Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Gubernur Herman Deru Buka Festival Rempah 2025: Angkat Kekayaan Alam Sumatera Selatan ke Panggung Nasional Sumsel
24 Oct 2025 Dilihat 2264x

Gubernur Herman Deru Buka Festival Rempah 2025: Angkat Kekayaan Alam Sumatera Selatan ke Panggung Nasional

Palembang,— Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru secara resmi membuka Festival Rempah Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Selatan. Acara ini berlangsung selama tiga hari, mulai 24 hingga 26 Oktober 2025, dan menjadi ajang untuk memperkenalkan sekaligus merayakan kekayaan rempah khas dari berbagai daerah di Bumi Sriwijaya bertempat di PTC Mall Jumat (24/10/2025)Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas terselenggaranya festival ini. Ia menegaskan bahwa rempah bukan hanya bagian dari warisan budaya, tetapi juga potensi ekonomi yang besar bagi masyarakat Sumsel.“Festival Rempah 2025 ini menjadi momentum bagi para bupati dan wali kota di Sumatera Selatan untuk lebih melek terhadap kekayaan rempah yang kita miliki. Jadikan daerah kita sebagai penghasil dan penggerak komoditas rempah. Banyak manfaat dari rempah, baik untuk kebutuhan sendiri maupun sebagai produk unggulan yang bisa menarik pasar luar,” ujar Gubernur.Herman Deru juga mengajak seluruh masyarakat untuk lebih mencintai dan memberdayakan kekayaan alam Sumsel.“Mari kita dayagunakan sumber daya kita yang melimpah. Jangan sampai kekayaan ini tidak dimanfaatkan. Rempah bukan hanya soal rasa, tapi juga identitas daerah dan peluang ekonomi,” tambahnya.Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Sumsel Feby Deru dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa Festival Rempah tidak sekadar menjadi ajang pameran, melainkan bentuk nyata kebanggaan terhadap hasil bumi Sumatera Selatan.“Kami di PKK tidak hanya ingin membantu memasarkan rempah, tetapi juga menanamkan rasa bangga terhadap hasil rempah yang merupakan identitas daerah kita. Tahun ini kami juga melibatkan ICSB dan para pelaku UMKM kuliner dengan tema Asian Food agar potensi rempah kita bisa dikemas lebih modern dan menarik,” jelas Feby Deru.Festival Rempah 2025 dimeriahkan oleh stand-stand dari PKK kabupaten dan kota se-Sumsel, serta berbagai tenant UMKM dari ICSB Sumatera Selatan yang menampilkan beragam olahan rempah, mulai dari bumbu masakan tradisional hingga produk inovatif berbasis herbal.Acara pembukaan juga dihadiri oleh sejumlah kepala daerah, di antaranya Walikota Lubuk Linggau Rachmat Hidayat, Bupati Muara Enim Edison, Bupati Banyuasin Askolani, Walikota Prabumulih H. Arlan, Bupati OKU Teddy Meilwansyah, Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad, Bupati OKI Muchendi, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumsel Rachmat Wibowo, para Ketua TP PKK kabupaten/kota se-Sumsel, serta Koordinator ICSB Sumsel Samanta Tivani HD.Dengan semangat kebersamaan dan rasa bangga terhadap kekayaan daerah, Festival Rempah 2025 menjadi wujud nyata kolaborasi antara pemerintah, PKK, pelaku usaha, dan masyarakat untuk mengangkat rempah Sumatera Selatan ke tingkat yang lebih tinggi — bukan hanya sebagai bahan dapur, tetapi juga simbol identitas dan daya saing daerah.

Baca Detail
Sekda Sumsel Hadiri Rapat Paripurna XXIV DPRD Sumsel, Bahas Raperda tentang Kesejahteraan Lansia dan Pembinaan Ideologi Pancasila Sumsel
24 Oct 2025 Dilihat 1576x

Sekda Sumsel Hadiri Rapat Paripurna XXIV DPRD Sumsel, Bahas Raperda tentang Kesejahteraan Lansia dan Pembinaan Ideologi Pancasila

