Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Hadiri Pelantikan APKARI Sumsel, Wagub Cik Ujang Tekankan Sinergi Jaga Keselamatan Warga
Palembang.Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H. Cik Ujang, menghadiri Pelantikan Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Pemadam Kebakaran Indonesia (APKARI) Provinsi Sumsel masa bakti 2025-2029 di Hotel Aryaduta Palembang, Rabu (15/10/2025).Dalam sambutannya, Wagub Cik Ujang menekankan pentingnya peran strategis APKARI sebagai mitra Pemerintah Provinsi di garda terdepan untuk melindungi nyawa, harta benda, dan lingkungan.“Tugas pemadam kebakaran bukanlah tugas yang ringan. Mereka bekerja dalam situasi penuh risiko, menantang, dan membutuhkan kecepatan serta keberanian luar biasa. Kami sangat mendukung keberadaan APKARI sebagai wadah koordinasi dan peningkatan kapasitas, mewujudkan pelayanan prima kepada masyarakat dalam prinsip satu korps, satu standar, dan satu komando,” jelas Wagub.Wagub juga mengajak APKARI dan masyarakat untuk fokus pada edukasi pencegahan kebakaran dan budaya tanggap darurat, karena upaya pencegahan jauh lebih efektif daripada penanganan setelah bencana terjadi.Sementara itu, Ketua APKARI Sumsel terpilih, Kemas Haikal, menegaskan bahwa kepengurusan baru berkomitmen pada peningkatan kualitas SDM dan pemenuhan sarana-prasarana.Kemas Haikal menargetkan dua program utama Peningkatan Kompetensi SDM melalui kerja sama pelatihan dan sertifikasi dengan Kemendagri tahun depan, Penambahan Pos Pemadam di Palembang, dengan rencana penambahan satu pos baru di Talang Putri untuk mencapai standar pelayanan maksimal 15 menit menuju lokasi.“Semangat kami: pantang pulang sebelum padam. Dan sekarang kita tambah, padamkan juga api ego sektoral, demi pelayanan terbaik untuk masyarakat,” tutup Kemas Haikal bersemangat.Acara pelantikan ini turut dihadiri oleh Ketua Umum DPP APKARI, Direktur Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Kemendagri, serta sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumsel.
Sumsel
Gubernur Sumsel Bahas Ketahanan Pangan Bersama Wakil Ketua DPR RI
Palembang – Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru mengikuti rapat bersama Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan Saan Mustofa dalam rangka monitoring ketahanan pangan di Sumatera Selatan bertempat di Auditorium Bina Praja Rabu (15/10/2025)Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menyampaikan apresiasi atas kunjungan jajaran DPR RI ke Sumsel. Menurutnya, kunjungan ini menjadi wujud perhatian pemerintah pusat terhadap daerah yang berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional.“Sumsel patut menjadi perhatian karena telah menempati peringkat lima besar produsen pangan nasional. Tahun ini bahkan terjadi lonjakan signifikan dalam produksi pertanian,” ujar Herman Deru.Gubernur menambahkan, peningkatan produksi pertanian perlu diimbangi dengan perbaikan sistem irigasi, ketersediaan pupuk, dan peningkatan infrastruktur jalan sebagai jalur konektivitas antara produksi dan distribusi hasil tani. Ia juga berharap DPR RI dapat membantu mempercepat perbaikan jalan nasional Palembang–Betung dan Palembang–Banyuasin yang menjadi akses vital masyarakat.“Kami juga berharap pembangunan pelabuhan di Sumsel dapat segera terealisasi. Selain itu, kami tengah mengupayakan kemandirian bibit serta integrasi antara sektor pangan dan perbankan daerah dalam mendukung pembiayaan produksi serta pengadaan gudang,” imbuhnya.Lebih lanjut, Gubernur mengusulkan agar pembahasan pendanaan program ketahanan pangan di Kementerian dan lembaga dapat selaras dengan RPJMD daerah, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat di tingkat bawah.Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI Saan Mustofa menyampaikan bahwa ketahanan pangan dan energi menjadi agenda utama pemerintah pusat. Ia menilai Sumsel memiliki peran strategis sebagai salah satu daerah penghasil pangan terbesar di Indonesia.“Sumsel berada di posisi kelima nasional dalam produksi pangan. Tahun 2027 kita ditargetkan mencapai swasembada pangan, bahkan menuju lumbung pangan dunia. Apa yang dilakukan Sumsel dapat menjadi contoh bagi daerah lain,” ungkap Saan Mustofa.Rapat berlangsung dengan penuh semangat dan diwarnai dengan dialog konstruktif antara pemerintah daerah dan anggota DPR RI dalam memperkuat sinergi pusat dan daerah menuju kemandirian pangan nasional.Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan anggota DPR RI Komisi IV dan V, Wakil Bupati Banyuasin, serta para kepala OPD Pemprov Sumsel serta para pejabat yang mewakili.
