Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Sekda Sumsel Tegaskan Komitmen Perkuat Transformasi Digital Pemerintahan Saat Visitasi ADLGA 2026
Palembang. Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel H. Edward Candra saat menghadiri proses visitasi Tim Penilai Askompsi Digital Leadership Government Award (ADLGA) Tahun 2026 di Ruang Rapat Setda Provinsi Sumsel, Senin (27/7/2026).Dalam paparannya, Edward Candra menegaskan bahwa digitalisasi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan yang harus terus diperkuat demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat."Digitalisasi merupakan bagian penting dalam ekosistem pemerintahan. Output akhirnya adalah pelayanan terbaik bagi masyarakat. Karena itu, komitmen ini harus terus diperkuat dan disinergikan," ujar Edward.Ia menambahkan, Peprov Sumsel terus mendorong penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) yang terintegrasi. Peran Dinas Komunikasi dan Informatika dinilai sangat strategis dalam mengorkestrasi seluruh perangkat daerah agar bergerak dalam satu arah menuju pemerintahan digital yang efektif."Kami ingin seluruh inovasi digital ini tersinkronisasi dengan baik. Melalui visitasi ini kami juga belajar dan menerima berbagai masukan agar pelaksanaan digitalisasi di Sumsel semakin baik ke depannya," tambahnya.Sementara itu, Kadis Kominfo Prov Sumsel Rika Efianti menyampaikan bahwa implementasi SPBE di seluruh Organisasi Perangkat Daerah terus mengalami peningkatan. Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari dukungan dan arahan Sekda Sumsel yang secara konsisten mendorong percepatan transformasi digital.Hal senada disampaikan Kepala BPSDM Provinsi Sumsel Prof. Edward Juliartha. Ia mengatakan, Sekda Sumsel telah membangun paradigma baru dalam tata kelola pemerintahan yang menempatkan data sebagai dasar utama dalam setiap pengambilan kebijakan.Visitasi tersebut dihadiri Tim Penilai ADLGA Tahun 2026 yang terdiri atas Direktur Eksekutif ASKOMPSI Ir. Eddy Santoso, akademisi Universitas Esa Unggul Dr. Gerry Firmansyah, S.T., M.Kom, serta CEO Inixindo Jogja Dr. Andi Yuniantoro, S.Si., M.Kom.
Sumsel
Logo, Maskot dan Theme Song FORPROV II 2026 KORMI resmi di Launching, HD Minta Dukungan semua Pihak
Muara Enim. Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menghadiri Senam Bugar dan Launching Logo, Maskot dan Theme Song Forprov II Tahun 2026 KORMI yang dipusatkan di Plaza GOR Pancasila Muara Enim, Minggu (26/07/2026).Mengawali sambutannya, Gubernur HD mengatakan KORMI adalah wadah olahraga masyarakat dimana ada 90 jenis olahraga tingkat nasional. Masyarakat yang menyukai olahraga tentunya memiliki badan yang bugar, jiwa yang sehat. "Olahraga sendiri ada yang berorientasi prestasi dibawah KONI dan berorientasi rekreasi tp tidak meninggalkan prestasi dibawah KORMI", jelas HD.Untuk itu, HD meminta kepada Kepala Daerah di Kabupaten/Kota untuk terus menghidupkan semua cabang olahraga baik dibawah KONI maupun KORMI."Apresiasi juga kepada Kabupaten Muara Enim yg telah siap menjadi Tuan Rumah , karena saat acara nanti akan berpengaruh pada sektor perekonomian di sini. Mulai dari hotel/penginapan, kuliner, UMKM dan lainnya. jadilah role model bagi Kabupaten lain", pesan HD.Kepada atlet, wasit dan official, HD mengingatkan agar mempersipakan diri, sportif, tidak berpihak dan khusus masyarakat Muara Enim sambutah tamu FORPROV nanti dengan baik, ramah dan bersahabat .Ketua KORMI Prov Sumsel Samantha Tivani HD menjelaskan KORMI merupakan wadah olahraga masyarakat yang bertujuan Meningkatkan budaya hidup sehat dan bugar, mempererat persatuan dan kebersamaan antardaera serta melestarikan olahraga tradisional dan rekreasi. Dengan launching Logo , Maskot, dan theme song FORPROV II tahun 2026 diharapkan dapat memacu pegiat olahraga rekreasi di Sumsel.Plt. Bupati Muara Enim Ir. Hj. Sumarni, M. Si, dengan tegas menyatakan kesiapan Muara Enim menjadi Tuan Rumah sebagai bentuk dukungan olahraga masyarakat di Sumsel yang akan dilaksanakan Tanggal 20 Nov 2026 bertepatan dengan HUT Muara Enim ke 80 Tahun.Fornas II tahun 2026 akan dihadiri kurang lebih 5 ribu orang terdiri dari pegiat, pelatih, official dan penggembira.Di akhir acara, ditampilkan logo, theme song, dan maskot Fornas II Si Bara.
