Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Pj Gubernur Fatoni Buka Pasar Murah BPKP Sumsel, Upaya Pemerintah Kendalikan Inflasi dan Stabilkan Harga Pangan
Palembang. Pj Gubernur Sumsel, A. Fatoni didampingi Kepala Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sumsel, Sofyan Antonius membuka Operasi Pasar Murah Serentak Se Sumsel yang digelar di halaman kantor BPKP Perwakilan Sumsel yang beralamat di Jl. Bank Raya No.2, Demang Lebar Daun, Palembang. Mengawali sambutannya A. Fatoni mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada BPKP Perwakilan Sumsel atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia juga bersyukur BPKP Perwakilan Sumsel menjadi Kantor Perwakilan pertama di Indonesia yang telah menyelenggarakan kegiatan operasi pasar murah. "ini pertama dilakukan oleh Kantor Perwakilan BPKP di Indonesia. Semoga apa yang dilakukan BPKP Sumsel dapat menjadi contoh bagi kantor perwakilan lainnya untuk menggelar kegiatan serupa dalam rangka menangani dan mencegah inflasi di Indonesia", tutur A. Fatoni membuka sambutannya. Dilanjutkannya bahwa Pemprov Sumsel akan menggelar Operasi Pasar Murah secara terus - menerus yang dilaksanakan disetiap hari senin, selasa dan kamis secara serentak di 17 Kab/Kota dengan tujuan untuk pengendalian inflasi di Sumsel serta menjaga harga pangan bisa tetap terjangkau oleh masyarakat, sehingga mereka dapat dengan mudah memenuhi kebutuhan pokoknya dengan harga murah dan mudah untuk diakses. "Oleh karena itu disampaikan kepada warga sumsel agar memantau dan memonitor dimana lokasi pasar murah selanjutnya akan diselenggarakan dan bapak/ibu, masyarakat dapat menyesuaikan untuk bisa belanja disana", ucapnya. Ia juga menghimbau masyarakat untuk tidak perlu khawatir dengan kenaikan harga pangan menjelang hari raya Idul Fitri karena selain ada Operasi Pasar Murah, Pemprov Sumsel juga memiliki Toko Kepo (Kebutuhan Pokok) untuk menyediakan bahan pangan dengan harga murah setiap harinya dan masyarakat dapat berbelanja pada toko tersebut. "Apalagi saat ini menjelang idul Fitri harga akan melonjak, tentunya kami akan terus melakukan pasar murah hingga hari raya nanti dan tetap akan kami laksanakan meskipun idul Fitri telah berakhir. Selain itu, setiap harinya kita juga ada toko kepo dimana masyarakat dapat bisa mendapatkan harga pangan murah di sana. Toko Kepo ini juga akan diperluas jangkauannya agar seluruh masyarakat dapat terbantukan", ujar A. Fatoni. Selain itu dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1445 H, A. Fatoni mengungkap bahwa Pemprov Sumsel memiliki program mudik gratis yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk bertemu sanak keluarga di kampung halaman, dimana pendaftarannya telah dibuka sejak 25 maret 2024. "kami juga menyediakan mudik gratis untuk seluruh masyarakat sumsel menggunakan kereta api dan bus. Bapak/Ibu bisa memanfaatkan program ini agar bisa bertemu keluarga yang ada di desa atau kampung. Dan ini telah dibuka pendaftarannya", ungkap A. Fatoni. Sementara itu, Kepala BPKP Perwakilan Sumsel, Sofyan Antonius mengungkap bahwa harga komoditi pangan beranjak naik dibulan Ramadhan yang menyebabkan menurunnya daya beli masyarakat dan memicu meningkatnya angka inflasi di Sumsel. Berkaitan hal tersebut, ia mengatakan bahwa upaya pemerintah dalam mengendalikannya dengan melakukan operasi pasar murah untuk menekan angka inflasi dibawah satu digit serta memberi akses murah kepada masyarakat yang kurang mampu untuk memenuhi bahan pokok mereka dengan harga terjangkau dan tepat sasaran. "Kami juga merasa bangga karena BPKP dapat menjadi tempat dilaksanakannya pasar murah ini dan ini merupakan kegiatan yang pertama dilakukan oleh Kantor