Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
HD Tinjau Kesiapan Panitia dan Fasilitas Embarkasi Haji Palembang, Pastikan Pelayanan Maksimal
Palembang. Dalam rangka memastikan kesiapan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Embarkasi palembang, Gubernur Sumsel H. Herman Deru meninjau secara langsung kesiapan sarana dan prasarana asrama haji Palembang yang akan melayani para jamaah ibadah Haji tahun 1446H/2025M.Dari total keseluruhan jamaah Haji tahun 2025 ini sebanyak 7012 jamaah haji dan keberangkatan kloter pertama sebanyak 363 jamaah yang mulai masuk asrama pada tanggal 2 Mei 2025 dan keberangkatan dari Palembang menuju Saudi Arabia pada tanggal 3 Mei 2025 mendatang."Saya terima kasih bapak/ibu secara ikhlas berkenan untuk menjadi bagian panitia penyelenggara Haji, pekerjaan mulia ini punya tanggung jawab yang sangat besar karna membawa nama besar embarkasi palembang"tuturnyaIa menambahkan pentingnya memastikan tentang kesiapan tugas pokok dan fungsi dari masing- masing bidang sehingga mampu melayani tugas dengan maksimal."Ini berkaitan dengan mental, maka meskipun dalam kondisi apapun tetap melayani dengan hati yang senang serta ramah tamah dari awal keberangkatan hingga pulang nanti"ungkapnyaSelanjutnya HD melakukan peninjauan langsung kesiapan sarana dan prasarana yang ada di asrama haji Palembang guna memastikan kesiapan dimulai dari frontliner, tempat Ibadah, hingga fasilitas lainnya."Kita semua sudah cek dari frontliner, kesiapan akomodasi, obat-obatan hingga internet dan dari peninjaun tadi alhamdulillah secara umum sudah siap semua"ungkapnya sembari meninggalkan lokasi Safa dan Marwah hingga mini Ka'bah.Turut hadir Kepala kanwil Kemenag Sumsel Syafitri Irwan, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sumsel Dr Drs H Sunarto, M.Si dan OPD lainnya.
Sumsel
Sekda Sumsel Dengarkan Aspirasi Buruh Sumsel Pada MayDay 2025
Palembang. Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Drs. H. Edward Candra, MH menerima Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Sumatera Selatan dalam rangka memperingati hari buruh internasional (May Day 2025) di Graha Bina Praja Pemprov Sumsel (Kamis, 1/5/2025).Dalam kesempatan itu, Sekda mendengarkan aspirasi dari KSPSI Sumsel dimana diantaranya terkait dengan pembentukan dewan pengupahan di setiap Kab/Kota Se Sumatera Selatan dan Upah Minimum Sektoral.Menanggapi hal tersebut, Sekda mengatakan bahwa pemerintah akan terus mendorong agar sesegera mungkin Dewan Pengupahan dapat dibentuk di seluruh kab/kota di Sumatera Selatan, khususnya kab/kota yang belum terbentuk."Keberadaan dewan pengupahan ini sangat penting untuk menyelesaikan permasalah upah didaerah masing - masing. karena setiap daerah itu memiliki situasi yang berbeda - beda. Untuk yang sudah terbentuk kita akan optimalkan dan akan mendorong agar Dewan Pengupahan ada disetiap Kab/Kota", tutur Sekda.Terkait Upah minimum sektoral provinsi yang telah ditetapkan sebelumnya yang dianggap tidak adil oleh KSPSI Sumsel. Sekda mengatakan bahwa dirinya akan menyampaikannya kepada Gubernur Sumsel agar kebijakan tersebut dapat dilihat kembali dan bila memungkinkan akan dibicarakan bersama dalam menemukan solusinya.Sementara itu Ketua DPD KSPSI Sumsel, H. Zainal Arifin Hulap mengucapkan terimakasih karena telah menerima KSPSI Sumsel beserta anggota dengan cara yang terhormat, sehingga KSPSI Sumsel tidak perlu turun kejalan dalam menyampaikan aspirasinya.Ia juga berharap semoga kedepannya Gubernur