Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Sukses Panen Raya di Banyuasin! Gubernur HD Soroti Peran Penting Petani dan PPL dalam Meningkatkan Produksi Padi Sumsel
25 Jul 2025 Dilihat 1465x

Sukses Panen Raya di Banyuasin! Gubernur HD Soroti Peran Penting Petani dan PPL dalam Meningkatkan Produksi Padi

Banyuasin, 25 Juli 2025 — Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru (HD), didampingi oleh Staf Khusus Menteri Pertanian Prof. Herodian dan Bupati Banyuasin H. Askolani, melakukan Panen Raya Padi IP 200 di Desa Maju Ria, Kecamatan Karang Agung Ilir, Kabupaten Banyuasin, Jumat (25/7/2025).Kehadiran Gubernur Herman Deru disambut antusias oleh para petani yang telah menanti di sekitar lokasi panen. Dalam sambutannya, HD menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para petani atas kerja keras mereka yang menjadikan Banyuasin sebagai daerah penyumbang produksi padi terbesar di Sumatera Selatan.“Banyuasin merupakan daerah penghasil padi terbesar di Sumsel dan peringkat ke-empat nasional dengan produksi tahun 2024 mencapai 948.089 ton GKG, disusul OKU Timur sebesar 731.588 ton GKG dan OKI sebanyak 578.805 ton GKG,” ungkap HD.Gubernur juga menekankan pentingnya kedisiplinan dalam bercocok tanam untuk menjaga bahkan meningkatkan hasil produksi. Ia menyebut keberhasilan panen kali ini adalah buah dari ketekunan para petani.“Kuncinya adalah disiplin. Jika disiplin diterapkan dengan baik, hasil tani pasti lebih maksimal,” tegasnya.Tak hanya itu, HD juga menyoroti pentingnya peran Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dalam memberikan inovasi kepada petani guna mendukung upaya swasembada pangan nasional.Dalam sesi dialog bersama petani, HD langsung menginstruksikan kepada dinas dan pihak terkait untuk segera menindaklanjuti berbagai kendala yang dihadapi petani Banyuasin, antara lain masalah hama tikus, tanggul penahan air asin, dan kebutuhan infrastruktur penunjang lainnya.Sementara itu, Staf Khusus Menteri Pertanian, Prof. Herodian, mengungkapkan rencana strategis pemerintah untuk menambah 100 ribu hektar lahan baku sawah di Banyuasin. Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya akan mendorong Pertamina untuk membuka stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) khusus alsintan di Kecamatan Karang Agung Ilir, guna memudahkan petani mendapatkan BBM bersubsidi.

Baca Detail
Sekda Sumsel Sampaikan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD  Sumsel Terhadap Perubahan APBD TA 2025 Sumsel
25 Jul 2025 Dilihat 427x

Sekda Sumsel Sampaikan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Sumsel Terhadap Perubahan APBD TA 2025

Palembang. Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Sumsel H. Edward Candra, hari ini menyampaikan jawaban atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Provinsi Sumsel terhadap perubahan APBD Sumsel tahun anggaran 2025. Rapat Paripurna ke-18 DPRD Provinsi Sumsel ini dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Sumsel H. Nopianto, S.Sos., M.M. di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sumsel. Jumat,25/07/2025.Edward Candra menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sumsel melalui Badan Pendapatan Daerah Provinsi Sumatera Selatan telah melakukan inovasi pemungutan retribusi secara digital dengan meluncurkan Sistem Retribusi Online Sumsel (E-ROS), bekerja sama dengan Bank Sumsel Babel dan telah dimplementasikanpada tahun 2025."Kami mengucapkan terima kasih atas saran dan masukannya terhadap pengembangan potensi pajak dari sektor non konvensional seperti transaksi digital atau E-commers berbasis lokal yang terintegrasi dengan dashboard transaksi Pemerintah Provinsi"Ia melanjutkan bahwa Pemerintah Provinsi Sumsel terus memprioritaskan ketersediaan sarana dan prasarana di bidang pertanian. Ia mencontohkan komitmen ini melalui alokasi anggaran untuk pengadaan alat dan mesin pertanian (alsintan) serta pupuk."Berdasarkan pandangan dari Fraksi PDIP tentang pertanian, bahwa Pemerintah Sumsel melalui Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura setiap tahunnya telah mengalokasikan anggaran bidang pertanian untuk ketersediaan alat pertanian berupa traktor roda dua," ungkap Edward Candra.Ia merinci data pengadaan alsintan jenis PR dua (2) 24 unit pada tahun 2022, 81 unit pada tahun 2023, dan 68 unit pada tahun 2025.Edward Candra menyampaikan bahwa jika masih ada beberapa jawaban atau tanggapan yang mungkin kurang berkenan dari berbagai pandangan dan saran yang disampaikan oleh fraksi-fraksi. Ia berharap hal-hal tersebut dapat dibahas lebih lanjut pada OPD terkait pada  rapat-rapat komisi berikutnya.Turut hadir para kepala OPD

