Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Herman Deru Apresiasi Guru TK Bentuk Pondasi Generasi Emas Hadapi Bonus Demografi 2045
Palembang. Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, menyampaikan apresiasinya kepada Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) PGRI Provinsi Sumsel atas dedikasinya dalam mendidik calon generasi emas. Apresiasi ini diberikan saat perayaan Dirgahayu IGTKI-PGRI Sumsel ke-75 Tahun yang berlangsung di Grand Atyasa Palembang, Kamis (22/5/2025).Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Herman Deru menyoroti pentingnya peran para guru TK. "Saya mengapresiasi kinerja IGTKI PGRI Sumsel, tugas bapak/ibu sekalian lebih berat dari segala hierarki kependidikan," ujarnya. Ia menekankan pentingnya mempersiapkan masa depan anak-anak sejak dini sebagai pondasinya.Selain itu, HD juga mengaitkan peran guru TK dengan potensi bonus demografi Indonesia pada tahun 2045, di mana lebih dari 60 persen penduduk akan berada di usia produktif. Menurut HD, Mayoritas dari mereka saat ini adalah siswa didik yang sedang mengenyam pendidikan TK atau PAUD."Sukses atau tidak peralihan bonus demografi tergantung persiapan generasi emas ini. Artinya bonus ini harus dipersiapkan dengan baik karena tantangan mendidik anak sangat berat," jelasnya.Meski demikian, Herman Deru mengingatkan bahwa tugas utama pendidikan tetap berada pada orang tua di rumah. "Ibu adalah madrasah utama bagi putra putrinya," tegasnya.Oleh karena itu, ia berharap para guru TK dapat memahami betul karakter siswa didik, tidak memaksakan minat bakat, namun menggiring mereka untuk menghadapi tantangan ke depan dan menjadi anak-anak produktif. "Selamat HUT IGTKI PGRI Sumsel," pungkasnya.Ketua IGTKI PGRI Sumsel, Hj Kurniati menjelaskan bahwa HUT IGTKI kali ini menjadi momen penting untuk bersilaturahmi antar guru-guru TK se-Sumsel.Mengusung tema "Guru Taman Anak-Anak Bermartabat, Anak Indonesia Hebat Mendukung Wajib Belajar 13 Tahun Dimulai dari Taman Anak-Anak", IGTKI PGRI Sumsel berkomitmen sangat mendukung program pemerintah tersebut. "Diharapkan usia belajar anak sudah dimulai sejak anak usia dini," katanya.Senada dengan itu, A. Sundari yang mewakili Ketua PGRI Sumsel, berharap HUT IGTKI ini akan semakin menambah semangat para guru, khususnya guru TK, untuk terus berkreasi dan kreatif dalam mendidik anak-anak Indonesia yang hebat.Acara ini turut dihadiri oleh Ketua TP PKK Sumsel, Hj Feby HD, Ketua Kormi Sumsel, Samantha Tivani HD, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Sumsel, Fitriana
Sumsel
Edward Candra Dorong Daerah Rampungkan Road Map Kependudukan 2025–2029
Palembang. Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Drs. H. Edward Candra, M.H., menghadiri sekaligus membuka Workshop Penyusunan dan Evaluasi Peta Jalan (Road Map) serta Pemetaan dan Proyeksi Pembangunan Kependudukan 2025–2029 diselenggarakan di Kantor BKKBN Provinsi Sumsel (Kamis, 22/5/2025).Dalam sambutannya, Sekda menegaskan pentingnya momentum penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah untuk mengintegrasikan aspek kependudukan ke dalam rencana pembangunan.“Saya minta kepada Bappeda Provinsi, Bappeda kabupaten/kota, serta Dinas KB kabupaten/kota untuk memasukkan indikator-indikator bidang urusan pemerintahan kependudukan ke dalam RPJMD 2025–2029 dan RKPD 2026,” tegasnya.Ia juga menyampaikan bahwa dalam mewujudkan pembangunan daerah yang ideal, khususnya di bidang kependudukan, dibutuhkan peta jalan yang terstruktur dan berkelanjutan. Peta Jalan Kependudukan 2025–2029 dirancang dengan lima sasaran besar yang terdiri dari 30 indikator utama, yaitu Pengendalian kuantitas penduduk, Peningkatan kualitas penduduk, Penataan dan persebaran mobilitas penduduk, Pembangunan keluarga berkualitas, Penataan data dan informasi kependudukan."Kelima sasaran ini menjadi pilar utama dalam dokumen Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK)", ucapnya.Sekda menegaskan bahwa Peta Jalan ini bukan hanya panduan teknis, tetapi juga pedoman strategis bagi pemerintah pusat dan daerah dalam menyusun strategi pembangunan kependudukan yang berkelanjutan hingga 2045.