Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Pj Gubernur Fatoni Dorong Akselerasi Program Prioritas Daerah Melalui Website Posko Ekonomi Prabumulih
Palembang. Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel Agus Fatoni meLaunching dan mengapresiasi Website Posko Ekonomi Kota Prabumulih, Penanganan Kemiskinan Ekstrem, Inflasi dan Stunting bertempat di Pendopo Rumah Dinas Walikota Prabumulih, Jumat (22/3/2024). Fatoni harapkan inovasi dan terobosan ini bisa ditiru masyarakat lain. Dengan begitu seluruh program prioritas pemerintah dapat terkoordinasi, dapat dimonitor dengan baik dan dapat ditindaklanjuti jika ada masalah. "Ini sebagai bentuk keterbukaan informasi dan bisa akses dan diketahui secara luas. Serta merupakan tindak lanjut percepatan program prioritas yang telah dicanangkan bersama, " Ujarnya. Penanggulangan bencana karhutla dan banjir, penanganan stunting, penanganan kemiskinan ekstrem, pemilu dan pilkada dan kegiatan lainnya yang perlu jadi prioritas telah tercapai dengan baik berkat kerjasama kita semua, tambahnya. "Capaian Provinsi Sumsel cukup membanggakan kemudian yang diraih ini perlu kita ditingkatkan. Pertumbuhan ekonomi kita tertinggi kedua di Sumatera, inflasi cukup terkendali, IPM baik, penurunan stunting terbaik nasional dan juga kemiskinan ekstrem yang mengalami penurunan tercepat di Pulau Sumatera, " Jelasnya Fatoni mengajak semua pihak bekerjasama dan berkolaborasi dalam percepatan program prioritas daerah. Setiap Gerakan-gerakan serentak terus kita lakukan, antara lain Gerakan Bedah Rumah Serentak, pembangunan sanitasi serentak, dan penanganan stunting serentak dengan orang tua angkat serentak. "Mari kita maksimalkan kebaikan dan informasinya disebarluaskan ke masyarakat sehingga publikasi pembangunan dan inovasi Sumsel akan menutupi berita hoax dan hate speech yang beredar, " Katanya. Penanganan stunting serentak dengan orang tua asuh diharapkan akan membuat Sumsel terbebas dari stunting. Disamping itu, hal ini juga perlu dilakukan dengan edukasi pencegahan stunting sedini mungkin pada ibu hamil dan remaja yang akan menikah. Pj Walikota Prabumulih, H. Elman, S. T., M. M., melaporkan berdirinya website posko ekonomi ini diinisiasi atas saran dan masukan dari Forkopimda dalam rangka mendukung program pemerintah pusat dan daerah dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem, pengendalian inflasi dan menurunkan stunting. "Kami mencoba hal ini dan sudah dilakukan. Posko ekonomi ini memiliki data akurat by name by address dan diharapkan jika ada pelaporan maka akan ada tindak lanjut, " Katanya. Platform ini digunakan untuk memantau langsung perkembangan penanganan kemiskinan ekstrem, inflasi, dan stunting oleh instansi terkait dan dapat diakses melalui perangkat Android. Dengan data dan hasil monitoring yang disampaikan oleh OPD terkait sehingga kelengkapan dan ketepatan informasi di website ini tetap terjaga. Diungkapnya, di Prabumulih terdapat 127 KK rakyat miskin, diantaranya 7 rumah ada yang benar-benar tidak layak huni di tanah sendiri dengan didukung CSR BSB, dan juga akan ada bantuan perbaikan rumah dari Baznas dan Pertamina. "Tujuan posko ekonomi ini kita bisa melihat apa isi data yang dibutuhkan dan update di websitenya. Sehingga OPD terkait bisa melihat dan menjalankan program-program yang tepat sasaran sesuai permasalahan yang ada, " Katanya. Kepala Kajati Sumsel diwakili Asisten Pidana Militer Kejati Sumsel, Kol. Chk Askari, SH, MM., ungkapkan platform ini sebagai pusat informasi dan kolaborasi serta wujud kesungguhan Forkopimda untuk menuntaskan program prioritas nasional bersama sehingga pertumbuhan ekonomi dapat terjaga lebih baik. "Dengan Website ini kita mendapatkan ruang untuk berkolaborasi antar pemangku kepentingan dan masyarakat dalam menyelesaikan masalahnya. Manfaatkan posko ekonomi ini untuk menjadi bermanfaat bagi masyarakat Prabumulih dan masyarakat umum, " Pungkasnya. Turut hadir PJ Sekretaris Daerah Kota Prabumulih Aris Priadi, S.H., M.Si, Forkopimda Kota Prabumulih, Direktur Operasional BSB, Arief Yulianto, Para Kepala OPD Sumsel.