Perwakilan di Indonesia. Kami juga Mengucapkan banyak terima kasih untuk semua pihak yang terlibat atas terselenggaranya operasi pasar murah ini, khususnya kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan", tuturnya dalam sambutan. Setelah dibukanya kegiatan pasar murah tersebut terlihat antusias masyarakat cukup tinggi untuk berbelanja. Salah satu warga mengaku sangat terbantukan dengan adanya operasi pasar murah tersebut, ia juga mengucapkan terimakasih kepada Pj. Gubernur Sumsel, A. Fatoni yang telah menginisiasi gerakan pasar murah serentak se sumsel. Berikut beberapa komoditas yang tersedia pada pasar murah yang diselenggarakan diantaranya Beras Rp50.000/50Kg, Telur Rp25.000/Kg, Gula Pasir Rp13.000/Kg, Minyak Rp13.000/Liter, Bawang Putih Rp25.000/Kg, Bawang Merah Rp12.500/Kg, dan Cabe Merah Rp20.000/Kg. Dan masih banyak komoditas lainnya yang disediakan disana. Turut hadir Kepala Bulog Wilayah Sumsel dan Bangka Belitung, Mohammad Alexander, Ketua Satgas Pangan Polda Sumsel, Kombes Pol Bagus Suropratomo, Dirut PT. Jamkrida Sumsel, H. Irwansyah dan Para Kepala OPD Prov. Sumsel.
Sumsel
Pj Gubernur Sumsel Fatoni : Manfaatkan Forum CSR Jalin Sinergitas Bangun Daerah
Palembang. Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel Agus Fatoni menghadiri Rapat Koordinasi Ketenagakerjaan Tahun 2024 dan Silaturahmi Buka Puasa Bersama bertempat di Ballroom Hotel Excelton Palembang, Senin, (25/3/2024). Fatoni mengapresiasi kolaborasi dan sinergi yang telah dibina oleh Pemkab MUBA dengan pihak swasta berjalan dengan baik. Menurutnya, hal ini perlu dikembangkan untuk membangun daerah. "Sinergi akan menyatukan seluruh kekuatan sehingga apapun yang kita lakukan akan maksimal. Begitu pula kolaborasi dan sinergi terkait ketenagakerjaan, bahkan banyak negara yang bisa kita contoh,"jelasnya. Fatoni katakan perusahaan-perusahaan yang ada di MUBA dapat berkontribusi dalam menyekolahkan SDM asli MUBA untuk kebutuhan perusahaan masing-masing. Kemudian SDM yang telah lulus diminta mengabdi untuk membangun daerahnya melalui perusahaan terkait. "Misal dari semua 110 perusahaan di MUBA menyekolahkan satu tahun satu sarjana sarjana sesuai kebutuhan di perusahaan masing-masing dari teknis atau administrasi. Ini bisa menguatkan rasa memiliki warga setempat terhadap perusahaan tersebut, "ungkapnya. Kebersamaan dan kepercayaan akan membentuk sinergi yang baik. Untuk mendukung hal ini, Pemprov Sumsel juga sudah menggagas forum CSR tingkat provinsi. Semua perusahaan tentu memiliki sasaran CSR yang beragam. Dengan keberagaman CSR semua bisa kita lakukan secara terpadu dan berbagi tugas dalam pemenuhan kesejahteraan masyarakat. "Jadikan ini sebagai forum melakukan berbagai kegiatan sebagai upaya bersama karena dengan bersama lebih banyak yang bisa kita lakukan, tujuan bisa cepat dicapai dan lebih fokus,"tandasnya. Sementara itu, Penjabat (Pj) Bupati Musi Banyuasin (Muba) · Drs. H. Apriyadi, M.Si., berkomitmen mendukung Pemprov Sumsel dalam pembangunan di Sumsel dalam berbagai halhal terutama dalam investasi. "Kami sudah bertekad untuk memastikan siapapun yang melakukan investasi di Kabupaten Musi Banyuasin dalam keadaan aman dan nyaman. kalau ada konflik antar perusahaan dengan perusahaan terkait ketenagakerjaan maka kita bisa diskusikan dalam forum untuk solusi terbaik," Ungkapnya. Utamanya, dalam forum seperti ini bagaimana kami bisa mengajak teman-teman Para investor dan para pelaku usaha membantu kami dalam membangun Kabupaten Musi Banyuasin. Terutama dalam bentuk sumbangsih mempekerjakan tenaga kerja lokal di MUBA. Hal ini juga diperkuat dengan Perda yang dibuat Pemkab MUBA. Turut hadir Para Bupati/Walikota di Sumsel dan Para Kepala OPD Sumsel.
