Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Melza Elen Setiadi : “Women and Childern Crisis Center” langkah Kongkret Penanganan dan Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak
Palembang. Penjabat (Pj) Ketua TP-PKK Provinsi Sumsel Melza Elen Setiadi menghadiri sekaligus melaunching Pelayanan “Women and Childern Crisis Center dan Seminar Kekerasan Perempuan dan Anak di RSUP dr. Mohammad Hosein Palembang” di Graha Eksekutif Lantai 8 RSMH Palembang, (22/8/2024). dr. Nur Adibah, Sp,.FM selaku ketua pelaksana menyampaikan tujuan dari kegiatan ini adalah agar kita semua dapat lebih aktif dalam memberikan perlindungan dan bantuan kepada mereka yang membutuhkan, serta sebagai langkah awal untuk bersama-sama melindungi hak-hak perempuan dan anak dari segala bentuk kekerasan. menanggapi hal tersebut Pj. Ketua TP-PKK Provinsi Sumsel Melza Elen Setiadi dalam sambutannya mengatakan Pendirian Women and Childern Crisis Center ini merupakan langkah kongkret yang sangat penting dalam upaya kita bersama untuk menangani dan mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak. “sebagai salah satu kelompok yang rentan dalam masyarakat, perempuan dan anak membutuhkan perlindungan yang khusus, dan kehadiran pusat krisis ini adalah wujud nyata dari komitmen kita untuk memberikan perhatian dan perlindungan tersebut” jelas Melza. saat ini kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi isu serius yang perlu mendapatkan perhatian khusus dari kita semua, sebab tidak hanya karena dampaknya yang merusak kehidupan individu dan keluarga tetapi juga karena hal ini menyentuh nilai-nilai kemanuasian yang sudah di junjung tinggi. dalam kegiatan ini juga di hadiri oleh Pj. Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Sumsel Desy Edward Candra, Dirut RSMH Palembang Siti Khalimah, Sp,.KJ,.MARS, Kadis PPPA Fitriana, S.Sos,.M.Si, Forkopimda, dan para kepala OPD di Lingkungan Pemprov Sumsel.
Sumsel
Pemprov Sumsel Jalin Kerjasama Pembangunan PLTS 300 Megawatt Bersama Perusahaan Asal China
Palembang. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) berasama perusahaan asal China dalam hal ini Tebian Electric Apparatus (TBEA) Co. Ltd menjalin kerjasama pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya di Provinsi Sumsel dengan kapasitas 300 Megawatt (MW) yang ditandai dengan penandatangan komitmen bersama, bertempat di Ruang Rapat Gubernur Sumsel, Rabu (21/8/2024) siang. Penandatanganan komitmen bersama dilakukan langsung oleh Penjabat (Pj) Gubernur Provinsi Sumsel Elen Setiadi dan Direktur Marketing, TBEA Co.,Ltd. Alex Chen Chuan. Pj Gubernur Elen Setiadi menyatakan dukungan sepenuhnya terhadap rencana ini. Menurut dia, kerja sama strategis yang dimulai dengan komitmen bersama ini, menandai langkah maju dalam memanfaatkan solusi energi terbarukan dan pengembangan sumber daya energi bersih.
Sumsel
Penjabat Gubernur Sumsel Elen Setiadi Terima Kunjungan BNN Provinsi Sumsel
Palembang.Penjabat Gubernur Sumsel Elen Setiadi menerima Kunjungan Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumsel Tri Julianto Djatiutomo.,S.I.K., MM, dalam kunjungan tersebut didampingi oleh Kepala bidang Pemberantasan dan Intelijen Kombes Pol Irzan Haryono.Ruang Tamu Gubernur, Palembang (21/08/2024). Elen Setiadi menyampaikan bahwa wilayah sumsel adalah wilayah pesisir sehingga sumsel menjadi wilayah lintas peredaran narkotika yang mana terkoneksi ke beberapa Provinsi lain sehingga pentingnya deteksi dini dalam pencegahannya. "Kami mendorong untuk pencegahan serta pemberantasan Narkotika di Wilayah Sumsel, apresiasi terhadap BNNP Sumsel atas kerja keras dalam penanganan narkotika"ungkapnya Sementara itu Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumsel Tri Julianto Djatiutomo.,S.I.K., MM bahwa Sumsel masuk dalam 10 besar penyalahgunaan narkotika sehingga pentingnya kolaborasi dan sinergi ke semua pihak untuk mengatasi penyalahgunaan narkoba di Sumsel. "Dari kegiatan random sampling dibeberapa tempat hiburan hasilnya bahwa banyaknya masyarakat yang terindikasi pengguna narkoba, perlu kami laporkan pak bahwa Rehabilitasi kapasitasnya cukup terbatas sehingga pentingnya deteksi dini"paparnya Ia melanjutkan bahwa Sumsel masuk 7 daerah prioritas dalam pemantauan narkotika dari BNN dan dalam waktu dekat akan melakukan kunjungan ke wilayah Sumsel. Turut Hadir Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Sumsel Drs.H. Sunarto M.si dan OPD Lainnya.
