Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Sumsel Tuan Rumah PORNAS KORPRI XVIII Tahun 2025, Usulkan Cabor Prioritas Bowling dan Panahan
Palembang, sumselprov.go.id- Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Ir. S.A Supriono memimpin Rapat Persiapan Pengukuhan Pengurus BAPOR KORPRI Prov. Sumsel Masa Bakti 2024-2029 dan Pembahasan Usulan Cabang Olahraga PORNAS KORPRI XVIII Tahun 2025. Bertempat di Ruang Rapat Bina Praja Pemprov Sumsel, Kamis (14/3/2024). Sumsel yang ditunjuk sebagai tuan rumah memiliki hak untuk mengusulkan 2 (dua) Cabang Olahraga (Cabor) prioritas. Dimana disepakati dalam rapat tersebut bahwa Cabor Bowling dan Panahan yang akan diusulkan untuk menjadi Cabor Prioritas pada PORNAS KORPRI XVIII Sumatera Selatan Tahun 2025. " Untuk semua hal dan segala sesuatu yang berkaitan dengan Pengukuhan Pengurus BAPOR KORPRI Prov. Sumsel Masa Bakti 2024-2029, dapat dipersiapkan sejak sekarang agar dalam pelaksanaannya nanti dapat berjalan sesuai dengan apa yang direncanakan" pesan Supriono. Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, H. Rudi Irawan, S.sos, M.Si menyampaikan bahwa Pengukuhan Pengurus BAPOR KORPRI Prov. Sumsel Masa Bakti 2024-2029 akan dilaksanakan pada tanggal 20 Maret 2024 di Graha Bina Praja Pemprov Sumsel. "Untuk pembukaan PORNAS KORPRI XVIII Sumatera Selatan Tahun 2025, akan dilaksanakan di Stadion Bumi Sriwijaya. Sedangkan pelaksanaan lomba akan dimanfaatkan Jakabaring Sport City. Penutupan di Gedung Palembang Sport and Convention Center (PSCC) ", ungkap Rudi pada forum rapat tersebut. Dilanjutkannya bahwa hingga saat ini, direncanakan ada 12 Cabor yang diperlombakan pada PORNAS KORPRI XVIII Sumatera Selatan Tahun 2025 di Kota Palembang pada bulan Oktober nanti, diantaranya Renang, Voli, Basket, Bulu Tangkis, Catur, Menembak, Gate Ball, Senam Korpri, Tenis Meja, Tenis Lapangan, Panahan dan E-sport. "Untuk pesertanya ini, selain diikuti oleh Anggota Korpri rencananya bisa juga diikuti oleh Universitas - Universitas di Indonesia", tuturnya. Diakhir forum diskusi Sekda Supriono menegaskan untuk Design Logo PORNAS KORPRI XVIII Sumatera Selatan Tahun 2025 dapat dilakukan revisi dengan menampilkan 2 (dua) Cabor Prioritas Sumsel dipadukan dengan Ciri Khas dan Kearifan lokal Sumsel dalam designnya. Turut hadir Para Kepala OPD Prov. Sumsel.
Sumsel
Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni Hadiri Pengajian Ramadhan 1445 H di Masjid Ar-Raiya DPRD Sumsel
Palembang, sumselprov.go.id- Pengajian Ramadhan yang dilaksanakan di Masjid Ar-Raiya DPRD Provinsi Sumsel, Rabu (13/3/2024) malam juga dihadiri Ketua TP-PKK Provinsi Sumsel Hj. Anita Noeringhati, Pj. Ketuanya TP-PKK Provinsi Sumsel Tyas Fatoni. Pengajian Ramadhan ini merupakan Kegiatan forkopimda Bersama, dan akan dilaksanakan secara Bergiliran. Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni Hadir bersama Forkopimda Provinsi Sumsel dan para pimpinan BUMN/BUMD. "Kegiatan Keagamaan maupun sosial , seperti Bazar, Pasar Murah, ada Bantuan Sosial, kegiatan-kegiatan di Bulan Ramadhan ini tetap dilaksanakan, termasuk Hut Provinsi Sumatera Selatan Ke 78" ujar Fatoni. Fatoni berharap semoga Ramadhan ini kita diberikan kekuatan kesehatan, bisa beribadah dengan penuh, dan mendapat Rahmat, ampunan dari Allah SWT. "Semoga kita makin bertaqwa kepada Allah SWT dan termasuk dalam golongan orang yang selalu mencintai masjid" pungkasnya.