Sumsel
Pj Gubernur Sumsel Terima Penghargaan Birokrat Peduli Pers
Palembang. Penghargaan Birokrat Peduli Pers yang diterima Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel Agus Fatoni diperoleh dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Selatan. Penghargaan diserahkan oleh Ketua Umum PWI, Hendry CH Bangun kepada Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni pada acara Pelantikan Pengurus PWI Sumatera Selatan, Pengurus Dewan Kehormatan (DK) PWI Sumsel, dan Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) masa bakti 2024-2029. Bertempat di Griya Agung Palembang, Senin (25/3/2024) Pelantikan ini mengusung tema "Pers Merdeka, Profesional, Demokrasi Bermartabat". Fatoni mengapresiasi terlaksananya kegiatan ini yang dilaksanakan sekaligus tiga kepengurusan. "Saya baru pertama kali menyaksikan pelantikan seperti ini dan ini baru terjadi di PWI, ini perlu dicontoh dan ditiru karena menunjukan kekompakan, kekeluargaan dan membuat kita damai,"ujarnya. Menurutnya, kekompakan akan membentuk rasa kekeluargaan semakin erat sehingga tugas-tugas nanti dilaksanakan dengan mudah. Kegiatan ini menunjukan hubungan harmonis dalam internal PWI. "Terima kasih kepada PWI dan para wartawan di Sumsel yang sudah membantu dalam menjaga iklim kondusif di Sumsel. Selamat atas pelantikannya kepada PWI Sumsel, DK PWI, dan IKWI Sumsel, semoga dimudahkan dalam menjalankan tugas,"katanya. Fatoni berkomitmen untuk menjaga prestasi-prestasi yang telah ditorehkan oleh wartawan di Sumsel. Serta capaian-capaian lainnya yang merupakan hasil kerjasama semua pihak. "Terima kasih atas penghargaan yang telah diberikan PWI. Ini tentu menjadi amanah dan tekad untuk terus memajukan Indonesia. Bersinergi memajukan bangsa dan negara melalui pers, " Pungkasnya. Ketua PWI Sumsel, Kurnaidi, ST berterima kasih atas dukungan Pemprov Sumsel dan PWI Pusat atas terlaksananya kegiatan ini. Ia juga berkomitmen akan mengemban amanah sebagai ketua PWI Sumsel dengan baik. Diungkapnya di tahun 2024 ini PWI Sumsel bekerjasama dengan berbagai pihak akan melaksanakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dengan total 26 kelas untuk peningkatan status serta meningkatkan kompeten dan profesional wartawan Sumsel dalam menjalanakan tugas. Dalam kesempatan itu, dilantik sebagai Ketua DK PWI Sumsel, H. Ocktap Riyadi, SH., dan Ketua IKWI Sumsel, Helmawati. Serta juga dilakukan Penandatangan MoU kerjasama pendidikan antara PWI Sumsel dan Stisipol. Dan dilakukan penyerahan anugerah PWI dengan kategori perusahaan peduli pers, Tokoh masyarakat peduli pers, pengacara peduli pers, dan tokoh pemuda peduli pers. Turut hadir Ketua DPRD Sumsel, Dr. Hj. R. A. Anita Noeringhati, Ketua Umum PWI, Hendry CH Bangun, ketua PWI Sumsel periode 2018-2023, Dr. H. Firdaus Komar, Spd., M. Si.,Para Bupati Walikota se-Sumsel,Para Kepala OPD Sumsel dan para ketua PWI kab/kota se-Sumsel.
