Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Penuhi Capaian Sanitasi Permukiman di Sumsel,  Pemprov Sumsel Kick Off Meeting Program PPSP Sumsel
18 Mar 2024 Dilihat 1255x

Penuhi Capaian Sanitasi Permukiman di Sumsel, Pemprov Sumsel Kick Off Meeting Program PPSP

Palembang. Kondisi sanitasi di kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Selatan belum dapat dikatakan sudah memadai secara kuantitas maupun kualitas. Terdapat 9 Kabupaten/Kota yang masih berada dibawah capaian Provinsi dan terdapat 3 Kota dan 5 Kabupaten yang berada diatas capaian Nasional dan Provinsi. Untuk itulah Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melakukan upaya Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) melalui Kick Off meeting Program PPSP yang dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan yang sekaligus Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Perumahan dan Kawasan (PKP) Sumsel Ir. S.A Supriono bertempat di  Hotel Swarna Dwipa Palembang, Senin (18/3/2024) Dalam sambutannya Supriono menyampaikan terkait pemahaman  Tata ruang,  dimana untuk tidak melihat hanya secara makro tapi harus memandang permasalahan ini  secara detail, sementara capaian target tidak secara menyeluruh seperti permasalahan penumpukan sampah yang berhubungan langsung dengan sanitasi. "Artinya kita harus mengerti pemahaman tentang sampah yaitu sampah organik maupun non organik dan kemudian residunya serta permasalahannya dan bagaimana penanganan solusinya" ujar Supriono. Ditambahkannya, Pertambahan penduduk terutama di kawasan perkotaan memerlukan ketersediaan sarana dan prasarana sanitasi permukiman yang baik dan memenuhi syarat agar mampu menunjang kesehatan masyarakat, guna meningkatkan produktivitas serta daya saing daerah" ujar Sekda "Saat ini, di Kota Palembang telah dibangun Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALD- T) Kota Palembang sejak tahun 2017 dengan target layanan 21.700 Sambungan Rumah. Pembangunan SPALD-T tersebut merupakan hibah dari Pemerintah Australia kepada Pemerintah Indonesia melalui Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR RI, yang kemudian ditindaklanjuti dengan kesepakatan antara Kementerian PUPR RI, Pemprov  Sumatera Selatan, dan Pemerintah Kota Palembang" jelasnya. Lebih lanjut dijelaskan Supriono, ada beberapa tantangan permasalahan sanitasi yang harus kita hadapi yaitu, tingginya target capaian sanitasi di tahun mendatang 2025-2045, regulasi yang belum memadai terutama terkait penanganan, terbatasnya pendanaan, minimnya akses terhadap sanitasi layak, minimnya peran serta masyarakat dan belum efisiennya tata kelola dan kelembagaan. "Dan tentangan utama dalam pencapaian Universal Access uadalah pada penganggaran. Untuk memenuhinya,  perlu dilakukan pemutakhiran terhadap dokumen Strategi Sanitasi Kabupaten/Kota (SSK), sehingga skala program program yang diusulkan dapat sejalan dengan kebutuhan pencapaian universal acces" jelas Supriono. Plt. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Prov. Sumsel Ir. H. Novian Aswardani  dalam laporannya  menyebutkan acara ini dilaksanakan untum mensinergikan dan sinkronisasi program kegiatan provinsi dan kabupaten/kota dalam Perencanaan serta implementasi pembangunan sanitasi dan sebagai tindak lanjut pelaksanaan kick off meeting Tingkat Pusat serta persiapan Pelaksanaan kegiatan pendampingan implementasi dan pemutahiran dokumen kab/kota Tahun 2024 Turut hadir Para Narasumber Koordinator sanitasi, Direktorat PKP, Kementerian PPN/Bappenas Ir. Laisa Wahannudin, M. Med.Sc (PH), Tim Project Implementation Unit-Kelembagaan dan Pendanaan Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman, Para Ketua dan Anggota Pokja PKP dari 17 (tujuh belas) kabupaten/kota se Sumatera Selatan Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel

Baca Detail
Pj Gubernur Agus Fatoni Apresiasi Rakor OPD Kota Batu Bertema Strategi Penguatan Program Melalui Aplikasi SIPD Dalam APBD Sumsel
17 Mar 2024 Dilihat 829x

Pj Gubernur Agus Fatoni Apresiasi Rakor OPD Kota Batu Bertema Strategi Penguatan Program Melalui Aplikasi SIPD Dalam APBD

