Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Pj Gubernur Sumsel Motivasi 6.750 PPPK Sumsel : Tingkatkan Kapasitas Diri dengan 5-Ber Sumsel
07 Feb 2024 Dilihat 1361x

Pj Gubernur Sumsel Motivasi 6.750 PPPK Sumsel : Tingkatkan Kapasitas Diri dengan 5-Ber

Palembang, sumselprov.go.id- Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel Agus Fatoni memotivasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk meningkatkan kapasitas diri dengan 5-Ber, yaitu berkualitas, berdedikasi, berintegritas, berprestasi, dan berinovasi. Hal ini diungkapkan Fatoni saat memberikan arahan kepada PPPK di Lingkungan Pemprov Sumsel di Asrama Haji Palembang, Rabu, (7/2/2024). "Kegiatan ini sebagai sarana silaturahmi dan bentuk komitmen kita bahwa peningkatan kapasitas penting untuk menjalankan tugas dengan baik. Hanya orang-orang berkualitas yang akan diperhitungkan dengan masa depan yang baik dan cemerlang. Kita perlu terus belajar dan memperbaiki kualitas diri," ujarnya. "Saya bersyukur acara ini disambut dengan antusias. Pertemuan ini penting agar mereka saling mengenal, agar ada motivasi, komitmen, serta dapat memahami dan mendukung dan menyebarkan program prioritas pemerintah," katanya. Disampaikannya program prioritas pemerintah antara lain pengendalian inflasi dengan Gerakan Pengendalian Inflasi serentak se-Sumsel dan Gerakan Pasar Murah Serentak se-Sumsel serta GSMP. Kemudian penanganan stunting dengan program anak asuh bagi penderita stunting, pengentasan kemiskinan ekstrem dan bedah rumah kedepannya. Disamping itu, Fatoni juga mengajak PPPK Sumsel turut mensukseskan penyelenggaraan Pemilu 2024 dengan tetap bersikap netral dan menggunakan hak pilihnya dengan baik. "Kita harus menjaga iklim kondusif di Sumsel. Kita harus mempertahankan Sumsel  yang Zero konflik" tandasnya. Kepala BKD Provinsi Sumsel, Ismail Fahmi, S.IP, M.Si, melaporkan kegiatan ini dihadiri sekitar  6.750 PPPK di lingkungan Pemprov Sumsel yaitu tenaga kesehatan sebanyak 70 orang, tenaga teknis 30 orang dan guru 6.650 orang. Dimana hadir secara langsung 900 orang dan lainnya hadir secara virtual. Diungkapkan Ismail, BKD Sumsel telah membuka formasi PPPK di tahun 2023 sebnyak 1.583 orang dengan rincian PPPK Jabatan Fungsional Tenaga Guru sebanyak 1.000 formasi, PPPK Jabatan Fungsional Tenaga Kesehatan sebanyak 330 formasi, dan PPPK Jabatan Fungsional Tenaga Teknis sebanyak 253  formasi. Dimana semuanya saat ini sedang dalam proses penetapan NIP di BKN. Turut hadir Para Asisten Pemprov Sumsel dan Para Kepala OPD Sumsel. 

Baca Detail
Hadiri Rakor Pengawasan dan Pengendalian BKN, Pj Gubernur Sumsel Komitmen Jaga Netralitas ASN di Pemilu 2024 Sumsel
06 Feb 2024 Dilihat 1124x

Hadiri Rakor Pengawasan dan Pengendalian BKN, Pj Gubernur Sumsel Komitmen Jaga Netralitas ASN di Pemilu 2024