Sumsel
Pimpin Rapat Evaluasi Kinerja Pj Gubernur Sumsel TW-II, Fatoni Minta Dinas/OPD Segera Laporkan dan Sinkronisasikan Data ke Bappeda
Palembang. Rapat Finalisasi dan Pemantapan Laporan Evaluasi Kinerja Penjabat Gubernur Sumsel Triwulan II yang dipimpin Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni bertempat di Griya Agung Palembang, Senin (25/3/2024) Fatoni menegaskan bahwa rapat bertujuan untuk mensinkronisasikan data, informasi, dan kegiatan yang telah ataupun belum dilakukan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang belum tersampaikan ataupun belum dilaporkan ke Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Sumatera Selatan. Ia juga meminta agar OPD - OPD yang belum menyampaikan data dan informasi yang belum dilaporkan untuk segera dilaporkan agar bisa dilengkapi oleh Bappeda untuk menjadi bahan evaluasi kinerja nantinya oleh Kementerian Dalam Negeri. Dilanjutkannya bagi OPD yang belum melaksanakan beberapa kegiatan yang telah direncanakan untuk segera melaksanakannya dan melaporkan hasil kegiatan tersebut. "Laporan itu penting bukan hanya bekerja, kerja yang benar harus dilaporkan dengan benar juga. Agar pekerjaan kita bisa dievaluasi dan dipertanggungjawabkan", tuturnya. Menanggapi paparan yang dilakukan oleh Ka. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Prov. Sumsel Regina Ariyanti, ST, Fatoni berharap apa yang telah disampaikan dapat menjadi bahan bagi setiap Kepala OPD untuk mengecek ulang kegiatan apa saja yang datanya perlu dilengkapi dan dilaporkan serta melakukan kegiatan - kegiatan yang belum terlaksana tapi sudah masuk dalam perencanaan. "Kita punya waktu sampai hari Rabu, kita harus kirim ke irjen untuk asistensi tgl 29. Bapak ibu segera lengkapi apa yang belum dilengkapi dan dilakukan. Oleh karena itu saya minta setelah ini segera dilengkapi dalam waktu yang sesingkat - singkatnya", tegas Fatoni. Ia juga meminta agar setiap OPD dapat memberikan bahan laporan yang sudah dibuat sesuai dengan apa yang dibutuhkan dan tidak memberikan data mentah untuk mempermudah kerja Bappeda dalam melengkapi data evaluasi kinerja. Sementara itu Ka. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Prov. Sumsel Regina Ariyanti, ST melaporkan bahwa ada 2 (dua) versi laporan yang akan dilaporkan, yang pertama laporan dengan 10 indikator yang nantinya akan menjadi bahan Pj. Gubernur Sumsel untuk bahan paparannya. Laporan yang kedua memiliki 106 indikator, dimana laporan tersebut akan menjadi bahan untuk dievaluasi. Turut hadir Para Kepala OPD Prov. Sumsel.
Sumsel
Pj Gubernur Sumsel Fatoni Sampaikan Pengantar LKPJ Tahun Anggaran 2023
Palembang. Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan Agus Fatoni menghadiri Rapat Paripurna LXXXI (81) DPRD Prov. Sumsel dengan Agenda Penyampaian Pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Gubernur Sumsel (LKPJ) Tahun Anggaran 2023. Dilanjutkan dengan Pembentukan Pansus - Pansus berdasarkan Komposisi Komisi. Paripurna dibuka Ketua DPRD Prov. Sumsel, Hj. R.A. Anita Noeringhati, SH., MH bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Prov. Sumsel, Senin (25/3/2024) Fatoni menyampaikan Berbagai capaian prestasi dan penghargaan telah diraih. Selama tahun 2023, Provinsi