Sumsel
Pj Gubernur Sumsel Fatoni : Bazar Ramadhan 1445 H dan Pasar Murah, Penuhi Kebutuhan Pokok Masyarakat dengan Harga Murah
Palembang, sumselprov.go.id- Dalam rangka menyambut Hari Jadi ke 78 Provinsi Sumatera Selatan dan menyemarakkan Bulan Suci Ramadhan 1445 H , Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Dinas Perindustrian dan Dinas Perdagangan bekerja sama dengan Bank Sumsel Babel menyelenggarakan Bazar Ramadhan 1445 H dan Pasar Murah untuk seluruh masyarakat Sumatera Selatan, khususnya masyarakat yang berada disekitar lingkungan kantor Dinas Perdagangan dan Dinas Perindustrian. Dalam sambutannya saat membuka Bazar Ramadhan dan Pasar Murah di halaman Kantor Dinas Perindustrian Prov Sumsel, Rabu (13/3/2024), Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel, Agus Fatoni menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat terselenggaranya kegiatan tersebut. Juga dalam rangka menyambut HUT Ke 78 Provinsi Sumatera Selatan sekaligus memeriahkan bulan suci Ramadhan 1445 H "Semoga kegiatan seperti ini dapat terus kita laksanakan dalam rangka menyediakan harga bahan pokok yang lebih murah dan masyarakat terbantukan dengan program - program seperti ini", tuturnya. Kepala Dinas Perindustrian Provinsi Sumsel, Hj. Neng Muhaiba, MM menyampaikan Bazar dilaksanakan hanya 1 (satu) hari yaitu hari ini, Rabu (13/3) di halaman Dinas Perdagangan dan Pasar Murah diselenggarakan dari tanggal 13 s/d 26 Maret 2024 di halaman Dinas Perindustrian Provinsi Sumsel. Dalam bazar tersebut disediakan juga 50 paket sembako setiap harinya untuk masyarakat melalui Toko Kepo. "Bazar Ramadhan kali ini diikuti oleh 12 komunitas IKM dan 15 IKM mandiri serta warga pelaku usaha disekitar Dinas Perindustrian. Kami juga akan memberikan kesempatan bagi setiap pelaku usaha yang mau berjualan disini secara bergantian", ungkapnya. Turut hadir Pj. Ketua TP PKK Prov. Sumsel, Tyas Fatoni, Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Achmad Syamsudin, dan Para Kepala OPD Prov. Sumsel.
Sumsel
Pj Gubernur Fatoni Harapkan Tim Gugus Tugas Daerah Bisnis dan HAM Sumsel Dapat Minimalisasikan isu Miring HAM di Sektor Bisnis
Palembang, sumselprov.go.id- Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel Agus Fatoni mengukuhkan Gugus Tugas Daerah Bisnis dan Hak Asasi Manusia (HAM) Sumatera Selatan Tahun 2024 bertempat di Graha Bina Praja, Rabu (13/3/2024). Pengukuhan ini dilakukan guna memberikan pemenuhan HAM terhadap Pelaku Usaha/Bisnis dan kepentingan lainnya, maka sesuai dengan amanat Perpres Nomor 60 Tahun 2023 tentang Strategi Nasional Bisnis dan Hak Asasi Manusia. Setelah melakukan pengukuhan, Fatoni dalam sambutannya mengajak Tim Gugus Tugas Daerah Bisnis dan HAM Sumsel untuk terus memberikan perhatian dalam pemenuhan, perlindungan dan penegakan HAM khususnya untuk sektor pelaku bisnis yang ada di Provinsi Sumsel, guna membangkitkan semangat dan perkembangan bisnis yang berbasis penegakan HAM. "Saat ini isu HAM masih