Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Pemprov Sumsel Mendapatkan Penghargaan Silver Champion
Jakarta, sumselprov.go.id - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Selatan mendapatkan penghargaan " Silver Champion" Government Award Islamic Enterpreneur Marketing Regional award 2023. Kategori Pariwisata Ramah Muslim Provinsi pada acara Islamic Enterpreneurial Marketing Festival 2023 di Masjid Istiqlal Jakarta, (12/4/2023). Penghargaan diberikan langsung oleh CEO MarkPlus Islamic Taufik, didampingi Imam Besar Masjid Istiqlal Prof. Dr. KH Nasarudin Umar kepada Gubernur Sumsel H. Herman Deru diwakili oleh Asisten III Bidang Administrasi dan Umum Kurniawan AP. M.Si. Herman Deru melalui Kurniawan ungkapkan rasa bangga dan syukur atas prestasi Pemprov Sumsel sebagai terbaik kedua mengalahkan 38 Provinsi lainnya. Ia mengharapkan Aplikasi Giwang dari Pemprov Sumsel dapat dimanfaatkan sebaik- baiknya oleh masyarakat Sumatera Selatan dan disebarluaskan dengan tujuan agar wisatawan lokal ataupun mancanegara dapat menggunakan aplikasi ini. "Aplikasi Giwang memuat berbagai informasi seputar pariwisata, kuliner, ekraf, fashion, seni budaya, event-event yang ada di Sumatera Selatan, bahkan dapat digunakan untuk memesan tiket pesawat, kereta api dan lainnya," jelasnya. Selain itu, pelaku usaha khususnya kuliner diharapkan mampu menyajikan makanan khas sumsel yang higienis dan diyakini aman dan halal dikonsumsi dan tempat wisata religi yang ramah bagi wisatawan muslim yanf berkunjung ke Sumsel. "Sesuai dengan penghargaan yang telah diraih. Pemprov Sumsel akan menjaga kepercayaan pelanggan dan user/pengguna aplikasi giwang dalam memberikan informasi data terkait kuliner ( makanan dan minuman) terkhusus kuliner khas Sumsel seluas-luasnya dan sebenar-benarnya dengan pihak usaha kuliner untuk meyakini kebersihan dan keamanan serta ke-halal-an kuliner tersebut," pungkasnya. Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
HD Resmikan Masjid Megah Desa Epil Musi Banyuasin
Muba, sumselprov.go.id - Gubernur Sumsel, H. Herman Deru (HD) meresmikan Masjid Raya Abdul Kadim di Masjid Raya Abdul Kadim Dusun I Desa Desa Epil Kec. Lais Kab. Muba.bertempat di Masjid Raya Abdul Kadim Dusun I Desa Desa Epil Kec. Lais Kab. Muba, Rabu, (12/4/2023) "Saya sangat ingin untuk hadir dalam peresmian ini, masjid ini didirikan oleh putra asli epil. Bangunannya yang megah dan mewah, saya takjub akan hal tersebut", ungkap HD saat diwawancarai media. HD menyarankan agar masjid tersebut dapat juga memiliki muazim yang baik sebagus bangunannya. Karena menurutnya kharisma sebuah masjid itu selain bangunan, suara adzan juga harus baik. HD juga sangat berterimakasih kepada pendiri masjid yang telah membangun masjid megah di Desa Epil yang dilakukan secara mandiri tanpa meminta uang sumbangan dijalan dalam tahap pembangunannya. Selain itu HD juga menghimbau pemerintah setempat khususnya, kades dan camat untuk dapat mengawasi masyarakat agar tidak meminta uang sumbangan masjid dijalan. "selain membahayakan, hal tersebut juga secara tidak langsung merendahkan agama islam itu sendiri dan juga rawan akan fitnah karena uang yang terkumpul yang diberikan tidak diketahui jumlahnya", ungkap HD. Terkait rumah tahfidz, HD menjelaskan bahwa program tersebut telah berhasil dilaksanakan dengan jumlah rumah tahfidz yang melebih dari target, akan tetapi ia berharap agar penyebaran guru mengajinya nanti untuk disebar secara merata di Sumsel. "Mudah - mudahan Desa Epil dan Muba dapat mengeluarkan hafidz hafidzon yang dapat mengharumkan nama daerah di kanca nasional maupun internasional", tutur HD. Untuk diketahui bahwa pembangunan Masjid Raya Abdul Kadim dilakukan sejak tanggal 8 April 2018 selesai pada tanggal 1 April 2023, yang didirikan menggunakan dana pribadi oleh Prof. DR. H. Abdul Kadim yang memakan dana sebanyak ± Rp. 40 Milliar. Selain itu Prof. DR. H. Abdul Kadim juga menjelaskan bahwa pada bangunan masjid yang saat ini diresmikan terdapat juga bangun simbolis berbentuk Kursi Patah yang memiliki filosofi untuk mengingatkan masyarakat bahwa sebuah jabatan itu tidak kekal, maka dari itu simbol kursi patah dibuat untuk mengingatkan masyarakat agar mendekatkan diri kepada Allah S.W.T Turut hadir Pj. Bupati Musi Banyuasin, DRS. H. Apriyadi, M.Si, Penceramah Ustadz Prof. DR. H. Abdul Somad, LC., MA, Ketua Harian LPTQ Sumsel, DRS. KH. Mudrik Qori, MA, Ketua Dewan Pembina Masjid Raya Abdul Kadim, Prof. DR. H. Abdul Kadim dan Para Kepala OPD Prov. Sumsel. Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
Sekda Buka Sosialisasi Penyusunan KLHS RPJPD
Palembang, sumselprov.go.id- Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Ir. S.A Supriono utarakan tujuan Pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGS) merupakan agenda internasional yang menjadi kelanjutan dari tujuan Pembangunan Mileniurm atau Millennium Development Goals ( MDGS). Hal tersebut diutarakan pada saat membuka Sosialisasi Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) RPJPD Prov. Sumsel Tahun 2025 - 2045 bertempat di Hotel Aryaduta Palembang, Rabu (12/4/2023) "Sosialisasi ini dibuat untuk menjawab tuntutan kemiskinan, Agenda kepemimpinan dunia dalam mengatasi kesenjangan, dan perubahan iklim dalam bentuk aksi nyata" ujar Sekda Agenda 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan (The 2O30 Agenda for Sustainable Development atau SDGS) adalah kesepakatan pembangunan baru yang mendorong perubahan-perubahan yang bergeser ke arah pembangunan berdasarkan hak asasi manusia berkelanjutan yang dan kesetaraan untuk mendorong pembangunan sosial, ekonomi dan lingkungan hidup. Sesuai Amanat Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH), pemerintah wajib menyusun Kajian Lingkungan Hidup memastikan bahwa untuk prinsip Strategis pembangunan berkelanjutan telah terintegrasi dalam pembangunan suatu wilayah dan/atau kebijakan, rencana, dan/atau program. "KLHS ini dilaksanakan oleh pemerintah daerah dalam penyusunan perencanaan program pembangunan daerah, salah satunya dokumen RPJPD dan RPJMD" ucap Sekda. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Prov Sumsel, Drs H Edward Chandra, MH utarakan Sinkronisasi KLHS kabupaten /kota harus berkelanjutan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) strategis serta menyusun skenario kajian lingkungan hidup dan efisiensi SDA dan sosialisasi diikuti oleh kabupaten/kota serta instansi horizontal dan instansi vertikal Turut hadir Dirjen Pembangunan Daerah Kemendagri Hendaryanto, ST, M.Si (Narasumber), Ka. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Prov. Sumsel Regina Ariyanti, ST (Narasumber) Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
HD Terima Sertifikat Aset Pemprov Sumsel
Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumsel H. Herman Deru menerima sertifikat aset milik Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dari Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), Marsekal TNI (PURN) Hadi Tjahjanto, S.I.P. Selain itu, Sertifikat aset juga diserahkan kepada BMN, instansi vertikal, BUMN, dan BUMD bertempat di Graha Bina Praja, Rabu, (12/4/2023) Menteri ATR/BPN, Hadi Tjahjanto ungkapkan kegiatan ini merupakan salah satu langkah akselerasi program Pelaksanaan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Kementerian ATR / BPN. Program ini untuk mempermudah penyelesaian konflik pertanahan dan menciptakan rasa keadilan terhadap kepemilikan tanah dan juga hak ekonomi atasnya. "Ini sesuai instruksi Presiden, agar ATR/BPN segera selesaikan konflik sengketa pertanahan antar masyarakat juga instansi vertikal. Ini PR kita semua bahwa negera Indonesia seluruh tanahnya harus terdaftar," ujarnya. Menurutnya, apabila PTSL terealisasi maka akan menambah nilai ekonomi. Tujuannya adalah Indonesia lengkap, Provinsi, Kabupaten/Kota dan desa juga lengkap. Disamping itu, pihaknya juga telah menyiapkan sistem elektronik