Sumatera Selatan telah meraih 56 penghargaan (14 di Bidang Tata Kelola Pemerintahan, 7 di Bidang Ekonomi, 3 Bidang Infrastruktur, 7 di Bidang SDM, dan 25 di Bidang Sosial Budaya). dimana 25 diantaranya diraih pada periode Oktober-Desember 2023. Lanjut Fatoni, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2019-2023 terdapat 16 sasaran, dan setiap tahun diturunkan menjadi beberapa Prioritas Pembangunan Daerah. "Adapun Prioritas Daerah Sumatera Selatan Tahun 2023 adalah Meningkatkan Kesejahteraan Sosial; meningkatkan Kesejahteraan Ekonomi; Pembangunan Infrastruktur dan Wilayah Berbasis lingkungan dan Tata Ruang; dan Reformasi Birokrasi dan Stabilitas Daerah" jelas Fatoni. Dalam Penanganan Bencana, lebih lanjut Fatoni menjelaskan di Sumatera Selatan berbagai bencana yang terjadi antara lain kebakaran hutan dan lahan (karhutla), banjir, puting beliung, dan tanah longsor. Tercatat pada Trimester III Tahun 2023, terjadi 695 kejadian bencana di Sumatera Selatan, dimana Karhutla merupakan bencana dengan frekuensi paling banyak, yaitu 673 kejadian. Sejak bulan November 2023 sebaran hotspot dan asap akibat Karhutla berangsur menipis bahkan membaik, salah satunya didukung oleh kegiatan Teknologi Modifikasi Cuaca/Hujan Buatan. "Pada awal tahun 2024 ini, bencana banjir pada beberapa daerah di Sumatera Selatan seperti di Kabupaten Musi Rawas Utara, Musi Banyuasin, Muara Enim, Musi Rawas, Prabumulih, Penukal Abab Lematang Ilir, Banyuasin, Ogan Ilir, Lahat, dan Kota Pagar Alam perlu memperoleh perhatian kita bersama agar dapat ditanggulangi dengan cepat dan tepat"ujar Fatoni. Sedangkan dalam pengendalian inflasi, Pemprov Sumsel telah melakukan Gerakan Penanganan Inflasi Serentak Se-bSumatera Selatan (GPISS), Operasi Pasar Murah dengan Gerakan Pasar Murah Serentak Se-Sumatera Selatan (GPMSS) pada hari Senin, Selasa dan Kamis, dan Gerakan Pangan Murah dengan melibatkan semua unsur Forkopimda, BUMD/BUMD, Perusahaan. Fatoni juga menjelaskan nernaga6upaya Pemprov Sumsel dalam menanggulangi stunting dimana Prevalensi Stunting Sumatera Selatan tahun 2022 sebesar 18,6%, menurun dibandingkan tahun 2021 sebesar 24,8%, dan menunjukkan penurunan terbesar di Indonesia, yaitu sebesar 6,2%. "Kemiskinan Ekstrem Sumatera Selatan Maret 2023 mencapai 1,29%, menurun dibandingkan Maret 2022 sebesar 3,19% dan menjadi penurunan tercepat di Pulau Sumatera. Penanganan Kemiskinan Ekstrem juga dilakukan melalui Gerakan Bedah Rumah Serentak Se-Sumatera Selatan (GBRSS)" tambah Fatoni. Dan Sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap Pemilu dan Pilkada Serentak 2024, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Kabupaten/Kota telah mengalokasikan anggaran dana Pilkada 2024 sebesar 40 persen pada tahun 2023 dan melakukan penandatanganan NPHD serentak terkait dana hibah Pilkada provinsi/kabupaten/kota. Pada kesempatan itu dilakukan penandatanganan Pj Gubernur Sumsel Fatoni dengan Ketua DPRD Sumsel , Hj. R.A. Anita Noeringhati, SH., MH terkait Penyampaian Pengantar LKPJ Gubernur Sumsel Tahun Anggaran 2023 Turut hadir Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Ir. S.A Supriono dan para Kepala OPD Prov. Sumsel Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel.