Sumsel
Sekda Supriono Ingatkan OPD/Dinas Selalu Update Data Agar Masyarakat Mudah Mengakses Informasi yang Dibutuhkan
Palembang, 22 Maret 2024. Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan , Ir. S.A Supriono membuka Rapat Koordinasi (Rakor) peningkatan kualitas keterbukaan informasi publik Provinsi Sumatera Selatan di Ruang Rapat Bina Praja Prov. Sumsel. Dalam kesempatan itu, ia berharap raport penilaian keterbukaan informasi publik Pemerintah Provinsi Sumsel tahun 2024 dapat lebih baik dibanding tahun sebelumnya. "Tentunya hal tersebut dapat tercapai jika kita semua dapat bekerja secara maksimal dalam melakukan updating data terkait dengan Keterbukaan Informasi Publik. Maka saya harap setelah selesai kegiatan ini, Bapak/Ibu sekalian dapat selalu mengupdate data dan bekerja dengan baik serta tepat waktu dalam melaporkan ke pusat", ungkapnya. Ia juga menilai bahwa saat ini masyarakat membutuhkan sebuah wadah atau portal besar yang mudah untuk diakses agar mendapatkan semua informasi yang dibutuhkan, dimana wadah tersebut harus memiliki informasi lengkap dari keseluruhan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Sumsel disetiap dashboardnya. Berkaitan dengan belum adanya portal tersebut, Ia meminta agar seluruh sekretaris OPD untuk sementara harus proaktif untuk melaporkan updating data ke Dinas Kominfo agar keterbukaan publik ini dapat terlaksana dengan baik. "Semua kegiatan harus diupdate dan komunikasi harus lancar antar satu sama lain, Saya harap para sekretaris untuk dapat mencermati semua peraturan tentang keterbukaan informasi publik ini. Hal - hal berkaitan dengan updating data yang belum baik dapat dikoordinasikan agar menjadi lebih baik lagi", ujarnya. Mengakhiri sambutannya ia berharap semua peserta dapat mengikuti kegiatan asistensi peningkatan keterbukaan informasi publik sebaik - baiknya. Sementara itu, Kadis kominfo Prov. Sumsel, Rika Efianti, SE, MM melaporkan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan ditahun 2023 mengalami penurunan yang sebelumnya ditahun 2022 Informatif menjadi belum masuk kualifikasi. Berkaitan hal tersebut, Rika menyampaikan bahwa saat ini PPID Sumsel menerima kedatangan Tim Asistensi Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri dalam rangka rapat koordinasi asistensi peningkatan kualitas keterbukaan informasi publik pemerintah provinsi sumatera selatan tahun 2024. "Adapun tujuannya yaitu pengimplementasian undang - undang No. 14 Tahun 2008 untuk mewujudkan peningkatan kualitas PPID sebagai pusat pelayanan informasi bagi masyarakat sumsel demi terwujudnya sumsel informatif", ungkap Rika dalam rapat. Turut hadir Tim Asistensi Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri, A. ErnawatiAB, S.E., M.A, Fitri Yulia Ekawaty, S.E, Hasta Tama Tasman, S.Tr.IP, Putri Bunga Kasih, S.Tr.IP dan Para Sekretaris OPD dilingkungan Pemprov Sumsel.