untuk mempermudah menyelesaikan permasalahan pertanahan di masyarakat. "Terima kasih atas sinergi dan kolaborasi Pemda bersama Forkopimda dalam penyelamatan aset daerah. Mudah-mudahan kerja yang kita lakukan akan mencapai target," ujarnya. Sementara itu, Gubernur HD sangat menyambut baik hal ini. Ia berharap kedepannya ada literasi kepada Pemerintah Daerah tentang pendataan masalah pertanahan terutama di daerah pedalaman. "Kita belum punya data lengkap bagi masyarakat yang ada dipedalaman. Sedangkan hal ini mempengaruhi pemekaran daerah juga penentuan WTP. Mudah-mudahan Pak Menteri membantu kami dalam pendataan ini agar ada tingkatan kepastian hukum bagi pemegang hak," pintanya. Kakanwil BPN Sumsel, Ir. Kalvyn Andar Sembiring, katakan ATR/BPN menargetkan tahun 2025 PTSL telah tuntas dilaksanakan seluruh Indonesia. Pada kegiatan ini dibagikan 2.122 sertifikat aset dan diserahkan secara simbiolis kepada 10 instansi. Turut hadir Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Prov. Sumsel, Drs. H. Edward Candra, Forkopimda Sumsel, Walikota Palembang, H. Harnojoyo, Wakil Bupati OKI, Dja'far Shodiq, Wabup Lahat, H.Haryanto, SE., MM., dan Para Kepala OPD Sumsel. Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
HD Serukan Bupati/Walikota Terjun Langsung Jaga Inflasi Daerah
Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru (HD) menghadiri Rapat Koordinasi High Level Meeting (HLM) Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Prov. Sumsel yang dilaksanakan Ballroom Hotel Aryaduta Palembang, Selasa (11/4/2023). Melalukan kesempatan itu HD mengungkapkan bahwa begitu pentingnya kegiatan high level meeting dan capacity building yang dilaksanakan tersebut. Ia menambahkan bahwa hal tersebut merupakan langkah nyata pemerintah untuk mengendalikan dan mengontrol inflasi didaerah. "TPID begitu penting. Kita hari ini diajak BI untuk bersama agar tidak lalai, bahwa kita yang terlibat dalam TPID ini untuk menghadapi lebaran. Dimana demand akan meningkat. Maka itu kita harus jaga bahan baku pokok agar suply dan ketersediaannya terjaga", ungkap HD. Berkaitan dengan hal tersebut, HD meminta Bupati/Walikota juga dapat terjun langsung kelapangan, tidak hanya pada pusat perdagangannya saja tapi pada pusat produksinya juga. "Saya minta para Bupati/Walikota setelah ini turun kelapangan cek harga, cek ketersediaan, cek produksi. pihak dan dinas terkait untuk memperhatikan stok bahan pokok, persedian ini harus diperhatikan, gejolak harga harus terkontrol dan kenyamanan pembeli harus terjaga", tegas HD. Selain itu HD juga meminta agar satgas pangan untuk menindak tegas oknum yang kedapatan memainkan harga di pasar. Turut hadir Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional RI, DR. DRS. Sarwo Edi, SP, MM, MH, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumsel, Nur Cahyo Heru Prasetyo, Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kantor Wilayah Sumsel dan Babel, Mohamad Alexander, Para Bupati / Walikota dan Para Kepala OPD Prov. Sumsel. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HUT Banyuasin, HD Komitmen Dukung Peningkatan Pelayanan Masyarakat di Banyuasin
Banyuasin, sumselprov.go.id - Hal ini diungkapkan Gubernur Sumsel H. Herman Deru saat menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Banyuasin memperingati Hari Jadi ke-21 Kabupaten Banyuasin Tahun 2023 "Gotong Royong Mewujudkan Banyuasin Bangkit Adil Sejahtera dengan 7 Program Prioritas juga 12 Gerakan Bersama Masyarakat bertempat di Gedung Rapat Paripurna DPRD Komplek Perkantoran Pemkab Banyuasin Pangkalan Balai, Senin, (10/4/2023) Sebelumnya, HD mengapresiasi kinerja Pemkab Banyuasin yang benar-benar mampu mewujudkan Banyuasin Bangkit sesuai visinya. Salah satunya dalam sektor pangan, yaitu dengan cara mengoptimalkan SDMnya untuk mengelola lahan yang ada sehingga Banyuasin masuk peringkat 4 penghasil pengan terbesar di Indonesia. "Saat ini ada peningkatan permintaan infrastruktur. Hal