Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Sekda Sumsel Ingatkan Disiplin ASN dan Maknai Semangat Kartini dalam Apel Gabungan
Palembang. Sekretaris Daerah Sumsel Edward Candra menekankan pentingnya kedisiplinan bagi seluruh ASN. Ia mengatakan disiplin menjadi kunci utama dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat yang digaji oleh negara.Hal ini disampaikan Edward Candra saat bertindak sebagai pembina dalam Apel Gabungan dan Peringatan Hari Kartini 2025 di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bertempat Halaman Kantor Gubernur pada Kamis (17/4/2025)."Sebagai PNS, kita harus memahami peraturan perundang-undangan, utamanya yang menyangkut soal peraturan disiplin PNS. Setiap PNS harus berusaha memahami peraturan tersebut agar dapat menjadikannya sebagai pedoman dalam melaksanakan disiplin," tegasnya.Lebih lanjut, Edward mengingatkan agar seluruh ASN menghindari segala tindakan yang menjurus pada pelanggaran disiplin yang dapat berdampak negatif terhadap kinerja unit kerja, instansi, dan citra pemerintah.Selain menekankan kedisiplinan, Sekretaris Daerah Edward Candra juga menyampaikan makna penting Peringatan Hari Kartini yang akan jatuh pada tanggal 21 April mendatang. Ia menyampaikan bahwa peringatan ini merupakan wujud penghormatan atas jasa Raden Ajeng Kartini sebagai pelopor pendidikan bagi wanita di Indonesia."Sosok R.A Kartini mampu mendobrak pandangan zaman terhadap keterbatasan akses perempuan terhadap dunia pendidikan. Jasa-jasa beliau yang sangat berharga terhadap kemajuan bangsa mengantarnya ditetapkan sebagai pahlawan nasional," ujarnya.Ia mengajak seluruh ASN untuk menjunjung tinggi jasa R.A Kartini sebagai pejuang emansipasi wanita, yang memperjuangkan kesetaraan hak perempuan di berbagai bidang. Sekda Edward menyampaikan rasa syukur atas terealisasinya banyak cita-cita Kartini, khususnya di Provinsi Sumatera Selatan.Mengakhiri amanatnya, Edward Candra kembali mengajak seluruh ASN untuk terus meningkatkan disiplin, kompetensi diri, menjaga silaturahmi dan kekompakan, serta bersinergi dalam mencapai visi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan, yaitu “Sumsel Maju Terus Untuk Semua”.Apel ini dihadiri oleh Para Asisten dan seluruh perwakilan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Sumsel.
Sumsel
Pastikan Kesiapan PSU, Gubernur Herman Deru Sambangi Bawaslu dan KPU Empat Lawang
Empat Lawang .Masih dalam rangkaian yang sama selanjutnya Gubernur Sumsel melakukan kunjungan langsung ke kantor Bawaslu dan KPU Kabupaten Empat Lawang guna memastikan pengawasan dan kesiapan logistik pemilihan ulang dapat berjalan dengan baik dan matang. Empat Lawang, 16/04/2025.Dalam arahannya pada Bawaslu Kab.Empat Lawang Gubernur Sumsel H. Herman Deru menyampaikan penting transparansi dan layanan maksimal pada masyarakat pada saat pelaksaan sehingga dapat mencipatakan situasi yang kondusif dan menjaga netralitas para penyelenggara serta ASN."Kami dari Pemerintah Daerah telah siap membantu keuangan PSU, kenapa ini harus terlaksana dengan baik? Karna demi ketentraman masyarakat Empat Lawang agar bisa menjalankan aktivitasnya dan memliki kepala daerah defenitif"ungkapnya dalam kunjungan pada kantor KPU Kab. Empat Lawang.Anggota KPU Empat Lawang Eskan Budiman mengatakan secara keseluruhan kesiapan KPU Empat Lawang untuk melaksnakan PSU dinyatakan sangat siap baik dari logistik maupun keanggotaanya."Dengan dibantu para Adhoc dan sekretariatan anggota KPU Empat lawang Logistik telah siap tinggal menunggu waktu pendistribusian insyallah hari besok 17 april 2025 logistik di distribusikan"ungkapnyaTurut Hadir Inspektur Utama Bawaslu Republik Indonesia Rini Wartini, A.K., M.M., C.A, CRMP, CSEP., CfrA., CGCAE, KETUA DPRD Provinsi Sumsel Andie Dinialdi, S.E., M.M, Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI. Ujang Darwis, M.D.A, Kapolda Sumsel IRJEN POL. Andi Rian, S.I.K., M.H