Sumsel
Tim Seleksi Mantapkan Persiapan Pelaksanaan Tahapan Seleksi Komisi Informasi Provinsi Sumsel 2024-2028
Palembang, sumselprov.go.id- Asisten III Bidang Administrasi dan Umum Setda Provinsi Sumatera Selatan, Kurniawan, AP., M.Si. telah resmi ditetapkan sebagai Ketua Tim Seleksi Komisi Informasi Provinsi Sumsel Periode 2024-2028 berdasarkan Berita acara Nomor: 01/BA/TIMSELKI/III/2024 Tentang Penetapan Ketua, Wakil Ketua dan Anggota Tim Seleksi Komisi Informasi Provinsi Sumatera Selatan Periode Tahun 2024-2028. Penetapan tersebut merupakan hasil dari rapat Koordinasi Pelaksanaan Tahapan Seleksi Calon Anggota Komisi Informasi Provinsi Sumsel Periode 2024-2028 bersama Tim Seleksi di Meeting Room Hotel Santika Radial Palembang, Sabtu (23/3/2024). Selaku ketua tim seleksi dari unsur Pemerintah, Kurniawan mengatakan tim seleksi akan bekerja dengan maksimal agar kelancaran pelaksaan seleksi dapat berjalan dengan baik. "Mudah-mudahan kita tim seleksi ini dapat menjaring anggota Komisi Informasi Provinsi Sumsel yang benar- benar profesional karena Komisi Informasi ini sangat penting dalam rangka mendukung keterbukaan informasi di Provinsi Sumsel," ungkap Kurniawan. Sebelumnya, Kadis Kominfo Provinsi Sumsel, Rika Effianti, SE., MM., yang juga hadir pada rapat tersebut mengatakan, mengingat akan segera berakhir masa jabatan anggota Komisi Informasi Provinsi Sumsel Periode 2020-2024 pada 13 April 2024 mendatang, sehingga perlu segera dilaksanakan seleksi calon anggota Komisi Informasi Provinsi Sumsel untuk Periode 2024-2028. "Kita harapkan proses seleksi ini dapat berjalan sesuai dengan jadwal dan aturan yang berlaku," harapnya. Turut hadir Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Sumsel, Windry Marlenni, Sekretaris dan para Kepala Bidang Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumsel serta Panitia Seleksi Calon Anggota Komisi Informasi Provinsi Sumsel Periode 2024-2028. Berikut Tim Seleksi Komisi Informasi Provinsi Sumsel Periode 2024-2028 : Ketua Tim Seleksi merangkap anggota dari Unsur Pemerintah yakni Asisten III Bidang Administrasi dan Umum Setda Provinsi Sumatera Selatan, Kurniawan, AP., M.Si. Wakil Ketua Tim Seleksi merangkap anggota dari unsur akademisi yakni Dosen Universitas Bina Darma Palembang, Prof. Hj. Isnawijayani, M.Si., P.h.D. Kemudian anggota tim seleksi dari Anggota Komisi Informasi Pusat RI, Syawaludin, MH., selanjutnya anggota tim seleksi dari Dosen UIN Raden Fatah Palembang, Dr. Peny Cahaya Azwari, MM., M.B.A., Ak.CA., dan dari unsur masyarakat yakni Anggota FKUB Provinsi Sumsel, Dr. H. Kms. Badaruddin, M.Ag.
Sumsel
Safari Ramadhan Pj Gubernur Fatoni Bersama Forkopimda Sumsel di Masjid Al- Askariyah Sukarami Palembang
Palembang. Melanjutkan Safari Ramadhan yang dilaksanakan selama Bulan Suci Ramadhan 1445H di masjid sekitar Kota Palembang, kali ini Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan Agus Fatoni bersama Forkopimda Provinsi Sumsel melaksanalan safari ramadhan di Masjid Al- Askariyah, Kecamatan Sukarami Palembang, Selasa (22/3/2024). Dalam sambutannya Fatoni mengingatkan semua hadirin untuk selalu menjaga keimanan kita agar tetap semakin meningkat dan bertambah. "Kegiatan ini tentu selain untuk beribadah juga meningkatkan silaturahmi diantara kita" ujar Fatoni Selain itu, Fatoni juga menyampaikan bahwa pada Lebaran Idul Fitri Tahun ini, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menyediakan program mudik gratis untuk masyarakat yang hendak pulang kampung pada hari raya Idul Fitri 1445H. Melalui Gerakan Mudik Gratis Serentak se Sumsel (GMGSS), Pemprov Sumsel menyediakan moda transportasi Bis untuk rute dalam Provinsi dan Luar Provinsi Sumatera Selatan.