Bali, sumselprov.go.id- Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan Agus Fatoni menghadiri secara langsung Rapat Koordinasi (Rakor) Pengawasan dan Pengendalian BKN Tahun 2024, mengusung tema “Mewujudkan Netralitas Aparatur Sipil Negara dalam Bingkai Meritokrasi Menuju Birokrasi Berkelas Dunia”. Bertempat di The Stones Hotel Bali, Selasa (06/2/2024) Rakor dihadiri Pemerintah Pusat dan Daerah dan dibuka secara virtual oleh Menteri PAN-RB Abdullah Azwar Anas. Dalam paparannya, Menteri PAN-RB mengatakan Indonesia akan menuju 4 besar ekonomi dunia, untuk mencapainya diperlukan sumber daya manusia yang kompetitif, birokrasi yang profesiona, serta pelayanan publik yang berkualitas. Azwar menekankan keberadaan ASN yang netral dalam Pemilu 2024 sebagai bentuk kewajiban profesionalisme ASN yang memiliki tanggung jawab sebagai aparatur negara yang harus tetap profesional, bebas dari kepentingan politik, dan setia pada prinsip-prinsip keberimbangan. Plt. Kepala BKN, Haryomo Dwi Putranto mengatakan Pemerintah telah membuat Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan Netralitas Pegawai ASN dalam Penyelenggaraan Pemilihan Umum dan Pemilihan Kepala Daerah. Di dalam SKB tersebut, BKN diamanatkan untuk membangun Sitem Berbagi Terintegrasi (SBT), yang akan menjadi sarana bersama untuk meningkatkan sinergitas dalam pembinaan dan pengawasan netralitas ASN. " Selain itu ada inovasi baru, Integrated Mutasi atau I-Mut, untuk mendukung optimalisasi digitalisasi layanan Manajemen ASN di seluruh Instansi Pemerintah” ujarnya. Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni mengatakan, dalam rangka mewujudkan netralitas ASN, Provinsi Sumsel menjadi yang pertama kali di Indonesia melakukan Deklarasi Netralitas ASN Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota secara serentak yang diikuti sebanyak 180.751 orang. "Netralitas ASN pada Pemilu dan Pilkada merupakan kewajiban yang harus dipegang teguh. Perlu dukungan Pemrintah Provinsi dan Kabupaten /Kota agar Pemilu dan Pilkada Tahun 2024 berjalan sukses. Sekaligus mewujudkan Provinsi Sumsel menjadi percontohan pelaksanaan Pemilu dan Pilkada Damai di seluruh Indonesia," tandasnya.

Baca Detail
Lebih Tinggi dari Pertumbuhan Nasional,  Ekonomi Sumsel Tumbuh Kuat 5,08% di Tahun 2023 Sumsel
05 Feb 2024 Dilihat 2649x

Lebih Tinggi dari Pertumbuhan Nasional, Ekonomi Sumsel Tumbuh Kuat 5,08% di Tahun 2023

Palembang, sumselprov.go.id- Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Ir. S.A Supriono utarakan, kita mengetahui pertumbuhan ekonomi secara nasional sebesar 5,05 persen dan dibandingkan dengan Provinsi Sumatera Selatan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,08, seperti penjelasan dari Kepala BPS Sumsel. Berarti pertumbuhan ekonomi Sumsel lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional. Hal tersebut diutarakan pada saat menghadiri acara Rilis Berita Resmi Statistik (BRS) Pertumbuhan Ekonomi Sumsel Triwulan IV Tahun 2023 oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Prov Sumsel . Bertempat di Ruang Vicon Lantai I BPS Prov. Sumsel, Senin (5/2/2024). Lanjut Sekda, pertumbuhan ekonomi tidak bisa difokus pada kegiatan regional dan juga menjadi kebijakan nasional yang mempunyai efek sampai ke daerah dan pertumbuhan ekonomi di Sumsel dipengaruhi beberapa faktor seperti pertambangan (minyak), pertanian, padat karya, pariwisata dan sebagainya sehingga nanti kinerja keuangan juga dapat memaksimalkan pendapatan bruto. "Sangat dibutuhkan dan diperlukan data yang akurat (akurasi data), perlu berbagi informasi antara Pemprov dan Kabupaten/kota serta perlu konsolidasi antara BPS Sumsel dengan Kominfo terkait validasi data" tutup Sekda. Kepala BPS Sumsel Moh. Wahyu Yulianto utarakan Pertumbuhan ekonomi Provinsi Sumatera Selatan dipengaruhi segala sektor bersumber dari tambang, olahan industri, pertanian dan berbagai sektor lainnya seperti pariwisata dan sebagainya. "Angka pertumbuhan ekonomi di level 5,08 sudah cukup bagus dibandingkan nasional 5,05 persen. Jika dibreakdown lagi per Provinsi, posisi Sumsel bahkan berada tertinggi ke-12 di Indonesia" ujar Wahyu. Wahyu mengatakan kondisi ekonomi bukan hanya kinerja regional tapi secara nasional karena saat ini pasar sudah sangat terbuka. Apa yang ada di Sumsel menurutnya juga dipengaruhi provinsi lain juga internasional apalagi Pemprov Sumsel mampu mengekspor. "Kegiatan ini, menyampaikan secara resmi berita, pengumuman, informasi, dan sebagainya seperti inflasi, Nilai Tukar Petani, Pariwisata, Transportasi, dan ekspor-impor" tutupnya. Turut hadir para Kepala OPD Prov. Sumsel.