Sumsel
Pemprov Sumsel Dukung Penguatan Ideologi Pancasila Melalui Dunia Pendidikan
Palembang. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menyatakan dukungannya terhadap upaya penguatan ideologi Pancasila melalui dunia pendidikan sebagai bagian dari peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berkarakter dan berjiwa kebangsaan.Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Drs. H. Edward Candra, MH saat menerima Direktur Pengkajian Implementasi Pembinaan Ideologi Pancasila, Dr. Irene Camelyn Sinaga, AP., M.Pd, beserta jajaran di Ruang Rapat Sekda Prov. Sumsel (Selasa, 14/10/2025).Dalam kesempatan itu, Edward Candra menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila harus terus ditanamkan sejak dini, tidak hanya melalui pembelajaran formal di sekolah, tetapi juga melalui keteladanan dan peran aktif orang tua di rumah.“Fenomena di sekolah saat ini menunjukkan bahwa sikap saling menghormati dan rasa kebersamaan mulai menipis. Nilai-nilai Pancasila tidak bisa hanya diandalkan dari sisi pembelajaran saja, tapi juga dari lingkungan keluarga dan masyarakat,” ujar dirinya.Selanjutnya Sekda juga menjelaskan bahwa Pemprov Sumsel telah menjalankan berbagai program pembinaan karakter bagi pelajar, di antaranya melalui kegiatan Retreat Laskar Pandu Satria, yang ditujukan bagi siswa dengan catatan pembinaan agar memiliki karakter yang lebih baik melalui penanaman nilai-nilai Pancasila.Selain itu, Sekda mengusulkan agar guru Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) di tingkat SMA/SMK dapat diberikan pembinaan terkait tips dan strategi penerapan pendidikan Pancasila yang efektif di dalam proses belajar mengajar.Sementara itu, Direktur Pengkajian Implementasi Pembinaan Ideologi Pancasila, Dr. Irene Camelyn Sinaga, AP., M.Pd, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumsel atas dukungan dan fasilitasi yang diberikan selama pelaksanaan kegiatan ini.“Kami senang sekali sudah diterima dan dibantu oleh Pemprov Sumsel sejak awal. Setelah peristiwa kerusuhan pada Agustus lalu, kami diminta untuk turun langsung ke daerah. Program ini sudah dimulai sejak tahun 2022, dan kami ingin menegaskan bahwa pendidikan Pancasila bukan sekadar pembelajaran buku, tapi tentang pemikiran, demokrasi, dan arah kenegaraan,” jelasnya.BPIP juga memperkenalkan buku pedoman ideologi Pancasila yang dapat diunduh secara bebas melalui laman resmi BPIP untuk dijadikan bahan pembelajaran dan referensi oleh guru serta peserta didik di seluruh Indonesia.Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel, Hj. Mondyaboni, S.E., S.Kom., M.Si., M.Pd menyampaikan dukungannya terhadap distribusi buku dan sosialisasi nilai-nilai Pancasila di satuan pendidikan.“Kami menyambut baik hadirnya buku tentang Pancasila ini. Hanya saja, selama ini banyak distributor buku yang masuk tanpa koordinasi. Kami berharap BPIP dapat memberikan tautan resmi untuk mengunduh buku ini agar bisa kami sebarluaskan ke sekolah-sekolah di 17 kabupaten/kota,” ujar Kadisdik.Ia menambahkan, perkembangan teknologi dan arus informasi yang sangat cepat turut memengaruhi pola pikir dan karakter peserta didik. Karena itu, penting bagi sekolah untuk terus memperkuat pemahaman siswa terhadap 36 butir nilai Pancasila agar tidak kehilangan arah di tengah perubahan zaman.Turut hadir Para Kepala OPD Prov. Sumsel.