Sumsel
Gubernur Herman Deru: DREGS 2006 Harus Jadi Teladan Alumni dalam Mengabdi kepada Masyarakat
Palembang – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru menghadiri peringatan Anniversary 2 Dekade DREGS (Dua Ribu Enam Gelombang Satu) Polda Sumsel yang digelar di Hotel Zuri Palembang, Sabtu (25/7/2026).Dalam suasana penuh keakraban, Herman Deru menyampaikan ucapan selamat atas perjalanan 20 tahun pengabdian alumni DREGS 2006. Menurutnya, dua dekade menjadi anggota Polri merupakan perjalanan panjang yang patut disyukuri karena telah diberi kesempatan untuk mengabdi dan memberikan kontribusi bagi bangsa, khususnya bagi masyarakat Sumatera Selatan."Selamat anniversary untuk DREGS 2006. Kita patut bersyukur karena diberikan kesempatan untuk mengabdi dan berkontribusi kepada negara, khususnya di Provinsi Sumatera Selatan," ujar Herman Deru.Ia menegaskan bahwa tugas sebagai anggota Polri bukanlah pekerjaan yang mudah. Selain menjaga keamanan dan ketertiban, aparat kepolisian juga memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan perlindungan, pengayoman, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat.Menurut Herman Deru, salah satu tantangan terbesar yang dihadapi saat ini adalah pemberantasan narkoba yang terus mengancam masa depan generasi bangsa. Karena itu, ia berharap seluruh anggota Polri, termasuk alumni DREGS 2006, terus menjadi garda terdepan dalam memerangi penyalahgunaan narkotika.Secara khusus, Herman Deru berharap alumni DREGS 2006 dapat menjadi organisasi alumni yang solid, kompak, dan mampu memberikan inspirasi bagi angkatan lainnya."Secara pribadi saya ingin DREGS 2006 menjadi kebanggaan alumni SPN Betung dan menjadi contoh organisasi alumni yang baik bagi angkatan-angkatan lainnya," ungkapnya.Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kabupaten Ogan Ilir Edwin Cahya Putra, Karo Umum dan Perlengkapan Setda Provinsi Sumsel Darmayanti, serta sejumlah pejabat dan tamu undangan lainnya yang mewakili berbagai instansi.
Sumsel
Buka Kejuaraan Sambo Gubernur Cup 2026, Herman Deru Tekankan Pembinaan Karakter dan Sportivitas Atlet Sumsel
Palembang. Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, secara resmi menghadiri sekaligus membuka Kejuaraan Bela Diri Sambo dan Blind Sambo pada ajang Open Gubernur Cup Sumsel Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung meriah di Atrium Palembang Square (PS) Mall, Palembang, Sabtu (25/7).Dalam sambutannya, Herman Deru menegaskan bahwa kejuaraan ini tidak sekadar menjadi ajang perburuan medali dan mengejar prestasi semata. Lebih dari itu, ajang ini merupakan wadah penting dalam pembinaan atlet berkelanjutan, pembentukan karakter, serta penanaman nilai-nilai kedisiplinan dan keberanian."Kejuaraan ini bukan sekadar ajang kompetisi untuk meraih medali dan prestasi, tetapi juga merupakan wadah pembinaan atlet, pembentukan karakter, penanaman sportivitas, disiplin, keberanian, serta semangat persaudaraan," ungkap Herman Deru.Melalui kejuaraan yang melibatkan cabang Sambo dan Blind Sambo ini, Gubernur berharap akan lahir bibit-bibit atlet tangguh asal Sumatera Selatan yang mampu bersaing di kancah yang lebih tinggi.Ia optimistis, dari panggung Gubernur Cup 2026 ini, lahir para juara baru yang kelak mengharumkan nama Sumatera Selatan di tingkat nasional maupun internasional.
Sumsel
Peserta PKN Tingkat I Angkatan LXVII Makan Malam Bersama di Riverside Restaurant
Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan H. Edward Candra mendampingi peserta Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan LXVII makan malam bersama di Riverside Restaurant Palembang, Jumat (24/7/2026).