Sumsel
Tingkatkan Kunjungan Wisatawan ke Sumsel, Pj Gubernur Agus Fatoni Launching Calendar Of Event South Sumatra 2024
Palembang. Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Sumsel Edward Chandra secara resmi launching Calender Of Event South Sumatra 2024. Launching ini berbarengan dengan launching kegiatan Road to Festival Sriwijaya 2024, yang diadakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumsel (Disbudpar) di Pelataran Monpera Palembang, Kamis (21/3/2024). Dalam kesempatan itu Pj Gubernur Agus Fatoni dalam sambutannya yang dibacakan Edward Chandra sangat mengapresiasi dan mendukung Launching Calender Of Event South Sumatra 2024 ini. Menurutnya momen ini harus terus dilanjutkan dengan kerja keras, kerja cerdas dan kerja bersama. Pembentukan ekosistem pariwisata yang baik dapat dirintis melalui gotong royong antar stakeholder terkait dan pemanfaatan teknologi. "Kita mempunyai potensi yang besar untuk masuk ke industri ini, baik di bidang kuliner, bidang kerajinan, fashion dan masih banyak lagi. Semoga ini bisa memberikan dampak positif dalam mengembangkan dan menarik minat wisatawan yang berkunjung ke Sumatera Selatan," ujarnya. Bersamaan peluncuran Calender Of Event South Sumatra 2024 ini diadakan pula event Festival Sriwijaya yang telah masuk sebagai Karisma Event Nusantara (KEN) 2024 yang akan dilaksanakan pada 21-23 Juni 2024. Dalam kegiatan tersebut akan digelar berbagai pertunjukan antara lain Kongres Kebudayaan Sumatera Selatan, Srivijaya Writers Festival, Sriwijaya Heritage Walk, Pertunjukan Sendratasik "The Spirit of Sriwijaya, hingga Pertunjukan Seni Budaya dari 71 Kabupaten/Kota se-Sumatera Selatan dan Pameran Ekonomi Kreatif. "Untuk itu Saya mengajak mari sama-sama kita ramaikan dan sukseskan event tersebut," tambahnya. Agus Fatoni mengharapkan berbagai event wisata yang digelar harus mengandung unsur apa yang dilihat, apa yang yang dilakukan dan apa yang dihasilkan sehingga dapat memuaskan para wisatawan yang datang untuk menghasilkan efek ganda pada berbagai sektor yang ada di Sumatera Selatan masyarakat dapat tumbuh signifikan. “Diharapkan event ini akan mendapatkan dampak ekonomi bagi masyarakat seperti pedagang kaki lima, warung kelontongan, hingga bisnis kelas atas seperti restoran, perhotelan,” imbuhnya. Begitupun bagi para pelaku ekonomi diharapkan dapat mengatur strategi untuk meningkatkan nilai keuntungan dari usaha mereka, Serta berpartisipasi mensukseskan event yang diselenggarakan. "Mari kita ciptakan suasana kondusif sehingga tamu kita betah tinggal di Sumatera Selatan untuk menyaksikan kegiatan yang kita selenggarakan," harapnya. Di penghujung sambutannya, Edward Chandra mengharapkan kegiatan inj menjadi media promosi berbagai jenis produk Sumsel. "Sekali lagi selamat dan sukses atas diselenggarakannya Launching Calender Of Event South Sumatra 2024 , semoga kegiatan ini bisa membangun ekonomi UMKM untuk lebih berkembang dan maju dan dapat dikenal sampai ke tingkat nasional maupun internasional," jelasnya. Launching ini ditandai dengan pemukulan rebana dilanjutkan dengan pelepasan balon sebagai rangkaian dari Road to Festival Sriwijaya 2024. Calender Of Event South Sumatra 2024 merupakan sarana promosi untuk mendorong Daerah Kabupaten dan Kota menyelenggarakan kegiatan berkualitas dan konsisten dalam pelaksanaannya.