menjadi sorotan dunia Internasional, Non Governmental Organization dan Negara-negara maju, dan isu tersebut dijadikan alasan untuk menekan suatu negara atau suatu korporasi dalam bentuk pemboikotan terhadap produk yang dihasilkan, kondisi yang demikian akan merugikan negara/korporasi" ujar Fatoni. Lanjutnya, kewajiban untuk memenuhi, melindungi dan menegakkan HAM tidak hanya menjadi kewajiban Negara sebagai suatu identitas tetapi juga menjadikan kewajiban korporasi yang bergeri8ak di bidang bisnis. Berbagai isu HAM di bidang bisnis seperti penggunaan tenaga kerja anak (dibawah umur), hak- hak tenaga kerja wanita, gaji yang di bawah upah minimum provinsi/upah minimum kabupaten/kota serta perbudakan, masih menjadi isu sentral hingga saat ini. "Melalui pembentukan Tim Gugus Tugas Daerah Bisnis dan HAM, isu miring HAM di sektor bisnis diharapkan dapat diminimalisir, untuk mencapai hal dimaksud perlu sinergitas antara pelaku usaha dengan pemerintah" ucap Fatoni Ditambahkan Fatoni, dirinya menyambut baik Kementerian Hukum dan HAM yang ditunjuk sebagai focal point Nasional Bisnis dan HAM dan diharapkan dapat memberikan dukungan moral bagi semua pihak dalam menciptakan bisnis yang berbasis HAM di Negara yang kita cintai ini. "Tim Gugus Tugas Bisnis dan HAM yang dikukuhkan pada hari ini akan bekerja secara maksimal untuk dapat memastikan para pelaku usaha telah memenuhi, melindungi, dan menegakkan HAM dilingkungan Provinsi Sumatera Selatan. Diharapkan kita semua dapat menjaga Silahturahim dan koordinasi antar Lembaga Instansi Pemerintah, serta menjaga rasa persatuan dan kesatuan, dengan kesadaran dan semangat kebersamaan untuk terwujudnya Bisnis yang sehat, akomodatif, responsif, dan koperatif baik antar sesama pebisnis (pelaku usaha) maupun dalam penggunaan tenaga kerja serta tidak adanya diskriminatif sehingga tercipta hubungan industrial yang lebih baik" Tutup Fatoni Kakanwil Kementerian Hukum dan HAM Sumsel Dr. Ilham Djaya, SH, MH, M.MPd mengatakan Provinsi Sumatera Selatan mendapat penghargaan dari Kementerian Kemenkumham dan memberikan apresiasi penghargaan karena Provinsi Sumatera Selatan berhasil dengan hasil capaian terkait Hak Azasi Manusia dengan catatan maupun indikator telah berhasil dari lebih dari dari 50 persen kab/kota, ada 12 kab/kota berhasil dari 17 kab/kota) Penghargaa yang diterima Pj Gubernur Sumsel Fatoni atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan tersebut karena telah membina dan membangun sebagian besar atau seluruh kabupaten/kota peduli Hak Asasi Manusia tahun 2022 pada rangkaian peringatan Hari Hak Asasi Manusia Sedunia ke-75 2023. Sebagai Pembina Gugus Tugas Daerah Bisnis dan HAM Sumsel Dirjen Kementerian Kemenkumham, Ketua Gubernur Sumsel, Wakil Ketua Sekda Sumsel, Sekretaris Kakanwil Kementerian Hukum dan HAM Sumsel, Wakil Sekretaris Asisten I Bidang Pemerintahan & Kesejahteraan Rakyat Prov Sumsel dan beserta para Pokja Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel.