Sumsel
Peserta PKN Tingkat I Antusias Pelajari Kain Khas Sumatera Selatan di Kriya Nusantara
LPalembang,– Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan H. Edward Candra bersama peserta Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan LXVII melakukan kunjungan ke Kriya Nusantara Palembang, Jumat (24/7/2026).Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian pembelajaran lapangan untuk mengenalkan potensi ekonomi kreatif dan kekayaan budaya Sumatera Selatan. Para peserta tampak antusias menyimak penjelasan mengenai berbagai jenis kain khas Sumsel, mulai dari songket, jumputan, hingga beragam kain tradisional lainnya beserta filosofi dan proses pembuatannya.Tak hanya belajar, para peserta juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berbelanja berbagai produk kerajinan dan kain khas Sumsel sebagai oleh-oleh. Antusiasme mereka terlihat dari banyaknya produk lokal yang diborong, sebagai bentuk apresiasi terhadap karya para perajin sekaligus dukungan terhadap pengembangan UMKM dan industri kreatif daerah.
Sumsel
Peserta PKN Tingkat I Telusuri Potensi Strategis Sungai Musi
Palembang– Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan H. Edward Candra bersama peserta Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan LXVII melakukan penelusuran Sungai Musi menggunakan KM Putri Kembang Dadar, bertolak dari Dermaga Riverside Palembang, Jumat (24/7/2026).Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian pembelajaran lapangan bagi para peserta PKN untuk mengenal lebih dekat potensi strategis Sungai Musi sebagai urat nadi perekonomian, sejarah, budaya, dan pariwisata Sumatera Selatan. Melalui penelusuran tersebut, peserta diharapkan memperoleh wawasan yang lebih komprehensif mengenai pembangunan daerah serta pentingnya menjaga dan mengoptimalkan potensi Sungai Musi sebagai aset kebanggaan Sumatera Selatan.
Sumsel
Sekda Sumsel Dampingi Peserta PKN Tingkat I Angkatan LXVII Kunjungi Kecamatan Gandus
Palembang – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan, H. Edward Candra, mendampingi peserta Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan LXVII dalam kunjungan lapangan ke Kantor Camat Gandus, Palembang, Jumat (24/7/2026).Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian pembelajaran peserta PKN Tingkat I untuk melihat secara langsung praktik penyelenggaraan pemerintahan di tingkat kecamatan, sekaligus memperkuat pemahaman mengenai tata kelola pemerintahan yang efektif, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan publik.Dalam kesempatan itu, Sekda H. Edward Candra menyampaikan bahwa kunjungan lapangan menjadi sarana penting bagi para peserta PKN untuk memperoleh pengalaman nyata terkait implementasi kebijakan dan pelayanan kepada masyarakat.Ia berharap berbagai praktik baik yang ditemukan selama kunjungan dapat menjadi referensi bagi para peserta dalam mengembangkan kepemimpinan yang adaptif, kolaboratif, dan mampu menghadirkan solusi bagi berbagai tantangan pemerintahan di masa mendatang.Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pemberian Bantuan Sosial secara simbolis dan juga pemaparan tentang sekolah rakyat.Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan juga menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan kompetensi aparatur sipil negara melalui pembelajaran yang aplikatif dan berbasis pengalaman lapangan.
Sumsel
Sekda Sumsel Ajak Peserta PKN Angkatan LXVII Kenali Warisan Religi di Bayt Alquran Al Akbar
Palembang - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan H. Edward Candra bersama peserta Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan LXVII melaksanakan kunjungan edukatif ke salah satu ikon religi dan wisata kebanggaan Sumsel tersebut, Jumat (24/7/2026).Dalam kunjungan itu, Edward Candra mengajak para peserta PKN untuk mengenal lebih dekat kekayaan budaya dan nilai-nilai religius yang dimiliki Sumatera Selatan. Menurutnya, Bayt Alquran Al Akbar bukan hanya menjadi destinasi wisata religi, tetapi juga simbol semangat pelestarian Al-Qur'an melalui seni ukir yang membanggakan masyarakat Sumsel."Melalui kunjungan ini, kami ingin memperkenalkan potensi daerah sekaligus menanamkan nilai-nilai kepemimpinan yang berakar pada budaya, spiritualitas, dan kearifan lokal," ujar Edward.Para peserta PKN Angkatan LXVII tampak antusias mengikuti penjelasan mengenai sejarah berdirinya Bayt Alquran Al Akbar serta menyaksikan secara langsung ukiran ayat-ayat suci Al-Qur'an berukuran raksasa yang menjadi daya tarik utama tempat tersebut.Kunjungan ini diharapkan menjadi pengalaman berharga bagi para peserta PKN dalam memahami potensi daerah, sekaligus memperkuat wawasan kebangsaan dan kepemimpinan yang berorientasi pada pelestarian budaya serta penguatan nilai-nilai keagamaan.