Surabaya, sumselprov.go.id- Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan sekaligus Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri RI, Agus Fatoni mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan Rapat Koordinasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Batu dengan tema Strategi Penguatan Program Melalui Aplikasi SIPD RI Dalam APBD di Hotel Platinum Surabaya Jawa Timur, Sabtu (16/3/2024). "Kami memberikan apresiais kegiatan ini sehingga apa yang dilakukan pemerintah daerah hasilnya betul-betul dirasakan oleh masyarakar,"katanya. Fatoni memaparkan terkait tentang pengelolaan keuangan daerah, dimana kewenangan kepala daerah sangat kuat hal itu tercantum di dalam UUD nomor 17 tahun 2003 tentang pengelolaan keuangan daerah. Fatoni menjelaskan Presiden selaku pemegang pemerintahan atau kekuasaan terkait didalamnya keuangan negara, kemudian dalam pengelolaan keuangan daerah itu kekuasaan di serahkan kepada Pemerintah Daerah atau Kepala daerah. Maka peran Pak Walikota di Kota Batu sangat besar dalam mengelola keuangan begitu juga di Provinsi yaitu Gubernur kewenangan yang sangat besar termasuk juga dalam mengelola kekayaan daerah yang dipisahkan. "Inila maka dalam pengelolaan keuangan daerah sering di atur dengan Perda atau Keputusan Kepala daerah. Ada pengaturan -pengaturan tertentu yang diatur sendiri oleh daerahnya masing-masing. Maka disinila pentingnya peran pemerintah daerah dalam pengelolaan keuangan baik dari sisi pendapatan, belanja dan lainnya,"ucapnya. Fatoni menyebutkan di dalam prinsip pengelolaan APBD di kenal namanya Money Follows Program, dimana dalam menyusun APBD perlu dipertimbangkan dalam program termasuk kemanfaatan bagi masyarakat. "Jadi bukan sama rata sama rasa, bukan di bagi asal di bagi tetapi perlu memperhatikan prioritas, urusan yang urgent dan capaian yang perlu di capai oleh daerah masing-maaing,"terangnya. Maka pemerintah daerah harus fokus terhadap urusan -urasan yang penting, strategis tanpa harus menganggarkan seluruh program dan kegaitan. Kalau menu di SIPD banyak tapi tidak harus menu itu di gunakan semua. "Di dalam pengelolaan keuangan sinergi itu perlu di lakukan agar pengelolaan keuangan bisa maksimal,"ungkapnya. Selain itu yang perlu dipahami prinsip APBD itu pertama harus disusun sesuai dengan kebutuhan penyelengara. "Pengelolaan APBD disusun sesuai kebutuhan penyelenggaraan urusan pemerintah daerah yang menjadi kewenangan daerah dan kemampuan pendapatan daerah, ini menjadi catatan penting,"katanya. Tak hanya itu Fatoni juga menjelaskan manfaat Belanja Tidak Terduga (BTT) dimana ini memberikan ruang yang dalam persoalan di masyarakat dan pemerintah daerah. Menurutnya penggunaannya BTT ada dua bisa digunakan dari akun BTT itu dan pergeseran anggaran. "Penggunaan BTT untuk mendanai keadaan darurat dalam rangka kebutuhan tanggap darurat bencana, penghentian konflik dan paska konflik, kejadian yang luar biasa, bantuan sosial yang belum di rencanakan sebelumnya,"ungkapnya. Selanjutnya Fatoni menjelaskan terkait SIPD bahwa ditetapkan sebagai aplikasi umum. SIPD ini juga sebagai satu cara untuk mengurangi korupsi, bahkan implementasi SIPD di tujukan agar dapat menjadi wadah untuk menyatukan referensi perencanaan dan keuangan menguhubungkan data perencanaan pemggunaan dan penganggaran keuangan daerah Kabupaten/Kota maupun provinsi serta mempermudah sinkronisasi kebijakan. "Saya ucapkan terima kasih semoga kita terus bersinergi,"tutupnya. Sementara itu, Pj Walikota Kota Batu sekaligus Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Aries Agung Paewai mengatakan kehadiran pak Gubernur selaku Dirjen Bina Keuangan Mendagri dapat memberikan arahan terkait pelaksanaan APBD. Dia mengatakan tentunya dengan berbagai program yang penguatan di Kota Batu dan juga terkait dengan isu strategsi dan berbagai program di harapkan bisa mendukung berbagai capaian apa yang diinginkan pemerintah Kota Batu ataupun masyarakat. "Karena sebagai kota yang memiliki keunggulan baik pariwisata, UMKM dan pertanian di harapkan dengan isu strategis tersebut dapat sesuai dengan harapan kita bersama sehingga harapan kita di tahun 2024 lebih baik lagi,"pungkasnya. Turut hadir Asisten I Setda Bidang Pemerintahan dan Kesra Sumsel, Edward Candra, Kepala Dinas PUBMTR Sumsel M. Affandi, Plh Kepala Dinas Pendidikan Sutoko, Biro Perekonomian Setda Sumsel Hengky Putrawan serta Kepala OPD Kota Batu.