“Implementasi lima pilar ini ke dalam GDPK 2025–2045, dan secara jangka menengah dalam bentuk Peta Jalan 2025–2029 yang juga memuat Rencana Aksi, menjadi kunci untuk mendukung optimalisasi bonus demografi yang sedang kita alami saat ini,” jelasnya.Terkait laporan yang disampaikan oleh Plt. Kepala Perwakilan BKKBN Sumsel, Doddy Asihnyoto, SE, MAPS pada sambutannya dimana dari 17 kabupaten/kota di Sumsel, sebanyak 12 daerah telah menyelesaikan penyusunan dokumen Peta Jalan Kependudukan. 4 (empat) diantaranya dalam proses penyusunan dan 1 (satu) masih dalam tahap diskusi.Sekda meminta seluruh kabupaten/kota dapat menyusun dokumen tersebut selaras dengan visi dan misi daerah. "Dalam roadmap harus tertuang secara jelas langkah-langkah implementasi serta target capaian yang ingin diraih,” tutup Sekda.Kegiatan workshop tersebut diikuti oleh peserta dari 17 Kab/Kota Se Sumatera Selatan dilaksanakan selama satu hari pada tanggal 22 Mei 2025.Turut hadir Direktur Perencanaan Pengendalian Penduduk Kementerian BKKBN RI, Lina Widya Astuti, SKM., MAPS dan Para Perwakilan dari OPD Prov. Sumsel.
Sumsel
Ketua TP PKK Sumsel Hadir Meriahkan Festival Hari Pendidikan 2025
Palembang. Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru (HD) diwakili Asisten III Bidang Administrasi dan Umum, Zulkarnain, SE, MM menghadiri Festival Hari Pendidikan diselenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) unit Dinas Pendidikan Prov. Sumsel di PTC Mall Palembang (Rabu, 21/5/2025).Dalam sambutannya, Zulkarnain menyampaikan pentingnya pendidikan tidak hanya sebagai sarana transfer ilmu, tetapi juga sebagai wadah pembentukan karakter dan keberanian untuk bermimpi."Pendidikan adalah tentang membentuk karakter, menanamkan nilai-nilai kebajikan, serta melatih keberanian anak-anak untuk bermimpi dan berkarya," ujarnya.Festival ini menghadirkan beragam lomba antar pelajar yang merupakan simbol apresiasi terhadap semangat belajar dan kreativitas anak muda Sumsel.Kepada para peserta lomba, Zulkarnain berpesan agar terus semangat dan tidak takut mencoba. “Tunjukkan yang terbaik, jadikan momen ini sebagai pengalaman berharga dalam perjalanan hidup kalian,” pesannya.Sementara itu, Ketua DWP Unit Dinas Pendidikan Prov. Sumsel, Nuli Aryanti Zulkarnain melaporkan bahwa kegiatan Festival Hari Pendidikan merupakan bagian dari dukungan nyata DWP Sumsel terhadap Program 100 Hari Kerja HD-CU, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam membangun generasi unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan."Tujuannya adalah salah satunya membangkitkan rasa nasionalisme persatuan masyarakat Indonesia untuk memperjuangkan kemerdekaan dan membanguna masyarakat yang adil dan makmur. Agar menghasilkan generasi muda yang cerdas dan berahlak mulia serta bermartamabat", ungkapnya.Lanjutnya kegiatan Festival Hari Pendidikan dimeriahkan dengan 3 (tiga) jenis kegiatan lomba yaitu Lomba Mewarnai Tingkat TK, Lomba Stand Kuliner Kab/Kota se sumsel diikuti oleh SMA/SMK se sumsel, dan lomba peragaan busana nasional yang berpasangan diikuti oleh SMA/SMK se sumsel."Jumlah peserta yang berpartisipasi pada ajang kali ini yaitu lomba mewarnai 55 murid TK binaan DWP dan PKK Provinsi Sumsel, stand kuliner 18 peserta mewakili 17 kab/kota se sumsel dan lomba peragaan busana nasional 40 peserta berpasangan", ucapnya melaporkan.Kegiatan Festival Hari Pendidikan Tahun 2025 makin meriah dengan hadirnya Ketua TP PKK Prov. Sumsel, Hj. Feby Herman Deru didampingi Anggota DPD RI, dr. Ratu Tenny Leriva, M.M dalam kegiatan tersebut yang juga sekaligus melaunching Majalah Sekolah Maju.Usai melaunching Ketua TP PKK Prov. Sumsel, Hj. Feby Herman Deru didampingi Anggota DPD RI, dr. Ratu Tenny Leriva, M.M dan para pejabat lainnya meninjau langsung kegiatan Lomba Stand Kuliner Kab/Kota se sumsel sekaligus mencicipi masakan yang disajikan.Turut hadir Ketua DWP Prov. Sumsel Hj. Desy Kasnayanti Edward, dan Para Kepala OPD Prov. Sumsel.
