Gubernur HD : Pengelolaan Zakat Perlu Strategi Tepat, Pemanfaatan IT, serta Pendekatan Humanis Agar Kepercayaan Meningkat

Foto

Palembang — Hal tersebut disampaikan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru saat melantik Pimpinan dan Dewan Pengawas Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sumatera Selatan Periode 2025–2030. Pelantikan berlangsung di Graha Bina Praja, Selasa (6/1/2026).

Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menyampaikan harapan agar seluruh pengurus BAZNAS Provinsi Sumatera Selatan yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan dedikasi tinggi. Ia menekankan pentingnya menjadikan prinsip amanah, profesional, transparan, dan akuntabel sebagai landasan utama dalam setiap pelaksanaan tugas serta program kerja.

“BAZNAS memiliki peran strategis dalam pengelolaan zakat yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, saya mendorong BAZNAS Provinsi Sumatera Selatan untuk terus berinovasi, baik dalam penghimpunan maupun pendayagunaan zakat,” ujar Herman Deru.

Menurutnya, potensi zakat di Sumatera Selatan masih sangat besar dan perlu dioptimalkan secara maksimal. Untuk itu, diperlukan strategi yang tepat, pemanfaatan teknologi informasi, serta pendekatan yang humanis agar kesadaran dan kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS semakin meningkat.
Gubernur juga berharap ke depan BAZNAS Sumsel mampu menjadi lembaga yang semakin dipercaya masyarakat serta hadir memberikan manfaat nyata bagi umat, khususnya dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan sosial.

Pelantikan tersebut turut dihadiri Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan Syafitri Irwan, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.