Sumsel
Sekda Sumsel Pimpin Rapat Pembahasan draft final Concept Note Result based Payment REDD+ GCF Output 2
Palembang. Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel Edward Candra memimpin Rapat Pembahasan draft final Concept Note Result based Payment REDD+ Green Climate Fund (GCF) Output 2 antara Pemprov Sumsel dan Lembaga Perantara Yayasan Relung Indonesia yang akan diajukan ke Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) di Ruang Rapat Sekda Sumsel, Rabu, (21/8/2024). REDD+ merupakan inisiatif global dengan desain pemberian insentif kepada negara berkembang untuk menanggulangi deforestasi dan degradasi hutan yang merupakan penyumbang utama emisi gas rumah kaca. Dalam kesempatan itu, Sekda Sumsel, Edward Candra memastikan persiapan draft final Concept Note Result based Payment REDD+ Green Climate Fund (GCF) Output 2 dan memimpin diskusi antar OPD terkait. Skema REDD+ memiliki cakupan yang luas termasuk konservasi, manajemen hutan lestari, dan peningkatan stok hutan karbon sehingga dapat mendorong pencapaian pertumbuhan ekonomi berkelanjutan yang juga akan berdampak pada peningkatan pertumbuhan ekonomi masyarakat. REDD+ juga mementingkan keterlibatan masyarakat, masyarakat adat dan komunitas tradisional sebagai pemangku kepentingan yang harus dipastikan jaminan haknya untuk tinggal di dalam dan sekitar hutan. Sementara itu, Perwakilan dari Lembaga Perantara Yayasan Relung Indonesia, Astarina, menyampaikan paparan tentang draft final Concept Note Result based Payment REDD+ Green Climate Fund (GCF) Output 2 bertema "Optimalisasi Pengelolaan Hutan Lestari dan Aksi iklim dalam mendukung capaian NDC di Sumatera Selatan". "Ruang Lingkup Program/Kegiatan yaitu pengurangan deforestasi dan degradasi hutan, peningkatan perlindungan keanekaragaman hayati, pengurangan deforestasi dan degradasi hutan, pengembangan arsitektur REDD+ dan Penguatan implementasi NDC, " Ujarnya. Sasaran program ini yaitu tercapainya pengurangan emisi gas rumah kaca yang sigrifikan melalui peningkatan kapasitas teknis dan perencanaan pengelolaan hutan. serta penanggulangan kebakaran hutan yang lebih efektif. "Tujuannya yaitu memulihkan lahan kritis dan mengembangkan arsitektur REDD+, meningkatkan perlindungan keanekaragaman hayati, peningkatan aksi mitigasi dan adaptasi pada tingkat tapak, memberikan dampak yang positif dan berkelanjutan bagi lingkungan dan ekonomi lokal, dan mendukung pencapaian target NDC Indonesia,"pungkasnya. Hadir dalam kesempatan itu Para Kepala OPD Sumsel.
Sumsel
Kunjungi Karang Dapo Empat Lawang, Melza Elen Setiadi : Manfaatkan Potensi Sumber Daya Alam yang Ada
Empat Lawang. Penjabat (Pj) Ketua TP PKK Sumsel Melza Elen Setiadi kembali meneruskan kunjungan kerja ke kabupaten Empat Lawang, tepatnya di desa Karang Dapo Lama kecamaran Sikap Dalam, pada Rabu (21/08/24). Kunjungan kerja ke desa Karang Dapo Lama itu bertujuan untuk pembinaan sekaligus penilaian 10 program pokok PKK oleh TP PKK Sumsel. Selain juga untuk melihat secara langsung pelaksanaan 10 program pokok PKK di daerah. “Juga sebagai evaluasi bagi kami TP PKK provinsi sebagai dasar dalam penentuan kebijakan, program dan kegiatan di masa mendatang. Saya harapkan masyarakat mau memanfaatkan potensi sumber daya alam seperti ikan, sebagai makanan sehari-hari karena protein ikan sangat bagus untuk dikonsumsi terutama anak-anak batita, maupun balita yang masih dalam pertumbuhan”, kata Melza.
