Cegah DBD Sejak Dini, Herman Deru Dorong Vaksinasi Dengue di Sekolah

Foto

Palembang. Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menerima audiensi TIM DEN 401 FK Unsri terkait kegiatan pemantauan aktif pencegahan dengeu (DD, DBD, DSS) pada anak sekolah dasar di Kota Palembang menggunakan vaksin (hibah dari Takeda) dengan tujuan mendukung Program "Menuju Sumsel Non DBD Tahun 2030" di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Senin (12/1/2026).

TIM DEN 401 FK Unsri yang dipimpin oleh Dekan Fakultas Kedokteran Unsri, Prof. Dr. dr. Mgs. Irsan Saleh. M.Biomed.  menjelaskan bahwa pihaknya mendapat kepercayaan untuk melakukan studi lapangan terkait vaksin dengue yang diberi nama QDenga, yang telah digunakan di beberapa rumah sakit swasta di Indonesia.

“Vaksin ini diberikan sebanyak dua kali suntikan untuk perlindungan seumur hidup, dengan biaya sekitar Rp750 ribu per suntikan. Ini telah kami laksanakan di Kota Palembang dengan kuota vaksin sebanyak 5.000 vaksin bagi anak usia 6 hingga 10 tahun,” jelas Irsan.

Saat ini, pelaksanaan program masih difokuskan di Kota Palembang dengan melibatkan delapan rumah sakit. Dari target tersebut, sebanyak 833 sasaran anak telah terdata. Program ini direncanakan berjalan selama tiga tahun dengan pemantauan pasca-vaksinasi terhadap anak yang telah diberi suntikan.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Herman Deru menyatakan dukungannya terhadap program vaksinasi dengue tersebut.

“Saya cukup surprise dengan adanya program kerjasama yang baik ini. karena begitu banyak anak yang terdampak DBD. Ini tentu menjadi kabar gembira bagi para orang tua,” ujar Herman Deru.

Ia menyarankan agar pelaksanaan program difokuskan terlebih dahulu pada wilayah dengan tingkat kejadian DBD yang tinggi dan dilakukan secara Palembang-sentris sebagai tahap awal. Selain itu, Herman Deru juga mendorong agar vaksinasi dilakukan melalui lingkungan sekolah.

“Segmennya sudah tepat, anak-anak usia SD. Saya harap ini dikoordinasikan dengan Dinas Pendidikan Kota Palembang agar pelaksanaannya lebih efektif,” tegasnya.

Herman Deru berharap program ini dapat menjadi salah satu solusi nyata dalam mengurangi penderitaan masyarakat akibat penyakit DBD di Sumatera Selatan..

Turut hadir para Kepala  OPD Pemprov Sumsel