Baca Detail
Pj Gubernur Sumsel yang juga Dirjen Bina Keuda Kemendagri, A Fatoni Jadi Narasumber Di Provinsi Jawa Timur Sumsel
17 Mar 2024 Dilihat 1026x

Pj Gubernur Sumsel yang juga Dirjen Bina Keuda Kemendagri, A Fatoni Jadi Narasumber Di Provinsi Jawa Timur

Surabaya, sumselprov.go.id- Penjabat ( Pj) Gubernur Sumatera Selatan sekaligus Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri Agus Fatoni memberikan pengarahan dan pembekalan dengan tema Bijak Mengelola Keuangan Pemerintah Daerah Untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Prestasi Siswa di Ruang Sabha Nugraha, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Sabtu (16/3/2024). "Ini satu kehormatan saya bisa berdiri disini (Provinsi Jatim) karena wilayah ini sangat besar termasuk Dinas Pendidikannya sangat besar dengan anggaran saja 8,9 triliun,"katanya. Fatoni menyebutkan anggaran yang dimiliki Dinas Pendidikan Provinsi Jatim itu luar biasa, ini pertandanya jumlah siswanya sangat besar, pegawainya besar dan tugasnya yang begitu besar. Oleh karena itu, lanjut Fatoni mengatakan Dinas Pendidikan ini harus di kelola dengan baik dan profesional sehingga harapannya bisa berdampak luas bagi pembangunan Provinsi Jatim. "Bagi saya Jatim ini kampung saya juga. Jatim yang begitu besar, provinsi yang paling diperhitungkan dari segi apapun, maka Dinas Pendidikan mempunyai peran penting,"terangnya. Fatoni mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini, dia harap kegiatan seperti ini dapat terus di lakukan  untuk mengembangkan  sumber daya manusia. "SDM  ini akan menjadi pemimpin di masa mendatang, maka peran Dinas Pendidikan sangat sentral dan penting,"imbuhnya. Selaku Dunia Pendidikan, Fatoni ingatkan Dinas Pendidikan Jatim harus menyiapkan  kader-kader yang unggul, maka sangat relevan, bagaimana membentuk SDM yang unggul, adalah peningkatan kapasitas SDM diantaranya pintar, inovatif, cerdas dan kreatif. "Ada tiga menjadi problem di peningkatan  kapasiats SDM yakni, kompetensi, komitmen dan kekompakan. Maka penyelesaiaan masalah SDM yaitu mindset, kompetensi, komitmen, kekompakan dan inovasi,"paparnya. Dalam peningakatan kapasitas SDM, lanjut Fatoni perlu juga kecakapan yang di miliki yaitu loyal, totalitas, netral, militan dan profesional. Fatoni ingatkan bagi guru-guru berikan akhlak mental yang kuat bagi anak didik. Artinya siapkan anak didik selain ilmu pengetahuan tapi juga jayang juang atau mental. "Ini tugas kita semua untuk menyiapkan kader-kader kita,"katanya. Pada kesempatan ini juga Fatoni menyampaikan bahwa di gelarnya kegiatan ini agar kinerja pendidikan ini semakin lebih baik. Fatoni menyebutkan salah satu indikator kinerjanya adalah terkait  dengan pengelolaan keuangan, jadi realisasi anggaran itu menjadi salah satu ukuran untuk mengukur kinerja. "Kinerjanya baik, realiasi anggaran juga tinggi, maka agar realisasi  tinggi diperlukan ilmu yang cukup, komitmen dan motivasi yang tinggi,"ungkapnya. "Maka hari ini diberikan penbekalan  kapasitas agar di Dinas Pendidikan Jatim kinerjanya lebih baik termasuk serapan anggarannya lebih baik dan juga output dan outcomenya,"pungkasnya. Sementara itu, Pj Walikota Batu sekaligus Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jatim, Aries Agung Paewai mengucapkan terima kasih atas kehadiran Pj Gubernur Sumsel di Kota Pahlawan, semoga membawa berkah dan memberikan dampak yang baik khususnya di dunai pendidikan di Jatim. Dia berharap kehadiran beliau memberikan angin segar bagi lingkungan dunia pendidikan Jatim, dimana beliau sebagai Pj Gubernur Agus Fatoni merasakan bagaimana pendidikan terutama pengelolaan keuangan di Dinas Pendidikan. "Kami mendapat tantangan yang luar biasa dimana ruang lingkup 38 kabupaten/kota dengan anggaran 8,9 triliun, ini tanggungjawab yang besar dengan  mengelolah anggaran yang besar dan luas wilayah tentu menjadi tantangan tersendiri,"katanya. "Nah ini kesempatan yang baik bagi kami bisa bertemu beliau apalagi saat ini sebagai Pj Gubernur sekaligus Dirjen Keuangan Daerah Kemendagri RI,  kami berharap tahun 2024 semua program kami kedepan berjalan baik lagi dan lancar," tutupnya. Turut hadir, Asisten I Setda Bidang Pemerintahan dan Kesra Sumsel, Edward Candra, Kepala Dinas PUBMTR Sumsel M. Affandi, Sekretaris Dinas Pendidikan Jatim, Suhartono serta seluruh jajaran di Dinas Pendidikan Provinsi Jatim