Baca Detail
Sinergitas BPOM Palembang dan Pemprov Sumsel  Lindungi Konsumen dari Produk Ilegal Sumsel
23 Jul 2025 Dilihat 840x

Sinergitas BPOM Palembang dan Pemprov Sumsel Lindungi Konsumen dari Produk Ilegal

Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), H. Edward Candra, menerima audiensi Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Palembang, Yeni Ardianti, di Ruang Tamu Sekda Sumsel, Rabu (23/07/2025). Pertemuan ini membahas peningkatan efektivitas pengawasan obat dan makanan di wilayah Sumsel.Kepala BPOM di Palembang, Yeni Aridanti melaporkan hasil pengawasan BPOM Palembang tahun 2024. Pengawasan dilakukan pada sempel makanan, obat, dan kosmetik."Pengawasan makanan cukup baik, dengan 30% prosedur administrasi yang belum sesuai ketentuan dan 5% makanan yang tidak memenuhi syarat. Masih banyak obat tradisional dan kosmetik yang beredar tanpa izin edar. Data tahun 2024 menunjukkan 79% obat antibiotik dijual tanpa resep dokter," katanya.Selanjutnya,Balai POM Palembang juga melakukan pengawasan terhadap kosmetik dan obat tradisional tanpa izin."Hasilnya menunjukkan bahwa masih banyak obat tradisional dan kosmetik yang beredar tanpa izin edar," jelasnya.Untuk obat Antibiotik tnpa resep dokter, Yeni Ardianti mengungkapkan bahwa masih banyak obat antibiotik yang dijual tanpa resep dokter, dengan data sekitar 79% pada tahun 2024.Ia berharap ada edaran untuk apotek agar tidak menjual antibiotik tanpa resep dokter kepada masyarakat."Upaya menekan penjualan antibiotik tanpa resep menunukan bahwa beberapa Provinsi telah mengeluarkan edaran dan berhasil menekan penjualan antibiotik tanpa resep dokter sekitar 20%. Kita berharap langkah serupa dapat dilakukan di Palembang untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap aturan kesehatan," ungkapnya.Sementara itu, Sekda Sumsel H. Edward Candra, menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dalam melindungi konsumen dan masyarakat dari produk yang tidak layak."Sinergi antara Pemerintah dan BPOM sangat penting untuk melindungi konsumen dan masyarakat dari produk ilegal. "Tentu kita harus bersinergi melindungi konsumen dan masyarakat jangan sampai mereka tidak mengerti apa efeknya jika mendapatkan produk-produk ilegal," kata Sekda.Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat dan pengusaha, Sekda menyarankan agar dilakukan sosialisasi tentang risiko produk ilegal"Selain itu, surat edaran juga akan disebar ke apotek-apotek agar tidak menjual obat antibiotik tanpa resep dokter," imbuhnya.Pemerintah dan BPOM juga sepakat untuk melakukan sidak ke pasar-pasar di desa yang kerap menjual obat dan jamu tanpa izin edar. Dengan sinergi ini, diharapkan konsumen dan masyarakat Sumsel dapat terlindungi dari produk ilegal dan tidak layak konsumsi.