Sumsel terpilih dapat memberikan kebijakan yang berpihak kepada kaum buruh yang ada di Sumatera Selatan.Dikesempatan yang sama Sekertaris DPD KSPSI Sumsel, Cecep Wahyudin menyampaikan 7 (tujuh) aspirasi para buruh yaitu Meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk Mendorong Percepatan Revisi UU Ketenagakerjaan yang Adil bagi Semua, dengan Surat Resmi ke Presiden dan Ketua DPR-RI Republik Indonesia; Menolak Perlakuan Upah Murah dan Out Shourching yang masih banyak terjadi di Perusahaan dalam Wilayah Sumatera Selatan; Menuntut Revisi Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP) Sumatera Selatan tahun 2025 yang CACAT HUKUM dan CACAT PROSEDUR, harus Direvisi berdasarkan Rekomendasi dari Dewan Pengupahan Provinsi Sumatera Selatan dan Aturan PERMENAKER No. 16 Tahun 2024; Menuntut Penuntasan seluruh Kasus-kasus Pelanggaran Hak-hak Normatif Pekerja/Buruh yang Tidak Berjalan dengan Meningkatkan Peran Pengawas Ketenagakerjaan di Provinsi Sumatera Selatan; Menuntut Penuntasan seluruh Kasus-kasus Kecelakaan Kerja dan Audit secara mendalam Sertifikasi K3 yang Bermasalah; Meminta Gubernur Sumatera Selatan untuk Mendorong terbentuknya Seluruh Dewan Pengupahan Kabupaten/Kota Se- Sumatera Selatan; Meminta Gubernur Sumatera Selatan melibatkan Serikat Pekerja/Serikat Buruh dalam hal Kebijakan untuk Menuju Kesejahteraan Pekerja.Turut hadir Para Kepala OPD Prov. Sumsel dan Para Anggota KSPSI Sumsel.
Sumsel
Bandara SMB II Kembali berstatus Internasional! HD Lobi Maskapai untuk Penerbangan Palembang-luar negeri
Palembang. Menindaklanjuti Keputusan Menteri Perhubungan RI Nomor KM 26 Tahun 2025 yang menetapkan Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang kembali berstatus bandara internasional, Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru bergerak cepat meninjau kesiapan bandara pada Rabu (30/4/2025).Peninjauan ini didampingi oleh Komandan Lanud Sri Mulyono Herlambang (SMH), Kolonel Pnb Zulfikri Arif Purba, anggota DPRD Provinsi Sumsel H. Alfrenzi Panggarbesi, serta perwakilan dari PT Angkasa Pura II Palembang.Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Herman Deru langsung menghubungi pemilik Lion Group, Rusdi Kirana, untuk membahas percepatan pembukaan rute penerbangan internasional dari dan ke Palembang.Ia menekankan tingginya animo masyarakat Sumatera Selatan untuk terbang langsung ke luar negeri. Herman Deru juga berencana menyurati Menteri Perhubungan cq. Dirjen Perhubungan Udara untuk memfasilitasi percepatan administrasi maskapai dalam membuka rute internasional, serta mendorong maskapai lain seperti Air Asia, Jet Air, dan Scoot untuk turut serta.Di sela peninjauan, Gubernur Herman Deru juga berkoordinasi langsung dengan Kanwil Imigrasi dan Kanwil Bea Cukai agar segera mempersiapkan operasional penerbangan internasional.Sementara itu, PT Angkasa Pura Indonesia (In Journey Airports) juga tengah mempersiapkan tiga bandara, termasuk SMB II Palembang, untuk kembali melayani penerbangan internasional. Direktur Utama In Journey Airports, Faik Fahmi, menyatakan bahwa koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan bandara sedang dilakukan untuk mengoptimalkan status bandara internasional tersebut. Persiapan meliputi unit atau personel kepabeanan, keimigrasian, dan kekarantinaan, serta aspek keamanan, keselamatan, dan pelayanan.Faik Fahmi menjelaskan bahwa penetapan status bandara internasional ini bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, pengembangan pariwisata, serta