Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Resmikan Gedung PMI OKU, Elen Setiadi Optimis Jumlah Pendonor Meningkat, Ketersediaan Darah Tercukupi
Baturaja. Masih dalam rangkaian lawatannya ke Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Elen Setiadi didampingi oleh Pj Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sumsel Melza Elen Setiadi, meresmikan Gedung Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Senin (29/7/2024) siang. Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatangan prasasti oleh Pj Gubernur Elen Setiadi. Dalam kata sambutannya, Elen mengatakan dengan telah diresmikannya Gedung PMI terbesar kedua di Provinsi Sumsel, diharapkan dapat membantu masyarakat di sekitar Kabupaten OKU yang membutuhkan pelayanan darah. “Kami yakin dengan adanya gedung PMI ini yang tadinya jumlah pendonor sebanyak 1.500 orang, Insya Allah dengan telah diresmikannya gedung ini, akan nambah dua kali lipat, sehingga stok darah akan semakin banyak dan Rumah sakit, puskesmas, maupun pelayanan kesehatan lainnya dengan mudah mendapatkan darah,” harapnya.
Sumsel
Pj Gubernur Elen Setiadi Ingatkan Pemkab OKU Pertahankan Keberhasilan Pembangunan, Evaluasi Setiap Kendala
Baturaja. Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Elen Setiadi, S.H, M.S.E didampingi oleh Pj Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumsel Melza Elen Setiadi, menghadiri Rapat Paripurna ke XV masa persidangan ke-3 tahun sidang 2024 DPRD Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten OKU Ke-114, bertempat di Gedung Kesenian Kabupaten OKU, Senin (29/7/2024) Siang. Dalam kata sambutannya, Pj Gubernur Elen Setiadi mengatakan, Peringatan hari jadi Kabupaten OKU mengandung pesan bagi ku untuk selalu mengevaluasi semua kegiatan yang telah maupun yang akan dilakukan. “Dengan rasa bangga, Saya sampaikan selamat memperingati hari jadi ke-114 kepada Pemerintah Daerah dan masyarakat Kabupaten Ogan Komering Ulu. Setiap keberhasilan pembangunan agar terus dipertahankan dan disempurnakan, dan di sisi lain setiap hambatan dan kendala pembangunan kiranya menjadi bahan evaluasi guna perbaikan di masa mendatang,” ungkapnya.
Sumsel
Pj Sekda Sumsel Apresiasi Simulasi Pelatihan Pencegahan Karhutla Sumsel
Palembang. Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Sumsel Edward Candra menghadiri penutupan dan simulasi kegiatan pelatihan pencegahan karhutla di Wilayah Sumsel bertempat di Halaman Venue Shooting Range Jakabaring Sport City, Sabtu, (27/7/2024). Edward ungkapkan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mengapresiasi dan sangat menyambut baik terlaksananya kegiatan ini. Menurutnya, dalam simulasi ini terlihat berbagai kesiapan dari Polda Sumsel dalam mendukung pengamanan Pilkada sekaligus mengendalikan karhutla di Sumsel "Sebagaimana kita pahami bersama bersama bahwa tujuan negara adalah untuk melindungi segenap tumpah darah Indonesia termasuk di dalamnya adalah melindungi masyarakat kita dari bencana termasuk bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan dan menjaga ketertiban selama terlaksananya karhutla, "ujarnya. Begitu besar dampak yang ditimbulkan seperti terganggunya transportasi darat, laut dan udara, ekonomi, kesehatan bahkan hubungan bilateral antar negara. Untuk itu upaya yang serius dan sungguh-sungguh harus kita laksanakan yaitu dengan mengutamakan berbagai upaya pencegahan. "Terutama mencegah terjadinya kebakaran jauh lebih baik daripada memadamkan, karena kerugian akibat kejadian tersebut dari segi sumberdaya manusia, peralatan, waktu maupun biaya tentu akan lebih besar, " Katanya. Edward berharap semua peserta dapat memahami dan mampu melaksanakan teknik-teknik pemadaman yang baik dan benar. Dengan pelatihan ini diharapkan para peserta