Baca Detail
Tindak Lanjuti Arahan Pemerintah Pusat Kendalikan Inflasi, Pemprov Sumsel Gencarkan GPMSS Sumsel
05 Feb 2024 Dilihat 781x

Tindak Lanjuti Arahan Pemerintah Pusat Kendalikan Inflasi, Pemprov Sumsel Gencarkan GPMSS

Palembang, sumselprov.go.id- Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Ir. S.A Supriono menghadiri secara virtual Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi di Daerah Tahun 2024 diselenggarakan oleh Kemendagri RI yang dipimpin oleh Irjen Kemendagri RI, Komjen Pol Drs. Tomsi Tohir, M.Si. Bertempat di Sumsel Command Center , Senin, (5/2/2024) Drs. Tomsi Tohir  menyampaikan beberapa atensinya diantaranya untuk daerah - daerah yang berpotensi terkena gangguan tanam dan panen,  yang diprediksi akan terjadi banjir tinggi. Ia berharap kepada daerah yang berpotensi untuk dapat melaksanakan antisipasinya sejak dini agar aktifitas tanam dapat dilakukan dan gagal panen tidak terjadi. Ia juga mengintruksikan Bulog untuk berfokus dengan penyerapan hasil panen dan upaya lain yang bisa meningkatkan penyerapan. Dimana diketahui bahwa per Minggu pertama Februari 2024, Beras merupakan komoditas pangan yang mengalami kenaikan harga. Selain itu, Minyak Goreng, Bawang Putih dan Gula Pasir juga merupakan komoditas yang mengalami kenaikan harga. Diakhir rapat, ia berharap semua paparan, informasi dan data yang telah disampaikan oleh berbagai pihak dapat menjadi bahan pertimbangan bagi daerah - daerah yang inflasinya masih lebih tinggi dari angka nasional untuk segera mengambil kebijakan agar angka inflasi didaerah masing - masing dapat segera melandai dibawah nasional. Di Provinsi Sumatera Selatan sendiri, hanya Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang termasuk Daerah Beresiko Tinggi  yang diprediksi akan mengalami gangguan tanam di lahan persiapan tanam Februari 2024. Hal ini disampaikan oleh Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, S.T., M.Si., M.Eng., Ph.D. Untuk mengatasi  Inflasi, Pemprov Sumsel gencar mengadakan Pasar Murah yang rutin dilakukan setiap hari Senin, Selasa dan Kamis. Bahkan beberapa saat lalu Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni melaunching Gerakan Pasar Murah Sumsel (GPMSS) yang dilakukan serentak di 17 Kabupaten/Kota. Tidak hanya beras, Pasar murah juga menjual. Bahan pokok. Lainnya seperti gula pasir, minyak goreng, telur dan lainnya. Turut hadir Para Kepala OPD Prov. Sumsel.