Sumsel
Herman Deru Gandeng ASITA Sumsel Kembangkan Destinasi Wisata Kreatif dan Berdaya Saing
Palembang. Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, menekankan pentingnya peran aktif dan inovatif Asosiasi Biro Perjalanan Wisata (ASITA) Sumatera Selatan dalam memajukan pariwisata Sumsel.Penegasan ini disampaikan Herman Deru saat menghadiri pelantikan pengurus DPD ASITA Sumsel periode 2025-2030 di Hotel Boston Palembang, Rabu (21/5/2025).Dalam arahannya, Gubernur Herman Deru mengingatkan ASITA agar tidak berpuas diri atau mengalami "star syndrome" yang dapat menghambat penggalian potensi baru. Ia juga menegaskan bahwa ASITA tidak bisa beroperasi secara "auto pilot," mengingat Sumsel memiliki tantangan berbeda dengan daerah lain yang memiliki keindahan alam yang sudah mapan seperti Bali."Kita harus membangun minat orang ke Sumsel dengan alternatif lain kecuali keindahan alam, misalnya Sumsel Health Tourism. Ini tidak mudah dan pasti butuh waktu. Harus ada implementasi besar dalam mewujudkan Sumsel Health Tourism,” tegas Herman Deru.Menurut HD, Sumsel harus kreatif dalam membangun destinasi wisata baru, termasuk ide Sumsel Health Tourism atau menyediakan opsi wisata lain, seperti wisata edukatif. Herman Deru juga meminta pengurus baru ASITA untuk membangun pola pikir yang mengajak orang ke Sumsel, baik untuk perjalanan singkat maupun jangka panjang.Ketua DPD ASITA Provinsi Sumsel terpilih, Feby Yoland Effendy, mengemukakan komitmen ASITA untuk menjadikan Sumsel sebagai destinasi wisata kelas dunia, sejalan dengan tema pelantikan "Sinergitas Membangun Pariwisata Sumsel Berdaya Saing Global."“Untuk itu, diperlukan sinergitas dan kolaborasi dalam berbagai sektor pariwisata di ekosistem pariwisata, antara lain pemerintah, akademisi, industri bisnis, media, dan lainnya," ujar Feby.Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Kadin Sumsel, H. Affandi Udji, turut menyampaikan apresiasi atas kontribusi ASITA dalam pertumbuhan pariwisata Sumsel dan berharap pengurus baru dapat melahirkan inovasi serta terobosan baru.Sebagai bentuk komitmen sinergitas, juga dilakukan penandatanganan MoU kerja sama pengembangan pariwisata Sumsel antara DPD ASITA Sumsel dengan Tribun Sumsel dan Polsri.Acara pelantikan ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Sumsel,Nopianto, S.Sos, M.M., dan para Kepala OPD Sumsel.