Sumsel
Sekda Sumsel Ikuti Pelantikan Program Sarjana, Magister, dan Doktor FISIP Universitas Sriwijaya
Palembang Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan H. Edward Candra mengikuti pelantikan Program Sarjana, Magister, dan Doktor Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sriwijaya Periode Oktober 2025. Kegiatan berlangsung di Graha Universitas Sriwijaya, Palembang, Selasa (14/10/2025).Dalam kesempatan ini, Sekda Sumsel menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh lulusan yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan di berbagai jenjang. "Saya mengucapkan selamat kepada para lulusan,beserta keluarga besar yang hadir,saya sama seperti kalian bangga menjadi lulusan Universitas Sriwiijaya. Saya juga berharap para lulusan FISIP Unsri dapat berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah dan bangsa, khususnya dalam membangun tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan inovatif. ujar EdwardTurut hadir jajaran pimpinan Universitas Sriwijaya, dosen, serta keluarga para wisudawan yang dengan penuh kebanggaan menyaksikan prosesi pelantikan tersebut.
Sumsel
Pemprov Sumsel Berikan Bonus Atlet Peparnas 2024, Bukti Komitmen dan Kesetaraan Atlet Disabilitas dan Non-Disabilitas
PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan memberikan bonus penghargaan kepada para atlet dan pelatih Kontingen Sumatera Selatan yang berhasil meraih prestasi gemilang pada ajang Pekan Paralimpic Nasional (Peparnas) 2024 di Solo.Penyerahan bonus tersebut dilakukan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel, H. Edward Candra, mewakili Gubernur Sumsel H. Herman Deru bertempat di Graha Auditorium Bina Praja, Senin (13/10/2025).Dalam kesempatan itu, Sekda Sumsel H. Edward Candra menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian luar biasa para atlet disabilitas yang telah mengharumkan nama Sumsel di kancah nasional.“Terima kasih kepada seluruh atlet, pelatih, dan official yang sudah berjuang membawa nama Sumsel ke peringkat ke-9 nasional. Ini merupakan bukti kerja keras, disiplin, dan semangat juang yang tinggi,” ujarnya.Edward juga menegaskan bahwa pemberian bonus ini merupakan bentuk komitmen nyata Gubernur Sumsel terhadap kesetaraan dan penghargaan atas prestasi olahraga, baik untuk atlet PON maupun atlet NPCI.“Nominal bonus yang diberikan sama besar dengan atlet PON. Ini menunjukkan tidak ada perbedaan antara atlet disabilitas dan non-disabilitas. Semua memiliki hak yang sama atas prestasi yang diraih,” tegasnya.Total bonus yang diberikan Pemerintah Provinsi Sumsel mencapai Rp22,15 miliar, dengan rincian:Atlet:Emas: Rp350 jutaPerak: Rp160 jutaPerunggu: Rp100 jutaPelatih:Emas: Rp115 jutaPerak: Rp80 jutaPerunggu: Rp60 jutaPada Peparnas 2024 di Solo, Kontingen Sumsel berhasil meraih 21 medali emas, 24 perak, dan 37 perunggu, melalui perjuangan 156 atlet dan 48 pelatih, dan menempatkan Sumsel di peringkat ke-9 nasional.Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumsel, Rudi Irawan, menjelaskan bahwa pemberian bonus ini merupakan bentuk apresiasi dan motivasi agar para atlet terus berprestasi di event berikutnya.“Kami berharap ini menjadi penyemangat tidak hanya bagi atlet yang telah berprestasi, tapi juga bagi para atlet muda disabilitas lainnya untuk terus berlatih dan menunjukkan kemampuan terbaiknya,” ungkap Rudi.Di akhir sambutannya, Sekda berpesan agar penyaluran bonus dilakukan secara transparan dan akuntabel, serta menjadi motivasi untuk memupuk semangat sportivitas.“Bonus ini adalah penghargaan sekaligus investasi jangka panjang bagi kemajuan olahraga di Sumsel. Kemenangan yang baik adalah kemenangan yang diraih dengan sportivitas tinggi,” tutup Edward.Turut hadir dalam kegiatan tersebut para kepala OPD, perwakilan NPCI Sumsel, serta para pelatih dan atlet penerima penghargaan.