Baca Detail
Safari Ramadan, Fatoni Ajak BI Kembangkan Optimisme Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Sumsel
16 Mar 2024 Dilihat 737x

Safari Ramadan, Fatoni Ajak BI Kembangkan Optimisme Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Palembang, sumselprov.go.id- Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel Agus Fatoni didampingi Pj Ketua TP PKK Sumsel Tyas Fatoni menghadiri Pengajian Ramadhan 1445 H/ 2024 M Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Sumsel di Lobby Bank Indonesia Prov. Sumsel, Jumat (15/3/2024). Pj Gubernur Sumsel, Agus Fatoni menyambut baik terselenggaranya kegiatan ini. Ia berharap kegiatan ini dapat mempererat silaturahmi dan dapat mempermudah pelaksanaan tugas. "Terima Kasih BI telah melaksanakan kegiatan ini. Juga terima kasih atas kerjasama yang telah terbina dengan cukup baik dalam penanganan sosial yang baik, peningkatan berbagai kegiatan produktif yang membawa kebaikan bagi masyarakat, "ungkapnya. Seperti kolaborasi dalam berbagai program tim pengendalian inflasi yang terus dilaksanakan sehingga inflasi di Sumsel cukup terkendali, sambungnya. Dijelaskannya, Pemprov Sumsel juga terus melakukan berbagai upaya pengendalian inflasi. Antara lain melalui berbagai program gerakan serentak seperti, Gerakan Pengendalian Inflasi Serentak Se-Sumsel, Gerakan Pasar Murah Serentak Se-Sumsel. Dan juga berbagai Gerakan lainnya yaitu Pembangunan Sanitasi Serentak, Bedah Rumah Serentak, dan telah mencanangkan penanganan stunting serentak Se-Sumsel. Dan yang akan datang dilaksanakan Mudik Gratis Pemprov Sumsel. "Upaya-upaya menjaga ekonomi di Sumsel terus dilakukan, mulai dari pembangunan, dan juga terjaganya iklim kondusif di Sumsel. Terima kasih kepada semua pihak atas semangat dan kerja samanya. Tumbuh kembangkan optimisme semangat berjuang dan mudah memberi sehingga masyarakat optimis dalam menghadapi kehidupannya, "ujarnya. Dalam bulan Ramadan ini, Fatoni mengajak semua pihak menjaga kekeluargaan serta terus melakukan evaluasi diri dalam kebaikan dan memperbaiki diri. Sehingga diharapkan dapat dengan mudah mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan menjaga nama baik Sumsel. Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumsel, Ricky Perdana Gozali melaporkan kegiatan ini merupakan salah satu program Ramadan Berkah Bersama Insan Bank Indonesia (Rabbani) yang dikaitkan dengan program budaya kerja BI dalam memperkuat spritual kepimimpinan dan mempererat kekeluargaan. Selain itu, BI juga akan melaksanakan program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) yaitu Bank Indonesia telah menyiapkan kebutuhan uang pecahan yang sesuai untuk masyarakat dan memastikan kesiapan perbankan dalam layanan kas kepada masyarakat selama periode Ramadhan dan Idul Fitri 2024 bertema bijak gunakan rupiah di bulan penuh berkah. "Kali ini BI Sumsel akan menyediakan layanan penukaran uang pada 145 titik  dengan bekerjasama dengan perbankan lainnya sehingga akan mempermudah masyarakat dalam menukar uang," Jelasnya. Selain itu, pihaknya akan  melakukan susur Sungai Musi bekerjasama dengan TNI AL dalam menjangkau daerah blank spot yang kesulitan mendapatkan penukaran uang cash. "Kami juga ada BI Peduli mudik yaitu dengan menyediakan penukaran cash keliling di pusat perbelanjaan modern, bandara, stasiun LRT, Rest Area Tol Kayu Agung. Dan cash keliling area BKB, " Tandasnya. Pihaknya juga menghimbau agar masyarakat berpartisipasi  menjaga kestabilan harga pasaran setiap produk dengan cara belanja sesuai kebutuhan tidak berlebihan. "TPID Sumsel akan berusaha agar harga-harga tidak bergerak dengan tinggi. Turut hadir Sekda Sumsel, Ir. S. A. Supriono, Forkopimda Sumsel, Ketua Persatuan Istri Pegawai BI Sumsel, Tias Purianti, dan Para kepala OPD Sumsel.