Palembang,— Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan H. Edward Candra menghadiri Rapat Paripurna XXIV (24) DPRD Provinsi Sumatera Selatan yang digelar di Gedung DPRD Provinsi Sumsel, Jumat (24/10/2025).Rapat paripurna kali ini membahas pendapat Gubernur Sumatera Selatan terhadap penjelasan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Sumsel mengenai dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), yakni Raperda tentang Kesejahteraan Lanjut Usia dan Raperda tentang Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan.Dalam kesempatan tersebut, Sekda Edward Candra hadir mewakili Gubernur Sumsel dan menyampaikan apresiasi setinggi tingginya kepada anggota DPRD Sumsel mengenai adanya pembahasan dua raperda ini sangat penting untuk memperkuat pembangunan karakter masyarakat Sumatera Selatan yang inklusif dan berkeadilan.Para lansia adalah bagian penting dari masyarakat yang harus kita jaga dan hormati. Melalui raperda ini, kita ingin memastikan mereka tetap mendapatkan perhatian, layanan kesehatan yang layak, serta kesempatan untuk berperan aktif dalam kehidupan sosial,” ujar Edward Candra.“Raperda tentang kesejahteraan lanjut usia menjadi bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap kelompok lansia agar tetap produktif, sehat, dan sejahtera di masa tua mereka. Sementara raperda tentang pembinaan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan adalah langkah strategis untuk memperkuat semangat persatuan dan nilai-nilai kebangsaan di tengah dinamika zaman,” ujarnya.Melalui forum ini, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan legislatif dalam melahirkan kebijakan yang berpihak pada masyarakat serta memperkuat nilai-nilai luhur bangsa.Rapat berlangsung diikuti oleh para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel, anggota DPRD, serta jajaran sekretariat dewan.

Baca Detail
Feby HD : Jambore Kader PKK, Wadah Pererat Silaturahmi Perkuat Pemahaman 10 Program Pokok PKK Sumsel
24 Oct 2025 Dilihat 1371x

Feby HD : Jambore Kader PKK, Wadah Pererat Silaturahmi Perkuat Pemahaman 10 Program Pokok PKK

Palembang,— Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Selatan, Feby Deru, secara resmi membuka Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2025 yang berlangsung di Hotel Aston Palembang, Kamis (23/10). Acara ini dihadiri oleh para Ketua TP PKK kabupaten/kota se-Sumatera Selatan, Staf Ahli TP PKK, serta sejumlah pejabat dari OPD terkait.Dalam sambutannya, Feby HD menegaskan bahwa kegiatan jambore bukan hanya menjadi ajang berkumpul bagi para kader, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat pemahaman terhadap 10 Program Pokok PKK.“Ajang ini sangat penting, karena selain menjaga silaturahmi, kita juga membina masyarakat di wilayah masing-masing agar lebih memahami dan mengamalkan 10 program PKK,” ujar Feby.Ia menambahkan, para kader di daerah harus mampu mengajak masyarakat untuk aktif bersosialisasi, berkreasi, dan menjadi lebih produktif dalam membangun keluarga yang berdaya dan sejahtera.“Melalui jambore ini, saya harapkan para kader semakin memahami cara menggerakkan masyarakat dan keluarga agar lebih kreatif dan mandiri,” lanjutnya.Pada kesempatan tersebut, Feby HD juga menyampaikan bahwa pada tahun 2026, Sumatera Selatan akan menjadi tuan rumah Kriya Nusa. Untuk itu, ia mengajak seluruh kabupaten dan kota agar berkontribusi aktif dan menampilkan potensi terbaik daerahnya dalam ajang tersebut.Pelaksanaan Jambore Kader PKK 2025  ini mengusung semangat “Bersama Kader PKK Kita Perkuat Semangat Kebersamaan, Kreativitas, dan Motivasi Membangun Keluarga Berdaya dan Sejahtera untuk Sumsel Menuju Indonesia Emas 2045.”Dengan semangat kebersamaan yang kuat, kegiatan Jambore Kader PKK 2025 ini diharapkan menjadi momentum memperkuat kapasitas kader dalam menjalankan peran strategisnya sebagai motor penggerak pembangunan keluarga menuju masyarakat Sumsel yang lebih maju dan sejahtera.Turut hadir dalam kegiatan ini Staf Ahli TP PKK Sumsel Lidyawati Cik Ujang, Kepala Dinas Kesehatan Sumsel Trisnawarman, Kadis PMD Sumsel Deva Octavianus, serta para Ketua TP PKK kabupaten/kota se-Sumatera Selatan dan sejumlah pejabat perwakilan OPD.