Sumsel
DTS, Persiapkan Talenta Digital dalam Peningkatan Peluang Kerja Menuju Indonesia Digital
Palembang. Dalam rangka pengembangan pembangunan talenta Digital (Digital Talent Centre) di wilayah Sumsel, Penjabat Gubernur Sumsel Elen Setiadi menerima Kunjungan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDMD) Kementerian Kominfo RI Dr. hary Budiarto., M.kom. Palembang, (21/08/2024). Seperti diketahui Indonesia Emas 2045 memiliki Visi Indonesia menjadi Top 5 Ekonomi Dunia, dalam Visi Indonesia Digital 2045 SDM Digital menjadi salah satu komponen utama dalam ekosistem mencapai indonesia Digital yang salah satu pilarnya adalah masyarakat digital. Maka dari itu pelatihan Digital Talent Scholarship (DTS) dipandang sangat perlu untuk dilaksanakan di Sumsel mengingat program ini secara signifikan memberikan dampak positif terhadap peningkatan peluang kerja dan pendapatan bagi masyarakat luas. Elen Setiadi menyampaikan menyambut baik atas rencana adanya pusat pelatihan Digital Talent Scholarship ( DTS) di Sumsel yang mana ia meyakini bahwa perkembangan dunia teknologi sangat pesat dan merubah semua kegiatan ke arah digitalisasi. "Mempersiapkan talenta digital itu sangat baik, tentu kami Pemprov Sumsel sangat mendukung sehingga akan kami siapkan untuk lahannya, kedepan tinggal menyesuaikan sesuai kebutuhan dan kami support karna semuanya akan berpacu pada digitalisasi"ungkapnya Ia melanjutkan tinggal kedepan bagaimana mempersiapkan skema program yang akan dijalankan sehingga kedepan tinggal implementasi sesuai target yang diinginkan sehingga segera bisa dilaksanakan di Wilayah Sumsel. Sementara itu Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDMD) Kementerian Kominfo RI Dr. hary Budiarto., M.kom menyampaikan wilayah Sumsel masuk wilayah yang prioritas untuk dibangun, maka berharap bisa membangun Pusat Pengembangan Talenta Digital guna mempersiapkan SDM yang cakap Digital dalam penyerapan talenta digital pada dunia kerja/industri kedepan. "Akan dibuat pelatihan soffskil dibidang IT yakni Digital Talent Center (DTC) sehingga mengakomodir dan membentuk SDM yang bisa bekerja dengan baik sehingga nanti ijazah nya bisa digunakan untuk bekerja pada industri dan lainnya" Ia menjelaskan tahapan pengembangan talenta digital dengan Ekosistem digital yang dapat dijalankan seperti Mindset Digital, Digital Literacy, Basic Digital Skill, Intermediate and Advance Digital Skill, Digital Leader dan Digital Specialist. Turut Hadir Kepala Biro Kepegawaian dan Organisasi Kementerian Komunikasi dan Informatika Imam Suwandi., S.ST., AK, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumsel Rika Efianti S.E., MM dan Kepala BPSDM Sumsel Prof.Dr.H.M. Edwar Juliartha., S.Sos.,MM.