Sumsel
Buka Forum Konsultasi RKPD 2025, Sekda Supriono Sampaikan 4 Program Prioritas Pembangunan Daerah
Palembang. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Sekda Prov. Sumsel, Ir. S.A Supriono menghadiri dan membuka Forum Konsultasi Publik RKPD Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2025 dilaksanakan di Ruang Rapat Dapunta Hyang Lantai III Bappeda Prov. Sumsel pada kamis, 21/3/2024. Dalam forum tersebut disampaikan oleh Sekda Prov. Sumsel, Ir. S.A Supriono bahwa ada 4 (empat) program prioritas pembangunan daerah untuk tahun 2025, yaitu Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Meningkatkan Infrastruktur dan Ekonomi Kerakyatan, Meningkatkan Kualitas Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Bencana, Meningkatkan Reformasi Birokrasi dan Trantibum. Dilanjutkannya dalam menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) harus dilakukan pembahasan serta diskusi yang melibatkan semua unsur pemerintah dan masyarakat tentang semua permasalahan dan potensi yang ada di Sumsel yang harus diselaraskan dengan rencana kerja nasional dan tema pembangunan daerah tahun 2025. "RKPD yang kita buat akan lebih baik jika didasarkan oleh usulan dari berbagai pihak dan setiap lapisan masyarakat", ujar Sekda. Ia juga melaporkan bahwa ditahun 2023 Pemprov Sumsel telah berhasil mencapai beberapa capaian yang cukup baik diantaranya Pertumbuhan Ekonomi Sumsel tahun 2023 berada diatas nasional dengan angka 5,08% menjadikan Sumsel tertinggi kedua dipulau Sumatera; dan Terkendalinya Inflasi Sumsel pada Februari 2024 dengan angka 3,15% yang mengalami penurunan dibandingkan bulan Januari 2024 sebesar 3,35%. Namun demikian, Sekda meminta agar RKPD Tahun 2025 dapat mengakomodir beberapa permasalahan yang harus menjadi perhatian, diantaranya Tingkat kemiskinan Sumsel yang masih lebih tinggi dibanding nasional sebesar 11,78% ditahun 2023, Tingkat Kemiskinan Ekstrim Tahun 2023 1,29% yang masih berada diatas nasional, dan Stunting yang belum mencapai target nasional. "Terhadap indikator yang belum baik tersebut perlu kolaborasi seluruh pemangku kepentingan serta strategi yang tepat, efektif, dan efisien untuk mengatasinya secara cepat", ungkap sekda dalam forum. Selain itu, Sekda juga mengungkap bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan telah menetapkan beberapa target yang harus dicapai pada tahun 2025 yaitu Pertumbuhan Ekonomi Tumbuh sebesar 6% ; PDRB per Kapita (ADHB) naik menjadi Rp80,77 - Rp80,99 juta; Tingkat kemiskinan turun menjadi 9,37 - 10,37% ; Tingkat pengangguran terbuka turun menjadi 3,83 - 3,95% ; Indeks Modal Manusia sebesar 0,53 ; dan Giro Rasio turun menjadi 0,316 - 0,320. Adapun Tema Pembangunan Tahun 2025 yaitu Penguatan Daya Saing Daerah Menuju Sumatera Selatan Yang Unggul dan Terdepan. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Prov. Sumsel, Regina Ariyanti dalam forum tersebut. Ia juga mengungkap dalam capaian indikator makro tahun 2023 yang lalu, masih terdapat beberapa target yang belum tercapai diantaranya Pertumbuhan Ekonomi, Indeks Pembangunan Ekonomi Inklusif, Indeks Pembangunan Gender, Indeks Pemberdayaan Gender, dan Indeks Reformasi Birokrasi. Dimana ia berharap semoga semua target indikator tersebut dapat tercapai pada tahun - tahun selanjutnya. Turut hadir Para Kepala OPD Prov. Sumsel dan Para Kepala Bappeda 17 Kab/Kota (secara virtual).