Sumsel
Gubernur Herman Deru Teken MoU Percepatan Pembangunan Jalan Khusus Batubara dan 5 Flyover di Muara Enim
Muara Enim, Sumatera Selatan. Kabar baik bagi masyarakat Muara Enim, Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru memimpin penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersejarah antara Pemerintah Provinsi Sumsel, Pemerintah Kabupaten Muara Enim, Pemerintah Kabupaten Lahat, dan sejumlah pelaku usaha terkait percepatan pembangunan jalan khusus batubara serta pembangunan lima (5) jalan layang (Flyover) perlintasan sebidang di Kabupaten Muara Enim. Acara penandatanganan berlangsung di Muara Enim pada Selasa (20/05/2025).Lima titik lokasi strategis yang akan dibangun Flyover adalah Flyover Sudirman (JPL 123), Flyover Sp. Belimbing (JPL 99), Flyover Ujan Mas (JPL 11), Flyover Gunung Megang 1 (JPL 104), dan Flyover Gunung Megang 2 (JPL 106).Dalam penjelasannya, Gubernur Herman Deru mengungkapkan rasa syukur atas kerja keras dan upaya yang selama ini dilakukan untuk mencari solusi bagi permasalahan perlintasan kereta api. Ia optimis pembangunan flyover ini akan secara signifikan mengurangi kemacetan yang selama ini menghambat perjalanan masyarakat."Dalam kurun waktu 100 hari kerja, ini yang kami lakukan, bersepakat dengan 2 Bupati tandatangani nota kesepahaman. Tentang Pelaksanaan percepatan fly over . Jika 5 fly over ini selesai maka akan clear permasalahan yang ada (kemacetan lalu lintas) yang selama ini menghambat lalu lintas masyarakat"ungkapnya.Lebih lanjut, Gubernur HD meminta kepada perusahaan-perusahaan pengangkut batubara (hauling) untuk memiliki kepedulian terhadap pembangunan di Sumatera Selatan, salah satunya dengan mengalihkan pembayaran pajak kendaraan ke wilayah Sumsel. Hal ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah."Ini yang kami maksud peduli. Bagaimana mungkin aktivitasnya di sini namun plat kendaraannya dari luar? Kami minta hentikan penderitaan rakyat, berikan servis yang baik, tolong di perlintasan umum bantu disiram. Kita ingin sumber daya alam kita ini tereksploitasi dengan baik. Kita juga berterima kasih dengan adanya perusahaan ini dapat merekrut tenaga kerja," imbuhnya.Sementara itu, Bupati Muara Enim H. Edison menyampaikan bahwa dengan semakin meningkatnya frekuensi perjalanan kereta api pengangkut batubara di Kabupaten Muara Enim, pembangunan flyover di berbagai titik menjadi sebuah keharusan mengingat perlintasan sebidang kerap menimbulkan kemacetan dan menghambat aktivitas masyarakat."Alhamdulillah, keluhan masyarakat selama ini tentang kemacetan perlintasan kereta api dapat kita kerjakan segera, sehingga dapat memperlancar aktivitas masyarakat. Terima kasih, mudah-mudahan niat kita dapat diijabah dan diperlancar," harap Bupati Edison.Acara diakhiri dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Provinsi Sumsel, Pemerintah Kabupaten Muara Enim, PT. Kereta Api Indonesia (KAI), sejumlah perusahaan tambang, serta Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Selatan. Langkah ini menandai komitmen bersama untuk segera merealisasikan pembangunan infrastruktur penting ini demi kelancaran transportasi dan kesejahteraan masyarakat.Turut hadir Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Ir. Basyaruddin Akhmad, M.Sc, Kadishub Sumsel Arinarsyah JS dan OPD lainnya.
Sumsel
HD Dukung Program Kabupaten Lahat Dalam Ketahanan Pangan dan Sumsel Healthy Tourism
Lahat, Sumatera Selatan – Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru bersama Wakil Gubernur H. Cik Ujang menunjukkan kekompakan dengan menghadiri Rapat Paripurna ke-15 Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2025 dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-156 Kabupaten Lahat. Acara yang dibuka langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Lahat Fitrizal Homizi dan berlangsung khidmat. pada Selasa (20/05/2025).Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menyampaikan bahwa Kabupaten Lahat dengan kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah memiliki modal utama untuk pembangunan yang pesat. Ia pun menyatakan dukungan penuh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terhadap program-program Kabupaten Lahat yang selaras dengan visi provinsi, terutama dalam ketahanan pangan dan Sumsel Healthy Tourism."Tentu kita semua akan mendukung rencana baik beliau (Bupati Lahat) yang akan fokus pada sektor pertanian dan peternakan (padi, ikan, dan sapi), serta perbaikan infrastruktur sekolah terutama toilet sekolah. Penting juga untuk kita intensifikasi kesehatan secara dini karena sehat itu mahal," ujar HD.Lebih lanjut, Gubernur mengajak seluruh elemen masyarakat Lahat untuk memanfaatkan momentum peringatan hari jadi ke-156 ini sebagai ajang introspeksi atas capaian yang telah diraih dan merancang langkah strategis ke depan, serta tetap menjaga kelestarian lingkungan.Sementara itu, Bupati Lahat H. Bursah Zarnubi, SE dalam sambutannya menyampaikan semangat pembangunan yang akan digelorakan di usia ke-156 Kabupaten Lahat, dimulai dari desa. Ia menekankan bahwa kekuatan desa akan menjadi penopang utama ekonomi kabupaten, sejalan dengan Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto untuk membangun dari desa demi pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan."Kedepan, kami akan fokus menyelesaikan infrastruktur sekolah yang rusak, segera memberikan bantuan penyediaan bibit sapi, membangun bendungan irigasi, hingga membranding produk lokal seperti kopi agar lebih dikenal. Yang paling penting adalah membangun SDM unggul di bidang Sains dan Bahasa Inggris," ungkap Bupati BursahTurut hadir dalam acara tersebut Ketua TP PKK Sumsel Hj. Feby Herman Deru, Wakil Bupati Lahat Widya Ningsih, Staf Ahli PKK Sumsel Lidyawati Cik Ujang, Anggota DPD RI Dr. Ratu Teni Leriva, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya.