Baca Detail
Pj Gubernur Sumsel Fatoni Gandeng PNSB Jaga Kondusivitas Sumsel Untuk Pemilu 2024 Sumsel
05 Feb 2024 Dilihat 995x

Pj Gubernur Sumsel Fatoni Gandeng PNSB Jaga Kondusivitas Sumsel Untuk Pemilu 2024

Palembang, sumselprov.go.id- Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel Agus Fatoni mengapresiasi Pernyataan Sikap Pilpres Damai 2024 Pengurus Persaudaraan Nusantara Sumsel Bersatu (PNSB) Sumsel, sebagai bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan Sumsel yang aman, damai, dan sukses. Hal tersebut diungkapkan Fatoni saat menghadiri Silaturahmi bersama PNSB Sumsel di Griya Agung Palembang, Senin, (5/2/2024). "Ini komitmen kita bersama bahwa seluruh suku bangsa yang berdomisili di Sumsel akan mewujudkan Pilpres yang aman, damai dan sukses. Kalau kita rukun maka kedamaian akan tercipta," ujarnya. Fatoni inginkan deklarasi ini dipublikasikan secara luas ke masyarakat Sumsel yang terdiri atas beragam suku. Fatoni minta tokoh-tokoh masyarakat yang tergabung dalam PNSB mengajak masyarakat terus menjaga adat budaya dan membangun citra Sumsel yang telah baik. Menurutnya, Kebaikan harus dipublikasikan untuk memotivasi yang lain turut melakukan kebaikan. "Keberagaman perlu dijaga dan dipertahankan serta diwujudkan dengan menjaga komitmen bersama dalam menjaga citra yang baik. Tidak ada gunanya daerah baik tetapi citranya buruk. Mari kita wujudkan Sumsel yang aman, damai, zero konflik dan toleran," ujarnya. Fatoni katakan, jika pemilu terlaksana dengan aman maka tidak akan ada masalah. Pemilu juga dikatakan sukses jika pemilihnya banyak dan berlangsung lancar serta tidak ada konflik. "Saya mengajak PNSB berpartisipasi dalam program prioritas Pemerintah antara lain  Gerakan Pasar Murah dalam rangka mendukung pengendalian inflasi daerah, penanganan bencana, kemiskinan ekstrem, dan stunting," pintanya. Pemerintahan harus dilakukan secara berkesinambungan. Siapapun pemimpinnya harus didukung karena tujuan pemerintah itu semua baik untuk membangun kemajuan dan meningkatkan kesejahteraan, namun Fatoni meminta masyarakat perlu melakukan kontrol sosial untuk mengingatkan dengan saran dan masukan sehingga hal tersebut dapat diprioritaskan. Sementara itu, Ketua PNSB Sumsel, Syahrial Oesman, melaporkan kegiatan ini dihadiri oleh para ketua paguyuban PNSB dari Aceh sampai Papua. Ia bersama PNSB berkomitmen menjaga zero konflik di Sumsel. Diungkapnya, PNSB telah berpartisipasi dalam berbagai bencana yang terjadi di berbagai daerah melalui bantuan kepedulian sosial antara lain Tsunami aceh. "Kami berharap PNSB dilibatkan dalam berbagai program Pemprov Sumsel terutama dalam meningkatkan syiar kebudayaan di Sumsel. PNSB memiliki SDM yang mumpuni yang terdiri dari muda mudi dan juga berbagai pakaian adat daerah," katanya. Dalam kesempatan itu disampaikan Pernyataan Deklarasi Sikap Para Pengurus PNSB untuk terwujudnya pemilu presiden damai 2024 agar terjaganya persatuan dan kesatuan bangsa sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga kedamaian dan keharmonisan di Sumsel. Turut hadir Ketua Komisi I DPRD Provinsi Sumatera Selatan sekaligus Ketua PNSB Banyuasin, Antoni Yuzar, SH., MH., Ketua Stisipol Chandradimuka sekaligus Ketua Lampung Sai Sumsel, Dr.Hj. Lishapsari Prihatini, M.Si., Sultan Palembang Darussalam Sekaligus Ketua Paguyuban Zuriat, Sultan Iskandar Mahmud Badarudin. 