memiliki kemauan dan kemampuan dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan, selain itu juga diberikan bekal kesamaptaan yang diharapkan dapat memberi motivasi yang tinggi dan kedisiplinan untuk melaksanakan tugas-tugas dilapangan. Sementara itu, Wakapolda Sumsel, Brigjen Pol. M. Zulkarnain, S.I.K., M.Si, katakan Adapun maksud dan tujuan dilaksanakan latihan ini adalah untuk mempersiapkan kemampuan personel dan menggunakan peralatan khusus serta menyamakan persepsi cara bertindak dalam rangka pengamanan dan pengawalan VIP terhadap calon kepala daerah yang akan berkompetisi pada kegiatan Pilkada serentah tahun 2024. Selain itu kegiatan ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan teknis kepada para personel Polri yang akan dilibatkan dalam satgas pencegahan dan penanganan karhutla di wilayah Provinsi Sumsel tahun 2024. Dalam kegiatan ini, juga dilakukan simulasi penanggulangan karhutla dan simulasi pengamanan bagi calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel Jelang Pilkada mendatang.
Sumsel
Pj Gubernur Sumsel Komitmen Dorong Percepatan Pembangunan Tol Kapal Betung
Palembang. Pj Gubernur Sumsel Elen Setiadi memimpin Rapat percepatan penyelesaian pembangunan jalan tol ruas Kayu Agung-Palembang-Betung (Kapal Betung) dan Ruas Betung-Tempino-Jambi. Ditemui usai Rapat, Elen ungkapkan rapat ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut kunjungan kerjanya beberapa waktu lalu ke Tol Kapal Betung. Rapat membahas tentang tindaklanjut penyelesaian permasalahan pembangunan Tol Kapal Betung khususnya di ruas jalan Gandus sampai dengan Musi Landas dan juga terkait pembangunan jembatan Musi V. "Masalah lahan sudah ada proses follow up nya terutama Gandus s.d. Musi Landas. Pada IC Musi Landas secara regulasi tidak ada persoalan sehingga HK bisa melanjutkan pengerjaan yang sudah dilakukan Waskita sebelumnya," Ungkapnya. Elen menjelaskan walaupun jika nanti terdapat persoalan hukum maka dapat diselesaikan sesuai aturan perundang-undangan terutama Undang-Undang pengadaan tanah jika sudah ada proses pembayaran. Kalaupun ada persoalan hukum silahkan dilanjutkan saja karena tidak menghambat untuk proses konstruksi, jadi ini kita dorong. "Kalaupun nanti dilapangan membutuhkan pengawalan dari aparat penegak hukum kita akan minta pengawalan dari para penegak hukum artinya sengketa lahan yang ada pun itu tidak mengganggu untuk pembangunan konstruksi sesuai dengan aturan Undang-Undang, "ujarnya. Sedangkan usulan baru untuk IC Gandus dan IC Pulau Rimau itu masih dilakukan kajian oleh PUPR, Ditjen Bina Marga dan Kepala Balai untuk segera diproses dan mempercepatnya sehingga apabila dibutuhkan untuk tambahan lahan atau penlok dan lain-lain kita akan segera proses, tambahnya. "Kemudian untuk progres Musi Landas sampai ke Betung ini juga sebenarnya tidak ada persoalan juga kalaupun ada hanya berkaitan IC di Sungai Rimau dan IC Pangkalan Balai itu juga sudah disepakati dan sudah ada kesepakatan dengan pertagas karena itu berkaitan dengan wilayahnya bersama HK secara teknisnya, "jelasnya. Elen katakan pihaknya mendorong percepatan penyelesaian tol Kapal Betung dengan mengutamakan ruas jalan dari Gandus hingga ke Betung untuk mengurangi titik-titik kemacetan dan kepadatan yang selalu terjadi di jalan Palembang-Betung. Sedangkan untuk jembatan Musi V, Elen ungkapkan belum dapat dipercepat namun tetap diupayakan percepatan pengerjaannya. Oleh karena itu, KSOP juga memberi dukungan agar kapal-kapal yang melintas di sekitar lokasi tidak menggangu proses konstruksi Jembatan Musi V. "Hari ini teman-teman dilapangan tetap melakukan pengerjaan kita akan tetap memberikan dukungan di lapangan berupa dukungan penlok atau lainnya yang menjadi wewenang Pemprov, " Pungkasnya.
