Portal Resmi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan

Presiden SFC Jalin Kerjasam Akademi Sepak Bola Dengan Presiden Barcelona FC

Sabtu, 19 November 2016 (21:44)

Palembang- Visi Presiden Sriwijaya FC Dodi Reza Alex Noerdin menjadikan SFC sebagai klub sepakbola tangguh dan besar di Indonesia, bahkan di tingkat regional akan menjadi kenyataan. Pasalnya, Presiden Agrupacio Barca Jugadors (Perusahaan Pengelola BFC) Mr. Ramon Alfonseda i Pous menyatakan sangat menyambut baik keinginan Presiden SFC mengembangkan Akademi Sekolah SFC bekerjasama dengan Pihaknya.

Pernyataan ini disampaikan langsung Mr. Ramon Alfonseda i Pous dihadapan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin dan Presiden SFC Dodi Reza Alex dalam pertemuan di markas Barcelona, Rabu (16/11).

Menurut Ramon Alfonseda i Pous, pihaknya telah memonitor perkembangan SFC yang memiliki prestasi cukup baik dengan keluar sebagai juara di berbagai event seperti, 2 kali juara ISL, 3 kali juara di kompetisi piala Indonesia, 2 kali di kejuaraan Inter Island, juara tingkat U-21 serta 2 kali termasuk dalam 16 besar kejuaraan AFC.

Ramon Alfonseda i Pous menilai, prestasi luar biasa yang diraih SFC membuktikan adanya upaya sungguh-sungguh dalam pengembangan industri persepakbolaan di Indonesia khususnya di Provinsi Sumsel.

"Melihat semua ini, kita sangat tertarik untuk melakukan kerjasama dengan SFC," ungkapnya.

Program yang diluncurkan Presiden SFC ini dinilai sangat visioner dan manfaatnya akan dirasakan oleh generasi mendatang. BFC, kata Ramon, akan memberikan bimbingan kepada para pemain dan pelatih SFC serta akan memberikan pengertian kepada orang tua dari siswa Akademi SFC dengan nilai luhur, dan spirit untuk tetap kerja keras dan cerdas.

"kita mengapresiasi dan mendukung keinginan Presiden SFC mengembangkan Akademi sekolah SFC yang akan mendidik anak-anak dan remaja berbagai tingkat usia menjadi pemain sepakbola profesional, Direncanakan Maret 2017 tim konsultan BFC akan berkunjung ke Palembang, sebagai langkah awal kerjasama dengan SFC," tegasnya.

Lanjut Ramon menuturkan, pihaknya juga menyambut baik upaya Gubernur Sumsel Alex Noerdin menjadikan Sumsel sebagai tuan rumah Asian Games 2018 dan membangun sirkuit MotoGP di Jakabaring Palembang sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi berbasis industri olahraga untuk menarik minat wisatawan mancanegara.

"Bercermin dari pengalaman Barcelona dimana tahun 1992, sebelum dilaksanakan Olympic Games, adalah daerah kumuh, infrastruktur terbatas, kriminalitas tinggi, dan kunjungan wisata sedikit, setelah Olympic menjadi Smart City dengan tertib lalulintas," ujarny.

Dalam pertemuan ini, Ramon Alfonseda i Pous juga mengemukakan bahwa dirinya merasa sangat "Jealous" atau cemburu dengan Sumsel yang memiliki komplek olahraga terintegrasi di satu tempat.

Lain hal di Barcelona, kata Ramon, dimana antara camp latihan dan stadion utama terpisah. "Masyarakat Sumsel patut berbangga dan harus mendukung Palembang sebagai kota olahraga melalui berbagai event Internasional," terangnya.

Sementara, Gubernur Sumsel Alex Noerdin dalam kesempatan ini mengakui sangat terkagum dengan upaya pemerintah Barcelona di tahun 1992 berhasil menjadi tuan rumah Olympic.

"Walaupun dengan kondisi yang sangat terbatas dan rawan, mereka mampu menyakinkan semua pihak menjadikan Barcelona sebagai tuan rumah Olympic 1992," ungkap kagum Gubernur Alex Noerdin.

HP/MC Dishubkominfo Prov. Sumsel/TM