Sumsel
Sekda Sumsel Dampingi Wamen Koperasi RI Resmikan Pembentukan Koperasi Merah Putih Ponpes Al Ittifaqiah Ogan Ilir
Ogan Ilir. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Drs H Edward Candra MH mendampingi Wakil Menteri (Wamen) Koperasi Republik Indonesia (RI) Ferry Juliantono meresmikan pembentukan koperasi Merah Putih di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ittifaqiah Indralaya, Ogan Ilir, Rabu (16/4/2025).Dalam sambutan tertulis Gubernur Herman Deru yang dibacakan Sekda Edward Candra mengatakan, sebagai pilar ekonomi yang melandaskan asas kekeluargaan dan gotong royong, keberadaan Koperasi telah terbukti mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.“Untuk itu, saya mengapresiasi pembentukan koperasi Merah Putih di ponpes Ittifaqiah,” kata Edward.Lebih lanjut dikatakan, Koperasi adalah pilar ekonomi yang melandaskan asas kekeluargaan dan gotong royong, yang telah terbukti mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.Dia merinci saat ini jumlah koperasi di Sumsel adalah 6.864 unit, yang aktif sebanyak 4.379 unit (64%) dan tidak aktif 2.453 unit (36%). Adapun jumlah desa/kelurahan di Sumsel sebanyak 2.556.Konsorsium Merah Putih ini menurut Edward juga sejalan dengan visi-misi Gubernur Sumsel."Kami juga mengharapkan melalui mekanisme pembentukan baik melalui pendirian koperasi baru, pengembangan koperasi yang telah ada maupun revitalisasi koperasi melalui musyawarah desa dapat cepat terwujud dalam waktu singkat,” imbuhnya.Sementara itu Wamen Koperasi, Ferry menjelaskan aset badan koperasi jauh lebih sedikit dibandingkan dengan aset BUMN dan swasta. Karena itu Presiden menugaskan Kemenkop agar jumlah aset koperasi dapat meningkat.“Ini merupakan keinginan Presiden agar Kemenkop gerak cepat mengembangkan koperasi. Selama ini koperasi hanya kebagian untuk mengelola hal yang kecil-kecil saja. Kini koperasi boleh mengelola sektor pertambangan, pertanian dan lainnya,” kata Ferry.Ferry menambahkan, Bank Muamalat saat ini sahamnya dapat dimiliki oleh koperasi ponpes ataupun koperasi syariah."Koperasi boleh terlibat dalam usaha-usaha besar apapun. Selama ini apresiasi terhadap koperasi sangat kurang. Sebab itu, Presiden ingin koperasi dapat menjadi besar dan berwibawa,” ujarnya.Sementara, Wakil Bupati Ogan Ilir Ardani menyampaikan dari 147 koperasi di Ogan Ilir, 60% diantaranya bisa dibentuk sebagai koperasi Merah Putih, sedangkan 40% sisanya perlu dilakukan revitalisasi."60 persen mata pencaharian penduduk Ogan Ilir adalah petani. Dengan pembentukan koperasi Merah Putih diharapkan bisa membantu perekonomian masyarakat. Apresiasi juga untuk pembentukan koperasi Merah Putih di ponpes Al Ittifaqiah,” ujarnya.Pimpinan (Mudir) Ponpes Al Ittifaqiah Indralaya KH. Mudrik Qori mengapresiasi atas dukungan Wamen Koperasi kepada ponpes Al Ittifaqiah Indralaya."Ada 3 usaha ekonomi milik Al Ittifaqiah yakni Badan Usaha Milik Yayasan Al Ittifaqiah, kemudian Baitul Maal yang melayani usaha simpan pinjam dan pembiayaan yang telah banyak membantu masyarakat. Selanjutnya koperasi mengelola kebun sawit, singkong, palawija, ternak lele, usaha kopi ikhlas dan berbagai sektor produktif lainnya,” tandasnya.