Baca Detail
Optimalisasi Ekonomi Desa, Gubernur Herman Deru Minta BRI Beri Bimbingan Teknis untuk Koperasi Desa Merah Putih Sumsel
23 Jul 2025 Dilihat 885x

Optimalisasi Ekonomi Desa, Gubernur Herman Deru Minta BRI Beri Bimbingan Teknis untuk Koperasi Desa Merah Putih

Palembang. Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, menerima kunjungan silaturahmi dan audiensi dari Regional CEO BRI Palembang, Luthfi Iskandar, di Ruang Tamu Gubernur. Pertemuan ini bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus membahas potensi kerja sama antara Bank BRI dan Pemerintah Provinsi Sumsel. Ruang tamu Gubernur, Rabu 23/07/2025.Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru mengucapkan selamat datang kepada Luthfi Iskandar di wilayah Sumsel. Ia menyoroti salah satu pekerjaan rumah (PR) penting bagi Sumsel, yaitu program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang terdapat arahan Satu Izin usaha untuk semua jenis usaha, mulai dari pupuk, pertamina, hingga kemitraan perbankan.Herman Deru menekankan pentingnya pemahaman teknis masing-masing dalam pemberian pinjaman. "Masing-masing punya prosedur serta kemudahan-kemudahan, bukan pembiayaan yang kecil untuk semua se-Sumsel," ujarnya.Gubernur menyarankan agar ada bimbingan yang jelas dari satuan tugas koperasi mengenai plafon pinjaman, jenis bisnis yang akan dijalankan, dan pengelolaan keuangannya."Coba bicarakan, saya ingin mereka terproteksi jangan sampai mereka tidak memahami pengelolaan keuangannya, jangan sampai mereka atas pemahaman terbatas jadi masalah, tetap kehati-hatian namun harus berjalan," ungkapnya, menegaskan pentingnya edukasi bagi para pengelola Kopdes.Selain itu, Herman Deru juga mengharapkan adanya kerja sama dalam pelayanan hinga ke pelosok-pelosok desa melalui program CSR, khususnya terkait pelayanan internet desa, agar program dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran.Sementara itu Regional CEO BRI Palembang, Luthfi Iskandar, memperkenalkan diri sebagai pimpinan baru yang aktif di Palembang sejak 7 Juli 2025, membawahi tiga provinsi: Sumsel, Jambi, dan Bangka Belitung, setelah sebelumnya bertugas di Manado.Terkait program Koperasi Desa Merah Putih, Luthfi Iskandar menjelaskan bahwa pihaknya tengah berkoordinasi intensif dengan OJK mengenai pelaksanaan teknis serta mekanisme penggunaannya nanti."Kemarin sudah koordinasi dengan OJK untuk mengenai Kopdes. Nanti ada tim-tim yang akan turun ke Kopdes sehingga nanti bisa kami sampaikan ke masyarakat soal bunga dan plafonnya seperti apa," ungkapnya, menunjukkan komitmen BRI untuk mendukung program prioritas Pemprov Sumsel.Pertemuan ini diharapkan menjadi awal yang baik untuk sinergi yang lebih kuat antara Pemprov Sumsel dan BRI dalam mendorong perekonomian desa dan pemberdayaan masyarakat.Turut hadir Regional Funding dan Transaction Triyoga Agung Wibowo, PGS. Branch Office Head BRI Palembang Sriwijaya Yosep Mahardika dan OPD lainnya

Baca Detail
Lidyawati Cik Ujang Ajak Organisasi Wanita Tingkatkan Kepedulian kepada Anak Yatim Sumsel
23 Jul 2025 Dilihat 506x

Lidyawati Cik Ujang Ajak Organisasi Wanita Tingkatkan Kepedulian kepada Anak Yatim

Palembang, 23 Juli 2025 — Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 H, Ketua Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Sumatera Selatan, Lidyawati Cik Ujang, mengajak seluruh organisasi wanita untuk meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim.Dalam acara yang digelar di Gedung Perjuangan Wanita, Lidyawati menegaskan pentingnya peran aktif organisasi wanita dalam memberikan dukungan dan perhatian kepada anak-anak yatim. Ia menyebut bahwa bulan Muharram merupakan waktu yang penuh keutamaan, tidak hanya untuk berpuasa, tetapi juga untuk memperbanyak amal kebaikan, termasuk menyantuni anak yatim.“Mari kita tingkatkan kepedulian kita kepada anak-anak yatim dan membantu mereka mencapai masa depan yang lebih baik,” ujar Lidyawati.Pada kesempatan tersebut, BKOW Sumsel memberikan santunan kepada 52 anak yatim serta mengadakan tausiyah bertema “Meraih Cinta Allah SWT.” Lidyawati juga menekankan bahwa momen tahun baru Islam harus dimaknai sebagai ajang introspeksi diri.Sementara itu, dalam tausiyahnya, Ustadz Yuwono menyampaikan pentingnya pembentukan akhlak sejak dini. Ia menekankan bahwa ibu merupakan pendidik utama dan pondasi penting dalam membentuk generasi yang berakhlak dan berintegritas.Acara tersebut turut dihadiri oleh Dewan Penasihat BKOW Sumsel yang juga Ketua TP PKK Sumsel, Feby Deru, para ketua organisasi wanita, serta kepala OPD Sumsel terkait.