ini terjadi karena adanya tuntutan masyarakat pada perbaikan infrastruktur seiring dengan peningkatan volume kendaraan di masyarakat," ujarnya. Untuk itu, HD berkomitmen mendukung peningkatan pembangunan dan pelayanan ke masyarakat secara bertahap melalui Pemkab Banyuasin. HD minta Pemkab Banyuasin mendorong kemandirian masyarakat dengan cara menciptakan pendapatan asli daerah tanpa mencederai semangat masyarakat dalam mencari nafkah. "Selamat Dirgahayu Banyuasin yang perayaannya wajib dilaksanakan untuk kita introspeksi diri. Pada setiap HUT lakukan evaluasi apa yang sedang dan akan dilakukan kedepannya," pungkasnya. Ketua DPRD Banyuasin, Irian Setiawan, SH., M. Si, katakan di momen Dirgahayu Banyuasin ke 21, dirinya mengajak semua pihak meningkatkan pelaksanaan tupoksi DPRD dan Pemkab Banyuasin pada percepatan target pembangunan serta meningkatkan mutu pelayanan ke masyarakat . "Apresiasi dan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan Gubernur HD dalam pembangunan di Kabupaten Banyuasin. Saya juga ajak semua pihak terus bersinergi meningkatkan Banyuasin yang lebih baik dan berjaya di masa mendatang," ujarnya. Bupati Banyuasin, H. Askolani, SH.,MH., ungkapkan Kab Banyuasin mengalami peningkatan indikator pembangunan daerah antara lain penurunan angka kemiskinan dari 10,70 persen menjadi 10,00 persen. Disamping itu, IPM dan pertumbuhan ekonomi, serta penghasilan daerah di Kab Banyuasin juga meningkat, dan tingkat pengangguran menurun. Selain itu, Kab Banyuasin menerima 11 kali WTP dan prestasi-prestasi tingkat nasional dan internasional. "Kami mengapresiasi Pak Gub yang telah membantu pembangunan di Banyuasin, dan berharap hal ini terus dilakukan terutama dalam pembangunan infrstruktur di Kab Banyuasin," katanya. Turut hadir Anggota DPRD Sumsel, M. Yaser dan Antoni Nizar SH, MH., Wakil Bupati Banyuasin, H. Slamet Somosentono, SH., Forkopimda Sumsel, Forkopimda Banyuasin, Para Kepala OPD Sumsel, Para Kepala OPD Kab Banyuasin. Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
MY Dengarkan Penyampaian Laporan Hasil Pembahasan dan Penelitian Lima Pansus DPRD Sumsel
Palembang, sumselprov.go.id - Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Mawardi Yahya hadiri dan mendengarkan Rapat Paripurna LXIII (63) DPRD Prov. Sumsel, Penyampaian Laporan Hasil Pembahasan dan Penelitian Pansus-Pansus DPRD Prov. Sumsel terhadap LKPJ Gubernur Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2022 bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Prov. Sumsel, Senin (10/4/2023). Laporan penelitian dan pembahasan oleh lima Pansus (Panitia Khusus) tersebut disampaikan pada Paripurna yang dibuka dan dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Prov. Sumsel H. Muchendi Mahzareki, SE. Penyampaian laporan Pansus tersebut, merupakan hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan sejak tanggal 27 Maret sampai dengan 10 April 2023 dengan masing-masing mitra kerja Pansus. Dalam Rapat Paripurna tersebut, DPRD Provinsi Sumsel menyampaikan hasil pembahasan terhadap Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Gubernur Sumsel Tahun Anggaran 2022 yang diteliti dan dibahas oleh Lima Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Sumsel. Secara umum para Pansus DPRD Sumsel dapat memahami dan menerima Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Gubernur Sumsel Tahun Anggaran 2022 yang disampaikan oleh masing-masing juru bicaranya dibacakan Pansus I oleh Ahmad Firdaus Ishak, SE, M. Si, Pansus II oleh Abusari, SH, M. Si, Pansus III oleh Ahmad Toha, S.Pd. I, M. Si, Pansus IV oleh H. Askweni, S.Pd dan Pansus V oleh Hj. Rita Suryani Dengan diterimanya Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Gubernur Sumsel Tahun Anggaran 2022 oleh ke lima Pansus dimaksud maka DPRD Prov. Sumsel akan menyampaikan rekomendasi kepada Gubernur terhadap LKPJ TA. 2022. Turut hadir para Kepala OPD Prov. Sumsel Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel.