Baca Detail
Hadiri Harlah NU Ke 101, A. Fatoni Ajak Masyarakat Jaga Sumsel Zero Konflik Ditengah Kontestasi Politik Sumsel
01 Feb 2024 Dilihat 852x

Hadiri Harlah NU Ke 101, A. Fatoni Ajak Masyarakat Jaga Sumsel Zero Konflik Ditengah Kontestasi Politik

Banyuasin, sumselprov.go.id- Penjabat (Pj)  Gubernur Sumsel, Agus Fatoni menghadiri Harlah NU Ke- 101 Sumatera Selatan Tahun 2024 di Ponpes Al - Karim Islamic Centre KPB Telang Desa Muliasari Kec. Tanjung Lago Kab. Banyuasin, Kamis (01/02/2024). Dalam kesempatan itu,  Fatoni mengucapkan terimakasih kepada semua pengurus NU, khususnya NU Sumsel yang telah membina hubungan yang sangat baik dengan pemerintah dan seluruh unsur yang ada sehingga menciptakan sumsel yang dikenal dengan daerah zero konflik. "Sumsel juga daerah yang toleran dan damai sehingga seluruh aktifitas yang kita lakukan dapat dilaksanakan dengan sangat kondusif yang perlu kita pelihara. Apalagi kita ditahun ini akan melaksanakan pemilu dan pilkada, untuk itu kita jaga sumsel agar tetap kondusif", tuturnya. Fatoni juga mengingatkan agar masyarakat Desa Muliasari menggunakan hak pilih dengan sebaik - baiknya untuk melahirkan pemimpin yang terbaik. Ia juga menghimbau masyarakat untuk tidak ikut - ikutan menyebarkan berita hoax, berita bohong yang tujuannya menghasut dan mengadu domba masyarakat demi kepentingan politik. Selain itu, A. Fatoni meminta masyarakat untuk membantu pemerintah dalam menurunkan angka stunting di Sumsel dengan menjadi orang tua asuh bagi anak - anak stunting didaerah masing - masing. "Dengan peringatan NU ke 101,  harus menjadi tolak ukur untuk memperbaiki diri dan NU itu sendiri, dari tahun ke tahun sehingga menjadi lebih baik" tutup Fatoni. Sementara itu, perwakilan dari kepengurusan NU, yang diwakili oleh KH. Nur Salim menghimbau kepada seluruh kepengurusan PCNU yang hadir untuk mengembangkan NU diwilayahnya masing - masing untuk taat beribadah dan menjalankan rukun agama dengan benar. Dalam rangka menurunkan angka stunting di Sumsel, Fatoni memberikan bantuan berupa sembako kepada santri dan santriwati Ponpes Al - Karim Islamic Centre KPB Telang Desa Muliasari Kec. Tanjung Lago Kab. Banyuasin. Turut hadir Pj. Bupati Banyuasin, Hani Syopiar Rustam, Bupati Pali, Heri Amalindo, Pengasuh Ponpes Al Karim, KH. Zainul Arifin, dan Para Tokoh Agama PWNU Sumsel.