Baca Detail
HD Lakukan Groundbreaking Duplikat  Jembatan Pulau Rimau, Penghubung Strategis  3 Kecamatan dan  29 Desa Sumsel
23 Oct 2025 Dilihat 1578x

HD Lakukan Groundbreaking Duplikat Jembatan Pulau Rimau, Penghubung Strategis 3 Kecamatan dan 29 Desa

Banyuasin. Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru (HD) , secara resmi melakukan groundbreaking pembangunan jembatan Duplikat Jembatan Tanah Kering dan Peningkatan Jalan Poros Pulau Rimau - Selat Penuguan Kab. Banyuasin. Bertempat di Desa Mukut Kecamatan Pulau Rimau Kab. Banyuasin, Kamis (23/10/2025).Jembatan yang berlokasi di Desa Mukut Kecamatan Pulau Rimau ini akan menjadi penghubung strategis."Dengan Mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim pembangunan Duplikat Jembatan Tanah Kering dan Peningkatan Jalan Poros Pulau Rimau - Selat Penuguan, Saya nyatakan resmi dimulai", ucap HDDalam sambutannya HD menyampaikan bahwa Jabatan politik yang dipilih oleh rakyat, seperti presiden, gubernur, memiliki tanggung jawab untuk melayani dan mewakili kepentingan rakyat.Seperti halnya groundbreaking pembangunan jembatan dan Peningkatan jalan ini merupakan bentuk melayani pada rakyat.  Ditambahkan HD Banyuasin ini sangat luas sama luasnya dengan Provinsi Gorontalo.Pemprov Sumsel telah memberikan Bantuan sebesar 176 Milyar untuk Kab. Banyuasin, dan uang tersebut adalah uang rakyat yang salah satunya didapat dari pembayaran pajak."Untuk itulah mari kita bersama sama disiplin membayar pajak , jangan kita termasuk yang menikmati segala infrastruktur sementara kita tidak membayar pajak.  Contohnya saja jumlah kendaraan di Sumsel ini ada 4 juta, sementara yang membayar pajak hanya 1 juta",  ujar HDHD juga menjelaskan meskipun kondisi keuangan kita saat ini terbatas tetapi tidak mengurangi pelayanan pada masyarakat. "Mengenai pemotongan keuangan ke daerah saya berupaya tenang dan berpikir bagaimana mencari solusi agar masyarakat dapat sejahtera" Ujarnya.Sementara itu, Bupati Banyuasin H. Askolani dalam sambutannya menegaskan  bahwa hari ini adalah hari sangat bersejarah bagi masyarakat pulau rimau, tidak ada kata yang banyak saya ucapkan hanya mengucapkan ribuan terimakasih kepada Bapak Gubernur Sumsel yang telah memberikan bantuan pada Kab. Banyuasin."Tahun ini melalui dana bantuan khusus Gubernur, Banyuasin mendapatkan Bantuan 176 milyar lebih, yg terdiri dari 25 poros jalan, dan 2  untuk jembatan" jelasnya.Ditambahkan Askolani bahwa jembatan ini melintasi 3 kecamatan 29 Desa, Nilai  kontrak kurang lebih 25.000.000.000,- (Dua puluh lima milyar rupiah) Yang bersumber dari Bantuan Gubernur Sumsel bersifat khusus dan APBD Banyuasin.Sementara itu warga bernama Ishak  menyampaikan ucapan rasa syukur dan terimakasih pada gubernur Sumsel dan bupati Banyuasin atas rencana pembangunan  jembatan. "Jembatan ini dibangun tahun 1990, adalah urat nadi segala aktifitas warga disini.  Semoga Bapak semua selalu diberikan kesehatan" Tutup IshakTurut hadir  Forkompimda Kab Banyuasin,  Para Ka. OPD Prov. Sumsel dan Kabupaten Banyuasin

Baca Detail
Gubernur HD Luncurkan Program Mulok Kemandirian Pangan di Sumsel,  Tanamkan Semangat Produksi, Bukan Sekadar Konsumsi Sumsel
23 Oct 2025 Dilihat 1625x

Gubernur HD Luncurkan Program Mulok Kemandirian Pangan di Sumsel, Tanamkan Semangat Produksi, Bukan Sekadar Konsumsi

Palembang— Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru secara resmi meluncurkan Program Muatan Lokal (Mulok) Kemandirian Pangan di tingkat SMA dan SMK se-Sumatera Selatan. bertempat di Hotel Novotel Palembang Kamis (23/10/2025)Dalam sambutannya, Gubernur HD menjelaskan bahwa program ini merupakan langkah nyata untuk membentuk generasi muda yang tidak hanya pandai belajar, tetapi juga mampu menciptakan solusi nyata di bidang pangan.“Ini salah satu cara kita mengedukasi generasi penerus agar tidak hanya menjadi konsumen, tapi juga mampu memproduksi pangan. Ini penting demi keberlangsungan hidup masa depan,” ujar Herman Deru.Program yang telah dicanangkan sejak tahun 2021 ini, lanjutnya, tidak hanya berfokus pada satu jenis pangan, tetapi lebih pada perubahan pola pikir atau mindset generasi muda agar lebih peduli terhadap pertanian, peternakan, serta kelestarian alam.“Saya berharap jangan hanya berhenti di seremoni. Perbanyak sosialisasi dan praktik nyata soal kemandirian pangan. Kita semua harus bertanggung jawab melihat bagaimana penerapannya di lapangan. Mari bersama-sama kita evaluasi dan kontrol implementasinya di sekolah,” pesan Gubernur.Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel, Mondiaboni, menambahkan bahwa pihaknya akan berkolaborasi dengan ICRAF (World Agroforestry) dalam mengimplementasikan pelatihan dan program kemandirian pangan di 997 sekolah SMA dan SMK se-Sumatera Selatan.“Kami ingin peserta didik tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga mampu menjaga ketahanan pangan, sesuai visi dan misi Bapak Gubernur: Sumsel Maju untuk Semua dan Mandiri Pangan,” ujar Mondiaboni.Sementara itu, Direktur ICRAF, Andre Ekadinata, menyampaikan dukungannya terhadap gerakan kemandirian pangan yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Sumsel.“Gerakan ini sangat perlu didukung karena menumbuhkan kesadaran akan pentingnya sumber pangan lokal. Melalui pembelajaran muatan lokal ini, kita menyiapkan masa depan yang tangguh dan berdaulat pangan,” jelas AndreDukungan juga datang dari Direktur  Kurikulum Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, ibu Laksmi, yang mengapresiasi langkah Sumatera Selatan dalam menerapkan pendidikan berbasis kearifan lokal.“Kurikulum muatan lokal seperti ini adalah upaya penting daerah untuk mempelajari budaya dan pangan lokal. Kami akan segera meluncurkan pendidikan pangan dan gizi di SMA dan SMK di seluruh Nusantara agar daerah-daerah dapat mengembangkan potensi pangan lokalnya,” ungkap Laksmi.Turt hadir Para Kepala OPD Prov Sumsel, perwakilan kepala sekolah SMA dan SMK.

Baca Detail
Gubernur Sumsel Buka Lomba Kadarkum 2025: Dorong Generasi Muda Jadi Pelopor Kesadaran Hukum Sumsel
22 Oct 2025 Dilihat 1450x

Gubernur Sumsel Buka Lomba Kadarkum 2025: Dorong Generasi Muda Jadi Pelopor Kesadaran Hukum

Palembang – Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru membuka secara resmi Lomba Keluarga Sadar Hukum (Kadarkum) Tahun 2025 tingkat pelajar SMA/SMK se-Provinsi Sumatera Selatan yang berlangsung di Hotel Swarna Dwipa Palembang, Rabu (22/10).Dalam suasana penuh semangat dan keakraban, Gubernur Herman Deru menyambut hangat kehadiran para peserta dari 17 kabupaten dan kota se-Sumatera Selatan. Ia mengapresiasi semangat para pelajar yang menjadi bagian dari generasi sadar hukum sejak dini.“Selamat datang kepada seluruh peserta Lomba Keluarga Sadar Hukum. Kehadiran kalian membawa energi positif dan menjadikan kegiatan ini lebih hidup dan bermakna,” ujar Herman Deru.Gubernur menegaskan, lomba Kadarkum bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sarana edukasi untuk membentuk masyarakat yang cerdas hukum, memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara, serta menghindari berbagai perbuatan yang melanggar hukum.“Dengan meningkatnya kesadaran hukum, kita berharap angka pelanggaran dan tindak kriminalitas dapat terus berkurang. Masyarakat yang paham hukum akan lebih beradab, tertib, dan saling menghargai,” tambahnya.Herman Deru juga mengajak para peserta menjadikan lomba ini sebagai momentum untuk memperkuat semangat belajar dan memahami hukum sebagai bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.“Jadikan ajang ini sebagai langkah awal untuk terus mempelajari dan memahami hukum. Dari sinilah lahir generasi yang mampu menjadi teladan dalam menegakkan nilai-nilai keadilan,” pesan Gubernur.Lomba Kadarkum 2025 ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, dunia pendidikan, dan masyarakat dalam membangun kesadaran hukum nasional menuju terwujudnya masyarakat yang cerdas hukum dan berkarakter Pancasila.Turut hadir dalam kegiatan ini Kakanwil Hukum  Sumatera Selatan Maju Amintas Siburian, Para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Sumsel, serta Kabag Hukum dari kabupaten dan kota se-Sumatera Selatan yang turut mendukung terselenggaranya kegiatan ini.