Baca Detail
Dongkrak Investasi Sumsel, Pj Gubernur A. Fatoni Dukung Pengembangan PT OKI Pulp and Paper Sumsel
15 Mar 2024 Dilihat 2463x

Dongkrak Investasi Sumsel, Pj Gubernur A. Fatoni Dukung Pengembangan PT OKI Pulp and Paper

Palembang, sumselprov.go.id- Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel Agus Fatoni menerima kedatangan jajaran direksi PT OKI Pulp and Paper untuk bersilaturahmi di ruang rapat Gubernur, Jumat (15/3/2024) sore. Dalam kunjungan singkat itu A. Fatoni mengungkapkan komitmennya mendukung pengembangan PT OKI Pulp and Paper untuk mendongkrak investasi di Sumsel. Menurut Fatoni dirinya serius mendukung agar investasi di Sumsel meningkat dan lebih baik kedepan. "Kami sangat mendukung semua investasi di Sumsel. Karena itu jika ada kendala kita akan segera carikan solusinya," ujar Pj Gubernur Fatoni. Menurut Fatoni terkait pembukaan penerbangan rute Palembang-Singapura untuk menarik investasi lebih banyak di Sumsel sudah disampaikannya ke Menteri Perhubungan (Menhub). Beberapa rute domestik dari Palembang ke Batam, Semarang dan lainnya sudah mendapat persetujuan. Namun untuk luar negeri masih akan dikaji kembali. "Argumen dari PT Pulp ini bagus sekali. Jika bisa disertai data berapa peluangnya untuk menarik investasi tentu akan menjadi pertimbangan pusat," ujarnya. Sementara itu mengenai kendala realisasi investasi akibat adanya pendangkalan di kawasan Air Sugihan, Pj Gubernur Agus Fatoni mendorong PT Pulp and Paper bersama Dinas Kelautan dan Perikanan Sumsel untuk berkoordinasi ke Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) RI. Dengan demikian rencana kegiatan pendalaman Alur Muara Sungai Sugihan dalam rangka keselamatan Pelayaran dapat segera direalsiasikan. Sehingga mendukung pertumbuhan investasi di Sumsel. Selain membahas soal investasi, dalam kesempatan itu Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni juga mendorong agar PT OKI Pulp and Paper meluaskan jangkauan CSR mereka tak hanya di ring 1. Namun juga beberapa daerah terdampak kegiatan usaha dari PT OKI Pulp and Paper lainnya. Menurutnya di Pemprov Sumsel  ada forum CSR. Iaoun mempersilakan PT OKI Pulp and Paper untuk berkontribusi disana agar CSR yang disalurkan lebih terkoordinir. Sehingga beberapa program-program seperti pengendalian inflasi, penurunan angka stuntkng. penurunan angka kemiskinan dna kemiskinan ekstrem dapat diatas secara bersama-sama dengan efektif. Sementara itu Kuasa Direksi PT OKI Pulp and Paper Mills, Gadang Harto Hartawan menjelaskan bahwa berdasarkan laporan kegiatan penanaman modal (LKPM) terhitung hingga Q4 Tahun 2024 yakni Nikai investasi existing mills untuk Pabrik Pulp dan Seaport sebesar Rp54.871.899.419.388 dan Pabrik Tissue sebesar Rp11.843.519.396.025 atau total Rp66.715.409.815.413. Adapun proyek pengembangan yang saat ini, pertama yakni rencana investasu project phasa II (pabrik pulp) Rp33.976.130.874.000, kemudian realisasi i vestasu phasa II sebesar Rp9.652.972.744.672. Selanjutnya adalah investasi project phasa III (hilirisasi industri kertas dan tissue ) Rp36.386.130.000.000. "Pengembangan OKI Pulp and Paper ini kita bagi II phasa. Namun untuk pengenbangan phasa III dan IV ada kendala-kendala. Untuk itulah kita sampaikan untuk meminta bantuan Pemda mensupport kami agar dapat melanjutkan proyek pengembangan phasa III senilai Rp36 T lebih," jelas Gadang. Hadir dalam kesempatan itu Direktur PT OKI Pulp and Paper Efendy,  Assisten II Pemprov Sumsel Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Basyaruddin, Kepala Bappeda Sumsel Regina Ariyanti, serta sejumlah Kepala OPD terkait di lingkungan Pemprov Sumsel.