Sumsel
Gubernur Sumsel Dorong Sinergi Pegadaian dan Program Sultan Muda untuk Wujudkan 100.000 Wirausaha Baru
Palembang. Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru (HD) menerima audiensi RCEO PT Pegadaian Kanwil III Sumbagsel, Novryandi membahas kolaborasi dalam pemberdayaan pelaku usaha pemula, khususnya melalui program Sultan Muda yang digagas Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Senin, 13/10/2025)Dalam pertemuan tersebut, Herman Deru menegaskan bahwa fase awal bagi pelaku usaha pemula adalah masa pembentukan karakter dan fondasi. Ia berharap Para pelaku usaha pemula ini harus sadar bahwa mereka sedang memasang fondasi."Kalau mereka sadar akan hal itu, maka mereka akan menjaga karakter mereka. Perilaku buruk dalam bisnis adalah perilaku menghindar dari tanggung jawab, perilaku tersebut akan membuat mereka susah berkembang” ujar HD.HD juga mengungkap alasan dirinya membentuk program Sultan Muda dikarenakan melihat peluang besar didunia kewirausahaan yang berpotensi menjadi penyedia lapangan kerja.“Dalam hal ini Pemprov Sumsel bukan hanya memberikan wadah, tapi juga mengkanalisasi. Tidak sekadar permodalan saja, tapi juga keterampilan dan pasar,” ungkap HD.Gubernur juga mendorong agar program Sultan Muda terus dikonkretkan melalui kegiatan nyata dan pendataan yang terukur.“Target kita 100.000 wirausaha itu bukan angka besar. Kita tidak mulai dari nol. Banyak masyarakat yang sudah memenuhi kriteria, bukan hanya di Palembang, tapi seluruh Sumsel,” ujar HD.Ia menambahkan, Pemprov Sumsel berfungsi menjadi jembatan antara Pegadaian dan masyarakat, sekaligus mengubah stigma Pegadaian menjadi lebih positif dimata masyarakat umum.“Tidak salahnya Pegadaian hadir di setiap kegiatan untuk mensosialisasikan programnya. Stigma negatif tentang Pegadaian harus diubah. Saya minta di akhir 2025 ini sudah ada produk yang konkret,” ungkap HD.Selain itu, HD juga menegaskan bahwa banyak peluang usaha yang bisa dimanfaatkan oleh pelaku usaha muda tidak hanya disektor kuliner saja."banyak peluang ekonomi di luar sektor kuliner yang bisa digarap anak muda. Ini tanggup jawab kita agar mereka bisa memanfaatkan peluang - peluang tersebut melalui program - program Pelatihan,”ucap HD.Sementara itu, RCEO PT Pegadaian Kanwil III Sumbagsel, Novryandi menyambut baik arahan yang disampaikan. Ia menjelaskan bahwa program Sultan Muda sangat relevan dengan misi Pegadaian dalam memperkuat akses permodalan bagi UMKM.“Program Sultan Muda ini sejalan dengan produk kami. Saat ini banyak pelaku usaha pemula belum bankable. Kami punya produk KUR tanpa jaminan dengan plafon Rp10 juta hingga Rp100 juta. Dengan data yang tervalidasi melalui Sultan Muda, kami bisa menyalurkan pembiayaan tersebut lebih tepat sasaran,” ujar Novriandi.Diakhir pertemuan Gubernur Herman Deru juga mengajak PT. Pegadaian untuk berpartisipasi dalam event tahunan Sriwijaya Ranau Gran Fondo (SRGF) 2025, sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan ekonomi kreatif dan pariwisata di Sumatera Selatan.Turut hadir Para Kepala OPD Prov. Sumsel dan Para Jajaran PT Pegadaian Kanwil III Sumbagsel.