peningkatan investasi dan perdagangan. Peningkatan standar pelayanan dan operasional juga menjadi fokus, sejalan dengan transformasi yang dijalankan InJourney Airports pada pilar Premises, People, dan Process yang didukung teknologi. Rute internasional yang akan dioperasikan masih dalam pembahasan dengan pihak maskapai.Direktur Operasi InJourney Airports, Wendo Asrul Rose, menambahkan bahwa ketiga bandara secara umum telah memiliki sumber daya yang diperlukan untuk melayani penerbangan internasional karena sebelumnya pernah melayani rute tersebut. Fasilitas dan personel yang memahami operasional dan layanan terkait penerbangan internasional pun sudah tersedia, termasuk ruangan untuk kegiatan kepabeanan, keimigrasian, dan kekarantinaan.Bandara SMB II Palembang sendiri telah meraih pengakuan internasional melalui 3 penghargaan Airport Service Quality (ASQ) Awards 2024 dari Airport Council International (ACI), menunjukkan kualitas fasilitas dan layanannya. Meskipun demikian, status bandara internasional ini dapat kembali menjadi domestik jika dalam 24 bulan ke depan tidak ada satupun penerbangan internasional yang beroperasi.Oleh karena itu, gerak cepat Gubernur Herman Deru diharapkan dapat segera merealisasikan kembali penerbangan internasional dari Bandara SMB II Palembang.
Sumsel
Lantik Pengurus PMI Palembang, Feby HD Serukan Dedikasi Tanpa Batas
Palembang. Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sumatera Selatan, Hj Feby Herman Deru, secara resmi melantik Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Kota Palembang untuk masa bakti 2025-2030 di Rumah Dinas Walikota Palembang, Rabu, (30/4/2025). Dalam sambutannya, Feby Herman Deru menyampaikan bahwa pelantikan ini adalah wujud ikhtiar bersama untuk memajukan kiprah PMI, khususnya di Bumi Sriwijaya. "Saya berharap amanah ini dapat diemban dengan sebaik-baiknya, dengan komitmen yang kuat untuk memajukan PMI Palembang," ujar Hj Feby Herman Deru dengan nada optimis. Feby menjelaskan PMI berperan dalam memetakan kebutuhan sosial kemanusiaan, menanggulangi bencana, memberikan pelayanan kesehatan yang sigap, serta mengulurkan tangan dalam berbagai aksi kemanusiaan lainnya. Lebih lanjut, Ketua PMI Sumsel ini juga mengingatkan akan tanggung jawab besar PMI dalam mencetak relawan-relawan tangguh melalui pelatihan dan pendidikan yang berkelanjutan, menyebarkan nilai-nilai kemanusiaan kepada generasi muda melalui Palang Merah Remaja, serta menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat yang tengah dirundung kesulitan. Sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman bencana. "PMI adalah tentang dedikasi tanpa batas, kerelaan untuk menolong tanpa pamrih, dan tekad yang membaja untuk meringankan beban sesama serta membangun masyarakat yang lebih berdaya," tegasnya. Feby menyerukan komitmen yang sama kepada seluruh pengurus PMI untuk bekerja dengan hati yang tulus, menjalankan program-program yang efektif dan berkesinambungan, menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap aksi kemanusiaan dan kesiapsiagaan bencana, serta menghadirkan layanan yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. "Dengan integritas dan bergerak bersama masyarakat, PMI akan semakin kuat dan dipercaya," imbuhnya. Feby memberikan dorongan kuat untuk melibatkan lebih banyak relawan muda sebagai agen perubahan, menjalin sinergi yang erat dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat, serta mengedepankan transparansi dalam pengelolaan keuangan. Menyambut amanah baru ini, Ketua PMI Kota Palembang, Dewi Sastrani Ratu Dewa, menyampaikan rasa terima kasih atas bimbingan dan arahan dari PMI Sumsel. Beliau menyatakan harapan untuk dapat bersinergi dan berkoordinasi secara efektif dengan PMI di tingkat pusat dan provinsi. " ini adalah penanda babak baru, semangat baru, dan tekad yang lebih membara bagi PMI Palembang," ungkap Dewi. Ia mengingatkan bahwa posisi ini bukanlah sekadar jabatan, melainkan panggilan jiwa untuk mengabdi dan hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan uluran tangan. "PMI adalah simbol kemanusiaan yang menjunjung tinggi netralitas, ketulusan, dan kesetiaan dalam melayani," tegasnya. Dewi menekankan tanggung jawab PMI untuk memastikan kehadirannya benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, mulai dari ketersediaan darah yang aman, bantuan bagi korban bencana alam, hingga upaya mengedukasi dan memberdayakan para relawan muda PMI. "Mari kita terus bergerak, hadir di setiap denyut nadi masyarakat, dan menjadi mitra yang dapat diandalkan oleh pemerintah serta berbagai lembaga lainnya," ajaknya seraya menyerukan seluruh jajaran pengurus, relawan, dan mitra PMI Palembang untuk terus berkolaborasi dengan mengedepankan prinsip ikhlas melayani, bertindak cepat, teguh pada prinsip, dan solid dalam kerja sama. "Saya percaya, kebersamaan akan melahirkan keikhlasan, dan dengan gotong royong, kita pasti bisa memberikan manfaat yang lebih besar bagi sesama," pungkasnya. Pelindung PMI Kota Palembang yang juga Walikota Palembang, Ratu Dewa, turut menyampaikan harapannya agar PMI segera melakukan konsolidasi internal yang kuat dengan mengedepankan transparansi dalam setiap aspek kepengurusan serta mengadakan pendampingan yang komprehensif. "Pembekalan kepada seluruh anggota juga menjadi hal yang penting. Ingatlah, amanah sebagai pengurus PMI ini harus dikelola dengan penuh tanggung jawab. Pemerintah Kota Palembang akan memberikan dukungan penuh untuk kemajuan PMI," tegas Ratu Dewa. Acara pelantikan ini juga dihadiri oleh Staf Ahli TP PKK Palembang, Putri Azizah.
Sumsel
HD : Jaga Kekompakan Bupati, Wabup dan DPRD dalam Pembangunan Untuk Kepentingan Masyarakat
Musi Rawas. Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru (HD) didampingi Ketua TP PKK Prov. Sumsel, Hj. Feby Herman Deru menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Musi Rawas dalam rangka hari jadi Kabupaten Musi Rawas yang ke - 82 tahun di Gedung DPRD Kab. Musi Rawas (Selasa, 29/4/2025). Rapat dibuka oleh Ketua DPRD Kab. Mura, Firdaus, SE, M.IKomDalam sambutannya HD menilai bahwa kinerja yang telah dilakukan oleh Bupati Musi Rawas pada periode sebelumnya sudah cukup baik. Maka dari itu, ia berharap agar Bupati Musi Rawas, Ir. HJ. Ratna Machmud dapat mempertahankan serta meningkatkan kinerja tersebut dalam membangun daerah Musi Rawas demi kesejahteraan masyarakat."Sebagai gubernur saya punya teleskop untuk melihat kinerja Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Wali Kota se- Sumsel. Maka dalam kepemimpinannya pada periode sebelumnya ibu Ratna ini merupakan orang yang hebat dalam menjalankan pemerintahan, saya harap ini dapat terus dijaga dan ditingkatkan", ungkap HD.Dalam melanjutkan pembangunan HD berpesan agar Bupati Musi Rawas, Ir. HJ. Ratna Machmud dapat menjaga kekompakan karena itu merupakan hal yang sangat penting sebagai modal dalam menjalankan pembangunan didaerah."Saya sebagai gubernur tentu akan selalu memberikan perhatian sesuai dengan kebutuhan daerah serta apresiasi atas prestasi yang didapat. Saya juga berpesan agar kekompakan antara Bupati, Wakil Bupati dan DPRD dapat terus dijaga dalam melakukan pembangunan didaerah serta mampu mengkontruksi penggunaan anggaran agar dapat bermanfaat bagi masyarakat", ucap HD.HD juga menghimbau agar Pemerintah Kab. Musi Rawas harus bisa menyediakan lapangan kerja bagi masyarakat Musi Rawas yang tidak harus menjadi ASN atau pegawai akan tetapi bisa mengkanalisasi dengan berwirausaha dari hal - hal yang terkecil. Seperti pelatihan tukang las, service handphone dan tukang make up (MUA)."Selain itu, Kita juga harus tahu bagaimana cara mengkanalisasi dampak dari perkembangan teknologi, agar kita bisa mengikuti perkembangan jaman dan memanfaatkannya dengan tidak meninggalkan sumber daya manusianya. Hal ini yang harus kita pikirkan dan carikan solusinya agar tidak terjadi permasalahan dikemudian hari", ungkap HD.Diakhir sambutan HD mengapresiasi Kab. Musi Rawas atas capaian prestasi yang telah diperoleh serta menjadikan hal tersebut sebagai alat untuk mengintropeksi diri dan apa saja yang belum dilakukan untuk kebaikan Masyarakat.Sementara itu Bupati Musi Rawas, Ir. HJ. Ratna Machmud dalam sambutannya mengatakan puncak peringatan hari lahirnya kab. Musi Rawas yang dihadiri langsung oleh Gubernur H. Herman Deru yang didampingi Ketua TP PKK Prov. Sumsel. HUT ini mengusung tema terus tumbuh dan maju untuk pembangunan Musi Rawas mantab berkelanjutan."Oleh karena itu melalui momentum ini saya mengajak kepada seluruh masyarakat Kab. Mura untuk bersama - sama bersatu - padu mensukseskan pembangunan di Kab. Musi Rawas", tuturnya.Selain itu, ia juga meminta kepada HD untuk selalu memberikan dukungan dan bantuannya kepada Pemerintah Kab. Musi Rawas dalam mewujudkan visi dan misi tersebut.Turut hadir Ketua Tim Penggerak PKK Prov. Sumsel, Hj. Feby Herman Deru, Wakil Bupati Mura, H. Suprayitno, SH, dan Para Wakil Ketua DPRD Kab. Mura, Para Bupati/Walikota Se Sumsel, Para Anggota DPRD Kab. Mura dab Para Kepala OPD Prov. Sumsel.
Sumsel
Gubernur Herman Deru Dorong Percepatan Pembanguan Muratara Melalui BKBK
Palembang - Komitmen Gubernur Sumsel H Herman Deru dalam pemerataan pembangunan di 17 Kabupaten /Kota terus di lakukan melalui Bantuan Keuangan Bersifat Khusus (BKBK) Pemerintah Provinsi Sumsel.Sama seperti Kabupaten/Kota di Sumsel lainnya, Wakil Bupati Muratara Junius Wahyudi beserta jajaran paparkan usulan untuk BKBK kepada Gubernur Sumsel Herman Deru bertempat di Ruang Rapat Kantor Gubernur Sumsel, Senin (28/4/2025)."Kami akan memberikan bantuan ke daerah itu dengan tiga klaster yaitu, super prioritas, prioritas dan program yang berkesinambungan,"ucap Gubernur Herman Deru.Untuk super prioritas, Herman Deru mengatakan pembangunan infrastjrur yang berkelanjutan yang potensi sangat bermanfaat jika diteruskan atau mangkrak."Ini akan berdampak luas dan baik seperti peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,"katanya.Selanjutnya bersifat prioritas, Herman Deru menyampaikan ini sama halnya dengan super prioritas yang bermanfaat bagi masyarakat."Jadi infrastruktur itu tidak hanya jalan, jembatan saja melainkan juga rumah sakit, sekolah termasuk layanan komunikasi dan pembangunan lainnya,"ucapnya.Sementara itu, Wakil Bupati Muratara, Junius Wahyudi memaparkan adapun usulan yang disampaikan kepada Gubernur Sumsel seperti infrastruktur jembatan, jalan, sektor permukiman, sektor lingkungan hidup, lampu penerangan dan lainnya.
Sumsel
HD Terima Rekomendasi DPRD Terkait LKPJ 2024 dan Bahas Propemperda 2025
Palembang. Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru menghadiri Rapat Paripurna XI DPRD Provinsi Sumsel dengan agenda Penyampaian Rekomendasi DPRD Provinsi Sumsel terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Sumsel Tahun Anggaran 2024. Acara ini berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sumsel pada Senin (28/4/2025).Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pimpinan dan anggota DPRD Sumsel atas dukungan terhadap program pembangunan daerah dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat."Mari kita terus menjalin komunikasi, kerja sama, dan sinergi untuk tata kelola pemerintahan yang baik. Kerja dan kinerja kita masih terus berjalan ke depan," ujarnya.Ia menegaskan bahwa saran dan rekomendasi yang diterima akan ditindaklanjuti sesuai dengan target pembangunan yang telah ditetapkan. HD menilai masukan dari DPRD sangat penting sebagai sarana evaluasi untuk arah pembangunan Sumsel ke depan."Rekomendasi ini sangat berharga untuk penyusunan, perencanaan, dan penganggaran tahun berjalan serta tahun berikutnya," katanya.Lebih lanjut, HD menyampaikan bahwa berbagai upaya telah dioptimalkan untuk mencapai target-target kerja. Meskipun mengakui adanya program yang belum berjalan optimal, beliau menekankan pentingnya mengimbangi pencapaian kerja dengan kerja cerdas dan berkualitas. Guna mengatasi kekurangan dalam pembangunan, Ia berharap seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat terus memperkuat komitmen pembangunan di Sumsel."Apresiasi kepada pansus DPRD Sumsel atas beberapa rekomendasi yang telah disampaikan sebelumnya sebagai wujud fungsi pengawasan DPRD. Saya juga berterima kasih kepada para Kepala OPD atas dukungan penyelenggaraan pemerintahan demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan membangkitkan perekonomian sesuai harapan kita semua," imbuh Gubernur.Sementara itu, juru bicara tim Perumusan Penyelarasan DPRD Sumsel, Fajar Febriansyah, membacakan sejumlah rekomendasi terhadap LKPJ Gubernur Sumsel Tahun Anggaran 2024. Penyampaian rekomendasi ini bertujuan untuk perbaikan penyelenggaraan pemerintah daerah di masa mendatang.Fajar Febriansyah menyatakan bahwa DPRD menerima dan menyetujui laporan LKPJ Gubernur Sumsel tahun anggaran 2024. Atas nama legislatif, ia menyampaikan terima kasih atas kerja sama yang terjalin selama proses pembahasan LKPJ.Adapun dalam kesempatan yang sama Rapat paripurna dilanjutkan dengan Rapat Paripurna XII (12) DPRD Provinsi Sumsel dengan agenda perubahan dan penambahan program pembentukan peraturan daerah Provinsi Sumsel tahun 2025.Ketua DPRD Provinsi Sumsel Andie Dinialdie mengatakan, Berdasarkan Penjelasan Dari Badan Pembentukan Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Dari 5 (Lima) Ranperda Yang Diusulkan Pihak Eksekutif Ada 3 (Tiga) Raperda Disetujui Untuk Dimasukkan Dalam Penambahan Propemperda Tahun 2025 Sedangkan 2 (Dua) Raperda Yakni :1. Ranperda Tentang Perubahan Badan Hukum PT Sriwijaya Mandiri Sumsel Menjadi PT Sriwijaya Mandiri Sumsel (Perseroda), Belum Dapat Disetujui Dikarenakan Masih Diperlukannya Kaji Ulang Lebih Mendalam Antara Pemerintah Provinsi Sumsel Dalam Hal Ini Biro Perekonomian Dengan Melibatkan Pihak-pihak Terkait Terhadap Segala Bentuk Permasalahan Hukum Yang Saat Ini Dihadapi Oleh PT. Sriwijaya Mandiri Sumsel (PT SMS).2. Ranperda Tentang Pengaturan Angkutan Di Perairan Melintasi Jembatan Dalam Wilayah Provinsi Sumsel (Dinas Perhubungan Provinsi Sumsel), Disetujui Untuk Ditarik Dan Tidak Dimasukkan Kedalam Propemperda Tahun 2025 Dengan Alasan Masih Perlunya Pengkajian Lebih Lanjut.Sedangkan Untuk 2 (Dua) Raperda Inisiatif DPRD Sumatera Selatan Yaitu :1. Ranperda Tentang Pelestarian Nilai-nilai Budaya Marga , Dan2. Ranperda Tentang Pemanfaatan Alur Sungai Dan Atau Perairan. Masih Perlu Pengkajian Lebih Mendalam Dan Penyesuaian Dengan Peraturan Perundang-undangan Yang Lebih Tinggi. Sehingga, Program Pembentukan Peraturan Daerah Tahun 2025 Memuat 8 (Delapan) Ranperda Yang Terdiri Dari 2 (Dua) Ranperda Usulan Hak Inisiatif Dari Dprd Provinsi Sumatera Selatan Dan 6 (Enam) Ranperda Usulan Dari Pemerintah Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD: Musrenbang Bukan Sekadar Ritual, Tapi Aksi Nyata untuk Pembangunan Daerah
Palembang. Dalam rangka perumusan Rancangan RKPD Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026, Gubernur Sumsel H. Herman Deru hadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026. Bertempat di Ballroom Hotel Novotel Palembang. Senin, 28/04/2025. Pada sambutannya HD menjelaskan bahwa Musrenbang ini hendaknya dilakukan bukan hanya sebagai rutinitas musyawarah saja namun menekankan pada rencana kerja sebagai dasar untuk mengimplementasikan aksi kerja nyata yang didasari perencanaan yang baik. Ia melanjutkan Pelaksanaan Musrenbang RKPD merupakan ruang diskusi secara langsung antar pemangku kepentingan mulai dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten dan Kota serta berbagai stakeholder Pembangunan. "Musrenbang ini bukan proses ritual saja, namun sebuah konsep yang sangat dinamis dan ini menjadi isu yang sangat penting untuk aksi nyata bagi pembangunan daerah, karena setiap pekerjaan yang sukses selalu diawali dengan perencanaan yang baik"ungkapnya Ia menerangkan bahwa hendaknya melakukan perencanaan yang berbasis data sebagai perencanaan jangka menengah dan jangka panjang, sehingga dapat melihat potensi daerah sesuai dengan karakter dan potensi daerah masing-masing. "Saya berharap di tahun 2026 lebih mempertegas tentang kesiapan daerah agar membangun daerah nya sesuai dengan potensi nya masing-masing, tidak bisa jenis pembangunannya sama, karna memang potensi kab/Kota berbeda"ungkapnya Dalam paparannya HD menyampaikan tujuh (7) Misi Sumsel 2025-2029 yang tertuang pada pada Visi-Misi Sumsel Maju Terus Untuk Semua. Sementara itu Kepala Bappeda Provinsi Sumsel Regina Ariyanti, ST menyampaikan Rancangan RKPD Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026 yang telah disusun akan disempurnakan melalui Musrenbang yang selanjutnya dilakukan penajaman hingga menjadi Rancangan Akhir RKPD. Yang selanjutnya hasil Musrenbang akan dirumuskan dalam berita acara kesepakatan yang akan ditandatangani oleh perwakilan stakeholder yang hadir. "Penyusunan RKPD Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026 mengacu pada RPJPD Provinsi Sumsel Tahun 2025-2045, Tema pembangunan Sumatera Selatan di tahun 2026 adalah “Pemantapan Pemerataan Kesejahteraan dan Pembangunan yang berkelanjutan” dengan 7 (tujuh) Prioritas Daerah"paparnya Turut hadir Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah, Dr. Ir. Restuardy Daud, M.Sc., CGRE, Plt. Direktur Pendanaan Bilateral Bappenas, Dr. Raden Siliwanti, MPIA, DPR RI Dapil Sumsel, Para Bupati/Walikota se Sumsel dan para Forkopimda Lainnya.
