Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Wamentan RI Sudaryono Lantik DPD HKTI Sumsel, Dorong Peran Strategis Petani hingga Desa

Penulis: TIm Liputan Diskominfo Sumsel
23 April 2026 21:13 WIB Dibaca 488 Kali
Wamentan RI Sudaryono Lantik DPD HKTI Sumsel, Dorong Peran Strategis Petani hingga Desa

OKU Timur.  Wakil Menteri Pertanian RI yang juga Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Sudaryono, melantik Dewan Pimpinan Daerah (DPD) HKTI Sumatera Selatan periode 2026–2031   yang diketuai Budiarto Marsul. Bertempat di Lapangan Sidomakmur OKU Timur, Kamis (23/4/2026).

“Hari ini menjadi kebanggaan bagi saya, karena di tempat ini juga pernah hadir Presiden Soeharto untuk panen raya,” ungkapnya.

Ia juga memuji kepemimpinan Gubernur Sumsel Herman Deru (HD) yang dinilai berhasil membangun daerah hingga ke pelosok desa, tanpa melupakan kedekatannya dengan pemerintah pusat.

Sudaryono menjelaskan program utama Presiden RI Prabowo Subianto di sektor pangan, yakni mewujudkan swasembada pangan agar Indonesia tidak bergantung pada impor.

"Di tahun 2025 Indonesia tidak lagi melakukan impor beras, didukung oleh berbagai kebijakan termasuk penetapan harga pembelian pemerintah (HPP) gabah kering sebesar Rp6.500", jelasnya.

Selain itu, Sudaryono mengapresiasi capaian Sumsel yang dinilai menunjukkan perkembangan positif, mulai dari kualitas gabah yang baik, ketersediaan pupuk, hingga penurunan angka kemiskinan. Sumsel pun disebut sebagai salah satu provinsi lumbung pangan nasional.

Sementara itu, Gubernur Sumsel Herman Deru menyambut baik pelantikan tersebut dan mengaku memiliki kedekatan emosional dengan HKTI sejak kecil.

“Hari ini kita seperti hidup kembali. HKTI yang sempat tidak diperbincangkan, kini hadir kembali sebagai wadah bagi petani,” katanya.

HD juga meminta bupati dan wali kota menjadikan HKTI sebagai mitra strategis yang berdampingan dengan dinas pertanian di daerah masing-masing.

“Petani adalah andalan kita, karena sebagian besar masyarakat Sumsel berprofesi sebagai petani. Prestasi kita juga meningkat, dari peringkat delapan menjadi lima, bahkan kini masuk tiga besar nasional,” ujarnya.

Ia optimistis keberadaan HKTI akan semakin meningkatkan produktivitas pertanian, terlebih dalam menghadapi tantangan perubahan iklim seperti El Nino.

Galeri Foto Berita

Galeri Berita
Galeri Berita
Galeri Berita
Galeri Berita
Galeri Berita
Galeri Berita
Galeri Berita
Galeri Berita
Bagikan Artikel
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.