Baca Detail
Respon Permintaan Menhub, Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni Usulkan Beberapa Upaya Tingkatkan Penggunaan LRT Sumsel
15 Mar 2024 Dilihat 836x

Respon Permintaan Menhub, Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni Usulkan Beberapa Upaya Tingkatkan Penggunaan LRT

Palembang, sumselprov.go.id- Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel Agus Fatoni menghadiri secara virtual rapat bersama Menteri Perhubungan RI dalam rangka Optimalisasi Angkutan Umum Bus By The Service & LRT. Rapat juga dihadiri oleh Asisten II Ekonomi dan Pembangunan, Ir. Basyaruddin, S.T.,M.T.,M.Sc., dan Para Kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumsel di Sumsel Command Center, Jumat, (15/3/2024). Pj Gubernur Sumsel, Agus Fatoni mengusulkan beberapa hal guna meningkatkan penggunaan LRT di Sumsel antara lain terkait penggunaan mobil bus pada beberapa rute yang masih kosong untuk digunakan bis kecil agar operasional tidak besar dan pemenuhan penumpang dapat lebih maksimal. "Selain itu, kita bisa diskusikan agar dibuka ruang penganggaran yang bisa bersumber dari APBD provinsi. Penambahan feeder dirasa penting sehingga kami juga siap berkoordinasi dengan perusahan di Sumsel dengan dana-dana yang bersumber dari CSR dan kemehub melalui BUMN dan dunia usaha,"jelasnya. Selain itu, pengembangan Jakabaring juga bisa dilakukan melalui dana yang bersumber bersama dari CSR BUMN. Untuk optimalisasi pemanfaatan LRT perlu dilakukan penambahan tempat parkir di Jakabaring dan cinde. Dan untuk jangka panjang pengembangan ini perlu dikaji dan lakukan bersama-sama. "Saat ini juga sedang dilakukan pengembangan wisata kota Palembang, ini juga bisa memperbaiki tingkat penumpang di LRT, masifkan LRT dengan berkunjung ke kunjungan wisata dengan LRT, masif memperkenalkan LRT ke anak-anak sekolah, serta sosialisasi kepada masyarakat,"katanya. Fatoni berkomitmen meneruskan kebijakan yang sudah ada. Untuk itu, Ia menghimbau ASN, BUMN, BUMD untuk terus mendorong berbagai penyelenggaraan event-event daerah dan nasional sehingga pemanfaatan LRT juga dapat dioptimalkan. "Pemprov Sumsel siap membantu dan mendukung kebijakan-kebijakan yang akan dihasilkan dalam kegiatan ini serta akan menyiapkan anggaran yang diperlukan, " Katanya. Terutama terkait pengembangan Jakabaring karena terkait LRT. Perlu ada kebijakan dari pemprov dan pemkot agar angkutan ini lebih diinginkan masyarakat serta tetap nyaman dan bermanfaat. "Kami menunggu arahan apa yang bisa kami lakukan. Oleh karena itu, saya mendukung agar kajian ini dapat ditetapkan bersama agar semua sinergi dan pemanfaatannya dapat dilakukan secara optimal, " Tandasnya. Sebelumnya, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, mengungkapkan rapat ini dilakukan dalam rangka evaluasi progres penggunaan LRT dan feeder di Kota Palembang. Budi mengajak Pemprov Sumsel dan Pemkot Palembang terus konsisten mendukung pengelolaan dan pemanfaatan LRT. "Kita harap kita akan meningkatkan layanan yang telah kita berikan, dengan terus memberikan harga-harga khusus dan bahkan mengembangkan feeder karena mayoritas penumpang menggunakan feeder, "ujarnya. Selain itu, Pemanfaatan program Bus by The Service (BTS) di Palembang dinilai telah berjalan dengan baik atas kerjasama yang baik dengan melibatkan Prof. Erika Buchari yang merupakan pakar atau pengamat transportasi dari Akademisi Universitas Sriwijaya. "Palembang telah mendapatkan subsidi dari Kemenhub dalam upaya optimalisasi pemanfaatan LRT dibanding kota lainnya. Sehingga wajib bagi kita untuk memberikan contoh bagi kota lainnya,"katanya. LRT merupakan Legacy kita bersama, oleh sebab itu, Budi mengajak Pemprov Sumsel dan Kota Palembang menjaga dan merawat bersama LRT bersama feeder-feeder yang ada dengan baik. Dalam kesempatan tersebut, juga dibahas overview kinerja pelayanan penumpang dan feeder LRT Sumsel, permasalahan feeder LRT Sumsel, dan pemaparan layanan BTS Trans Musi Palembang serta berbagai percepatan reformasi angkutan kota Palembang. Turut hadir secara virtual Pj Walikota Palembang, Ratu Dewa.