Baca Detail
Gubernur Sumsel Dukung Lomba Taekwondo Internasional di Palembang Sumsel, Siapkan Aspek Pendukung Sumsel
23 Jul 2025 Dilihat 735x

Gubernur Sumsel Dukung Lomba Taekwondo Internasional di Palembang Sumsel, Siapkan Aspek Pendukung

Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menerima audiensi dari pengurus Taekwondo Sumsel pada Rabu (2#3/7/2025), bertempat di Ruang Tamu Gubernur Sumsel.Dalam pertemuan tersebut, pengurus Taekwondo Sumsel menyampaikan rencana penyelenggaraan Lomba Taekwondo Internasional yang akan digelar di Kota Palembang. Selain Indonesia  sebagai tuan rumah, event ini juga akan diikuti oleh negara-negara lain seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, Filipina, India, dan Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Hasil pertemuan ini akan dilaporkan lebih lanjut kepada Pengurus Taekwondo Pusat.Gubernur Herman Deru menyambut baik rencana tersebut dan memberikan apresiasi atas inisiatif pengurus Taekwondo Sumsel. Ia menyatakan bahwa Sumatera Selatan siap menjadi tuan rumah event internasional, mengingat fasilitas dan akomodasi di Jakabaring Sport City (JSC) telah sangat mendukung.Dalam arahannya, Gubernur juga menekankan pentingnya memastikan kesiapan seluruh aspek, baik akomodasi maupun peralatan pertandingan dan latihan bagi para atlet.Gubernur juga menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan event berskala nasional maupun internasional yang digelar di Sumatera Selatan, khususnya oleh cabang olahraga seperti Taekwondo.Turut hadir dalam audiensi tersebut antara lain Asisten I H. Sunarto, Kadispora Rudi Irawan, Karo Humas dan Protokol Tony Kurniawan, Karo Umum dan Perlengkapan Darmayanti, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.

Baca Detail
Terima Audiensi Kakanwil Kemenkumham Sumsel, Gubernur HD Dukung Launching POSBAKUM Sumsel
23 Jul 2025 Dilihat 565x

Terima Audiensi Kakanwil Kemenkumham Sumsel, Gubernur HD Dukung Launching POSBAKUM

Palembang — Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menerima audiensi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Sumsel yang baru, M.A. Siburian, di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Rabu (23/07/2025).Audiensi ini merupakan silaturahmi perdana M.A. Siburian setelah resmi menjabat sebagai Kakanwil Kemenkumham Sumsel. Dalam pertemuan tersebut, Siburian menyampaikan rencana kunjungan Menteri Hukum RI ke Kota Palembang dalam waktu dekat.Menurutnya, kunjungan tersebut dalam rangka Launching Pos Bantuan Hukum (Posbakum) di wilayah Sumatera Selatan. “Ini merupakan salah satu upaya mendekatkan akses bantuan hukum kepada masyarakat luas,” ujar Siburian.Gubernur Herman Deru menyambut baik rencana tersebut dan menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut. “Launching Posbakum ini sangat positif untuk meningkatkan kesadaran hukum masyarakat. Ini juga menjadi momentum penting untuk promosi daerah,” ujar Gubernur.Ia berharap kegiatan ini dapat dikemas secara maksimal, mengingat kedatangan Menteri Hukum dan HAM RI merupakan kesempatan strategis bagi Provinsi Sumatera Selatan.Lebih lanjut, Gubernur menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sumsel bersama aparat penegak hukum dalam memperkuat sinergi dengan Kanwil Kemenkumham Sumsel. “Posbakum harus menjadi sarana yang aktif, responsif, dan solutif dalam membantu masyarakat memperoleh akses keadilan yang lebih baik,” tegasnya.Turut hadir dalam pertemuan tersebut Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat H. Sunarto, Kepala Biro Hukum Dedi Harapan, Kepala Biro Humas dan Protokol Tony Kurniawan, serta Kepala Biro Umum dan Perlengkapan Darmayanti.