Sumsel
Kriyanusa 2026, Dekranasda Sumsel Siapkan Penguatan Ikon dan Materi Promosi Bernuansa Sumsel
Palembang. Dalam langkah proaktif memastikan kesuksesan partisipasi Provinsi Sumatera Selatan pada pameran kerajinan nasional bergengsi, Kriyanusa 2026, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Sumsel, Hj. Feby Deru, mengikuti Rapat Penjelasan Persiapan Pelaksanaan Kriyanusa 2026 secara virtual di Palembang, Senin (13/10/2025).Rapat koordinasi penting ini dipimpin langsung oleh Ketua Harian Dekranas, Tri Tito Karnavian, dan dihadiri oleh perwakilan Dekranasda dari berbagai provinsi di Indonesia. Kriyanusa 2026 sendiri dijadwalkan akan diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 26 hingga 30 September 2026, menampilkan pameran kerajinan nusantara dari berbagai lembaga serta Dekranasda.Dalam arahannya, Ketua Harian Dekranas, Tri Tito Karnavian, secara khusus menekankan pentingnya kesiapan ikon-ikon daerah guna menarik perhatian maksimal selama pameran."Kami menekankan bahwa pada saatnya nanti tidak boleh ada kendala pada ikon-ikon untuk Provinsi Sumsel dalam pelaksanaan Kriyanusa. Ini agar mampu menarik perhatian, baik dari berbagai pameran hingga penayangan video-video yang menampilkan karya-karya wastra Provinsi Sumsel," tegas Tri Tito Karnavian.Ia menambahkan bahwa inti acara adalah menonjolkan Ikon dan Promosi yang menunjukkan ciri khas daerah masing-masing. "Kalau ada masalah-masalah ikon, maka akan kita bahas bersama. Tujuannya adalah agar Kriya Nusa bisa berkembang dan sukses bersama," ungkapnya,menggaris bawahi kolaborasi antar daerah.Rapat tersebut juga membahas detail teknis lain, termasuk penyiapan Booth pameran, space latihan, dan panggung utama.Menanggapi arahan tersebut, Ketua Dekranasda Sumsel, Hj. Feby Deru, menyampaikan bahwa Provinsi Sumatera Selatan secara keseluruhan siap mengikuti Kriya Nusa 2026."Kami siap dan pasti ikut dalam acara Kriya Nusa 2026. Berbagai kesiapan, terutama yang berkaitan dengan penguatan ikon dan materi promosi bernuansa Sumsel, sedang kami persiapkan dengan matang" ujar Hj. Feby Deru.Rapat berlangsung dengan sesi tanya jawab intensif dan diakhiri dengan pemberian arahan final mengenai berbagai kesiapan acara, memastikan setiap delegasi memiliki panduan yang jelas dalam mempersiapkan karya kerajinan terbaiknya untuk dipamerkan di tingkat nasional.Turut hadir Para Kepala OPD
Sumsel
Sekda Sumsel Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi dan Evaluasi Dukungan Program 3 Juta Rumah Secara Daring
Palembang — Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan H. Edward Candra mengikuti Rapat Koordinasi Bidang Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2025 serta pembahasan pengolahan hewan ternak untuk pangan dan evaluasi dukungan Pemerintah Daerah dalam Program 3 Juta Rumah, yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri secara daring di Command Center Pemprov Sumsel. Senin (13/10/2025)Rakor ini dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian, yang menyampaikan bahwa Presiden RI mengapresiasi sejumlah kepala daerah atas keberhasilan menjaga stabilitas harga beras dan bahan pangan lainnya.“Operasi pasar yang dilakukan oleh Bulog dan Badan Pangan Nasional perlu terus ditingkatkan. Saya juga mengapresiasi daerah yang selalu aktif memantau dan mengendalikan inflasi dengan berkoordinasi bersama BPS di kabupaten dan kota masing-masing,” ujar Mendagri.Dalam pemaparannya, Mendagri menyebut bahwa kelompok makanan, minuman, dan tembakau, serta perawatan pribadi, menjadi penyumbang utama inflasi secara tahunan (year on year). Komoditas seperti cabai, daging ayam, dan beras masih menempati posisi tertinggi penyumbang inflasi.Sementara itu, Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, melaporkan bahwa Indeks Perkembangan Harga (IPH) secara nasional menunjukkan adanya kenaikan signifikan di 17 provinsi, termasuk Sumatera Selatan yang berada pada posisi ketiga tertinggi akibat kenaikan harga daging ayam ras dan cabai merah rawit.“Namun, masih ada 21 provinsi yang mengalami penurunan IPH,” jelasnya.Dalam kesempatan tersebut, pemerintah daerah diminta untuk memperkuat koordinasi dengan Bulog guna memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi beras, serta melaporkan bila terdapat kendala di lapangan.Selain isu inflasi, rapat juga membahas tentang dukungan pemerintah daerah terhadap Program 3 Juta Rumah, yang menjadi perhatian khusus pemerintah pusat. Daerah diminta aktif melaporkan perkembangan dan kendala pelaksanaan program tersebut agar dapat segera ditindaklanjuti bersama.Turut hadir mendampingi Sekda Sumsel, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Sumsel Novian Aswardani, Kepala Biro Perekonomian Setda Sumsel Henky Putrawan, serta pejabat terkait lainnya.