Baca Detail
Tyas Fatoni Buka Bazar Ramadhan dan Pasar Murah, Warga Ramai Antri Beras Sumsel
15 Mar 2024 Dilihat 740x

Tyas Fatoni Buka Bazar Ramadhan dan Pasar Murah, Warga Ramai Antri Beras

Palembang, sumselprov.go.id- Dalam rangka menyediakan bahan pokok murah ditengah Bulan Suci Ramadhan 1445 H, Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Selatan bekerjasama dengan Dinas Perdagangan Provinsi Sumatera Selatan menggelar Bazar Ramadhan dan Pasar Murah di halaman Kantor DWP Provinsi  Sumsel, Jum'at (15/3/2024) Mengingat Bazar Ramadhan dan Pasar Murah hanya dilaksanakan satu hari di halaman Kantor DWP Prov. Sumsel, terlihat antusias tinggi dari masyarakat mengantri untuk mendapatkan beras murah yang terdapat pada bazar dan pasar murah tersebut dengan harga Rp52.000/5 Kg. Usia mengunjungi setiap tenant dan bertegur sapa dengan pelaku usaha dan masyarakat yang hadir pada Bazar Ramadhan dan Pasar Murah tersebut, Tyas Fatoni menjelaskan kepada awak media tujuan digelarnya kegiatan tersebut dalam rangka untuk menyediakan keperluan bahan pokok masyarakat dalam memenuhi kebutuhan mereka di Bulan Suci Ramadhan, dimana mayoritas kebutuhan bahan pokok mengalami kenaikan harga. "Kita gelar ini untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok mereka dibulan suci Ramadhan dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga di pasar. Selain itu kami juga sebagai pemerintah ingin hadir ditengah masyarakat untuk menyediakan kebutuhan pangan tersebut", ucapnya kepada awak media. Ia juga berharap semoga kegiatan serupa dapat terus digelar oleh pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhannya. "Harapan kami, semoga ini bukan yang terakhir untuk diselenggarakan. Semoga pemerintah terus dapat hadir dalam membantu masyarakat", ujarnya mengakhiri wawancara. Selain Beras, ada juga komoditas lain yang dijual pada bazar dan pasar murah tersebut. Diantaranya Minyak Goreng, Daging Kerbau, 50 Paket Sembako Alfamart, Telur Ayam, Bawang Merah, Bawang Putih, Cabe, Tomat, Pempek, Kelempang Gula Pasir, Lauk Masak dan lain sebagainya. Turut hadir Plt. Ka. Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel, Henny Yulianti, S.IP., MM dan Para Anggota TP PKK Prov. Sumsel.

Baca Detail
Sekda Supriono Safari Ramadhan Bersama Pemprov Sumsel dan Bank Sumsel Babel Sumsel
15 Mar 2024 Dilihat 665x

Sekda Supriono Safari Ramadhan Bersama Pemprov Sumsel dan Bank Sumsel Babel

Palembang, sumselprov.go.id- Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, SA Supriono menghadiri ibadah Sholat Isya dan Tarawih bersama Pemerintah Provinsi Sumsel dan Bank Sumsel Babel di Lobby Bank Sumsel Babel Kantor Pusat,  Kamis (14/3/2024) malam. Hadir juga pada kesempatan itu Pj Ketua TP PKK Provinsi Sumsel, Tyas A Fatoni, Ketua DPRD Provinsi Sumsel, Hj RA Anita Noeringhati, Komisaris Utama Bank Sumsel Babel, Eddy Junaidi AR serta jajaran Komisaris dan Direksi Bank Sumsel Babel lainnya. Dalam sambutannya Supriono mengajak semua hadirin untuk bersama mensyukuri nikmat Allah SWT. Atas nama Pemprov Sumsel, Supriono juga menyampaikan apresiasi kepada Bank Sumsel Babel yang telah menjadi tuan rumah kegiatan tersebut. "Terima kasih kepada Bank Sumsel Babel. Semoga rangkaian ibadah kita di bulan Ramadhan ini diterima Allah SWT," ucapnya. Sementara itu, Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Achmad Syamsudin menyampaiakan bahwa keluarga besar Bank Sumsel Babel sangat berterima kasih karena dipercaya menjadi ruan rumah kegiatan sholat Isya dan Tarawih berjamaah. Achmad Syamsudin mengatakan, Bank Sumsel Babel juga melaksanakan berbagai kegiatan selama bulan Ramadhan tahun ini seperti pengajian, buka puasa bersama dan lainnya serta promo mudik gratis ke Kota Lubuk Linggau dan Provinsi Lampung. "Selain itu, Bank Sumsel Babel juga terus menggulirkan program pencegahan stunting, pengentasan kemiskinan dan pengendalian inflasi. Di bulan Ramadhan ini kita juga mengadakan pelayanan penukaran uang baru serta program zakat," ujarnya. Disela ibadah Sholat Isya dan Tarawih bersama di isi juga dengan kegiatan ceramah agama oleh Ustad Ahmad Mizan dan penyerahan santunan kepada anak-anak panti asuhan. Turut hadir Forkopimda Provinsi Sumsel serta para kepala OPD Provinsi Sumsel.