Baca Detail
TP PKK Sumsel Tinjau Kebakaran di Kelurahan 1 Ulu Sumsel
23 Jul 2025 Dilihat 386x

TP PKK Sumsel Tinjau Kebakaran di Kelurahan 1 Ulu

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Selatan (TP PKK Sumsel), Hj Febrita Lustia yang juga menjabat sebagai Ketua PMI Sumsel, meninjau langsung lokasi kebakaran di Kelurahan 1 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Kota Palembang, pada Selasa sore (22/7/2025).Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk empati dan dukungan terhadap para korban yang terdampak musibah tersebut.Dalam kunjungan itu, Feby Deru didampingi oleh Anggota DPD RI Ratu Tenny Leriva, Staf Ahli TP PKK Sumsel Lidyawati Cik Ujang, Ketua DWP Sumsel Desy Edward, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemprov Sumsel.Setibanya di lokasi, Feby langsung menyusuri area terdampak kebakaran yang berada di Jalan Faqih Usman. Ia menyempatkan berbincang langsung dengan beberapa warga yang rumahnya hangus dilalap si jago merah. Terlihat suasana haru dan penuh keprihatinan saat warga menyampaikan kondisi mereka pasca kebakaran.

Baca Detail
Tingkatkan Transparansi Informasi Publik, Sekda Edward Candra Buka Rakor dan Bimtek PPID se-Sumsel Sumsel
23 Jul 2025 Dilihat 370x

Tingkatkan Transparansi Informasi Publik, Sekda Edward Candra Buka Rakor dan Bimtek PPID se-Sumsel

Palembang. Dalam upaya meningkatkan kapasitas perangkat daerah dan pemerintah kabupaten/kota se-Sumatera Selatan terkait pelaksanaan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel, Edward Candra, secara resmi membuka Rapat Koordinasi dan Bimbingan Teknis Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) se-Sumatera Selatan tahun 2025. Acara ini berlangsung di Auditorium Graha Bina Praja. Rabu, 23/07/2025.Dalam sambutannya, Edward Candra menekankan pentingnya keterbukaan informasi publik dalam menjalankan transparansi tata kelola informasi pemerintahan. Ia menyoroti keterkaitan hal ini dengan poin keenam misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel yakni meningkatkan penyelenggaraan tata kelola yang baik berbasis digital."Dengan ini dapat membantu keterbukaan informasi publik yang dapat membantu masyarakat sesuai dengan misi Gubernur dan wakil Gubernur Sumsel pada poin ke enam (6)" ujarnya.Sekda juga mengakui beberapa kendala yang masih dihadapi, seperti kurangnya pemberitahuan di berbagai platform yang membuat masyarakat merasa informasi masih kurang, serta kebutuhan akan pemberitaan yang lebih update.Ia menjelaskan pentingnya keterbukaan publik terhadap kebutuhan informasi masyarakat, sehingga informasi dapat diberikan sesuai kebutuhan. Namun, ia juga mengingatkan untuk tetap memperhatikan batasan informasi yang bersifat rahasia dan dilindungi.Edward Candra berharap layanan informasi publik dapat menjadi lebih cepat, tepat, dan tegas, serta meningkatkan kolaborasi dan pengawasan yang lebih intensif dengan asas keterbukaan informasi.Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumsel, Rika Efianti, S.E., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan mengimplementasikan UU Nomor 14 Tahun 2008. Tujuannya adalah untuk mewujudkan peningkatan kualitas PPID sebagai pusat pelayanan informasi bagi masyarakat Sumatera Selatan, demi terwujudnya Sumsel Maju Terus untuk Semua."Dalam hal ini, kami memberikan reward PPID Provinsi Sumsel berupa Piagam Penghargaan 'Standar Layanan Informasi Publik PPID Award' kepada PPID Kabupaten/Kota dan Perangkat Daerah," ungkapnya.Penghargaan ini merupakan implementasi dan perwujudan komitmen untuk penguatan kelembagaan serta memberikan pelayanan informasi publik yang transparan, aspiratif, dan akuntabel.Peserta rapat koordinasi dan bimbingan teknis ini terdiri dari PPID Pelaksana Perangkat Daerah Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan PPID Utama Pemerintah Kabupaten/Kota se-Sumatera Selatan.adapun sebagai pematerinya yakni Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri RI Drs. Benny Irwan, M.Si., M.A. Dan Ketua Komisi Informasi Sumsel Joemarthine Chandra, S.H., M.H., C.Med.Turut hadir Para Kepala OPD

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.