Sumsel
Pj Gubernur Sumsel Inisiasi Gerakan Perlindungan Pekerja Rentan Serentak Se-Sumsel
Palembang. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) memberikan perhatian kepada para pekerja rentan seperti petani, nelayan, peternak, dan pedagang kaki lima, melalui program Gerakan Perlindungan Pekerja Rentan Serentak Se-Sumsel. Program Gerakan Perlindungan Pekerja Rentan Serentak Se-Sumsel (GPPRSS) yang diinisiasi oleh Penjabat (Pj) Gubernur Provinsi Sumsel Agus Fatoni, merupakan langkah nyata sinergi Pemprov Sumsel bersama BPJS Ketenagakerjaan untuk memperluas cakupan peserta. Salah satu wujud dari program tersebut yakni dengan menyerahkan santunan jaminan kematian melalui BPJS Ketenagakerjaan. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Agus Fatoni saat menerima kunjungan silaturahmi Direktur kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Zainudin dan jajaran, bertempat di Griya Agung, pada Jum’at (22/3/20224) Siang. Fatoni mendorong adanya partisipasi aktif para pemangku kepentingan dalam memperkuat program GPPRSS, Menurutnya, hal ini sangat penting bagi pekerja rentan, yang membutuhkan perlindungan rasa aman dan tenang dari risiko sosial dan ekonomi yang dihadapi selama bekerja, seperti kecelakaan dan kematian. “Jadi tadi sudah dijelaskan bagaimana kondisinya, kemudian kita juga sudah memberikan solusi dan langkah-langkah apa yang akan kita lakukan, serta terobosan-terobosan baru, insya Allah di sumsel ini akan dilaunching gerakan serentak bersama BPJS Ketenagakerjaan, sehingga semuanya akan bergerak di semua level, karena kita punya tanggung jawab bersama,” terangnya Fatoni berharap Gerakan ini nantinya, dapat memberikan kemanfaatan bagi perlindungan pekerja rentan di Provinsi Sumsel. Oleh sebab itu pula, Fatoni mengatakan perlu adanya sinergi antar pemangku kepentingan dalam menyukseskan program tersebut. “Nanti kita bagi tugas saja, apa yang menjadi tugasnya pemprov dan apa yang menjadi tugasnya kabupaten/kota, hingga ke desa, gerakan yang kita mulai secara bersama-sama ini merupakan tugas mulia, untuk melindungi masyarakat kita, pekerja kita, agar bisa mendapatkan penghidupan yang terjamin,” katanya Lebih jauh Fatoni menguraikan, melalui GPPRS ini juga akan mengajak perusahaan maupun masyarakat pekerja, untuk memastikan diri terlindungi dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. “Kita tahu di Provinsi Sumsel ini banyak sekali perusahaan-perusahaan besar dan kita akan sasar kesana, perusahaan juga kita akan bangkitkan kesadaran bahwa ini tanggung jawab bersama. Tugas besar ini kalau kita bagi semakin kecil ke unit-unit maka akan semakin ringan, dari yang ringan itulah nanti yang tidak tertangani dari level bawah akan diangkat ke level atasnya,” tandasnya Sementara Direktur kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Zainudin menyampaikan terimakasih kepada Pemprov Sumsel yang telah memberikan perhatian penuh kepada Pekerja Rentan, bahkan BPJS Ketenagakerjaan menyambut baik dan akan bersinergi dengan Pemprov Sumsel untuk percepatan launching Gerakan Perlindungan Pekerja Rentan Serentak Se-Sumsel. “Jadi beberapa hal tadi sangat konkrit dan ada ide yang sangat brilian dari Bapak Gubernur, sebenarnya ini memang harus dibuat dari bawah menjadi satu gerakan bersama, gaungnya kecil dari daerah tapi besar untuk semua,” tambahnya.
Sumsel
Pj Gubernur Sumsel Letakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni
Palembang. Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel Agus Fatoni melakukan peletakan batu pertama pembangunan baru rumah layak huni atas nama Tafri bertempat di kelurahan Sungai Medang, kecamatan Kecambai, Prabumulih, Jumat, (22/3/2024). Peletakan batu pertama dilakukan bersama Pj Walikota Prabumulih, H. Elman, S. T., M. M., Kepala Kajati Sumsel diwakili Asisten Pidana Militer Kejati Sumsel, Kol. Chk Askari, SH, MM., dan Dirut BSB, Achmad Syamsudin. Atas bantuan CSR Bank Sumsel Babel. Tafri selaku salah satu masyarakat yang rumahnya diperbaiki mengaku senang dan merasa sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. Ia berharap kegiatan ini akan terus dilakukan dan bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Dalam kesempatan itu juga dilakukan penyerahan 50 paket sembako untuk masyarakat sekitar oleh Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni. Turut hadir Direktur Operasional BSB, Arief Yulianto dan Para Kepala OPD Sumsel.