Portal Resmi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan

Refleksi Satu Tahun HDMY, Kinerja OPD Dinilai Baik

Rabu, 09 Oktober 2019 (20:33) - (33 DIBACA) - Sumsel

Palembang, sumselprov.go.id -- Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menilai satu tahun masa pemerintahannya bersama Wakil Gubernur Mawardi Yahya, berjalan baik dan menggembirakan. Prestasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) positif.  Namun, ia belum bisa merinci apa-apa saja yang telah tercapai.

“Itu nanti akan dipaparkan oleh Sekda. Paling lambat besok, termasuk grafiknya. Media nanya ini apa, langsung ada. Ini tadi masih umum,” kata Herman Deru usai memimpin rapat intern terkait refleksi satu tahun masa kepemimpinan HDMY di Ruang Rapat Griya Agung, Rabu (9/10).

Satu tahun kinerja, Gubernur Sumsel H.Herman Deru dan Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya mengajak seluruh Asisten, Staf Ahli, Staf Khusus dan OPD di lingkungan Provinsi Sumatera Selatan untuk menyatukan langkah pembangunan dengan seiring dan sejalan demi mewujudkan Sumsel Maju Untuk Semua.

Dalam menentukan langkah pembangunan yang terarah dan menjawab keinginan rakyat, perlu dilakukan komunikasi dan koordinasi dengan terbuka setiap hambatan yang ditemui dalam proses pembangunan. Sehingga langkah-langkah dalam pengambilan kebijakan yang tepat sasaran," katanya.

"Selama satu tahun ini, kita telah banyak melakukan pembangunan dengan skala prioritas yang tepat yaitu dalam infrastruktur dan konektivitas, namun sekarang kita butuh kerjasama kongkrit dalam suatu kesatuan dalam kerja tim yang baik," ungkapnya.

Dikatakannya, capaian Pemprov Sumsel di masa pemerintahannya akan dijabarkan dalam bentuk diagram-diagram.“Saya cukup bergembira. OPD ada kerja yang lumayan baik. Meskipun masih harus ada yang diakselerasi lagi,” tukasnya.

Ia mengambil contoh biaya kebutuhan hidup di Kabupaten Musi Rawas Utara. Di sana kebutuhan hidup Rp436 ribu per bulan. Kurang dari situ pendapatan warga masuk kategori miskin. “Kenapa bisa terjadi seperti itu? Tahun depan harus selesai ini,” ucap mantan Bupati Ogan Komering Ulu Timur dua periode ini.

Dikatakannya, untuk mencapai tingkat kesejahteraan ada dua cara. Bisa dengan memurahkan biaya hidup dan menaikkan penghasilan warga.

“Lha ini kok biaya hidupnya tinggi, ada apa Musi Rawas Utara? Apa data yang harus diperbaiki atau memang kebutuhan hidup mahal di sana. OKU Timur cuma Rp317 ribu,” tukasnya.

Padahal menurut H.Herman Deru, letak Muratara dekat dengan Provinsi Jambi. Kalau infrastruktur jalan yang belum menunjang, bisa jadi ada benarnya.

“Ketika kita perbaiki, sekarang aku berani mengatakan semua jalan provinsi layak dilalui. Tahun 2019 ini sudah mulai, buktinya ada penurunan kemiskinan,” ucapnya.

Artinya  ada hubungan langsung antara infrastuktur jalan dengan biaya hidup. “Besok angka-angka semua dipaparkan Sekda. Jadi jangan parsial,” pungkasnya.

MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY