OGAN KOMERING ILIR - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru mendorong pengembangan inovasi budidaya tanaman bambu betung dan jelutung melalui teknik tumpang sari sebagai upaya mendukung pemulihan ekosistem gambut sekaligus meningkatkan penghidupan ekonomi masyarakat.
Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Uji Adaptasi Tanaman Bambu dan Jelutung Menggunakan Teknik Tumpang Sari pada Ekosistem Gambut untuk Mendukung Pengelolaan Gambut Berkelanjutan dan Penghidupan Masyarakat di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Jumat (30/10/2026).
Herman Deru mengatakan, Sumsel memiliki komitmen kuat dalam menjaga dan mengelola kawasan gambut. Bahkan, Tim Restorasi Gambut Sumsel hingga saat ini masih aktif menjalankan berbagai upaya pemulihan dan perlindungan ekosistem gambut.
la mengungkapkan, sejak awal terbentuknya Badan Pengelola Gambut dan Mangrove, Sumsel telah berinisiatif mengundang para gubernur yang memiliki kawasan gambut untuk memperkuat koordinasi dan menyatukan langkah dalam pengelolaan gambut.
Inisiatif tersebut mendapat sambutan positif hingga akhirnya Sumsel menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Gambut yang secara khusus membahas upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Menurut Herman Deru, pengelolaan gambut tidak boleh hanya berfokus pada pencegahan kebakaran, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Salah satu upaya yang dikembangkan adalah menghidupkan kembali peternakan kerbau rawa sebagai bagian dari kearifan lokal masyarakat dalam mendukung pengelolaan kawasan gambut.