Sumsel
Instruksi Presiden Soal Kopdeskel, HD Langsung Gerak Cepat Akan Kumpulkan Kepala Daerah
Palembang. Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H. Herman Deru, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel, Edward Candra, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Tahun 2025.Rakor dilaksanakan secara luring dari Sasana Bhakti Praja Kemendagri, dan diikuti para Kepala Daerah se-Indonesia. Gubernur Sumsel H Herman Deru hadir secara daring di Sumsel Command Center, Senin, (19/5/2025).Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Herman Deru menyampaikan bahwa Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 dan Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 9 Tahun 2025 telah diterbitkan terkait percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Ia menjelaskan bahwa dirinya ditunjuk sebagai ketua satuan tugas (satgas) percepatan pembentukan koperasi tersebut di tingkat provinsi Sumsel."Sebagai ketua satgas, langkah teknis yang akan kita lakukan adalah mengumpulkan para Kepala Desa, Lurah, Camat, serta Bupati/Walikotanya se-Sumsel pada tanggal 27 Mei mendatang. Namun, secara prinsip, pembentukan koperasi ini sudah berjalan dengan capaian 61 persen," ujar Gubernur Herman Deru.Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI ini menghadirkan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian. Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian menekankan pentingnya pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sesuai dengan Inpres Nomor 9 Tahun 2025 yang ditetapkan pada 27 Maret 2025.Inpres ini bertujuan untuk mengambil langkah-langkah komprehensif, terkoordinasi, dan terintegrasi dalam rangka optimalisasi dan percepatan pembentukan, pengembangan, dan revitalisasi 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih."Para Gubernur dan Bupati/Wali Kota diminta untuk memfasilitasi pembentukan koperasi ini, memberikan pendampingan kepada pemerintah daerah dan desa, menyelaraskan program dalam dokumen perencanaan daerah, serta mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk mendukungnya, " Ujarnya.Selain itu, Kemendagri akan melakukan sosialisasi, pemantauan, evaluasi, pelaporan, pembinaan, dan pengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan ini."Larangan dan sanksi bagi kepala desa yang tidak melaksanakan arahan terkait pembentukan koperasi ini. Gubernur dan pemerintah pusat akan memberikan teguran kepada Bupati/Wali Kota jika tidak ada tindakan, dan bahkan dapat dilakukan eksekusi terhadap Bupati/Wali Kota yang memiliki desa bermasalah," tegasnya.Tito Karnavian juga mendorong pemerintah daerah untuk mengalokasikan Belanja Tidak Terduga (BTT) dalam mendukung percepatan pembentukan koperasi ini, yang telah diatur dalam Surat Edaran Mendagri Nomor 500. Beliau juga meminta agar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) dilibatkan secara aktif.Mendagri menekankan bahwa penguatan ekonomi desa sangat penting untuk mencegah urbanisasi yang berpotensi meningkatkan angka pengangguran. "Pak Presiden membentuk Koperasi Desa ini, mohon para kepala daerah kumpulkan camat-camat dan kades-kades diberikan pengarahan untuk mendorong pembentukan koperasi desa. Berikan timeline sebelum 31 Juni sudah membentuk atau sudah memperkuat yang sudah ada," tegasnya.Dalam kesempatan yang sama, disampaikan data Badan Pusat Statistik (BPS) per 2 Mei 2025, yang menunjukkan bahwa pada April 2025 terjadi inflasi year on year (y-on-y) Provinsi Sumatera Selatan sebesar 2,74 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 109,31. Inflasi tertinggi tercatat di Kabupaten Muara Enim sebesar 4,04 persen (IHK 111,43) dan terendah di Kota Lubuk Linggau sebesar 2,22 persen (IHK 107,52). Tingkat inflasi month to month (m-to-m) Sumsel pada April 2025 sebesar 1,39 persen dan tingkat inflasi year to date (y-to-d) sebesar 2,15 persen.