Baca Detail
HD Tegaskan Komitmen Pemprov Sumsel Dukung Penguatan Pesantren Sebagai Pilar Penting Pembentukan Karakter Generasi Muda Sumsel
22 Oct 2025 Dilihat 1237x

HD Tegaskan Komitmen Pemprov Sumsel Dukung Penguatan Pesantren Sebagai Pilar Penting Pembentukan Karakter Generasi Muda

Banyuasin. Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menegaskan bahwa santri memiliki peran besar tidak hanya dalam sejarah perjuangan bangsa, tetapi juga dalam membangun peradaban masa depan. Hal tersebut disampaikannya saat menjadi Inspektur Upacara Puncak Hari Santri 2025 yang diselenggarakan di Kampus 3 Pondok Pesantren Muqimus Sunnah, bersama perwakilan pondok pesantren disekitaran Kota Palembang (Rabu, 22/10/2025)Dalam amanatnya, Gubernur Herman Deru menyampaikan bahwa Hari Santri yang diperingati setiap 22 Oktober merupakan bentuk penghormatan negara terhadap perjuangan para santri dan ulama dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia.“Santri bukan hanya pelajar agama, tetapi juga pejuang bangsa. Semangat Resolusi Jihad yang digelorakan KH. Hasyim Asy’ari tahun 1945 adalah bukti nyata peran besar pesantren dan santri dalam sejarah bangsa,” ujar Deru.Tahun ini, peringatan Hari Santri mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia”. Gubernur menilai tema tersebut menjadi pengingat bagi santri untuk terus berkontribusi membawa nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan ke tingkat global.Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh pondok pesantren yang hadir, sembari menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk terus mendukung penguatan pesantren sebagai pilar penting pembentukan karakter generasi muda.“Pondok pesantren adalah benteng moral dan intelektual bangsa. Santri harus menjadi generasi yang cerdas secara intelektual, kuat secara spiritual, dan tangguh secara sosial,” tambahnya.Di akhir sambutan, Gubernur mengajak seluruh santri untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan nasionalisme dalam bingkai NKRI.“Mari kita isi kemerdekaan ini dengan karya nyata yang membawa manfaat bagi masyarakat, daerah, dan bangsa,” tutupnya.Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan penampilan Drumband yang dimainkan oleh anak didik Pondok Pesantren tersebut.Turut hadir Manager Pondok Pesantren Muqimus Sunnah, Dr. Hj. Izzah Zen Syukri, M.Pd., Mudir Pondok Pesantren Muqimus Sunnah, H. M. Husni Thamrin dan Para Kepala OPD Provinsi Sumatera Selatan.

Baca Detail
HD Saksikan 300 Debitur Sumsel Ikuti Penandatanganan  Akad KUR Serentak di 38 Provinsi Sumsel
22 Oct 2025 Dilihat 1340x

HD Saksikan 300 Debitur Sumsel Ikuti Penandatanganan Akad KUR Serentak di 38 Provinsi