Sumsel
Sekda Sumsel Tutup PKA Angkatan I dan II
Palembang. Penjabat (Pj) Sekda Provinsi Sumatera Selatan Drs H Edward Candra, MH, utarakan pejabat Administrator dapat melakukan Revolusi Mental agar menjadi suatu gerakan hidup Baru dengan mengubah cara Pandang cara berfikir dan cara kerja. Sehingga menghasilkan Pejabat Administrator yang mempunyai Integritas, Inovatif, visioner, adaptif, dan responsif . Hal tersebut diutarakan pada saat acara penutupan bertempat di Aula BPSDMD Prov. Sumsel, Jum'at (26/7/24). "Dengan mengikuti pelatihan kepemimpinan administrator, diharapkan pula akan meningkatkan kompetensi sebagai seorang pemimpin perubahan yang memiliki pengetahuan dan kemampuan serta sikap dan perilaku yang diperlukan untuk melaksanakan tugas yang Saudara emban sebagai pemangku jabatan struktural administrator " Ujar Edward. Lanjut Pj Sekda, dirinya ingin mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada BKPSDM dan BKPP Kabupaten/Kota atas kerjasama dan Kepercayaan serta Komitmen yang telah mengutus Peserta PKA kepada BPSDMD Provinsi Sumatera Selatan berjumlah 80 dan dinyatakan Lulus. Ka. Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Sumsel, Prof Dr. H. M. Edwar Juliartha, S.Sos., M.M utarakan sebanyak 80 peserta telah mengikuti setiap tahapan pembelajaran dengan antusias dan menghasilkan aksi perubahan yang telah peserta yang dipresentasikan di depan narasumber dan mentor masing-masing.
Sumsel
Resmi Dilantik, Elen Setiadi Dorong Tiga Pj Ketua PKK Optimalkan Program Pemberdayaan Keluarga
Palembang. Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel Elen Setiadi menghadiri Pelantikan Pj Ketua TP-PKK Kabupaten Lahat, dr. Indah Sari Hukmaini Sp.D.V.E, Pj Ketua TP-PKK Kabupaten Banyuasin, Aditya Trinia Apriliani, SSTP, M.Si., dan Pj Ketua TP PKK Kabupaten Muara Enim dr. Hj. Yunita Sari. Pelantikan dilakukan oleh Pj Ketua TP PKK Sumsel, Melza Elen Setiadi, SE., di Griya Agung, Jumat, (26/7/2024). Selain sebagai Pj Ketua TP PKK, ketiganya juga dikukuhkan sebagai Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Lahat, Banyuasin, dan Muara Enim. Pj Gubernur Sumsel, Elen Setiadi mengucapkan selamat atas pelantikan Pj Ketua TPP PKK Lahat, Banyuasin, dan Muara Enim. Ia berharap ketiganya dapat menjalankan amanah dan tanggung jawabnya dengan baik terutama dalam melaksanakan semua tugas-tugas melalui 10 Program Pokok PKK dan Pemberdayaan Keluarga untuk mencapai kesejahteraan keluarga. "PKK telah berkontribusi dalam melakukan perubahan pada masyarakat kearah yang lebih baik, untuk itu PKK dituntut terus berperan aktif mendukung pemberdayaan masyarakat dalam mendayagunakan segenap potensi untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat dan sekaligus menjadi pilar keluarga dalam peningkatan kesejahteraan, "ujarnya. Oleh sebab itu, Elen menghimbau dan mengajak kepada jajaran Pemerintah Kabupaten/Kota untuk dapat memfasilitasi Tim Penggerak PKK dalam rangka pelaksanaan 10 Program PKK dalam kegiatan-kegiatan kemasyarakatan, khususnya yang berkaitan dengan pemberdayaan perempuan. "Tantangan utama Provinsi Sumatera Selatan, adalah upaya pengentasan kemiskinan, penanganan dan pencegahan Stunting serta kesenjangan wilayah. Penuntasan tantangan ini, memerlukan mobilisasi berbagai potensi yang ada, dimana PKK sebagai mitra pemerintah, dapat menjadi agen