Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
HD Komitmen Terus Jalin kerjasama dan Satukan Persepsi dengan Pangkalan Udara SMH
Palembang. Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru menerima Danlanud Srimulyono Herlambang (SMH) Palembang Kolonel Pnb. Zulfikri Arif Purba, S.Sos, M.S. (N.S.S.S) dalam rangka silaturahmi, sekaligus membahas sejumlah program yang akan dikolaborasikan Pemerintah Provinsi Sumsel bersama Pangkalan TNI Angkatan Udara Srimulyono Herlambang Palembang . Bertempat di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Jum’at (25/4/2025), Herman Deru berharap kunjungan Danlanud Srimulyono Herlambang dan rombongan menjadi awal yang baik untuk berkolaborasi, saling bertukar informasi mengenai program ataupun agenda kegiatan kedepan.“Atas nama pemimpin daerah Provinsi Sumsel dan atas nama pribadi kami mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi Pangkalan TNI Angkatan Udara Srimulyono Herlambang, hari ini menjadi langkah konsolidasi antara TNI Angkatan Udara dan Pemprov Sumsel. Pemerintah Provinsi Sumsel berkomitmen untuk tetap menjalin kerja sama dan menyatukan persepsi agar upaya dalam membangun Sumsel dapat berjalan dengan lancar,” ungkap Herman Deru.
Sumsel
Peringati Hari Otonomi Daerah XXIX Tahun 2025, Sekda Sumsel Sampaikan Amanat Mendagri Terkait Sinergitas Antara Pusat dan Daerah
Palembang. Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Drs. H. Edward Candra, MH melaksanakan upacara peringatan Hari Otonomi Daerah XXIX Tahun 2025 dilaksanakan di Halaman Kantor Gubernur Sumatera Selatan (Jum'at, 25/4/2025)Kegiatan upacara diikuti oleh seluruh ASN pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.Sekda selaku inspektur upacara membacakan amanat Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian dimana Pemerintah Daerah diharapkan untuk menjaga sinergi dan kerjasama antara Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat dalam membangun nusantara menuju Indonesia Emas 2045."melalui momentum yang berbahagia ini Saya mengajak seluruh komponen bangsa, khususnya jajaran pemerintah daerah di seluruh Indonesia, untuk terus memperkuat komitmen dalam membangun tata kelola pemerintahan yang baik, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan publik", ucap Sekda menyampaikan amanat.Selanjutnya ada 8 (delapan) hal strategis yang perlu menjadi perhatian bagi seluruh pihak baik di pusat maupun di daerah untuk mengharmoniskan gerak langkah pada tataran implementasi.diantaranya Upaya mewujudkan swasembada pangan; Upaya mewujudkan swasembada energi; Pengelolaan sumberdaya air; Mewujudkan pemerintahan yang transparan, akuntabel, bebas korupsi, dan melayani masyarakat dengan berintegritas; Mengembangkan kewirausahaan yang dapat membuka lapangan kerja; Peningkatan akses dan kualitas pendidikan; Upaya untuk mewujudkan pelayanan kesehatan yang merata, berkualitas dan terjangkau; dan Reformasi birokrasi dan penegakan hukum.Diakhir amanat yang disampaikan oleh Sekda, Menteri Dalam Negeri RI berharap Semoga semangat otonomi daerah senantiasa menjadi motor penggerak bagi terwujudnya pemerintahan yang lebih baik, pelayanan publik yang lebih prima, dan kesejahteraan masyarakat yang lebih merata di seluruh pelosok nusantara.Turut hadir Para Kepala OPD Prov. Sumsel dan Para ASN dilingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Sumsel
HD Gerak Cepat! Sumsel Targetkan 106.357 Ha Lahan Optimal untuk Swasembada Pangan
Palembang. Sebagai tindak lanjut keseriusan dalam mewujudkan swasembada pangan di Indonesia, Gubernur Sumsel H. Herman Deru memimpin rapat koordinasi percepatan pelaksanaan kegiatan optimasi lahan dan cetak sawah tahun 2025 di Provinsi Sumsel yang di hadiri dari berbagi unsur yang terlibat yakni Unsur TNI, Akademisi, Bupati/walikota dan OPD Sumsel. Griya Agung. Kamis malam, 24/04/2025.Dalam penjelasannya Gubernur Sumsel H.Herman Deru mengatakan sebagai landasan awal optimalisasi lahan yakni melaksanakan SID ( Survey Investigasi Desain) pada lahan yang berpotensi optimalisasi lahan sehingga dapat melaksanakan kegiatan Opla secara komprehensif, yang mana target Opla tahun 2025 sebanyak 106.357 ha."Kedepan kita harus ada peta besar, sehingga tau secara konprehensif, clean and clear tidak? Bermasalah tidak, dengan Opla ini kita sambut dengan gembira, kita target minggu pertama bulan Mei kita sudah selesai dengan kontrak SID"ungkapnyaMenurut Herman Deru dalam pelaksanaan percepatan optimalisasi lahan dan cetak sawah lahan ini perlu dukungan semua pihak. Makanya semua pihak terkait hadir pada malam ini untuk mendukung program ini sekaligus penandatangan Memorandum of Understanding (MoU).Ia melanjutkan untuk cetak sawah agar kedepan tidak tumpang tindih di HGU dan kawasan hutan sehingga permasalahan perluasan lahan dapat dioptimalkan.Selanjutnya Staf Ahli Menteri Bidang Investigasi Pertanian Kementerian Pertanian RI Dr. Ir. Suwandi, M.SI menjelaskan tentang Peta potensi cetak sawah sumsel dengan luas 1.000.000 Ha dengan potensi cetak sawah seluas 1.312.702 ha terdiri dari potensi lebak sawah pematang 169.529ha, potensi rawa lebak tengahan 321.630ha, potensi rawa pasang surut 824.543ha."Target Opla Sumsel tahun 2025 ini sebanyak 106.375 dan yang sudah kontrak SID sebanyak 6.923, nah malam ini kita harus kontrak 25.815 pak, mohon pak bupati dilihat angka-angka ini karna ini raport kita bersama, kita doakan Sumsel menjadi nomor satu"ungkapnya sembari menjelaskan statistik perkembangan progres Opla dan cetak sawah yang ada di Sumsel.Selanjutnya di akhir acara dilakukan penandatanganan kontrak SID pada wilayah yang terdapat lahan Opla dan cetak sawah di wilayah Provinsi Sumsel seperti Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, Banyuasin, Oku Timur,Pali dan Musi Banyuasi.Turut hadir Bupati Muba M. Toha, Pj Bupati Empat Lawang Fauzan Khoiri Denin,Ap.,M.M, Wakil Bupati Ogan Ilir H. Ardani, S.H., M.H dan OPD lainnya
Sumsel
Sekda Sumsel Matangkan Strategi Implementasi GSMP 2025 Yang Efektif dan Akuntabel
Palembang. Sekretaris Daerah Sumatera Selatan (Sekda Sumsel), Edward Candra, memimpin rapat koordinasi (rakor) terkait kelanjutan kegiatan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) Tahun 2025 di Ruang Rapat Bina Praja, Kamis (21/4/2025) Rapat bertujuan untuk mematangkan strategi dan implementasi program yang menjadi prioritas Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam mewujudkan kemandirian pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.Dalam arahannya, Sekda Edward Candra menekankan bahwa GSMP bukan hanya sekadar program, melainkan sebuah mindset yang perlu diinternalisasi oleh seluruh pihak terkait terutama OPD-OPD di lingkungan Pemprov Sumsel.Sebelumnya, Ia mengapresiasi berbagai inisiatif yang telah berjalan, termasuk program-program Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) seperti Hatinya PKK, serta upaya dari dinas terkait seperti Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan, dan Perkebunan, dan juga program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari Bank Mandiri dan Bank Sumsel Babel (BSB)."Masih banyak potensi yang bisa kita garap. Dengan tim yang sudah terbentuk, langkah awal yang perlu kita lakukan adalah pemetaan yang komprehensif," ujar Sekda Edward Candra.Pemetaan ini bertujuan untuk mengidentifikasi target intervensi GSMP, baik dari pemerintah maupun pihak swasta melalui program CSR, serta mendata desa atau kelurahan mana saja yang telah menerima bantuan dan jenis intervensi yang telah dilakukan, tambah Edward.Dalam kesempatan itu, Edward menekankan pentingnya memastikan penerapan GSMP di tingkat kabupaten/kota dan mencatat intervensi yang mungkin telah dilakukan oleh pemerintah daerah setempat. Bahkan, ia mengusulkan kemungkinan kerjasama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk memastikan akuntabilitas dan efektivitas program.Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumatera Selatan Ir. Ruzuan Efendi, M.M., dalam paparannya menyampaikan perkembangan dan rencana lanjutan GSMP dalam kerangka pembangunan inklusif dan berkelanjutan Sumatera Selatan tahun 2025-2030."Ketahanan pangan merupakan pilar penting dalam pembangunan daerah yang berkelanjutan, berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat dan upaya pengentasan kemiskinan,"jelasnya.Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) sendiri telah diluncurkan sejak 2 Desember 2021 di Kabupaten Lahat dan diikuti oleh 17 kabupaten/kota di Sumatera Selatan. Program ini memiliki tujuan utama yaitu meningkatkan kemandirian pangan rumah tangga, mengurangi ketergantungan pasokan pangan dari luar daerah, dan mendorong ketahanan ekonomi masyarakat berbasis pangan lokal.Ruzwan juga memaparkan perkembangan signifikan GSMP. Diungkapnya, GSMP menjadi program prioritas dalam mendukung visi dan misi Gubernur Sumatera Selatan periode 2025-2030, dengan memberikan dampak positif pada aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan."Kegiatan GSMP juga terus diperluas ke berbagai segmen masyarakat, termasuk sekolah, panti sosial, dan dasa wisma. Sinergi dan kolaborasi antar OPD terkait, Bank Indonesia, PKK, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), serta partisipasi aktif dari masyarakat diperlukan untuk keberhasilan GSMP," pungkasnya.
Sumsel
Feby HD Ajak Sinergi dan Tingkatkan Peran PKK, Posyandu, Dekranasda, dan PERWOSI se-Sumsel
Palembang. Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Febrita Lustia Herman Deru memimpin rapat koordinasi yang melibatkan TP PKK kabupaten/kota se-Sumsel, Tim Pembina Posyandu, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), dan Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI).Rapat berlangsung di Griya Agung pada Kamis (24/4/2025) ini, bertujuan untuk menyelaraskan persepsi dan perencanaan program kerja masing-masing organisasi. Dalam arahannya, Feby Herman Deru menekankan pentingnya sinergi antar organisasi dalam menjalankan tugas pokok PKK serta menyusun perencanaan yang sejalan dengan program Posyandu dan organisasi lainnya."Rapat PKK se-Sumsel ini saya adakan untuk mengajak seluruh ibu-ibu menyelaraskan dan menyamakan persepsi mengenai tugas pokok PKK serta menentukan perencanaan yang sejalan dengan Posyandu, PKK, dan organisasi lainnya," ujarnya.Lebih lanjut, Febrita menginstruksikan agar seluruh jajaran PKK di semua tingkatan untuk segera turun ke lapangan setelah pelantikan dan fokus melayani masyarakat di wilayah masing-masing."Kegiatan setelah PKK dilantik harus langsung terjun ke lapangan, bertemu langsung dengan ibu-ibu desa dan kelurahan. Tugas kita adalah melayani, bukan dilayani, yaitu melayani masyarakat di wilayah kita," tegasnya.Selain itu, Rapat ini juga membahas potensi kerjasama PKK dengan berbagai mitra terkait program peningkatan pendapatan keluarga (UP2K) dan Dekranasda, terutama dalam membantu pengrajin lokal untuk naik kelas melalui perizinan dan peningkatan pendapatan. Feby juga menekankan pentingnya penyusunan program kerja tahunan yang sesuai dengan kebutuhan wilayah masing-masing, dengan proyeksi program hingga tahun 2026.Selanjutnya, Terkait pengelolaan organisasi, sebagai Ketua TP PKK Sumsel, Feby Deru memberikan kewenangan kepada ketua di setiap tingkatan kab/kita untuk mengatur komposisi kepengurusan dengan mengutamakan kerjasama tim."Ayo kita dukung program kerja suami-suami kita di tempat mereka bertugas serta aktif membina upaya peningkatan kesejahteraan keluarga melalui kegiatan di desa-desa," tandasnya.Feby mendorong setiap Pokja PKK untuk aktif membuat program kerja dan menargetkan terciptanya 10 produk unggulan PKK. Selain itu, beliau menekankan pentingnya sosialisasi tugas masing-masing pengurus, menyelaraskan program provinsi dan kabupaten/kota dengan program PKK Pusat, serta menciptakan legasi yang bermanfaat bagi masyarakat.Lebih lanjut, Febrita mengingatkan pentingnya kegiatan-kegiatan rutin di tingkat kabupaten/kota seperti donor darah, edukasi, pelatihan, penyuluhan, dan kampanye literasi. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk mensukseskan berbagai event PKK yang akan dilaksanakan di Sumsel melalui kerjasama yang baik dengan para mitra PKK.Staf Ahli PKK, Lidyawati Cik Ujang, turut hadir dan menyampaikan materi tentang kelembagaan PKK dalam kesempatan tersebut. Ia mengharapkan, rapat koordinasi ini dapat memperkuat sinergi dan efektivitas program-program PKK, Posyandu, Dekranasda, dan PERWOSI dalam memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat Sumatera Selatan.Turut hadir Para Ketua TP PKK Se-Sumsel.
Sumsel
Pemprov Sumsel Dukung Penggunaan Kendaraan Listrik, Sekda Laporkan Perkembangan Data Terkini
Palembang. Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Drs. H. Edward Candra, MH menghadiri Rapat Koordinasi terkait laporan perkembangan penggunaan kendaraan bermotor berlistrik berbasis baterai sebagai kendaraan dinas operasional / kendaraan perorangan dinas instansi pemerintah daerah didaerah yang diselenggarakan oleh Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri RI secara virtual di Sumsel Command Center (Kamis, 24/4/2025).Dalam kesempatan itu Sekda melaporkan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan telah mengambil kebijakan dalam mendukung penggunaan kendaraan bermotor berlistrik berbasis baterai sebagai kendaraan dinas operasional / kendaraan perorangan dinas instansi pemerintah daerah didaerah dengan Peraturan Gubernur Sumatera Selatan Nomor 26 Tahun 2021 Tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai & Peraturan Gubernur (Pergub) Provinsi Sumatera Selatan Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pembebasan Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor dan Pembebasan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Atas Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai.Terkait dengan penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai pada Pemerintah Daerah. Sekda menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan pada tahun 2022 dan tahun 2023 sudah mengalokasikan 3 (tiga) unit mobil listrik dan 24 unit kendaraan roda dua (motor) dilingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan."Selain itu, kami juga melaporkan bahwa data penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai hingga 2024 di Sumatera Selatan untuk roda dua ada sebanyak 2.036 Unit dan Roda empat sebanyak 441 unit serta 42 Unit Stasiun Pengisian Umum Listrik di Sumatera Selatan", ungkap Sekda.Turut hadir Para Kepala OPD Prov. Sumsel.