Palembang. Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, menyaksikan penandatanganan 800.000 akad Kredit Usaha Rakyat (KUR) gang diperuntukkan bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang diselenggarakan secara serentak di 38 Provinsi secara virtual (Graha Bina Praja Prov. Sumsel, Selasa, 21/10/2025).Dalam kesempatan itu, HD menjelaskan bahwa skema KUR yang disalurkan memiliki variasi plafon mulai dari Rp50 juta, Rp200 juta, hingga Rp500 juta, disesuaikan dengan pengajuan dan hasil penilaian pihak perbankan. “Program ini merupakan upaya nyata pemerintah untuk mendorong perekonomian melalui sektor UMKM agar terus tumbuh dan berdaya saing,” ujar HD.Meski demikian, HD  menekankan bahwa permodalan bukan satu-satunya solusi untuk mengembangkan UMKM. “Yang paling penting adalah keterampilan berwirausaha. Modal bisa diberikan, tapi tanpa keterampilan, usaha sulit berkembang,” tegas HD.Selain keterampilan, pemasaran juga menjadi faktor kunci. Menurutnya, jika pasar terbuka luas, maka akses permodalan akan mengikuti.“Setelah penyaluran, perlu ada edukasi dan pelatihan. Jangan sampai debitur menganggap pinjaman ini sebagai hibah", saran HD.Ia juga menyoroti persoalan tingginya kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) di sektor UMKM yang sebagian disebabkan oleh minimnya literasi keuangan. Untuk itu, ia meminta perbankan bersama OJK dan BI meningkatkan pendampingan serta edukasi kepada debitur agar memahami hak dan kewajiban mereka sebagai nasabah.Herman Deru menambahkan bahwa di tengah keterbatasan APBD, pertumbuhan ekonomi daerah harus digerakkan oleh sektor riil dan partisipasi masyarakat pelaku usaha.Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Selatan, Amiruddin, menyampaikan bahwa pelaksanaan akad Kredit Usaha Rakyat (KUR) serentak di Provinsi Sumatera Selatan diikuti oleh 300 debitur yang hadir di Aula Bina Praja.Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Akad Massal KUR Nasional 800.000 UMKM yang digelar secara hybrid di 38 provinsi seluruh Indonesia. Secara nasional, acara tersebut dibuka oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian mewakili Presiden Republik Indonesia, sementara di Sumatera Selatan turut dihadiri oleh Gubernur Sumsel H. Herman Deru, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan Bambang Pramono, Kepala OJK Sumsel, serta sejumlah pimpinan perbankan daerah.Dalam kegiatan di Palembang, peserta akad massal berasal dari sejumlah bank penyalur, di antaranya Bank Sumsel Babel, Bank Mandiri, dan BNI, masing-masing menghadirkan sekitar 75 debitur.Turut hadir Para Kepala OPD Prov. Sumsel.

Baca Detail
Gubernur HD : KADIN Sumsel,  Mitra Strategis Pemerintah, Perkuat Sektor Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Sumsel
21 Oct 2025 Dilihat 1396x

Gubernur HD : KADIN Sumsel, Mitra Strategis Pemerintah, Perkuat Sektor Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

Palembang — Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru membuka secara resmi Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sumatera Selatan, yang dirangkaikan dengan peluncuran Gerakan Pangan Murah dan Peresmian Dapur MBG Sumsel, bertempat di Transmart Palembang, Selasa (21/10/2025).Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menyampaikan apresiasinya kepada KADIN Sumsel yang dinilai telah menunjukkan komitmen kuat sebagai mitra strategis pemerintah daerah, tidak hanya dalam memperkuat sektor ekonomi, tetapi juga dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.“Acara ini tidak hanya menjadi momentum untuk menampilkan potensi dunia usaha di Sumatera Selatan, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian KADIN terhadap masyarakat melalui program Gerakan Pangan Murah dan Dapur MBG yang hari ini kita resmikan bersama,” ujar Herman Deru.Gubernur menegaskan, Gerakan Pangan Murah memiliki arti penting dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok dan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan dengan harga terjangkau.Ia juga mengapresiasi langkah-langkah KADIN yang menurutnya tidak hanya berorientasi pada bisnis dan keuntungan semata, tetapi juga mengedepankan tanggung jawab sosial, solidaritas, dan kepedulian terhadap sesama.Selain itu, peresmian Dapur MBG KADIN Sumsel menjadi inovasi yang diharapkan mampu membuka peluang baru dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat.“Inisiatif seperti Dapur MBG ini menunjukkan bahwa KADIN tidak hanya berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial yang dampaknya bisa langsung dirasakan masyarakat,” tambah Deru.Sementara itu, Ketua Umum KADIN Indonesia Anindya Novyan Bakrie dalam sambutannya mengungkapkan kekagumannya terhadap pertumbuhan industri di Sumatera Selatan yang disebutnya berada di atas rata-rata nasional.“Sumsel ini memang beda. Saya melihat kolaborasi antara pemerintah daerah dan para pelaku usaha di bawah KADIN Sumsel sangat luar biasa. Sinergi seperti inilah yang kita harapkan terus tumbuh untuk mendukung pembangunan baik di tingkat pusat maupun daerah,” kata Anindya.Kegiatan Rapimprov KADIN Sumsel ini menjadi wadah penting untuk memperkuat sinergi antara dunia usaha dan pemerintah, agar bersama-sama mendorong ekonomi daerah yang inklusif, berdaya saing, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat.Turut hadir  Bupati OKI H. Muchendi Mahzareki, Walikota Lubuk Linggau H. Rachmat Hidayat, para Kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumsel.

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.