Sumsel
Pj Gubernur Elen Setiadi Gandeng Kejati Sumsel Optimalkan Penataan Aset Sumsel dan Proses Litigasi Aset
Palembang. Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan Elen Setiadi bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kajati Sumsel), Yulianto menghadiri press release penyerahan aset Pemprov Sumsel yang telah di Surat Kuasa Khusus (SKK) kan dengan Kajati Sumsel di Kantor Kejaksaan Tinggi Sumsel, Rabu, (21/8/2024). Pj Gubernur Sumsel, Elen Setiadi atas nama Pemprov Sumsel mengapresiasi dan berterima kasih kepada Kejati Sumsel dan jajarannya yang telah mendukung Pemprov Sumsel dalam pengelolaan aset di daerah. "Ini adalah bentuk dan contoh nyata kerjasama antar instansi yang berada di pemerintah. Ini bagian penataan aset dan prosesnya terus dilakukan bersama dengan kejaksaan," ujarnya. Terdapat dua hal yang menjadi fokus Pemprov Sumsel yaitu penyelesaian proses penataan aset dan juga membangun kerjasama proses litigasinya. "Beberapa perkara telah kita evaluasi penanganannya terhadap beberapa perkara pemprov sumsel sebelum nya yang tidak memiliki pendampingan akan cenderung kalah. Oleh karena itu, Pemprov Sumsel melalui BPKAD dan Biro Hukum dan HAM akan meningkatkan kerjasama lebih lanjut dalam proses pendampingan litigasinya. "Dengan dua hal ini Insya Allah penataan aset dapat dilakukan dengan baik sehingga aset yang ada dapat dimanfaatkan oleh Pemprov Sumsel untuk meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat," Tandasnya. Elen mengapresiasi atas dukungan yang diberikan Kejati Sumsel yang siap dihubungi 24 jam. Selain itu, Elen katakan Pemprov Sumsel tengah mengajukan kajian pembangunan Masjid Sriwijaya dan apapun hasilnya saran dari Kejati Sumsel akan dijadikan fundamental dalam melanjutkan pembangunan Masjid Sriwijaya Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kajati Sumsel), Yulianto, katakan Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan berkomitmen untuk membantu Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam melakukan penataan aset dan penindakan terhadap aset-aset yang dikuasai pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab melalui hukum. "Tentu tindakan ini harus terukur pertama melalui tindakan Preventive yang dilaksanakan oleh asisten perdata dan tata usaha negara kemudian dilakukan secara represif yang dilakukan oleh bidang asisten pidana khusus," Ujarnya. Diungkapkan oleh Yulianto, pada kesempatan ini akan diserahkan beberapa aset yang sudah berhasil dilakukan tindakan secara preventive antara lain sebuah mobil Land Cruiser tahun 2009 Nomor polisi BG 1145 MZ. Aset ini didapatkan dengan pendekatan secara humanis dari perdata dan tata usaha negara. "Alhamdulilkah aset ini dikembalikan dengan sukarela ke pemerintah daerah yang taksiran harganya pada zaman itu sekitar Rp. 1,6 M, " Ungkapnya. Selain itu, terdapat beberapa proses pengelolaan aset yang sedang ditangani Kejati Sumsel yaitu pengamanan terhadap aset tanah di Jalan Gubernur Haji Bastari Pangeran Ratu Keluhan 15 Ulu Kecamatan Jakabaring dengan taksiran harga sekitar Rp.96,8 M luas tanah 96.821 meter persegi. Kemudian Aset Tanah Dan Bangunan Yang Beralamat di Jalan Punarwaman Nomor 57 (d/h. Nomor 55) Bandung Provinsi Jawa Barat Taksiran Harga: Rp. 69.390.000.000. Dilanjutkan Tanah Yang Beralamat di jalan Gub. H. Bastari/Pangeran Ratu Jakabaring Kelurahan Lima Belas Ulu Kecamatan Jakabaring | Palembang (Rencana Untuk Kantor UPTB Samsat Palembang) SHP 30 Luas 96.821 M² (Dalam Proses) Taksiran Harga Rp. 96.821.000.000 Dan Tanah Dan Bangunan Yang Beralamat di Jalan Seruduk Putih Kelurahan 8 Ilir Timur II Kota Palembang yang Bersetifikat 578/RD Dan Memiliki Luas: 695 M² omor: 3032/I1/2024 Tanggal 21 Juni 2024 Taksiran Harga Rp. Rp. 4.405.000.000 Aset Tanah Yang Beralamat Di Jalan Lingkar Istana Kelurahan Demang Lebar Daun, Kecamatan Ilir Barat 1 yang Nomor Palembang Bersetifikat: SHP 395 Dan Memiliki Luas: 6,939 M². Taksiran Harga: Rp. 69.390.000.000, Aset Tanah Dan Bangunan Yang Beralamat di Jalan Punarwaman Nomor 57 (d/h. Nomor 55) Bandung Provinsi Jawa Barat Taksiran Harga: Rp. 69.390.000.000. Kemudian Penyelamatan Aset oleh Bidang Datun an Pidsus kejaksaan tinggi sumatera Selatan Rp. 240.007.650.000 + Rp. 44.228.905.600: 284.236.555.600, Tanah di Jalan Mayor Ruslan Kota Palembang luas 2.800 M2 Rp12.000.000,00,-/M² = Rp33.600.000.000. Selain itu ada penanganan pidana khusus Penyidikan Dugaan Tindak Pidana Korupsi Penjualan Asset Yayasan Batanghari Sembilan berupa Asrama Mahasiswa di JI. Puntodewo Yogyakarta. Dan Penyidikan Dugaan Tindak Pidana Korupsi Penjualan Aset Yayasan Batanghari Sembilan Berupa Sebidang Tanah Seluas 3.646 M2 di Jalan Mayor Ruslan Kelurahan Duku Kecamatan Ilir Timur II Palembang "Ini angka-angka yang besar dan sangat bermanfaat untuk pemberdayaan ekonomi atau apapun. Oleh sebab itu, Fungsi Kejati Sumsel adalah menyelamatkan melakukan penataan aset-aset sehingga aset terjaga dari pihak mafia tanah,"katanya. Disamping itu, Kejati Sumsel telah membuat satgas pengaduan masyarakat untuk mengkaji pengaduan masyarakat dan telah diinventarisir. Per hari ini Kejati Sumsel telah menerima 1.308 pengaduan masyarakat, namun ternyata hampir 90 persennya tidak memenuhi persyaratan. "Kejati Sumsel hadir di Sumsel sesuai visi dan misi yang sama untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat. dan ujung tombak mendapatkan kesejahteraan masyarakat adalah pemprov/pemkot /pemkab/kepala desa dan ppk maka kejati hadirmendorong pejabat disana agar tidak ragu-ragu dalam melakukan kebijakannya, "jelasnya. Kejati meminta agar Pemprov Sumsel mampu mengelola lahan-lahan yang telah berhasil disita oleh kejati Sumsel agar lebih berdaya guna dan bermanfaat bagi peningkatan PAD Sumsel. Selama ini kita bersinergi dengan Gubernur Sumsel dan Forkopimda yang lain untuk membangun Sumsel.
Sumsel
Bangun Sinergitas Pemerintah Pusat, Provinsi dan Daerah Wujudkan Pilkada 2024 yang Lancar dan Aman
Palembang- Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan Elen Setiadi menghadiri Rapat Koordinasi Peran Gubernur sebagai wakil Pemerintah Pusat dalam Pemantapan Pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2024 yang bertempat di Griya Agung Palembang, (21/8/2024). Tujuan dari kegiatan tersebut untuk membangun sinergitas dalam pelaksanaan pilkada serentak tahun 2024 antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing perangkat daerah serta memperkuat tugas dan fungsi gubernur sebagai wakil pemerintah pusat dalam pelaksanaan pilkada serentak tahun 2024 agar dapat terwujudnya penyelenggaraan Pilkada Serentak lancar aman dan damai. Dalam sambutannya Elen Setiadi mengatakan Pilkada Serentak 2024 adalah momentum krusial bagi demokrasi di seluruh daerah Indonesia termasuk Sumatera Selatan. “Kewilayahan Sumatera Selatan terdiri dari 13 Kabupaten dan 4 Kota, 241 Kecamatan, 403 Kelurahan dan 2.855 Desa. Dengan luas wilayah 86,771 km2 dan jumlah penduduk sebanyak 8,64 juta jiwasehingga perlu kerja keras bersama untuk kesiapan pilkada” Jelas Elen Dalam sistem penyelenggaraan pemerintahan, Gubernur mempunyai dua peran yaitu Kepala Daerah Otonom dan Wakil Pemerintah Pusat yang melakukan koordinasi, pembinaan, dan pengawasan Bupati/Walikota yang juga sebagai Kepala Daerah Otonom. “Berdasarkan sistem penyelenggaraan pemerintahan tersebut, Gubernur berperan dalam isu strategis nasional seperti pemulihan ekonomi nasional dan dalam kesempatan Rakor ini adalah memastikanPilkada berjalan lancar, aman, dan sesuai prinsip demokrasi.” tambah Elen Tak lupa dalam kesempatan tersebut Elen menyampaikan pesannya untuk 241 Camat di Sumatera Selatan yang merupakan garda terdepan dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan dan pelayanan publik untuk dapat bersinergi di wilayah masing-masing bersama dengan Forum Pimpinan Kecamatan, Danramil, Kapolsekta, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam), Panitia Pemungutan Suara (PPS). Dalam kesempatan tersebut juga dilalukan Penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dengan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Sumatera Selatan tentang Pembangunan dan Pengembangan Potensi Daerah yang bertujuan memacu pertumbuhan ekonomi daerah. Kegiatan ini di hadiri oleh 377 orang yang terdiri dari Forkopimda, Bupati/Wali Kota se-Sumsel, Ketua KPU dan BAWASLU Provinsi Sumsel, seluruh OPD Provinsi Sumsel, Ass 1 kabupaten/kota se-sumsel, Kepala Kesbang Pol kab/kota se-Sumsel, Kepala Bagian Tata Pemerintahan dan Kerjasama Kab/kota se-sumsel, Camat se-Sumsel.
Sumsel
Raih Rekor MURI, Elen Setiadi Apresiasi OJK Berikan Akses Finansial Kepada Kaum Disabilitas
Palembang. Dalam Rangkaian Hari Indonesia Menabung Pj Gubernur Sumsel Elen Setiadi menghadiri sekaligus menjadi salah satu pemateri dalam rangka Pemecahan Rekor Muri pembukaan rekening pelajar sekolah luar biasa di Provinsi Sumsel dan kepulauan Bangka Belitung. Bertempat di Kantor OJK Provinsi Sumsel, Palembang (20/8/2024). Dalam agenda yang digelar oleh OJK tersebut Pemerintah Provinsi mendapatkan Piagam penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia atas rekor pembukaan rekening tabungan pelajar kepada siswa sekolah luar biasa terbanyak oleh Rekor MURI. Dalam agenda tersebut selanjutnya Pj Gubernur Sumsel Elen Setiadi menjadi narasumber inspiring motivasion talk yang di gelar oleh OJk, yang mana ia menyampaikan bukan kita yang menjadi insprirasi namun sebenarnya merekalah (kawan-kawan Disabilitas) yang menjadi inspirasi kita. Karena keterbatasan bukan menjadi penghalang namun semangat mereka yang menjadi contoh bahwa sebenarnya kita bisa, sama-sama bisa membaca,menulis bahkan membaca puisi maka dari itu mereka mempunyai hak untuk diberikan akses finansial. "Terima kasih Kepada OJK telah memberikan akses finansial berupa tabungan, dan kita yakinkan bahwa Pemerintah Provinsi Sumsel juga memberikan akses yang sama karena memang itu adalah perintah Undang-Undang. Namun itu adalah kewajiban kita sebagai makhluk Tuhan bahwa kita harus memberikan perhatian yang sama baik pada orang yang mampu maupun tidak mampu"ungkapnya Sementara itu Direktur Utama Bank Sumsel Babel Achmad Syamsudin mengatakan bahwa telah menjalankan program Bank go to School satu rekening satu pelajar yang mana bank Sumsel Babel telah bekerjasama kepada 48 Kab/kota di Provinsi Sumsel dan kepulauan Bangka Belitung yang berlangsung sejak 16 Juli hingga 7 Agustus 2024 dengan melibatkan Sekolah Luar Biasa dengan melakukan pembukaan Rekening kepada pelajar. "Pembukaan awal bagi peserta telah disubsidi Oleh OJK sebesar Rp 10.000/tabungan yang mana diikuti oleh Sekolah SLB di Sumsel sebanyak 39 Sekolah dan Kepulauan Bangka Belitung Sebanyak 9 sekolah sehingga total 48 sekilah SLB dan total penabung sebanyak 3184 Penabung"lapornya Pada kesempatan itu juga Para Siswa-siswa Sekolah Luar Biasa Palembang dan Kepulauan Bangka Belitung menampilkan kebolehannya dalam bernyanyi dan baca puisi. Turut hadir Asisten III Bidang Administrasi dan umun Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Drs., Yunan Helmi M.Si, Kepala OJK Provinsi Sumsel dan Babel Aripin Susanto dan Para Kepala OPD lainnya.