Sumsel
Serahkan LKPD TA 2023, Pj Gubernur Agus Fatoni Berharap Pemprov Sumsel Kembali Raih Predikat Opini WTP Ke-10 dari BPK RI
Palembang, sumselprov.go.id- Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2023 kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI) Perwakilan Sumsel, bertempat di Gedung BPK Perwakilan Sumsel Jalan Demang Lebar Daun Palembang, Rabu (13/3/2024). Adapun LKPD TA 2023 tersebut diserahkan langsung Pj Gubernur Agus Fatoni kepada Kepala BPK RI Perwakilan Sumsel Andri Yogama. Dalam sambutannya Fatoni mengatakan, kehadirannya bersama dengan para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk memenuhi kewajiban penyampaian LKPD tahun anggaran 2023. Fatoni menyebut, dirinya selalu mengingatkan jajaran p Kepala OPD untuk tak perlu ragu dan takut dalam mempersiapkan data-data yang diperlukan, dan memperbaiki laporan. "LKPD disampaikan paling lambat 3 bulan setelah tahun anggaran berakhir dan direview oleh aparat pengawas internal pemerintah,” ujarnya. Lebih lanjut Fatoni juga mengapresiasi atas kerjasama dan komunikasi yang terjalin baik antara Pemprov Sumsel dan BPK RI perwakilan Sumsel Yang telah berjalan selama ini. "Sudah menjadi kewajiban kami untuk menyiapkan dan menyampaikan laporan pertanggungjawaban", tukasnya. Dikatakan Fatoni, LKPD tersebut disusun sesuai Standar Akuntansi Pemerintah. Terlebih Pemprov Sumsel selama ini telah berhasil mempertahankan 9 kali Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan secara berturut-turut. "Mudah-mudahan Pemprov Sumsel akan memperoleh opini WTP yang kesepuluh kalinya atas laporan keuangan tahun 2023 dari BPK RI", harap Fatoni. Pada kesempatan yang sama, Kepala BPK RI Perwakilan Sumsel Andri Yogama menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Sumsel yang telah menyerahkan LKPD tahun 2023 kepada BPK. "Selanjutnya LKPD ini akan kami serahkan ke DPRD Sumsel paling lambat 2 bulan, sekitar akhir bulan Mei paling tidak,” beber Andri. Oleh sebab itu, Andri meminta agar para Kepala OPD mempersiapkan data yang akan diperiksa, terlebih lagi nanti akan ada jeda masa libur lebaran. Diungkapkannya pemeriksaan atas LKPD merupakan cerminan pelaksanaan kegiatan selama 1 tahun yang bertujuan menjaga agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan lancar. Opini LKPD Pemprov Sumsel sambung Andri adalah WTP. Untuk itu, ia berharap agar opini tahun 2023 minimal sama dengan tahun sebelumnya atau bahkan lebih baik lagi. Turut hadir dalam penyerahan LKPD itu, Kepala Sub Auditorat BPK Sumsel 1 Edi Surono, Kepala Sub Auditorat BPK Sumsel 2 Roes Nelly, Pengendali Teknis BPK Sumsel Adi Kurniadi, Ketua Tim Pemeriksa BPK Sumsel Nurul Komalasari, dan para Kepala OPD Sumsel yang berkesempatan hadir.
Sumsel
Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni Membuka Pengajian Ramadhan 1445H/2024 M
Palembang, sumselprov.go.id- Memasuki Bulan Ramadhan 1445H/2024M yang jatuh pada Tanggal 12 Maret 2024, Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan Agus Fatoni membuka Pengajian Ramadhan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bertempat di Griya Agung Palembang, Senin (11/3/2024). Acara diawali Sholat Isya berjamaah, dihadiri Ketua TP-PKK Provinsi Sumsel Tyas Fatoni, Forkopimda Provinsi Sumsel, Instansi Vertikal, BUMN, BUMD, Rektor Perguruan Tinggi Negeri/Swasta, Organisasi Kemasyarakatan/Keagaaman di Provinsi Sumsel dan seluruh Dinas/OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Dalam sambutannya, Fatoni mengingatkan agar menggunakan kesempatan Bulan Ramadhan ini sebaik-baiknya, isi dengan kegiatan bermanfaat, produktif, tingkatkan amal dan ibadah dengan harapan pada akhir bulan Ramadan atau idul Fitri sudah bersih, keimanan dan ketaqwaan meningkat. "Satu bulan itu tidak lama, maka kalau bisa dikerjakan secara maksimal, berarti sepanjang tahun kita akan mendapatkan amal dan kebajikan. Karena Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah dan pengampunan" ujar Fatoni. Dilanjutkan Fatoni, meskipun di bulan Ramadhan harus tetap produktif. Kegiatan kantor tetap laksanakan seperti biasa dan mudah-mudahan di bulan Ramadhan bisa lebih ditingkatkan lagi.