Baca Detail
Pj Gubernur Agus Fatoni Hadiri Rakorsus Antisipasi Karhutla Bersama Sejumlah Menteri Sumsel
14 Mar 2024 Dilihat 633x

Pj Gubernur Agus Fatoni Hadiri Rakorsus Antisipasi Karhutla Bersama Sejumlah Menteri

Jakarta, sumselprov.go.id- Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni mengikuti Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di gedung Manggala Wanabakti Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Kamis (14/3/2024) pagi. Rakorsus dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto. Dalam kesempatan itu Pj Gubernur Agus Fatoni mengatakan rakorsus tersebut dia memaparkan langkah-langkah dan program penanganan karhutla yang dilakukan Pemprov Sumsel. "Nah tahun ini kita tetap melakukan langkah-langkah seperti pada tahun lalu, meniru pola pada tahun lalu dengan tetap meningkatkan dan mengoptimalkan sejak awal sehingga penanganannya bisa lebih efektif lagi", katanya. Fatoni optimis Pemprov Sumsel  ke depan akan  lebih baik lagi dalam penanganan karhutla. "Tahun lalu kita mendapatkan apresiasi dari KLHK dalam penanganan karhutla, untuk itu tahun ini tentu kita akan lebih baik,” harapnya. Fatoni menjelaskan dalam Rakorsus karhutla ini, dia pun menyampaikan rekomendasi bagi pemerintah pusat. "Tadi kita ada sampaikan pula rekomendasi yang. Perlu strategi dan rencana yang baik melalui penyiapan anggaran, penyiapan personil, kemudian sarana prasarana, termasuk koordinasi di semua stakeholder yang ada harus diperkuat,”  tandasnya. Sementara itu Menko Polhukam memberikan beberapa catatan atas laporan dari sejumlah provinsi yang terdampak karhutla.  "Menyikapi karhutla dan el nino tahun ini yang diprediksi masih akan terjadi hingga akhir tahun. Maka kita harus mengambil langkah lebih masif sehingga kita menegaskan kembali komitmen seluruh kementerian lembaga, untuk semakin meningkatkan kerjasama dan saling bahu membahu dalam peningkatan upaya penanggulangan karhutla,” kata Hadi Tjahjanto. Dikatakan, berdasarkan prediksi BMKG musim kemarau akan terjadi pada bulan Juni-Juli namun masih normal. Sedangkan pada bulan Maret masih akan terjadi hujan, dan curah hujan pada bulan April masih terjadi. "Pada bulan Mei curah hujan akan berkurang di Sumatera. Pada bulan Juni, Juli, Agustus, September harap diwaspadai akan terjadi potensi karhutlah di Sumsel, Riau, Kalteng. Untuk Jawa-Bali-NTB musim kering akan lebih dulu terjadi,” terangnya. Oleh karenanya Hadi Tjahjanto mengingatkan agar para Kepala Daerah yang wilayahnya berpotensi karhutla agar lebih waspada dan siaga darurat sejak awal. "Lakukan monitoring dan evaluasi kegiatan di lapangan agar upaya penanggulangan karhutla selaras dengan pemerintah daerah setempat. Berikan juga pendampingan bagi masyarakat petani tentang teknologi dan sosialisasi karhutla,” pungkasnya. Sementara itu Menteri Dalam Negeri (Mendagri)Tito Karnavian yang memberikan masukan agar dalam penanganan karhutla, selain pencegahan yang perlu mendapat perhatian adalah mitigasi pemadaman, dan penanganan pasca bencana. “Pemerintah daerah perlu membuat regulasi penanggulangan bencana, perencanaan anggaran, dan perluasan BPBD hingga ke daerah-daerah,” ucap Tito. Adapun para menteri yang hadir diantaranya  Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Abdullah Azwar Anas, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian juga para pimpinan lembaga/badan, serta diikuti pula para Kepala Daerah yang wilayahnya berpotensi terjadi karhutla.

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.