perubahan kesenjangan yang ada, "ujarnya. Adapun salah satu solusi untuk mengatasi tantangan ini adalah mendorong pemberdayaan ekonomi keluarga. PKK dapat mengembangkan program-program yang memfasilitasi pemberdayaan pelatihan keterampilan, dan akses ke modal usaha bagi keluarga yang kurang mampu. Tantangan lain yang dihadapi oleh PKK adalah perubahan sosial yang kompleks, Perkembangan teknologi, urbanisasi, dan globalisasi yang telah membawa dampak signifikan pada keluarga kita. "PKK dapat berperan aktif, dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya peran keluarga dalam mempromosikan dan melindungi, mendidik, kesejahteraan anggota keluarga, " Jelasnya. PKK dapat mengadakan program-program yang mendorong interaksi positif antar anggota keluarga, serta menyediakan bimbingan dan konseling keluarga, dalam menghadapi perubahan sosial yang kompleks, tambahnya. Menurutnya, dengan memperkuat keluarga, kita dapat membangun masyarakat yang kuat dan sehat secara keseluruhan. Elen meminta agar Penjabat Ketua beserta seluruh jajaran PKK segera mengambil langkah-langkah terencana, vision inovatif, dan inklusif. "Ketua PKK juga diharapkan dapat menginspirasi, dan memotivasi anggota serta masyarakat luas untuk terlibat aktif dalam program program PKK, dan ikut serta dalam membangun keluarga yang sejahtera, " Tandasnya. Sebelumnya, Elen juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Penjabat Ketua TP-PKK sebelumnya, atas semua pengabdian dan dedikasinya yang telah diberikan untuk kemajuan dan kesejahteraan di kabupaten masing-masing, sehingga hasil dari upaya yang telah dilakukan selama ini telah dirasakan semua manfaatnya. Sementara itu, Ketua TP PKK Sumsel, Melza Elen Setiadi, SE., harapkan Para Pj Ketua TP PKK Sumsel dapat menjadi mitra pemerintah dalam melaksanakan program pemerintah. Selain itu, PKK di kab/Kota juga diharapkan dapat memanfaatkan peranan organisasi, baik sebagai organisasi sosial kemasyarakatan, maupun sebagai pilar kekuatan pembangunan di daerah masing - masing khususnya, dan Sumatera Selatan pada umumnya. "Dengan dilantiknya tiga Penjabat (PJ) Ketua TP. PKK ini diharapkan dapat menjadi suatu kekuatan baru yang dapat meningkatkan persatuan dan kesatuan, serta lebih giat dalam mensukseskan program PKK dan program lain yang langsung dirasakan oleh masyarakat, " Ungkapnya. PKK diminta untuk tanggap terhadap kondisi permasalahan yang dihadapi di daerah masing masing. Para Ketua Tim Penggerak PKK agar dapat menyelaraskan program unggulan yang akan dilaksanakan, dengan mensinergikan program dan kegiatan antar bidang / pokja. "Saya juga ingin mengingatkan untuk terbentuknya TP PKK yang mampu menjadi motor penggerak masyarakat kearah yang lebih baik serta responsive kondisi dan permasalahan di masyarakat dan memberikan program dan kegiatan yang lebih nyata dalam memberdayakan dan mensejahterakan keluarga - keluarga di daerah, "pungkasnya. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan acara silaturahmi bersama Ketua TP PKK Kabupaten/Kota se-Sumsel, organisasi wanita, dan forkopimda. Turut hadir Asisten Administrasi dan Umum Setda Sumsel, Zulkarnain, SE, MM., Pj Ketua DWP Sumsel, Hj Desi Edward Candra, Pj Bupati Lahat, Imam Pasli S.STP M.Si., Pj Bupati Banyuasin, Muhammad Farid, S. STP., M. Si., Pj Bupati Muara Enim, Hengky Putrawan.