Baca Detail
Pj Gubernur Sumsel Fatoni Hadiri Rilis BPS Sumsel Sumsel
01 Feb 2024 Dilihat 814x

Pj Gubernur Sumsel Fatoni Hadiri Rilis BPS Sumsel

Palembang, sumselprov.go.id- Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan Fatoni utarakan kehadiran kita disini guna mengetahui Rilis (Pengumuman) dari BPS Sumsel Artinya apa yang menjadi kendala maupun permasalahan dan sangat dibutuhkan harus fokus untuk melakukan upaya-upaya pengendalian inflasi dan juga penanganan program prioritas kemiskinan ekstrim dan juga inikegiatan-kegiatan lain dan ini terus kita lakukan secara baik Hal tersebut diutarakan pada saat acara Rilis Berita Resmi Statistik (BRS) Prov. Sumsel bertempat di Ruang Vicon Lantai I BPS Prov. Sumsel, Kamis (1/2/2024) "Mari kita atasi yang menjadi kendala, maka sangat dibutuhkan kerjasama koordinasi semua pihak (stake holder) dan memberikan data yang akurat dari Kabupaten /Kota agar dapat diambil suatu kebijakan. Perlu Sinergi dan konsolidasi terkait CSR " ujar Fatoni Lanjut Fatoni, untuk Penanganan inflasi, banyak upaya-upaya yang dilakukan seperti gerakan - gerakan pasar murah yang diakukan tiga kali (3) seminggu, jadi tolong menyampaikan kepada masyarakat setiap hari Senin Selasa dan Kamis silahkan mencari lokasi pasar murah dan Pemprov juga penanganan penurunan angka stunting dengan memberikan bantuan berupa sembako, karena hal ini ada berkorelasi dengan tingkat kemiskinan ekstrim "Kepada BPS Sumsel instansi vertikal sebagai mitra Pemprov harus memberikan akurasi data tidak ada yang ditutup-tutupi dan transparansi serta akuntabel" tutup Fatoni Kepala BPS Sumsel Moh. Wahyu Yulianto, S. Si., S. ST., M.Si utarakan menyampaikan secara resmi berita, pengumuman, informasi, dan sebagainya seperti inflasi, Nilai Tukar Petani, Pariwisata, Transportasi, ekspor-import. Turut hadir Sekda OKI Ir. Asmar Wijaya, M.Si, Sekda Muara Enim Ir. Yulius, Asisten I Bidang Pemerintahan & Kesejahteraan Rakyat Prov Sumsel, Drs H Edward Chandra, MH , dan para Kepala OPD Prov. Sumsel Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel.

Baca Detail
Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni Pinta Wartawan Jaga Iklim Kondusif di Sumsel Sumsel
01 Feb 2024 Dilihat 881x

Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni Pinta Wartawan Jaga Iklim Kondusif di Sumsel

Palembang, sumselprov.go.id- Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel)  Agus Fatoni menghadiri Konferensi Kerja Provinsi (Konferprov) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumsel, sekaligus menjalin silaturahmi bersama para wartawan di Sumsel. Mengusung Tema  Sinergisitas Pemerintah Provinsi Sunsel Bersama Wartawan se Sumsel Dalam Melawan Berita Bohong/Hoax, bertempat di Gedung Asrama Haji Palembang, Kamis (01/02/2024). Fatoni mengatakan peran PWI bagi Pemprov Sumsel selama ini telah baik, oleh karenanya ia berharap hal yang telah baik terjalin dapat terus dipertahankan. "Saya mengucapkan terimakasih atas peran wartawan, PWI cukup besar di Sumsel selama ini sinergi, kolaborasinya baik saling mendukung, saling mensuport.  Program-progam pemerintah perlu Bapak Ibu dukung karena semua program pemerintah itu tujuannya baik untuk kemajuan daerah dan masyarakatnya," kata Fatoni. "Saya bersyukur di Sumsel ini daerahnya kondusif sebagai daerah zero konflik, daerah toleran aman dan damai ini perlu terus kita ciptakan dan terus kita jaga, kalau citra Sumsel ini bagus, baik kita sebagai warga Sumsel tentu akan bangga," ujarnya. Lebih lanjut Fatoni mengatakan saat menjadi Pj Gubernur di Sumsel dirinya  langsung mengumpulkan semua pihak mulai Forkopimda, pimpinan redaksi media, pimpina perusahaan, tokoh masyarakat, tokoh agama, para aktivis, mahasiswa untuk menyamakan persepsi dalam memajukan Sumsel dan mensejahterakan masyarakat. Terkait Konferprov PWI Sumsel, Fatoni menghimbau Konferporv  dapat berjalan dengan lancar, demokratis dan penuh kekeluargaan. "Ketum Sumsel yang terpilih nanti harus meneruskan program yang telah dilakukan oleh pengurus sebelumnya karena prisipnya organisasi itu berkesinambungan dan melakukan inovasi terus menerus," tambahnya. Diakhir sambutannya, Fatoni mengajak seluruh rekan-rekan jurnalis  meningkatkan kompetensi individu masing-masing dengan  mengikuti Uji Kompetensi Wartawan Turut hadir Pj Walikota Palembang, H Ratu Dewa, Ketua Umum PWI Pusat, Hendry  Ch Bangun, Sekjen PWI Pusat, Sayud Iskandarsyah, Plt. Ketua PWI Sumsel Anwar Sy Rasuan, Direktur UKW PWI Pusat, H Firdaus Komar.