Sumsel
Pengajian Ramadhan Gubernur Sumsel Bersama Dinas PSDA
Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumsel H Herman Deru mengapresiasi peran para petugas operasi pemeliharaan irigasi, perkumpulan petani pemakai air dan petugas operasi pemeliharaan sungai serta para ASN/Non ASN Dinas Pengelolahan Sumber Daya Air Provinsi Sumsel dalam meningkatkan produksi pangan dan ketahanan pangan di Sumsel. "Saya ucapkan terima kasih karena kalian adalah pahlawan pertanian dan perkebunan yang berkontribusi dalam meningkatkan produksi pangan dan ketahanan pangan di Sumsel," kata Gubernur Herman Deru saat pengajian ramadhan tahun 1444 H di Griya Agung Palembang, Minggu (9/4/2023). Menurut Herman Deru begitu besarnya tanggung jawab yang diemban dalam pengelolahan air khususnya irigasi teknis yang mengaliri pertanian dan perkebunan di Sumsel. Makanya tugas dan profesi yang dijalani ini sangat mulia di mata pemerintah dan para petani Tak hanya Herman Deru menilai dengan begitu banyaknya sumber daya air di Sumsel ini tentu menjadi keberkahan dan harus disyukuri namun perlu juga Derah Aliran Sungai (DAS) harus dipelihara. Lanjut Herman Deru mengatakan produksi pangan di Sumsel sempat diposisi delapan namun sekarang Sumsel masuk lima besar tentu hal ini berkat kerja keras semua. "Artinya ada sinergi dan kolaboratif para penyuluh lapangan seperti petugas operasi pemeliharaan irigasi, perkumpulan petani pemakai air dan petugas operasi pemeliharaan sungai sehingga Sumsel masuk lima besar sebagai provinsi produksi pangan di terbesar di Indonesia,"tutup Herman Deru. Sementara itu, Kepala Dinas (Kadis) Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Ir Herwan menyebutkan jamaah sholat tarawih ini selain ASN dan Non ASN Dinas Pengelolahan Sumber Daya Air Provinsi Sumsel tapi petugas operasi pemeliharaan irigasi, perkumpulan petani pemakai air dan petugas operasi pemeliharaan sungai yang ada di Sumsel. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD Resmikan Sekretariat PNSB
Palembang, sumselprov.go.id- Setibanya di Lokasi Gubernur Sumsel H. Herman Deru langsung menandatangani Prasasti dan Memotong Pita sebagai Tanda Diresmikannya Sekretariat Paguyuban Nusantara Sumsel Bersatu di Palembang, Minggu (9/4/2023). Dalam sambutannya HD menyampaikan sekretariat PNSB merupakan keberlangsungan utk PNSB. Hingga terlaksananya ini sudah disepakati untuk menjadi markas PNSB , kita jadikan tempat mengkonsolidasi dari semua kepentingan asal daerah kita masing-masing , utamanya kesenian dan kebudayaan adat. "Markas ini cenderung kita ibaratkan sebagai lab, sebagai perekat dari semua perbedaan yang ada di sumatera selatan. Pak Syahrial Pernah Bercerita Justru perbedaan itu adalah kekuatan, dimana Sumsel ini banyak Suku. Alhamdulillah juga Provinsi Sumsel ini tetap menjadi provinsi yang zero konflik , tapi tidak lepas begitu saja tanpa kerja keras bapak-bapak sekalian , tanpa kemauan dan kerjasama kita semua" ujar HD. Ketum PNSB H. Syahrial Oesman menjelaskan Sekertariat ini Terdiri Dari Ruang Rapat, Etalase Baju-baju Adat yang nanti juga semua kegiatan peguyuban semua ada disini . Turut hadir Anggota DPRD Provinsi Sumsel . Anthony, Para Ketua Paguyuban yang Sudah Bergabung Dengan FNSB , Sultan Mahmud Badarudin IV, dan Para Kepala OPD Prov Sumsel. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.