Sumsel
Gubernur Apresiasi Komedi, Ajak Anak Muda Salurkan Bakat Lewat PASKI
Palembang. Dalam rangka menuju penetapan hari Komedi Nasional, Gubernur Sumsel hadiri sarasehan Komedi yang diselenggarakan oleh Persatuan Seniman Komedi Indonesia (PASKI) yang dihadiri langsung oleh Ketua Umum PASKI Indonesia Sujarwo dan beberapa pengurus lainnya."Ini sebuah penghormatan saya untuk menghormati profesi ini, komedian ini sebenarnya profesi yang mulia, sebab betul-betul membuat orang bahagia, maka artinya komedian itu sangat bermanfaat"ungkap HD dalam memberikan sambutan pada sarasehan yang di selenggarakan di Monpera Palembang. Minggu, 18/05/2025.Ia menambahkan bagi anak-anak muda yang ingin menyalurkan bakatnya bisa bergabung langsung dalam organisasi Paski mengingat wadah ini akan menjadikan profesi yang menjanjikan."Teruslah berjuang, rekrut anak-anak muda karna banyak anak- anak muda yang sukses lewat komedi"tambahnya.Ketum Paski Jarwo menyampaikan komedi merupakan sebauh narasi yang bisa merubah keadaan susah menjadi senang sehingga sudah selayaknya untuk dapat ditentukan untuk menjadi salah satu hari Nasional, karna begitu banyak dari semua kegiatan yang di isi dengan komedi."Sarasehan ini bertujuan untuk menentukan hari Komedi Nasional yang akan menentukan penetapan hari dan tanggal untuk menjadi hari komedi Nasional yang kini masih pengajuan di DPRRI"ungkapnyaDalam rangkaian tersebut Ketua Umum Paski Indonesia Memeberikan penghargaan atas dukungan Gubernur Sumsel H. Herman Deru yang selalu mendukung penuh kegiatan Paski.Turut hadir Kadispora Sumsel Rudi Irawan, Plt, Kadisbudpar Sumsel pandji tjahjanto dan para pegiat Komedi.
Sumsel
Momentum HUT Provinsi, Sekda Sumsel Buka Kebaya RUN 2025 yang Pertama di Sumsel
Palembang. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Bapak Edward Candra, secara resmi membuka acara Kebaya RUN 2025 pada Minggu (18/05/2025).Acara unik ini diselenggarakan oleh Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Sumsel dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Pemerintah Provinsi Sumsel yang ke-70. Bertempat di Halaman Kantor DPRD Provinsi Sumsel, acara ini sukses menarik perhatian dan partisipasi sekitar 1000 peserta.Dalam sambutannya mewakili Gubernur Sumsel, Edward Candra menyampaikan apresiasi atas inisiatif PERWOSI Sumsel dalam menggelar Kebaya RUN. Ia menekankan bahwa kegiatan ini dilaksanakan berkat kerjasama dengan berbagai pihak, dan menjadi event Kebaya RUN pertama di Sumatera Selatan."Olahraga lari saat ini telah menjadi tren positif dalam mewujudkan Sumsel yang bugar. Oleh karena itu, mari kita terus berolahraga apapun jenisnya dan bersama-sama menuju Sumsel Bugar," ujar Edward Candra.Ia juga berharap melalui Kebaya RUN ini dapat menghasilkan perempuan hebat di Sumatera Selatan yang sehat, segar, dan cantikKemeriahan acara ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua TP-PKK Provinsi Sumsel, Hj. Feby HD, Staf Ahli TP-PKK Provinsi Sumsel Hj. Lidyawati Cik Ujang, Anggota DPD RI Ibu Ratu Tenny Leriva HD, Tokoh Masyarakat Ibu Hj. Samantha Tivani HD, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel.