Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Sekda Sumsel Hadiri Penutupan PON XXI Tahun 2024 Aceh-Sumut
Medan. Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI tahun 2024 di Aceh dan Sumatera Utara (Sumut) resmi ditutup oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Jumat (20/9/2024) malam. Kontingen Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menempati peringkat ke-21 pada PON kali ini, dengan perolehan 51 medali masing-masing 6 medali emas, 15 medali perak, dan 30 perunggu. 6 medali emas Sumsel dipersembahkan dari cabang olahraga (Cabor) Angkat Besi Kelas 71 Kg Putri skor 207, Rowing Sumsel Coxless pairs (W2-) Skor 08:05.954, Atletik 110 M Gawang Putra, Rowing Coxless fours (W4-) Putri , Atletik 400 M Putri, dan BMX Racing Putra. Presiden RI Joko Widodo dalam sambutan tertulisnya dibacakan oleh Menko PMK Muhadjir Effendy menyampaikan selamat kepada seluruh atlet yang telah meraih prestasi. Sementara itu Sekda Sumsel sekaligus sebagai Ketua Kontingen PON Asal Sumsel Drs H Edward Candra MH, mengapresiasi kontingen Provinsi Sumsel yang telah berhasil mengumpulkan medali, Ia juga menyampaikan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kontingen Provinsi Sumsel pada PON XXI tahun 2024 di Aceh dan Sumut.
Sumsel
Pj Gubernur Sumsel Tandatangani Keputusan Bersama Persetujuan Raperda RTRW Sumsel 2024-2044
Palembang. Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel Elen Setiadi menghadiri Rapat Paripurna XCIV (94) DPRD Provinsi Selatan dengan agenda Penyampaian Laporan Hasil Pembahasan dan Penelitian Pansus terhadap Pansus Pansus DPRD Prov. Sumsel terhadap Raperda Provinsi Sumatera Selatan (perpanjangan waktu). Dalam kesempatan itu, DPRD Sumsel menyetujui Raperda Prov Sumsel tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Sumsel 2024-2044 menjadi Perda dan dituangkan dalam bentuk keputusan bersama antara Pemerintah Provinsi Sumsel dan DPRD Sumsel. Pj Gubernur Sumsel Elen Setiadi mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya atas kerja sama dan perhatian yang sungguh-sungguh dari Pimpinan dan segenap Anggota Dewan yang terhormat khususnya Pansus I yang telah membahas Raperda tentang RTRW Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2024 2044. "Rapat paripurna hari ini sangatlah istimewa sekaligus sangat mengharukan bagi kami dan seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan karena merupakan akhir yang memulai awalan, " Ujarnya. Akhir karena ini adalah Rapat Paripurna terakhir bagi Pimpinan dan seluruh anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan periode 2019-2024. Sedangkan awalan adalah dimulainya seluruh aktivitas kegiatan di Sumatera Selatan dengan menggunakan Rencana Tata Ruang dan Wilayah yang baru untuk jangka waktu 2024-2044. "Selama menjalankan tugas di Sumatera Selatan terutama saat berinteraksi dengan Bapak/Ibu Pimpinan dan Anggota Dewan yang terhormat penuh dengan kenangan yang luar biasa, sangat bersahabat, kekeluargaan, konstruktif, terbuka, semangat, demi membangun dan mewujudkan Sumatera Selatan sebagai pusat atau poros pertumbuhan baru terutama di Pulau Sumatera," Jelasnya. Menurutnya, demi mewujudkan cita-cita Sumatera Selatan yang maju dan sejahtera, berbagai cara telah diupayakan bersama melalui berbagai pembahasan dan kesepakatan yang diambil dalam periode jabatan Bapak/Ibu Pimpinan dan Anggota DPRD Sumatera Selatan yang terhormat. "Semangat dan kekeluargaan yang diberikan memberikan kami energi positif, sehingga rasa kekhawatiran yang awalnya kami rasakan berubah bagikan ikatan saudara kandung, sehingga hal tersebut membuat kami semangat dan percaya diri untuk melaksanakan tugas di Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, "ungkapnya. Menurut Elen, Sikap yang terbuka dan bersahabat dari DPRD membuat dirinya semakin semangat untuk bekerja lebih keras dan cerdas bagi Sumatera Selatan. Presiden Republik Indonesia telah menyetujui usulan kita dan menetapkan Proyek Lahan Sawah Rawa Pasang Surut Tanah Mineral dan Rawa Lebak Tanah Mineral di Provinsi Sumatera Selatan menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN). "Dengan demikian kita memiliki kesempatan emas untuk menjadikan Provinsi Sumatera Selatan menjadi lumbung beras dan pangan, karena potensi lahan sawah baru yang siap diolah paling tidak sebanyak 400.000 ha dengan potensi mencapai 1,3 juta ha, " Jelasnya. Pengajuan Ranperda tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2024-2044 ini menindaklanjuti Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang. Peraturan ini menyatakan bahwa, RZWP-3-K diintegrasikan ke dalam Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi, sehingga mengharuskan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2020 tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP-3-K) Provinsi Sumatera Selatan diintegrasikan ke dalam Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah. "Maka sampailah kami pada kesimpulan/pendapat akhir yaitu sepakat untuk Persetujuan memberikan Bersama terhadap Rancangan Peraturan Daerah sebagaimana tersebut di atas. Dengan disetujuinya Ranperda RTRW ini, kita telah meletakkan fondasi kuat untuk pembangunan Sumatera Selatan yang lebih baik, lebih maju, dan lebih sejahtera untuk 20 tahun ke depan, "pungkasnya. Turut hadir para Kepala OPD Sumsel.
Sumsel
Sumsel Juara 5 MTQ Nasional 2024, Pemprov Sumsel Gelar Syukuran
Palembang. Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Elen Setiadi, S.H, M.S.E mengucapkan rasa syukur dan rasa bangganya terhadap prestasi yang telah dicapai para kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) utusan Sumsel pada ajang MTQ XXX Nasional tahun 2024 di Samarinda Kalimantan Timur belum lama ini, Provinsi Sumsel berhasil masuk lima besar nasional. Para Kafilah Provinsi Sumsel kembali menorehkan sejarah baru berhasilan Kafilah Provinsi Sumsel Meraih Juara 5 Nasional pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXX Tingkat Nasional di Provinsi Kalimantan Timur. “Masuknya Sumsel lima 5 besar ini, merupakan capaian tinggi. Ini tentu berkah bagi Sumsel dan serta tak lupa juga berkat semangat juang bagi para Kafilah,” ujarnya saat memberikan pengarahan pada acara Syukuran Keberhasilan Kafilah Provinsi Sumsel Meraih Juara 5 Nasional bertempat di Griya Agung Palembang, Jumat (20/9/2024). Alhamdulillah ini prestasi, meski banyak hambatan dan tantangan tapi tidak mematahkan semangat sehingga meraih 5 besar Nanti kita akan kembangkan lagi. Insya Allah Tahun 2025 kita akan menambahkan anggaran untuk LPTQ. Maka kita harus disiapkan dari sekarang. Insya Allah bisa meraih Juara Umum, Saya juga minta Bupati/Walikota juga ikut serta dalam program anak angkat dalam pengembangan Tilawatil Quran ini, Ketua Kafilah Provinsi Sumsel, Dr H M Sunarto, S.Sos., M.Si dalam laporannya menegaskan, dari 54 peserta yang dikirim ke ajang MTQ XXX di Samarinda, 7 cabang masuk final dengan perolehan medali 3 emas, 3 perak, 1 perunggu, dan 2 harapan 1 serta 4 harapan 3. Keberhasilan ini merupakan sinergitas antara Pemprov Sumsel, LPTQ dan Kemenag. Sehingga berkat kerjasama inilah kami untuk terus bisa mengharumkan nama baik sumsel.
