiasinya atas kunjungan rombongan DPRD DKI Jakarta ke Sumatera Selatan. Menurutnya, DKI Jakarta sebagai pusat perekonomian nasional memiliki banyak pengalaman yang dapat dipelajari.“Kami ingin belajar bagaimana BUMD di Jakarta dapat bertahan dan berkembang dalam menjalankan operasionalnya. Sumsel ini penyuplai, sementara Jakarta adalah pasar besar dengan jumlah penduduk yang sangat padat,” ujar HD.Ia menjelaskan, Sumatera Selatan memiliki potensi besar sebagai daerah penghasil pangan, mulai dari beras hingga ikan budidaya air tawar yang selama ini juga dikonsumsi masyarakat Jakarta. Karena itu, ia berharap hubungan antara Sumsel dan DKI Jakarta dapat diperkuat melalui pola supply and demand yang terukur dan berkelanjutan."Kami menyambut baik peluang yang dibuka oleh Food Station untuk menjadikan Sumsel sebagai salah satu pemasok kebutuhan pangan masyarakat Jakarta. Jarak Palembang dan Jakarta yang kini semakin mudah dijangkau menjadi keuntungan tersendiri dalam memperkuat rantai distribusi pangan", jelas HD.Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Provinsi DKI Jakarta Nova Harivan Paloh mengatakan kunjungan tersebut bertujuan untuk memperdalam peluang kerja sama antar BUMD sekaligus mempelajari keberhasilan Sumsel dalam mendukung swasembada pangan.Ia menyebut kebutuhan beras di Jakarta mencapai sekitar 2.500 ton per hari. Selain itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga memiliki program pangan bersubsidi, penyediaan minyak goreng, hingga kontrak farming melalui Food Station di Pulau Jawa.“Kami berharap peran Food Station dapat semakin menggeliat dan mampu membangun kerja sama yang lebih luas dengan Pemprov Sumsel, baik dalam penyelenggaraan pangan maupun dukungan sektor lainnya,” ungkap Nova.

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.