Sumsel
Kelola JSC Secara Mandiri, Setneg Studi Banding Regulasi Tata Kelola Wisma Atlet oleh Pemprov Sumsel
Palembang. Sekda Sumsel, Ir. S. A. Supriono menerima Kunjungan Tim Kementerian Sekretariat Negara dalam rangka Koordinasi dan Studi Banding Proses Peralihan Pengelolaan Wisma Atlet Jakabaring Sport City (JSC) Palembang bertempat di Ruang Rapat Sekda Sumsel, Kamis, (21/3/2024). Supriono ungkapkan pengelolaan komplek JSC murni dikelola oleh BUMD dan pengelolaannya dikomersilkan untuk mendukung tata kelola JSC. Diungkapnya, JSC didirikan untuk mendukung terlaksananya perhelatan olahraga Asean Games dengan investasi dana Triliunan Rupiah untuk sekitar 22 venue olahraga. "Pengelolaan JSC ini dialihkan kepada BUMD agar komplek JSC dapat dikelola dengan baik. Kita mengetahui bahwa banyak daerah membangun komplek olahraga dan akhirnya terbengkalai dan tidak terpakai sehingga cenderung mangkrak, " Ujarnya. Oleh sebab itu, agar hal ini tidak terjadi Pemprov Sumsel mendirikan BUMD PT JSC untuk pengelolaan komplek olahraga ini secara profesional dengan wakil Pemerintah yaitu komisaris dalam perusahaan tersebut. "Dengan berdirinya BUMD itu kami memberikan kewenangan secara penuh dalam pengelolaannya bahkan Pemda juga sewa jika ingin menggunakannya, " Jelasnya. Ada beberapa tempat yang disewakan di Komplek JSC antara lain dining Hall dan semua venue juga disewakan ke umum untuk kegiatan apapun dan bisa juga untuk rekreasi yang dananya didapatkan melalui biaya parkir. "Dan alhamdulillah, komplek JSC ini terpelihara dengan baik namun dengan perjanjiannya jika terjadi kerusakan yang prinsip tidak dplapat ditanggulangi JSC itu berarti kami investasi pada penyertaan modal disana," Tambah Supriono. Bahkan, PT JSC juga direncanakan akan diubah menjadi perseroda kedepannya menyesuaikan regulasi terbaru. Sehingga semua pemerintah kab/kota di Sumsel juga dapat berinvestasi sebagai pemilik modal. "Pengelolaan Wisma Atlet di JSC biasanya dipergunakan untuk berbagai event olahraga dan lainnya termasuk juga dimanfaatkan untuk event-event khusus tertentu, " Tandasnya. Kepala Biro Umum Setneg RI, Haikal Deni Mansyur, mengungkapkan tujuan kegiatan ini ingin melakukan studi pendahuluan terkait pengelolaan wisma atlet di PT JSC dalam hal pemanfaatan infrastruktur untuk pengelolaan Wisma Atlet di Jakarta. "Kami ingin pahami regulasinya setelah untuk Asean Games dan bagaimana pengelolaannya jika untuk disewakan bagi. Dan ingin mengetahui mekanisme tata kelola BUMD dan pemanfaatnya setelah diserahkan dari Kementerian PUPR ke Pemprov dan pemprov ke BUMD, " Tuturnya. Turut hadir Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Ir. Basyaruddin Akhmad, M.S., Kadispora Sumsel, H. Rudi Irawan, S.Sos., dan Kadis Perkim Sumsel, Ir. H. Novian Aswardani, ST. MM.
Sumsel
Pertumbuhan Ekonomi Diatas Nasional dan Inflasi Terjaga, Pj Gubernur Sumsel A Fatoni Ingatkan Daerah Untuk Tidak Lalai
Palembang. Pj Gubernur Sumsel, A. Fatoni dalam Rapat Koordinasi High Level Meeting (HLM) dan Capacity building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Se- Sumatera Selatan menyampaikan bahwa Pertumbuhan Ekonomi Sumatera Selatan saat ini berada diatas angka Nasional serta Inflasi yang cukup terkendali. "Saat ini, tingkat inflasi Sumatera Selatan mengalami inflasi bulan Februari 2024 sebesar 0,01% (mtm) dibandingkan pada bulan sebelumnya Januari 2024 mengalami deflasi sebesar 0,08%, dan dengan inflasi tahunan menurun 3,15% secara year on year (yoy) dari inflasi bulan sebelumnya 3,35% (yoy). Tingkat inflasi tahunan ini masih di atas target capaian nasional tahun 2024 yaitu 2,5±1% dan di atas tingkat inflasi nasional di bulan Februari yang tercatat sebesar 2,75%", ungkap A. Fatoni di Hotel Aryaduta Palembang, Rabu (20/3/2024). Dilanjutkannya Pertumbuhan Ekonomi Sumatera Selatan pada triwulan III-2023 tercatat tumbuh sebesar 5,08% (yoy), lebih baik dibandingkan dari pertumbuhan ekonomi nasional (4,94%; yoy). Berkaitan dengan hal yang disampaikan, Ia berharap agar TPID Provinsi dan TPID di 17 Kabupaten/Kota Se-Sumatera Selatan untuk tidak lalai, terutama para bupati/walikota dan stakeholders baik vertical maupun horizontal, diharapkan Peran serta kerjasama dan sinergi berbagai pihak dapat tetap terjaga dan lebih ditingkatkan. Ia juga mengingatkan kepada seluruh TPID di 17 Kabupaten/Kota bahwa Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1445 H merupakan momen yang krusial yang dapat mempengaruhi inflasi dengan naiknya harga dari beberapa komoditas yang cenderung mengalami peningkatan seiring dengan meningkatnya permintaan masyarakat. "Maka dari itu beberapa komoditi yang mengalami kenaikan dan perlu mendapat perhatian seperti komoditi pangan antara lain: cabai merah, daging ayam ras, cabe rawit dan telor ayam", tuturnya. Berkaitan dengan Championship TP2DD Wilayah Sumatera Tahun 2024, A. Fatoni berharap dapat memaksimalkan pengisian Championship TP2DD tahun 2024 dengan sungguh-sungguh, sehingga kita dapat menunjukkan dampak positif upaya yang telah dilakukan terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik, efisiensi birokrasi, pertumbuhan ekonomi daerah, serta memperkuat sinergi dan kolaborasi antar daerah. Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Prov. Sumsel, Ricky P Gozali menyampaikan rekomendasinya terkait dengan stabilitas harga dan digitalisasi daerah, diantaranya Mendorong partisipasi pemda sumsel dalam program Championship 2024 dan mengidentifikasi program kerja yang dilakukan selama tahun 2023 dalam mendorong digitalisasi daerah beserta dokumentasinya untuk dilaporkan dalam Program Championship 2024, Mendorong implementasi Kartu Kredit Indonesia (KKI) dan penerbitan ketentuan pendukung, serta menyusun program inovasi di daerah dalam meningkatkan PAD, Terus berkoordinasi bersama Bank RKUD untuk mendorong digitalisasi daerah untuk menyediakan layanan digital dan meningkatkan literasi masyarakat. Turut hadir Sekda Prov. Sumsel, Ir. S.A. Supriono, Direktur Utama Bank Sumsel, Babel, Achmad Syamsudin, Plt. Kepala Bagian Perencanaan dan Perundang-Undangan Inspektorat Jenderal Kemendagri RI, M. Rivai Seknun, S.STP, Para Bupati/Walikota Se-Sumsel dan Para Kepala OPD Prov. Sumsel.
Sumsel
Pj Gubernur Agus Fatoni Minta Pengurus BAPOR KORPRI Persiapkan PORNAS KORPRI XVIII Tahun 2025 di Sumsel
Palembang. Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan Agus Fatoni menghadiri Pengukuhan Pengurus Badan Pembina Olahraga Korps Pegawai Republik Indonesia (BAPOR KORPRI) Provinsi Sumatera Selatan Masa Bakti 2024 – 2029. Pengukuhan dilaksanakan oleh Ketua Umum BAPOR KORPRI Prof. Dr. H. M. Asrorun Ni'am Sholeh, MA, bertempat di Griya Agung Palembang, Rabu (20/3/2024) . Terpilih sebagai Ketua BAPOR KORPRI Sumsel Masa Bhakti 2024-2029 Drs. Edward Chandra, MH. Saat memberikan sambutan, Fatoni mengatakan komposisi pengurus BAPOR KORPRI Sumsel yang dikukuhkan sudah sangat lengkap, hampir semua Kepala OPD ikut jadi pengurus. "Kalau lihat dari pengurus ini harusnya BAPOR KORPRI ini kuat sekali dan pasti akan mempunyai dampak yang sangat signifikan bagi pengembangan olahraga, juga untuk memajukan KORPRI pada masa-masa yang akan datang" ujar Fatoni Lanjutnya, dalam pelaksanaan PORNAS KORPRI XVIII Tahun 2025 ada beberapa yang perlu dipersiapkan, yang pertama tentu dari sisi anggaran. Nanti tugas dari Pemerintah Provinsi sejak mulai pembahasan APBD 2025 tentu akan menyiapkan anggaran. Begitu juga dari sisi kesiapan sarana prasarana. "Kita bersyukur di Sumatera Selatan ini memiliki Komplek olahraga Jakabaring Sport City yang luasnya 325 hektar. Jadi perlu kami laporkan kepada Pak Ketua Umum, bahwa Komplek Jakabaring Sport City ini adalah salah satu kebanggaan Provinsi Sumatera Selatan yang pernah digunakan menjadi tempat penyelenggaraan Asian Games tahun 2018 . Kami bertekad juga berusaha terus agar event-event nasional dan event-event internasional nanti dapat dilaksanakan di Sumatera Selatan dengan sarana prasarana yang sudah cukup lumayan" ujar Fatoni. Kepada Pengurus BAPOR KORPRI, Fatoni mengingatkan, selain tugas-tugas pokok sebagai ASN banyak juga tugas-tugas tambahan, dan hari ini diberikan amanah sebagai pengurus,. "Semoga amanah yang diberikan dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya membawa manfaat bagi ASN semoga membawa manfaat bagi daerah bagi Sumatera Selatan bagi masyarakat dan bangsa dan negara" tutup Fatoni Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum BAPOR KORPRI Prof. Dr. H. M. Asrorun Ni'am Sholeh, MA, mengatakan sebagai langkah awal untuk meneguhkan perhitungan matang kita pengabdian, kita sebagai abdi negara di tengah kesibukan menjalankan tugas pelayanan publik kita harus bugar sehat lahir batin. "Akal yang sehat ada di dalam badan yang sehat sehebat apapun ide gagasan yang kita miliki tetapi kalau kita tidak bugar tidak sehat tidak ada artinya tidak optimal pelayanan publik yang kita dedikasikan. Untuk itu keberadaan BAPOR KORPRI menjadi sangat vital di dalam membugarkan Aparatur Sipil Negara membugarkan anggota KORPRI yang merupakan prasyarat di dalam meningkatkan khidmat kita bagi pelayanan publik yang optimal" ujarnya.