Sumsel
Anjangsana Ke BPKP Sumsel, Pj Gubernur Sumsel Diskusikan Tentang Peningkatan Tata Kelola Pemprov Sumsel
Palembang. Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel Elen Setiadi beranjangsana ke Kantor Wilayah BPKP RI Provinsi Sumatera Selatan, dalam rangka silaturahmi, Jumat, (20/9/2024). "Hari ini kita silaturahmi sekaligus diskusi terkait beberapa hal yang berhubungan dengan BPKP dan dalam rangka meningkatkan tata kelola Pemprov Sumsel, " Ujarnya. Menurut Elen, dari pertemuan ini terdapat beberapa peluang kerja sama yang dapat meningkatkan layanan kemasyarakatan seperti rumah sakit, sekolah, dan juga potensi ekonomi. "Kita tetap butuh dengan BPKP dalam memberikan pandangan tata kelola sehingga apa yang dilakukan pemprov secara tata kelola bagus dan manfaatnya juga lebih baik lagi, " Tandasnya. Diungkapnya, terkait beberapa hal tersebut akan dilakukan pembahasan lebih teknis dan mendalam antara BPKP dan Pemprov Sumsel. Sementara itu, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Selatan, Sofyan Antonius tegaskan pihaknya siap mendukung berbagai program Pemerintah Provinsi masyarakat terutama dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. "Tentu berbagai teknisnya nanti kita akan bahas lebih lanjut, dan kemudian program yang ada kita akan telaah agar segera dapat ditindaklanjuti," Ujarnya.
Sumsel
Edward Candra Tegaskan Aparatur Desa Harus Miliki Inovasi dan Kecakapan di Bidang Teknologi
Palembang. Demi mewujudkan Pemerintahan Desa yang baik, Edward Candra memberikan materi pada angkatan 5 Kepemimpinan dan Pencegahan Korupsi pada Pelatihan peningkatan kapasitas aparatur desa di Provinsi Sumsel yang mana diikuti oleh perwakilan aparatur desa yang ada di Provinsi Sumsel. Palembang, Kamis (19/09/2024). Edward Candra menjelaskan tantangan pengelolaan dan pembangunan bagi pemerintah desa semakin komplek sehingga membutuhkan pemerintah desa yang memiliki kecakapan dan kapabilitas yang baik, sehingga mampu menjalankan kepemimpinan sesuai dengan gaya masing-masing di daerahnya. "Biasanya kita selaku pemimpin ini pasti banyak yang datang setiap yang datang biasanya masalah, maka Jika ada yang datang ke kita dengan masalah jika mampu kita beri ya kita beri, tapi jika kita tidak mampu maka beri ia jalan jangan ditolak lalu beri ia harapan"ungkapnya Pada kegiatan tersebut ia menyampaikan pentingnya aparatur desa memiliki Inovasi serta kecakapan dibidang teknologi guna memberikan dampak positif bagi desa Turut hadir Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sumsel Deva Oktavianus Coriza., SE., M.Si.
Sumsel
Sekda Edward Candra Hadiri Kick Off Meeting Proklim dan Mata Pencaharian Berbasis Pedesaan
Sekda Prov Sumsel Drs. H. Edward Candra, M.H Menghadiri Kick Off Meeting Proyek Penguatan Aksi Iklim (Proklim) dan mata pencaharian berbasis pedesaan di Provinsi Sumatra Selatan, Excelton Hotel, Kamis 19/09/24. . Dalam sambutannya Sekda Sumsel mengucapkan terimakasih kepada pihak terkait atas bantuan, support dan komitmennya dalam mengatasi perubahan iklim yang terjadi, Kebersamaan dan kesinambungan kita butuhkan seperti penanggulangan banjir, tanah longsor maupun Karhutla yang terjadi di Kab/Kota yang ada di Sumsel. . Pemanasan Global yang menjadi faktor utama penyebab terjadinya perubahan iklim, yang berdampak mengancam keberlangsungan kehidupan dan menghambat aktivitas pembangunan di berbagai sektor serta pelestarian fungsi lingkungan hidup, oleh sebab itu kita perlu kendalikan bersama-sama. . Pemerintah telah menetapkan komitmen untuk berperan serta aktif melakukan upaya pengendalian perubahan iklim melalui Paris Agreement yang ditetapkan pada tahun 2015 dengan target yaitu membatasi kenaikan rata-rata suhu global, Kesepakatan tersebut perlu ditindaklanjuti dengan aksi nyata yang melibatkan seluruh elemen para pemangku kepentingan. . "Kepada semua peserta Kick Off ProKlim di Prov. Sumsel saya ucapkan terimakasih dan dapat bersama-sama mengikuti kegiatan ini dengan baik, Harapan kita bersama agar setelah mengikuti kegiatan ini, dapat lebih memahami dampak perubahan iklim, sektor prioritas ProKlim dan semakin melibatkan diri dalam upaya adapatasi dan mitigasi perubahan iklim yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat,"tutupnya. . Dikesempatan yang sama The United Nations Office for Project Services (UNOPS) Country Manager For Indonesia and Timor Leste Sharon Thangadurai mengatakan dengan diselenggarakannya kegiatan ini bertujuan untuk memahami apa saja yang perlu dilakukan oleh Provinsi Sumsel mengatasi perubahan iklim yang ada, agar dapat bermanfaat bagi masyarakat. . "Dengan dasar meningkatkan kesejahteraan masyarakat, akhir proyek nanti kita semua dapat melihat hal-hal baik yang akan kita dapat dan berkontribusi nyata di wilayah masing-masing," Tutupnya. . Turut Hadir Para Kepala OPD dilingkungan Prov. Sumsel.
Sumsel
Sekda Sumsel Lantik 47 Pejabat Fungsional di Lingkungan Pemprov Sumsel
Palembang. Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Edward Candra katakan jabatan fungsional penting dan menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Hal ini diungkapkannya saat melantik sekaligus menghadiri pengambilan sumpah jabatan bagi 47 pejabat fungsional di lingkungan Pemprov Sumsel di Graha Bina Praja, Rabu, (18/9/2024). Edward Candra mengucapkan selamat kepada para pejabat fungsional yang telah dilantik. Menurutnya, amanah ini didapatkan dengan melalui berbagai proses dan merupakan sebuah pilihan dalam jenjang karir dan pengabdian kepada daerah. "Saat ini jabatan fungsional dikedepankan. Para pejabat fungsional yang sudah dilantik diharapkan dapat melaksanakan tugasnya dengan baik kedepannya, " Ujarnya. Oleh karena itu, para pejabat fungsional diminta untuk terus mengembangkan dan meningkatkan kompetensi agar lebih profesional dan tetap mengasah kemampuan sesuai tupoksinya. Selain itu, para pejabat fungsional juga diminta mampu berinovasi dalam menunjang tupoksinya agar pelayanan kepada masyarakat lebih optimal. "Jangan lupa untuk selalu menjaga integritas dan netralitas ASN. Serta terus berkolaborasi dalam mengembangkan diri baik secara internal dan sesama pejabat fungsional sesuai tupoksinya, " Tuturnya Edward berharap para pejabat fungsional yang dilantik dapat berkontribusi dan kompak menjalankan tugasnya demi mengabdi kepada bangsa dan negara. "Semoga jabatan yang diamanahkan dapat membawa berkah dan manfaat bagi sekitar, " Pungkasnya. Dalam kesempatan itu, pejabat yang dilantik sejumlah 47 orang dengan berbagai bidang antara lain infrastruktur, tenaga kesehatan, apoteker, guru, dan lainnya.
Sumsel
Pj Gubernur Sumsel Bersama Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI Membuka Job Fair 34 Perusahaan di Sumsel
Palembang. Dalam upaya menyerap tenaga kerja dan membuka peluang kerja bagi warga Sumatera Selatan Penjabat Gubernur Sumsel Elen Setiadi membuka Job Fair terbesar di Bumi Sriwijaya dihadiri secara langsung oleh Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI Ir.Afriansyah Noor.,M.Si.,IPU. Atrium PS Mall, Rabu (18/09/2024). Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI Ir.Afriansyah Noor.,M.Si.,IPU menyampaikan program ini merupakan sebuah langkah untuk membuka pasar kerja bagi masyarakat Sumsel sehingga mampu memberikan kesempatan kerja bagi generasi masa kini. "Langkah ini bisa menyampaikan informasi kepada masyarakat terutama generasi Gen Z yang saat telah memasuki area bonus demografi, untuk itu kami mengajak kepada pemerintah, mitra kerja untuk terus membuka lowongan kerja yang mana penduduk usia produktif sangat besar hampir mendekati 56%"ungkapnya Sementara itu Elen Setiadi juga menyampaikan tujuan umum dari program ini ialah menurunkan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja. "Salah satu upaya dilakukan adalah dengan mendekatkan pertemuan antara pencari kerja dengan pengguna tenaga kerja atau perusahaan kegiatan ini merupakan salah satu link and match di pasar kerja"ungkapnya Pada kegiatan ini Deliar Risqon selaku Kepala Dinas Ketenagakerjaan Sumsel melaporkan ada sebanyak 34 perusahaan yang terdapat di Sumsel dengan kurang lebih 1000 lowongan kerja baik luar maupun dalam Negeri. "Semoga masyarakat sumatera selatan dapat mampu terserap lapangan kerja pada job fair kali ini, dan ini pertama kali dihadiri oleh Wamen secara langsung di palembang"ucapnya Turut Hadir Inspektur IV Kemenaker RI Ervin Batubara, Kakanwil BPJS Ketenagakerjaan Sumbagsel Muhyidin dan Para kepala OPD lainnya.
Sumsel
Sekda Sumsel Edward Candra Hadiri Rapat Optimalisasi PAD dan Retribusi Daerah Provinsi Sumsel Smt. 1 TA 2024
Palembang - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan Edward Candra hadiri Rapat Optimalisasi PAD (Pengelolaan Hasil Kekayaan Daerah yang di Pisahkan) dan Retribusi Daerah Provinsi Sumsel semester 1 tahun Anggaran 2024, rapat berlangsung di Ruang Aula Sriwijaya Bapenda Provinsi Sumsel, (18/92024). Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Sumsel H. Achmad Rizwan, SSTP,.MM dalam laporannya mengatakan rapat hari ini merupakan evaluasi di tahun anggaran 2024 yang meliputi dari hasil Pengolaan Kekayaan Daerah yang di Pisahkan, Penerimaan Retribusi Daerah dan Penerimaan BLUD). “Rapat hari ini sangat istimewah dihadiri oleh Sekretaris Daerah, dan kami yang hadir disini juga mengucapkan selamat atas pelantikan Definitif Bapak sebagai Sekda Provinsi Sumsel. ini merupakan rapat pertama yang di pimpin oleh Bapak Sekda dan juga kami harapkan di rapat - rapat berikutnya evaluasi ini bisa langsung di pimpin oleh pak sekda” ucap Rizwan Rizwan juga memaparkan hasil dari Evaluasi tahap pertama yang dilaksanakan di semeter pertama di bagi menjadi 2 bagian ada Hibah dan penerimaan lain-lain, Rizwan Optimis pada saat 31 Desember 2024 semua sudah melebih dari target yang sudah ditentukan. “Penerimaan lain-lain ini terdiri dari hasil pengolahan daerah yang di pisahkan dari target ditahun 2024 sebesar Rp. 165.607.917.094 terealisasi sampai dengan 31 Agustus 2024 sebesar Rp.138.012.019.544 dengan persentase sebesar 83,34%” jelas Rizwan Sementara itu Realisasi Hibah dari perusahaan atau pihak ke 3 (tiga) Pemprov Sumsel mendapat Hibah untuk keoprasional kesamsatan dari PT Jasa Raharja dengan menargetkan sebesar 3.743.243.000 dengan realisasi saat ini 2.009.484.000 dengan persentase 53,68%, targer tersebut merupakan target di APBD induk, di targer APBD Perubahan sudah mencapai angka 4miliar berdasarkan surat resmi dari PT. Jasa Raharja Provinsi Sumatera Selatan. Dalam rapat tersebut Edward mengatakan Pemerintah Daerah kinerjanya salah satu di ukur dari upaya guna meningkatkan PAD, tidak bisa hanya menunggu dari dana transfer atau dana bagi hasil. “Pemprov Sumsel kinerjanya salah satu di ukur dari upaya guna meningkatkan PAD tidak bisa hanya menunggu dari dana transfer saja atau dana bagi hasil, karena saat ini kalo di sumsel ini masih di posisi tengah-tengah dibanding dengan Provinsi lainnya keseimbangan antara PADnya dan dana transfer dan kita harus berupaya meningkatkan pendapatan asli daerah ” jelas Edwar Edward juga menambahkan beberapa catatan secara detil untuk di konsolidasi dan di atensi baik dari Bapenda dan para OPD dan juga dari Biro Perekonomian, banyak sekali program progran yang belum kita laksanakan paling tidak sampai 2024 target kita tercapai. Dalam rapat tersebut di hadiri oleh BUMD, BLUD, para kepala OPD di Lingkungan Pemprov Sumsel, serta OPD Pemungut Retribusi.