Sumsel
Empat Lawang Gelar Deklarasi Damai PSU, HD Harapkan Tak Ada Pemilihan Ulang Kembali
Empat Lawang. Sebagai tindak lanjut pada Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) Tahun 2024, Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) telah memutuskan 24 daerah dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang mana salah satunya ialah Kabupaten Empat lawang Provinsi Sumsel.Untuk mewujudkan Pilkada yang aman, tertib, damai, sejuk dan bermartabat maka Bawaslu Kabupaten Empat Lawang mengadakan Deklarasi PSU Damai Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Empat Lawang tahun 2025, bertempat di Gedung Serba Guna Kantor Bupati Empat Lawang, Rabu, 16/04/2025.Gubernur Sumsel H. Herman Deru menyampaikan dalam H-3 pemilihan ulang Kabupaten Empat Lawang pentingnya untuk kita bersama-sama agar mewujudkan pemilihan ulang dapat dijalankan dengan baik, tertib dan transpran."Satu pendapat kita, aman,jujur adil dan damai, selamat berdemokrasi mudah-mudahan mendapatkan pemimpin terbaik untuk Empat Lawang"paparnyaSelanjutannya ia berharap pada pelaksanaan pemilihan suara ulang kali ini agar tidak adanya gugatan dan tidak terjadinya pemilihan ulang kembali mengingat PSU memerlukan biaya yang cukup besar."Saya berharap sedini mungkin tidak terjadi lagi pemilihan ulang kembali karna akan memerlukan biaya yang cukup besar, bayangkan jika anggaran itu kita gunakan untuk membangun jalan mungkin sudah dapat beberapa Kilo meter (KM) untuk perbaikan Empat Lawang" harapnyaIa menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan PSU kali ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baik nya sebab tolak ukur pemilihan yang baik dan sukses salah satunya ialah partisipasi masyarakat yang menyalurkan hak-hak politiknya dengan baik."Saya minta kepada KPU agar bekerja dengan cermat dengan data pemilih yang disalurkan, bisa saja tahun lalu ia belum bisa memilih namun tahun ini ia sudah ada hak memilih"paparnyaDalam kesempatan yang sama Penjabat Bupati Empat Lawang menyampaikan telah melaksanakan proses tahapan sesuai dengan aturan yang berlaku serta mendapatkan dukungan dari berbagai pihak baik Pemerintah Provinsi Sumsel, TNI dan Polri."Terima kasih atas dukungan semuanya baik Gubernur, TNI dan Polri. Semoga pemilihan ini Menjadi jembatan awal mewujudkan pemilu damai, aman dan kondusif dan melahirkan pemimpin yang sesuai yang diharapkan"ungkapnyaSelanjutnya anggota Bawaslu Kab.Empat Lawang Ahmad Fatria Arsasi mengatakan kegiatan Deklarasi Damai ini bertujuan untuk membangun komitmen bersama antara seluruh pemangku kepentingan guna mencipatakan suasana aman, tertib dan kondisif dalam rangka pemungutan suara ulang.Turut Hadir Inspektur Utama Bawaslu Republik IndonesiaRini Wartini, A.K., M.M., C.A, CRMP, CSEP., CfrA., CGCAE, KETUA DPRD Provinsi Sumsel Andie Dinialdi, S.E., M.M, Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI. Ujang Darwis, M.D.A, Kapolda Sumsel IRJEN POL. Andi Rian, S.I.K., M.H
Sumsel
Pemprov Sumsel Komitmen Lanjutkan Program Sumsel Berkat, Tingkatkan Layanan Kesehatan Masyarakat
Palembang. Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H. Cik Ujang menerima kunjungan kerja reses Komisi IX DPR RI masa persidangan II tahun sidang 2024 - 2025 ke Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan di Graha Bina Praja (Rabu, 16/4/2025)Dalam forum tersebut, Cik Ujang menyampaikan bahwa saat ini Sumatera Selatan sedang melanjutkan Program Sumsel Berkat yang diperuntukkan bagi masyarakat Sumatera Selatan yang sedang dalam kondisi sakit dan belum memiliki jaminan kesehatan yang membutuhkan pelayanan kesehatan tingkat lanjut (Rumah Sakit)."Masyarakat yang Belum memiliki Jaminan Kesehatan terdiri dari Kepesertaan baru yang membutuhkan pelayanan kesehatan yang belum memiliki jaminan kesehatan, PBI-JK dengan status non aktif dan PBPU Mandiri menunggak. Masyarakat inilah yang dapat memanfaatkan program Sumsel Berkat tersebut", ungkapnyaTerkait dengan kebutuhan tenaga kesehatan di Sumsel, Cik Ujang berharap ada kebijakan strategis dari Pusat, terutama berkaitan dengan dokter gigi dan dokter spesialis. Yang memiliki Total kekurangan dokter spesialis dan dokter Sub Spesialis yaitu sebanyak 338 tenaga, dan Kekurangan Dokter gigi sebanyak 132 orang. "Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan dan Kabupaten/Kota telah mengusulkan kekurangan tersebut melalui Formasi Penerimaan CPNS dan PPPK pada tahun 2024 dan 2025, dan setiap RSUD di Kabupaten/Kota sudah mengusulkan juga kekurangan tersebut melalui Formasi Penerimaan CPNS dan PPPK pada tahun 2024 dan 2025. Harapannya permasalahan yang kami hadapi ini dapat segera terselesaikan dengan adanya kunker hari ini", tuturnya.Selain itu, Cik Ujang juga melaporkan berdasarkan dari Data BPJS Ketenagakerjaan, Pencapaian Universal Coverage Jamsostek (UCJ) Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2024 adalah sebesar 38,67%, melampaui target yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat yaitu 37,58% atau surplus 64.172 tenaga kerja.Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Pimpinan Rombongan Komisi IX DPR RI, IR. Sri Meliyana menjelaskan bahwa Kunker yang dilaksanakan dalam rangka untuk menyerap aspirasi dari Pemerintah Daerah dan Masyarakat yang nantinya akan menjadi masukan bagi Komisi IX DPR RI saat melakukan rapat kerja bersama mitra kerja Komisi IX DPR RI nantinya."Rapat kerja hari ini sama nilainya dengan rapat yang kami lakukan disenyan. Harapan saya tolong bapak/ibu sampaikan aspirasi apa saja yang kita butuhkan untuk memaksimalkan kesempatan ini sehingga kita dapat menyelesaikan permasalahan yang ada di Sumsel", tuturnya.Lanjutnya Kami juga sangat berharap semua aspek yang berhubungan dengan kami dapat disampaikan kendala - kendalanya saat bekerja dilapangan, sehingga kami mendapatkan masukan untuk membawa aspirasi tersebut untuk dicarikan solusinya.Terkait dengan Program Kerja Sumsel Berkat yang dimiliki oleh Sumatera Selatan, Ia meminta agar Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dapat mensosialisasikan secara masif program kerja tersebut."Ini perlu dilakukan agar masyarakat dan rumah sakit mengetahui sehingga program yang sangat baik tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal", pungkasnya.Turut hadir Para Anggota Komisi IX DPR RI, Kepala Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan, Prof. Asnawi Abdullah, Ph.D, Sekretaris Ditjen Penanggulangan Penyakit, Dr. Yudhi Pramono, MARS, Direktur Tata Kelola Yankes Primer, Roy Himawan, S. FARM., APT., MKM, dan Para Kepala OPD Prov. Sumsel.
Sumsel
Herman Deru Tekankan Pentingnya Literasi HAM Untuk Generasi Muda
Palembang. Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H. Herman Deru menekankan pentingnya sosialisasi dan literasi Hak Asasi Manusia (HAM) bagi masyarakat di usia sedini mungkin.Literasi HAM sejak dini diharapkan dapat mempersiapkan generasi penerus bangsa yang tidak hanya kompetitif tetapi juga memiliki kesadaran akan hak dan kewajiban dalam konteks nasional maupun internasional.Hal ini diungkapkan Herman Deru saat menerima kunjungan silaturahmi Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian HAM (Kemenham) Sumsel, Hendry Marulitua, di Griya Agung, Rabu (16/4/2025).Dalam pertemuan tersebut, terdapat beberapa pokok bahasan penting yang didiskusikan keduanya, termasuk upaya peningkatan aksi Hak Asasi Manusia (HAM) di Sumsel, serta memastikan seluruh kegiatan, aturan, dan regulasi yang berlaku di provinsi ini berbasis pada prinsip-prinsip HAM.Gubernur Herman Deru menyambut baik kehadiran Kemenham di Sumsel dan berharap pertemuan ini menjadi wadah koordinasi yang efektif terkait tugas dan fungsi Kemenham serta potensi kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sumsel dalam menegakkan HAM sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku."Pemahaman yang baik tentang hak dan kewajiban, baik sebagai masyarakat maupun pemerintah, masih perlu ditingkatkan. Sosialisasi ataupun literasi HAM kepada masyarakat dapat dimulai dari lingkungan sekolah," ujarnya.Selain itu, HD juga menyoroti isu pelanggaran HAM di media sosial yang semakin marak dan menekankan perlunya penguatan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dalam konteks penegakan HAM di ranah digital."Kita butuh literasi kepada masyarakat, dan ini penting untuk semua generasi, terutama generasi Z dan milenial yang memiliki komposisi demografi yang besar dalam menyongsong Indonesia Emas 2045," ujar Gubernur Herman Deru.Sebelummya, Kakanwil KemenHAM Hendry Marulitua, memperkenalkan keberadaan kantor perwakilan Kemenham Sumsel beserta jajaran pejabat yang telah terbentuk di Sumsel. Ia menyampaikan terima kasih atas dukungan Gubernur Sumsel dalam pelaksanaan tugas Kemenham di wilayah Sumatera Selatan."Kami berkomitmen bahwa KemenHAM Kanwil Sumsel memastikan kehadiran negara dalam pemenuhan HAM di Sumatera Selatan, dengan goal untuk mewujudkan Sumsel yang ramah HAM," tandasnyaTurut hadir Kepala Biro Hukum dan HAM Dedi Harapan, S.H., S.E., M.Si, C.MSP., dan Kepala Biro Umum dan Perlengkapan setda Provinsi Sumsel Dr. Darmayanti S.E.,M.M
Sumsel
Gubernur Herman Deru Gandeng HIPMI Sumsel Wujudkan 100.000 Sultan Muda
Palembang. Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru (HD) menghadiri dan menyaksikan pelantikan pengurus Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sumsel periode 2025 - 2028 di Griya Agung Palembang (Selasa, 15/4/2025).Dalam sambutannya HD berharap agar HIPMI Sumsel dapat membantu pemerintah dalam mensukseskan salah satu program gerak cepat yang dimilikinya yaitu mencetak 100.000 Sultan Muda Sumatera Selatan."Baru saja kita menyaksikan peristiwa sakral dimana hari ini (selasa, 15/4) telah dilantik kepengurusan HIPMI Sumsel yang diketuai oleh M. Puri Andamas. Tentunya ini merupakan tugas yang berat dalam mengemban amanah yang sangat besar, ditambah saya juga mendorong HIPMI Sumsel untuk berkolaborasi bersama pemerintah dalam menciptakan 100.000 sultan muda di sumsel", tutur HD.Terkait hal tersebut, HD menambahkan bahwa saat ini sudah disediakan tempat bagi pengusaha muda yaitu Sultan Muda Center yang ada di gedung OJK Sumsel. Dirinya berharap agar tempat tersebut dapat dimanfaatkan oleh HIPMI Sumsel dalam menjalankan program kerja yang dimilikinya dalam mencetak pengusaha muda yang baru mulai menjadi pengusaha muda yang berhasil."Ini merupakan tugas HIPMI Sumsel dalam membantu pemerintah mewujudkannya. Kalian adalah orang - orang yang tepat dilantik oleh Ketum dan mudah - mudahan nasihat Ketum tadi dapat dipegang untuk bisa bermanfaat bagi orang yang banyak", tegas HD.Tak lupa HD juga mengucapkan selamat atas telah dilantiknya kepengurusan HIPMI Sumsel oleh Ketua Badan Pungurus Pusat HIPMI, Akbar Himawan Buhori."Selamat untuk semua anggota kepengurusan HIPMI Sumsel semoga kalian segera bisa menjalankan tugas sesuai fungsinya dan saya berpesan sebagai orang tua jaga kekompakan internal dalam HIPMI Sumsel. kami sangat berharap HIPMI Sumsel dapat membantu pemerintah dalam memecahkan persoalan di Sumsel terkait dengan tupoksi kalian", ungkap HD.Sementara itu Ketua BPD HIPMI Sumsel Periode 2025 - 2028, M. Puri Andamas menyampaikan saat ini HIPMI Sumsel yang merupakan pengusaha muda dibumi Sriwijaya beranggotakan sebanyak 200 pengusaha muda tentunya akan terus mendorong pengusaha - pengusaha lainnya yang bergabung untuk menjadi pengusaha sukses serta membantu pemerintah dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi yang telah ditetapkan."Jabatan ini tentunya merupakan tidak mudah untuk diemban karena ini merupakan wadah bagi perusahaan muda sumsel untuk berkembang dan maju dalam mensejahterakan Sumatera Selatan lebih baik lagi", tuturnya.Selaras dengan program gerak cepat pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk Mencetak 100.000 Sultan Muda, HIPMI Sumsel juga mempunyai misi yang sama yaitu menciptakan 1.000 pengusaha baru disetiap tahunnya serta berkolaborasi dengan pemerintah dan swasta agar terus bisa mengembangkan potensi daerah menjadi peluang usaha baru di Sumsel."Saya berjanji HIPMI bukan hanya untuk pengusaha sukses tapi juga untuk pengusaha muda baru yang akan dibina untuk menjadi pengusaha yang sukses. Kita sangat optimis bahwa kita dengan potensi yang dimiliki oleh Sumatera Selatan saya yakin Sumsel bisa berkontribusi untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional", ungkapnya.Dikesempatan yang sama, Ketua Badan Pungurus Pusat HIPMI, Akbar Himawan Buhori setelah resmi melantik HIPMI Sumsel, dirinya berharap agar HIPMI Sumsel dapat sesegera mungkin menjalankan tugas dan fungsinya sehingga dapat membantu pemerintah dalam menyelesaikan persoalan - persoalan yang ada di Sumatera Selatan serta dapat mengoptimalisasikan potensi sumber daya alam yang dimiliki sehingga target pertumbuhan ekonomi di Sumatera Selatan dapat tercapai."Saya harap pelantikan ini akan menjadi momentum titik awal teman - teman dalam menjalankan tugas dan fungsi HIPMI di Sumatera Selatan. Sumsel sangat kaya sekali sumber daya alamnya, ini harus dioptimalkan sebaik mungkin. Untuk itu perlu sinergitas antara pemerintah dan pengusaha dalam menjalankannya", ucapnya usai melantik Kepengurusan HIPMI Sumsel.Turut hadir Anggota DPR RI, Yudha Novanza Utama, Anggota DPR RI, Kartika Sandra Desi, Ketua DPRD Prov. Sumsel, Andie Dinialdie, SE, MM, Wakil Ketua DPRD II Provinsi Sumatera Selatan, H. Nopianto, S.H., M.Si, Ketua BPD HIPMI Sumsel Periode 2021 - 2024, Kgs. Hermansyah Mastari, Wakil Walikota Palembang, Prima Salam, S.H. M.M dan Para Kepala OPD Prov. Sumsel.
Sumsel
Herman Deru Wujudkan Impian Warga 7 Kecamatan di Muba Terang Benderang Nikmati Listrik PLN
Muba. Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru akhirnya berhasil mewujudkan warga di 7 Kecamatan di Musi Banyuasin (Muba) untuk beralih menggunakan listrik dari PT. Muba Elektrik Power (MEP) ke PT. PLN yang ditandai dengan Penyalaan Sambungan Listrik PT. PLN Persero untuk 5 Desa di Desa Tegalmulyo, Kecamatan Keluang, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Selasa (15/4/2025) siang.Menurut Herman Deru, masyarakat harus berterimakasih kepada PT. MEP, karena merekalah yang menyediakan listrik saat PT. PLN belum dapat menjangkau beberapa kawasan saat itu. Sementara itu untuk menggunakan genset, masyarakat terkendala biaya yang mahal." Alhamdulillah dari kerja panjang kita, tanpa mengurangi rasa terimakasih kepada pemerintah-pemerintah terdahulu, PT. PLN dan juga PT. Muba Elektrik Power (MEP). Hari ini secara resmi kita nyalakan listrik peralihan pengelolaan dari PT. MEP ke PT. PLN resmi kita mulai," ujar Herman Deru disambut tepuk tangan warga.Makanya lanjut Herman Deru pada periode pertama dirinya menjabat Gubernur Sumsel periode 2028-2023 lalu, Ia bergerak cepat bersama PJ Bupati saat itu Apriyadi dan DPRD Muba, mengubah listrik curah yang dikelola PT. MEP ke PLN." Ini penegasan baru dengan limit terakhir untuk Serah Terima Operasi (STO) dari PT. MEP ke PLN paling lambat 17 April," jelas Herman Deru.Dia berharap dengan pengalihan ini, diharapkan masyarakat akan mendapatkan banyak manfaat terutama nilai tagihan yang turun. Sehingga selisih pendapatan warga itu dapat dialihkan untuk memenuhi kebutuhan lainnya seperti kebutuhan rumah tangga maupun pendidikan sekolah anak.“Tak hanya di lima desa ini saja, nantinya secara bertahap pengalihan listrik ini jika dilakukan di 7 Kecamatan dengan Muba yang mencapai 54.000 sasaran,” tegasnya.Sementara itu Bupati Muba M. Toha mengatakan masyarakat Muba berterima kasih dengan Gubernur Sumsel H. Herman Deru. Sebab berkat gerak cepat dan kemurahan hatinya, proses peralihan ini dapat terwujud." Kita harus berterima kasih dengan Pak Gubernur. Berkat kemurahan hati beliau mau membantu Muba ini bisa terwujud. Ini bukan suatu kebetulan tapi perjuangan panjang sejak ia menjadi Gubernur periode pertama sampai periode kedua ini terealisasi,” ujar Toha bersemangat.Masyarakat juga tampak antusias menanti moment tersebut. Salah satunya warga bernama Murni. Menurutnya sejak lama Ia ingin agar bisa menikmati listrik PLN dengan harga yang lebih murah. Sehingga dapat meringankan pengeluaran mereka." Ya tentu senang sekali. Kami sudah lama menunggu supaya dapat menikmati listrik PLN," ujarnya.