Baca Detail
Pj Gubernur Sumsel Fatoni Tegaskan Peran IIPK dalam Mendukung Program Prioritas Pemerintah Sumsel
01 Feb 2024 Dilihat 1004x

Pj Gubernur Sumsel Fatoni Tegaskan Peran IIPK dalam Mendukung Program Prioritas Pemerintah

Palembang, sumselprov.go.id- Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel Agus Fatoni mengapresiasi dukungan dan kontribusi Ikatan Istri Pegawai Kantor (IIPK)  kepada berbagai Program Pemerintah dan juga terhadap masyarakat. Hal tersebut diungkapkannya saat menghadiri Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke – 22 IIPK Bank Sumsel Babel "Dedikasi Setulus Hati" bertempat di Lobby Bank Sumsel Babel, Kantor Pusat, Jakabaring, Kamis, (1/2/2024). "Selamat HUT IIPK yang ke 22, jadikan HUT ini sebagai ungkapan syukur dan saran evaluasi yang sudah dilakukan.  IIPK memiliki peran dalam kondusivitas dan mendukung kinerja suaminya. Kedepan IIPK terus mendukung pemberdayaan masyarakat, mendukung progran prioritas Pemerintah antara lain dalam upaya penurunan stunting dan kemiskinan ekstrem, pengendalian inflasi, dan penanganan bencana yang terjadi di Sumsel" ujar Fatoni. Fatoni juga berharap berbagai program IIPK dapat diteruskan dengan berbagai upaya yang lebih konkrit karena BSB memiliki banyak cabang di daerah dengan sumber biaya yang banyak. Kita perlu terus menjaga citra Sumsel, yang paling penting bukan hanya membangun saja, tapi juga mensejahterakan masyarakat. Pembina IIPK, Achmad Syamsudin, meminta IIPK kedepannya tetap menjaga diri, keluarga, pasangan dan rumah tangga, BSB dan menjaga lingkungannya.. Sementara itu, Ketua Umum IIPK BSB, Wina Ramdiana Syamsudin, melaporkan IIPK didirikan untuk menjalin silaturahmi dan meningkatkan persatuan di kalangan karyawan BSB. "Kami IIPK berkomitmen terus mendukung program pemerintah dan berbagai program UMKM BSB yang diselenggarakan di Sumsel dan BSB. Di HUT  ini, IIPK telah melakukan berbagai kegiatan dalam berbagai bidang, adiministrasi, dan terlibat dalam berbagai kepengurusan organisasi eksternal," jelasnya. Turut hadir Komisaris BSB, Achmad Syarifullah, Dirut BSB Achmad Syamsudin , Asisten Pemerintah dan Kesra, Edward Chandra, Ketua PMI Sumsel, Hj. Feby Herman Deru, Ketua BKOW Sumsel, Fauziah Mawardi Yahya, Para Kepala OPD Sumsel. 

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.