Sumsel
Pj Gubernur Sumsel Elen Setiadi Dukung Kongres PMII
Palembang. Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel Elen Setiadi Menerima pengurus koordinator cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sumsel dalam rangka laporan pemantapan kegiatan Kongres PMII, Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Kamis, (22/7/2024). Prinsipnya Pj Gubernur Sumsel Elen Setiadi sangat mendukung terselenggaranya Kongres PMII di Sumsel khususnya kota Palembang terlebih kehadiran para delegasi PMII dari berbagai daerah di Palembang akan membantu pertumbuhan ekonomi di Sumsel. "Kami siap mendukung dan memfasilitasi kegiatan ini. Karena kami selaku pemda juga ada kewajiban untuk itu, dan sebagai senior yang pernah berorganisasi kami berkewajiban membimbing adik-adik ke arah yang lebih baik, " Ujarnya. Namun dalam kesempatan itu, terdapat beberapa hal yang menjadi catatan Elen kepada pengurus PMII yaitu agar penyelenggaraan kegiatan ini dapat dilaksanakan dengan mekanismetata kelola pemerintah yang berlaku secara administratif. "Karena Pemda juga harus punya pertanggungjawaban dalam tata kelola pemerintahannya. Jika mekanisme secara administratif sudah sesuai, kita pelajari dan kita tahu detail dukungan yang akan kita berikan, " Tandasnya. Ketua Umum PB PMII, Muhammad Abdullah Syukri, katakan audiensi ini dalam rangka silaturahmi dan menyampaikan rencana penyelenggaraan Kongres PMII di Palembang. "Dalam kegiatan ini PMII akan mengirimkan delegasi 296 delegasi dimana 1 delegasi terdiri dari 3 orang. Diperkirakan total peserta resmi adalah 1000 orang, " Ungkapnya. Sambutnya, jumlah tersebut diperkirakan lebih dari pengalaman pada kegiatan sebelumnya kurang lebih akan hadir 5000 kader. Dengan perkiraan perputaran perekonomian mencapai Rp. 25 M di daerah tuan rumah Kongres PMII. Turut hadir Para Kepala OPD Sumsel.