Sumsel
Sekda Edward Candra Resmi Tutup STQH Tingkat Provinsi Sumsel 2025 di PALI
PALI - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel Edward Candra secara resmi menutup Seleksi Tilawatil Quran dan Hadis (STQH) Tingkat Provinsi Sumsel Tahun 2025 bertempat di Stadion Gelora November Komperta Talang Ubi-PALI, Minggu (27/4/2025)."Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Panitai penyelenggara kegiatan ini sehingga dapat terlaksana dengan lancar, tertib dan aman, serta dapat menghasilkan juara pada masing-masing cabang musabaqah,"katanya.Menurut Sekda kegiatan yang religius ini merupakan momentum yang dapat di jadikan sebagai sarana untuk memperkokoh silaturahmi, dan sarana untuk meneguhkan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dan Hadist dalam kehidupan bermasyarakat untuk mewujudkan Provinsi Sumatera Selatan Terus Maju untuk Semua."Saya ingin menyampaikan ucapan selamat kepada para peserta yang meraih prestasi. Tingkatkan terus kemampuan yang dimiliki, jangan berpuas diri karena telah berprestasi di tingkat provinsi,"katanya.Sebab lanjut Sekda mengungkapkan bahwa perjalanan masih panjang karena pada Bulan Oktober 2025 STQH Tingkat Nasional di Provinsi Sulawesi Tenggara sudah menanti. Tanamkanlah dalam diri saudara-saudara keinginan yang kuat agar menjadi Qori-Qoriah dan Hahizh-hafizhah Nasional bahkan Internasional."Kepada para peserta yang belum berhasil pada STQH tahun ini, saya harapkan untuk tidak berkecil hati, tetapi tetap tegar dan terus berlatih untuk meraih keberhasilan pada STQH tahun mendatang,"ingatnya.Edward mengharapkan melalui pelaksanaan STQH ini, bukan semata-mata hanya seremonila saja akan tetapi menjadi media untuk memperkuat komitmen dalam rangka mengaungkan dan memuliakan Al-Qur’an dan Hadist yang menjadi pedoman utama sebagai muslim."Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan tetap berkomitmen untuk terus membangun rohani masyarakat, melalui misi penguatan nilai-nilai agama menuju masyarakat yang berkarakter,"pungkasnya.Sementara itu, Bupati Kabupaten PALI, Asgianto mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang berkontribusi dalam pelaksanaan STQH ke-28 tingkat Provinsi Sumsel dengan lancar, tertib dan aman sehingga menghasilkan juara pada masing-masing cabang Musabaqoh.Menurutnya kegiatan religius ini merupakan momentum yang dapat dijadikan sarana untuk memperkokoh silaturahmi dan untuk meneguhkan pengamalan nilai-nilai Quran dalam kehidupan masyarakat."Kami Pemkab PALI tetap berkomitmen untuk terus membangun rohani masyarakat, melalui misi penguatan nilai-nilai agama menuju masyarakat yang berkarakter,"ujarnya.Dia mengatakan STQH ini bukan hanya ajang lomba, tetapi juga momentum penting untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Quran, memperkuat Ukhuwah Islamiyah dan membumikan nilai-nilai qurani dalam kehidupan sehari-hari."Saya percaya peserta telah menunjukan kemampuan terbaiknya. Kepada para pemenang saya ucapakan selamat terusla berikan yang terbaik,"pungkasnya.Pada Seleksi Tilawatil Quran dan Hadis (STQH) Tingkat Provinsi Sumsel Tahun 2025, untuk Juara Umum 1 Kota Palembang, Juara ke 2 Kabupaten Ogan Ilir dan Juara ke 3 Kabupaten Lahat.