Sumsel
HD : PORNAS XVII KORPRI 2025 Berakhir, Perekoniman Meningkat di Multi Sektor
Palembang, Gelaran Pekan Olahraga Nasional (Pornas) KORPRI XVII Tahun 2025 resmi ditutup dengan meriah di Palembang. Acara yang berlangsung sembilan hari ini tak hanya mencatatkan sejarah olahraga, tetapi juga meninggalkan dampak ekonomi yang spektakuler, mengubah Palembang menjadi pusat geliat bisnis yang luar biasa. Bertempat di Plaza Jakabaring Sport City Palembang, Sabtu malam ( 11/10/2025).Provinsi Sumatera Selatan, selaku tuan rumah, tidak hanya sukses dalam penyelenggaraan, tetapi juga membuktikan keunggulan atletnya dengan meraih posisi Juara Terbaik 2 Nasional. Kontingen Sumsel berhasil mengumpulkan total 24 medali, dengan rincian 9 medali emas, 7 medali perak, dan 8 medali perunggu. Prestasi ini menempatkan Sumsel di bawah Juara Umum Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, dalam sambutannya mengungkapkan rasa terima kasih sekaligus takjub atas dampak ekonomi yang ditimbulkan dari perhelatan akbar ini."Pelaksanaan Pornas KORPRI XVII Tahun 2025 ini telah menjadikan Pemprov Sumsel sebagai tuan rumah yang sukses, dan dampaknya sungguh meriah. Kami mencatat geliat ekonomi yang luar biasa, mulai dari penerbangan yang saking penuhnya sampai banyak yang tidak dapat tiket, sektor hotel terisi penuh, hingga UMKM Pempek yang dampaknya begitu besar," ungkap HD.Gubernur bahkan memberikan data yang mencengangkan mengenai kuliner khas Palembang. Beliau menyebut, konsumsi Pempek di Kota Palembang yang biasanya menghabiskan 11 ton per hari, selama pelaksanaan Pornas melonjak drastis hingga 24 ton per hari dan ludes!"Ini betapa besarnya dampak geliat ekonomi yang terjadi. Saya khawatir setelah Pornas ini penjualan pempek akan menurun lagi, namun untungnya kini mereka bisa membeli secara online," tambahnya menekankan dampak positif jangka panjang bagi UMKM lokal.Ketua Umum BP Bapor KORPRI, Prof. Asrorun Niam Sholeh, memberikan apresiasi tinggi atas kinerja tuan rumah."Sukses luar biasa Sumsel sebagai tuan rumah Pornas KORPRI kali ini. Kami nanti akan berikan data statistik perbandingan tahun ke tahun pelaksanaan Pornas KORPRI, namun secara kasat mata, semangat kohesi sosial dan kontribusi ekonomi di sini sangat terasa," puji Prof. Niam.Di akhir seremoni, disaksikan oleh Menteri Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini, Pataka tuan rumah diserahkan sebagai estafet kepada Provinsi Lampung.Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M yang hadir bersama Forkopimda lainnya, secara resmi menerima tongkat estafet dan menyatakan kesiapan daerahnya untuk menjadi tuan rumah Pornas KORPRI berikutnya pada Tahun 2027.