Sumsel
Wisuda Sekolah Lansia Tangguh, Menteri Wihaji dan HD Tekankan Pentingnya Perhatian pada Kelompok Rentan
Ogan Ilir. Gubernur Sumsel H. Herman Deru mendampingi Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Dr. Wihaji, S.Ag, M.Pd., melanjutkan kunjungan kerjanya di Ogan Ilir dengan menghadiri Wisuda Sekolah Lansia Tangguh Standar 1 (S1) dan pembukaan Sekolah Lansia Tangguh Standar 1 (S1) di Aula Caram Seguguk Komplek Perkantoran Kabupaten Ogan Ilir, Selasa, (15/4/2025).Dalam sambutannya, Gubernur Sumsel H. Herman Deru menekankan pentingnya memberikan perhatian terhadap ibu hamil, lansia, dan balita, sebagai kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus."Kehadiran Bapak Menteri menyadarkan kita betapa pentingnya peran usia produktif untuk memberikan perhatian khusus kepada kelompok-kelompok tersebut. Negara hadir dalam setiap kepentingan masyarakat, terutama bagi golongan yang membutuhkan perhatian khusus," ujarnya.Gubernur Sumsel Herman Deru juga menyampaikan upaya Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam menekan angka stunting antara lain dengan mengaktifkan posyandu, menyediakan seragam bahkan memastikan akurasi timbangan bagi balita"Untuk kelas ekonomi tertentu, pemerintah memberikan bantuan khusus kepada masyarakat. Dalam rangka memenuhi kebutuhan protein juga dilakukan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) dengan pemberian bantuan untuk pemeliharaan ikan, ayam, dan sayur mayur di rumah-rumah warga," jelasnya.Lebih lanjut, Gubernur Sumsel Herman Deru mengungkapkan bahwa Sumatera Selatan telah mendapatkan penghargaan sebagai salah satu provinsi dengan penurunan stunting terbesar."Stunting di Sumsel saat ini berada di bawah standar PBB. Saya yakin, di bawah kepemimpinan Bapak Wihaji, stunting di Indonesia khususnya di Sumsel bisa mencapai zero stunting," harapnya.Ia juga menyampaikan terima kasih atas perhatian Menteri Wihaji dan menegaskan komitmen Sumatera Selatan sebagai garda terdepan dalam mendukung program BKKBN.Sementara itu, Menteri Wihaji dalam kesempatan tersebut berinteraksi langsung dengan para wisudawan dan wisudawati, yang mayoritas adalah lansia. Ia mengajak mereka untuk senantiasa bersyukur dan menjaga silaturahmi."Insya Allah, wisuda ini adalah bagian dari rasa syukur kita. Yang penting hati senang, batin senang. Silaturahmi bersama itu penting, karena di usia Bapak Ibu, teman dan saudara sangat dibutuhkan. Semoga kegiatan ini menjadi berkah bagi kita semua," tuturnya.Acara ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Sumsel, Andie Dinialdie SE., MM., Wakil Bupati Ogan Ilir, H. Ardani, S.H., M.H., Ketua TP PKK Sumsel, Febrita Lustia Herman Deru, dan para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.