Sumsel
Pj Gubernur Apresiasi Keinginan Pemuda Sumsel Agar Dilibatkan Dalam Penanganan Karhutla
Palembang, Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel Elen Setiadi menerima Silaturahmi Cipayung Plus yang bertempat di Ruang Rapat Bina Praja, (25/7/2024) Dalam Audiensi tersebut Elen menyerap aspirasi dari berbagai organisasi kepemudaan di Sumsel terkait dengan Pendidikan Gratis, Ilegal Drilling n Ilegal Refinery, Karhutla dan Evaluasi OPD Elen mengatakan akan mengakomodir keinginan Cipayung Plus dan BEM Nusantara yang ingin dilibatkan dalam penanganan Karhutla maupun Ilegal Driling dan Ilegal Refinery. “Masalah ini sangat kompleks dan sudah terjadi sangat lama, oleh karena itu pada penanganan awal kita baru melibatkan beberapa instansi terkait saja, tapi didalam berbagai pertemuan kita sudah memikiran porsi yang tepat untuk mahasiswa agar dapat dilibatkan” jelas Elen Selain pembahasan karhutla, Elen di dampingi Ketua DPRD Provinsi Sumsel, Dr. Hj. R.A Anita Noeringhati juga menerima masukan dan usulan terkait penanganan pendidikan di Provisnis Sumsel termasuk juga Evaluasi terhadap beberapa OPD yang diutarakan mahasiswa. Dalam kegiatan tersebut hadi beberapa organisasi kepemudaan seperti KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) , PMKRI (Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia) , GMKI (Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia), LMND (Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi), IPNU (Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama), PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia), IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah), Pemuda Muslimin, GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia), KMHDI (Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia), BEM Nusantara, Forsuma Sumsel (Forum Suara Mahasiswa Sumsel), BADKO HMI (Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam)
Sumsel
Pj Gubernur Elen Setiadi : Sawit Komoditi Penting Sumsel, Miliki Nilai dan Dampak yang Luas
Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel Elen Setiadi menghadiri Sosialisasi Regulasi dan Coaching Clinik Pemenuhan Hak Guna Usaha (HGU) dan Fasilitasi Pembangunan Kebun Masyarakat (FPKM) yang diselenggarakan oleh Satgas Peningkatan Tata Kelola Industri Kelapa Sawit dan Optimalisasi Penerimaan Negara, bertempat di Auditorium Graha Bina Praja, (25/7/2024) Elen mengatakan Sosialisasi Regulasi dan Coaching Clinik Pemenuhan HGU di Sumsel, ini sangat penting karena Sawit di Sumatera Selatan menjadi komoditas yang sangat penting, mempunyai nilai dan dampak yang luas. “Grup Pertumbuhan di Sumatera Selatan selain tambang, sawit sangat berpengaruh, jadi kalau di dalam konteks hari ini kita melakukan Coaching Clinik dan sosialisasi dalam konteks penyelesaian kerangka hukum untuk yang terkait tata kelola sawit ini menjadi sangat penting” jelas Elen Sumatera Selatan sebagai produsen minyak sawit terbesar nomor 5 secara Nasional dan nomor 3 di pulau Sumatera dengan volume ekspor sebesar 192.214 ton dengan Nilai Ekspor sebesar 209.661 ribu US$. Fara Heliantina selaku Asisten Deputi Investasi Bidang Jasa, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi dalam laporannya mengatakan Satgas Sawit mengidentifikasi perusahan yang belum memenuhi kewajiban seperti HGU dan FPKM “bersadarkan data Sipelibun terdapat 537 perusahan yang belum memiliki HGU padahal sejak tahun 2016 ini merupakan kewajiban yang harus di miliki sebelum melakukan aktifitas perkebunan” ungkap fara di tambahkan Fara Sumatera Selatan yang belum melakukan pemenuhan kewajiban HGU dari data yang ada kurang lebih ada 50 Perusahan secara detil akan di berikan oleh ATR/BPN updatenya. dan Sumsel mendudukan urutan ke 3 (tiga) yang belum memenuhi kejawiban HGU, yang pertama (1) adalah Kepulauan Riau dan yang ke 2 (dua) adalah Kalimantan Barat. “jadi ini berkat komunikasi yang baik antara satgas dan pemerintah daerah apalagi di kawan olah Pj Gubernur untuk segera menginisiasi melakukan sosialisasi di Sumatera Selatan agar yang 50 perusahaan itu bisa secara cepat sebelum akhir Desember ini sudah bisa di selesaikan” Jelas Fara hadir dalam kegiatan ini Direktur Jenderal Perkebunan diwakili Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan, Kementerian Pertanian, Prayudi Syamsuri, Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Sumsel, Asnawati, SH,.M.Si, Bupati/Walikota se-Sumsel, Pengurus Gabungan Pengusaha Kepala Sawit Sawit Indonesia (GAPKI) Provinsi Sumsel dan Anggota.