Sumsel
Program Pemerintah Untuk Masyarakat di Bulan Ramadhan, Mudik Gak Perlu Bayar
Palembang, sumselprov.go.id- kabar gembira untuk semua masyarakat Sumatera Selatan. Hari ini, Jum'at (8/3/2024) telah resmi dilaunching Gerakan Mudik Gratis Serentak Se Sumatera Selatan (GMGSS) Tahun 2024 oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Ka. Dinas Perhubungan Prov. Sumsel, H. Arinarsa JS, dimana ia menjelaskan dalam press conference nya bahwa program GMGSS tersebut diinisiasi oleh Pj. Gubernur Sumatera Selatan, Agus Fatoni untuk membantu masyarakat Sumsel agar dapat mudik pada saat lebaran nanti. Arinarsa menambahkan program GMGSS bisa dimanfaatkan oleh siapa saja yang berdomisili Sumsel dengan syarat menyertakan bukti pembayaran pajak kendaraan. "Pak Pj. Agus Fatoni meluncurkan mudik gratis se Sumsel, dikhususkan kepada seluruh masyarakat sumsel. Selain KTP, Kita harapkan juga untuk menunjukan bukti lunas pajak kendaraan, ini yang diutamakan. Selain itu juga mendorong masyarakat untuk taat dan patuh dalam membayar pajak", tuturnya. Ia juga menjelaskan untuk Angkutan Bus perjalanan mudik dalam provinsi disiapkan sebanyak 10 Bus dan untuk perjalanan mudik keluar Provinsi sebanyak 8 Bus dengan jumlah kapasitas penumpang maksimal sebanyak 700 orang. Adapun rute perjalanan yang tersedia untuk dalam provinsi sebanyak 5 (lima) rute perjalanan dengan rincian sebagai berikut : Palembang - Lahat - Pagar Alam - Pendopo; Palembang - Lahat - Tebing Tinggi; Palembang - Musi Banyuasin - Lubuk Linggau - Musi Rawas Utara; Palembang - Kayu Agung - Belitang - Muara Dua; dan Palembang - Muara Enim - Baturaja - Martapura - Muara Dua. Untuk rute perjalanan mudik luar provinsi ada 6 (enam) rute perjalanan yaitu, Palembang - Padang Sidempuan (Medan); Palembang - Kota Medan (Terminal Tipe A Amplas); Palembang - Bukit Tinggi (Padang); Palembang - Solok - Lubuk Basung (Padang); Palembang - Solo (Terminal Tipe A Tritonadi); Palembang - Surabaya (Terminal Tipe A Purbaya); Selain itu, Arinarsa juga menyampaikan bahwa ditahun ini ada penambahan kuota mudik khususnya ke tujuan Surabaya serta adanya angkutan Kereta Api untuk perjalanan mudik dalam provinsi. Ada 2 (dua) Rute yang tersedia untuk perjalanan mudik dalam provinsi menggunakan Kereta Api yaitu Palembang - Prabumulih - Muara Enim - Lahat - Tebing Tinggi - Kota Padang - Lubuk Linggau; dan Palembang - Prabumulih - Baturaja - Martapura - Tanjung Karang (Lampung); dengan masing - masing kapasitas penumpang sebanyak 520 orang. Arinarsa menjelaskan bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan program tersebut dapat mendaftarkan diri secara online pada tanggal 25 Maret 2024 nanti, melalui website yang telah disediakan. Selanjutnya ia menambahkan bahwa keberangkatannya nanti akan dilepas langsung oleh Pj. Gubernur Sumatera Selatan, Agus Fatoni di Terminal Alang - Alang Lebar untuk Transportasi Bus dan Kertapati untuk Transportasi Kereta Api. Mengakhiri press conference, Arinarsa meminta kepada seluruh media yang hadir untuk menyebarluaskan informasi tersebut agar program GMGSS dapat termanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat Sumsel.
Sumsel
Pemprov Sumsel Gelar Apel Bulan K3 Pertama di Sumsel
Palembang. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) menggelar Apel Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tingkat Provinsi Sumsel Tahun 2024 bertempat di Griya Agung Palembang, Jumat, (8/3/2024). Hadir selaku Pembina Apel Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI, Afriansyah Noor, M.Si., IPU. Turut hadir Plh Sekda Sumsel, Edward Candra dan Para Kepala OPD Sumsel. Peringatan Bulan K3 Nasional Tahun 2024, diselenggarakan serentak di seluruh tanah air dengan mengusung tema ”Budayakan K3, Sehat dan Selamat dalam Bekerja, dan Terjaga Keberlangsungan Usaha”. Kepala Disnakertrans Sumsel, Deliar Rizqon, ST, MM., melaporkan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan norma K3, menjamin terlaksananya K3 di setiap sektor usaha, meningkatkan penerapan K3 pada pola bentuk pekerjaan yang baru yang timbul akibat era digital ekonomi, mengukuhkan Sumber Daya K3 yang unggul dan berdaya saing. "Diharapkan kegiatan ini akan meminimalisir angka kecelakaan yang ditimbulkan akibat kerja, mengurangi atau menghilangkan penyakit akibat kerjaan di perusahaan. Dan meningkatkan partisipasi semua pihak dalam mewujudkan kemandirian pelaksanaan budaya K3 di setiap kegiatan pembangunan ekonomi inklusif dan berkelanjutan, "jelasnya. Sasaran kegiatan ini untuk meningkatkan jumlah perusahaan yang menerapkan K3, meningkatkan perusahaan yang nihil kecelakaan, meningkatkan pertumbuhan ekonomi dari semua sektor perusahaan K3, meningkatkan produktivitas kerja secara nasional, meningkat kan koordinasi, sinergi, dan kolaborasi pada semua pemangku kepentingan. Kegiatan ini diikuti oleh 3.500 peserta yang berasal dari perusahaan, perwakilan siswa SMA mahasiswa, dan instansi terkait. Serta baru pertama kali dilaksanakan pada tingkat Provinsi di Sumsel. Sementara itu, Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI, Afriansyah Noor, M.Si., IPU, mengatakan tema dalam kegiatan ini artinya untuk menjadikan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif dan sebagai fondasi dalam mewujudkan ekonomi berkelanjutan dan mampu, menerapkan standar K3 dimanapun berada. "Kementerian Ketenagakerjaan RI mendukung berbagai upaya pemerintah dalam mewujudkan profesionalisme K3 untuk meningkatkan kualitas hidup dan menunjang pembangunan Indonesia dan meningkatkan daya saing era globalisasi,"ujarnya. Upaya pencegahan kecelakaan kerja dan penyakit kerja dapat dilakukan dengan cara penerapan K3. Kecelakaan kerja bisa menimbulkan kerugian secara materil dan SDM. SDM adalah sumber daya yang tidak dapat diganti teknologi apapun. "Mari berkolaborasi, bersinergi dan bekerjasama dan menguatkan fungsi masing-masing sektor untuk mendukung K3 unggul Indonesia maju,"pungkasnya.