Sumsel
Gubernur Herman Deru Dampingi Presiden Prabowo Lakukan Tanam Padi Serentak Bersama Kepala Daerah Se Indonesia
Palembang. Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru menyambut kedatangan Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto kunjungan kerja ke Sumsel setibanya di Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang , Rabu (23/4/2025) Pagi.Ketibaan Presiden di Bandara SMB II Palembang sekitar pukul 09.29 Wib menggunakan Pesawat Kepresidenan selain disambut oleh Gubernur Herman Deru juga hadir Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumsel diantaranya Kapolda Provinsi Sumsel Irjen Pol. Andi Rian R Djajadi, SIK, MH, Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A.Adapun agenda Presiden Prabowo kunjungan kerja (Kunker) selama satu hari di Sumsel diantaranya melakukan Penanaman Padi serentak Se Indonesia yang dipusatkan di Desa Simpang Pelabuhan Dalam, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir. Dilanjutkan dengan launching program nasional Gerakan Indonesia Menanam (Gerina) di Kabupaten Banyuasin.Setibanya di Palembang, rombongan Presiden Prabowo langsung menuju titik lokasi acara pertama yakni Penanaman Padi Serentak bersama Presiden Prabowo Subianto yang dipusatkan di Desa Simpang Pelabuhan Dalam, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir.Dalam kesempatan itu Presiden mendapatkan penjelaskan langsung dari Menteri Pertanian (Mentan) RI Andi Amran Sulaiman yang menyebutkan ada 150 Bupati/Walikota, 10 Gubernur dan 5 orang Wakil Gubernur yang turut hadir secara virtual pada kegiatan Penanaman Padi Serentak Se Indonesia kali ini.Menurut Mentan, tanam serentak yang telah dilakukan di bulan April 2025 ini sudah mencapai luasan 1,3 juta hektar. Dengan target produksi panen mencapai 7,5 juta ton.Khusus untuk lahan yang ada di lokasi acara Desa Simpang Pelabuhan Dalam, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir dijelaskan Mentan dilakukan penanaman benih di atas lahan 105 ribu hektar yang merupakan bagian dari program Optimalisasi Lahan (Oplah) dari 1 kali tanam ditingkatkan menjadi 3 kali tanam dalam satu tahun.Bahkan Oplah di Sumsel lanjut Mentan, berpotensi dikembangkan menjadi 1 juta hektar yang jika direalisasikan Sumsel akan mampu mengalahkan Jawa Timur sebagai penghasil pangan di Indonesia.Sementara Itu Presiden Prabowo menyambut baik program cetak sawah baru dengan Oplah yang tengah digalakkan Kementan. 105 ribu hektar lahan sawah yang akan ditanami di Wilayah KecamatanKecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir dilakukan dengan sistem modern.“Sekarang kita tengah sawah 105 ribu hektar dengan teknik modern. Tadi kita melihat dron menebar benih. Ternyata bisa 1 hari 25 hektar yang tadinya kalau dengan tenaga manusia atau tradisional butuh waktu 25 hari,” ucap Presiden.Dikatakan Prabowo dirinya juga mendapatkan laporan dari Mentan, ada peningkatan produksi padi Sumsel dari 3 juta ton pertahun menjadi 4 juta ton pertahun.“Ini luar biasa naik 25 persen dalam satu tahun. Indonesia akan jadi pemimpin revolusi hijau di dunia. Indonesia tidak hanya swasembada pangan. Indonesia akan jadi lumbung dunia,” tegas Prabowo.Presiden mengaku bangga akan prestasi yang telah diraih oleh sejumlah daerah yang telah mampu meningkatkan produksi pangannya.“Saya ucapkan terimakasih kepada semua unsur, Mentan, semua stakeholder. Semua unsur, semua Pemda, para Gubernur, Bupati. Pemimpin di daerah semuanya bahu membahu, meningkatkan penerimaan yang didapat petani kita,” tegasnya.Usai melakukan penanaman padi serentak di Ogan Ilir, Presiden Prabowo dan rombongan menuju Kabupaten Banyuasin sekaligus launching program nasional Gerakan Indonesia Menanam (Gerina) yang digagas oleh Ustadz Adi Hidayat.Turut hadir dalam rombongan Presiden para Menteri Kabinet Merah Putih diantaranyaMenteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pertanian saudara Andi Amran Sulaiman, Menteri Desa dan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Sekretaris Kabinet RI Teddy Indra Wijaya, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali dan pejabat penting lainnya.
Sumsel
Gubernur Sumsel Herman Deru Sambut Kadatangan Presiden RI Prabowo Subianto di Bandara SMB II Palembang
Palembang. Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru menyambut kedatangan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II, pada Rabu (23/4/2025) Pagi.Pesawat Kepresidenan Prabowo tiba di Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II, sekira pukul 09.29 WIB.Selain Gubernur Provinsi Sumsel, Presiden Prabowo juga disambut Kapolda Provinsi Sumsel Irjen Pol. Andi Rian R Djajadi, SIK, MH, Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A.Adapun rencananya rangkaian kegiatan Presiden Prabowo selama di Provinsi Sumsel dimulai dengan mengunjungi SD Negeri 129 Palembang yang berlokasi di Jalan H.M. Saleh, Sukarami, untuk meninjau langsung proses kegiatan belajar mengajar serta berdialog dengan para siswa dan tenaga pendidik.Kemudian dilanjutkan, dengan meninjau Puskesmas Dempo yang berada di Jalan Kolonel Atmo, untuk melihat pelayanan kesehatan dasar yang diberikan kepada masyarakat dan berbicara dengan petugas medis serta pasien.Lalu, Presiden Prabowo dan jajaran melanjutkan perjalanan menuju Desa Simpang Pelabuhan Dalam, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, untuk melaunching Gerakan Menanam Padi Serentak di 14 Provinsi bersama Presiden RI.Usai dari Kabupaten Ogan Ilir, Presiden Prabowo bertolak ke Kabupaten Banyuasin untuk menghadiri acara launching program nasional Gerakan Indonesia Menanam (Gerina).
Sumsel
Jalin Ukhuwah, PKK Sumsel Gelar Halal Bi Halal Inspiratif Bersama Majelis Ta'lim
Palembang. Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel menyelenggarakan acara Halal Bi Halal bersama Majelis Ta'lim se-Kota Palembang di Griya Agung, Rabu, (23/4/2025).Ketua TP PKK Sumsel, Feby Herman Deru, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan program kerja Pokja 1 PKK Sumsel yang berkolaborasi dengan Pemprov Sumsel melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) sebagai mitra kerja TP PKK Sumsel."Saya mengucapkan mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh ibu-ibu. Melalui kegiatan Pokja satu ini, kita menjalin silaturahmi melalui wadah majelis taklim," ungkap Feby Herman Deru.Beliau menambahkan bahwa kegiatan pengajian rutin PKK yang biasanya dilaksanakan setiap bulan ini, pada kesempatan kali ini digabungkan dalam sebuah acara besar. Feby Herman Deru juga mengajak untuk memperbanyak majelis taklim sebagai wadah positif untuk memperdalam Al-Qur'an, mendengarkan tausiyah, serta mempererat tali persaudaraan."Mari kita bersama-sama mendengarkan tausiah dan memaknai ceramah yang disampaikan agar kita dapat menjadi pribadi yang lebih baik lagi," ajaknya.Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel, Edward Candra, yang hadir mewakili Gubernur Sumsel H. Herman Deru, turut menyampaikan ucapan Minal Aidin Walfaidzin, mohon maaf lahir dan batin.Dalam kesempatan tersebut, Edward Candra kembali mengajak para ibu-ibu pengajian untuk terus mendukung dan menjalankan program Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) di lingkungan rumah masing-masing.Selain itu, Ia menekankan peran penting ibu sebagai pendidik pertama dan dalam seribu hari pertama kehidupan anak terutama terkait asupan gizi dan pencegahan stunting."PKK dan majelis taklim adalah dua pilar yang saling menguatkan, ibu-ibu yang membuat dapur selalu hangat dan rumah selalu terang. Kegiatan ini adalah momentum untuk bersilaturahmi, saling memaafkan, kembali fitrah, serta saling mengikat dan menguatkan," ujar Edward Candra.Lebih lanjut, Sekda Sumsel juga menyampaikan informasi mengenai angka harapan hidup di Sumatera Selatan yang mencapai 72,95 tahun. Menurutnya, hal ini merupakan indikator keberhasilan pembangunan yang dilaksanakan pemerintah, terutama dalam meningkatkan derajat kesehatan dan pendidikan masyarakat yang menjadi faktor penting dalam mempengaruhi angka harapan hidup.Kegiatan ini diikuti oleh seluruh perwakilan majlis taklim Se-Kota Palembang dan diisi dengan ceramah agama.