Sumsel
Pj Gubenur Agus Fatoni Ajak Dirlantas Terus Sinergi Maksimalkan Pembayaran Pajak Bagi Masyarakat
Palembang - Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan Agus Fatoni mengapresiasi pihak kepolisian yang selama ini terus berkomunikasi dan bersinergi dalam menjalan tugas dan fungsinya terutama kepada Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel Kombes Pol M Pratama Adhyasastra beserta jajaran. "Kami ucapankan terima kasih selama ini terus berkomunikasi dan berkoordinasi sudah berjalan baik,"kata Fatoni saat menerima Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel Kombes Pol M Pratama Adhyasastra di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Rabu (20/3/2024). Pada kesempatan ini Fatoni mengajak Dirlantas Polda Sumsel untuk terus bersinergi guna memaksimalkan dalam pembayaran pajak baik dimasyarakat ataupun perusahan-perusahan. Fatoni menyebutkan tertib pembayaran pajak yang di lakukan masyarakat ini akan berdampak pada Pendapatan Asli Daerah (PAD), hal ini tidak lain untuk masyarakat Sumsel sendiri dalam peningkatan pembangunan di bidang infrastruktur ataupun bidang laiannya. Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel Kombes Pol M Pratama Adhyasastra mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sumsel, pihaknya akan terus bersinergi bersama Pemprov Sumsel melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumsel. Dia mengatakan guna memaksimalkan pembayaran pajak kendaraan bermotor, pihaknya juga sudah menyiapkan Aplikasi E-Signal. Dimana melalui Aplikasi ini dapat mempermudah nasabah untuk mengurus perpanjangan STNK, info pajak dan pembayaran pajak kendaraan secara online. Ini diharapkan bisa memudahkan masyarakat membayar pajak tahunan kendaraan bermotornya. "Kedepan kita juga akan melakanakan penertiban baik yang akan kita laksanakan melalui operasi kepeolisian dan akan melaskana operasi yang dalam berbentuk pemeriksaan,"katanyam Dia juga akan siap mendukung dan mensuport apapun yang menjadi kebijakan Pj Gubernur Agus Fatoni dalam memaksimalkan pembayaran pajak kendaraan bermotor ini. "Kita siap untuk menindaklanjuti arahan pak gubernur,"pungkasnya.
Sumsel
Pj Ketua Dekranasda Sumsel Pimpin Rapat Persiapan HUT Dekranas ke 44
Palembang. Penjabat (Pj) Ketua Dekranasda Sumsel, Tyas Fatoni memimpin Rapat Persiapan HUT Ke- 44 DEKRANAS bertempat di Griya Agung, Rabu, (20/3/2024). Tyas Fatoni ungkapkan kegiatan ini dilakukan dalam rangka persiapan kehadiran Dekranasda Sumsel dan Kab/Kota dalam agenda HUT Dekranas pada 15 s.d 18 Mei 2024 mendatang di Surakarta, Solo, Jawa Tengah. "Saya berharap Provinsi Sumsel dan Kab/Kota diminta untuk berperan aktif dalam memeriahkan HUT Dekranas. Seperti arahan Ketua Harian Dekranas Tri Tito Carnavian diharapkan kita dapat berpartisipasi untuk lebih dari satu parade kirab mobil hias,"ujarnya. Tyas ungkapkan dalam kegiatan tersebut, Sumsel rencananya akan menampilkan lima (5) kirab mobil hias dari Sumsel, yaitu partisipasi dari Dekranasda Provinsi Sumsel, Dekranasda kota Palembang, Dekranasda Kabupaten Muara Enim, Dekranasda Lahat, serta BSB dan Jamkrida. "Kita harus memastikan kesiapan masing-masing bidang panitia seperti pameran, kirab mobil hias, transportasi dan akomodasi. Dan Ketua TP PKK masing-masing daerah menentukan 1 orang untuk ikut defile nemakai baju adat kab/kotanya, "katanya. Diungkapnya, Dekorasi mobil hias diminta menampilkan hiasan yang beragam ciri khas sesuai masing-masing kab/kota. "Silahkan membuat rapat-rapat tim kecil untuk mengoptimalkan kesiapan kita bersama. Saya percaya rekan-rekan dekranasda provinsi dan kab/kotakota mampu menyiapkan hal ini dengan baik, " Tandasnya. Sementara itu, Ketua Harian Dekranasda Sumsel, Neng Muhaiba, melaporkan kegiatan ini dihadiri oleh kepanitiaan HUT Dekranasda yang akan dilaksanakan di Surakarta, Solo, Jawa Tengah. Dan juga kab/kota yang berpartisipasi pada kirab mobil hias. "Kita sudah mendaftar terkait keikutsertaan kirab mobil hias, dan sudah mendapatkan jawaban dari panitia dan diapresiasi bahwa Sumsel mengirimkan lebih dari 1 peserta," Ungkapnya. Turut hadir Pj Ketua Dekranasda Kota Palembang, Hj. Dewi Sastrani Ratu Dewa, Pj Ketua Dekranasda Kab Lahat, Adhitya Trinia Apriliani dan Para kepala OPD Sumsel.