Sumsel
Pemprov Sumsel Dukung Upaya Mitigasi Lingkungan di Sumsel
Palembang, sumselprov.go.id- Plh Sekda Sumsel, Edward Candra menghadiri penanaman Pohon Serentak Seluruh Indonesia dalam rangka Peringatan Hari Bakti Rimbawan Tahun 2024 bertempat di Taman Wisata Alam Punti Kayu Palembang, Kamis (7/3/2024). Plh Sekda Sumsel, Edward Candra membacakan arahan Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni, mengapresiasi dan mengungkapkan rasa bangganya terhadap para pengawal hutan di Sumsel atas pengabdian menjaga lingkungan dan hutan demi kepentingan makhluk hidup bersama. "Ini perlu kita jaga bersama. Upaya-upaya ini merupakan bagian dari tindakan mengurangi dampak bencana (mitigasi) akibat perubahan iklim dan sebagai langkah untuk melakukan pemulihan lingkungan," Ujarnya. Kegiatan ini sudah dilakukan beberapa kali dan sebagai salah satu cara kampanye untuk mewujudkan lingkungan menanam pohon. Hal ini dilakukan dalam rangka meminimalisir dampak yang terjadi akibat rusaknya lingkungan. "Kegiatan ini merupakan aksi kampanye untuk cinta terhadap lingkungan dan kita perlu mendorong hal ini agar terus dilakukan, begitu juga dengan program terkait lainnya seperti kampung iklim, " Katanya. Sebelumnya, Pemprov sumsel mengucapkan terima kasih kepada Kementerian LHK yang telah mengalokasikan dana untuk Sumsel bekerjasama dengan mitra yang ditunjuk oleh kementerian sebagai bagian penyelamatan lingkungan di Sumsel. "Sumsel telah membuat rencana kerja dalam rangka mendukung upaya penurunan emisi, menggiatkan penggunaan kendaraan listrik, penghematan listrik yang terus didorong dengan upaya mempertahankan dan meningkatkan serapan, dan pengendalian alih fungsi lahan, " Jelasnya. Untuk selanjutnya, ia berharap setelah ditanam pohon-pohon ini harus dipelihara hingga tumbuh besar dan kuat agar tidak mati. Sementara itu, Inspektur Jenderal KLHK saat ini dijabat oleh Ir. Laksmi Wijayanti, M.CP., membacakan sambutan Menteri LHK, ungkapkan penanaman pohon serentak merupakan upaya mitigasi perubahan iklim, pemulihan lingkungan hidup dan sebagai sebagai upaya memperbaiki kualitas lngkungan dengan penanaman pohon, sekaligus meningkatkan wawasan masyarakat umum tentang manfaat menanam pohon. "Pohon berguna sebagai penyedia oksigen, penyimpanan karbon, keberadaan pohon penting untuk kelangsungan makhluk hidup, mengurangi emisi rumah kaca, mengurangi perubahan iklim, menahan terpaan angin, dan solusi dari polusi udara, "tandasnya. Perubahan iklim, mempengaruhi ketahanan pangan yang tentu akan mempengaruhi kesejahteraan masyarakat. Mitigasi perubahan iklim, perlu dilakukan untuk melestarikan lingkungan sehingga dapat diwariskan kepada generasi mendatang. "Saya mengajak para rimbawan, pemda, bisnis leader, dan semua elemen masyarakat untuk bersama berkontribusi dalam bentuk kegiatan nyata dan terukur sebagaimana komitmen dalam forum global, " Tuturnya. Indonesia memandang penting bahwa komitmen menjaga lingkungan yang dipenuhi dengan aksi nyata. Hal ini untuk mengurangi emisi udara melalui sektor kehutanan dan sektor lainnya. Salah satunya dengan cara menanam dan memelihara pohon sebanyak mungkin. "Apresiasi dan terima kasih kepada Pemprov dan Pemkot yang telah mendukung berbagai upaya menjaga dan mengelola lingkungan dan hutan. Ayo kita membangun harmoni dengan alam dan mulailah menanam, "ajaknya. Koordinator UPT kementerian LHK, Subekti., SIP., Mhum, melaporkan penanaman pohon ini dilakukan di Taman Punti Kayu pada lahan seluas 1 hektar dengan jumlah 400 batang persemaian bibit kulai, bayur, ketapang,kencanan, tanaman buah berupa alpukat dan duku. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 300 peserta yang berasal dari Pemprov Sumsel, Pemkot Palembang, OPD Sumsel, OPD kota Palembang, Forkopimda Provinsi dan Palembang, pihak swasta, pramuka dan komunitas peduli lingkungan. Dan merupakan kegiatan keempat kalinya sebagai rangkaian acara Hari Bakti Rimbawan yang dilaksanakan pada tanggal 16 Maret mendatang. "Harapan saya kegiatan ini akan mendukung masa depan hijau berkelanjutan. Dan terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat dan bekerjasama untuk terlaksananya kegiatan ini, " Pungkasnya Dalam kesempatan itu, juga dilakukan pemberian bibit secara simbolis bibit tanaman kepada masyarakat dan peninjauan stand-stand. Turut hadir Ketua DPRD Sumsel, Hj Noeringhati dan Para Kepala OPD Sumsel.